• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untitled - Admin Digital Library

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Untitled - Admin Digital Library"

Copied!
141
0
0

Teks penuh

Bulaeng dan suami tercinta Nur Ishak atas segala pengorbanan dan berkah yang diberikan atas keberhasilan penulis dalam studinya sejak kecil hingga sekarang. Tarman A. Arif, M.Si. Pd selaku pembimbing II yang banyak meluangkan waktunya membimbing penulis dalam memberikan saran dan bimbingan dalam penyusunan segala sesuatu mulai dari proposal hingga skripsi.

Gambar    Teks         Halaman
Gambar Teks Halaman

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD) adalah agar siswa dapat menikmati karya sastra dan memanfaatkannya untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan, menghayati dan memantapkan pengetahuan dan keterampilan berbahasanya, dan dampak yang diharapkan adalah siswa akan mempunyai pengalaman belajar yang baik. suka membaca. Mereka yang gemar membaca akan memperoleh ilmu dan wawasan baru yang dapat meningkatkan kecerdasannya sehingga lebih mampu menyikapi tantangan di masa depan (Majalah Wulansari, 2014).

يِذَّلا

Inilah yang boleh mematahkan semangat belajar pada masa hadapan dan secara tidak langsung telah bertapak di dalam badan dan minda. Terjemahan: Katakanlah: "Adakah sama orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itulah yang dapat diberi pelajaran.

اَذِإ َو َليِق

Guru diharapkan mampu menciptakan situasi belajar sehingga dapat menjamin pemahaman siswa dalam menerima pelajaran yang diberikan guru. Membaca dapat menambah jangkauan pengetahuan seseorang sehingga dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah serta dapat menaikkan derajat seseorang.

اللّ

Selain itu, perpustakaan dapat dijadikan sebagai alat atau media dan sarana penunjang kegiatan proses belajar mengajar (PBM) di tingkat sekolah mengenai membaca. Oleh karena itu, perpustakaan juga berperan sebagai sumber belajar yang efektif dan mempunyai manfaat yang signifikan bagi setiap siswa untuk melatih keterampilan membaca mereka (Riska, 2019).

نيِذَّلا اوُنَمآ

اوُتوُأ َمْلِعْلا

Rumusan Masalah

Bagaimana keterampilan membaca pemahaman siswa menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite dan Review (PQ4R) pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Adakah pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman membaca siswa dalam menggunakan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite dan Review (PQ4R) pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

  • Manfaat Teoretis
  • Manfaat Praktis

Kajian Pustaka

  • Hakikat Metode PQ4R a. Pengertian Metode PQ4R
  • Membaca Pemahaman a. Pengertian Membaca

Oleh karena itu, tidak mudah bagi seseorang untuk memiliki kemampuan membaca pemahaman yang baik (Majalah Wibowo, 2016). Selain itu, Anderson dalam Somadayo (2011:12) menyatakan bahwa pemahaman membaca bertujuan untuk memahami isi bacaan dalam teks.

Penelitian yang Relevan

Pada tahun 2013, Nurma Yuriardi dengan menggunakan judul metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review (PQ4R) untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SD Bojong Salaman 2 Mekarsari menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan keterampilan membaca dan mempengaruhi peningkatan pemahaman membaca siswa. Prasetyo Adi Wibowo pada tahun 2016 dengan judul Menggunakan Metode Influence Menggunakan Keterampilan Preview, Question, Read, Reflect, Recite dan Review (PQ4R) Keterampilan Membaca dan Memahami Teks Pendek Siswa SD Negeri 3 Malang. Fatimatu Zahrah Abdurahman dengan judul Meningkatkan Bacaan dan Pemahaman Isi Cerita Anak Menggunakan Metode Pratinjau, Tanya Jawab, Membaca, Berpikir, Membaca dan Mengkaji (PQ4R) pada Siswa Kelas Lima SD Negeri Serangan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri Serangan mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan adanya kemungkinan peningkatan proses pembelajaran pemahaman membaca siswa kelas V SD Negeri Serangan.

Kerangka Pikir

Persamaan dengan penelitian yang akan peneliti lakukan adalah pada variabel penelitiannya, namun dalam hal ini saya belum bisa menyampaikan hasilnya. Metode PQ4R bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca berkaitan dengan kemampuan memahami struktur bacaan dengan konsentrasi tinggi saat membaca dan mampu mengingat informasi dalam jangka waktu yang lebih lama. Tahapan metode PQ4R adalah: (1) membaca sekilas (preview), (2) mengajukan pertanyaan (questions), (3) membaca dalam hati (reading), (4) merefleksikan (reflecting), (5) menceritakan kembali (retelling). membaca ) dan (6) ulasan.

Berdasarkan penjelasan sebelumnya maka akan dijelaskan kerangka pemikiran dalam penelitian ini yaitu pembelajaran membaca siswa kelas V SD Inpres Tetebatu Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa masih rendah dan tidak terarah sehingga berdampak pada siswa. pemahaman bacaan yang rendah. Jika metode PQ4R diterapkan dengan langkah-langkah yang tepat maka akan sedikit menambah hambatan yang dihadapi siswa dalam kegiatan membaca, sehingga upaya peningkatan pemahaman membaca siswa dapat terus dilakukan.

Gambar 2.1 Skema Kerangka Pikir Kurikulum
Gambar 2.1 Skema Kerangka Pikir Kurikulum

Hipotesis Penelitian

Jenis dan Desain Penelitian 1. Jenis penelitian

  • Desain Penelitian
  • Waktu Penelitian
  • Jenis Data
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
  • Definisi Operasional Variabel Penelitian a. Variabel bebas (X)

Penelitian ini dilaksanakan di Kelas V SD Inpres Tetebatu dan SD Inpres Tetebatu 1 Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sebuah sekolah dasar di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Oleh karena itu, peneliti memilih teknik purposive sampling yang menetapkan aspek atau kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh sampel yang digunakan dalam penelitian ini.

Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas (X) yaitu metode Pratinjau, Pertanyaan, Baca, Renungkan, Recite dan Review (PQ4R) dan variabel terikat (Y) yaitu pemahaman membaca. Variabel independen yang dimaksud dalam penelitian ini adalah penerapan metode Preview, Question, Read, Reflect, Recite dan Review (PQ4R).

Tabel 3.1 Desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent   Control Group Design
Tabel 3.1 Desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design

Teknik Analisis Data

Uji normalitas merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Teknik statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah teknik uji-t yang menguji hasil penggunaannya dan perbedaan hasil yang terjadi antara dua sampel. Ho: Tidak terdapat pengaruh penggunaan multimedia berbasis video dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa kelas V SD di Pallanga Kabupaten Gowa.

Ha : Terdapat pengaruh penggunaan multimedia berbasis video terhadap peningkatan pemahaman membaca siswa kelas V SD di Kabupaten Pallanga Gowa. Pada pengujian hipotesis yang dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 22, kriteria pengambilan keputusan dalam uji T adalah sebagai berikut.

Hasil Penelitian

  • Hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap membaca mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap membaca

Hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol adalah mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap membaca untuk mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap membaca untuk mengetahui pengaruh metode PQ4R terhadap pemahaman membaca. H0 = Tidak terdapat perbedaan rerata hasil belajar kelas kontrol dan eksperimen yang berarti tidak terdapat pengaruh penggunaan metode PQ4R terhadap hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa . H1 = Terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar sebelum dan sesudah tes yang berarti terdapat pengaruh penggunaan metode PQ4R terhadap hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen yang berarti terdapat pengaruh penggunaan metode PQ4R terhadap hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V sekolah dasar di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata antara hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen yang berarti terdapat pengaruh penggunaan metode PQ4R terhadap hasil belajar peningkatan mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD. di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa.

Tabel 4.1 Kategori Tafsiran N-Gain  Presentase (%)  Kategori
Tabel 4.1 Kategori Tafsiran N-Gain Presentase (%) Kategori

Pembahasan

Disimpulkan bahwa sebelum menggunakan metode PQ4R yaitu kelas kontrol, rata-rata skor N-gain kelas kontrol (metode konvensional) sebesar 21,3563 atau 21,3% termasuk dalam kategori kurang baik dengan nilai minimum 4,76 dan nilai maksimum sebesar 50,00, tingkat keberhasilan siswa belum mencapai ketuntasan yang ditentukan, sedangkan setelah menggunakan metode PQ4R pada kasus eksperimen menunjukkan rata-rata skor N-gain kelas eksperimen (menggunakan metode PQ4R) adalah 56, 4778 atau 56,4%. yang termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil pengolahan data untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode PQ4R dengan penggunaan metode konvensional diperoleh nilai mean kelas eksperimen sebesar 87,30 dan kelas kontrol sebesar 78,36. Nilai tersebut menunjukkan selisih antara rata-rata hasil belajar kelas kontrol dengan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen, atau selisihnya antara -10,459 terhadap interval kepercayaan selisih bawah dan atas).

Sebaliknya jika nilai t hitung < t tabel maka H0 diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan tabel keluaran “Paired Samples Test” diatas diketahui nilai t hitung bernilai negatif yaitu -8,633. Diketahui hasil penelitian yang menghubungkan hipotesis yang diajukan Ho ditolak, sehingga disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar statistika kelas konvensional dan kelas eksperimen dengan menggunakan metode PQ4R.

Kesimpulan

Jadi karena nilai t hitung sebesar 8,633 > t tabel 1,697 maka berdasarkan dasar pengambilan keputusan di atas maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima.

Saran

Hasil penelitian telah diketahui dan kini hipotesis yang diajukan Ho ditolak. Oleh karena itu disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar statistika kelas konvensional dan kelas eksperimen dengan metode PQ4R. Tetebatu 1 di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa karena dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia. Penerapan metode PQ4R yang diterapkan masih menemui beberapa kendala antara lain siswa belum terbiasa belajar mandiri, apalagi pada saat bahan bacaan dibagikan, ada siswa yang tidak mau membaca, dan bahan bacaannya hanya dijadikan mainan. tentu saja membawa akibat bagi siswa yang tadinya fokus belajar, namun menjadi tidak fokus dan melakukan aktivitas lain yang tidak ada kaitannya dengan pembelajaran. Kendala lain yang juga menjadi kendala dalam penerapan metode PQ4R adalah masih adanya siswa yang belum lancar membaca sehingga sangat menyulitkan siswa dalam memahami isi bacaan.

Pengaruh Penerapan Metode PQ4R Terhadap Minat Baca Siswa Kelas V SD Negeri Tamalanrea Kota Makassar, Skripsi, Universitas Negeri Makassar, 2017. Penerapan Metode PQ4R (Predict, Question, Read, Reflect, Recite, Review ) dalam Meningkatkan kemampuan membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.

VALIDASI INSTRUMEN

LEMBAR VALIDASI TES HASIL BELAJAR (PRETEST-POSTEST) 6. LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN DENGAN METODE PQ4R

LEMBAR OBSERVASI PEMBELAJARAN DENGAN METODE PQ4R AKTIVITAS SISWA

LEMBAR VALIDASI OBSERVASI TERHADAP AKTIVITAS GURU 9. LEMBAR VALIDASI OBSERVASI TERHADAP AKTIVITAS SISWA

Beri tanda centang (√) pada kolom yang sesuai untuk menilai kemampuan pemahaman bacaan Anda dengan menggunakan metode PQ4R. Bacalah kembali intisari yang telah kamu buat dan baca kembali teks bacaan jika kamu belum yakin dengan jawabanmu! Satuan Pendidikan: SD Inpres Tetebatu Nama: Kelas/Semester: V/Bahasa Ceko Nilai: Materi: Pemahaman Membaca NISN: Alokasi waktu: 90 menit.

Petunjuk umum

Baca dan Jawablah soal di bawah ini dengan benar ! Teks Bacaan

Hafalkan jawaban pertanyaan yang telah Anda siapkan lalu buatlah intisari (outline) teksnya! Pada hari Minggu tanggal 11 Desember 2016 telah diadakan Festival Permainan Anak Tradisional Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah. Setidaknya demikian yang diungkapkan Zaini Alif dari komunitas Hong pada Festival Permainan Tradisional Anak Indonesia.

Beri tanda (√) pada indikator SB=sangat baik, B=baik, K=kurang dan SK=sangat kurang berdasarkan penilaian anda mengenai lembar observasi aktivitas guru dalam proses pembelajaran. Mohon saran mengenai kekurangan lembar observasi aktivitas guru dalam proses pembelajaran.

GAIN SCORE DAN UJI-T

Gain Score Kelas Eksperimen

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  • KOMPETENSI INTI (KI)
  • KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
  • TUJUAN PEMBELAJARAN
  • MATERI PEMBELAJARAN
  • LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
  • PENILAIAN
    • Teknik Penilaian a. Penilaian Sikap
  • Unjuk Kerja
    • Bentuk Instrumen Penilaian a. Jurnal Penilaian Sikap

Guru memberikan teks bacaan “Siklus Air dan Bencana Kekeringan” kepada siswa dan memberitahukan bagaimana menemukan gagasan pokok/tujuan pembelajaran yang dapat dicapai dengan memperhatikan teks dalam bacaan tersebut. Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membaca dan menjawab pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya. Siswa membaca secara aktif sambil menanggapi apa yang telah dibacanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuatnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang mengidentifikasi peristiwa dalam bacaan (Bahasa Indonesia KD 3.8 dan 4.8) serta menganalisis siklus air dan dampaknya terhadap kehidupan di bumi (IPA KD 3.8 dan 4.8). Siswa dapat dibantu oleh siswa lain yang sangat pandai dalam menemukan gagasan pokok dan gagasan pendukung.

DOKUMENTASI

TAHAP PRABACA (PREVIEW)

TAHAP BERTANYA (QUESTION)

TAHAP MEMBACA

TAHAP REFLEKSI (REFLECT)

TAHAP TANYA JAWAB (RECITE)

TAHAP MENGULANG SECARA MENYELURUH (REVIEW)

BERSAMA OBSERVER

SURAT IZIN PENELITIAN

PEMERINTAH KABUPATEN GOWA DINAS PENDIDIKAN

UPT SEKOLAH DASAR INPRES TETEBATU KECAMATAN PALLANGGA

UPT SEKOLAH DASAR INPRES TETEBATU I KECAMATAN PALLANGGA

Gambar

Gambar    Teks         Halaman
Grafik                          Teks                    Halaman   4.1           Hasil Kemampuan Membaca Pemahaman ..............................
Gambar 2.1 Skema Kerangka Pikir Kurikulum
Tabel 3.1 Desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent   Control Group Design
+4

Referensi

Dokumen terkait

This effect leads to an increase in the magnitude of the magnetoelastic energy, but the value of the elastic modulus 𝑐′ does not change, which leads to an increase in the