BAHASA MADURA

Top PDF BAHASA MADURA:

BAHASA MADURA TGS KELOMPOK

BAHASA MADURA TGS KELOMPOK

Sumber data dari penelitian ini didapatkan dari seorang informan bernama Dewanto, yang menggunakan bahasa Madura sebagai bahasa pertama. Hal ini dapat diketahui melalu pernyataan Dewanto yang mengatakan bahwa dalam kesehariannya dengan keluarga, ia menggunakan bahasa Madura untuk berkomunikasi. Adapun Dewanto bertempat tinggal di daerah Ngawi, Jawa Timur, namun karena daerah asal orangtuanya adalah Madura, sehingga bahasa Madura lah yang akhirnya menjadi bahasa pertama Dewanto.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Halaman 83 - 96 Analisis Naratif Perempuan Madura dalam Bahan Ajar Bahasa Madura

Halaman 83 - 96 Analisis Naratif Perempuan Madura dalam Bahan Ajar Bahasa Madura

Abstrak - Cara melestarikan kebudayaan adalah dengan diturunkan dan diajarkan sedini mungkin kepada generasi penerus. Masa – masa terpenting dalam penyerapan budaya adalah masa remaja, sehingga dirasa perlu melibatkan kebudayaan dalam pendidikan formal. Perempuan penting untuk diteliti, karena perempuan memiliki banyak aturan dalam berkehidupan. Sebagai “ibu” yang akan mengajari sopan santun dan tatakrama pada anaknya. Perempuan dalam cerita rakyat adalah contoh yang diberikan oleh budaya agar menjadi pedoman hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis naratif. Metode ini memiliki tiga tahap yaitu, pemisahan Alur (plot) dan cerita (Story), mencari struktur dalam narasi dan mengidentifikasi karakter tokoh dalam cerita rakyat Madura pada Bahan Ajar Bahasa Madura. Objek dari penelitian ini adalah Buku bahan Ajar Bahasa Madura dan subyek penelitian ini adalah perempuan Madura. Hasil dari analisis terhadap obyek Perempuan dalam Bahan Ajar Bahasa Madura digambarkan sebagai sosok yang lemah meskipun ada di lingkungan kehidupan yang keras dan sulit, memiliki nilai religiusitas yang tinggi dan memiliki jiwa petualang.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN - POLISEMI VERBA, AJEKTIVA, DAN NOMINA DALAM BAHASA MADURA: SUATU KAJIAN SEMANTIK Repository - UNAIR REPOSITORY

BAB II GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN - POLISEMI VERBA, AJEKTIVA, DAN NOMINA DALAM BAHASA MADURA: SUATU KAJIAN SEMANTIK Repository - UNAIR REPOSITORY

Secara garis besar, bab ini menjelaskan tiga hal utama, yaitu: a) gambaran umum pulau Madura; b) gambaran keadaan sosial-budaya di Madura; dan c) gambaran keadaan kebahasaan bahasa Madura. Seperti telah disinggung dalam bab sebelumnya, objek penelitian ini adalah polisemi bahasa Madura. Oleh karena itu, sebelum membahas polisemi bahasa Madura lebih lanjut, kiranya pengetahuan mendalam terhadap bahasa Madura dan pulau Madura yang menaungi bahasa ini sangat diperlukan dalam rangka memberikan gambaran yang lebih jelas bagi pembahasan penelitian ini. Objek penelitian yang berupa bahasa Madura merupakan bagian dari kebudayaan Madura. Dengan demikian, pembahasan bahasa Madura tidak akan memadai tanpa membicarakan kebudayaan Madura secara umum.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Evi Pebri Ila Rachma Universitas Gadjah Mada evirachma30yahoo.com Abstrak - Analisis Kekerabatan Bahasa Jawa dan Bahasa Madura

Evi Pebri Ila Rachma Universitas Gadjah Mada evirachma30yahoo.com Abstrak - Analisis Kekerabatan Bahasa Jawa dan Bahasa Madura

Bahasa Jawa adalah bahasa daerah terbesar di Indonesia, dimana hal tersebut dipengaruhi oleh Jumlah penduduk dan penutur bahasa Jawa adalah yang terbesar di Indonesia. Bahasa Jawa dipergunakan sebagai sarana komunikasi dalam interaksi sosial masyarakatnya, bahasa Jawa dipergunakan di wilayah Jawa yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di Jawa Timur masyarakatnya mayoritas menggunakan bahasa Jawa sebagai sarana komunikasi dalam interaksi sosialnya. Namun selain bahasa Jawa, di Jawa Timur juga terdapat beberapa bahasa lainnya, diantaranya yaitu : bahasa Madura dan bahasa Osing. Bahasa Jawa dan bahasa Madura merupakan bahasa yang sekerabat, karena memang berasal dari proto yang sama, yaitu proto Austronesia. Kedua bahasa tersebut memiliki persamaan dan juga perbedaan. Seperti yang dikatakan oleh Mulyani (2007:19) bahwa persamaan dan perbedaan antara bahasa baik yang dihipotesiskan sekerabat ataupun tidak, dapat dilihat dari beberapa aspek. Aspek tersebut adalah: aspek fonologi, morfologis serta leksikon.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

747 Kisi Bahasa Madura

747 Kisi Bahasa Madura

20.2.12 Menganalisis makna papareghan Madura 20 Profesional Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang 20.2 Menguasai bahasa Madura lisan dan tulis, reseptif d[r]

6 Baca lebih lajut

Modul pengembangan keprofesian berkelanjutan mata pelajaran bahasa madura SD kelompok kompetensi A (ejaan latin bahasa madura, pembelajaran ejaan latin bahasa madura) - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Modul pengembangan keprofesian berkelanjutan mata pelajaran bahasa madura SD kelompok kompetensi A (ejaan latin bahasa madura, pembelajaran ejaan latin bahasa madura) - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Model pembelajaran simulasi ini memiliki prinsip bahwa siswa belajar dari konsekuensi tindakan yang mereka ambil. Ketika siswa tidak mampu memahami ejaan bahasa Madura yang berlaku saat ini, maka dia akan mengalami kesulitan bahkan kesalahan ketika menulis, membaca, atau berbicara ejaan bahasa madura. Model pembelajarn simulasi dapat dilakukan dengan berbagai cara misalnya dengan permainan, kompetisi, kerjasama, dan beberapa hal yang dilakukan perseorangan dengan standar mereka sendiri. Hampir semua model pembelajaran simulasi bergantung pada sebuah permainan yang memiliki beragam aksesoris/perlengkapan. Simulasi pendidikan memudahkan siswa untuk mempelajari pengalaman yang tersimulasi yang dibentuk dalam permainan daripada dalam bentuk ceramah atau penjelasan-penjelasan. Kemampuan guru untuk membuat setiap aktivitas menjadi sarat makna merupakan hal penting. Selain itu properti instruksi diri dalam simulasi juga menjadi hal yang vital.
Baca lebih lanjut

165 Baca lebih lajut

IDIOM DALAM BAHASA MADURA DI DESA PESISIR, KECAMATAN BESUKI

IDIOM DALAM BAHASA MADURA DI DESA PESISIR, KECAMATAN BESUKI

Seperti halnya bahasa Indonesia, bahasa Madura juga memiliki idiom. Idiom adalah satuan-satuan bahasa (dapat berupa kata, frase maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat diramalkan dari makna leksikal maupun makna gramatikal satuan-satuan yang membentuknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehui dan mendeskripsikan (1) bentuk idiom dan unsur-unsur pembentuknya dalam bahasa Madura dan (2) fungsi pragmatis idiom dalam bahasa Madura.

8 Baca lebih lajut

Kisi Kisi Soal Pretest PPGJ 2018 Bahasa Madura

Kisi Kisi Soal Pretest PPGJ 2018 Bahasa Madura

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir Menguasai bahasa Madura lisan dan tulis, reseptif Menilai penggunaan bahasa Madura pada Tingkat keilmuan yang mendukung mata pelajaran [r]

6 Baca lebih lajut

Kisi Kisi Soal Pretest PPGJ 2018 Bahasa Madura

Kisi Kisi Soal Pretest PPGJ 2018 Bahasa Madura

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir Menguasai bahasa Madura lisan dan tulis, reseptif Menganalisis ketepatan penggunaan bahasa Madura keilmuan yang mendukung mata pelajar[r]

6 Baca lebih lajut

DESAIN BUKU AJAR BAHASA MADURA BERBASIS BUDAYA: Sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa dan Budaya Madura

DESAIN BUKU AJAR BAHASA MADURA BERBASIS BUDAYA: Sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa dan Budaya Madura

Sampai kini belum ada temuan penelitian yang membuat optimis bahwa bahasa Madura (BM) akan dapat bertahan baik secara kultural maupun melalui ranah akademik. Hasil penelitian dan tulisan yang ada selama ini hanya berisi deskripsi BM secara umum dan tidak mencakup bagian-bagian yang unik dan problematis, sehingga tidak dapat menyelesaikan sistem kaidah BM. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi adalah kajian-kajian yang dilakukan dalam tulisan- tulisan tersebut bukannya memperkuat eksistensi BM, tetapi justru menegasikan eksistensi BM sebagai sebuah bahasa dengan cara “memaksakan” sistem bahasa lain (terutama BI) ke dalam BM. Karena kondisi yang seperti itu, sampai sekarang tidak ada sumber bacaan yang dapat digunakan sebagai materi pembelajaran BM secara praktis dan mudah.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

AMELIORASI DAN PEYORASI DALAM BAHASA MADURA DI KABUPATEN KUBU RAYA

AMELIORASI DAN PEYORASI DALAM BAHASA MADURA DI KABUPATEN KUBU RAYA

Alasan pemilihan ameliorasi dan peyorasi dalam bahasa Madura pada penelitian ini didasari beberapa hal. Pertama, menganalisis perubahan makna kata yang mengarah pada ameliorasi dan peyorasi dalam bahasa Madura yang berhubungan dengan komunikasi sehari- hari. Setiap perubahan makna dari kata tersebut pasti ada faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk melihat dari setiap faktor yang mempengaruhi perubahan makna tersebut. Kedua, perubahan makna kata ameliorasi atau peyorasi membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh sebab itu, penulis menganalisis kurun waktu perubahan makna tersebut untuk melihat lama atau tidaknya bahasa yang digunakan mempengaruhi perubahan makna suatu kata. Ketiga, setiap kata mempunyai fungsi tersendiri pada penggunaannya. Oleh karena itu, peneliti menganalisis setiap fungsi kata yang telah berubah makna ke ameliorasi dan peyorasi berdasarkan konteks penggunaannya untuk melihat peranan dari setiap fungsi tersebut. Keempat, mengarahkan penutur bahasa, khususnya penutur bahasa Madura agar dapat menggunakan kata yang tepat ketika bertutur.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB III ANALISIS DATA - PENGGUNAAN BAHASA MADURA DI DESA GILI KETAPANG, KECAMATAN SUMBERASIH, KABUPATEN PROBOLINGGO: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Repository - UNAIR REPOSITORY

BAB III ANALISIS DATA - PENGGUNAAN BAHASA MADURA DI DESA GILI KETAPANG, KECAMATAN SUMBERASIH, KABUPATEN PROBOLINGGO: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Repository - UNAIR REPOSITORY

Data (8) merupakan percakapan antara Sulami dan Fadia. Percakapan ini dilakukan dengan lisan atau spontan. Percakapan ini berlangsung di ruang televisi. Pada percakapan ini, Sulami menyuruh tidur Fadia. Kalimat yang menyatakan suruh yaitu “Tèdungla, la malem. Tako‟ lagghu ngèding bèk siang.” Kata lagghu‟ artinya „besok‟ (keterangan waktu). Fadia melaksanakan perintah dari Sulami. Kalimat yang menyatakan melaksanakan perintah yaitu “jhâ‟ agghi”. Kata jhâ‟ berasal dari kata sakejjhâ yang artinya „sebentar‟, cara berbicara diambil tiga huruf dari belakang yaitu jhâ artinya „tar‟. Kata sebentar dibaca sebagian sehingga dibaca tar. Orang Madura Gili Ketapang biasanya lebih nyaman menggunakan jhâ agghi bu‟ karena lebih singkat dan mudah ditangkap lawan tutur. Pemertahanan bahasa Madura oleh Fadia yaitu terletak pada kata jhâ agghi yang merupakan bahasa Madura kasar, namun terdapat kata bu‟ merupakan bahasa Madura halus yang digunakan untuk kata sapaan seorang ibu. Jawaban Fadia bahwa akan melaksanakan perintah Ibu namun masih ada dua kemungkinan antara melaksanakan perintah dan tidak. Sulami menyuruh Fadia untuk tidur dengan keadaan serius agar Fadia segera melaksakan perintah Sulami. Fadia sudah sesuai norma karena Fadia patuh kepada ibunya.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

PEMETAAN BAHASA MADURA DI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Repository - UNAIR REPOSITORY

PEMETAAN BAHASA MADURA DI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Repository - UNAIR REPOSITORY

Pemetaan Bahasa Madura di Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto ini merupakan sebuah penelitian yang menggambarkan tentang situasi bahasa Madura yang ada di Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini Menjelaskan perbedaan leksikal, status perbedaan leksikal, dan terjadinya sentuh bahasa dalam variasiBahasa Madura di Kecamatan NgoroKabupaten Mojokerto.

19 Baca lebih lajut

VARIASI DIALEK BAHASA JAWA YANG DIPENGARUHI DIALEK BAHASA MADURA DI KOTA PROBOLINGGO

VARIASI DIALEK BAHASA JAWA YANG DIPENGARUHI DIALEK BAHASA MADURA DI KOTA PROBOLINGGO

Sugeng Edy Mulyono,121 324 253 004, 2015. Variasi Dialek bahasa Jawa yang di Pengaruhi bahasa Madura di kota Probolinggo. TESIS. Pembimbing I : Dr. Ni Wayan Sartini, Dra, M.Hum, Pembimbing II : Dra. Dwi Handayani, M.Hum. Program Studi Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga.

17 Baca lebih lajut

DESAIN EJAAN BAHASA MADURA YANG DISEMPURNAKAN: Sebagai Upaya Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Madura

DESAIN EJAAN BAHASA MADURA YANG DISEMPURNAKAN: Sebagai Upaya Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Madura

Sampai kini belum ada upaya dan realitas yang membuat optimis bahwa Bahasa Madura (BM) akan dapat bertahan baik secara kultural maupun melalui ranah akademik. Hasil penelitian dan tulisan yang ada selama ini hanya berisi deskripsi secara umum dan tidak mencakup bagian-bagian yang unik dan problematis, sehingga tidak dapat menyelesaikan sistem kaidah BM. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi adalah kajian-kajian yang dilakukan dalam tulisan-tulisan tersebut bukannya memperkuat eksistensi BM, tetapi justru menegasikan eksistensi BM sebagai sebuah bahasa dengan cara “memaksakan” sistem bahasa lain, terutama Bahasa Indonesia (BI) ke dalam BM (Sofyan, 2005a). Keunikan — yang merupakan sifat sebuah bahasa (lihat Kentjono (Ed.), 1982; Chaer, 1994) — sistem BM menjadi tidak tampak. BM lebih tampak sebagai dialek dari BI, daripada sebagai sebuah bahasa. Perbedaan antara BM dengan BI yang tampak hanyalah pada bidang leksikon.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Soal UTS Semester II Kelas 6 Bahasa Madura

Soal UTS Semester II Kelas 6 Bahasa Madura

ENTAR ASAKOLA Gi’ gulaggu Murni ben ale’na lapadha jaga kabbi, amarga satiya are sakola’an daddi red-mored lapadha asakola kabbi.. Sabellunna mangkat ka sakola’anna, Murni nolonge Ebun[r]

2 Baca lebih lajut

BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 3.1 Polisemi Verba Bahasa Madura - POLISEMI VERBA, AJEKTIVA, DAN NOMINA DALAM BAHASA MADURA: SUATU KAJIAN SEMANTIK Repository - UNAIR REPOSITORY

BAB III ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 3.1 Polisemi Verba Bahasa Madura - POLISEMI VERBA, AJEKTIVA, DAN NOMINA DALAM BAHASA MADURA: SUATU KAJIAN SEMANTIK Repository - UNAIR REPOSITORY

warga Madura yang sedang membicarakan fenomena mahallil yang tengah merebak akhir-akhir ini. Dalam agama Islam, ikatan pernikahan antara perempuan dan laki-laki akan terputus jika sang suami menyatakan talak. Berbeda dengan talak satu yang masih bisa dijembatani (bisa dinikahkan kembali tanpa harus menikah lagi dengan orang lain), talak tiga sulit dijembatani karena ikatan pernikahan itu akan terputus seketika. Jika ingin kembali menjadi suami-istri, sang istri yang telah ditalak tiga harus menikah lagi dengan lelaki lain lalu bercerai kemudian kembali kepada suami awal. Proses ini memakan waktu lama. Seorang suami yang menalak tiga istrinya tanpa sengaja (karena emosi padahal masih cinta) akan menyesal dan berupaya mencari jalan untuk kembali bersatu dengan istrinya. Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan bermahallil, yaitu menikahkan si istri dengan lelaki lain yang dipilih oleh si suami tanpa memperkenalkan keduanya. Dengan demikian, kedua calon pengantin baru ini tidak saling mengetahui wajah masing-masing. Keduanya akan dipertemukan di kamar yang gelap dan diwajibkan melakukan hubungan suami-istri sebagaimana mestinya. Sebagai suami yang sah, mahallil dapat memilih untuk menceraikan (sesuai dengan kesepakatan dengan suami pertama) atau mempertahankan istrinya (melanggar kesepakatan).
Baca lebih lanjut

135 Baca lebih lajut

Soal UTS Semester II Kelas 1 Bahasa Madura

Soal UTS Semester II Kelas 1 Bahasa Madura

Keban apah se akokoh tajem bulunah toltol ?.... Apa nyamanah budu’na sapeh ?.[r]

1 Baca lebih lajut

Soal UTS Semester II Kelas 6 Bahasa Madura

Soal UTS Semester II Kelas 6 Bahasa Madura

ENTAR ASAKOLA Gi’ gulaggu Murni ben ale’na lapadha jaga kabbi, amarga satiya are sakola’an daddi red-mored lapadha asakola kabbi.. Sabellunna mangkat ka sakola’anna, Murni nolonge Ebun[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...