JURNAL DA MODA Vol. 1 No 1 – Oktober 2019
p-ISSN 2684-9798 (Print), e-ISSN 2684-9801 (Online) Available Online at :
https://jurnal.std-bali.ac.id/index.php/nawalavisual
IMPLEMENTASI HASIL SURVEY TREND BUSANA ANAK DALAM PEMBUTAN BEBE ANAK PEREMPUAN UMUR 5 TAHUN
Adila Mudrika Munif, Prof. Dr. Dra. Emy Budiastuti, M.Pd.2
1Pendidikan Teknik Boga Dan Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta
2Pendidikan Teknik Boga Dan Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta
e-mail: [email protected]1, [email protected]2
INFORMASI ARTIKEL A B S T R A C T Received: November, 2023
Accepted: November, 2023 Publish online: November, 2023
This research aims to apply the results of a survey of children's fashion trends in making girls' bebe and find out respondents' responses to the finished products of girls' bebe clothes for 5 years old in the Children's Fashion course. This research uses quantitative methods by conducting a survey of children's fashion trends and a random survey of responses to the results of girls becoming bebe girls. The results of the research show that respondents' responses to girls' bebe clothing in the Children's Fashion course mostly showed positive results. There are factors that influence consumers' positive response to products, such as design results, affordable prices, choice of materials, and choice of clothing designs based on surveys of children's fashion trends. With a positive public response, it can be used as a reference for us in developing bebe models for girls that are in line with the latest trends.
Key words : Children's Fashion Trends, Bebe Girls, Survey A B S T R A K
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan hasil survey tren busana anak dalam pembuatan bebe anak perempuan dan mengetahui tanggapan respondens terhadap hasil jadi pakaian bebe anak perempuan umur 5 tahun yang terdapat di mata kuliah Busana Anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survey tren busana anak dan survey respon terhadap hasil jadi bebe anak perempuan kepada masyarakat secara acak. Hasil penelitian menunjukkan tanggapan respondens terhadap pakaian bebe anak perempuan pada mata kuliah Busana Anak sebagian besar menunjukkan hasil yang positif. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi respon positif dari para konsumen terhadap produk seperti hasil desain, harga yang terjangkau, pemilihan bahan, dan pemilihan desain busana yang berdasarkan survey tren busana anak. Dengan adanya respon masyarakat yang positif, dapat menjadikan acuan kita dalam pengembangan model bebe anak Perempuan yang sesuai dengan tren terkini.
Kata Kunci: Tren Busana Anak, Bebe Anak Perempuan, Survey
PENDAHULUAN
Berkembang pesatnya teknologi dan mudahnya jangkauan internet saat ini membantu masyarakat untuk mengakses informasi dari berbagai sumber informasi dengan mudah.
Dengan kemudahan dalam menggunakan teknolodi dan mengakses internet, mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli, pemasaran dan mengiklankan produk secara online, salah satunya produk fashion.
Fashion ialah segala sesuatu yang melekat pada tubuh mulai dari kepala hingga kaki yang meliputi pakaian hingga aksesoris yang berfungsi menutupi, melindungi maupun memperindah penampilan serta merupakan perwujudan ekspresi atau karakter pribadi seseorang.
Saat ini, perkembangan fashion di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat, yang diikuti dengan tren yang selalu berubah-ubah.
Pengaruh perubahan tren fashion tersebut tentunya membuat masyarakat mau tidak mau harus untuk mengikuti tren fashion yang ada.
Bahkan tidak hanya mengikuti, tren fashion tersebut sudah menjadi kebutuhan masyarakat saat ini terutama dikalangan anak muda.
Mudahnya akses informasi memacu masyarakat mengetahui dan mengikuti tren fashion tersebut dan fashion yang awalnya hanya merupakan kebutuhan sehari-hari fungsinya beralih menjadi lebih kompleks dan sangat dibutuhkan.
Sama seperti fashion dewasa, fashion anak-anak jjuga mengalami perubahan tren yang berkembang pesat. Mulai dari warna, desain pakaian, hingga bahan yang digunakan setiap tahunnya akan berbeda. Menurut Ellen Ophelia selaku Co-Founder OADKIDS, mengatakan biasanya tren baju anak mirroring dari fashion dewasa. Misalnya saja, tahun 2022 warna-warna pastel dan bumi digandrungi orang dewasa, begitu pun dengan pakaian anak-anak.
Busana anak adalah segala sesuatu yang dipakai/dikenakan anak-anak mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Segala pelengkap busana yang dikenakan anak seperti bando, topi, sepatu, tas merupakan busana. Macam busana anak yaitu kemeja, celana, rok, blus,bebe dll.
Salah satu busana yang dikenakan oleh anak perempuan yaitu bebe. Bebe adalah busana perempuan yang bagian atas dan bawah busananya menjadi satu. Baik yang disambung di pinggang, dipanggul ataupun tanpa sambungan.
Bagian rok boleh pendek ataupun panjang tergantung model yang diinginkan.
Anak- anak merupakan orang yang memiliki usia 1 sampai 12 tahun. Anak sebagai manusia yang masih sensitif terhadap kesehatan yang memerlukan pakaian aman dan nyaman agar tetap dapat hidup dalam keadaan sehat. Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan busana anak berbeda dengan penggunaan busana orang dewasa karena aktivitas fisik yang dilakukan anak lebih banyak mengeluarkan keringat sehingga anak-anak lebih sering berganti pakaian.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti baju bebe adalah baju perempuan model eropa. Arti lainnya dari baju bebe adalah gaun.
Penelitian ini dilakukan untuk menerapkan hasil survey tren busana anak dalam pembuatan bebe anak perempuan dan mengetahui tanggapan respondens terhadap hasil jadi pakaian bebe anak perempuan yang terdapat di mata kuliah Busana Anak.
Maka dari itu sebelum membuat desain busana anak, akan dilakukan survey tren busana anak terlebih dahulu. Survey tren busana anak akan dilakukan di toko busana anak yaitu toko vinolia.
Toko Vinolia adalah toko pakaian dan peralatan anak yang terletak di Jl. Urip Sumohardjo, tidak hanya pakaian namun juga menyediakan peralatan, aksesoris dan mainan anak.Pakaian anak yang disediakan cukup beragam dan update, mulai dari bebe anak, pakaian batita, kemeja anak laki laki, setelan, celana anak semua disediakan disini.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survey tren busana anak dan survey respon terhadap hasil jadi bebe anak perempuan kepada masyarakat secara acak. Pihak- pihak yang memiiki keterkaitan dapat memanfaatkan hasilpenelitian ini untuk memperbaiki dan/atau mengembangkan lebih baik lagi.
METODE PENELITIAN
Pada penelitian ini digunakan metode kuantitatif berupa survey tanggapan responden terhadap bebe anak perempuan pada mata kuliah Busana Anak. Di sisi lain (Sugiyono, 2014) menyatakan bahwa metode penelitian kuantitatif didasarkan pada filosofi positivisme dan bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji hipotesis peneliti.
Penelitian kuantitatif memiliki banyak angka, mulai dari pengumpulan hingga pemrosesan hingga hasil yang dominan secara numerik.
Populasi dalam penelitian ini adalah semua responden dari berbagai usia yang bersedia mengisi kuisioner secara online. Menurut (Sugiyono, 2014) populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Dari populasi tersebut, jawaban akan dirangkum menjadi satu dan dianalisis untuk menunjukkan tingkat kepuasan konsumen terhadap pakaian jadi tersebut. Bebe anak yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi saku koleksi bebe anak perempuan yang terdiri dari empat macam model namun dala satu kesatuan/koleksi.
Menurut Suharsimi Arikunto (2002:136), instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik dalam arti lebih cermat, lengkap, dan sistematis sehingga lebih mudah diolah. Dalam penelitian survey kuantitatif utamanya merupakan sejumlah responden yang memiliki link lalu menjawab kuisioner secara online dengan disajikan beberapa pertanyaan. Berikut adalah uraian rinci tentang metode yang digunakan dalam penelitian ini:
A. Pengembangan Kuisioner
Studi literatur tentang pengembangan kuesioner dalam konteks penelitian preferensi konsumen fashion. Identifikasi variabel yang relevan, seperti model desain, harga yang ditawarkan, kesesuaian model, dan juga detail desain untuk menarik perhatian. Perancangan pertanyaan dan skala pengukuran yang valid dan reliabel untuk mengukur variable variabel tersebut.
B. Pengumpulan Data
Seleksi sampel responden menggunakan metode survey dengan google form, dengan kriteria sebagai penikmat fashion dari berbagai kalangan usia. Penyebaran kuesioner kepada
responden dilakuakn dengan menyebarkan link melalui pengiriman secara daring.
C. Analisis Data
Pengolahan data menggunakan google form. Analisis statistik deskriptif untuk menjelaskan respon dari responden dan variabel- variabel penelitian. Perhitungan persentase untuk menganalisis setuju tidaknya responden terhadap pertanyaan yang dilortarkan pada google form.
D. Interpretasi Hasil
Presentasi hasil analisis dalam bentuk narasi yang jelas. Interpretasi temuan utama berdasarkan analisis data. Diskusi tentang hasil analisis kuisioner terhadap bebe anak mata kuliah Busana Anak. Identifikasi tingkat kesetujuan responden terhadap hasil koleksi bebe anak.
HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Data/hasil
A. Survey Tren Busana Anak
Pada penelitian kali ini, peneliti melakukan survey tren busana anak di toko Vinolia. Vinolia adalah toko pakaian dan peralatan anak yang terletak di Jl. Urip Sumohardjo, tidak hanya pakaian namun juga menyediakan peralatan, aksesoris dan mainan anak.Pakaian anak yang disediakan cukup beragam dan update, mulai dari bebe anak, pakaian batita, kemeja anak laki laki, setelan, celana anak semua disediakan disini.
Setelah melakukan survey karakterisik bebe anak Perempuan yang sedang tren di toko Vinolia ini, peneliti bisa menyimpulkan apa saja tren yang sedang terjadi saat ini. Berikut 3 contoh bebe anak Perempuan yang ada di toko Vinolia yang akan menjadi acuan tren busana anak pada penelitian kali ini.
1. Bebe Anak Perempuan 1
Gambar 1.1 Bebe Anak Perempuan 1 Berdasarkan komponen pada bebe anak Perempuan diatas bisa diketahui bahwa bebe anak menggunakan kerah rebah yang ditumpuk dua
pada leher, lalu menggunakan lengan puff dengan menggunakan karet yang dikerut pada bagian ujung lengan, dan menggunakan rok yang dikerut di pinggang.
2. Bebe Anak Perempuan 2
Gambar 2.1 Bebe Anak Perempuan 1 Berdasarkan komponen pada bebe anak Perempuan diatas bisa diketahui bahwa bebe anak menggunakan garis leher kotak, lalu menggunakan lengan ruffle dan ditumpuk 2 dengan penyelesaian rompok, dan menggunakan rok yang dikerut di garis empire.
3. Bebe Anak Perempuan 1
Gambar 3.1 Bebe Anak Perempuan 1 Berdasarkan komponen pada bebe anak Perempuan diatas bisa diketahui bahwa bebe anak menggunakan garis leher kotak dengan menggunakan hiasan ruffle di leher, Menggunakan lengan Puff yang dijahit kerut dengan karet di ujung lengan, dan menggunakan rok yang dikerut di pinggang.
Dari 3 contoh bebe anak Perempuan diatas, dapat disimpulkan bahwa tren yang sedang terjadi saat ini memeliki komponen-komponen yang mirip, yaitu penggunaan kerah rebah pada leher atau menggunakan garik kotak dan bulat pada leher, lalu pada lengan menggunakan lengan puff yg dikerut diujung lengan menggunakan karet dan lengan ruffle yg dikerut, lalu pada rok menggunakan rok yg dikerut pada pinggang atau garis empire.
B. Pembuatan Desain Bebe Anak Perempuan Setelah melakukan survey dan menyimpulkan karakteristik komponen yang digunakan dalam bebe anak Perempuan yang sedang tren di took Vinolia, selanjutnya peneliti mulai mendesain bebe anak Perempuan untuk 5 tahun sesuai hasil survey tadi.
Dari hasil survey ini peneliti akan mengambil komponen-komponen yang mewakili tren busana anak masa kini yaitu:
1. Menggunakan garis leher bulat dengan penyelesaian rompok pada leher 2. Menggunakan lengan ruffle yang dikerut
dengan penyelesaian kampuh kostum 3. Menggunakan rok yang dikerut dan
ditumpuk dua pada pinggang
4. Menggunakan kancing hias pada bahian depan badan
5. Menggunakan 2 jenis kain berbahan katun, yg pertama kain katun bermotif polkadot warna hijau toska dan putih, dan kai nkedua menggunakan kain katun berwarna putih
Dan berikut hasil jadi desain yang telah dirancang.
Gambar 1.2 Hasil Desain Bebe Anak Perempuan Umur 5 tahun
Setelah melakukan perancangan desain, selanjutnya melakukan pembuatan bebe. Mulai dari awal pembuatan pola, menggunting kain, penjahitan bebe, hingga penyelesaian kampuh.
Dan berikut hasil jadi bebe anak Perempuan.
Gambar 2.2 Hasil jadi Bebe Anak Perempuan
C. Hasil Uji Publik
Hasil penelitian tentang tanggapan responden terhadap bebe anak perempuan untuk mata kuliah Busana Anak dapat memberikan pengetahuan penting supaya lebih baik kedepannya dalam membuat model bebe anak. Hasil survey yang diperoleh menunjukkan beberapa data penting mengenai tanggapan responden terhadap berbagai aspek dalam beb anak. Berdasarkan hasil yang telah didapat menunjukkan gambaran respon positif dari para respondens. Berikut ini adalah hasil-hasil penelitian yang relevan dengan pertanyaan penelitian:
1. Karakteristik Responden
Gambar 1.3 Hasil Survey Responden Menurut Usia
Gambar 2.3 Hasil Survey Responden Menurut Jenis Kelamin
Berdasarkan data di atas, diketahui bahwa dari 34 orang responden dalam survey ini terdiri responden Perempuan sebesar 85,3% sedangkan responden laki – laki sebesar 14,7%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden dari bebe anak hasil mata kuliah Busana Anak didominasi oleh perempuan.
Berdasarkan data di atas, diketahui bahwa dari 34 orang responden dalan penelitian ini
diklasifikasikan berdasarkan usia yaitu mulai dari usia 7 tahun hingga yang paling tua 55 tahun. Bila dilihat dari data diatas, responden didominasi dari kalangan remaja mulai dari usia 16 hingga dewasa usia 33 tahun. Dan yang paling dominan yakni responden usia 20 tahunan dengan persentase 23,5%.
2. Respon Terhadap Karakteristik Bebe Anak Perempuan
Gambar 1.4 Hasil Survey Responden Terhadap Penggunaan Kain Katun
Menurut hasil survey yang ditunjukkan, terdapat dua jawaban yakni 58,8% menjawab setuju dan 41,2% menjawab sangat setuju. Hal ini menandakan bahwa penggunaan kain katun sebagai bahan utama pembuatan bebe anak sangatlah pas dan cocok karena mempertimbangkan factor kenyamanan penggunaan bebe bagi anak.
Gambar 2.4 Hasil Survey Responden Terhadap Kecocokan Warna
Dari hasil survey diatas menunjukkan bahwa responden yang menjawab setuju paling banyak sebesar 55,9%. Untuk sangat setuju sebesar 41,2%
dan untuk tidak setuju sebesar 2,9%. Dengan persentase tersebut menunjukkan bahwasannya mayoritas respodens menyetujui kecocokan perpaduan warna toska dan putih tulang. Untuk responden yang menjawab tidak setuju hanya 2,9% yang hanya 1 orang saja, yang mungkin dari pribadi tersebut tidak menyukai warna-warna yang cerah.
Gambar 3.4 Hasil Survey Responden Terhadap Kesesuaian Model Bebe Dengan Tren Saat Ini Dalam diagram tersebut ditunjukkan bahwasanya semua pilihan jawaban terpilih. Responden yang memiih sangat setuju ditunjukkan dengan presentase 20,6% dan setuju dengan presentase 70,6%, tidak setuju 5,9% dan sangat tidak setuju 2,9%. Dari presentase tersebut ditunjukkan bahwa mayoritas responden menyetujui jika koleksi model bebe tersebut sudah sesuai dengan tren bebe anak-anak saat ini, dan untuk yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju bisa dikarenakan model bebe nya yang kurang menarik atau tidak sama dengan tren beb anak saat ini.
Gambar 5.4 Hasil Survey Cocok Tidaknya Model Yang Digunakan oleh Anak 5 tahun Dari hasil survey menunjukkan bahwa sebanyak 26,5% responden sangat setuju terhadap penyataan bahwa model baju bebe anak sudah cocok digunakan untuk anak berusia 5 tahun. Dan 73,5% responden menjawab setuju dengan pernyataan tersebut. Mayoritas responden menganggap bahwa model baju sudah cocok digunakan untuk anak berusia 5 tahun.
Gambar 6.4 Hasil Survey Detail Model Bebe
Dari hasil survey diatas menunjukkan bahwa responden yang menjawab setuju paling banyak yaitu 73,5%. Untuk pernyataan sangat setuju dijawab sebesar 26,5% responden. Dengan presentase tersebut dapat diketahui bahwa hasil bebe anak telah sesuai dengan desain yang telah dibuat.
Gambar 7.4 Hasil Survey Responden Menurut Harga Jual
Dari hasil survey menunjukkan bahwa sebanyak 5,9% responden sangat setuju terhadap penyataan jika harga bebe anak umur 5 tahun dijual Rp 101.000. Sedangkan 73,5% responden menjawab setuju dengan pernyataan tersebut, kemudian 17,6% merespon tidak setuju dan sisanya yaitu 2,9% merespon sangat tdak setuju.
Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas konsumen setuju dengan harga Rp 101.000 untuk bebe anak umur 5 tahun.
a.
Mayoritas responden menganggap bahwa harga Rp 101.000 sudah sesuai untuk bebe anak umur 5 tahun.b.
Untuk yang merespon tidak setuju, bisadikarenakan konsumen
membandingkan harga jual yang ada dengan harga yang ada di online shop yang harganya bisa separuh harga jual dari brand kami.
Gambar 8.4 Hasil Survey Responden Menurut Kesesuaian antara Desain dan Hasil Jadi Dari hasil survey menunjukkan bahwa sebanyak 25,3% responden sangat setuju terhadap penyataan bahwa detail model baju bebe anak sudah cocok digunakan untuk anak berusia 5 tahun. Dan 76,5% responden menjawab setuju
dengan pernyataan tersebut. Mayoritas responden menganggap bahwa model baju sudah cocok digunakan untuk anak berusia 5 tahun yaitu menggunakan garis leher lingkaran yang dirompok, lengan ruffle, serta menggunakan kancing hias dibagian muka bebe, lalu rok yang dikerut bertumpuk dengan jenis kain yang berbeda, dan bukaan belakang dengan resleting biasa.
Pembahasan
Hasil penelitian dapat dibahas melalui analisis yang sudah ditunjukkan melalui hasil-hasil penelitian diatas. Berdasarkan hasil uji publik penelitian menunjukkan bahwa tingkat tanggapan responden terhadap desain, model bebe anak Perempuan, dan perbandungan desain dengan hasil jadi bebe anak Perempuan cukup memuaskan dengan presentase yang tinggi. Dengan begitu hal ini menunjukkan bahwa hasil survey tren busana anak dapat menghasilkan produk yang memiliki kualitas dan model yang baik.
Faktor-faktor lain yang mendapat respon positif konsumen terhadap produk juga menjadi poin penting seperti: harga yang sesuai dengan model dan usia anak-anak, kesesuaian desain dan hasil jadi serta kecocokan penggunaannya untuk anak yang sesuai usianya.
Pembahasan ini memberikan hasil bahwa desain yang telah dirancang sesuai hasil survey tren busana anak dan hasil jadi bebe anak Perempuan umur 5 tahun mendapat respon positif dari para responden.
KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas dapat kami simpulkan bahwasanya untuk penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berupa survey respon atau kepuasan konsumen terhadap bebe anak pada mata kuliah Busana Anak.
Pakaian jadi yang dimaksudkan dalam penelitian ini yaitu bebe anak perempuan dalam usia 5 tahun.
Dalam penelitian survey kuantitatif utamanya merupakan sejumlah masyarakat yang akan menjadi calon customer bebe anak, melalui kuisioner online dengan beberapa pertanyaan.
Berikut adalah hasil dari survey. Dari keseluruhan analisis survey diatas Bebe anak tersebut sudah cocok untuk umur 5 tahun. Untuk mayoritas baju bebe sudah sesuai dengan desainnya. Kemudian untuk harga jual sudah layak diperjualkan dengan harga kisaran Rp 101.000 dan untuk kriterianya masing masing sudah cocok sesuai umur anak yaitu 5 tahun.
Dalam penelitian ini terdapat saran yang dapat diberikan berupa:
1. menambah tempat survey tren busana anak untuk meningkatkan sumber referensi tren busana anak.
2. sampel responden yang digunakan belum mewakili populasi usia secara keseluruhan. Untuk penelitian selanjutnya, perlu adanya sampel responden secara keseluruhan sehingga dari respon responden tersebut dapat dijadikan cerminan produk selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[2] L. Salfina. H. Gusri, "Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk Dan Hargaterhadap Minat Beli Pakaian Anak- Anak Studi Kasus Tokorizky Dan Afdal Pariaman". Jurnal Indovisi. Volume 1 Nomor 1, 2018.
[3] A. Saktian Putri. “Tren Pakaian Anak 2023 hingga Lebaran Bisa Didapatkan di OADKIDS yang Menyediakan Brand Lokal Berkualitas.
Internet:
https://www.fimela.com/fashion/read/52 23615/tren-pakaian-anak-2023-hingga- lebaran-bisa-didapatkan-di-oadkids-yang- menyediakan-brand-lokal-
berkualitas?page=2 [Nov.08, 2023]