Alat Penilaian

Top PDF Alat Penilaian:

ali muhson penyusunan alat penilaian hasil belajar

ali muhson penyusunan alat penilaian hasil belajar

Penilaian kelas merupakan suatu proses yang dilakukan melalui langkah- langkah perencanaan, penyusunan alat penilaian, pengumpulan informasi melalui sejumlah bukti yang menunjukkan pencapaian hasil belajar peserta didik, pengolahan, dan penggunaan informasi tentang hasil belajar peserta didik. Penilaian kelas dilaksanakan melalui berbagai cara, seperti unjuk kerja (performance), penilaian sikap, penilaian tertulis (paper and pencil test), penilaian proyek, penilaian produk, penilaian melalui kumpulan hasil kerja/karya peserta didik (portfolio), , dan penilaian diri.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PUSAT BIAYA

PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PUSAT BIAYA

Pertumbuhan dan persaingan dunia bisnis dewasa ini mengharuskan perusahaan untuk memandang jauh kedepan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mempengaruhi perkembangan perusahaannya. Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu sistem yang disusun sedemikian rupa sesuai dengan sifat dan kegiatan perusahaan dengan tujuan agar masing-masing unit organisasi dapat mempertanggungjawabkan hasil kegiatan unit yang berada dibawah pengawasannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat penilaian kinerja pusat biaya dan untuk memperoleh gambaran yang jelas bagaimana penerapan sistem akuntansi pertanggungjawaban pada PT Hutama karya (Persero) kota Manado. Data yang digunakanadalah data kualitatif dan kuantitatif, sumber data adalah data primer dan data sekunder. Objek penelitian PT Hutama Karya. Analisa data yang dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan PT Hutama Karya (Persero), struktur organisasinya secara jelas dan tegas memperlihatkan jenjang wewenang dan tanggung jawab yang dilaksanakan dari atasan hingga bawahan. Hal ini terlihat dari struktur organisasi dan penjelasannya yang menunjukkan adanya pembagian tugas dan fungsi yang jelas dari setiap unit organisasi. PT Hutama Karya telah melakukan penyusunan anggaran untuk bagiannya sendiri, yang ditetapkan secara bottom-up, di mana tiap bagian/fungsi terlebih dahulu membuat anggaran untuk kemudian diajukan ke manajemen. Proses pelaksanaan penilaian kinerja pada perusahaan baik, degan adanya pembagian persentase anggaran yang dibandingkan dengan realisasi pada tiap semester.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENERAPAN ALAT PENILAIAN BERBASIS KOMPET

PENERAPAN ALAT PENILAIAN BERBASIS KOMPET

Kemampuan guru dalam memahami teknik penilaian berbasis kompetensi dan penyusunan alat penilaian kompetensi belajar siswa dapat diketahui dari contoh-contoh alat penilaian yang telah disusun guru dan hasil penerapan alat penilaian tersebut dalam penilaian kompetensi siswa. Adapun alat penilaian yang telah disusun guru selama pembimbingan meliputi (1) pedoman penilaian keterampilan berbicara, (2) pedoman penilaian keterampilan membaca nyaring, (3) pedoman penilaian keterampilan menulis, dan (4) pedoman penilaian portofolio. Mengenai pedoman keterampilan mendengarkan dan membaca pemahaman tidak dipaparkan pada kegiatan ini mengingat waktu yang tersedia tidak mencukupi untuk mencakup semua aspek keterampilan berbahasa secara mendalam. Di samping itu, penilaian keterampilan membaca pemahaman dan mendengarkan pada dasarnya tidak jauh berbeda dan pada umumnya sudah sering dilaksanakan oleh guru, sedangkan penilaian yang bersifat performansi, terutama keterampilan berbicara dan menulis masih kurang dipahami oleh guru dan belum secara benar dilaksanakan oleh guru. Oleh sebab itu, dalam kegiatan ini, yang diutamakan atau diprioritaskan adalah keterampilan berbicara, membaca nyaring, dan menulis. Secara rinci, gambaran alat penilaian yang dilatihkan untuk disusun dan diterapkan oleh guru sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DAN NON KEUANGAN

BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA KEUANGAN DAN NON KEUANGAN

Tobing (2007) melakukan penelitian dengan judul “Pendekatan Balanced Scorecard Sebagai Alat Penilaian Kinerja Perusahaan Jasa”. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan perspektif keuangan dapat dikatakan baik dengan rimcian NPM 2005 naik sebesar 0,46% dibanding 2004 dan NPM 2006 turun sebesar 1,36% dibanding 2005. ROA 2004 dan 2005 naik sebesar 0,62% dan ROA 2005 dan 2006 turun sebesar 1,24%. ROI juga mengalami peningkatan karena sudah mencapai target minimal yang ditetapkan perusahaan. Untuk perspektif pelanggan dinilai baik karena dapat mempertahankan pelanggan lama dan bertambahnya jumlah pelanggan baru. Untuk perspektif proses bisnis internal kinerjanya juga baik, ini dapat dilihat melalui promosi lewat internet dan penambahan armada bis baru. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan hasil kinerjanya tidak baik karena karyawan kurang puas dengan manajemen perusahaan dan manajer kurang memberi motivasi kepada karyawannya.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

PENYUSUNAN ALAT PENILAIAN HASIL BELAJAR 2012

PENYUSUNAN ALAT PENILAIAN HASIL BELAJAR 2012

Data yang diperoleh guru selama pembelajaran berlangsung dapat dijaring dan dikumpulkan melalui prosedur dan alat penilaian yang sesuai dengan kompetensi atau hasil belajar yang akan dinilai. Oleh sebab itu, penilaian kelas lebih merupakan proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk memberikan keputusan, dalam hal ini nilai terhadap hasil belajar peserta didik berdasarkan tahapan belajarnya. Dari proses ini, diperoleh potret/profil kemampuan peserta didik dalam mencapai sejumlah Standar Kompetensi dan kompetensi dasar yang tercantum dalam kurikulum.

13 Baca lebih lajut

TEORI DAN KONTRUKSI ALAT PENILAIAN

TEORI DAN KONTRUKSI ALAT PENILAIAN

Keberhasilan belajar mahasiswa dalam suatu mata kuliah sangat dipengaruhi pula oleh motivasi, strategi, minat, niat, dan kiat mahasiswa untuk mencapai hasil yang sebaik mungkin. Upaya mahasiswa yang sungguh-sungguh dan terus-menerus hendaknya dirangsang dengan mengadakan penilaian yang sesering mungkin dan kontinyu. Untuk itu di samping test tertulis yang diselenggarakan pada tengah dan akhir semester, yang biasanya disebut penilaian formal, dosen bisa juga mengadakan penilaian informal sebagai komplemen penilaian formal. Penilaian informal ini berlangsung saat proses belajar mengajar masih berjalan, sehingga dari sini dimungkinkan seorang dosen dapat memperbaiki strategi pembelajarannya sebelum proses perkuliahan berakhir. Pada penilaian informal inilah para dosen bisa mengembangkan pola-pola baru penilaian yang lebih inovatif berhubungan dengan materi perkuliahan atau materi pengajaran yang sedang berlangsung. Pada kesempatan ini akan dibahas juga (terlampir) khususnya metode penilaian melalui concept maps (peta konsep), portfolio, dan pertanyaan- pertanyaan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

S PKK 1204320 Chapter 5

S PKK 1204320 Chapter 5

1. Pembelajaran saku dalam merupakan salah satu materi yang diajarkan pada Mata Kuliah Busana Kerja di Program Studi Pendidikan Tata Busana FPTK UPI. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah praktik yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan pembuatan saku dalam kepada mahasiswa. Untuk mengukur pemahaman pembuatan saku dalam diperlukan alat penilaian. Dan dari hasil identifikasi penelitian, alat penilaian saku dalam yang digunakan saat ini belum terperinci dan belum terdokumentasikan.

Baca lebih lajut

SILABUS EVALUASI PKK.docx

SILABUS EVALUASI PKK.docx

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai pengertian, kegunaan dan tujuan penilaian dalam KBM; prinsip, fungsi dan jenis penilaian; prosedur pengembangan alat penilaian; analisis hasil evaluasi; analisis kehandalan instrumen; pengujian tingkat kesukaran butir soal; pengujian daya pembeda butir soal; sistem penilaian portofolio dan equating; tindak lanjut evaluasi (daya serap, profil ketuntasan belajar, dan peringkat).

4 Baca lebih lajut

S PKK 1203185 Abstract

S PKK 1203185 Abstract

Permasalahan dari alat penilaian kompetensi batik yang digunakan di sekolah ialah kurangnya pengembangan alat penilaian terutama pada aspek penilaian yang digunakan sebagai acuan dalam penilaian kompetensi batik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis alat penilaian kompetensi batik yang digunakan di sekolah meliputi kelengkapan komponen alat penilaian, alat penilaian tahap persiapan membatik, alat penilaian tahap proses kerja membatik, alat penilaian tahap hasil produk membatik (2) mengembangkan alat penilaian praktik pembelajaran kompetensi batik berbasis authentic assessment. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berupa objek yaitu alat penilaian praktik kompetensi batik berbentuk rubrik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumentasi, dan kegiatan expert judgement. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) alat penilaian kompetensi batik yang digunakan di sekolah belum memenuhi kelengkapan komponen alat penilaian, alat penilaian tahap persiapan membatik berada dalam kategori cukup valid, alat penilaian tahap proses membatik berada dalam kategori cukup valid, alat penilaian tahap produk hasil membatik berada dalam kategori cukup valid (2) Pengembangan pada alat penilaian berbasis authentic assessment dilakukan dari mulai bentuk alat penilaian yang semula berbentuk rubrik penilaian menjadi daftar cek, pemberian skor yang semula skala 4 menjadi skala 10. Pengembangan pada tahap persiapan, proses dan hasil produk dilakukan pada indikator yang semula setiap tahap hanya memiliki satu sub indikator menjadi beberapa sub indikator yang disesuaikan dengan kebutuhan penilaian. Hasil pengembangan alat penilaian berbasis authentic assessment menunjukkan bahwa pengembangan pada indikator dapat memperjelas proses pembuatan kain batik yang dilakukan peserta didik serta dapat mengurangi kesalahan proses pengolahan nilai praktik peserta didik sehingga secara keseluruhan alat penilaian yang dikembangkan sudah dapat memotret kegiatan praktik pembuatan kain batik yang dilakukan peserta didik di sekolah. Rekomendasi dari penelitian ini semoga alat penilaian kompetensi batik yang telah dikembangkan dapat menjadi contoh alat penilaian kompetensi batik dan diaplikasikan dalam proses penilaian pembelajaran kompetensi batik di sekolah.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S PKK 1204320 Abstract

S PKK 1204320 Abstract

Studi pendahuluan yang telah dilakukan memperoleh informasi bahwa belum adanya alat penilian pembelajaran saku dalam yang terperinci dan terdokumentasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat penilaian pembelajaran yang dapat digunakan sebagai standar/acuan dalam menilai hasil belajar peserta didik dari mulai tahap persiapan, tahap produksi sampai tahap penilaian produk saku dalam. Alat penilaian pembelajaran saku dalam merupakan format penilaian saku dalam yang disusun secara terperinci, di dalamnya terdapat kriteria-kriteria penilaian untuk setiap tahapan pembuatan saku dalam. Metode yang digunakan pada penelitian ini melalui tahapan studi pendahuluan, melakukan identifikasi, pembuatan desain alat penilaian, uji validitas, dan tahap revisi. Kelayakan alat penilaian pembelajaran diketahui dari hasil uji validitas dari ahli materi dan ahli evaluasi. Hasil uji validitas yang sudah dilakukan menunjukan bahwa alat penilaian pembelajaran saku dalam termasuk ke dalam kategori “Layak” untuk digunakan dengan rata-rata persentase 99,24% dari ahli materi dan 100% dari ahli evaluasi. Alat penilaian pembelajaran saku dalam yang telah dibuat ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menilai hasil belajar peserta didik mengenai pembuatan produk saku dalam pada mata kuliah busana kerja.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Akuntansi dan Pengendalian Pengelolaan K

Akuntansi dan Pengendalian Pengelolaan K

Fungsi utama anggaran bagi pemerintah daerah adalah sebagai alat perencanaan, alat pengendalian, alat kebijakan fiskal, alat penilaian kinerja, alat menciptakan ruang publik, dan alat koordinasi dan komunikasi.Anggaran merupakan rencana kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk satuan moneter, sedangkan akuntansi merupakan kegiatan yang berusaha memberikan informasi mengenai kegiatan yang berkaitan dengan transaksi keuangan.Pada tahap pelaksanaan anggaran, akuntansi mencatat transaksi pelaksanaan anggaran tersebut. Akuntansi anggaran mencatat dan menyajikan akun atau perkiraan operasi dalam format yang sama dan sejajar dengan anggaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK  KOMPETENSI BERBICARA KELAS VII   IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KOMPETENSI BERBICARA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 TERAS.

IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KOMPETENSI BERBICARA KELAS VII IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KOMPETENSI BERBICARA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 TERAS.

Penilaian kelas memiliki beberapa fungsi, menurut Puskur Balitbang Depdiknas dalam Sufanti dan Laili (2012:16) sebagai berikut. (1) Menggambarkan sejauh mana seorang peserta didik telah menguasai suatu kompetensi. (2) Mengevaluasi hasil belajar peserta didik dalam rangka membantu peserta didik memahami dirinya, membuat keputusan tentang langkah berikutnya, baik untuk pemilihan program, pengembangan kepribadian maupun untuk penjurusan (sebagai bimbingan). (3) Menemukan kesulitan belajar dan kemungkinan prestasi yang bisa dikembangkan peserta didik dan sebagai alat diagnosis yang membantu guru menentukan apakah seseorang perlu mengikuti remidial atau pengayaan. (4) Menemukan kelemahan dan kekurangan proses pembelajaran yang sedang berlangsung guna perbaikan proses pembelajaran berikutnya. (5) Sebagai kontrol bagi guru dan sekolah tentang perkembangan peserta didik
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Pengendalian Manajemen Terhadap Penilaian Prestasi Kerja.

Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Pengendalian Manajemen Terhadap Penilaian Prestasi Kerja.

Metode pengukuran kinerja merupakan satu hal penting dalam proses perencanaan dan pengawasan. Melalui pengukuran perusahaan ini dapat memilih strategi dan struktur keuangannya dan menemukan phase out terhadap unit-unit bisnis yang tidak produktif. Selama ini belum dirasakan adanya suatu metode penilaian yang secara akurat dan komprehensif mampu memberikan penilaian secara wajar atas kondisi suatu perusahaan. Dengan adanya system akuntansi pertanggungjawaban ini diharapkan informasi yang didapat dapat membantu dalam menilai prestasi kerja perusahaan. Informasi akuntansi pertanggungjawaban bermanfaat bagi perusahaan sebagai:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Silabus MK Evaluasi Pembelajaran.doc

Silabus MK Evaluasi Pembelajaran.doc

Dalam perkuliahan ini dibahas mengenai pengertian, kegunaan dan tujuan penilaian dalam KBM; prinsip, fungsi dan jenis penilaian; prosedur pengembangan alat penilaian; analisis hasil evaluasi; analisis kehandalan instrumen; pengujian tingkat kesukaran butir soal; pengujian daya pembeda butir soal; sistem penilaian portofolio dan equating; tindak lanjut evaluasi (daya serap, profil ketuntasan belajar, dan peringkat.

2 Baca lebih lajut

Hubungan antara Penilaian Proses dan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Alat-alat Optik

Hubungan antara Penilaian Proses dan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Alat-alat Optik

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan penilaian proses dapat diikuti dengan peningkatan hasil belajar siswa pada ranah kognitif. Kesimpulan penelitian ini sesuai dengan pendapat Indah Nurcahyani dan kawan- kawan yang menyatakan tingkat ketercapaian batas minimal peserta didik lebih besar dari KKM yang ditentukan sekolah. Selain Indah dan kawan-kawan, Syahrul mengungkapkan tentang hasil penelitiannya yaitu (a) terdapat perbedaan unjuk kinerja (prestasi) praktikum mesin listrik mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model Asesmen Autentik Terintegrasi (Model-AAT), (b) dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran mahasiswa dalam mata praktik kuliah, (c) mahasiswa memberi respon positif terhadap penerapan asesmen teman sejawat, karena mereka merasa memperoleh pengalaman yang berharga tentang bagaimana menerapkan model tersebut dalam pembelajaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Penilaian Kitar Hayat LCA Dan Alat Pengu

Penilaian Kitar Hayat LCA Dan Alat Pengu

LCA adalah satu alat pengurusan alam sekitar yang mengenal pasti sumber- sumber digunakan dan sisa-sisa yang dibebaskan dari semua ruang alam sekitar (udara, air dan tanah) dari seluruh kitar hayat (buaian ke kuburan) dari barangan dan perkhidmatan spesifik. Terdapat dua kekuatan spesifik: pertama, oleh kerana peranan komprehensifnya, ia membantu menghindar pemindahan masalah, di mana satu penyelesaian terhadap masalah alam sekitar tertentu menyebabkan kemerosotan dalam bahagian dalam kitar hayat atau bahagian alam sekitar yang lain. kedua, ia mengira untuk sumber-sumber yang digunakan dan sisa-sisa yang dijanakan per unit nilai untuk pengguna, dengan itu membenarkan satu nilai; jenis penilaian impak.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

FANE TRISNA FITRIANA BAB II

FANE TRISNA FITRIANA BAB II

Jadi, dengan mengetahui gambaran perkembangan siswa dapat diketahui pula posisi kemampuan siswa di kelas dibandingkan dengan siswa yang lain. Lalu dengan adanya penilaian dapat diketahui pula seberapa jauh tingkat keberhasilan suatu pembelajaran, dan dapat diketahui pula kekurangan pada pembelajaran yang bersangkutan. Dalam hal ini kekurangan pada pencapaian hasil belajar siswa tidak semata-mata disebabkan oleh siswa, tetapi bisa juga disebabkan oleh program pembelajaran, strategi pembelajaran, maupun dari instrumen penilaiannya. Maka, pihak sekolah memberikan pertanggungjawaban berupa laporan hasil belajar kepada pihak-pihak terkait seperti pemerintah, masyarakat, dan orang tua siswa.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...