Belahan Jiwa

Top PDF Belahan Jiwa:

KETERBELAHAN JIWA SEKAR AYU ASMARA DALAM FILM “BELAHAN JIWA”: Kajian Psikoanalisis Sastra

KETERBELAHAN JIWA SEKAR AYU ASMARA DALAM FILM “BELAHAN JIWA”: Kajian Psikoanalisis Sastra

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt., Sang Khalik, di tangan-Nya segala kebaikan dan Dialah Maha Kuasa atas segala sesuatu di langit dan bumi. Limpahan nikmat, rahmat, inayah, hidayah dan karunia dari Allah Swt senantiasa menaungi penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Keterbelahan Jiwa Sekar Ayu Asmara Dalam Film Belahan Jiwa: Kajian Psikoanalisis Sastra. Skripsi ini disusun guna

20 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

merupakan salah satu bidang kajian pragmatik. Pragmatik merupakan cabang ilmu yang mengkaji bahasa dari segi fungsinya. Salah satu kajian dari pragmatik ialah tindak tutur. Peneliti ingin menganalisis tindak tutur pada cerita dalam film Belahan Jiwa karena dialog dalam film tersebut mengandung kata-kata yang bermakna konotasi yang tidak hanya ditanggapi dengan kata-kata saja, melainkan juga dengan tindakan secara khusus (Levinson dalam Lubis, 1991).

5 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Peneliti akan membahas tindak tutur perlokusi pada dialog film Belahan Jiwa karya Asmara melalui kajian pragmatik. Tindak tutur dalam berbahasa merupakan masalah menarik untuk diteliti karena merupakan suatu tuturan yang selalu digunakan orang dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Searle (Wijana dan Rohmadi, 2010) tindak tutur perlokusi memiliki aneka jenis yaitu: asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi yang dapat dianalisis dari berbagai tindak tutur sehari-hari. Salah satunya adalah dalam tindak tutur pada film.

66 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

2.3 Tinjauan Pustaka Penelitian tentang tindak tutur yang relevan sebagai sumber adalah sebagai berikut: Maharani 2007, dalam skripsinya yang berjudul Tindak Tutur Percakapan pada Ko[r]

8 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi dan Perlokusi terhadap Dialog Film Berbagi Suami Karya Nia Dinata.. Medan: Fakultas Sastra.[r]

2 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Penelitian ini memiliki dua masalah:(1) Bagaimanakahtindak tutur perlokusi yang terdapat pada dialog filmBelahan Jiwa karya Sekar Ayu Asmara? dan (2) Jenis tindak tutur perlokusi apakah yang paling dominan pada dialog filmBelahan Jiwa karyaSekar Ayu Asmara? Data dalam penelitian ini adalah kalimat atau dialog yang merupakan tindak tutur perlokusi yang terdapat pada filmBelahan Jiwa karya Sekar Ayu Asmara. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dan kuantitatif.Penelitian ini menggunakan metode simak dan tekniksimak bebas libat cakap. Terdapat limatindak tutur perlokusi yang dikategorikan menurut jenisnya, antara lain (1) asertif terdapat 23bentuk tuturan, (2) direktif 16terdapat bentuk tuturan, (3) ekspresif terdapat4 bentuk tuturan, (4) komisif terdapat 2 bentuk tuturan, dan (5) deklarasi terdapat6 bentuk tuturan. Jenis tindak tutur perlokusi yang paling dominan adalah tindak tutur asertif.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Tindak Tutur Perlokusi dalam Dialog Film Belahan Jiwa Karya Sekar Ayu Asmara

Penelitian ini memiliki dua masalah:(1) Bagaimanakahtindak tutur perlokusi yang terdapat pada dialog filmBelahan Jiwa karya Sekar Ayu Asmara? dan (2) Jenis tindak tutur perlokusi apakah yang paling dominan pada dialog filmBelahan Jiwa karyaSekar Ayu Asmara? Data dalam penelitian ini adalah kalimat atau dialog yang merupakan tindak tutur perlokusi yang terdapat pada filmBelahan Jiwa karya Sekar Ayu Asmara. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dan kuantitatif.Penelitian ini menggunakan metode simak dan tekniksimak bebas libat cakap. Terdapat limatindak tutur perlokusi yang dikategorikan menurut jenisnya, antara lain (1) asertif terdapat 23bentuk tuturan, (2) direktif 16terdapat bentuk tuturan, (3) ekspresif terdapat4 bentuk tuturan, (4) komisif terdapat 2 bentuk tuturan, dan (5) deklarasi terdapat6 bentuk tuturan. Jenis tindak tutur perlokusi yang paling dominan adalah tindak tutur asertif.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Fungsi Manajerial Perawat Pelaksana di Ruang Penyakit Dalam RSUD Dr.H.Yuliddin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan

Pelaksanaan Fungsi Manajerial Perawat Pelaksana di Ruang Penyakit Dalam RSUD Dr.H.Yuliddin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan

11. Istriku tercinta Mismar, Amk,dan anak-anakku tersayang jantung hati belahan jiwa Muhammad Raihan Ulmi, Annisa Khairani Bulqis dan Nayyara Adelia Ulmiterima kasih untuk dukungan do’a, kasih sayang yang tulus yang selalu membangkitkan semangatku dan selalu memberikan, motivasi dalam hidupku, serta keluarga besarku yang senantiasa memberikan semangat dorongan secara moril, materil, serta spiritual selama penulis mengikuti pendidikan sarjana Keperawatan di Fakultas Keperawatan universitas Sumatera Utara.

11 Baca lebih lajut

Pendidikan Karakter Bangsa dalam Novel (Studi tentang Pesan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Bangsa Menggunakan Pendekatan Semiologi Komunikasi dalam Novel Nonfiksi “Habibie dan Ainun” karya B.J. Habibie dan “Belahan Jiwa” karya Rosihan Anwar).

Pendidikan Karakter Bangsa dalam Novel (Studi tentang Pesan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Bangsa Menggunakan Pendekatan Semiologi Komunikasi dalam Novel Nonfiksi “Habibie dan Ainun” karya B.J. Habibie dan “Belahan Jiwa” karya Rosihan Anwar).

Setiap anggota masyarakat mempunyai media yang khas untuk menyampaikan aspirasi, insipirasi dan lainnya yang merupakan pesan-pesannya. Pesan berupa simbol-simbol komunikasi mempunyai makna tertentu berdasarkan konteks. Penelitian ini merupakan studi pesan yang terdapat dalam novel “Habibie dan Ainun” karya mantan Presiden Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie dan novel “Belahan Jiwa” karya legendaris jurnalis Indonesia, Rosihan Anwar. Novel sendiri merupakan salah satu media komunikasi di masyarakat. Novelis melalui novelnya sebagai komunikator menyampaikan pesan atau maksud tertentu kepada publik (komunikan).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

JIWA JIWA DI NERAKA DAN SORGA

JIWA JIWA DI NERAKA DAN SORGA

ke bumi dalam rangka proses penyempurnaan sehingga reinkarnasi itu diperlukan untuk menjalani Tabur Tuai (Karma) hingga jiwa itu bersimpuh di kaki Yeshua: Mari w Alahi! (Tuhanku dan Alahaku!). Keselamatan hanya satu-satunya melalui Yeshua dan ini tak bisa dicapai dengan adanya aneka macam agama-gama di bumi. Setiap jiwa yang mengalami reinkarnasi ke bumi akan diarahkan untuk percaya kepada Yeshua seperti bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Jadi orang Kristen Nasrani yang percaya Yeshua bukan terjadi secara kebetulan tetapi ada proses hidupnya masa lalu sebelum dia. Begitulah semua jiwa-jiwa akan menjalani jalan akhir dalam Yeshua. Setelah kelak sesuai waktunya di mana ciptaan fana ini usang oleh pemakaian maka akan ditransformasi total yang disebut Kiamat. Kesempurnaan itu hanya bisa dicapai dengan Iman dan Perbuatan; Iman kepada Yeshua dan menjalankan Perintah-perintah-Nya (mitzvoth; Yokhanan 14:15; dan Torah Mshikha, Galatia 6:2). Mar Ya aqub katakan Iman dan Perbuatan (Yak.2:23). Keselamatan bukan Takdir pasif, tetapi keselamatan ditakdirkan dalam Yeshua secara aktif seperti dalam pernyataan Yeshua: Jika engkau mengasihi-Ku pastilah engkau melakukan Perintah-perintah-Ku. Dalam rangka inilah terjadi siklus reinkarnasi itu. Tidak ada keselamatan seperti membeli tiket pesawat terbang! Tidak ada keselamatan pasif sudah dipilih dan tak dipilih seperti ajaran Kalvinisme.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PROPOSAL HOME VISIT PERAN KELUARGA DALAM

PROPOSAL HOME VISIT PERAN KELUARGA DALAM

Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana klien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, parabaan atau penghiduan. Klien merasakan stimulus yang sebetul-betulnya tidak ada (Damaiyanti, 2012).

17 Baca lebih lajut

KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA 1

KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA 1

PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA SEJARAH KEPERAWATAN JIWA DILUAR NEGERI SEJARAH KEPERAWATAN JIWA DILUAR NEGERI  Sblm th 1860 perawatan klien jiwa dgn costud[r]

25 Baca lebih lajut

KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA pp

KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA pp

PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA SEJARAH KEPERAWATAN JIWA DILUAR NEGERI SEJARAH KEPERAWATAN JIWA DILUAR NEGERI  Sblm th 1860 perawatan klien jiwa dgn costud[r]

25 Baca lebih lajut

Perancangan Buku Cerita Bergambar Tentang Mengenal Pengguna Petasan Di Berbagai Belahan Duni

Perancangan Buku Cerita Bergambar Tentang Mengenal Pengguna Petasan Di Berbagai Belahan Duni

Gambar 4.56 Kemasan Sumber: Dokumen Pribadi 4.3.2 Rantai Bendera Media rantai bendera akan digantungkan di depan pintu masuk toko buku besar seperti Gramedia, bentuk dari rantai [r]

76 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

rupa Jatim awal corak candi Jateng-Jatim, candi badut, Sanggarriti, Gunung Gangsir da Belahan corak candi Jateng-Jatim, candi badut, Sanggarriti, Gunung Gangsir da Belahan corak candi [r]

36 Baca lebih lajut

DESKRIPSI UMUM OBJEK PENELITIAN PENGARUH PEMBERITAAN BENCANA ALAM MELETUSNYA GUNUNG MERAPI TERHADAP SIKAP MASYARAKAT.

DESKRIPSI UMUM OBJEK PENELITIAN PENGARUH PEMBERITAAN BENCANA ALAM MELETUSNYA GUNUNG MERAPI TERHADAP SIKAP MASYARAKAT.

TABEL 2.2 Penduduk Menurut Pendidikan Pendidikan Jumlah Belum tamat SD 351 jiwa Tamat SD 961 jiwa Tamat SLTP 996 jiwa Tamat SLTA 2.055 jiwa Tamat PT 356 jiwa Sumber:Data Monografi Ke[r]

15 Baca lebih lajut

Menjadi Pemimpin yang Membebaskan isinya

Menjadi Pemimpin yang Membebaskan isinya

Kesimpulan Jiwa kepemimpinan akan lebih bermakna jika jiwa tersebut ialah jiwa kepemimpinan yang membebaskan, khususnya dalam keberadaan kepemimpinan di Indonesia saat ini yang mengalam[r]

6 Baca lebih lajut

ANALISA KEKASARAN PERMUKAAN DENGAN VARIASI LEMPUNG DAN PASIR PADA PENUANGAN ALUMINIUM YANG MENGGUNAKAN CETAKAN BELAHAN

ANALISA KEKASARAN PERMUKAAN DENGAN VARIASI LEMPUNG DAN PASIR PADA PENUANGAN ALUMINIUM YANG MENGGUNAKAN CETAKAN BELAHAN

Metode penelitian yang di gunakan adalah experiment laboratorium dengan variabel independent yang mempunyai prosentase bahan cetakan pasir silika dan clay, sedangkan bahan tambah atau ko[r]

1 Baca lebih lajut

Gangguan Jiwa Psychasthenia

Gangguan Jiwa Psychasthenia

yaitu gejala gangguan jiwa, dimana penderita dikuasai oleh suatu pikiran yang tidak bisa dihindarinya. Misalnya seorang gadis yang merasa bahwa ia akan sengsara saja. Apabila ia sedang menimba air maka ia merasa akan jatuh ke dalam sumur. Ia merasa pula bahwa hidupnya selalu diliputi kesusahan.

3 Baca lebih lajut

Gangguan Jiwa Psychasthenia

Gangguan Jiwa Psychasthenia

orang terpaksa mengulang-ngulang pekerjaannya. Akan tetapi tidak semua pengulangan dianggap sebagai gangguan jiwa. Pengulangan yang termasuk gangguan jiwa ialah apabila kelakuan itu mempengaruhi hubungan sosialnya, dalam mencapai suatu kebutuhan atau keinginannya. Disamping itu ia terpaksa pula mengeluarkan tenaga lebih banyak dari kebutuhan pekerjaannya, karena untuk setiap pekerjaan yang dilakukannya, ia terpaksa mengulang ulanginya kembali.

2 Baca lebih lajut

Show all 4459 documents...