analisis tekstur

Top PDF analisis tekstur:

Analisis Tekstur Menggunakan Metode Run

Analisis Tekstur Menggunakan Metode Run

Abstrak - Seiring dengan berkembangnya teknologi pengolahan citra digital, manusia mengiginkan agar mesin, dalam hal ini adalah komputer, dapat mengenali citra seperti layaknya penglihatan manusia. Salah satu cara untuk mengenali citra adalah dengan membedakan tekstur citra tersebut, sehingga citra rumput dan citra jerami dapat dibedakan dengan mudah. Tekstur citra dapat dibedakan oleh kerapatan, keseragaman, keteraturan, kekasaran, dan lain-lain. Karena komputer tidak dapat membedakan tekstur seperti halnya pengelihatan manusia, maka digunakan analisis tekstur untuk mengetahui pola suatu citra digital. Analisis tekstur akan menghasilkan nilai dari ciri atau karakteristik tekstur yang kemudian dapat dioleh oleh komputer untuk proses klasifikasi.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PROPOSAL ANALISIS TEKSTUR UNTUK KLASIFIK

PROPOSAL ANALISIS TEKSTUR UNTUK KLASIFIK

Penelitian ini bertujuan untuk pengenalan pola tanah menggunakan analisis tekstur pada citra grayscale dan ekstrasi fitur warna pada citra warna. Unsur citra grayscale memiliki unsur-unsur entropi, kontras, energi, homogenitas, skala keabuan, dan standar deviasi. Unsur-unsur entropi, kontras, energi, dan homogenitas dikenal dengan teknik analisis tekstur (Haralick: 1973). Unsur warna memiliki unsur warna red, green, dan blue (RGB). Hasil ekstraksi fitur akan menjadi input bagi K-Nearest Neighborhood (K-NN) untuk mengkasifikasikan jenis-jenis tanah.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Analisis Tekstur Stainless Steel (SS) SS 316-L Menggunakan Metode Difraksi Neutron

Analisis Tekstur Stainless Steel (SS) SS 316-L Menggunakan Metode Difraksi Neutron

Telah dilakukan analisis tekstur pada bulk Stainless Steel 316-L (SS 316-L) menggunakan metode difraksi neutron. Keberadaan fasa yang terbentuk didalam cuplikan SS 316-L dianalisis secara kualitatif dengan difraktometer tekstur empat sumbu/difraktometer tekstur (FCD/TD). Data difraksi dianalisis dengan metode penghalusan Rietveld memanfaatkan software MAUD (Material Analysis Using Diffraction). Dalam penelitian ini dipilih sampel standar Silikon 640-d sebagai kalibrasi alat. Dari analisis data kalibrasi alat, diperoleh panjang gelombang neutron sebesar λ= 1,281 ±10 -4 Å dan faktor caglioti U= 0,05±2x10 -2 %, V= 0,22±5x10 -2 %, W= -0,28±2x10 -4 %. Dari analisis pola difraksi diperoleh Reliabilitas faktor profil dengan pembobotan (Rwp) dan Reliabilitas faktor profil yang diharapkan (Rexp) masing-masing adalah 37,91% dan 33,66%. Hasil analisis menunjukkan fitting chi square (χ 2 ) sebesar 1,14. Data difraksi bulk SS 316-L dianalisis dengan memasukkan
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

ANALISIS TEKSTUR TEMBAGA DENGAN TEKNIK DIFRAKSI NEUTRON

ANALISIS TEKSTUR TEMBAGA DENGAN TEKNIK DIFRAKSI NEUTRON

Dari hasil eksperimen difraksi neutron pada batang tembaga secara kualitatif dapat diamati adanya preferred orientation (texture) pada bahan tersebut. Hal ini terlihat dari perbedaan pola difraksi antara Cu serbuk (freely powder dan bulk powder) dengan Cu batang. Dari pola difraksi neutron teramati telah terjadi orientasi kristalit pada <100> dan <110>. Tekstur terjadi karena proses pengerolan. Akibat dari pengerolan itu telah terjadi deformasi plastis yang secara kuantitatif diukur dengan eksperimen tekstur yang direpresentasikan dengan gambar kutub. Dengan perangkat lunak MAUD dan dengan menggunakan metode analisis tekstur E-WIMV diperoleh gambar kutub berdasarkan fungsi distribusi orientasi. Dari gambar kutub disimpulkan bahwa sampel batang tembaga memiliki fiber axis searah <111> dan fiber texture searah dengan <111> dan <100>, dengan kerapatan distribusi orientasi maksimum sebesar 3,37 m.r.d.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis Tekstur Menggunakan Metode Tran (1)

Analisis Tekstur Menggunakan Metode Tran (1)

Pada penelitian ini, digunakan Transformasi Paket Wavelet (TPW) dengan beberapa jenis wavelet induk yaitu: Haar, Daubechies-2, Daubechies-8, Daubechies-10, dan Coiflet-1. Analisis tekstur diawali proses dekomposisi untuk mendapatkan koefisien- koefisien wavelet kemudian dihitung nilai energi setiap tekstur dan dimasukkan ke dalam basisdata. Proses selanjutnya adalah perbandingan energi antara tekstur yang akan diidentifikasikan dengan tekstur yang ada pada basisdata. Langkah terakhir adalah mencari jarak terkecil yang menunjukkan bahwa tekstur masukan termasuk dalam salah satu tekstur yang ada pada basisdata.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS TEKSTUR PADA CITRA MOTIF BATIK UNTUK KLASIFIKASI MENGGUNAKAN K-NN

ANALISIS TEKSTUR PADA CITRA MOTIF BATIK UNTUK KLASIFIKASI MENGGUNAKAN K-NN

Tekstur merupakan elemen penting dari persepsi visual yang dapat digunakan untuk memisahkan daerah menarik dari sebuah image. Tekstur dapat memuat informasi-informasi penting tentang struktur dan relasinya terhadap sekitarnya. Pengertian tekstur adalah keteraturan pola-pola tertentu yang terbentuk dari susunan piksel-piksel dalam citra digital. Salah satu bagian penting dalam analisis tekstur adalah menggunakan matriks pasangan intensitas (Gray Level Co-occurence Matrix/GLCM) yang merupakan matriks keterkaitan dua dimensi. Matriks pasangan intensitas adalah suatu matriks yang menggambarkan frekuensi munculnya pasangan dua piksel dengan intensitas tertentu dalam jarak dan arah tertentu dalam citra. GLCM dapat dihitung menggunakan beberapa arah offset spasial yaitu 0 derajat, 45 derajat, 90 derajat, dan 135 derajat. Dari matriks GLCM yang diperoleh, ciri tekstur dari citra yang digunakan dalam penelitian ini bisa diukur dengan menggunakan fitur-fitur berikut ini (Gonzalez & Woods, 2008).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Analisis Tekstur Menggunakan Metode Tran

Analisis Tekstur Menggunakan Metode Tran

Pada penelitian ini, digunakan Transformasi Paket Wavelet (TPW) dengan beberapa jenis wavelet induk yaitu: Haar, Daubechies-2, Daubechies-8, Daubechies-10, dan Coiflet-1. Analisis tekstur diawali proses dekomposisi untuk mendapatkan koefisien- koefisien wavelet kemudian dihitung nilai energi setiap tekstur dan dimasukkan ke dalam basisdata. Proses selanjutnya adalah perbandingan energi antara tekstur yang akan diidentifikasikan dengan tekstur yang ada pada basisdata. Langkah terakhir adalah mencari jarak terkecil yang menunjukkan bahwa tekstur masukan termasuk dalam salah satu tekstur yang ada pada basisdata.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Kata kunci : MATLAB, kayu, analisis tekstur, statistik, k-NN

Kata kunci : MATLAB, kayu, analisis tekstur, statistik, k-NN

MATLAB (Matrix Laboratory) adalah sebuah bahasa pemrograman untuk analisis dan komputasi numerik dan merupakan suatu bahasa pemrograman matematika lanjutan yang dibentuk dengan dasar pemikiran menggunkan sifat dan bentuk matriks. MATLAB telah berkembang menjadi sebuah software pemrograman yang canggih yang berisi fungsi-fungsi built-in untuk melakukan tugas pengolahan sinyal, aljabar linier, dan kalkulasi matematis lainnya. Pada Tugas Akhir ini akan dijelaskan tentang fungsi MATLAB untuk pengolahan sinyal, khususnya pengolahan citra digital (digital image processing). Dasar struktur data pada MATLAB adalah array, array sendiri merupakan sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama. MATLAB memproses citra sebagai array dua dimensi dimana tiap elemen dari matriks akan sesuai dengan tiap piksel pada gambar yang ditampilkan. Contohnya, pada sebuah citra yang berisikan 200 baris dan 300 kolom dengan warna yang berbeda tiap pikselnya maka pada MATLAB akan tersimpan sebagai matriks 200x300.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KLASIFIKASI CITRA BERDASARKAN TEKSTUR MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERAMBATAN BALIK - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

KLASIFIKASI CITRA BERDASARKAN TEKSTUR MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERAMBATAN BALIK - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Salah satu sifat atau ciri tekstur yang dapat diambil dari statistik nilai intensitas abu-abu di dalam citra yaitu rerata (mean) dan simpangan baku. Rerata (mean) merupakan rerata dari suatu sebaran nilai intensitas citra abu-abu. Simpangan baku (Standard deviation) menunjukkan sebaran nilai intensitas abu- abu. Jika piksel hitam tersebar secara acak pada seluruh bagian citra tanpa struktur yang tetap maka dibutuhkan sebuah ciri untuk mengukur keteracakan dari distribusi intensitas, yang disebut entropi. Ciri lain yang biasa digunakan dalam analisis tekstur adalah energi, yaitu ciri untuk mengukur konsentrasi pasangan intensitas pada matriks kookurensi intensitas. Kontras digunakan untuk mengukur kekuatan perbedaan intensitas dalam citra. Kebalikan dari kontras adalah homogenitas, yaitu untuk mengukur kehomogenan variasi intensitas dalam citra. 2.4 Jaringan Saraf Tiruan
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Substitusi Pati Dalam Pembuatan Bakso Dengan Pati Singkong Termodifikasi (Secara Fosforilasi)

Substitusi Pati Dalam Pembuatan Bakso Dengan Pati Singkong Termodifikasi (Secara Fosforilasi)

Hasil yang terlampir dalam bentuk grafik dapat dilihat pada gambar2, gambar3, dan gambar 4.Hasil dari analisis tekstur menunjukkan bahwa sampel 1 dengan ketidakberadaan reagen STMP pada temperatur reaksi 25 o C memiliki karakteristik kekerasan, keliatan, dan kekenyalan yang paling mendekati karakteristik dari bakso pembanding yang dapat dilihat pada gambar 5. Sedangkan tidak ada kecenderungan untuk setiap sampel pada karakteristik kekerasan, keliatan, dan kekenyalan. Sampel nomor 10 dengan rasio reagen STMP:STPP = 20% :80% pada temperatur reaksi 40 o C memiliki karakteristik kekerasan, keliatan, dan kekenyalan yang paling jauh jika dibandingkan dengan karakteristik kekerasan, keliatan, dan kekenyalan bakso pembanding.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Perbandingan Tepung Tempe dengan Tapioka dan Penambahan Karagenan Terhadap Mutu Burger Petela

Pengaruh Perbandingan Tepung Tempe dengan Tapioka dan Penambahan Karagenan Terhadap Mutu Burger Petela

Data pengamatan analisis tekstur kepadatan g/mm Kombinasi Ulangan Total Rataan 1 2 Total 1743,9169 Rataan 54,4974 Daftar analisis sidik ragam tekstur kepadatan... Data pengamatan an[r]

17 Baca lebih lajut

IDENTIFIKASI KEBERADAAN TUMOR PADA CITRA MAMMOGRAFI MENGGUNAKAN METODE RUN LENGTH - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) M (L2F002552)

IDENTIFIKASI KEBERADAAN TUMOR PADA CITRA MAMMOGRAFI MENGGUNAKAN METODE RUN LENGTH - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) M (L2F002552)

1. Proses perbaikan citra merupakan salah satu faktor penting didalam tugas akhir ini, hal ini dikarenakan citra mammografi asli memiliki kontras yang rendah dan akan menyebabkan kesulitan dalam proses analisis tekstur maupun pada proses klasifikasi.

5 Baca lebih lajut

27. Apresiasi Muzik (Tekstur)

27. Apresiasi Muzik (Tekstur)

EMK Kreatif dan Inovatif BBM - Lagu Suara Kita CD 1 Track 29/30 - Cth audio tekstur nipis CD 2 Track 18 - Vth audio tekstur tebal CD 2 Track 19 Penilaian P&P Refleksi Pada akhir peng[r]

1 Baca lebih lajut

2007 (01) Botol dan tekstur

2007 (01) Botol dan tekstur

Penciptaan karya keramik pada kesempatan ini mendasarkan pada upaya eksplorasi bentuk dan tekstur, sebagaimana telah dikemukakan di depan. Berikut ini merupakan uraian beberapa hal yang menyangkut pertimbangan-pertimbangan upaya pengujudan karya.

9 Baca lebih lajut

Ulasan Karya Serikat Serangga  Dalam Penciptaan Seni Kriya I

Ulasan Karya Serikat Serangga Dalam Penciptaan Seni Kriya I

Karya yang dibuat bermatra tiga dimensional, dibentuk dalam abstraksi kepompong. Setting karya merupakan karya mandiri. Serangga (dalam kepompong) sebagai obyek sentral diwujudkan deformatif, bagian depan dipahat dengan teknik auto relief, badan kepompong dihiasi tekstur yang terinspirasi dari tekstur-tekstur kepompong serangga, serta bulatan-bulatan kecil berwarna hitam dengan teknik inlay , bertekstur kasar. Finishing, kombinasi warna-warna gelap dan natural.

4 Baca lebih lajut

studi proses pembuatan nugget jantung pisang mocaf (nugget tongsangcaf).

studi proses pembuatan nugget jantung pisang mocaf (nugget tongsangcaf).

Bagaimana karakteristik dari nugget tongsangcaf dari segi warna, rasa, tekstur, aroma, kenampakan keseluruhan serta kandungan karbohidrat dan proteinnya?. Bagaimana analisis ekonomi dari[r]

2 Baca lebih lajut

Gusti Ayu Made Wulan Setyananda, I Made Radiawan, Tjokorda Abinanda. S Institut Seni Indonesia Denpasar Alamat: Jalan Nusa Indah. Telp. 0361-227316 Fax. 0361-236100 E-mail: wulansetyananda10gmail.com ABSTRAK - Gypsy : Piper Betle Natural Process - ISI Den

Gusti Ayu Made Wulan Setyananda, I Made Radiawan, Tjokorda Abinanda. S Institut Seni Indonesia Denpasar Alamat: Jalan Nusa Indah. Telp. 0361-227316 Fax. 0361-236100 E-mail: wulansetyananda10gmail.com ABSTRAK - Gypsy : Piper Betle Natural Process - ISI Den

Tumbuhan sirih merupakan salah satu tanaman endemik Indonesia, tanaman ini sudah sangat dikenalbaik penggunaannya sebagai obat-obatan maupun sarana upacara. Peran tumbuhan sirih khususnya pada bagian daunnya yang begitu banyak di negara ini menimbulkan pemantik untuk mencoba mengolah hal baru yaitu menggali dan meriset tumbuhan sirih dan mengadopsinya kedalam sebuah karya busana yang mencerminkan kesuburan Indonesia, menampilkan morfologi tumbuhan sirih dan mengkhususkan proses alami tanaman yang sangat menonjol pada bagian daun seperti terjadinya perubahan warna pada saat daun muda hingga menjadi tua serta perubahan tekstur daun yang akan dianalogikan kedalam bahan pakaianready to wear, ready to wear deluxe, haute couture.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR 4.1 Konsep Program - LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SENI UNTUK ANAK DI KOTA SEMARANG Tema Desain : Arsitektur Berwawasan Perilaku - Unika Repository

BAB IV PROGRAM ARSITEKTUR 4.1 Konsep Program - LANDASAN TEORI DAN PROGRAM PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SENI UNTUK ANAK DI KOTA SEMARANG Tema Desain : Arsitektur Berwawasan Perilaku - Unika Repository

- Tekstur dan Material Tekstur , baik halus maupun kasar akan memberikan kesan berbeda pada suatu ruangatau bangunan.Karena bangunan ini dibuat untuk anak-anak maka pemilihan tekstur [r]

44 Baca lebih lajut

Pembuatan Patty Lembaran Menggunakan Tepung Kaya Protein Dengan Penambahan Zat Penstabil

Pembuatan Patty Lembaran Menggunakan Tepung Kaya Protein Dengan Penambahan Zat Penstabil

Data pengamatan skor tekstur produk patty tempe dan patty kedelai Perlakuan Ulangan Total Rata-Rata Daftar analisis sidik ragam skor tekstur produk patty tempe dan patty kedelai SK d[r]

43 Baca lebih lajut

5. Apresiasi Muzik (Tekstur)

5. Apresiasi Muzik (Tekstur)

EMK Kreatif dan Inovatif BBM - Lagu Suara Kita CD 1 Track 29/30 - Cth audio tekstur nipis CD 2 Track 18 - Vth audio tekstur tebal CD 2 Track 19 Penilaian P&P Refleksi Pada akhir pen[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects