asam piruvat

Top PDF asam piruvat:

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kajian Penggunaan Kopi Toraja sebagai Media Fermentasi Kombu T1 412012005 BAB II

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kajian Penggunaan Kopi Toraja sebagai Media Fermentasi Kombu T1 412012005 BAB II

Sejarah fermentasi sangat tua. Proses fermentasi yang digunakan dalam pembuatan minuman seperti bir dan anggur diperkirakan telah dimulai pada tahun 7000 SM. Fermentasi secara sederhana dapat diuraikan sebagai sebuah proses penguraian zat dari molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan mikroba. Penguraian zat kompleks menjadi sederhana melalui reaksi kimia buatan, tidak tergolong sebagai fermentasi. Fermentasi oleh mikroba sendiri dapat dibedakan menjadi dua jenis reaksi yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat. Fermentsi alkohol terjadi apabila asam piruvat diubah menjadi etanol melalui dua jalur reaksi yaitu pembebasan CO 2 dari asam piruvat kemudian
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Metabolisme dan Anggaran Energi pdf

Metabolisme dan Anggaran Energi pdf

HASIL UMUM DEGRADASI MOLEKUL “BUILDING BLOCK” Asam amino Glukosa Gliserol, Asam Lemak... HASIL AKHIR YAN SEDRHANA HASIL UMUM Asam Piruvat Asetil ko-A CO2..[r]

41 Baca lebih lajut

Metabolisme Energi dan Zat Gizi Makro Pertemuan 3

Metabolisme Energi dan Zat Gizi Makro Pertemuan 3

glikolisis Asam piruvat cytosol NAD+ koenzim A NADH Menuju ke rangkaian transpor elektron koA CO2 Kompartemen dalam Daur Krebs mitokondrion... Daur Krebs CoA asetil koenzim A [r]

47 Baca lebih lajut

PETUNJUK UMUM PELAKSANAAN MATA PELAJARAN

PETUNJUK UMUM PELAKSANAAN MATA PELAJARAN

Asam piruvat dari proses respirasi aerob selanjutnya akan mengalami perubahan secara berturut-turut yang ditunjuk nomor 1 dan 2 adalah ..... 21.Respirasi aerob terjadi melalui beberapa t[r]

13 Baca lebih lajut

LATIHAN UJIAN NASIONAL KELAS XII IPA SMA | INFO SMAN 2 MENGGALA SOAL UN 019

LATIHAN UJIAN NASIONAL KELAS XII IPA SMA | INFO SMAN 2 MENGGALA SOAL UN 019

Asam piruvat dari proses respirasi aerob selanjutnya akan mengalami perubahan secara berturut-turut yang ditunjuk nomor 1 dan 2 adalah ..... O2 dan asetil Ko-A C![r]

6 Baca lebih lajut

Soal Prediksi UN Biologi SMA 2016 Program Studi IPA Paket A17

Soal Prediksi UN Biologi SMA 2016 Program Studi IPA Paket A17

A. asam amino masuk jalur glikolisis dan asetil Ko – A sebelum masuk ke daur Krebs B. asam amino masuk jalur glikolisis dan dekarboksilasi oksidatif asam piruvat C. asam amino masuk jalur dekarboksilasi oksidatif asam piruvat dan transfor electron D. gliseraldehid masuk jalur glikolisis dan asetil Ko – A sebelum masuk ke daur Krebs E. gliseraldehid masuk jalur dekarboksilasi oksidatif asam piruvat dan transfor electron

11 Baca lebih lajut

soal usbn biologi sma 2018

soal usbn biologi sma 2018

A.Glukosa menjadi asam piruvat B.Glukosa menjadi asam sitrat C.Glukosa menjadi fruktosa - 6 - fosfat D.Glukosa menjadi fruktosa - 6 - fosfat E.Karbohidrat menjadi ATP Mohon maaf untuk[r]

2 Baca lebih lajut

Biologi kelas 12 Katabolisme 1

Biologi kelas 12 Katabolisme 1

Asam piruvat yang terbentuk pada glikolisis tidak memasuki daur Krebs dan rantai transpor elektron karena tak ada oksigen sebagai penerima H yang terakhir. Akibatnya asam piruvat direduksi karena menerima H dari NADH yang terbentuk saat glikolisis, dan terbentuklah asam laktat yang menyebabkan rasa lelah pada otot. Peristiwa ini hanya menghasilkan 2 ATP untuk setiap mol glukosa yang direspirasi.

17 Baca lebih lajut

Biologi kelas 12

Biologi kelas 12

Karena glikolisis merupakam proses pengubahan glukosa menjadi molekul asam piruvat yang menghasilkan ATP dan NADH.. Reaksi terang pada peristiwa fotosintesis adalah...[r]

12 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta OTOT.

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta OTOT.

Sistem an aerobik glikolisis/Asam laktat sistem Glikogen ---> asam piruvat ---> asam laktat Untuk olahraga yang memakan waktu 1-3 menit ATP dari glikolisis an aerobik 33 – 38 milimol[r]

16 Baca lebih lajut

Identifikasi Gen Termoasidofilik Piruvat Dekarboksilase dan Alkohol Dehidrogenase pada Bacillus sp-Pjv serta Optimasi Fermentasi dengan Substrat Gula Lontar

Identifikasi Gen Termoasidofilik Piruvat Dekarboksilase dan Alkohol Dehidrogenase pada Bacillus sp-Pjv serta Optimasi Fermentasi dengan Substrat Gula Lontar

Piruvat dekarboksilase dan alkohol dehidrogenase merupakan enzim yang berperan dalam proses fermentasi sehingga menjadi salah satu indikator sifat fermentatif suatu mikroorganisme. Piruvat dekarboksilase mengubah asam piruvat menjadi asetaldehid kemudian asetaldehid direduksi menjadi etanol oleh enzim alkohol dehidrogenase. Salah satu substrat yang diduga memiliki enzim tersebut adalah buah-buahan. Buah memiliki kandungan gula yang merupakan substrat fermentasi dan media pertumbuhan mikroba. Buah ketimus (Protium javanicum) memiliki karakteristik yang mendukung untuk diteliti. Buah yang berasal dari Lombok Timur Indonesia ini tumbuh pada temperatur yang cukup tinggi, ditemukan dalam kondisi terjatuh pada permukaan tanah, mengeluarkan aroma alkohol dan rasanya masam sehingga diduga telah terjadi fermentasi oleh mikroorganisme dalam buah tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, besar kemungkinan buah ini memiliki mikroorganisme termoasidofilik pembawa gen pdc dan adh.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

 Buku BSE SMA KIMIA [KTSP] Kelas X - File guru Kita Bab 2 Metabolisme

Buku BSE SMA KIMIA [KTSP] Kelas X - File guru Kita Bab 2 Metabolisme

Rangkaian II (membutuhkan oksigen) berlangsung di dalam mitokondria (dalam kondisi awal), molekul fosfogliseraldehid yang mengalami reaksi fosforilasi (penambahan gugus fosfat) dan dalam waktu yang bersamaan, juga terjadi reaksi dehidrogenasi (pelepasan atom H) yang ditangkap oleh akseptor hidrogen, yaitu koenzim NAD. Dengan lepasnya 2 atom H, fosfogliseraldehid berubah menjadi 2x1,3-asam difosfogliseral kemudian berubah menjadi 2u 3-asam fosfogliseral yang menghasilkan (+2) energi ATP. Selanjutnya 2 u 3-asam fosfogliseral tersebut berubah menjadi 2 u asam piruvat dengan menghasilkan (+2) energi ATP serta H 2 O (sebagai hasil sisa). Jadi, energi hasil akhir bersih untuk mengubah glukosa menjadi 2 x asam piruvat, adalah:
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Kegunaan energi kimia dalam sel

Kegunaan energi kimia dalam sel

PROTEIN KARBOHIDRAT LEMAK food amino acids sugars glycerol fatty acids GLIKOLISIS glukosa Asam piruvat acetyl CoA DAUR KREB NH3 ammonia RANGKAIAN TRANSPOR ELEKTRON Molekul lai[r]

43 Baca lebih lajut

BAB II   Metabolisme

BAB II Metabolisme

Fermentasi asam laktat dari jamur dan bakteri tertentu dimanfaatkan dalam pembuatan keju dan yoghurt. Sel otot juga mampu melakukan fermentasi asam laktat, jika asam piruvat mengalami proses reduksi, bukan oksidasi seperti dalam siklus Krebs. Kapan sel otot melakukan fermentasi asam laktat? Ketika tubuh membutuhkan energi yang besar dalam waktu singkat, otot akan melakukan fermentasi. Misalnya pada atlet lari cepat (sprint). Atlet tersebut mem- butuhkan oksigen sangat besar saat lari. Selanjutnya, dengan oksigen yang banyak asam piruvat akan masuk siklus Krebs seperti kondisi normal, sehingga pembentukan ATP (energi) juga besar. Ketika berlari, pasokan oksigen untuk tubuh berkurang. Padahal masih dibutuhkan energi (ATP) yang besar untuk berlari. Oleh karena itu asam piruvat diubah menjadi asam laktat. Hal ini karena asam laktat tetap dapat menghasilkan ATP meskipun jumlah oksigen dalam tubuh terbatas. Laktat sebenarnya merupakan racun bagi sel, sehingga laktat yang terbentuk dalam sel otot akan dibawa keluar oleh darah menuju hati. Laktat selanjutnya diubah menjadi asam piruvat. Oleh karenanya, ATP dapat segera diperoleh kembali melalui daur Krebs. Apabila atlet tersebut sudah selesai beraktivitas kemudian melakukan istirahat yang cukup serta jumlah O 2 dalam tubuh terpenuhi, asam laktat yang telah diubah menjadi asam piruvat dapat memasuki daur krebs kembali. Selanjutnya, pelari tersebut dapat memperoleh ATP dari respirasi aerob seperti kondisi semula.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Perbandingan nilai AGDA, Elektrolit dan laktat setelah pemberian ringer asetat malat dengan ringer laktat untuk EGDT pasien sepsis

Perbandingan nilai AGDA, Elektrolit dan laktat setelah pemberian ringer asetat malat dengan ringer laktat untuk EGDT pasien sepsis

Glikogen awal putus menjadi unit-unit glukosa 1-fosfat dan masing-masing unit dibagi menjadi dua fragmen 3-karbon. Produk akhir dari perombakan glukosa adalah asam piruvat. Energi yang bermanfaat dari glikolisis adalah 3-Adenosine Diphosphate (ADP) dan mengalami fosforilasi kembali untuk menghasilkan 3- Adenosine Triphosphate (ATP), dan 4 ion hidrogen (H + ) per molekul glukosa 1- fosfat yang di putus dari glikogen. Pada kondisi anaerobik, ion hidrogen dilepaskan dalam glikolisis, tetapi siklus asam trikarboksilat atau siklus Krebs tidak dapat menggabungkannya dengan oksigen pada kecepatan yang cukup sehingga cenderung berakumulasi dalam otot. Kelebihan ion hidrogen ini, kemudian digunakan untuk mengkonversi asam piruvat menjadi asam laktat. Pada kondisi aerobik, ion-ion tersebut diterima oleh senyawa pembawa H + , nikotinamida adenin
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Unduh Kunci jawaban LKS

Unduh Kunci jawaban LKS

Tahap 10: Pelepasan fosfat berenergi tinggi oleh dua molekul ADP menghasilkan 2 molekul ATP dan 2 molekul piruvat 2-fosfoenol piruvat berubah menjadi asam piruvat dengan bantuan enzim p[r]

13 Baca lebih lajut

KADAR SERUM GLUTAMAT PIRUVAT TRANSAMINASE (SGPT) PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DIPAPAR STRESOR RASA SAKIT BERUPA ELECTRICAL FOOT SHOCK SELAMA 28 HARI

KADAR SERUM GLUTAMAT PIRUVAT TRANSAMINASE (SGPT) PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DIPAPAR STRESOR RASA SAKIT BERUPA ELECTRICAL FOOT SHOCK SELAMA 28 HARI

Puji syukur kehadirat Allah SWT. atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Kadar Serum Glutamat Piruvat Transaminase (SGPT) pada Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Jantan yang Dipapar Stresor Berupa Electrical Foot Shock Selama 28 Hari” . Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) pada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember.

17 Baca lebih lajut

Studi Pembuatan Serat Makanan dari Beberapa Limbah Tanaman Sayuran

Studi Pembuatan Serat Makanan dari Beberapa Limbah Tanaman Sayuran

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh jenis limbah tanaman sayuran dan perendaman dalam larutan asam terhadap mutu serat. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan dua faktor, yaitu jenis limbah tanaman sayuran (S) : (kulit luar jagung sayur, tangkai daun singkong, batang kangkung dan batang pakis) dan perendaman dalam larutan asam (A) : (asetat, klorida, sulfat dan nitrat). Parameter yang dianalisa adalah rendemen, kadar air, kadar abu, daya larut dalam air, daya serap air, dan uji organoleptik (warna, aroma dan rasa).

85 Baca lebih lajut

Nani Purwasih Prarancangan Pabrik Nitrobenzena Dari Benzena Dan Asam Campur Dengan Proses Batch Kapasitas 225.000 Ton/Tahun.

Nani Purwasih Prarancangan Pabrik Nitrobenzena Dari Benzena Dan Asam Campur Dengan Proses Batch Kapasitas 225.000 Ton/Tahun.

Nitrobenzen merupakan salah satu turunan dari benzene yang diperoleh dari reaksi nitrasi dengan penambahan katalisator asam sulfat pekat. Nitrobenzene termasuk dalam golongan benzene,dengan beberapa sifat benzene yaitu seperti yang kita ketahui meskipun benzene tampak sebagai suatu senyawa yang sangat jenuh, namun tidak mempunyai sifat adisi yang kuat, dimana hydrogen dapat diadisi hanya jika ada katalis yang tepat, seperti Ni atau Pt halus, benzene dapat juga mengadisi klorin atau bromine jika terkena sinar matahari, sehingga terbentuk heksaklorosikloheksana atau heksa-bromosikloheksana. Sifat selanjutnya yaitu klorine dan bromine dapat juga mensubtitusi atom-atom hydrogen dari benzene asal ada katalis yang tertentu.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

The Effect of Paraquat, Difenoconazole Butylphenylmethyl Carbamate (BPMC) to CO2 and CH4 Emission, and phenolic Acids in Peat Soil

The Effect of Paraquat, Difenoconazole Butylphenylmethyl Carbamate (BPMC) to CO2 and CH4 Emission, and phenolic Acids in Peat Soil

Nilai pH pada sampel tanah adalah 4,69. Nilai pH ini lebih tinggi dari hutan gambut alami (pH 3-4). Hal ini disebabkan karena lokasi sampel mulai dibuka untuk pertanian sejak tahun 1980-an, sehingga telah mengalami pencucian asam-asam organik melalui drainase. Nilai C-organik dari hasil analisis awal bahan gambut sebesar 39,5%. Hal ini menegaskan bahwa bahan tanah tersebut termasuktanah gambut. Berdasarkan klasifikasi USDA yang termasuk kedalam tanah histosol adalah tanah yang memiliki kadar bahan organik antara 30-50% (Soepardi 1983). Kadar serat adalah volume serat 46%, warna munsell 10 YR 3/1, dan indeks pirofosfat bernilai 2 sehingga, berdasarkan kriteria untuk tingkat kematangan dekomposisi gambut adalah hemik (Lynn et al. 1974).
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...