• Tidak ada hasil yang ditemukan

tradisi kenduri pompong baru nelayan di desa air glubi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "tradisi kenduri pompong baru nelayan di desa air glubi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

x

TRADISI KENDURI POMPONG BARU NELAYAN DI DESA AIR GLUBI KECAMATAN BINTAN PESISIR KABUPATEN BINTAN

Oleh Mardiana NIM. 170569201005

Abstrak

Salah satu tradisi yang masih sering kita jumpai adalah tradisi kenduri. Tradisi kenduri yang dimaksud yaitu tradisi kenduri pompong baru yang merupakan sebuah tradisi warisan dari nenek moyang terkhusus masyarakat nelayan yang mempunyai pompong baru di Desa Air Glubi Kecamatan Bintan Pesisir. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana kepercayaan dan pengaruh tradisi kenduri pompong baru pada nelayan di Desa Air Glubi Kecamatan Bintan Pesisir.

Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu ditemukan bahwa masyarakat di Desa Air Glubi Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan terdapat masyarakat yang masih melaksanakan dan tidak melaksanakan tradisi kenduri pompong baru.

Masyarakat mempercayai tradisi kenduri pompong baru ini karena dipengaruhi oleh sebuah cerita sejarah atau sebuah tragedi dimasa lalu dan anjuran dari orang tua, dimana dipercayai apabila melaksanakan tradisi ini akan berdampak baik terhadap kehidupan mereka, yaitu memperoleh rezeki yang mudah, merasa dilindungi dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Selain itu, hal yang mempengaruhi masyarakat hingga tidak melaksanakan tradisi karena tidak percaya pada tradisi nenek moyang, pola pikir yang berkembang, dan tidak ada sanksi hukum. Sehingga hal ini berdampak buruk bagi kehidupan mereka, seperti kesulitan dalam mencari rezeki, mendapatkan kendala pada saat bekerja, sering mengeluh dan memdapatkan pandangan negatif atau pandangan buruk dari masyarakat.

Kata Kunci : Tradisi, Kenduri Pompong Baru, Kepercayaan

(2)

xi

TRADISI KENDURI POMPONG BARU NELAYAN DI DESA AIR GLUBI KECAMATAN BINTAN PESISIR KABUPATEN BINTAN

Oleh Mardiana NIM. 170569201005

Abstract

One of the traditions that we often encounter is the kenduri tradition. The kenduri tradition in question is the new pompong kenduri tradition which is a tradition inherited from the ancestors especially the fishing community who has a new pompong in Air Glubi Village, Bintan Pesisir District. The aim of this study is to describe how the belief and influence of the new pompong kenduri tradition on fishermen in Air Glubi Village, Bintan Pesisir District. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. The results of this study showed that in the community in Air Glubi Village, Bintan Pesisir District, Bintan Regency, there were people who were still practicing and not performing the new pompong kenduri tradition. People believe in this new pompong kenduri tradition because it is influenced by historical story or past tragedy and advice from parents, which are believed to have good influence on their life i.e. get food easily, feel protected and gain appreciation from the community. Moreover, things that affect the community so that they don't carry out traditions because they don't believe in ancestral traditions, developed ways of thinking and there are no legal sanctions. Thus, this has a bad impact on their lives such as difficulty in finding livelihood, obstacles at work, complaining often and getting negative or bad views from the community.

Keywords: Tradition, New Pompong Festival, Faith

Referensi

Dokumen terkait

Adanya berbagai pendapat masyarakat Desa Pekalobean terhadap Tradisi Patang Puloan bahwa tradisi ini dilaksanakan secara turun-temurun dari generasi nenek moyang

Masyarakat Desa Parenreng yang masih melaksanakan tradisi Mappaje’ percaya bahwa tradisi ini merupakan suatu peninggalan leluhur (nenek moyang) yang patut

Tradisi akan selalu ada dalam kehidupan mayarakat, karena tradisi merupakan kaitan kehidupan masyarakat dengan masa lalu yang telah mereka atau nenek moyang lalui

Tradisi ialah adat kebiasaan turun temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan dalam masyarakat. Adat istiadat terbentuk dari sendirinya untuk memupuk hubungan

Kenduri Sko yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Lolo Gedang-Pasar Kerman, juga memiliki fungsi sebagai ungkapan terima kasih kepada nenek moyang yang telah

Nilai pendidikan akhlak kepada manusia tercermin dalam silaturahmi,11 yaitu dalam pelaksanaan tradisi Kenduri yang membutuhkan banyak orang, sehingga dalam proses atau pelaksanaan

ix PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH Saya yang bertanda tangan di bawah ini, sebagai sivitas akademika Universitas Maritim Raja Ali Haji: Nama : MARDIANA Nomor

Tradisi ini adalah sebuah tradisi yang diwariskan dari nenek moyang khususnya bagi masyarakat Suku Batak Toba di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Tanjungpinang Barat.. Adapun tujuan