Bahasa dan Identitas

Top PDF Bahasa dan Identitas:

BAHASA INDONESIA dan IDENTITAS NASIONAL

BAHASA INDONESIA dan IDENTITAS NASIONAL

yang dimiliki suatu bangsa selain bahasa." Bahasa merupakan identitas sebuah bangsa. Kata 'identitas' berasal dari bahasa Latin 'idem' artinya 'yang sama'. Identitas tak lain dari ungkapan kesamaan yang menyatakan dan menentukan hidup seseorang di suatu kelompok tertentu yang bersifat sebagai “pembeda antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya, pembeda antar bangsa dan suku”. Unsur-unsur identitas nasional antara lain pola perilaku, simbol simbol, alat-alat perlengkapan, dan tujuan yang akan dicapai secara nasional, sedangkan unsur pembentuk identitas nasional meliputi sejarah, kebudayaan, suku bangsa, agama, dan bahasa (Ubaedillah dan Rozak, 2008: 19-21). Tak hanya itu, bahasa juga berfungsi untuk menguak perbedaan tataran pemahaman identitas.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA

BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan karya ilmiah tentang “Bahasa Indonesia Sebagai Identitas Bangsa” ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Bapak Danan Sri Handoyo,S.Pd selaku guru pembimbing dalam pembuatan karya ilmiah ini .

15 Baca lebih lajut

A. Pendahuluan - BAHASA WALIKAN SEBAGAI IDENTITAS AREK MALANG

A. Pendahuluan - BAHASA WALIKAN SEBAGAI IDENTITAS AREK MALANG

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena bahasa walikan arema. Penelitian ini menggunakan metode observasi etnografi dengan mengamati penggunaan bahasa walikan di beberapa tempat oleh masyarakat Malang, penggunaan bahasa walikan di media sosial, seperti Facebook, grup BBM, dan media sosial lain. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan teknik rekam dan catat.Kemudian, datadideskripsikan, dicatat dalam kartu data, dandianalisis serta disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa walikan merupakan salah satu dari ragam bahasa Malang-an yang memiliki variasi unik, yaitu dengan membalikkan setiap kata dari belakang. Beberapa fungsi bahasa walikan tersebut adalah (1) sebagai pengenal bahwa pengguna bahasa walikan adalah orang Malang, (2) sebagai pembeda arek Malang dengan masyarakat Jawa dari daerah lain, (3) sebagai pemersatu masyarakat Malang, dan (4) sebagai identitas Malang-an.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERGESERAN BAHASA DAN IDENTITAS SOSIAL D

PERGESERAN BAHASA DAN IDENTITAS SOSIAL D

Selain ragam informal ini, berkembang pula bahasa ABG (Anak Baru Gede) di kalangan anak-anak remaja (ABG) dan “bahasa gaul” di kalangan remaja dan mahasiswa. “Bahasa gaul”, yang awalnya, sekitar tahun 1970, merupakan bahasa para bromocorah ini semakin luas digunakan setelah dipopulerkan oleh artis Deby Sehartian yang menulis Kamus Bahasa Gaul pada tahun 1992. Pengetahuan dan kemampuan menggunakan bahasa atau istilah yang baru dikaitkan dengan derajat pergaulan seseorang dalam komunitas perkotaan modern. Seseorang akan dianggap tidak “gaul” jika dia tidak mengetahui arti dari istilah tertentu (Kurnia 2011). Smith- Heifner (2007:184) menjelaskan bahwa bahasa gaul menekankan pada identitas sosial yang dimiliki bersama dan rasa kebersamaan di antara penggunanya.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Identitas Genetis Bahasa Baranusa di NTT Berdasarkan Refleksnya terhadap Proto-Austronesia

Identitas Genetis Bahasa Baranusa di NTT Berdasarkan Refleksnya terhadap Proto-Austronesia

Baranusa. Kajian terhadap bahasa Baranusa diperlukan guna mengungkap identitas bahasa tersebut sebagai bagian dari kelompok penutur bahasa Austronesia atau kelompok penutur bahasa non-Austronesia. Hal ini penting karena terkait dengan upaya memberikan pertimbangan dalam pemekaran daerah di Nusa Tenggara Timur. Rencana pemekaran Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi dua dengan berpusat di Pulau Flores harus mempertimbangkan batas bahasa yang sebaiknya paralel dengan batas administratif. Kajian linguistis terhadap identitas genetis bahasa Baranusa diharapkan mampu memberi pertimbangan terhadap pemekaran wilayah di NTT.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Perancangan Identitas Visual "Sundanis" sebagai Grup Musik yang Melestarikan Bahasa Sunda.

Perancangan Identitas Visual "Sundanis" sebagai Grup Musik yang Melestarikan Bahasa Sunda.

Setelah melakukan riset dan pendalaman masalah dapat disimpulkan bahwa kalangan muda di Kota Bandung jarang memakai Bahasa Sunda yang baik dan mulai ditinggalkan sedikit demi sedikit, Sundanis tidak dikenal sebagai grup musik yang dapat melestarikan Bahasa Sunda karena keterbatasan promosi dan belum kuatnya identitas yang dimiliki. Maka, dibuatkan perancangan identitas visual dan promosi yang menarik dan tepat agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui keberadaan grup musik yang mampu melestarikan Bahasa Sunda di Kota Bandung. diharapkan nantinya kalangan muda dapat ikut serta melestarikan Bahasa Sunda seperti apa yang Sundanis lakukan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

KARYA TULIS BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA

KARYA TULIS BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA

Etnik atau ethnic groups secara umum dipahami sebagai masyarakat suku, atau masyarakat yang secara tradisi memiliki persamaan identitas. Wujud identitas itu misalnya bahasa, tempat tinggal, pola kekerabatan, pola perkawinan, religi, arsitektur rumah, pola tempat tinggal, dan lain-lain. Mengenai bahasa, maka makalah ini berusaha mengkaji fungsi bahasa baik secara konseptual maupun secara praksis. Bahasa sebagai salah satu identitas, di mana bahasa bisa menjadi identitas kolektif etnik, tetapi bahasa bisa juga menjadi identitas yang lebih luas dari etnik yaitu bangsa. Ciri yang menonjol dari identitas bangsa Indonesia tercermin dari adanya bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Walaupun dalam perkembangannya secara historis bahasa Indonesia yang baru muncul pada tahun 1928 dalam peristiwa Sumpah Pemuda kemudian mendapat beragam pengaruh kosa kata dari berbagai bahasa, akan tetapi bahasa Indonesia memiliki akar tradisi etnik yaitu bahasa Melayu.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

Penggunaan Bahasa Identitas Pada Anggota Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran.

Penggunaan Bahasa Identitas Pada Anggota Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran.

Rendy Pratama (210110090077), 2015. Jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat Fkultas Ilmu Komuniaksi Universitas Padjadjaran dengan Dr. Agus Rahmat., M.Pd sebagai pembimbing utama dan Trie Damayanti, S.Sos., M.Si sebagai pembimbing pendamping. Penelitian ini berjudul “Penggunaan Bahasa Identitas Pada Anggota Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran”.

3 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia dan Identitas Nasional

Bahasa Indonesia dan Identitas Nasional

Bahasa adalah faktor penting dalam sebuah negara, yaitu sebagai identitas suatu Bangsa dan pemersatu Bangsa. Sepeti halnya bahasa Indonesia, yaitu sebagai bahasa pemersatu bangsa yang dapat menyatukan berbagai suku dan budaya di Indonesia yang sangat heterogen. Seiring berjalannya waktu, bahasa Indonesia menghadapi berbagai permasalahan. Beberapa tahun terakhir telah kita ketahui bahwa bahasa Indonesia sebagai identitas nasional telah mengalami pergeseran. Ada dua permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia yaitu pengaruh bahasa asing dan bahasa gaul.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

RPP BAHASA JEPANG KELAS X KURIKULUM 2013 Tema 'IDENTITAS DIRI"

RPP BAHASA JEPANG KELAS X KURIKULUM 2013 Tema 'IDENTITAS DIRI"

Menyusun teks lisan dan tulis sederhana untuk merespon perkenalan diri, sapaan, pamitan, ucapan terima kasih, permintaan maaf, meminta izin dan instruksi terkait topik identitas diri ( あいさつ、 じこしょうかい aisatsu, jikoshoukai) dan kehidupan sekolah ( が っ こ う の   せ い か つ Gakkou no seikatsu) dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya secara benar sesuai konteks

9 Baca lebih lajut

BAHASA MUNA SEBAGAI PENGUAT IDENTITAS KU

BAHASA MUNA SEBAGAI PENGUAT IDENTITAS KU

Melalui bahasa pula dapat diketahui karakter pemilik bahasa tersebut. Tanpa disadari leluhur sudah mengajari kita secara simbolis akan pentingnya sikap arif ”ikan biar dapat, serampang jangan pukah”. Bangsa Indonesia terkenal akan keramahtamahannya sekalipun dalam kondisi masyarakat sekarang ini sifat itu mulai dipertanyakan. Namun, sebenarnya masyarakat Indonesia sangat mementingkan kasih sayang. Hal tersebut paling tidak tercermin pada tinggalan budaya a.l. pada muatan makna unsur yang membentuk kata bilangan sebelas, yakni se- dan belas. Dalam bahasa daerah, seperti bahasa Sunda dan Jawa, dikenal pula bilangan ini: sawelas/sabelas (Sunda), sewelas (Jawa). Bahkan, bagi masyarakat Sunda, cinta kasih menjadi dasar filosofi kehidupan sehari-harinya, ”kudu silih asih, silih asah, jeung silih asuh” (’harus saling mengasihi, saling mengasah, dan saling mengasuh di antara sesama’) (Garna, 2008: 65). Begitu pula dengan masyarakat Bali, kesadaran akan pentingnya cinta kasih bermuara pada rasa cinta kepada Tuhan dan ciptaannya (alam dengan isinya) diwujudkan melalui ungkapang salunglung sabayantaka (baik atau buruk ditanggulangi bersama) dan manyama braya (rasa persaudaraan) (Laksana, 2009: 15). Kesadaran serupa dimiliki pula oleh masyarakat Batak bahwa setiap ciptaan, baik hidup maupun mati, diyakini memiliki roh. Konsekuensinya, setiap insan wajib menjaga kelestarian lingkungannya (Nainggolan, 2015: 146).
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

Bahasa Identitas dan Perlawanan Budaya

Bahasa Identitas dan Perlawanan Budaya

Bahasa Jawa baku dianggap sebagai alat legitimasi kekuasaan dinasti Mataram. Budaya feodal menciptakan adanya pembedaan strata sosial, salah satu perwujudannya adalah melalui penggunaan bahasa. Itulah sebabnya, bahasa Jawa baku memiliki tingkatan yang digunakan untuk meng- identifikasi status sosial penuturnya.

1 Baca lebih lajut

PENGENALAN BAHASA INDONESIA “Sejarah, kedudukan, fungsi serta ragam bahasa Indonesia” | Karya Tulis Ilmiah

PENGENALAN BAHASA INDONESIA “Sejarah, kedudukan, fungsi serta ragam bahasa Indonesia” | Karya Tulis Ilmiah

Bahasa mempunyai peranan penting untuk mempersatukan bangsa khususnya Indonesia. Adalah Bahasa Indonesia yang merupakan alat mengungkapkan identitas diri baik secara lisan maupun tertulis, dari segi rasa, karsa dan cipta serta pikir baik secara etis, estetis maupun secara logis. Warganegara yang mahir berbahasa Indonesia-lah yang mampu memenuhi kewajiban dimana pun meraka berada di wilayah tanah air dan dengan siapapun mereka bergaul di wilayah NKRI. Hal ini dibuktikan dengan disusunnya UU yang membahas mengenai penggunaan bahasa Indonesia yaitu, UU No 24 tentang BBLNLK (Bendera, Bahasa, Lambang, Negara dan Lagu Kebangsaan) tahun 2009 yang dimana pembahasan bahasa terdapat dalam BAB III.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Identitas Nasional | Karya Tulis Ilmiah Identitas Nasional

Identitas Nasional | Karya Tulis Ilmiah Identitas Nasional

Titik pangkal dari teori Ernest Renan adalah pada kesadaran moral (conscience morale), Menurut teori Ernest Renan, jiwa, rasa, dan kehendak merupakan suatu faktor subjektif, tidak dapat diukur dengan faktor-faktor objektif. Faktor agama, bahasa, dan sejenisnya hanya dapat dianggap sebagai faktor pendorong dan bukan merupakan faktor pembentuk bangsa. Teori Renan mengatakan bahwa etnisitas tidak diperlukan untuk kebangkitan nasionalisme. Jadi nasionalisme bisa jadi dalam suatu komunitas yang multi etnis, persatuan agama juga tidak diperlukan untuk kebangkitan nasionalisme. Persatuan bahasa mempermudah perkembangan
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Makalah Kel. 4 Identitas Nasional Indonesia

Makalah Kel. 4 Identitas Nasional Indonesia

Identitas nasional dapat berasal dari identitas suatu bangsa lalu kemudian disepakati oleh bangsa lainnya yang ada dalam Negara tersebut atau bisa juga berasal dari identitas beberapa bangsa yang kemudian disepakati untuk dijadikan identitas bersama sebagai identitas nasional. Kecintaan terhadap identitas nasional harus dipupuk sejak dini. Identitas nasional dapat berupa kebudayaan, adat istiadat, lambang, atau bahkan ideologi nasional. Proses pembentukan ideologi nasional dapat dibentuk oleh faktor-faktor seperti sejarah, agama, suku bangsa, adat serta kebudayaan dan bahasa. Identitas Nasional merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang bahkan sebelum masuknya agama.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MATERI PPKN PENGEMBANGAN BUDAYA DAERAH D

MATERI PPKN PENGEMBANGAN BUDAYA DAERAH D

Bahasa daerah merupakan salah satu budaya setiap bangsa. Terlebih bagi bangsa Indonesia, Budaya bahasa tersebut memang sebagai identitas dan kebanggaan suatu daerah dan juga penyatu rasa sedaerah dan tentu bahasa daerah mempunyai kedudukan penting di daerah masing-masing.Indonesia sendiri terdiri dari berbagai macam bahasa daerah mulai dari sabang sampai marauke memiliki bahasa daerah yang berbeda-beda akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa keanekaragaman budaya dan bahasa daerah merupakan keunikan tersendiri bangsa Indonesia dan merupakan kekayaan yang harus dilestarikan (Nurwidyastuti, 2015). Interaksi budaya mengakibatkan kosakata bahasa-bahasa lokal masuk kedalam pemakaian bahasa Indonesia.Penutur bahasa Indonesia yang berlatar belakang bahasa ibu turut mencoraki perkembangan kosakata bahasa Indonesia.Bahasa lokal,terutama bahasa lokal yang memilki tradisi tulis serta memiliki penutur dalam jumlah besar memiliki pengaruh terhadap bahasa Indonesia (Nurwidyastuti, 2015). Pengaruh urbanisasi sangat besar terhadap penyerapan kosakata bahasa lokal ke dalam bahasa Indonesia.Oran-orang dar daerah yang merantau ke kota-kota besar membuat mereka tidak bisa meninggalkan bahasa lokalnya secara seketika,sehingga kosakata dalam bahasa lokal nyatak sengaja terlontar.Bahasa lokal yang diucapkan oleh perantau inilah yang lambat laun diserap menjadi bahasa Indonesia (Nurwidyastuti, 2015).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Susunan Redaksi Daftar Isi dan Kata Peng

Susunan Redaksi Daftar Isi dan Kata Peng

Pertama , pembahasan tentang ‘Bahasa dan Identitas’ se cara filosofis yang diwakili oleh empat buah makalah, yaitu makalah karya Martin Suryajaya berjudul “Slavoj Žižek dan Pembentukan Identitas Subjektif melalui Bahasa ”, makalah karya Budi Hartanto berjudul “ Cyborg dan Eksistensi Kesadaran Mesin (AI): Sebuah Tinjauan dari Perspektif Filsafat Teknologi ”, makalah karya Yulius Tandyanto berjudul “ Maaf, Maaf, Maaf ... Pengampunan sebagai Ambang Batas Kemanusiaan ,” dan makalah karya Paulus Catur Wibawa berjudul “ Aku Rapopo : Bahasa dan Imajinasi Identitas Kerakyatan ”.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

FENOMENA PENGGUNAAN BAHASA GAUL DI SMAN 4 SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT

FENOMENA PENGGUNAAN BAHASA GAUL DI SMAN 4 SINGKAWANG KALIMANTAN BARAT

Salah satu sebab mengapa remaja cendrung menggunakan bahasa gaul antara lain seperti yang dikalatan oleh Asrori di atas, di mana remaja biasanya selalu ingin tampil beda dalam pencarian identitas diri. Munculnya bahasa gaul terjadi karena dinamika kehidupan masyarakat. Kemajuan teknologi komunikasi yang pesat turut mendorong perkembangan bahasa. Ditambah lagi dengan kemunculan situs jejaring sosial di dunia maya (http://arsip.gatra.com). Alasan yang esensialnya adalah bahasa gaul merupakan bahasa rahasia, yaitu sebagai ciri dan identitas sosial sehingga dengan penggunaan istilah-istilah tersebut dimaksudkan dapat merahasiakan sesuatu supaya orang lain atau kelompok di luar mereka tidak memahaminya. Bahasa gaul berkembang karena remaja atau anak muda ingin diakui statusnya di dalam pergaulan. Karena itulah, mereka rela mengubah gaya bicara, mimik, bahasa tulisan, bahkan sampai mengubah gaya berpakaiannya. Menurut Koentjara Ningrat, bahasa alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia yang ingin diakui statusnya di antara teman-temannya. (http://arsip.gatra.com).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Tugas Bahasa Indonesia NAMA APRIANSYA KE

Tugas Bahasa Indonesia NAMA APRIANSYA KE

Di zaman modern ini, banyak sekali penggunaan Bahasa Indonesia yang sering disalahgunakan di kalangan remaja. Seperti contoh, banyaknya bermunculan Bahasa-bahasa Indonesia yang tidak baku dan sering diplesetkan. Seperti Bahasa Alay, Bahasa Gaul, Bahasa prokem (preman), Bahasa G, Bahasa Gay dll. Yang jelas- jelas serapan kata-kata yang digunakan sangat tidak sesuai dengan kepribadian generasi muda yang diharapkan. Generasi muda yang cerdas, bijak dan bertanggung jawab. Karena telah disebutkan pada peribahasa yang berbunyi “Bahasa Menunjukkan Bangsa.” Ungkapan ini sebenarnya menggambarkan betapa pentingnya bahasa dalam mencerminkan identitas bangsa yang kuat dan berwibawa. Karena seorang yang berwibawa dapat dilihat dari kaidah bahasa yang Ia gunakan. Semakin terstrukturnya bahasa yang Ia gunakan maka semakin tinggi pula kewibawaan orang tersebut. Bahasa yang seperti itulah yang diharapkan dapat dikuasai oleh para generasi muda zaman sekarang.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL INDONESIA. docx

PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL INDONESIA. docx

Identitas berasal dari bahasa Inggris “identity,” yang berarti ciri, tanda, atau jati diri, yang melekat pada seseorang, kelompok, atau sesuatu, yang me mbedakannya dengan yang lain. Nasional yaitu merujuk pada konsep kebangs aan. Jadi, identitas nasional adalah ciri, tanda, atau jatidiri bangsa yang b erbeda dengan bangsa lain. Identitas nasional lebih merujuk pada identitas bangsa dalam pengertian politik (political unity). Identitas nasional Indonesi a yang Membedakannya dengan bangsa-bangsa lain salah satu di antaranya adalah adanya Ideology Pancasila sebagai dasar filsafat, pandangan hidup, kep ribadian,dan dasar negara. Dalam pembentukan Identitas Nasional factor menj adi salah satu penting dalam terciptanya Identitas Nasional. Berikut merupakan factor-faktor yang membentuk Identitas Nasional Menurut Srijanti (2009:35) : 1.Suku bangsa, yaitu golongan sosial yang khusus dan bersifat askriptif (ada se jak lahir) yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin. Indon esia dikenal sebagai bangsa yang terdiri dari banyak suku bangsa (lk. 300 ) dan setiap suku bangsa mempunyai
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...