Pertanyaan 1: Bilyet Giro Bagaimana Nilai Transaksinya?
Bilyet giro adalah alat pembayaran yang digunakan untuk memindahkan sejumlah uang dari rekening satu orang ke rekening orang lain. Nilai transaksi dalam bilyet giro ditentukan oleh jumlah uang yang dituliskan pada bilyet tersebut. Penerbit bilyet giro (pengirim) memberi instruksi kepada bank untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada penerima (penerima giro) yang namanya tercantum di bilyet.
Apa Arti dari Nilai Perikatan Dasar dan Apa Contohnya?
Nilai perikatan dasar dalam konteks bilyet giro merujuk pada kewajiban hukum yang melekat pada dokumen tersebut. Ini berarti bahwa penerbit bilyet giro memiliki kewajiban hukum untuk membayar jumlah yang dituliskan pada bilyet kepada penerima. Contohnya, jika seorang pengusaha mengeluarkan bilyet giro untuk membayar supplier, nilai perikatan dasar adalah jumlah yang harus dibayar kepada supplier tersebut sesuai dengan jumlah yang tertera di bilyet giro.
Pertanyaan 2: Persaingan Usaha yang Tidak Sehat Jenis-Jenis Persaingan Usaha yang Tidak Sehat
• Kartel: Merupakan kesepakatan antara perusahaan-perusahaan yang berkompetisi untuk mengendalikan harga, membagi pasar, atau membatasi produksi dengan tujuan mengurangi persaingan.
• Perjanjian Tertutup: Kesepakatan yang dilakukan secara rahasia oleh perusahaan-perusahaan untuk memanipulasi pasar, misalnya dengan penetapan harga atau alokasi pasar.
• Merger: Penggabungan dua perusahaan atau lebih yang dapat mengurangi persaingan karena menghasilkan satu entitas yang lebih besar dan dominan.
• Monopoli: Kondisi di mana satu perusahaan memiliki kontrol yang signifikan atau eksklusif atas pasar, sehingga dapat mengatur harga dan ketersediaan barang atau jasa tanpa persaingan yang efektif.
Unsur-unsur Persaingan Usaha yang Melawan Hukum Menurut Pasal 1365 KUH Perdata
Pasal 1365 KUH Perdata mengatur tentang perbuatan melawan hukum. Dalam konteks persaingan usaha, unsur-unsur yang dapat memenuhi kriteria persaingan usaha yang melawan hukum adalah:
• Ada Tindakan: Harus ada tindakan yang dilakukan oleh perusahaan atau individu.
• Melawan Hukum: Tindakan tersebut harus melanggar hukum, yang bisa berupa pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan atau prinsip-prinsip umum persaingan usaha yang adil.
• Menimbulkan Kerugian: Tindakan tersebut harus menyebabkan kerugian, baik secara langsung atau tidak langsung, kepada pihak lain.
• Ada Kesalahan: Kesalahan yang disengaja maupun yang tidak disengaja
• Ada hubungan sebab akibat antara perbuatan dengan kerugian (kausalitas)
Contoh tindakan yang bisa dianggap melawan hukum dalam konteks ini adalah manipulasi harga atau praktik kartel yang merugikan konsumen atau pesaing lain di pasar.
Referensi :
1. Bilyet Giro: Pengertian, Syarat, Contoh & Bedanya dengan Cek (ocbc.id) 2. Bilyet Giro: Pengertian, Format, Contoh dan Bedanya dengan Cek (kledo.com) 3. Apa itu BIilyet Giro?
4. 05.2 bab 2.pdf (uii.ac.id)
5. Pengertian Persaingan Usaha Tidak Sehat - Beranda Hukum 6. Perkom-8-Pasal-8-new.pdf (kppu.go.id)
7. Apa itu Persaingan Usaha Tidak Sehat - Hukum Line
8. Pengertian, Aspek dan Jenis-jenis Persaingan Usaha - KajianPustaka