asam-asam lemak

Top PDF asam-asam lemak:

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Sabun SN 8020 di PT SOCI MAS dengan Metode Titrasi Asam-Basa

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas Pada Sabun SN 8020 di PT SOCI MAS dengan Metode Titrasi Asam-Basa

Lemak hampir sebagian besar mengandung ester-ester dan pada dasarnya lemak mempunyai komposisi yang sederhana.Ester- ester lemak adalah non- volatil dan tak berbau,tetapi memiliki semua sifat-sifat yang karakterisitik dari ester-ester pada umumnya.Seperti dikatakan di muka bahwa lemak terbentuk dari gliserol yang dapat mengadakan penggabungan dengan asam-asam organik yang disebut asam-asam lemak membentuk rangkaian alifatik yang lurus.Hampir selalu asam-asam yang membentuk lemak mempunyai jumlah atom C genap permolekulnya,biasanya antara C 18 hingga C 24 .Minor substituen ini meliputi
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sejarah Kelapa Sawit - Penentuan Persentase Kehilangan Minyak (Losis) CPO yang Terdapat pada Ampas (Fieber) di PTP. Nusantara IV (Persero)Unit Kebun Pabatu Tebing Tinggi

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sejarah Kelapa Sawit - Penentuan Persentase Kehilangan Minyak (Losis) CPO yang Terdapat pada Ampas (Fieber) di PTP. Nusantara IV (Persero)Unit Kebun Pabatu Tebing Tinggi

Minyak dan lemak dalam bentuk umum tidak berbeda trigliseridanya, hanya yang berbeda dalam bentuk (wujud). Disebut minyak jika berwujud cair pada suhu kamar dan lemak jika berwujud padat pada suhu kamar.Titik leleh minyak dan lemak tergantung pada strukturnya, biasanya meningkat dengan bertambahnya jumlah atom karbon. Banyaknya ikatan rangkap atom karbon juga berpengaruh, dimana semakin banyak ikatan rangkap atom karbon lemak akan semakin cair di dalam suhu kamar.Sedangkan trigliserida yang kaya akan lemak jenuh seperti asam stearat dan palmitat berwujud padat. Semua jenis lemak tersusun oleh asamasam lemak yang terikat oleh gliserol. Di bawah ini adalah struktur umum kimia minyak dan lemak.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Penetapan Bilangan Asam dan Bilangan Penyabunan serta Kadar Asam Lemak Bebas pada Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Penetapan Bilangan Asam dan Bilangan Penyabunan serta Kadar Asam Lemak Bebas pada Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil)

Minyak dan lemak memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Sebagaimana diketahui. Lemak memberikan energi kepada tubuh sebanyak 9 kalori tiap gram lemak.. Asam-asam lemak esensial dapat mencegah timbulnya gejala arthero sclerosis, karena penyempitan pemuluh-pembuluh darah yang disebabkan oleh tertumpuknya kolesterol pada pembuluh-pembuluh darah tersebut (Ketaren, 1986).

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Waktu Penyimpanan CPO Terhadap Kadar Air Dan Bilangan Peroksida

Pengaruh Waktu Penyimpanan CPO Terhadap Kadar Air Dan Bilangan Peroksida

Komponen minyak umumnya terdiri dari triglisserida yang memiliki banyak asam-asam yang tidak jenuh, sedangkan komponen lemak memiliki asam- asam lemak yang jenuh. Misalnya minyak kelapa sawit (crude palm oil) dapat dipisahkan secara pendinginan antara bagian yang banyak mengandung asam lemak tak jenuh yaitu yang berupa minyak yang banyak mengandung asam lemak jenuh yaitu berupa lemak yang banyak dijual dipasaran sebagai minyak padat dengan berbagai merek.

17 Baca lebih lajut

Pembuatan Monooleilgliserol Dan Dioleilgliserol dari Esterifikasi Asam Oleat dengan Gliserol menggunakan katalis 1,1-dimetil- 1,1,2,2- tetrafenilsulfonatodisilana

Pembuatan Monooleilgliserol Dan Dioleilgliserol dari Esterifikasi Asam Oleat dengan Gliserol menggunakan katalis 1,1-dimetil- 1,1,2,2- tetrafenilsulfonatodisilana

Asam lemak terbagi dua yaitu asam lemak jenuh dan tak jenuh. Dalam bahan pangan, asam lemak jenuh yang paling banyak ditemukan adalah asam palmitat, yaitu 15% - 50% dari seluruh asam lemak yang ada, sedangkan asam stearat paling banyak pada lemak atau minyak dari biji-bijian. Asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid), di datangkan dari luar tubuh, umumnya tidak dapat disintesa sendiri oleh tubuh. Asam jenis ini biasa dikenal dengan asam lemak esensial, misalnya asam oleat, linoleat, dan linolenat, yang banyak terdapat pada minyak sayur, minyak jagung, minyak kacang, kedelai, dan alpukat. Asam lemak esensial ini berfungsi untuk membantu proses pertumbuhan, selain itu dapat mempertahankan kesehatan kulit terutama mencegah terjadinya peradangan kulit (Marsetyo, 1991).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PROFIL ASAM AMINO DAN ASAM LEMAK KERANG BULU (Anadara antiquata)

PROFIL ASAM AMINO DAN ASAM LEMAK KERANG BULU (Anadara antiquata)

Taurin memiliki dua peran utama dalam metabolisme manusia, yaitu taurin sebagai neurotransmitter dan sebagai pengemulsi asam empedu. Secara medis, taurin dapat menyembuhkan hepatitis akut. Pemberian taurin sebanyak 4 gram 3 kali sehari dapat menurunkan bilirubin dan asam empedu total secara signii kan (Matsuyama et al. 2001). Taurin juga dapat mengobati penyakit jantung. Orang yang menderita gagal jantung mengalami kemajuan kesehatan dengan melakukan terapi taurin dalam jumlah 3 sampai 5 gram per hari. Menurut Nakaya et al. (2000), taurin sangat efektif dalam meningkatkan metabolisme kolesterol, menurunkan kadar kolesterol, dan triasilgliserol dalam darah dengan cara meningkatkan sekresi kolesterol menjadi asam empedu dan menurunkan produksi kolesterol.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

KANDUNGAN ASAM LEMAK, KOLESTEROL, DAN DESKRIPSI JARINGAN DAGING BELUT SEGAR DAN REBUS

KANDUNGAN ASAM LEMAK, KOLESTEROL, DAN DESKRIPSI JARINGAN DAGING BELUT SEGAR DAN REBUS

Asam lemak tak jenuh jamak (EPA dan DHA) berperan penting dalam kesehatan tubuh manusia serta merupakan komponen struktural terbesar dalam membran fosfolipid yang mengatur luiditas membran dan transport ion (Chapkin et al. 2008). Menurut penelitian Sidhu (2003), mengonsumsi pangan hasil laut yang kaya akan asam lemak tak jenuh jamak, yaitu EPA dan DHA dapat menurunkan resiko penyakit jantung koroner, menurunkan hipertensi, penyakit diabetes, dan meredakan gejala radang sendi (rheumatoid arthritis). Gambar 3 menunjukkan kandungan EPA dalam kondisi segar adalah 0,22% berubah menjadi 0,21% setelah perebusan, sedangkan DHA segar (2,12%) berubah menjadi 1,68%. Hasil ini sesuai dengan penelitian Fried et al. (1992) yang menyatakan bahwa kandungan DHA pada gastropoda Helisoma trivolvis yaitu 2,00% (segar) dan berubah menjadi 1,98% (rebus). Menurut Gladyshev et al. (2006) perubahan akibat pemanasan umumnya terjadi pada ikatan rangkap dari asam lemak pada gliserida, hal ini menyebabkan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Lemak Pada Coklat Siap Konsumsi Balai Pengawas Obat Dan Makanan Dengan Metode Sokletasi

Penentuan Kadar Lemak Pada Coklat Siap Konsumsi Balai Pengawas Obat Dan Makanan Dengan Metode Sokletasi

Lemak dan minyak adalah trigliserida, atau triasilgliserol, kedua istilah ini berarti .”triester dari gliserol”. Perbedaan antara suatu lemak dan minyak itu bersifat sebarang: pada temperatur kamar lemak berbentuk padat dan minyak bersifat cair. Minyak (cair) mengandung lebih banyak ketidakjenuhan dari pada lemak (padat). Kebanyakan lemak dan minyak yang terdapat di alam merupakan trigliserida campuran yang artinya ketiga bagian asam lemak dari gliserida itu tidak lah sama (Fessenden, 1986)

44 Baca lebih lajut

Pra Rancangan Pabrik Dari Crude palm Oil (CPO) Dengan kapasitas 1500 Ton/Tahun

Pra Rancangan Pabrik Dari Crude palm Oil (CPO) Dengan kapasitas 1500 Ton/Tahun

Kualitas Sumur Bor PKS PT. Abdi Budi Mulia ................................. VII-2 Tabel 8.1 Perincian Luas Tanah Pabrik Asam Oleat dari CPO .......................... VIII-5 Tabel 9.1 Jumlah, Tingkat pendidikan dan Gaji Tenaga Kerja ........................... IX-10 Tabel 10.1 Modal Investasi Tetap ....................................................................... X-2 Tabel 10.2 Perincian Modal Kerja (Working Capital) ........................................ X-3 Tabel 10.3 Perincian Biaya Tetap (Fixed Cost) .................................................. X-4 Tabel 10.4 Perincian Biaya Variabel (Variable Cost) ........................................ X-4 Tabel LA.1 Neraca Massa Pada Kolom Fraksinasi II (KF-102) ......................... LA-4 Tabel LA.2 Neraca Massa Pada Kolom Fraksinasi I (KF-101) .......................... LA-5 Tabel LA.3 Neraca Massa Pada Flash Tank I (FT-101) ..................................... LA-7 Tabel LA.4 Neraca Massa Pada Splitting (SP-101) ............................................ LA-10 Tabel LA.5 Neraca Massa Pada Separator (S-101) ............................................ LA-11 Tabel LA.6 Neraca Massa Pada Flash Tank II (FT-102) .................................... LA-13 Tabel LB.1 Neraca Panas Keluar pada Alur 1 .................................................... LB-2 Tabel LB.2 Neraca Panas Keluar pada Alur 2 .................................................... LB-3 Tabel LB.3 Neraca Panas pada Heater ................................................................ LB-3 Tabel LB.4 Neraca Panas Keluar pada Alur 5 .................................................... LB-4 Tabel LB.5 Neraca Panas pada Separator ........................................................... LB-4 Tabel LB.6 Perhitungan Panas Reaksi Pembentukan pada Suhu 25 0
Baca lebih lanjut

271 Baca lebih lajut

Hidup Sehat dengan Makanan Minang.

Hidup Sehat dengan Makanan Minang.

Konsumsi kelapa dan ikan yang tinggi tersebut tergambar pada konsentrasi asam lemak plasma orang Minang, seperti tampak pada gambar diatas. Jika dibanding konsentrasi asam lemak orang Minang dengan keturunan Cina dan Eropa yang tinggal di Melbourne, terlihat bahwa.konsentrasi asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh terutama total asam lemak omega 3 orang Minang jauh lebih tinggi sedangkan total asam lemak omega 6 orang Minang lebih rendah

8 Baca lebih lajut

THE QUESTIONABLE ROLE OF TOTAL FAT AND SATURATED FATTY ACID IN CARDIOVASCULAR DISEASE RISK.

THE QUESTIONABLE ROLE OF TOTAL FAT AND SATURATED FATTY ACID IN CARDIOVASCULAR DISEASE RISK.

Penelitian metabolik dan epidemiologi telah membuktikan eratnya hubungan antara timbulnya Penyakit Kardiovaskuler (PKV) dengan beberapa faktor diet dan gaya hidup. Diantara faktor diet, konsumsi lemak jenuh adalah faktor yang paling dominan yang dihubungkan dengan kejadian PKV. Tingginya konsumsi lemak jenuh pada beberapa kelompok masyarakat ternyata diiringi dengan tingginya konsentrasi serum kolesterol dan kematian akibat PKV (Barr et al, 1992; Keys, 1986; Kromhout et al, 2000). Namun beberapa studi pada kelompok masyarakat tradisional yang banyak mengkonsumsi kelapa menunjukkan bahwa pada kelompok masyarakat ini jarang ditemukan hiperlipidemia dan penyakit pembuluh darah (Lindeberg et al, 1994; 1996; Prior et al., 1981).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Analisis Keragaman Genetik Beberapa Origin Tanaman Kelapa Sawit (Elaeisguineensis Jacq.) Menggunakan Primer Spesifik Ily-2 dan Primer SSR

Analisis Keragaman Genetik Beberapa Origin Tanaman Kelapa Sawit (Elaeisguineensis Jacq.) Menggunakan Primer Spesifik Ily-2 dan Primer SSR

Mesokarpa buah kelapa sawit merupakan sumber penghasil minyak terbesar pada tanaman kelapa sawit. Perbaikan kualitas minyak yang dihasilkan mesokarpa penting dilakukan untuk perkembangan industri kelapa sawit pada masa sekarang dan yang akan datang. Kualitas minyak berkaitan erat dengan biosintesis pembentukan asam lemak dan perbandingan komposisi asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh yang dihasilkan tanaman, kualitas minyak berkorelasi dengan kandungan asam lemak tidak jenuh, semakin tinggi kandungan asam lemak tidak jenuh (asam oleat) kualitas minyak juga semakin tinggi. Lintasan pembentukan asam lemak tidak jenuh pada kelapa sawit diawali oleh aktifitas gen SAD .Ini merupakan gen kunci yang mempengaruhi pembentukan asam lemak tidak jenuh pada kelapa sawit, baik asam oleat yang merupakanmonounsaturated fatty acid (MUFA) maupun asam linoleat dan linolenat (PUFA)(Rismayanti, 2014).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Masakan Minang dan Resiko Penyakit Kardiovaskuler.

Masakan Minang dan Resiko Penyakit Kardiovaskuler.

Hubungan makanan dengan penyakit jantung dikenal setelah adanya hipotesa “diet- heart” pada tahun 1958 oleh Keys dan kawan-kawan. Dalam hipotesa itu diterangkan bahwa konsumsi makanan mengandung lemak jenuh dan kolesterol akan menyebabkan resiko terjadinya penyakit jantung. Banyak penelitian dan eksperimen di laboratorium setelah itu makin memperkokoh hubungan erat antara makanan lemak jenuh dengan aterosklerosis. Namun hampir semua penelitian tersebut dilakukan pada kelompok negara maju seperti negara-negara di Amerika Utara dan Eropa yang mengkonsumsi lemak jenuh berasal hewani.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Proposal Praktikum Biomolekul EKSTRAKSI (1)

Proposal Praktikum Biomolekul EKSTRAKSI (1)

Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen,nitrogen kadangkala sulfur serta fosfor. Kebanyakan enzim merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan imun sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon(Santoso, 2008).

12 Baca lebih lajut

Analisa Komposisi Asam Lemak dari Buah Alpukat (Persea Americana Mill) dengan Metode Analisa GC-MS serta Ujia Aktivitas Antibakteri

Analisa Komposisi Asam Lemak dari Buah Alpukat (Persea Americana Mill) dengan Metode Analisa GC-MS serta Ujia Aktivitas Antibakteri

Asam lemak dibedakan menjadi asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh memiliki titik cair lebih tinggi dari pada asam lemak tak jenuh dan merupakan dasar dalam menentukan sifat fisik lemak dan minyak. Lemak yang tersusun oleh asam lemak tak jenuh akan bersifat cair pada suhu kamar, sedangkan lemak yang tersusun oleh asam lemak jenuh akan berbentuk padat.Asam lemak tak jenuh yang mengandung satu ikatan rangkap disebut asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid /MUFA).Asam lemak yang mengandung dua atau lebih ikatan rangkap disebut asam lemak tak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acid /PUFA) (Muchtadi.1993).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Bahan presentasi

Bahan presentasi

Kolesterol adalah jenis lemak yang paling dikenal oleh masyarakat. Kolesterol merupakan komponen utama pada struktur selaput sel dan merupakan komponen utama sel otak dan saraf. Kolesterol merupakan bahan perantara untuk pembentukan sejumlah komponen penting seperti vitamin D (untuk membentuk & mempertahankan tulang yang sehat), hormon seks (contohnya Estrogen & Testosteron) dan asam empedu (untuk fungsi pencernaan ). Pembentukan kolesterol di dalam tubuh terutama terjadi di hati (50% total sintesis) dan sisanya di usus, kulit, dan semua jaringan yang mempunyai sel-sel berinti. Jenis- jenis makanan yang banyak mengandung kolesterol antara lain daging (sapi maupun unggas), ikan dan produk susu. Makanan yang berasal dari daging hewan biasanya banyak
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Potensi Asam Lemak Pada Minyak Kelapa Murni Dalam Menghambat Candida Albicans Secara In Vitro | Novilla | Majalah Kedokteran Bandung 910 3353 1 PB

Potensi Asam Lemak Pada Minyak Kelapa Murni Dalam Menghambat Candida Albicans Secara In Vitro | Novilla | Majalah Kedokteran Bandung 910 3353 1 PB

Kandidiasis merupakan penyakit infeksi Candida baik primer maupun sekunder. Penyebab utama kandidiasis adalah Candida albicans (C. albicans). Pengobatan kandidiasis dilakukan dengan pemberian obat antijamur, terutama nistatin, amfoterisin-B dan azole, tetapi toksisitas dan resistensi obat ini menjadi masalah potensial. Diperlukan pemakaian obat lain yang lebih aman. Salah satunya adalah pemanfaatan bahan alami, yaitu minyak kelapa murni. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi asam lemak minyak kelapa murni dalam menghambat pertumbuhan C. albicans. Desain penelitian eksperimental. Penelitian menggunakan difusi Kirby Bauer untuk mendapatkan konsentrasi hambat minimum minyak kelapa murni dalam menghambat C. albicans. Penelitian dilakukan pada bulan September–Oktober 2010 di Laboratorium Kimia dan Mikrobiologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Cimahi. Hasil menunjukkan asam lemak dalam fraksi n-heksan dan metanol hasil hidrolisis berpotensi dalam menghambat pertumbuhan C. albicans. Fraksi n-heksan konsentrasi minimal yang memberikan hambatan adalah 75% dengan diameter hambatan rata-rata sebesar 3,3 mm, sebanding dengan antibiotik nistatin 195 unit. Fraksi metanol memberikan hambatan dimulai pada konsentrasi 75% dengan diameter hambatan rata-rata sebesar 4 mm, sebanding dengan antibiotik nistatin 195 unit. Hasil konsentrasi hambat minimum asam lemak masing-masing untuk fraksi metanol konsentrasi 25% dan fraksi n-heksan 100%. Simpulan, asam lemak pada minyak kelapa murni dapat menghambat C. albicans. [MKB. 2016;48(4):200–4]
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pratama Nurmalik Adhuri 22010113130107 LapKTI Bab2

Pratama Nurmalik Adhuri 22010113130107 LapKTI Bab2

Minyak goreng dapat diklasifikasi berdasarkan ada atau tidak ikatan ganda dalam struktur molekulnya. Dalam hal ini, minyak goreng terbagi menjadi minyak dengan asam lemak jenuh (saturated fatty acids) dan minyak dengan asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acids/MUFA) maupun majemuk (polyunsaturated fatty acids/PUFA). 3

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Penambahan Asam Laurat Sebagai Pendispersi Pada Matriks Polivinil Klorida(Pvc) Dengan Bahan Pengisi Serbuk Kulit Pisang Raja (Musa PARADISIACA L) Terhadap Sifat Mekanik Dan Termal

Pengaruh Penambahan Asam Laurat Sebagai Pendispersi Pada Matriks Polivinil Klorida(Pvc) Dengan Bahan Pengisi Serbuk Kulit Pisang Raja (Musa PARADISIACA L) Terhadap Sifat Mekanik Dan Termal

1. Penyiapan serbuk kulit pisang. Kulit pisang yang telah dipisahkan dengan daging buahnya kemudian dicuci hingga bersih, dipotong kecil-kecil, lalu dikeringkan pada suhu 80 0 C. Selanjutnya, dihaluskan dan diayak dengan ayakan 100 mesh. 2. Proses pembuatan komposit resin PVC, asam laurat dan serbuk kulit pisang raja

5 Baca lebih lajut

Komposisi Asam Lemak, Angka Peroksida, dan Angka TBA Fillet Ikan Kakap (Lutjanus sp) pada Suhu dan  Penyimpanan Berbeda | Husain | Agritech 11212 73869 1 PB

Komposisi Asam Lemak, Angka Peroksida, dan Angka TBA Fillet Ikan Kakap (Lutjanus sp) pada Suhu dan Penyimpanan Berbeda | Husain | Agritech 11212 73869 1 PB

Sebecic dan Beutelspacher (2005) menyatakan bahwa oksidasi merupakan proses kerusakan lemak dan mengakibatkan terbentuknya senyawa RIIÀDYRU dan konsidi ini disebut tengik (rancid). Produk pangan olahan yang tengik dapat mengalami perubahan warna dan kehilangan nilai gizi karena oksidasi asam lemak tak jenuh (PUFA) yang berdampak pada penurunan mutu. Senyawa hasil oksidasi seperti peroksida, aldehid, dan keton berbahaya terhadap

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...