Amerika Serikat (wanita)

Top PDF Amerika Serikat (wanita):

PERANAN ALICE PAUL DALAM MEMPEROLEH HAK SUARA BAGI WANITA DI AMERIKA SERIKAT (1910-1920).

PERANAN ALICE PAUL DALAM MEMPEROLEH HAK SUARA BAGI WANITA DI AMERIKA SERIKAT (1910-1920).

Penelitian ini membahas mengenai peran seorang tokoh bernama Alice Paul dalam pergerakan suffrage atau pergerakan menuntut hak suara bagi wanita di Amerika Serikat. Permasalahan dalam penelitian ini ialah mengenai bagaimana latar belakang dari tokoh tersebut sehingga ia menjadi seorang aktifis suffrage, hal-hal yang ia lakukan dalam pergerakannya, serta dampak dari pergerakannya terhadap kehidupan kaum wanita di negara tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode historis. Dalam metode historis terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Dalam mengkaji permasalahan penulis menggunakan pendekatan interdisipliner, dengan meminjam konsep- konsep dari ilmu sosiologi, politik dan psikologi. Sejak kemerdekaannya Amerika Serikat tidak memberikan hak suara bagi kaum wanita. Padahal Negara tersebut sangat menjunjung tinggi kebebasan dan hak individu warganya. Pergerakan suffrage di Amerika Serikat sebenarnya telah ada sejak pertengahan abad ke-19. Akan tetapi gerakan tersebut tidak mendapatkan hasil yang signifikan, hingga memasuki awal abad ke-20. Alice Paul mulai aktif dalam pergerakan suffrage pada tahun 1900-an. Metode pergerakannya dinilai sangat militan, karena itu ia seringkali mendapat kritikan dari masyarakat maupun dari sesama aktifis suffrage disana. Akan tetap metode pergerakannya telah memberikan kemenangan bagi gerakan suffrage di Negara tersebut.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

NAFTA dan Sikap Amerika Serikat Terhadap

NAFTA dan Sikap Amerika Serikat Terhadap

Masyarakat Budaya Politik Amerika Page 5 mengatakan bahwa dampak terbesar dari NAFTA terjadi pada hubungan pola dagang antara Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Meksiko sendiri akan memperoleh banyak manfaat dari bebeaskannya hubungan dagang tersebut. Antara lain, lapangan pekerjaan yang baru dengan masuknya indsutri-industri dari Amerika dan Kanada, serta masuknya modal asing dari anggota pabean NAFTA ke Meksiko.

6 Baca lebih lajut

Diplomasi HI di Amerika Serikat

Diplomasi HI di Amerika Serikat

Perkembangan ekonomi global telah menimbulkan perubahan pada struktur perdagangan ekonomiinternasional. Perubahan struktural yang terpenting ialah menurunnya posisi relatif Amerika Serikat terhadap negara-negara lain. Pada akhir PD II dan praktis selama dasawarsa 1960 AS merupakan satu-satunya raksasa ekonomi dunia. Sistem ekonomi dunia adalah unipolar. Tetapi didorong oleh bantuan ekonomi AS kepada dunia, terutama sekali dalam membangun kembali ekonomi negara-negara industri yang sudah hancur karena perang, ekonomi AS sendiri meningkat secara substansial selama dan sesudah PD II, tetapi perkembangan ekonomi negara-negara lain, khususnya daya saing mereka , meningkat lebih cepat. Ekonomi negara-negara Eropa barat, khususnya Jerman, kemudian Jepang, kedua-duanya bekas musuh utamanya dalam PD II, melejit dengan cepatnya dan memperkecil GAP ekonomi mereka dengan AS. Indikator-indikator berikut memberikan gambar yang meyakinkan: 1
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

PENGUATAN ALIANSI AUSTRALIA-AMERIKA SERIKAT DALAM PEMBANGUNAN PANGKALAN MILITER AMERIKA SERIKAT DI DARWIN

PENGUATAN ALIANSI AUSTRALIA-AMERIKA SERIKAT DALAM PEMBANGUNAN PANGKALAN MILITER AMERIKA SERIKAT DI DARWIN

Seperti dikatakan Kevin Rudd dalam kampanyenya, politik luar negeri Australia di bawah pemerintannya tetap menjaga tradisi hubungan strategis dan historis Australia dengan Amerika Serikat (selain dengan Eropa). Penggantian kepemimpinan di Australia tidak mengubah kebijakan luar negeri Australia dan ketergantungan strategis Australia terhadap Amerika. Kevin Rudd terpilih menjadi perdana menteri pada pemilu nasional Australia 24 November 2007. 4 Rasionalitas pilihan pemerintah buruh Australia memandang ada persamaan skala kepentingan yang besar antara kedekatannya dengan Asia maupun kepentingan menjaga hubungan baik dengan Inggris maupun Amerika Serikat.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM NUKLIR INDIA ERA GEORGE W. BUSH PASCA TRAGEDI 11 SEPTEMBER 2001

PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM NUKLIR INDIA ERA GEORGE W. BUSH PASCA TRAGEDI 11 SEPTEMBER 2001

“11 September 2001, musuh kebebasan melakukan aksi perang terhadap Negara kita. Amerika telah mengenal perang dan mengenai korban perang, tetapi bukan di tengah – tengah kota besar di pagi yang damai. Banyak petanyaan malam ini. Bangsa Amerika bertanya, „Siapa yang menyerang Negara kami?‟. Bukti – bukti yang terkupul menunjuk pada sekelompok organisasi lepas yang berafiliasi dengan organisasi teroris, yang dikenal dengan nama Al-Qaeda. Merekalah yang dituduh sebagai pelaku pemboman USS Cole.Peperangan kita dimulai dari Al-Qaeda dan tidak terhenti disana. Peperangan tidak akan berakhir sampai semua kelompok teroris seluruh dunia ditemukan, di hentikan dan dikalahkan (dikutip dari pidato Presiden Amerika Serikat George W. Bush “War On Terror” tanggal 20 September 2001) “ 3
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Desentralisasi PWP di Amerika Serikat

Desentralisasi PWP di Amerika Serikat

Sangat penting bagi program berbasis Indonesia untuk menyebarkan informasi ke negara-negara di luar Indonesia tentang pembangunan CZM dan pemerintahan y ang baik. Pejabat Amerika Serikat dan para pengelola pesisir merasa t erkejut k etika peserta Indonesia memberi pengarahan mengenai kemajuan dan perkembangan baru berkenaan dengan pengelolaan pesisir dan kelautan di Indonesia. Hal ini menandai pentingnya progr am untuk menyebarkan informasi positif t entang pembangunan perlindungan dan pengelolaan sumberdaya alam ke negara lain. Int eraksi antara profesional pesisir dan kelautan Amerika Serikat dan pesert a SWI Indonesia merupakan aspek keberhasilan SWI. LSM dan media berperan penting dalam mengawali dan melangsungkan pengelolaan pesisir di semua tingkat pemerintahan. LSM di Amerika Serikat memegang peran besar dalam menggerakkan masyarakat mengenai masalah pesisir dan kelautan di tingk at lokal, menyediakan t enaga sebagai relawan untuk mendukung program nasional dan negara bagian, dan penyuluhan menyeluruh baik terhadap penduduk setempat maupun pengunjung wilayah pesisir. Selama lebih dari 30 tahun, LSM, bersama dengan media, telah menjadi konstituensi politis penting yang mempengaruhi kebijakan nasional, negara bagian dan lokal secara mendalam. Proses yang sama sedang berlangsung di Indonesia ketika LSM dan media menemukan kebebasan baru dalam berekspresi. Ada kesempatan luar biasa memanfaatkan k ekuatan LSM dan media untuk menyebarkan informasi secara cepat dan mencapai tingkat penyuluhan masyarakat yang perlu untuk membina program pesisir terpadu di Indonesia. Pemerintah di semua tingkat harus segera menjadikan kedua sekt or t ersebut sebagai mitra untuk mengetahui nilai publik dan menggapai aspirasi masyarakat dalam kaitan dengan sumberdaya pesisir dan kelautan.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

GERAKAN BURUH DI AMERIKA SERIKAT

GERAKAN BURUH DI AMERIKA SERIKAT

Berdasarkan pengamatan saya, referensi sejarah sosial Amerika Serikat khususnya yang terkait dengan gerakan buruh di Amerika Serikat bagian Utara yang ditulis dalam bahasa Indonesia bisa dikatakan langka. Oleh karena itu, buku ini merupakan sumbangan penting dalam menunjang kegiatan belajar-mengajar khususnya untuk mata kuliah Sejarah Amerika Serikat maupun Sejarah Perindustrian. Buku ini dapat digunakan sebagai pegangan dan rujukan bagi mahasiswa, dosen dan peminat sejarah gerakan buruh. Tentu saja apa yang ditulis di sini baru sepenggal dan belum mencerminkan kompleksitas gerakan buruh di Amerika Serikat bagian Utara. Akan tetapi penulisan sejarah memang tidak akan pernah tuntas ditulis sehingga selalu terbuka peluang baru untuk menuliskannya kembali. Karya ini merupakan inspirasi berharga untuk menulis gerakan buruh di Amerika Serikat Abad ke-20, serta membuka peluang- peluang untuk melakukan komparasi sejarah buruh dengan kawasan lain termasuk Indonesia bisa dari penulis yang sama maupun penulis-penulis lain yang meminati. Seiring dengan proses industrialisasi, isu-isu perburuhan akan terus tumbuh aktualitasnya dan dalam konteks demikian kajiah-kajian historis mengenai perburuhan, termasuk yang telah disumbangkan penulis ini, akan memberikan kontribusi berharga kearah pemahaman yang lebih utuh mengenai dinamika sejarah dan pemecahan masalah-masalah perburuhan. Oleh karena itu, terbitnya buku karya IG. Krisnadi ini, sudah sepantasnya disambut dengan pikiran dan tangan terbuka.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Diplomasi HI Di Amerika Serikat

Diplomasi HI Di Amerika Serikat

Tetapi jalan menuju UUD tidaklah lurus dan mudah. Konsep awalnya muncul tahun 1787, itu pun setelah melalui perdebatan alot dan pengalaman enam tahun dalam bentuk kesatuan federal yang lama. Tiga belas daerah koloni dengan negeri Inggris di Amerika menyatakan kemerdekannya dari Negara ibu tahun 1776. Setahun sebelumnya, pecah perang antara daerah-daerah koloni dengan negeri Inggris, sebuah perang kemerdekaan selama enam tahun yang pahit. Masih dalam suasana perang, daerah-daerah koloni sekarang emreka menyebut dirinya Amerika Serikat, merancang sebuah kesepakatan yang mengikat mereka bersama sebagai sebuah bangsa. Kesepakatan itu disebut Pasal-pasal tentang Konfederasi dan Perserikatan (Articles of Confederation and Perpetual Union), dibahas oleh kongres Negara bagian tahun 1777 dan secara resmi ditandatangani Juli 1778. Pasal-pasal tersebut baru mengikat setelah diratifikasi oleh ke 13 negara bagian di Maryland pada tahun 1781.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

ANALISIS PENYADAPAN AMERIKA SERIKAT DAN

ANALISIS PENYADAPAN AMERIKA SERIKAT DAN

Salah satu tugas perwakilan diplomatik adalah mengumpulkan data dengan cara yang sah dan melaporkannya kepada pemerintah negara pengirim. Tugas ini merupakan suatu hal yang utama bagi perwakilan diplomatik di negara penerima, termasuk didalamnya tugas observasi secara seksama atas segala peristiwa yang terjadi di negara penerima. Perlunya laporan ini adalah untuk memperlancar kepengurusan kepentingan negaranya di luar negeri. Hal ini sejalan dengan apa yang di katakan oleh Von Glahn, yaitu: “The basic duty of a diplomat i to report to his goverment on political even, policies, and other related matters”. Kewajiban yang paling mendasar dari seorang diplomat adalah memberikan lapotan kepada pemerintahnya mengenai peristiwa politik, kebijakan-kebijakan, dan masalah-masalah yang terjadi di negara penerima kepada pemerintahnya. Asalkan dalam membuat laporan yang dimaksud, diplomat tersebut tidak mengumpulkan data dari hasil tindakanya sebagai agen rahasia “spionase”, atau data diperoleh secara tidak sah menurut hukum dan kebiasaan internasional. 8 Dari sinilah dapat dikatakan Amerika Serikat dan Australia melakukan
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Kebijakan Amerika Serikat di dalam bidan

Kebijakan Amerika Serikat di dalam bidan

Konflik senjata antara Amerika Serikat dengan Irak pada tahun 2003, ada tiga tujuan yaitu AS ingin menghancurkan senjata pemusnah masal, menyingkirkan ancaman teroris internasional dan membebaskan rakyat irak dari penindasan rezim Saddam Hussein dengan cara memulihkan demokrasi di Irak. Dari tiga alasan tentang masalah Irak yang harus diselesaikan dengan cara AS ( dhancurkan ) ternyata dipenuhi kebohongan, yaitu : Agresi AS ke Irak untuk memusnahkan senjata pemusnah masal adalah upaya AS untuk membohongi masyarakat internasional. Dikatakan oleh Presiden George W. Bush bahwa Irak mempunyai senjata pemusnah atau destruksi missal ( Weapons of mass Destruction ) yang berupa :
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Krisis Finansial Amerika Serikat dan Per

Krisis Finansial Amerika Serikat dan Per

Bappenas memperkirakan tingkat kemiskinan di I ndonesia pada tahun 2009 sebesar 14% , angka tersebut hampir sama dengan angka yang ditargetkan oleh pemerintah sebesar 12% – 14% yang masih lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kemiskinan I ndonesia tahun 2008 yang mencapai 15,4% (Deputi Kemiskinan, Ketenagakerjaan dan UKM Bappenas Prasetijono di Bali 3 Mei 2009). Bila inflasi dapat ditekan di bawah angka 7% , maka penurunan angka kemiskinan akan lebih cepat. Sementara itu untuk angka pengangguran pada tahun 2009 ini di atas 8% (range 8,3% – 8,4% ) dari jumlah angkatan kerja, yang sedikit lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 7% – 8% . Kondisi tersebut di samping akibat krisis global juga dipicu oleh lambatnya realisasi stilmulus dari infrastruktur yang telah direncanakan pemerintah. Manakala DI PA (Daftar I sian Penggunaan Anggaran) selesai, mestinya segera langsung dijalankan, keterlambatan akan berefek negatif. I ntegrasi I ndonesia ke dalam sistem finansial global, memiliki konsekuensi logis, di mana rupiah semakin sensitif terhadap setiap gejolak kegoncangan keuangan global. Melambatnya perekonomian Amerika Serikat yang dilanda krisis finansial telah menimbulkan dampak bagi perekonomian I ndonesia, bahkan menurunkan minat investor global untuk menambah investasi di I ndonesia. Hal ini akan mengakibatkan instability nilai tukar rupiah melemah, karena penurunan capital inflow.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

KRISIS FINANSIAL DI AMERIKA SERIKAT

KRISIS FINANSIAL DI AMERIKA SERIKAT

Dalam menganalisis kasus ini, penulis menggunakan teori merkantilisme yang dirasa cukup tepat dalam memahami krisis finansial yang terjadi di Amerika Serikat. Dengan alasan bahwa bila kita lihat pemaparan di atas sangat jelas bahwa munculnya krisis dan yang bisa menyelesaikannya hanyalah negara sebagai aktor utama. Sesuai dengan teori merkantilisme bahwa negara merupakan aktor utama yang harus bisa menyelesaikan berbagai permasalahn yang terjadi. Penulis menyatakan bahwa negara sebagai penyebab munculnya permasalahan krisis finansial di Amerika Serikat dikarenakan pada masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan pada tahun 1981 sudah meregulasikan kepada lembaga-lembaga keuangan dan investasi. Selain itu, negara mempunyai otoritas untuk memberikan bantuan kepada negara lain demi mempertahankan statusnya sebagai negara core agar ketergantungan negara lain kepada Amerika Serikat terus berlanjut.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

SISTEM PENDIDIKAN di AMERIKA Serikat

SISTEM PENDIDIKAN di AMERIKA Serikat

I.N. Thut dan Don Adams (2005: 255) mengatakan bahwa Pemerintah Inggris menuntut hak territorial untuk semua daerah yang diserahkan kepada tiga belas kolonial induk menyusul Perang Kemerdekaan. Berdasarkan “The Acts of Uniformary and Supremacy” (UU Keserahaman dan Supermasi) raja Inggris bertindak sebagai pelindung kepercayaan yang sah dan beranggapan dirinya mempunyai otoritas mngelola Negara bagian yang dikuasainya. Inggris tidak menjalankan sekolah, tidak menyediakan dukungan sistematis dan teratur untuk pihak-pihak yang mengelolanya. Pendidikan dianggap sebagai tanggung jawab keluarga dan setiap orang bebas membuka usaha di bidang pendidikan sesuai yang mereka inginkan selama upaya itu tidak bertentangan dengan raja. Prinsipnya sekolah adalah milik rakyat. Pola ini memperngaruhi sistem politik dan pendidikan di Amerika Serikat hingga kini.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Diplomasi Publik Amerika Serikat Melalui

Diplomasi Publik Amerika Serikat Melalui

Partnership ‘ . Kunjungan yang dilakukan Hillary Clinton, sekretaris negara Amerika Serikat, pada bulan Februari di tahun tersebut pun tidak lain karena berkaitan dengan pembentukan kerjasama tersebut. Dua tujuan utama yang ingin dicapai melalui kerjasama itu, seperti yang diungkapkan Hillary, yaitu: (1)Meningkatkan jumlah peserta pertukaran pelajar secara dua kali lipat untuk datang ke Amerika Serikat, (2)Meningkatkan hubungan antar lembaga pendidikan di antara kedua negara. 95 Hillary melihat bahwa melalui kerjasama ini, terlebih melalui aspek pendidikan dengan pertukaran pelajar, menjadi aspek penting yang harus selalu diperhatikan untuk kepentingan Amerika Serikat. Terlebih di era globalisasi seperti dewasa ini, smart power dengan penggunaannya melalui diplomasi publik, sangat dibutuhkan dalam pencapaian arah kebijakan luar negeri negara.
Baca lebih lanjut

102 Baca lebih lajut

DIPLOMASI BATIK INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT PADA MASA

DIPLOMASI BATIK INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT PADA MASA

Setelah sukses menyelenggarakan kompetisi membatik pada tahun 2011, pada tahun 2013 juga mengulangi kesuksesan pada tahun 2011, dimana lahir tiga buah desain terbaik yaitu batik yang bertema; Ring of Fire Lighting the Flame of Liberty, North Native America, dan Many Faces Many Voices (KementerianLuarNegeriIndonesia, 2013d). Hasil dari finalis kompetisi ini yang berupa cetak biru pola batik, telah dibuat dan dicetak dalam kain batik yang utuh di Yogyakarta, dan dipamerkan pada acara malam penganugerahan pemenang kompetisi Batik desain Amerika Serikat yang kedua (Gustaman, 2013). Batik merupakan seni melukis dan mewarnai tekstil menggunakan menggunakan lilin pewarna khusus dengan canting atau metode lainnya. Seni tekstil batik dengan segala corak, pola dan desainnya sudah sangat terkenal dan tersebar luas di seluruh Indonesia. Hal ini telah menjadi bagian integral dari identitas budaya Indonesia.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Muhammadiyah di Amerika Serikat ke

Muhammadiyah di Amerika Serikat ke

Lemahnya rasa percaya diri umat Islam Indonesia dan kurangnya semangat ekspansi ke luar negeri inilah di antaranya yang melatarbelakangi pendirian beberapa PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) sejak tahun 2005. Saat ini ada beberapa PCIM yang cukup aktif, di antaranya adalah PCIM Mesir, PCIM Malaysia, PCIM Rusia, dan PCIM Jepang. Penulis secara langsung terlibat dalam pembentukan dan menjadi pengurus awal di dua PCIM, yaitu PCIM Inggris Raya dan PCIM Amerika Serikat. Namun demikian, sepanjang pengetahuan penulis, hingga saat ini belum banyak aktivitas yang dilakukan oleh dua PCIM itu. Di antaranya untuk menghidupkan kembali PCIM Amerika Serikat itulah pada awal bulan Ramadlan ini diselenggarakan semisal muktamar kecil melalui telekonferensi untuk
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pertanian di Amerika Serikat di

Pertanian di Amerika Serikat di

Pertanian kapas dapat dijumpai di Amerika Serikat bagian Selatan. Sesuai dengan cirri-cirinya tanaman kapas ini dapat tumbuh dengan baik di beberapa wilayah Amerika bagian selatan seperti Arizona, New Mexico dan Texas. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada lintang tengah atau sekitar 30-40° LU dan suhu sedang yaitu 14-30°C.Tanaman ini memerlukan curah hujan yang tinggi selama masa tanam, sedangkan masa pemasakan memerlukan curah hujan yang rendah (kering). Ph tanah yang cocok adalah 5,5 – 8 dan tanah yang cukup subur akan mendukung pertanian kapas ini. Daerah Amerika bagian selatan memenuhi syarat-syarat tersebut. Walaupun kebanyakan untuk pertanian kapas ini diperlukan irigasi yang cukup banyak, karena seperti kita tahu bahwa daerah selatan Amerika bagian barat termasuk daerah kering karena merupakan daerah bayangan hujan dari Rocky Mountain. New Mexico dan Texas juga merupakan daerah yang cukup kering karena udara yang lembap dari teluk Mexico tidak sampai pada daerah ini. Namun system irigasi daerah-daerah ini cukup bagus, sehingga mampu menghasilkan kapas yang dalam jumlah besar. Biasanya kapas ini ditanam pada pertengahan musim semi dan dipanen pada ahir musim panas.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Kemiskinan di Amerika Serikat terhadap

Kemiskinan di Amerika Serikat terhadap

Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki tingkat perkembangan paling pesat. Meski memiliki jumlah penduduk yang sangat tinggi, tata kelola dan system perekonomian yang dianut secara umumdapat dikatakan mampu membawa Negara tersebut menjadi Negara adidaya yang memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam perekonomian internasional. Jumlah penduduk Amerika yang banyak, dapat dikatakan sebagai suatu kelemahan sekaligus kelebihan yang dimiliki Negara dunia pertama tersebut. Penduduk dapat menjadi suatu kelebihan ketika investasi sumber daya manusia dapat dijalankan secara optimal sehingga kualitas sumber daya manusia yang ada dapat menjadi subyek sekaligus obyek pembangunan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan. Sedangkan penduduk dapat dikatakan sebagai suatu kelemahan ketika kualitas sumber daya manusia serta infrastruktur pendukung investasi sumber daya manusia kurang optimal. Kondisi tersebut akan memiliki efek yang buruk terhadap pembangunan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

OPERASI KONTRAINSURJENSI AMERIKA SERIKAT SEBAGAI

OPERASI KONTRAINSURJENSI AMERIKA SERIKAT SEBAGAI

Pada awalnya, pasukan tentara Amerika Serikat (AS) berhasil mengusir tentara Spanyol keluar dari tanah Filipina dan menyerahkan Manila kepada Amerika Serikat. Pada saat yang bersamaan, pasukan tentara Filipina juga telah berhasil mengusir Spanyol dari seluruh wilayah Filipina, tetapi Spanyol akhirnya menyerahkan ibu kota Filipina, yaitu Manila ke tangan pasukan tentara AS dibawah Mayjen Wesley Merrit. Pasukan Tentara Filipina berada dibawah perintah Emilio Agunaldo, seorang pemuda berusia 29 tahun yang berpendidikan, serta dikenal sebagai illustrados. Aguinaldo telah memimpin berbagai pemberontakan terhadap kekuasaan Spanyol pada tahun 1896. Aguinaldo yang mengklaim dirinya sendiri sebagai seorang presiden pernah berharap kepada AS bahwa AS akan memfasilitasi kemerdekaan bagi rakyat Filipina.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

REVOLUSI AMERIKA  serikat pasca revolusi (3)

REVOLUSI AMERIKA serikat pasca revolusi (3)

kemerdekaan sebuah bangsa berdaulat yang baru, Amerika Serikat, pada tanggal 4 Juli 1776. Kaum Loyalis Amerika Serikat menolak Deklarasi ini dan berpihak pada Raja; mereka diasingkan dari kekuasaan di mana-mana. Upaya Amerika Serikat untuk memperluas pemberontakan ini hingga Quebec dan Florida tidak berhasil.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...