Balok Garis Bilangan

Top PDF Balok Garis Bilangan:

PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI BILANGAN BULAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DELIKAN DAN MEDIA BALOK GARIS BILANGAN DI KELAS IV SD NEGERI 1 KETENGER

PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI BILANGAN BULAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DELIKAN DAN MEDIA BALOK GARIS BILANGAN DI KELAS IV SD NEGERI 1 KETENGER

Alkhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat dan hidayah-Nya, sehingga skripsi yang berjudul: “ Peningkatan Kreativitas dan Prestasi Belajar Matematika Materi Bilangan Bulat Melalui Model Pembelajaran DELIKAN dan Media Balok Garis Bilangan Di Kelas IV SD Negeri 1 Ketenger”

19 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA BALOK GARIS BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM KONSEP BILANGAN BULAT.

PENGGUNAAN MEDIA BALOK GARIS BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM KONSEP BILANGAN BULAT.

Media balok garis bilangan merupakan media konkret yang dikembangkan dari garis bilangan untuk mempermudah siswa dalam memahami konsep bilangan bulat dengan menerapkan prinsip keja media tersebut. Balok garis bilangan terbuat dari styrofoam yang dibentuk seperti balok. Dimana pada bagian atasnya diberi lubang-lubang skala untuk pijakan model. Balok garis bilangan ini mempunyai dua warna (pada skala yang mewakili bilangan positif diberi warna merah, sedangkan pada skala yang mewakili bilangan negatif diberi warna kuning). Model yang digunakan untuk melakukan peragaan berupa wayang- wayangan (bisa berbentuk orang-orangan, mobil-mobilan, ataupun yang lainnya). Namun, wayang-wayangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berbentuk kelinci-kelincian.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

S PGSD 1003536 title

S PGSD 1003536 title

2014 PENGGUNAAN MEDIA BALOK GARIS BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM KONSEP BILANGAN BULAT Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustaka[r]

3 Baca lebih lajut

S PGSD 1003536 table of content

S PGSD 1003536 table of content

A. Latar Belakang Masalah .............................................................. B. Rumusan Masalah........................................................................ C. Tujuan Penelitian ........................................................................ D. Manfaat Hasil Penelitian ............................................................ E. Hipotesis Tindakan ..................................................................... F. Definisi Operasional ................................................................... BAB II KAJIAN TEORI .............................................................................. A. Media Balok Garis Bilangan ....................................................... 1. Pengertian Media Balok Garis Bilangan ................................. 2. Kriteria-Kriteria Media Belajar .............................................. 3. Kelebihan dan Kekurangan Media Balok Garis Bilangan ...... B. Kemampuan Kognitif................................................................... 1. Pengertian Kemampuan Kognitif ............................................ 2. Tahapan Perkembangan Kognitif Anak .................................. 3. Kategori-Kategori Dimensi Proses Kognitif ........................... C. Konsep Bilangan Bulat ............................................................... 1. Pengertian Bilangan Bulat ...................................................... 2. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat..........
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

S PGSD 1003536 Bibliography

S PGSD 1003536 Bibliography

Sisca Wati, R. (2011). Penggunaan Balok Garis Bilangan untuk Meningkatkan Hasil BelajarMatematika pada Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa kelas V SDN 001 Minas. (Skripsi). [Online]. Universitas Riau, Riau. Tersedia di: http://lib.unri.ac.id/skripsi/index.php?p=show_detail&id=32161#. Diakses 19 April 2014.

3 Baca lebih lajut

S PGSD 1003536 abstract

S PGSD 1003536 abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif siswa dalam pelajaran matematika tentang konsep bilangan bulat. Hal ini terbukti dengan nilai yang diperoleh siswa sebelum diberi tindakan. Persentase siswa yang belum tuntas KKM sebanyak 32,5 %. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam konsep bilangan bulat dan untuk mendapatkan gambaran mengenai aktivitas dalam pelaksanaan pembelajaran saat menggunakan media balok garis bilangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian 33 siswa kelas IVA SDN 4 Cibogo Lembang. Model yang dikembangkan dalam PTK ini menggunakan model yang diadaptasi dari model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Produk dalam penelitian ini berupa balok garis bilangan serta langkah penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada aktivitas guru dan siswa didalam kelas. Hasil penilaian dari kemampuan kognitif terlihat dari hasil ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,72% (25 siswa) dan meningkat pada siklus II menjadi 90,9% (30 siswa). Selain itu peningkatan kemampuan kognitif siswa terlihat dari setiap kategori taksonomi Bloom dari C1 sampai C3 pada indikator dari soal evaluasi tes kemampuan kognitif. Kategori C1 meningkat dari siklus I ke siklus II, yaitu sebesar 87,85% menjadi 98,65%. Kategori C2 meningkat dari 72,06% menjadi 81,36%, dan kategori C3 meningkat dari 72,7% menjadi 87,03%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media balok garis bilangan dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada konsep bilangan bulat. Oleh sebab itu, diharapkan media balok garis bilangan bisa digunakan sebagai media pembelajaran dalam pelajaran matematika.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Matematika Gemar Berhitung Kelas 6 Suparjo Umi Salamah 2009

Matematika Gemar Berhitung Kelas 6 Suparjo Umi Salamah 2009

Dalam bidang koordinat Cartesius letak titik ditentukan oleh pasangan bilangan sumbu X (sumbu mendatar) dan sumbu Y (sumbu vertikal atau tegak) ditulis (x, y). x merupakan jarak titik dengan sumbu Y. x disebut absis. y merupakan jarak titik dengan sumbu X. Y disebut ordinat. Di sebelah kanan titik O, bilangan-bilangan pada sumbu X bernilai positif. Di sebelah kiri titik O, bilangan-bilangan pada sumbu X bernilai negatif. Di atas titik O, bilangan-bilangan pada sumbu Y bernilai positif dan di bawah titik O, bilangan-bilangan pada sumbu Y bernilai negatif.
Baca lebih lanjut

202 Baca lebih lajut

sd6mat MatGemarBerhitung Supardjo

sd6mat MatGemarBerhitung Supardjo

Ayo belajar operasi hitung bilangan bulat. Perhatikan pohon faktor pada papan tulis di atas. Dapatkah kamu menentukan FPB dan KPK-nya? Ingatkah kamu, apakah FPB dan KPK itu? Apakah manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari? Untuk mengetahuinya, pelajari materi dalam bab ini dengan baik.

202 Baca lebih lajut

matematika smp kk g Kelompok Kompetensi G

matematika smp kk g Kelompok Kompetensi G

Suatu limas beraturan adalah suatu limas yang bidang alasnya berupa daerah segibanyak beraturan, dan proyeksi puncaknya berimpit dengan titik pusat bidang alas limas. Apothema limas beraturan adalah jarak antara puncak limas dan batas bidang alas limas. Apothema limas beraturan dilambangkan dengan “s”, dan tinggi limas dilambangkan dengan “h” atau “t”. Berdasarkan definisi tersebut, limas beraturan merupakan suatu limas tegak. Berdasarkan definisi limas beraturan tersebut, maka bidang sisi suatu limas beraturan berupa daerah segitiga samakaki. Semua bidang sisi suatu limas beraturan saling kongruen. Apothema merupakan suatu bilangan real positf, dan bukan suatu ruas garis, tetapi panjang ruas garis. Aphotema limas hanya dimiliki oleh limas beraturan, karena nilainya tunggal untuk suatu limas beraturan (mengapa?). Dalam pembelajaran di kelas, Anda dapat pula mengajukan pertanyaan tersebut kepada siswa untuk melatih kemampuan berpikir kritisnya.
Baca lebih lanjut

240 Baca lebih lajut

Modul PKB 2017 Mat SMP KK G

Modul PKB 2017 Mat SMP KK G

Yang dimaksudkan daerah segibanyak R , di sini adalah segibanyak apapun beserta semua titik di daerah dalamnya. Jadi, bidang alas suatu limas dapat berupa daerah segitiga, daerah segiempat, daerah segilima, daerah segienam, daerah segitujuh, dan seterusnya. Jarak dari puncak limas ke bidang yang memuat bidang alas limas merupakan tinggi limas (dilambangkan dengan t). Dari definisi limas tersebut, ternyata suatu limas merupakan suatu benda pejal, bukan benda berongga. Mengapa demikian? Karena ruas garis pembentuk limas tersebut, dilambangkan �� ����, salah satu ujungnya adalah puncak limas (P), sedangkan ujungnya yang lain (Q) adalah titik pada sisi atau di daerah dalam bidang alas limas.
Baca lebih lanjut

240 Baca lebih lajut

soal osn matematika tingkat kabupaten kota tahun 2015

soal osn matematika tingkat kabupaten kota tahun 2015

6. Bilangan bulat x jika dikalikan 11 terletak di antara 1500 dan 2000. Jika x dikalikan 7 terletak antara 970 dan 1275. Jika x dikalikan 5 terletak antara 690 dan 900. Banyaknya bilangan x sedemikian yang habis dibagi 3 sekaligus habis dibagi 5 ada sebanyak ...

4 Baca lebih lajut

PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT (2)

PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT (2)

PERTIDAKSAMAAN KUADRAT Pertidaksamaan kuadrat diselesaikan dengan bantuan garis bilangan, yaitu dengan menguji pada masing-masing daerah pada garis bilangan dengan mencantumkan akar-aka[r]

11 Baca lebih lajut

Matematika Kelas 4 Yoni Yuniarto Hidayati 2009

Matematika Kelas 4 Yoni Yuniarto Hidayati 2009

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat berbagai macam bilangan. Tentu kamu pernah pergi ke pasar swalayan bersama ibumu. Di pasar swalayan terdapat berbagai jenis barang dengan dicantumkan harganya. Nilai barang di satu pasar swalayan dengan pasar swalayan lainnya dapat dibandingkan dengan menggunakan nilai tempat agar kita dapat membeli barang dengan harga yang lebih murah.

198 Baca lebih lajut

4. Soal Matematika kelas 4

4. Soal Matematika kelas 4

1 Bilangan pecahan yang tepat untuk melengkapi garis bilangan di atas adalah ..... 4 lambang bilangan yang tepat adalah ....[r]

5 Baca lebih lajut

sd4mat Matematika YoniYuniarto

sd4mat Matematika YoniYuniarto

Gambar di samping menunjukkan sinar garis AB dan sinar garis AC yang kedua pangkalnya bertemu di titik A. Kedua sinar garis tersebut membentuk daerah pojok (daerah yang diarsir). Daerah ini dinamakan dengan ∠ BAC (dibaca sudut BAC). Besarnya ∠ BAC bergantung pada besarnya daerah yang dibatasi oleh sinar garis AB dan AC. Semakin luas daerah yang dibatasi oleh kedua sinar garis tersebut, semakin besar nilai ∠ BAC. Sebaliknya semakin kecil daerah yang dibatasi oleh kedua sinar garis tersebut, semakin kecil pula nilai ∠ BAC.

198 Baca lebih lajut

Silabus Kurikulum 2013 SD Kelas 4 Revisi Semester 1

Silabus Kurikulum 2013 SD Kelas 4 Revisi Semester 1

Ahli pendidikan Piaget membagi tahap perkembangan kognitif dalam 4 tahapan, yaitu tahap sensorimotor, tahap pra-operasional, operasional konkret, dan operasional formal. Usia sekolah dasar umumnya 7 sampai 12 tahun masuk pada tahap operasional konkret dimana anak belum bisa memahami problem abstrak, segala sesuatu akan bermakna bila dikaitkan dengan objek konkret (nyata) yang mereka temui sehari-hari. Untuk itu pembelajaran yang cocok di SD menggunakan pendekatan tematik. Pembelajaran tematik merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran dalam berbagai tema. Shoemaker (1989) mendefinisikan kurikulum terintegrasi (tematik) sebagai “...pendidikan yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga melintasi garis-garis batas mata pelajaran, membawa bersama beragam aspek kurikulum ke dalam asosiasi yang bermakna agar terfokus kepada bidang-bidang studi yang luas. Ia memandang belajar dan mengajar secara holistik dan merefleksikan dunia nyata, yang interaktif”.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

Tetapkan nilai-nilai nolnya Tetapkan tanda-tanda pada garis bilangan Jawaban didapatkan dari hal-hal yang ditanyakan dan terlukiskan pada garis bilangan bila ditanyakan > 0, maka yang[r]

8 Baca lebih lajut

Matematika   SD Kelas 4   20090904084314

Matematika SD Kelas 4 20090904084314

Gambar di samping menunjukkan sinar garis AB dan sinar garis AC yang kedua pangkalnya bertemu di titik A. Kedua sinar garis tersebut membentuk daerah pojok (daerah yang diarsir). Daerah ini dinamakan dengan ∠ BAC (dibaca sudut BAC). Besarnya ∠ BAC bergantung pada besarnya daerah yang dibatasi oleh sinar garis AB dan AC. Semakin luas daerah yang dibatasi oleh kedua sinar garis tersebut, semakin besar nilai ∠ BAC. Sebaliknya semakin kecil daerah yang dibatasi oleh kedua sinar garis tersebut, semakin kecil pula nilai ∠ BAC.

198 Baca lebih lajut

latihan soal Matematika SD kelas 3 tentang menentukan sebuah bilangan diantara dua bilangan

latihan soal Matematika SD kelas 3 tentang menentukan sebuah bilangan diantara dua bilangan

Tentukanlah bilangan yang terletak diantara dua bilangan dibawah ini dengan cara melihat garis bilangan diatas.[r]

1 Baca lebih lajut

PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT (1)

PERSAMAAN DAN FUNGSI KUADRAT (1)

PERTIDAKSAMAAN KUADRAT Pertidaksamaan kuadrat diselesaikan dengan bantuan garis bilangan, yaitu dengan menguji pada masing-masing daerah pada garis bilangan dengan mencantumkan akar-aka[r]

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...