Asuhan Keperawatan

Top PDF Asuhan Keperawatan:

Pengembangan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

Pengembangan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

Format dokumentasi asuhan keperawatan anak yang sudah diimplementasikan di ruang perawatan anak ternyata memiliki beberapa kekurangan. Hal ini diungkapkan oleh partisipan bahwa format dalam tahapan pengkajian asuhan keperawatan sangat panjang dan banyak sekali bagian-bagian yang harus dilakukan pengisian hasil pengkajian, munculnya beberapa pertanyaan yang belum terbiasa untuk mengisi pertanyaan tersebut, contoh pertanyaan dalam tahap pengkajian yang belum biasa diisi oleh parisipan adalah pertanyaan tentang kondisi pre natal, natal dan post natal. Selain itu, kekurangan yang lain adalah bentuk pertanyaan dalam format pengkajian tidak memiliki pilihan-pilihan dalam pengisian, sehingga perawat merasa kesulitan dalam mengisinya.
Baca lebih lanjut

156 Baca lebih lajut

konsep keperawatan dan asuhan keperawatan

konsep keperawatan dan asuhan keperawatan

Berdasarkan sejarah , teori-teori keperawatan dipelajari dalam lingkungan akademik yang terpisah dari praktik keperawatan. Akan tetapi terjadi perubahan kontemporer yang mengacu pada praktik keperawatan berdasarkan ilmu pengetahuan (Donaldson, 1995). Perawat sekarang dan yang akan datang perlu memiliki model Asuhan Keperawatan yang menjadi dasar dari praktik keperawatannya (Parse, 1990; Dean, 1995).

8 Baca lebih lajut

KARYA TULIS ILMIAH ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN ANAK KURANG ENERGI PROTEIN (KEP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKUSUMO SEMAMPIR SURABAYA

KARYA TULIS ILMIAH ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN ANAK KURANG ENERGI PROTEIN (KEP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKUSUMO SEMAMPIR SURABAYA

Adapun tujuan Asuhan Keperawatan Keluarga ini ini adalah memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan anak kurangan energi protein , sehingga nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi seluruh pihak yang terkait untuk dapat melakukan asuhan keperawatan keluarga yang baik untuk anak kekurangan energi protein .

18 Baca lebih lajut

Makalah Standar Asuhan Keperawatan SAK

Makalah Standar Asuhan Keperawatan SAK

Terjadi kesepakatan antara praktisi terhadap tingkat kinerja dan menawarkan ukuran penilaian agar praktek keperawatan terbaru dapat dibandingkan. Penilaian essensial asuhan keperawatan melalui penataan standar sebagai dasar kesepakatan untuk mencapai asuhan keperawatan optimal. Standar keperawatan dalam prakteknya harus dapat diterima. Setiap klien berhak mendapatkan asuhan berkualitas, tanpa membedakan usia dan diagnosa. Dengan demikian standar dapat diharapkan memberikan fondasi dasar dalam mengukur kualitas asuhan keperawatan (Kawonal, 2000).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan Pada Tn.M Dengan Masalah Keperawatan Hambatan Mobilitas Fisik Dan Defisit Perawatan Diri Di Lingkungan Siti Rejo III Medan Amplas

Asuhan Keperawatan Pada Tn.M Dengan Masalah Keperawatan Hambatan Mobilitas Fisik Dan Defisit Perawatan Diri Di Lingkungan Siti Rejo III Medan Amplas

Adapun tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah agar mampu memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif pada klien dengan masalah mobilisasi dan perawatan diri yang dimulai dari pengkajian, merumuskan diagnosa, merencanakan intervensi keperawatan, melakukan implementasi, hingga melakukan evaluasi sebagai proses penilaian keberhasilan perawatan,dan mampu mendokumentasi setiap asuhan yang telah diberikan.

4 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan Typhoid Abdominalis C

Asuhan Keperawatan Typhoid Abdominalis C

Berdasarkan latar belakang dan judul karya tulis di atas dapat diidentifikan masalah keperawatandemam thypoid mulai dari pengkajian, riwayat kesehatan, pola fungsional, pemeriksaan fisik danpemeriksaan laboratorium yang berguna untuk menunjang dalam pemberian asuhankeperawatan. Asuhan keperawatan ditentukan berdasarkan data focus yang diperoleh darikeluhan-keluhan yang dirasakan oleh pasien dan keluarga. Dari keluhan yang dapat digunakan untuk menentukan prioritas masalah keperawatan yang muncul, menentukan intervensi,implementasi keperawatan dan mengevaluasi asuhan keperawatan yang diberikan. C. Tujuan
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

GAMBARAN KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN KASUS DIABETES MELITUS PADA RUANG FIRDAUS DAN MULTAZAM DI RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA.

GAMBARAN KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN KASUS DIABETES MELITUS PADA RUANG FIRDAUS DAN MULTAZAM DI RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA.

Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Apakah ada gambaran kinerja perawat dilihat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan kasus diabetes militus pada ruang Multazam dan Firdaus di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta?

8 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Tn. K dengan Prioritas Masalah Perilaku Kekerasan di RSJD. Provinsi Sumatera Utara Medan

Asuhan Keperawatan pada Tn. K dengan Prioritas Masalah Perilaku Kekerasan di RSJD. Provinsi Sumatera Utara Medan

3. Dapat menentukan perencanaan berdasarkan prioritas masalah yang dihadapi klien dengan Asuhan Keperawatan pada Tn. K dengan Prioritas Masalah Perilaku Kekerasan di RSJD. Provinsi Sumatera Utara di Medan. 4. Dapat melaksanakan tindakan ( Implementasi ) yang telah direncanakan sebelumnya kepada klien dengan Asuhan Keperawatan pada Tn. K dengan Prioritas Masalah Perilaku Kekerasan di RSJD. Provinsi Sumatera Utara di Medan.

3 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan ASUHAN KEPERAWATAN FL (1)

Asuhan Keperawatan ASUHAN KEPERAWATAN FL (1)

Manifestasi distress pernapasan tergantung padaderajat keterlibatan paru dan status kesehatan umum. 2. Sianosis kuku menunjukkan vasokonstriksi, sianosis membran mukosa menunjukkan hipoksemia sistemik. 3. Demam tinggi sangat meningkatkan kebutuhan metabolik dan O2. 4. Syok dan edema paru adalah penyebab umum kematian pada pneumonia. 5. Mempertahankan PaO2 diatas 60 mmHg. 6. Mengevaluasi proses penyakit dan memudahkan terapi paru. 3. Dx: Resiko tinggi penularan infeksi berhubungan dengan proses penyakit. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam, diharapkan : 1) Tidak terdapat tanda-tanda penularan infeksi dari pasien ke pasien lain, keluarga dan petugas kesehatan. 2) Mencapai waktu perbaikan infeksi berulang tanpa komplikasi. 1. Pantau ketat tanda-tanda vital, khususnya pada awal terapi. 2. Anjurkan pasien memperhatikan pengeluaran sputum dan melaporkan perubahan warna, jumlah dan bau sputum. 3. Cegah penyebaran infeksi dari pasien lain, keluarga dan petugas kesehatan dengan mencuci tangan secara konsisten sebelum dan sesudah kontak dengan pasien
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

KONSEP KEPERAWATAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN

KONSEP KEPERAWATAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN

Pada awal sejarahnya, keperawatan dikenal sebagai bentuk pelayanan komunitas dan pembentukannya berkaitan erat dengan dorongan alami untuk melayani dan melindungi keluarga (Donahue,1995). Keperawatan merupakan suatu disiplin ilmu yang pengetahuannya bersumber dari ilmu fisika, ilmu manusia, ilmu social dan kompetensi klinis yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan individual klien. Dengan mengetahui riwayat profesi akan memperluas pengetahuan dasar tentang perawat dan meningkatkan pemahaman tentang keadaan social dan intelektual dari disiplin tersebut (Keeling dan Ramos, 1995). Keperawatan lahir sebagai bentuk keinginan untuk menjaga seseorang tetap sehat dan memberikan rasa nyaman, pelayanan dan keamanan bagi orang yang sakit.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERSEPSI PERAWAT TENTANG MANFAAT DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Persepsi Perawat tentang Manfaat Dokumentasi Asuhan K

HUBUNGAN PERSEPSI PERAWAT TENTANG MANFAAT DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KELENGKAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Persepsi Perawat tentang Manfaat Dokumentasi Asuhan K

8 menimbulkan interpretasi yang salah. Selain itu dapat melindungi perawat jika sampai terjadi malpraktek dan sebagai bukti otentik atas tindakan apa saja yang sudah dilakukan terhadap pasien. Dari sisi jaminan mutu perawat memahami bahwa dokumentasi yang dilakukan dengan pencatatan yang lengkap dan akurat akan membantu meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Sedangkan dari sisi komunikasi yaitu sebagai “perekam” terhadap masalah yang berkaitan dengan pasien yang dapat dijadikan pedoman dalam memberikan asuhan keperawatan. Sedangkan dari sisi akreditasi yaitu melalui dokumentasi keperawatan akan dapat dilihat sejauh mana peran dan fungsi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pasien. Hal ini akan bermanfaat bagi peningkatan mutu pelayanan dan bahan pertimbangan dalam kenaikan jenjang karir atau kenaikan pangkat perawat yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Asuhan Keperawatan Keluarga Tn.S Khususnya Pada Tn.S Dengan Tuberkulosis (TBC) Di Puskesmas Sangkrah Surakarta.

PENDAHULUAN Asuhan Keperawatan Keluarga Tn.S Khususnya Pada Tn.S Dengan Tuberkulosis (TBC) Di Puskesmas Sangkrah Surakarta.

Meningkatkan wawasan, pengetahuan serta sikap penulis didalam memberikan perawatan kepada klien tuberculosis untuk mengaplikasikan teori-teori tentang asuhan keperawatan kepada klien tuberculosis serta mempercepat proses penyembuham dan mencegah komplikasi lebih lanjut. 3. Bagi Institusi Pendidikan

4 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan pada Ny.S dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Eliminasi Urine di Kelurahan Harjosari II Medan Amplas

Asuhan Keperawatan pada Ny.S dengan Prioritas Masalah Kebutuhan Dasar Eliminasi Urine di Kelurahan Harjosari II Medan Amplas

Untuk menangani masalah eliminasi klien, perawat harus memahami eliminasi normal dan faktor-faktor yang meningkatkan atau menghambat eliminasi. Asuhan keperawatan yang mendukung akan menghormati privasi dan kebutuhan emosional klien. Tindakan dirancang untuk meningkatkan eliminasi normal juga harus meminimalkan rasa ketidaknyamanan ( Potter & Perry, 2015)

3 Baca lebih lajut

Fungsi dan peran perawat (1)

Fungsi dan peran perawat (1)

a. Care giver (pemberi asuhan keperawatan) Sebagai pelaku/pemberi asuhan keperawatan, perawat dapat memberikan pelayanan keperawatan secara langsung dan tidak langsung kepada klien, menggunakan pendekatan proses keperawatan yang meliputi: pengkajian dalam upaya mengumpulkan data dan informasi yang benar, menegakan diagnosis keperawatan berdasarkan hasil analisis data, merencanakan intervensi keperawatan sebagai upaya mengatasi masalah yang muncul dan membuat langkah/cara pemecahan masalah, melaksanakan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana yang ada dan melakukan evaluasi berdasarkan respon klien terhadap tindakan keperawatan yang telah dilakukannya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 PENGERTIAN STRES

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 PENGERTIAN STRES

Dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien/klien menggunakan pendekatan pemecahan masalah atau proses keperawatan. Proses keperawatan merupakan metode pemberian asuhan keperawatan kepada pasien ( individu, keluarga, kelompok dan masyarakat ) yang logis sistematis dan teratur ( Budi Ana Keliat, 1993 ). Seorang perawat dalam memberikan asuhan keperawatan harus mempunyai keterampilan dan kemampuan yang baik dalam menjalankan profesinya, biasanya seorang perawat yang kurang terampil dan professional akan lebih mudah mengalami stres.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Proses Keperawatan - Dhian Wahyu Prastanti BAB II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Proses Keperawatan - Dhian Wahyu Prastanti BAB II

Catatan yang lengkap dan akurat mengenai data kesehatan klien akan memudahkan perawat dan profesi lain dalam membantu mengatasi masalah kesehatan klien. Selain itu, melalui dokumentasi yang jelas dan akurat, perawat memantau efektivitas pelaksanaan asuhan keperawatan serta mengidentifikasi kemungkinan munculnya masalah kesehatan lain. Semua ini dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan kepada klien. Dengan demikian, dokumentasi keperawatan dapat dijadikan bukti jaminan kualitas asuhan keperawatan untuk klien (Asmadi, 2008).

Baca lebih lajut

Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa Teo

Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa Teo

Keperawatan kesehatan jiwa (mental health nursing) adalah bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan, menerapkan teori perilaku manusia sebagai ilmunya dan penggunaan diri sendiri secara terapeutik sebagai kiatnya. Mata kuliah keperawatan kesehatan jiwa ini mempelajari tentang konsep dan prinsip-prinsip serta trend dan isu kesehatan dan keperawatan jiwa. Dalam mata kuliah ini dibahas tentang klien sebagai sistem yang adaptif dalam tentang respons sehat jiwa sampai gangguan jiwa, psikodinamika, terjadinya masalah kesehatan/keperawatan jiwa yang umum di Indonesia. Upaya keperawatan dalam pencegahan primer, sekunder dan tertier terhadap klien dengan masalah psikososial dan spiritual serta gangguan kesehatan jiwa pada semua tingkat perkembangan manusia dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan, termasuk hubungan terapeutik secara individu dan dalam koteks keluarga. Pengalaman belajar ini akan berguna dalam memberikan pelayanan/asuhan keperawatan jiwa dan integrasi keperawatan jiwa pada area keperawatan lainnya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERBEDAAN TIME MOTION STUDY ANTARA RUANG AL-KAUTSAR DAN AL-FAJR PADA PASIEN MODERAT CARE DI RUMAH SAKIT ISLAM SURAKARTA.

PERBEDAAN TIME MOTION STUDY ANTARA RUANG AL-KAUTSAR DAN AL-FAJR PADA PASIEN MODERAT CARE DI RUMAH SAKIT ISLAM SURAKARTA.

Manajemen asuhan keperawatan merupakan suatu pengelolaan sumber daya manusia keperawatan menggunakan metode proses keperawatan untuk menyelesaikan masalah pasien. Dengan demikian dengan pengelolaan asuhan keperawatan ini terdapat hubungan antara perawat dan pasien baik langsung atau tidak langsung. Komponen penting dalam manajemen asuhan keperawatan yaitu:1) Sistem pengorganisasian dalam pemberian asuhan keperawatam. 2) Sistem klasifikasi pasien dan 3) Metode proses keperawatan (Pratiwi, 2004).

Baca lebih lajut

TAP.COM -   STROKE HEMORAGIK (SH)  INTRA CEREBRAL HEMORAGIK (ICH) - GRAHA ILMU

TAP.COM - STROKE HEMORAGIK (SH) INTRA CEREBRAL HEMORAGIK (ICH) - GRAHA ILMU

Setelah mempelajari materi ini, diharapkan Anda mampu memahami konsep dasar asuhan keperawatan pada sistem neurobehavior, dan mampu memahami serta menerapkan berbagai tehnik pemenuhan kebutuhan klien dengan gangguan sistem neurobehavior. Penguasaan Anda tentang asuhan keperawatan pada sistem neurobehavior dalam praktek keperawatan ini, akan sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan klien secara maksimal.

Baca lebih lajut

KONSEP DASAR DAN PERSPEKTIF KEPERAWATAN

KONSEP DASAR DAN PERSPEKTIF KEPERAWATAN

mempertimbangkan sejauh mana efektifitas tindakan yang telah diberikan. Dengan hasil penelitian, perawat dapat mengerakan orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan kebutuhan, perkembangan dan aspirasi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat. Oleh karena itu perawat dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan memanfaatkan media massa atau media informasi lain dari berbagai sumber. Selain itu perawat perlu melakukan penelitian dalam rangka mengembagkan ilmu keperawatan dan meningkatkan praktek profesi keperawatan.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...