Angka Morbiditas

Top PDF Angka Morbiditas:

Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Morbiditas di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline

Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Morbiditas di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline

Berdasarkan Tabel 8 diketahui bahwa keenam prediktor berpengaruh secara signifikan terhadap angka morbiditas di Jawa Timur. Variabel tersebut adalah kepadatan penduduk, rata- rata lama sekolah, persentase penduduk miskin, Upah Minimum Kabupaten (UMK), persentase rumah tangga Open Defecation (OD) dan persentase rumah tangga dengan jarak sumber air minum ke tempat penampungan kotoran lebih dari 10 meter.

7 Baca lebih lajut

Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Morbiditas Di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline - ITS Repository

Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Morbiditas Di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline - ITS Repository

30,21. Hal ini berarti terdapat 30 penduduk dari 100 penduduk di Jawa Timur yang mengalami keluhan sakit. Angka morbiditas tertinggi terletak pada Kota Kediri yaitu sebersar 41,24, sedangkan angka morbiditas terendah terletak pada Kabupaten Sidoarjo yaitu sebesar 21,12. Kota Kediri mempunyai angka morbiditas tertinggi di Jawa Timur karena sejak tahun 2006 kondisi lingkungan Kota Kediri tercemar oleh polusi. Polusi di Kota Kediri disebabkan oleh limbah berwujud debu putih yang dihasilkan oleh pabrik rokok yaitu PT. Gudang Garam. Tingginya lapisan debu tersebut secara rutin mengakibatkan warga Kota Kediri mengalami gangguan ISPA. Kabupaten Sidoarjo memiliki angka morbiditas terendah disebabkan karena fasilitas kesehatan Kabupaten Sidoarjo yang baik. Fasilitas kesehatan di Kabupaten Sidoarjo diantaranya adalah terdapat 25 rumah sakit dan 13 puskesmas yang dapat menjangkau tingkat kesehatan sampai ke pelosok. Selain itu, pada tahun 2013 Kabupaten Sidoarjo membentuk Program Pembangunan Terpadu Berbasis Kawasan Kemiskinan (PTBK2). Program yang dilaksanakan salah satunya adalah program jamban sehat. 2. Model regresi nonparametrik spline untuk angka
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

PERENCANAAN KEBUTUHAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT PARU JEMBER TAHUN 2013-2015 | Pujianti | Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia 38 114 1 PB

PERENCANAAN KEBUTUHAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT PARU JEMBER TAHUN 2013-2015 | Pujianti | Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia 38 114 1 PB

Dalam penelitian ini dilakukan peramalan (forecasting) angka morbiditas tuberkulosis paru tahun 2013-2015 di Rumah Sakit Paru Jember dengan menggunakan metode analisis tren garis lurus untuk menghitung ramalan angka morbiditas tuberkulosis paru di tahun 2013-2015 dengan langkah awal menentukan jenis pola data dan menentukan indeks waktu pada data yang akan diramalkan. Peramalan dari angka morbiditas tuberkulosis paru diharapkan dapat membantu pihak manajemen rumah sakit dalam melakukan perencanaan kebutuhan fasilitas terkait penyakit tuberkulosis paru.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PERILAKU PEMANFAATAN POSYANDU HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI DAN MORBIDITAS BALITA

PERILAKU PEMANFAATAN POSYANDU HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI DAN MORBIDITAS BALITA

peningkatkan kualitas kesehatan penduduk. Masih rendahnya kinerja pelayanan kesehatan dapat diketahui jika masyarakat masih ada yang melahirkan di rumah dukun dengan pertolongan dukun. Hasil kajian dari data riskesdas diperoleh informasi bahwa hanya sekitar 38 % masyarakat yang memanfaatkan posyandu. Kelancaran dan kesinambungan kegiatan posyandu tergantung kepada konsistensi pembinaan TPG puskesmas dan keterlibatan secara sungguh sungguh bidan di desa. Fungsi bidan desa diharapkan menjadi motivator atau penggerak agar masyarakat sadar gizi dan berperilaku sehat dapat berhasil dengan melakukan pendekatan kemitraan dalam menggalang kerjasama dengan PKK dan kader desa merupakan kunci sukses pelayanan gizi dan kesehatan di posyandu (11) . Pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor langsung yang erat kaitannya dengan kejadian infeksi penyakit atau morbiditas. Selain itu terdapat faktor tidak langsung yang menyangkut masalah ekologi ter- masuk keadaan sanitasi lingkungan yang dapat menyebabkan kesakitan (1) . Faktor tidak langsung ini dapat berkaitan dengan angka morbiditas atau kesakitan. Soekirman mengatakan bahwa penyebab kurang gizi secara langsung selain disebab- kan konsumsi makanan yang tidak seimbang juga karena adanya kejadian penyakit infeksi (4) . Menurut Soekidjo ciri khas dari sistem pelayanan kesehatan masyarakat adalah keikutsertaan masya- rakat atau pengorganisasian masyarakat, upaya ini penting di Indonesia karena ke- terbatasan sumber daya dan dana untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat (5) .
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Vania 22010111120050 LapKTI BAB4

Vania 22010111120050 LapKTI BAB4

Definisi Operasional No Nama Definisi Unit Skala 1 Angka morbiditas pasien operasi ganti katup jantung Jumlah pasien operasi bedah jantung ganti katup yang mengalami komplikasi p[r]

7 Baca lebih lajut

Morbiditas dan Multi Morbiditas Pada Kelompok Lanjut Usia di Indonesia

Morbiditas dan Multi Morbiditas Pada Kelompok Lanjut Usia di Indonesia

Meningkatnya populasi lansia di Indonesia sudah diprediksi sejak jauh hari. Adanya peningkatan jumlah populasi lansia menimbulkan masalah kesehatan masyarakat yaitu tingginya angka morbiditas dan multi morbiditas. Dari hasil Riskesdas 2007 dan 2013, diketahui ada 6 penyakit tidak menular yaitu diabetes mellitus, hipertensi, jantung koroner, strok, penyakit sendi, dan gangguan mental emosional yang umum terjadi pada lansia. Selain ke 6 penyakit tersebut di atas, diketahui juga ada 4 penyakit menular yaitu ISPA, pneumonia, tuberkulosis, dan diare. Tingginya angka morbiditas penyakit menular dan tidak menular juga mengindikasikan adanya multi morbiditas pada lansia. Dari hasil Riskesdas 2007 hanya 13% lansia yang sehat, 34,8% menderita satu jenis penyakit, dan 52,2% menderita dua jenis penyakit atau lebih (multi morbiditas). Multi morbiditas mengakibatkan lansia semakin menderita, kualitas hidup menurun dan tingkat mortalitas pun meningkat, dalam lingkup yang lebih luas menimbulkan beban sosial dan ekonomi. Upaya pokok penanggulangan masalah multi morbiditas adalah dengan adanya perubahan kebijakan terhadap pelayanan kesehatan lansia yang dilakukan secara merata dan berkesinambungan di sentra pelayanan kesehatan dasar.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Survei Kebutaan Dan Morbiditas Mata Di Jawa Barat 2005.

Survei Kebutaan Dan Morbiditas Mata Di Jawa Barat 2005.

Kelainan refraksi dan penyakit pencegahan buta katarak dan skrining kelainan degenerasi (katarak) serta pterigium refraksi/penyuluhan perlunya kacamata sangat mendominasi angka morbiditas mata. relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat dalam Sedangkan parut kornea dan infeksi kon yungtiva rangka peningkatan kualitas hidup sesuai merupakan sisa penyakit masa lampau dan dengan misi pemerintah untuk membuat rakyat penyakit infeksi mata umum yang dapat terjadi sehat.

10 Baca lebih lajut

FINAL Modul Sesi 1 ADVOKASI Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data Mempertajam Intervensi Kebijakan 1

FINAL Modul Sesi 1 ADVOKASI Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data Mempertajam Intervensi Kebijakan 1

Program/kegiatan penanggulangan kemiskinan, terutama melalui perlindungan sosial, bisa lebih efektif jika secara langsung ditujukan kepada rumah-tangga atau individu miskin dan rentan sesuai karakteristik kebutuhan mereka. Jika faktor kurangnya biaya pendidikan teridentifikasi sebagai akar masalah rendahnya angka partisipasi sekolah di suatu wilayah, maka anak-anak dari keluarga miskin dan rentan di wilayah itu harus menjadi sasaran utama beasiswa pendidikan. Demikian pula, jika tingginya angka morbiditas diketahui bersumber dari masalah tingginya proporsi penduduk dengan pengobatan sendiri—karena ketidakmampuan untuk mengakses layanan fasilitas kesehatan—maka warga miskin dan rentan di wilayah tersebut harus menjadi sasaran utama program jaminan kesehatan.
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

Serological Diagnosis of Brucellosis using Brucella Coombs Gel Test Method

Serological Diagnosis of Brucellosis using Brucella Coombs Gel Test Method

akibat rendahnya produktivitas hewan serta biaya pengobatan yang mahal akibat pengobatan yang lama pada manusia.4,5 Selain itu,brucellosismenyebabkan angka morbiditas yang cukup tinggi [r]

5 Baca lebih lajut

Perilaku Suami Terhadap Pencegahan diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sarudik Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2012

Perilaku Suami Terhadap Pencegahan diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sarudik Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2012

Saat ini morbiditas (angka kesakitan) diare di Indonesia merupakan yang tertinggi di antara negara-negara di Asean (kalbe.co.id).Walaupun angka mortalitasnya telah menurun tajam, tetapi angka morbiditas masih cukup tinggi, Penanganan diare yang dilakukan secara baik selama ini membuat angka kematian akibat diare dalam 20 tahun terakhir menurun tajam tetapi lama diare serta frekuensi diare pada penderita belum dapat diturunkan(Lisaira, 2002).

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Terapi Sinbiotik dan Nonsinbiotik terhadap Lama Rawat Inap pada Balita dengan Diare Akut di Rumah Sakit Immanuel Bandung Periode Januari 2013 - Desember 2013.

Pengaruh Terapi Sinbiotik dan Nonsinbiotik terhadap Lama Rawat Inap pada Balita dengan Diare Akut di Rumah Sakit Immanuel Bandung Periode Januari 2013 - Desember 2013.

Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi terutama pada balita.Diare merupakan urutan pertama penyebab pasien menjalani rawat inap di rumah sakit.Saat ini banyak penelitian yang membuktikan bahwa penambahan probiotik dan prebiotik dapat memperbaiki keadaan pasien diare dan mempengaruhi lama rawat inap di rumah sakit.Kombinasi probiotik dan prebiotik disebut sinbiotik, dapat memberikan efek yang lebih baik daripada pemberian probiotik dan prebiotik secara tunggal, atau tanpa keduanya.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KEISTIMEWAAN ANGKA 7 dalam angka

KEISTIMEWAAN ANGKA 7 dalam angka

I’jaz menurut bahasa adalah kemukjizatan. Sedangkan ‘adadi berasal dari kata ‘adad yang merupakan isim(kata benda) dari bentuk fi’il (kata kerja) ‘adda yang bermakna hasaba dan al- ihsha’ (menghitung). Menurut Ibn Manzhur, ‘adada berarti menghitung sesuatu, sementara ‘adad sendiri adalah ukuran (miqdar dan mablagh) dari sesuatu yang dihitung. Tambahan huruf ya’ al- nisbah dibelakang kata ‘adad berfungsi kepada penisbatan kepada jenis, atau berkaitan dengan ‘adad. Jadi secara bahasa penegertian ‘adadi adalah berkaitan dengan hitungan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata adad diartikan dengan kata bilangan dan jumlah. Jika ditambahkan dengan ya’ al-nisbah maka menjadi berkaitan dengan angka atau bilangan tertentu. Dengan demikian secara istilah didefinisikan i’jaz ‘adadi adalah kemampuan mukjizat yang dimiliki al- Qur’an dalam segi angka atau bilangan tertentu. 5
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

SKRIPSI PENGARUH IMUNISASI TERHADAP TINGKAT MORBIDITAS  Pengaruh Imunisasi terhadap Tingkat Morbiditas dan Status Gizi (IMT/U) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Polokarto Sukoharjo.

SKRIPSI PENGARUH IMUNISASI TERHADAP TINGKAT MORBIDITAS Pengaruh Imunisasi terhadap Tingkat Morbiditas dan Status Gizi (IMT/U) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Polokarto Sukoharjo.

Latar Belakang : Angka kematian bayi dan balita yang tinggi di Indonesia menyebabkan turunnya derajat kesehatan masyarakat. Penyebab angka kematian yang tinggi adalah morbiditas yang tinggi. Morbiditas merupakan masalah kesehatan penting terutama bagi anak-anak di bawah 5 tahun karena pada masa ini sistem imun anak dibentuk. Imunisasi merupakan upaya memberikan kekebalan tubuh pada bayi dan anak untuk mencegah penyakit tertentu sehingga anak tidak mudah terkena infeksi yang akan berpengaruh terhadap status gizinya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANGKA KREDIT    artinya angka artinya angka

ANGKA KREDIT artinya angka artinya angka

Untuk penjaminan mutu keilmuan, penilaian kenaikan jabatan akademik menjadi Profesor selain kecukupan angka kredit dan pemenuhan syarat publikasi karya ilmiah, juga mempertimbangkan keterkaitan antara bidang ilmu penugasan Profesor yang diusulkan dengan kualifikasi akademik Doktor, karya ilmiah yang diperoleh sebelum dan setelah mencapai gelar doktor. Dengan demikian Perguruan Tinggi dan/atau Kopertis mempunyai kewajiban menjamin kesesuaian antara pendidikan S3, karya ilmiah, dan bidang ilmu penugasan seperti pada Gambar 1.

53 Baca lebih lajut

 dalam angka dalam angka dalam angka

dalam angka dalam angka dalam angka

xvi  Kecamatan Mapanget Dalam Angka, 2012 2.13 Nama – Nama Pegawai Kelurahan Pandu 18 2.14 Banyaknya Lingkungan Di Kecamatan Mapanget Tahun 2011 19 3.1 Banyaknya Penduduk Dan Rumah [r]

68 Baca lebih lajut

PREDIKSI KEBUTUHAN TEMPAT TIDUR BANGSAL KELAS 3 BERDASARKAN INDIKATOR BARBER JOHNSON TAHUN 2016-2021 di RSUD KABUPATEN BREBES - UDiNus Repository

PREDIKSI KEBUTUHAN TEMPAT TIDUR BANGSAL KELAS 3 BERDASARKAN INDIKATOR BARBER JOHNSON TAHUN 2016-2021 di RSUD KABUPATEN BREBES - UDiNus Repository

Hari perawatan (patient day) merupakan jumlah pasien yang ada saat sensus dilakukan ditambah dengan pasien yang masuk dan keluar pada hari yang sama pada hari sensus diambil. Angka ini dapat menunjukkan beban kerja unit perawatan dalam suatu periode waktu tertentu.

13 Baca lebih lajut

Merauke Dalam Angka dalam angka

Merauke Dalam Angka dalam angka

Tabel 4.1.11 Jumlah Sekolah, Ruang Belajar, Murid, Guru dan Rasio Murid Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Negeri Menurut Kecamatan di Kabupaten Merauke, 2016 Number of State Senior High[r]

425 Baca lebih lajut

ANGKA KELAHIRAN DAN ANGKA KEMATIAN

ANGKA KELAHIRAN DAN ANGKA KEMATIAN

Ada 3 bent uk p ira m ida penduduk secara u m u m , ya it u 1. Ekspans if (m uda) 2. St as ioner ( dewasa) 3. Konstr uktif (tua) 1. P ira m ida ekspans if, d isebut ju ga p ira m ida penduduk muda C ir i-c ir i: Angka ke lah iran sangat t ingg i Ke lo m pok ter besar ada lah penduduk us ia m uda Cont oh : negar a ber ke m b ang I ndones ia, Kenya, I nd ia 2. P ira m ida stas ioner, d isebut juga p ira m ida penduduk de wasa C ir i-c ir i Angka ke lah iran dan ke m atian re lat if se im bang J u m lah penduduk us ia tua dan m uda se im bang Cont oh : negar a er opa bar at I nggr is, Be landa, Per anc is, Ita lia 3. P ira m ida konstr ukt if, d isebut juga p ira m ida penduduk t ua C ir i-c ir i Angka ke lah iran leb ih t ingg i d iband ingkan ke m atian J u m lah penduduk us ia tua leb ih banyak Cont oh negar a: negar a m aju J epang, J erm an, S wed ia
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Rahasia Dibalik Angka Dibalik Angka Dibalik Angka

Rahasia Dibalik Angka Dibalik Angka Dibalik Angka

Di dalam Flying Book yang ditulis oleh KH. Fahmi Basya, bilangan 165 ditafsirkan memiliki arti yang khusus. Angka 1 berarti Tuhan, tertuang dalam konsep Ihsan. 6 berarti Rukun Iman dan 5 merupakan Rukun Islam. Angka 165 itu ternyata juga muncul ketika kita melaksanakan zikir di setiap ba’da shalat fardhu. Nabi memerintahkan kita untuk berzikir dengan mengucap Subhanallaah sebanyak 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, dan Allaahu Akbar juga 33 kali. Dalam hadis sahih riwayat Muslim dari Abu Hurairah juga dari Qutaibah, Rasul bersabda, “Sukakah kamu kuajarkan suatu amal yang dapat memperoleh pahala orang-orang dahulu serta mendahului orang-orang sesudah kamu dan tidak akan ada orang yang lebih mulia dari kamu melainkan orang yang mengamalkan seperti amalmu, sabda Rosul: Hendaklah kamu tasbih, takbir dan tahmid masing-masing 33 kali setiap selesai shalat.”
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengenalan Teori Angka Teori Angka Teori Angka

Pengenalan Teori Angka Teori Angka Teori Angka

Perlu dicatat bahwa sebuah bilangan secara relative telah dikomparasi untuk mengalikan faktor – factor secara bersama untuk mendapatkan bilangan. Faktorisasi prima dari sebuah angka "n" adalah ketika bilangan tersebut ditulis sebagai produk dari bilangan prima.

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...