Abu Sekam Padi Sebagai

Top PDF Abu Sekam Padi Sebagai:

Pengaruh Pemakaian Abu Sekam Padi sebagai Cementitious terhadap Perkembangan Kuat Tekan Beton

Pengaruh Pemakaian Abu Sekam Padi sebagai Cementitious terhadap Perkembangan Kuat Tekan Beton

Pemakaian abu sekam padi sebagai bahan tambah pada adukan beton mempunyai penyerapan yang besar terhadap air sebesar 107,143 % sehingga menurunkan tingkat permeabilitas beton (lebih kedap air). Penambahan kuat tekan maksimal diperoleh pada variasi abu sekam padi 10 % yaitu sebesar 29,535 % terhadap beton normal. Abu sekam padi mengandung silica yang dapat bereaksi dengan hasil samping reaksi semen dan air yaitu kalsium hidroksida yang akan berubah menjadi kalsium silikat hidrat. Hasil tersebut dapat membuat beton menjadi lebih padat sehingga akan meningkatkan kuat tekan beton.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia, Laboratorium Penelitian Fakultas Teknik, Departemen Teknik Kimia, Universitas Sumatera Utara dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan Jl. Brig. Jend. Katamso Medan. Adapun bahan baku yang digunakan pada penelitian ini yaitu limbah botol plastik kemasan minuman sebagai matriks, sekam padi dan abu sekam padi sebagai pengisi serta gliserol sebagai plasticizer. Variabel yang digunakan adalah :

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Ukuran Partikel Dan Berat Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Pengisi  Terhadap Sifat Kuat Sobek, Kekerasan Dan Ketahanan Abrasi Kompon

Pengaruh Ukuran Partikel Dan Berat Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Pengisi Terhadap Sifat Kuat Sobek, Kekerasan Dan Ketahanan Abrasi Kompon

Abu sekam padi yang mengandung silika sekitar 80–90% dapat digunakan sebagai bahan pengisi dalam pembuatan kompon karet. Abu sekam padi diperoleh dengan pirolisa sekam padi pada temperatur 350 o C selama 24 jam, kemudian dipanaskan selama 48 jam pada temperatur 700 o C. Abu sekam padi dihaluskan dan diayak dengan ukuran bervariasi. Kemudian abu sekam padi dicampur dengan kompon (merupakan campuran : karet SIR-20 100 g, seng oksida 5 g, asam stearat 2 g, CBS (N-Sikloheksil-2-benzthiazol sulphenamida) 1,1 g, dutrex A-737 4 g, dan sulfur 2 gram) dan digiling sampai homogen dan dimasak pada suhu 170 o C. Selanjutnya dilakukan pengukuran kuat sobek kompon karet dengan menggunakan alat tensometer yang mengacu pada standar ASTM D 624-00, pengukuran kekerasan menggunakan alat durometer berdasarkan acuan ASTM D-1415 dan pengukuran ketahanan abrasi dengan menggunakan alat akron abrasion. Hasil menunjukkan bahwa ukuran partikel dan berat abu sekam padi sangat berpengaruh terhadap nilai kekerasan, ketahanan abrasi, dan nilai kuat sobek kompon karet. Lisis dengan menggunakan spektroskopi FTIR. Jumlah penyerapan ion logam kobalt 0.6 ppm sebesar 100%.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi sampah botol plastik yang tidak ter- biodegradable dan untuk mendapatkan komposisi pengisi abu sekam padi dan sekam padi di dalam komposit hibrid LBPKM serta pengaruh penambahan gliserol sebagai plasticizer dalam menghasilkan sifat mekanik seperti kekuatan tarik (tensile strength), kekuatan lentur (flexural strength), kekuatan bentur (impact strength), serta penyerapan air (water absorption) yang terbaik dan di dukung oleh analisa scanning electron microscopy (SEM) dan karakteristik Fourier Transform Infra-Red (FTIR) . Komposit hibrid dibuat menggunakan ektruder pada temperatur 265 o C dengan mencampurkan limbah botol plastik kemasan minuman dengan pengisi sekam padi dan abu sekam padi pada ukuran partikel sekam padi dan abu sekam padi 100 mesh dengan rasio antara matriks dan pengisi 95/5, 90/10 dan 85/15 (b/b) serta ditambahkan gliserol sebagai plasticizer sebanyak 3% dari volume LBPKM pada masing-masing rasio, kemudian di hotpress pada temperatur 265 o C selama 5 menit . Dari karakteristik FT-IR diketahui terdapat gugus O-H, C-H, C=O, dan C-O-C yang menandakan telah terjadinya interaksi antara matriks dengan pengisi . Hasil pengujian sifat-sifat mekanik menunjukkan bahwa LBPKM-abu sekam padi dan sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 diperoleh kekuatan tarik maksimum sebesar 2,717 MPa, nilai modulus Young sebesar 98.964 MPa, pemanjangan pada saat putus sebesar 2,603%, nilai kekuatan lentur diperoleh sebesar 6,619 MPa, nilai kekuatan bentur diperoleh sebesar 1776,4 J/m 2 . Hasil analisa SEM pada komposit hibrid LBPKM-abu sekam padi-sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 menunjukkan penyebaran pengisi yang merata pada permukaan matriks. Hasil uji penyerapan air yang paling tinggi terjadi pada rasio 85/15 dengan penyerapan air sebesar 4,378%.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi sampah botol plastik yang tidak ter- biodegradable dan untuk mendapatkan komposisi pengisi abu sekam padi dan sekam padi di dalam komposit hibrid LBPKM serta pengaruh penambahan gliserol sebagai plasticizer dalam menghasilkan sifat mekanik seperti kekuatan tarik (tensile strength), kekuatan lentur (flexural strength), kekuatan bentur (impact strength), serta penyerapan air (water absorption) yang terbaik dan di dukung oleh analisa scanning electron microscopy (SEM) dan karakteristik Fourier Transform Infra-Red (FTIR) . Komposit hibrid dibuat menggunakan ektruder pada temperatur 265 o C dengan mencampurkan limbah botol plastik kemasan minuman dengan pengisi sekam padi dan abu sekam padi pada ukuran partikel sekam padi dan abu sekam padi 100 mesh dengan rasio antara matriks dan pengisi 95/5, 90/10 dan 85/15 (b/b) serta ditambahkan gliserol sebagai plasticizer sebanyak 3% dari volume LBPKM pada masing-masing rasio, kemudian di hotpress pada temperatur 265 o C selama 5 menit . Dari karakteristik FT-IR diketahui terdapat gugus O-H, C-H, C=O, dan C-O-C yang menandakan telah terjadinya interaksi antara matriks dengan pengisi . Hasil pengujian sifat-sifat mekanik menunjukkan bahwa LBPKM-abu sekam padi dan sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 diperoleh kekuatan tarik maksimum sebesar 2,717 MPa, nilai modulus Young sebesar 98.964 MPa, pemanjangan pada saat putus sebesar 2,603%, nilai kekuatan lentur diperoleh sebesar 6,619 MPa, nilai kekuatan bentur diperoleh sebesar 1776,4 J/m 2 . Hasil analisa SEM pada komposit hibrid LBPKM-abu sekam padi-sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 menunjukkan penyebaran pengisi yang merata pada permukaan matriks. Hasil uji penyerapan air yang paling tinggi terjadi pada rasio 85/15 dengan penyerapan air sebesar 4,378%.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi sampah botol plastik yang tidak ter- biodegradable dan untuk mendapatkan komposisi pengisi abu sekam padi dan sekam padi di dalam komposit hibrid LBPKM serta pengaruh penambahan gliserol sebagai plasticizer dalam menghasilkan sifat mekanik seperti kekuatan tarik (tensile strength), kekuatan lentur (flexural strength), kekuatan bentur (impact strength), serta penyerapan air (water absorption) yang terbaik dan di dukung oleh analisa scanning electron microscopy (SEM) dan karakteristik Fourier Transform Infra-Red (FTIR) . Komposit hibrid dibuat menggunakan ektruder pada temperatur 265 o C dengan mencampurkan limbah botol plastik kemasan minuman dengan pengisi sekam padi dan abu sekam padi pada ukuran partikel sekam padi dan abu sekam padi 100 mesh dengan rasio antara matriks dan pengisi 95/5, 90/10 dan 85/15 (b/b) serta ditambahkan gliserol sebagai plasticizer sebanyak 3% dari volume LBPKM pada masing-masing rasio, kemudian di hotpress pada temperatur 265 o C selama 5 menit . Dari karakteristik FT-IR diketahui terdapat gugus O-H, C-H, C=O, dan C-O-C yang menandakan telah terjadinya interaksi antara matriks dengan pengisi . Hasil pengujian sifat-sifat mekanik menunjukkan bahwa LBPKM-abu sekam padi dan sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 diperoleh kekuatan tarik maksimum sebesar 2,717 MPa, nilai modulus Young sebesar 98.964 MPa, pemanjangan pada saat putus sebesar 2,603%, nilai kekuatan lentur diperoleh sebesar 6,619 MPa, nilai kekuatan bentur diperoleh sebesar 1776,4 J/m 2 . Hasil analisa SEM pada komposit hibrid LBPKM-abu sekam padi-sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 menunjukkan penyebaran pengisi yang merata pada permukaan matriks. Hasil uji penyerapan air yang paling tinggi terjadi pada rasio 85/15 dengan penyerapan air sebesar 4,378%.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

sintesis zeolit dari abu sekam padi

sintesis zeolit dari abu sekam padi

Hingga saat ini padi masih merupakan produk utama pertanian di negara agraris, termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa beras yang merupakan hasil olahan dari padi merupakan bahan makanan pokok. Sekam padi yang merupakan salah satu produk sampingan dari proses penggilingan padi, selama ini hanya menjadi limbah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sekam padi lebih sering hanya digunakan sebagai bahan pembakar bata merah atau dibuang begitu saja. Padahal dari beberapa penelitian (Houston, 1972; Hara, 1986; Shofiatun, 2000) yang telah dilakukan menunjukkan bahwa abu sekam padi banyak mengandung silika. Pemanfaatan abu sekam padi sebagai sumber silika pada zeolit sintesis merupakan salah satu usaha untuk mendayagunakan sekam padi dan meminimalkan dampak negatif dari pembuangan sekam padi.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

PENGARUH SUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DENGAN VARIASI KOMPOSISI ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-300 - POLSRI REPOSITORY

PENGARUH SUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DENGAN VARIASI KOMPOSISI ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-300 - POLSRI REPOSITORY

Abu sekam padi sebagai limbah pembakaran sekam padi yang mempunyai sifat pozolan dan mengandung silika yang sangat menonjol, bila unsur ini dicampur dengan semen akan menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi (Ika Bali, Agus Prakoso. 2002). Abu sekam padi mengandung senyawa silica (SiO2) sebesar 88,92 % sehingga dapat digolongkan sebagai pozzollan (Dharma Putra, 2006). Abu sekam padi ini termasuk kedalam bahan tambah mineral (additive)yang mengandung pozzolan.

25 Baca lebih lajut

Analisis Penggunaan Abu Vulkanik dan Abu Sekam Padi Pada Stabilisas Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR dan Pengujian Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test)

Analisis Penggunaan Abu Vulkanik dan Abu Sekam Padi Pada Stabilisas Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR dan Pengujian Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test)

Pada penelitian ini akan dibahas tentang stabilisasi tanah lempung dengan penambahan abu vulkanik dan abu sekam padi sebagai bahan stabilisator yang diharapkan dapat memperbaiki sifat-sifat fisis maupun mekanis dari sampel tanah sehingga didapat tanah lempung yang memenuhi syarat teknis penggunaan pada konstruksi dilapangan.

9 Baca lebih lajut

ISOTERM KESETIMBANGAN ADSORPSI TIMBAL PADA ABU SEKAM PADI.

ISOTERM KESETIMBANGAN ADSORPSI TIMBAL PADA ABU SEKAM PADI.

Beberapa peneliti (Proctor et al., 1995; Chang, et al., 2001) telah meng- gunakan abu sekam padi sebagai pemucat minyak goreng dan memberikan hasil yang cukup memuaskan. Hal ini membuka kemungkinan penggunaan abu sekam padi sebagai adsorben untuk keperluan yang lebih luas. Dalam pene-litian ini akan dicoba menggunakan abu sekam padi dalam proses adsorpsi timbal.

6 Baca lebih lajut

SINTESIS ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI PADA TEMPARATUR KAMAR.

SINTESIS ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI PADA TEMPARATUR KAMAR.

Silika yang terdapat di dalam sekam padi bersifat amorf sehingga untuk peleburan abu sekam padi tidak memerlukan waktu yang lama dan temperatur tinggi (Linda Trivana, Sri Sugiarti, dan Eti Rohaeti, 2015). Dengan demikian, abu sekam padi dapat digunakan sebagai sumber silika dalam pembuatan zeolit, baik melalui proses alkali hidrotermal maupun sintesis pada temperatur kamar. Dewasa ini, telah banyak dilakukan penelitian sintesis zeolit dengan memanfaatkan abu sekam padi sebagai sumber silika antara lain zeolit A oleh Sinung Kurny Hadi (1993), Suharno (1994), dan Nur (2001); zeolit Y oleh Didi Dwi Anggoro, Muhamad Amri Fauzan, dan Nanda Dharmaparayana (2007); dan nanozeolit NaA oleh Ghasemi dan Younesi (2011).
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Abstrak - Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi terhadap Sifat Mekanik Beton Busa Ringan

Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Abstrak - Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi terhadap Sifat Mekanik Beton Busa Ringan

Portland adalah 10 – 15% untuk menghasilkan kuat tekan maksimum. Demikian juga Ganesan, et al. (2008) yang menunjukkan bahwa kuat tekan mortar yang menggunakan abu sekam padi akan meningkat sampai 15% penggunaan abu sekam padi, pada penggunaan 30% abu sekam padi kuat tekannya akan sama dengan kuat tekan kontrol dan setelah penggunaan 35% abu sekam kuat tekannya akan turun. Kenaikkan kuat tekan pada beton busa dengan penggunaan abu sekam padi sebagai penganti semen Portland disebabkan karena adanya kadar silika dan ukuran partikel yang sangat halus dari abu sekam padi (Ganesan, 2008). Selain itu abu sekam padi diketahui juga sebagai material yang mempunyai sifat pozolan yang tinggi karena abu sekam padi mempunyai struktur pori yang kecil dengan daerah permukaan yang lebar (Chao-Lung, et al. 2011). Adanya formasi rantai C-S-H yang lebih banyak mengakibatkan berkurangnya sifat Portlandite pada beton busa akibat reaksi yang terjadi antara abu sekam padi dengan Ca 2+ ,
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

KOMPONEN KIMIA DAN FISIK ABU SEKAM PADI

KOMPONEN KIMIA DAN FISIK ABU SEKAM PADI

Penggunaan 10 % abu sekam padi dapat meningkatkan kekuatan tekan concrete yang menggunakan agregat pasir setelah 28 hari curing period sebesar 99,45 MPa dan kekuatan tarik pisah sebesar 7 MPa (Silva et al., 2008). Pembuatan sandcrete block yang dilakukan oleh Oyetola and Abdullahi (2006) menunjukkan bahwa penggantian optimum oleh abu sekam padi pada semen adalah 20 % untuk menghasilkan kekuatan tekan sebesar 36,5 MPa setelah 28 hari curing period. Penggantian 20 % abu sekam padi pada semen untuk mortar yang menggunakan agregat pasir menghasilkan kekuatan tekan mortar sebesar 54 MPa setelah 28 hari curing period (Chindaprasirt et al., 2007). Hasil-hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen efektif menaikkan kekuatan tekan komposit semen pada rasio abu sekam padi terhadap semen (abu sekam padi/semen + abu sekam padi) sebesar 20 % pada agregat batuan tidak reaktif. DTI (2003) menjelaskan bahwa penggunaan abu sekam padi/semen sampai 35 % masih dapat dilakukan untuk mencapai kekuatan tekan maksimum sedangkan penggunaan abu sekam padi/semen + abu sekam padi sebesar 50 % masih cukup efektif tetapi kekuatan komposit semen akan berkurang setelah 28 hari curing period. Ganesan et al. (2008) mengemukakan bahwa penggantian semen sebesar 30 % oleh abu sekam padi tidak
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPOSISI SOLID MATERIAL ABU TERBANG DAN ABU SEKAM PADI PADA BETON GEOPOLIMER  PENGARUH KOMPOSISI SOLID MATERIAL ABU TERBANG DAN ABU SEKAM PADI PADA BETON GEOPOLIMER DENGAN ALKALINE ACTIVATOR SODIUM SILIKAT DAN SODIUM HIDROKSIDA.

PENGARUH KOMPOSISI SOLID MATERIAL ABU TERBANG DAN ABU SEKAM PADI PADA BETON GEOPOLIMER PENGARUH KOMPOSISI SOLID MATERIAL ABU TERBANG DAN ABU SEKAM PADI PADA BETON GEOPOLIMER DENGAN ALKALINE ACTIVATOR SODIUM SILIKAT DAN SODIUM HIDROKSIDA.

Dalam penelitian ini, peneliti menguji pengaruh penggunaan abu terbang dan abu sekam padi sebagai solid material dalam pembuatan beton geopolimer. Alkaline activator yang digunakan adalah Sodium Hidroksida (NaOH) dan Sodium Silikat (Na 2 SiO 3 ). Dengan menggunakan abu terbang kelas F, abu sekam

14 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Ekstraksi - EKSTRAKSI SILIKA DARI ABU SEKAM PADI MENGGUNAKAN PELARUT NaOH - repository perpustakaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Ekstraksi - EKSTRAKSI SILIKA DARI ABU SEKAM PADI MENGGUNAKAN PELARUT NaOH - repository perpustakaan

Abu sekam padi sebagai limbah pembakaran memiliki unsur yang bermanfaat untuk peningkatan mutu beton, mempunyai sifat pozolan dan mengandung silika yang sangat menonjol, bila unsur ini dicampur dengan semen akan menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi (Bali dan Prakoso, 2002). Abu sekam padi apabila dibakar secara terkontrol pada suhu tinggi (500 – 600 o C) akan menghasilkan abu silika yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai proses kimia (Putro, 2007). Menurut Aina (2007) dalam penelitiannya menunjukkan bahwa kristalinitas β -Ca2SiO4 dari abu sekam padi yang diabukan pada temperatur 600 o C, 700 o C, dan 800 o C lebih tinggi dibandingkan dengan kristalinitas β-Ca2SiO4 dari abu sekam padi yang diabukan pada temperatur 900 o C. Pemanfaatan dan aplikasi dari abu sekam padi sebagai sumber silika sangat luas seperti dalam pembuatan semen, keramik dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH pH DAN WAKTU AGING DALAM SINTESIS SILIKA XEROGEL BERBASIS SEKAM PADI

PENGARUH pH DAN WAKTU AGING DALAM SINTESIS SILIKA XEROGEL BERBASIS SEKAM PADI

Berdasarkan penelitian Nuryono [1] kandungan terbesar abu sekam padi adalah silika sebesar 87-97%. Menurut penelitian Kalapathy [2] proses ekstraksi silika dari bahan baku abu sekam padi dapat menggunakan metode pencucian asam menggunakan HCl silika yang diperoleh memiliki kemurnian sebesar 91%. Tingginya kadar silika dalam abu sekam padi dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan material berbasis silika.

7 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Komposisi Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Komposisi Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi

Sekam memiliki kerapatan jenis (bulk densil)1125 kg/m3, dengan nilai kalori 1 kg sekam sebesar 3300 k. kalori, serta memiliki bulk density 0,100 g/ ml, nilai kalori antara 3300 -3600 kkalori/kg sekam dengan konduktivitas panas 0,271 BTU (Houston, 1972). Sekam dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, pakan ternak dan energi atau bahan bakar ataupun sebagai adsorpsi pada logam-logam berat. Sekam tersusun dari jaringan serat-serat selulosa yang mengandung banyak silika dalam bentuk serabut-serabut yang sangat keras. Pada keadaan normal, sekam berperan penting melindungi biji beras dari kerusakan yang disebabkan oleh serangan jamur, dapat mencegah reaksi ketengikan karena dapat melindungi lapisan tipis yang kaya minyak terhadap kerusakan mekanis selama pemanenan, penggilingan dan pengangkutan. ( Haryadi. 2006 ).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SINTESIS DAN KARAKTERISASI BAHAN KERAMIK CORDIERITE DARI ABU SEKAM PADI

SINTESIS DAN KARAKTERISASI BAHAN KERAMIK CORDIERITE DARI ABU SEKAM PADI

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya, serta kemudahan dan kelapangan, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir II dengan judul ”Sintesis dan Karakterisasi Bahan Keramik Cordierite dari Abu Sekam Padi”. Tugas Akhir II ini disusun sebagai syarat untuk mencapai gelar sarjana Sains pada Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.

75 Baca lebih lajut

D3 TS 0906821 Chapter1

D3 TS 0906821 Chapter1

Salah satu zat yang bersifat pozzolan adalah abu sekam padi. Pada daerah penghasil batu bata terdapat limbah berupa abu sekam. Abu Sekam padi mampu menjadi unsur yang mampu meningkatkan kekuatan beton karena mengandung pozzolan yang juga terdapat pada semen. hal ini sejalan dengan pendapat Thomas dan Jones (1970) dalam Lembang (1995), bahwa pada lapisan terluar dari sekam padi terkonsentrasi silika yang tinggi dengan tingkat porositas yang tinggi, ringan dan permukaan eksternal yang luas sehingga sangat bermanfaat sebagai adsorben dan isolator serta kuat tekan beton.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Pengaruh Abu Sekam Padi Dan Abu Boiler Kelapa Sawit Sebagai Campuran Terhadap Kekuatan Beton

Pengaruh Abu Sekam Padi Dan Abu Boiler Kelapa Sawit Sebagai Campuran Terhadap Kekuatan Beton

Dari proses penggilingan padi biasanya diperoleh abu Sekam sekitar 20- 30% dari bobot gabah. Penggunaan energi abu Sekam bertujuan untuk menekan biaya pengeluaran untuk bahan bakar bagi rumah tangga petani. Penggunaan Bahan Bakar Minyak yang harganya terus meningkat akan berpengaruh terhadap biaya rumah tangga yang harus dikeluarkan setiap harinya. Dari proses penggilingan padi biasanya diperoleh abu Sekam sekitar 20-30%, dedak antara 8- 12% dan beras giling antara 50-63,5% data bobot awal gabah. Abu Sekam dengan persentase yang tinggi tersebut dapat menimbulkan problem lingkungan.Oleh karena itu dewasa ini Abu Sekam Padi banyak digunakan sebagai tambahan pada material konstruksi. Abu Sekam Padi merupakan bahan berlignosellulosa seperti biomassa lainnya namun mengandung silika yang tinggi.Silika amorf terbentuk ketika silikon teroksidasi secara termal. Biasanya silika amorf memiliki kerapatan 2.21 gr/cm 3
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...