• Tidak ada hasil yang ditemukan

TOR DAN RAB KELAS IBU HAMIL IBU BALITA

N/A
N/A
Tiar Np

Academic year: 2024

Membagikan "TOR DAN RAB KELAS IBU HAMIL IBU BALITA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

KERANGKA ACUAN/TEMP OF REFFRENCE (TOR)

PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DAN IBU BALITA TAHUN 2025

I. LATAR BELAKANG

A. Dasar Hukum

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) mengacu pada Rencana Usulan Kegiatan (RUK) pada UPTD BLUD Puskesmas Senaru tahun anggaran 2025 adalah sebagai berikut :

a. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

b. Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

c. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

d. Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 77 Tahun 2020 tentang tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah;

e. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 tentang Manajemen Puskesmas;

f. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Puskesmas;

g. Permenkes No 21 Tahun 2021 Tentang Penyelangaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan, Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, Dan Pelayanan Kesehatan Seksual.

h. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan

B. Gambaran Umum

Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan drajat kesehatan ibu dan anak,terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatannya itu ibu hamil,bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini ditandai dengan tingginya angka kematian ibu(AKI) dan angka kematian bayi(AKB).

Penggunaan buku KIA diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta gizi sehingga salah satu tujuan pembangunan kesehatan nasional yaitu

Jln. Pariwisata Senaru, Dusun Magling-Desa Senaru Kode Pos : 83354 Telp. 081529278697, Fax: --

Email: [email protected]

UPTD BLUD PUSKESMAS SENARU

DINAS KESEHATAN

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK UTARA

(2)

penurunan AKI dan AKB dapat tercapai. Penyebarluasan penggunaan buku KIA dilakukan dilakukan melalui puskesmas,rumah sakit,kegiatan posyandu dan lain-lain dengan tujuan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari petugas kesehatan serta adanya peningkatan kualitas pelayanan.

Program ini Bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan darah bagi ibu hamil dan bersalin, terutama di daerah yang sulit dijangkau. Dengan menyediakan fasilitas transportasi gratis bagi pendonor, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam donor darah. Program ini sejalan dengan upaya P4K untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi identifikasi lokasi donor darah, sosialisasi program kepada masyarakat, serta koordinasi dengan fasilitas kesehatan.

Evaluasi program akan dilakukan secara berkala untuk mengukur keberhasilan program dalam meningkatkan jumlah pendonor dan ketersediaan darah.

II. TUJUAN 1. Tujuan Umum

Meningkatkan ketersediaan darah yang aman dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil dan bersalin, terutama di daerah terpencil, melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam donor darah, dengan tujuan akhir menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

III. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

NO KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN 1 Menyusun rencana Kelas ibu

hamil dan ibu balita

• Menentukan tempat pelaksanaan

• Menetapkan jadwal pelaksanaan 2 Persiapan kelas ibu hamil dan

ibu balita

• Membuat pemberitahuan tertulis kepada kepala desa dan bidan desa.

• Menyiapkan tempat dan sasaran 3 Pelaksanaan kelas ibu hamil dan

ibu balita

• Membukaan

• Pemberian materi

• Praktek pembuatan makanan pada balita

• Tanya jawab dan curah pendapat 4 Pelaporan dan Evaluasi • Membuat laporan

• Melaporkan pelaksanaan kegiatan pada kepala puskemas dan PJ UKM

IV. BIAYA PELAKSANAAN KEGIATAN

Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari DAK NON FISIK (BOK Puskesmas) sejumlah Rp. 10 2.000.000 ( seratus dua juta rupiah ) dengan rincian kegiatan ada pada RAB terlampir

(3)

V. CARA PELAKSANAAN KEGIATAN

Pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil dan Ibu Balita dilakukan dengan cara ceramah, pemberian Materi dengan lembar balik, curah pendapat, berbagi pengalaman dan tanya jawab.

VI. SASARAN

Sasaran pertemuan Kelas ibu Hamil berjumlah 15 orang setiap desa dan Ibu Balita berjumlah 15 Orang dengan usia balita 0-59 bulan setiap desa

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

No Desa Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des

1 Senaru √ √ √ √ √ √

2 Karang Bajo √ √ √ √ √ √

3 Bayan √ √ √ √ √ √

4 Loloan √ √ √ √ √ √

5 Sambik elen √ √ √ √ √ √

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN.

Evaluasi pelaksanaan kegiatan Kelas ibu hamil dan ibu balita dilakukan setelah kegiatan seleai dilakukan untuk menilai apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan dan kendala apa yang ditemui selama pelaksanaan,sehingga bisa dilakukan perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya.

IX. PENCATATAN DAN PELAPORAN.

Pelaksana kegiatan kelas ibu hamil dan ibu balita harus mencatat/mendokumentasikan keseluruhan proses kegiatan dan melaporkan hasil temuan, hasil analisis dan rencana tindak lanjut yang disepakati bersama dengan PJ. Keseluruhan kegiatan harus dievaluasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dalam melaksanakan kelas ibu hamil dan ibu balita.

(4)

Lampiran 1:

RENCANA ANGGRAN BIAYA (RAB) DAK NON FISIK (BOK) UPTD BLUD PUSKESMAS SENARU TAHUN ANGGARAN 2025 PELAKSANAAN KELAS IBU HAMIL DAN IBU BALITA

Referensi

Dokumen terkait

Peserta kelas ibu hamil sebaiknya kelas ibu hamil pada umur kehamilan 20 s/d 30 minggu, karena pada umur kehamilan ini kondisi ibu sudah kuat, tidak takut

Studi pendahuluan yang telah dilakukan ditemukan data ibu hamil di wilayah Puskesmas sebanyak 165 ibu hamil, sedangkan untuk pengetahuan tentang kelas ibu hamil hanya

Pada aspek man yaitu rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat terkait obat yang aman bagi ibu hamil dan menyusui, partisipasi tenaga kesehatan kurang dan jenjang pendidikan yang

Ada hubungan pengetahuan tentang senam hamil dengan keikutsertaan ibu hamil dalam melakukan senam hamil pada kelas ibu hamil (p = 0,002), ada hubungan tingkat pendidikan

Ibu hamil anemia memiliki kadar serum EPO lebih rendah dibandingkan ibu hamil tidak anemia, juga ditemukan konsentrasi EPO dalam darah tali pusat bayi baru lahir bayi yang lahir

Gizi seimbang ibu hamil adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan ibu selama kehamilan dalam susunan yang seimbang dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan gizi ibu

Banyaknya ibu hamil yang tidak mengikuti senam hamil dapat di sebabkan karena pengetahuan ibu yang kurang, pendidikan ibu yang rendah dan ibu banyak yang

Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang terkait dengan partisipasi kader kelas ibu hamil adalah pengetahuan, partisipasi dalam organisasi lain, dan motivasi internal, sedangkan