Akta Pengangkatan

Top PDF Akta Pengangkatan:

AKTA  PENGANGKATAN ANAK

AKTA PENGANGKATAN ANAK

AKTA PENGANGKATAN ANAK SYARAT : 1.Mengisi formulir yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2.Fotokopi Penetapan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama 3.Fotokopi [r]

1 Baca lebih lajut

AKTA PENGANGKATAN ANAK - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

AKTA PENGANGKATAN ANAK - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

Bagi penduduk WNA membawa dokumen imigrasi, SKLD dari Kepolisian dan Surat Keterangan dari Perwakilan Negara yang bersangkutan 7.. Bagi penduduk WNA Tinggal Terbatas membawa SKTT dan pe[r]

1 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PENERBITAN CATATAN PINGGIR PADA AKTA KELAHIRAN SEBAGAI AKIBAT PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA (Studi Penetapan Pengangkatan Anak Di Kabupaten Pemalang)

PELAKSANAAN PENERBITAN CATATAN PINGGIR PADA AKTA KELAHIRAN SEBAGAI AKIBAT PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA (Studi Penetapan Pengangkatan Anak Di Kabupaten Pemalang)

Metode Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, agenda dan sebagainya. Hasil penelitian dari observasi atau wawancara akan lebih kredibel atau dapat dipercaya apabila didukung oleh sejarah pribadi kehidupan dimasa kecil, di sekolah, di tempat kerja, dimasyarakat atau autobiografi (Sugiyono, 2008:83). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan alat pengumpulan data berupa buku-buku, dokumen, serta sumber lain yang relevan guna untuk memperoleh informasi tentang Pelaksanaan Penerbitan Akta Pengangkatan Anak dan Akibat Hukumnya di Kabupaten Pemalang.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

KEABSAHAN PENGANGKATAN ANAK YANG DILAKUKAN DENGAN AKTA NOTARIS TERHADAP HAK MEWARIS” (Studi Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 801 K/Pdt/1986)

KEABSAHAN PENGANGKATAN ANAK YANG DILAKUKAN DENGAN AKTA NOTARIS TERHADAP HAK MEWARIS” (Studi Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 801 K/Pdt/1986)

Hendaknya Notaris menjunjung tinggi nilai kejujuran dan melaksakan Peraturan jabatan Notaris. Notaris tidak seharusnya membuat akta pengangkatan anak tanpa terpenuhinya persyaratan didalam pembuatan akta pengangkatan anak karena mengakibatkan suatu akta tidak sah. Notaris seharusnya melihat kenyataan sikap diantara para pihak yang kedudukannya tidak seimbang. Notaris harus menentukan sikap dan menolak membuatkan akta pengangkatan anak tersebut. Hakim Mahkamah Agung hendaknya menerima permohonan kasasi pemohon. Sehingga tidak merugikan pihak yang pemohon kasasi, maupun terhadap semua kasus lainnya yang sampai menuju pada tingkat kasasi maupun sampai peninjauan kembali. Pemerintah perlu saling melakukan koordinasi dengan lembaga hukum negara dan praktisi hukum guna tercapainya suatu keadilan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa yang seharusnya dilakukan apabila ingin mengangkat seorang anak menjadi anak angkat ialah harus sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak, sehingga anak angkat mempunyai dasar hukum yang kuat apabila ada permasalahan hukum yang timbul mengenai statusnya sebagai anak angkat. Anak angkat yang tidak mempunyai akta pengangkatan menurut Hukum Perdata Barat (BW) dan Hukum Adat bisa mendapatkan harta warisan akan tetapi bila timbul permasalahan hukum antara anak angkat dengan ahli warisnya yang sah maka anak angkat tidak akan mendapatkan warisan karena tidak mempunyai dasar hukum yang kuat. Anak angkat yang mempunyai akta pengangkatan maupun tidak mempunyai akta pengangkatan menurut Hukum Islam bisa mendapatkan harta warisan yaitu dengan menggunakan wasiat wajibah.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Tata Cara Pendirian Firma

Tata Cara Pendirian Firma

Bisa karena pada dasarnya firma adalah bentuk terceil dalam persekutuan ,didalam firma dikenal adanya sekutu aktif dan sekutu tidur yang hanya menyetorkan modal saja ,yang konsepnya sama dengan didalam PT dikenal adanya direksi yang bertindak aktif untuk Ptdan para pemegang saham. Hanya saja untuk menjadi PT firma tersebut harus memenuhi ketentuanyang ada dalam undang – undang nomor 40 tahun 2007tentang perseroan terbatas ,misalnya : modalnya minimal 50juta dan pendirinya harus menggunakan akta otentik,tidak boleh akta bawah tangan

7 Baca lebih lajut

ORDONANSI PERKAWINAN ORANG-ORANG INDONESIA-KRISTEN DI JAWA, MINAHASA DAN AMBON

ORDONANSI PERKAWINAN ORANG-ORANG INDONESIA-KRISTEN DI JAWA, MINAHASA DAN AMBON

(2) Akan tetapi bila para pihak itu menyatakan tidak mampu membayar dengan diperkuat oleh surat keterangan yang di luar Jawa dan Madura dikeluarkan oleh kepala daerah setempat dan di Jawa dan Madura di luar daerah Kasultanan dan Kasunanan oleh bupati dan di daerah Kasultanan dan Kasunanan atau oleh kepala afdeling atau oleh seorang pegawai yang ditunjuk untuk mengeluarkan surat keterangan yang demikian, maka pelaksanaan perkawinan yang dilakukan di luar gedung tempat pembuatan akta-akta catatan sipil tanpa biaya pula.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS HUKUM TENTANG KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DIBAWAH TANGAN

ANALISIS HUKUM TENTANG KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA DIBAWAH TANGAN

Dalam Hukum Acara Perdata, alat bukti sah atau yang diakui oleh hukum salah satunya adalah alat bukti tulisan. Pembuktian dengan tulisan dilakukan dengan tulisan-tulisan otentik maupun tulisan-tulisan dibawah tangan. Tulisan- tulisan otentik berupa akta otentik yang dibuat dalam bentuk yang sudah ditentukan oleh undang-undang, dibuat dihadapan pejabat-pejabat (pegawai umum) yang diberi wewenang dan di tempat dimana akta tersebut dibuat. 2 Akta otentik tidak saja dapat dibuat oleh Notaris, karena undang-undang menentukan kewenangan ini diberikan juga kepada pejabat lain selain notaris yang juga berwenang membuat akta otentik antara lain Pejabat PembuatAkta Tanah (PPAT), Pejabat Lelang dan Pegawai Kantor Catatan Sipil.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

KARAKTERISTIK AKTA RISALAH LELANG SEBAGAI AKTA OTENTIK

KARAKTERISTIK AKTA RISALAH LELANG SEBAGAI AKTA OTENTIK

Notaris berwenang membuat akta Risalah Lelang sebagaimana disebutkan pasal 15 ayat (2) huruf g UUJN, maka Notaris bukan lagi sebagai Notaris akan tetapi terlebih dahulu melepaskansementara atau meninggalkan kedudukannya sebagai Notaris, sehingga Notaris hanya cukup disebut sebagai Pejabat Lelang saja. Dasar hukum yang mengatur Notaris dapat menjabat sebagai Pejabat lelang diatur dalam pasal 7 VI jo. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 175/PMK.06/2010 tentang Pejabat Lelang Kelas II. Notaris sepanjang melaksanakan tugas jabatan sebagai Pejabat Lelang harus berpijak dengan tata cara yang sudah diatur dalam VR dan Peraturan-Peraturan Menteri Keuangan, Notaris tidak dapat membuat akta Risalah Lelang sebagaimana layaknya akta Notariil karena notaris saat menjalankan wewenangnya sebagai Pejabat Lelang meninggalkan jabatannya sebagai Notaris.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Notaris Dalam Pembuatan  Akta Keputusan Rapat Umumpemegang Saham  (Studi Pada PT. Multi Megah Mandiri Di Jakarta Utara)

Tanggung Jawab Notaris Dalam Pembuatan Akta Keputusan Rapat Umumpemegang Saham (Studi Pada PT. Multi Megah Mandiri Di Jakarta Utara)

Dalam Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa PT Multi Megah Mandiri, yang berkedudukan hukum di Jakarta Utara, ini yang dibuat di hadapan Zainal Abidin, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, telah diadakan Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa, pada tanggal 15 (lima belas) Juli tahun 2010 (dua ribu sepuluh), pukul 16.00 WIB (enam belas Waktu Indonesia Barat), bertempat di Kantor Pusat Perseroan, di Jakarta Utara, yang dimana hal ini diatur pada Pasal 15 ayat (1) huruf (g) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 20, tertanggal 16 (enam belas) Juli 2010 (dua ribu sepuluh), tentang perubahan anggaran dasar PT. Multi Megah Mandiri, dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dengan Surat Keputusannya pada Nomor AHU-46458.AH.01.02 Tahun 2008 tertanggal 31 (tiga puluh satu) Juli 2008 (dua ribu delapan), dan terakhir diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 54, tertanggal 15 (lima belas) Desember 2008 (dua ribu delapan) yang anggaran dasarnya terakhir ini telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang di dalam Akta Penyataaan Keputusan Rapat itu
Baca lebih lanjut

207 Baca lebih lajut

HAK INGKAR DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JABATAN NOTARIS DALAM PROSES PERADILAN PIDANA.

HAK INGKAR DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP JABATAN NOTARIS DALAM PROSES PERADILAN PIDANA.

Dalam praktek ditemukan kenyataan bahwa pelanggaran atas sanksi tersebut kemudian dikualifikasikan sebagai suatu tindak pidana. Aspek tersebut di atas sangat berkaitan erat dengan perbuatan. Ada sejumlah persoalan yang terkait dengan masalah substansi atau aturan hukum tersebut, antara lain: apakah tersedia peraturan yang dibutuhkan, apakah rumusan peraturan tersebut cukup jelas dan tegas 5 (lex certa), apakah tidak terjadi kontradiksi dan overlapping antara peraturan yang satu dengan yang lain, apakah tersedia sanksi yang equivalen dengan perbuatan yang dilarang, serta apakah peraturan tersebut masih sesuai dengan realitas sosial yang ada. Berdasarkan konstruksi Hukum Kenotariatan, salah satu tugas jabatan Notaris menurut Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang No 2 Tahun 2014 yaitu “memformulasikan keinginan/tindakan para penghadap/para penghadap ke dalam bentuk akta otentik, dengan memperhatikan aturan hukum yang berlaku”. Kemudian Yurisprudensi Mahkamah Agung (Putusan Mahkamah Agung No. 702 K/Sip/1973, tanggal 5 September 1973) menyatakan: “Notaris fungsinya hanya mencatat/menuliskan apa-apa yang dikehendaki dan dikemukakan oleh para pihak yang menghadap notaris tersebut. Tidak ada
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PERENCANAAN JEMBATAN AIR TIRIS KAMPAR-RIAU (Design of Air Tiris Bridge, Kampar-Riau ) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PERENCANAAN JEMBATAN AIR TIRIS KAMPAR-RIAU (Design of Air Tiris Bridge, Kampar-Riau ) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Pada perhitungan tulangan didasarkan pada momen pengangkatan dengan 1 titik karena momen yang didapat dari 2 titik pengangkatan lebih kecil daripada momen pengangkatan akibat 1 titik. Pada perhitungan tulangan didasarkan pada momen pengangkatan dengan 1 titik.

24 Baca lebih lajut

kn 508 slide teknik penyusunan kontrak

kn 508 slide teknik penyusunan kontrak

AKHIR AKTA Menyebutkan tujuan dibuatnya akta Memenuhi ketentuan UU Bea Meterai Contoh: “Demikianlah sebagai bukti yang sah akta / “Demikianlah sebagai bukti yang sah akta / kontrak i[r]

32 Baca lebih lajut

KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA NOTARIS DENGAN TAMBAHAN MELEKATKAN SIDIK JARI PADA MINUTA AKTA (STUDI PADA NOTARIS DI KOTA TASIKMALAYA) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA NOTARIS DENGAN TAMBAHAN MELEKATKAN SIDIK JARI PADA MINUTA AKTA (STUDI PADA NOTARIS DI KOTA TASIKMALAYA) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Rumusan Masalah yang diteliti dalam tesis ini adalah 1). Bagaimana kekuatan pembuktian Akta Notaris dengan adanya tambahan melekatkan sidik jari penghadap pada minuta akta, 2). Bagaimana kewajiban melekatkan sidik jari penghadap pada minuta akta dipraktekan di kota Tasikmalaya . Tujuan P enelitian tesis ini adalah untuk menganalisis kekuatan pembuktian Akta Notaris dengan adanya tambahan melekatkan sidiik jari penghadap pada minuta akta,dan menganalisis kewajiban melekatkan sidik jari penghadap pada minuta akta di praktekan Notaris di Kota Tasikmalaya.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengertian dan pengaturan alat bukti Per

Pengertian dan pengaturan alat bukti Per

 Syarat formal sebuah akta adalah adanya tanda tangan pada akta tersebut (Ps. 1869 KUHPer). Hal ini bertujuan untuk membedakan kebenaran akta yang dibuat oleh orang yang satu dengan orang yang lain. Jadi, fungsi tanda tangan pada akta adalah untuk yang lain. memudahkan identifikasi dan mencirikan serta mengindividualisir suatu akta. Dengan demikian, karcis kereta api, rekening listrik dan resi tidak termasuk dalam pengertian akta.

9 Baca lebih lajut

PENGUMUMAN 027 01 2011 CAPIL

PENGUMUMAN 027 01 2011 CAPIL

Jadwal Pelaksanaan Pengadaan sbb : : Cetak Security Blangko Akta Kelahiran, Buku Register Akta Kelahiran, Buku Register Akta Kematian dan Buku Register Akta Perkawinan keperluan pada Di[r]

2 Baca lebih lajut

ANALISIS HUKUM TANGGUNG GUGAT NOTARIS SEBAGAI PEJABAT UMUM PEMBUAT AKTA DALAM BIDANG HUKUM KEPERDATAAN | BANGKA | Legal Opinion 5685 18759 1 PB

ANALISIS HUKUM TANGGUNG GUGAT NOTARIS SEBAGAI PEJABAT UMUM PEMBUAT AKTA DALAM BIDANG HUKUM KEPERDATAAN | BANGKA | Legal Opinion 5685 18759 1 PB

Masyarakat membutuhkan jasa notaries untuk meminta dibuatkan akad-akad sebagai alat bukti otentik bagi setiap perbuatan atau hubungan hukum yang oleh para pihak dikehendaki atau oleh undang-undang diharuskan dengan akta otentik. Ketentuan hukum yang menjadi landasan bagi keberadaan notaris di Indonesia adalah pasal 1868 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH. Perdata) yang menyatakan “akta otentik adalah suatu akta yang didalam bentuk yang ditentukan oleh undang-undang, dibuat oleh atau dihadapan pejabat umum yang berwenang untuk itu di tempat di mana akta dibuatnya”.Selama pasal 1868 KUH. Perdata tersebut ada maka eksistensi notaris akan terus mendapat pengakuan dan senantiasa dibutuhkan oleh masyarakat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PERATURAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI NEGARA AGRARIA/KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 1997 TENTANG KETENTUAN PELAKSANAAN PERATURAN PEMERINTAH NO

IMPLEMENTASI PERATURAN KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI NEGARA AGRARIA/KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL NOMOR 3 TAHUN 1997 TENTANG KETENTUAN PELAKSANAAN PERATURAN PEMERINTAH NO

Pembatasan kewenangan PPAT untuk membuat akta pertanahan dalam bentuk bebas diluar dari bentuk blanko akta yang telah ditentukan oleh Kepala BPN. Keterikatan PPAT untuk membuat akta pertanahan dengan cara mengisi blangko akta yang disediakan BPN dianggap mengurangi hakikat dari kedudukan PPAT sebagai pejabat umum. Kedudukan PPAT sebagai pejabat umum dalam sejumlah peraturan perundang-undangan seharusnya PPAT diberikan kewenangan yang sama dengan Notaris untuk membuat aktanya sendiri, bukan sebaliknya mengisi blangko akta.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 4454 documents...