Analisis asam lemak

Top PDF Analisis asam lemak:

analisis asam lemak bebas

analisis asam lemak bebas

Praktikum analisa asam lemak bebas ini menggunakan minyak sawit dan minyak curah sebagai bahan yang akan dianalisa. Dari hasil praktikum didapatkan hasil bahwa kandungan asam lemak bebas (%FFA) pada minyak curah lebih tinggi dibandingkan dengan minyak sawit. Kandungan asam lemak bebas pada minyak curah yaitu 0,332% sedangkan minyak sawit yaitu 0,163%. Kandungan asam lemak bebas menunjukkan mutu dari suatu minyak goreng sesuai dengan SNI 7709:2012 tentang standar mutu minyak goreng yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Indonesia (BSNI), dimana batas maksimum kandungan ALB pada minyak goreng adalah 0,3%. Tingginya kandungan ALB pada minyak curah menandakan bahwa mutu minyak curah rendah disebabkan karena pada proses pembuatan minyak curah yang mengalami penyaringan sederhana atau bahkan hanya mengalami satu kali penyaringan berbeda dengan minyak kelapa sawit yang bermerk yang melalui tiga tahapan penyaringan. Proses penyaringan pada pembuatan minyak goreng berpengaruh terhadap asam lemak bebas karena pada minyak goreng hanya dilakukan satukali penyaringan masih tersisa paritkel-partikel atau serabut yang berukuran kecil yang tidak bisa hilang jika hanya satu kali penyaringan saja karena berat jenisnya sama dengan minyak sawit. Hal ini sesuai dengan pernyataan Qurrota (2013) yang menyatakan bahwa perbedaan mendasar dari minyak kelapa sawit kemasan dengan minyak kelapa sawit curah adalah pada proses pemurnian, penyulingan, penghilangan bau.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP KOMPOSISI ASAM LEMAK IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) Nurjanah

PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP KOMPOSISI ASAM LEMAK IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) Nurjanah

Metodologi penelitian yaitu pertama1tama dilakukan pengukuran panjang, berat, dan rendemen ikan gurami. Setelah itu dilakukan analisis proksimat analisis kadar air, kadar abu, kadar protein, dan kadar lemak (AOAC 1995) dan analisis asam lemak ikan gurami. Metode analisis asam lemak yang digunakan memiliki prinsip mengubah asam lemak menjadi turunannya, yaitu metil ester sehingga dapat terdeteksi oleh alat kromatografi. Hasil analisis akan terekam dalam suatu lembaran yang terhubung dengan rekorder dan ditunjukkan melalui beberapa puncak pada waktu retensi tertentu sesuai dengan karakter masing1masing asam lemak.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Minyak Biji Krokot Portulaca Oleracea Sebagai Sumber Asam Lemak Esensial Pada Pakan Ikan Mas

Pemanfaatan Minyak Biji Krokot Portulaca Oleracea Sebagai Sumber Asam Lemak Esensial Pada Pakan Ikan Mas

Pengukuran kolesterol darah pada penelitian dilakukan karena tubuh ikan dapat menyintesis sendiri kolesterol yang dibutuhkannya. Masuknya kolesterol yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah dan memberikan beban yang terlalu berat, sehingga dapat merusak arteri. Hasil pada Tabel 6 menunjukkan kadar kolesterol pada semua perlakuan berada pada batas normal yaitu <200 mg/dL (Akoh & Min 2008) dan tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p>0,05). LDL adalah pembawa kolesterol utama dalam darah, jika sel-sel sudah cukup kolesterol, maka LDL diblok masuk ke dalam sel jaringan dan kolesterol tersebut diakumulasi dalam darah membentuk plak arteri (atherosclerosis). Pada Tabel 6 terlihat bahwa pada semua perlakuan LDL tidak terdeteksi. Hal tersebut dikarenakan tingginya kadar HDL di dalam darah yang dapat mencegah terjadinya penimbunan LDL pada dinding pembuluh darah. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Akoh & Min (2008) yang menyatakan bahwa HDL merupakan kolesterol baik, karena HDL tersebut mencari-cari sisa kelebihan kolesterol di dalam darah dan menurunkan kemungkinan pembentukan plak arteri. Ikan mas memiliki kemampuan mengkonversi asam lemak C18:3n-3 menjadi C20:5n-3 dan C22:6n-3 karena di dalam tubuhnya terkandung enzim elongase, Δ5 dan Δ6 desaturase (Mráz 2011). Kemampuan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis asam lemak pakan pada Tabel 3 dan tubuh ikan mas pada Tabel 7. Pada perlakuan P1 terjadi perpanjangan asam lemak dari C18:3n-3 menjadi C20:5n-3 dan C22:6n-3 yaitu sebesar 0,8% dan 2,6% dan hasil tersebut lebih tinggi dibandingkan perlakuan P2 dan P3. Akan tetapi kandungan asam lemak C20:5n-3 dan C22:6n-3 pada perlakuan P0 lebih tinggi dibandingan perlakuan P1 yaitu sebesar 1,1% dan 3,0%. Menurut Bohm et al. (2014) hal tersebut terjadi dikarenakan dalam jangka waktu yang pendek minyak ikan mampu menghasilkan konsentrasi 20:5n-3 dan 22:6n-3 lebih cepat secara signifikan daripada minyak nabati. Codabaccus et al. (2012) juga menambahkan bahwa pakan dengan sumber asam lemak yang berasal dari minyak nabati kandungan asam lemak jenuhnya lebih tinggi yang memudahkan terjadinya pencernaan dan preferensial substrat untuk β-oksidasi sehingga dalam jangka waktu yang pendek mengurangi oksidasi rantai panjang tak jenuh.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Kualitas Minyak Goreng dan Produk Gorengan Selama Penggorengan di Rumah Tangga Indonesia

Kualitas Minyak Goreng dan Produk Gorengan Selama Penggorengan di Rumah Tangga Indonesia

Sampel yang dianalisis adalah minyak goreng setelah digunakan untuk menggoreng ke- 1, 2, 3, dan 4 dan produk tahu yang digoreng menggunakan minyak goreng teresebut (minyak goreng ke- 1, 2, 3, dan 4). Minyak goreng yang digunakan merupakan minyak goreng bermerk yang sering digunakan ibu rumah tangga. Total sampel yang dianalisis sebanyak 24 minyak goreng dan 24 tahu. Analisis kualitas minyak goreng dinilai dari kandungan FFA, nilai peroksida, asam lemak elaidic (trans), laurat, palmitat, oleat dan linoleat. Pada produk tahu kualitas dinilai dari kandungan kadar lemak, asam lemak (elaidic, laurat, palmitat, oleat dan linoleat). Analisis FFA, asam lemak bebas dan peroksida mengacu pada IUPAC 1979 di dalam SNI 01-3555-1998. Analisis asam lemak (elaidic, laurat, palmitat, oleat dan linoleat) menggunakan Gas Chromatography (GC) mengacu pada AOAC1984 butir 28.060/GC di dalam SNI 01-13555-1998. Peralatan GC yang digunakan merk Shimadzu GC-17a, 007 series bonded phase fused silica capillary column no 020711a. Jenis kolom Cyanopropil methylsil (capillary
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Metabolisme Lemak pada Tubuh docx

Metabolisme Lemak pada Tubuh docx

Penyakit Refsum adalah suatu penyakit neurologik yang bersifat herediter, akibat kelainan metabolic yang menyebabkan akumulasi asam finanat yang ditemukan di prosuk susu serta daging dan lemak pemamah biak . Asam fitanat diperkirakan memiliki efek patologis terhadap fungsi membran, prenilasi protein dan ekspresi gen. Terjadi pada oksidasi asam lemak Alfa. Kelainan metabolisme fosfolipid terjadi menyebabkan beberapa penyakit. Penyakit Tay- Sachs disebabkan oleh defisiensi enzim Heksoamindase A, penyakit Fabry defisiensi enzim Alfa- galaktosidase, penyakit Krabbe karena defisiensi enzim Beta- Galaktosidase dan berbagai penyakit lainnya. 1
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Sintesis Poliuretan Melalui Polimerisasi Difenil Metana 4,4 Diisosianat (MDI) Dengan Poliol Hasil Hidroksilasi Minyak Buah Alpukat

Sintesis Poliuretan Melalui Polimerisasi Difenil Metana 4,4 Diisosianat (MDI) Dengan Poliol Hasil Hidroksilasi Minyak Buah Alpukat

Epoksidasi asam lemak tidak jenuh baik sebagai trigliserida, asam lemak bebas maupun dalam bentuk alkil ester asam lemak yang dilanjutkan hidrolisis juga telah dilakukan untuk menghasilkan senyawa poliol, seperti halnya epoksidasi terhadap minyak kacang kedelai dengan asam performiat yang komposisi utamanya sebagai trigliserida asam oleat, linoleat dan linolenat dimana epoksida yang terbentuk diikuti hidrolisis untuk membentuk poliol turunan minyak kedelai seperti pada gambar 2.6 (Godoy et al, 2007).

20 Baca lebih lajut

Analisa Komposisi Asam Lemak dari Buah Alpukat (Persea Americana Mill) dengan Metode Analisa GC-MS serta Ujia Aktivitas Antibakteri

Analisa Komposisi Asam Lemak dari Buah Alpukat (Persea Americana Mill) dengan Metode Analisa GC-MS serta Ujia Aktivitas Antibakteri

Asam anorganik yang digunakan sebagai katalis akanmenyebabkan asam karboksilat mengalami konjugasi sehingga asam konjugat dari asam karboksilat tersebutlah yang akan berperan sebagai substrat. Cara lain dalam pembentukan ester adalah dengan melewatkan HCl ke dalam campuran reaksi tersebut dan direfluks. Cara ini dikenal dengan nama metode Fischer-Spieser. Esterifikasi tanpa katalis dapat juga dilakukan dengan satu molekul asam karboksilat dan satu pereaksi secara berlebih.Pertambahan hasil juga dipengaruhi oleh dehidrasi yang artinya menarik air terbentuksebagai hasil samping reaksi. Air dapat dipisahkan dengan cara menambahkan pelarut yang bersifat non polar seperti misalnya benzen dan kloroform sehingga air yang terbentuk akan segera terikat pada pelarut yang digunakan atau dengan menambahkan molecular (Salomons,2014).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Proses Pembuatan Mono-Digliserida (MDG) dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) Secara Gliserolisis Enzimatis

Proses Pembuatan Mono-Digliserida (MDG) dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) Secara Gliserolisis Enzimatis

Perhitungan berat bahan baku Rantai asam lemak yang paling dominan terkandung dalam minyak RBDPO adalah asam lemak dengan 16 rantai karbon C16 atau asam palmitat serta asam lemak d[r]

28 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Penyimpanan CPO Terhadap Kadar Air Dan Bilangan Peroksida

Pengaruh Waktu Penyimpanan CPO Terhadap Kadar Air Dan Bilangan Peroksida

Lemak dan minyak dapat mengalami ketengikan, karena dapat terhidrolisis dan teroksidasi bila dibiarkan terlalu lama kontak dengan udara. Pada proses hidrolisis, lemak dan minyak akan diubah menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Reaksi hidrolisis dapat mengakibatkan kerusakan lemak atau minyak karena terdapat sejumlah air didalamnya, sehungga menimbulkan bau tengik. Reaksi demikian dikatalisis oleh asam, basa, atau enzim tertentu seperti enzim lipase. Lemak dan minyak yang sangat tengik mempunyai keasaman yang rendah. Proses ketengikan dapar dihambat salah satunya dengan penmbahan zat antioksidan seperti vitamin E, vitamin C, dan hidroquinon (Yazid,2006)
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Proses Metanolisis Degummed Palm Oil (DPO) Dalam Sistem Pelarut Choline Cloride (ChCl) : Gliserol pada Produksi Biodiesel

Proses Metanolisis Degummed Palm Oil (DPO) Dalam Sistem Pelarut Choline Cloride (ChCl) : Gliserol pada Produksi Biodiesel

LAMPIRAN A DATA BAHAN BAKU LA.1 Komposisi Asam Lemak Bahan Baku CPO Hasil Analisis GCMS Dari perhitungan hasil analisis komposisi asam lemak CPO yang ditunjukkan pada Tabel LA.1 di[r]

19 Baca lebih lajut

DEHIDRATASI VIRGIN COCONUT OIL DENGAN SODA ASH UNTUK MEMENUHI STANDAR NASIONAL INDONESIA PADA KELOMPOK TANI BINA WARGA 1 DESA PANCANEGARA KECAMATAN PABUARAN KABUPATEN SERANG

DEHIDRATASI VIRGIN COCONUT OIL DENGAN SODA ASH UNTUK MEMENUHI STANDAR NASIONAL INDONESIA PADA KELOMPOK TANI BINA WARGA 1 DESA PANCANEGARA KECAMATAN PABUARAN KABUPATEN SERANG

Air merupakan salah satu komponen yang menentukan kualitas minyak kelapa murni (VCO). Adanya air di dalam minyak kelapa murni akan menentukan kualitas kemurnian selain kandungan asam lemak tertentu yang tinggi. Oleh sebab itu kadar air di dalam minyak kelapa murni (VCO) harus seminimal mungkin agar mutunya tinggi. Ada banyak cara agar supaya kandungan air di dalam minyak kelapa murni menjadi sangat kecil. Cara yang paling mudah, murah dan aman adalah dengan mendiamkannya dalam waktu yang cukup lama sehingga air terpisah dari minyak. Minyak berada di lapisan atas dan air berada pada lapisan bawah. Karena berat jenis minyak lebih kecil dari pada air maka minyak akan berada diatas dan sebaliknya. Cara ini mendekati sempurna hanya membutuhkan waktu yang lama sehingga bagi para pengusaha hal ini menjadi hambatan di dalam mengejar target produksi yang maksimal. Cara yang lain diantaranya dengan menambahkan zat kimia tertentu yang yang mempunyai sifat tidak suka akan minyak (liofob) sehingga tidak dapat bereaksi dengan minyak. Beberapa zat kimia yang bersifat hidrofil dapat dimasukkan kedalam campuran minyak dalam air dengan maksud agar terjadi penarikan air dari dalam minyak kelapa murni. Dehidratasi merupakan suatu proses menarik air dari dalam larutan. Air yang tersuspensi di dalam minyak membutuhkan waktu yang lama agar dapat terpisah jika hanya mengandalkan pada gravitasi. Untuk mempercepat pemisahan air dari dalam minyak maka dicoba suatu cara dengan menambahkan soda ash ke dalam larutan minyak dalam air. Soda ash akan membantu mempercepat terjadinya proses pemisahan air dari minyak sehingga waktu yang digunakan akan lebih singkat. Sifat soda ash yang hidrofil akan menarik seluruh air dari dalam minyak sehingga menjadi bebas air. semakin kecil kandungan air di dalam minyak kelapa murni semakin lama daya tahan atau keawetannya dalam penyimpanan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Metanol Dan NaOH Terhadap Rendemen Dan Mutu Minyak Jarak Sebagai Substitusi Bahan Bakar Solar (Jatropha curcas L)

Pengaruh Metanol Dan NaOH Terhadap Rendemen Dan Mutu Minyak Jarak Sebagai Substitusi Bahan Bakar Solar (Jatropha curcas L)

Sebagai alternatif bahan bakar minyak, maka minyak biji jarak sudah memenuhi syarat ideal sebuah bahan bakar, yaitu nilai kalorinya 35,58 MJ/kg, bilangan asam 3,08 mg KOH/g, titik nyala 290 0 C, viskositas 50,80 cSt dan densitas 0,0181 g/cm 3 . Minyak jarak berwarna kuning bening, memiliki bilangan iodin tinggi yaitu 105,2 mg yang berarti kandungan minyak tak jenuhnya sangat tinggi, terutama terdiri atas asam oleat dan linoleat yang mencapai 90 % (Trubus,2005).

79 Baca lebih lajut

KANDUNGAN ASAM LEMAK, ZINK, DAN COPPER PADA TEMPE, BAGAIMANA POTENSINYA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT DEGENERATIF?

KANDUNGAN ASAM LEMAK, ZINK, DAN COPPER PADA TEMPE, BAGAIMANA POTENSINYA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT DEGENERATIF?

Jika melihat hubungan perkembangan ekonomi dan penyakit maka Indonesia merupakan negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat sehingga membawa konsekuensi perubahan gaya hidup termasuk kebiasaan makan dan rendahnya aktivitas fisik. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan penyakit yang dahulu didominasi penyakit menular ke penyakit tidak menular atau sering disebut sebagai penyakit degeneratif, misalnya: atherosklerosis, stroke, hipertensi, diabetes mellitus dan penyakit jantung. Ketidaktahuan mengenai gizi khususnya pada makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan didorong dengan menjamurnya makanan siap saji yang cenderung tinggi lemak jenuh namun rendah serat, vitamin dan mineral merupakan faktor
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KADAR NITRIC OXIDE DAN OSTEOKALSIN PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY YANG DIBERI ASAM LEMAK TRANS DOSIS TINGGI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENINGKATAN KADAR NITRIC OXIDE DAN OSTEOKALSIN PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY YANG DIBERI ASAM LEMAK TRANS DOSIS TINGGI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Berdasarkan belum jelasnya keterkaitan maupun patofisiologi pengaruh asupan tinggi asam lemak trans terhadap kadar osteokalsin, maka rumusan masalah penelitian ini : apakah pemberian tinggi asam lemak trans dapat meningkatkan kadar osteokalsin darah melalui agen stres oksidatif NO pada tikus Sprague Dawley.

7 Baca lebih lajut

Kajian terhadap Jamur Pangan Pelawan (Boletus sp.) Khas Indonesia sebagai Sumber Potensial Pangan Fungsional

Kajian terhadap Jamur Pangan Pelawan (Boletus sp.) Khas Indonesia sebagai Sumber Potensial Pangan Fungsional

Hasil analisis menunjukkan bahwa protein merupakan makronutrien kedua tertinggi setelah karbohidrat (Tabel 1). Sebagian besar jamur pangan diketahui sebagai bahan pangan sumber protein yang baik (Liu et al., 2010). Kandungan protein jamur pangan ektomikoriza dari genus Astreus, Craterellus, Heimiella, Lactarius, Phaegyroporus, dan Russula yang dipanen dari alam berkisar antara 14.00-24.20% bk (Sanmee et al., 2003) dan pada jamur pangan ektomikoriza komersial dari genus Boletus berkisar antara 17.18-25.51% bk (Manzi et al., 2004; Barros et al., 2008), sedangkan pada jamur tiram (Pleurotus ostreatus), jamur shiitake (Lentinula edodes), jamur kuping (Auricularia auricula), dan jamur merang (Volvariella volvacea) yang merupakan jamur non-ektomikoriza hasil budidaya ialah antara 4.2-30.4% bk (Chang dan Miles, 2004; Indratininingsih et al., 2004; Reguła et al., 2007). Berdasarkan hasil penelitian, jamur pangan pelawan memiliki kandungan protein yang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan jamur pangan lain baik yang diperoleh dari alam maupun komersial. Hasil analisis komposisi asam-asam amino dapat dilihat pada Tabel 2.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

Sintesis Surfaktan Metil Ester Sulfonat dari Sulfonasi Metil Ester Asam Lemak Minyak Kastor (Ricinus communis L)

Sintesis Surfaktan Metil Ester Sulfonat dari Sulfonasi Metil Ester Asam Lemak Minyak Kastor (Ricinus communis L)

Surfaktan digunakan dalam jumlah besar pada berbagai produk kebutuhan rumah tangga, kosmetik dan farmasi, detergen dan produk-produk pembersih lainnya. Biasanya setelah digunakan, prduk yang mengandung surfaktan tersebut dibuang sebagai limbah yang pada akhirnya akan dibebaskan ke permukaan air. Bidegradasi dan mekanisme penguraian lain sangat diperlukan untuk mengurangi jumlah dan konsentrasi surfaktan yang mencapai lingkungan. Salah satu alternatif untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat penggunaan surfaktan adalah memperluas peggunaan surfaktan alami. Metil ester sulfonat merupakan turunan ester asam lemak yang dibuat secara sintesis adalah surfaktan alami (Brown, 1995).
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas Dari Campuran Palm Fatty Acid Destillate (Pfad) Dan Crude Palm Oil (CPO)

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas Dari Campuran Palm Fatty Acid Destillate (Pfad) Dan Crude Palm Oil (CPO)

Asam lemak bebas adalah asam lemak yang berada sebagai asam bebas tidak terikat sebagai trigliserida. Dalam perhitungan kadar asam lemak bebas minyak sawit dianggap sebagai Asam Palmitat (berat molekul 256). Telah dilakukan Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas dari Campuran PFAD dan CPO (1:4) di PT. PALMCOCO LABORATORIES, dimana analisis ini bertujuan untuk mengetahui kadar asam lemak bebas dari campuran PFAD dan CPO (1:4). Penentuan kadar asam lemak bebas dilakukan dengan titrasi asam basa dengan menggunakan larutan KOH 0,0998 N dengan penambahan indikator phenolptalein. Dalam hasil analisis yang dilakukan diperoleh kadar asam lemak bebas pada PFAD adalah 85,50%-89,11%, pada CPO adalah 4,02%-4,81%, dan pada campuran PFAD dan CPO (1:4) adalah 21,01%-21,14%. Maka dari hasil tersebut diketahui bahwa kadar asam lemak bebas dari CPO, PFAD dan campuran PFAD dan CPO (1:4) memenuhi standar mutu menurut Palm Oil Refiners Association of Malaysia (PORAM).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisa Komponen Asam Lemak pada Minyak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Secara GCMS

Analisa Komponen Asam Lemak pada Minyak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Secara GCMS

Selain nilai gizi yang terkandung didalamnya, pada fraksi lipid ikan menunjukan profil asam lemak yang menarik dengan adanya poly unsaturated fatty acid ω -3 (PUFA) yang telah dipelajari secara luas memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Per bandingan jumlah asam lemak ω -6/ ω -3 pada fosfolipid membran sel dan fosfolipid plasma memainkan peranan penting dalam menentukan fluiditas membran, ekspresi gen, pembentukan sitokin, tingkat lipid dan respon imun, yang semuanya dapat mencegah atau berkontribusi dalam penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, kanker, arthritis, psoriasis, kolitis ulserativa, multiple sclerosis dan gangguan autoimun. Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Bronner(2002) dikutip pada Kartal, (2003) menunjukkan bahwa konsumsi ikan dalam menu makanan dua atau tiga kali dalam satu minggu dapat memberikan asupan asam lemak ω -3 yang cukup dalam mencegah penyakit jantung (Kartal, dkk., 2003).
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Masakan Minang dan Resiko Penyakit Kardiovaskuler.

Masakan Minang dan Resiko Penyakit Kardiovaskuler.

Konsumsi ikan sangat penting dalam mencegah terjadinya aterosklerosis. Asam lemak omega 3 eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) dari ikan terbukti menurunkan VLDL (very low density lipoprotein), menghambat produksi tromboksan, meningkatkan sintesa prostaksilin, menurunkan viskositas darah dan trombosis sehingga menghalangi pengerasan pembuluh darah yang menjadi resiko terjadinya penyakit kardiovaskuler.

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects