Belajar Ekonomi

Top PDF Belajar Ekonomi:

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

Hasil belajar adalah hasil usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan ditandai dengan tingginya hasil belajar yang diperoleh. Guru adalah salah satu komponen terpenting dalam proses belajar mengajar. Keterampilan mengajar bagi seorang guru adalah sangat penting bila ingin menjadi guru yang profesional, disamping menguasai substansi bidang studi yang dia mampu dalam mengajar, keterampilan dasar mengajar juga merupakan keterampilan penunjang untuk keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan minat belajar ekonomi terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 14 Bandar Lampung
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU EKONOMI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NOGOSARI TAHUN AJARAN 2010/2011.

PENDAHULUAN PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU EKONOMI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NOGOSARI TAHUN AJARAN 2010/2011.

khususnya, maupun bagi masyarakat luas pada umumnya mengenai kemandirian belajar siswa dan persepsi siswa tentang profesionalisme guru ekonomi terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X pada sekolah SMAN 1 Nogosari tahun ajaran 2010/2011.

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN EKONOMI DENGAN PENDEKATAN  Pengaruh pembelajaran Ekonomi dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning dan Aktivitas Belajar terhadap prestasi belajar Ekonomi pada siswa kelas X Man Purwodadi Tahun Ajaran 2010/2011.

PENGARUH PEMBELAJARAN EKONOMI DENGAN PENDEKATAN Pengaruh pembelajaran Ekonomi dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning dan Aktivitas Belajar terhadap prestasi belajar Ekonomi pada siswa kelas X Man Purwodadi Tahun Ajaran 2010/2011.

0,002, dengan sumbangan efektif sebesar 14,28%; 3) Ada pengaruh yang signifikan metode belajar dan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar ekonomi pada siswa kelas X MAN Purwodadi tahun ajaran 2010/2011. Hal ini berdasarkan analisis variansi regresi linier ganda (uji F) diketahui bahwa F hitung > F tabel , yaitu 20,259 > 3,115 dan nilai

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA, LINGKUNGAN SEKOLAH, DAN PEMANFAATAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS MAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN TAHUN AJARAN 2013/2014.

PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA, LINGKUNGAN SEKOLAH, DAN PEMANFAATAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS MAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN TAHUN AJARAN 2013/2014.

waktunya untuk belajar sendiri atau belajar di perpustakaan, mereka lebih memilih untuk pergi ke kantin sekolah. Kebanyakan dari siswa kelas X dan kelas XI IPS MAN Tempel setiba di rumah mereka tidak membaca kembali materi yang sudah disampaikan oleh guru dan siswa tersebut belajar dengan teratur jika akan mengikuti ujian saja. Hal inilah yang dapat menyebabkan rendahnya prestasi belajar Ekonomi siswa kelas X dan kelas XI IPS MAN Tempel. Terbukti dengan masih banyaknya siswa yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal ini diketahui melalui hasil ulangan harian pada mata pelajaran Ekonomi, untuk siswa kelas X terdapat 36% siswa belum mencapai nilai KKM dan untuk siswa kelas XI IPS terdapat 79% belum mencapai nilai KKM.
Baca lebih lanjut

175 Baca lebih lajut

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM SOLVING DENGAN MEMPERHATIKAN BENTUK TES ( Studi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pulaupanggung Tahun Pelajaran 2012/2013)

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM SOLVING DENGAN MEMPERHATIKAN BENTUK TES ( Studi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pulaupanggung Tahun Pelajaran 2012/2013)

Pulaupanggung Tanggamus. Berdasarkan hasil observasi, hal tersebut dikarenakan kurangnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Dalam aktivitas belajar, siswa masih menjadi pihak yang pasif yang hanya menerima informasi dari guru tanpa punya inisiatif untuk menambah wawasan materi pada sumber belajar lain, mengungkapkan pendapat dan mengajukan pertanyaan kepada guru tentang hal yang belum dipahami, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan upaya dengan menerapkan model kooperatif tipe Group Investigation (GI) dan Model kooperatif tipe Problem Solving dengan memperhatikan bentuk soal (pilihan ganda dan analisis hubungan) sebagai variable moderatornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar Ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang pembelajaranya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan komparatif yang dilakukan terhadap dua kelas sampel yang dipilih dengan metode clutster random sampling dengan diberikan perlakuan berbeda. Data penelitian diperoleh dengan memberikan tes belajar menggunakan bentuk soal pilihan ganda dan esai kepada dua kelas sampel. Setelah hasil belajar diperoleh, data dianalisis untuk menguji hipotesis dengan menggunakan uji T-test Dua Sampel Independent dan uji Analisis Varian Dua Jalan.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR EKONOMI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2008/2009

1. Ada pengaruh persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru bidang terhadap hasil belajar ekonomi pada SMA Negeri 14 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2008/2009. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa baiknya persepsi para siswa ini terungkap dimana siswa

12 Baca lebih lajut

PENGARUH TIPE BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG MATA PELAJARAN EKONOMI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI  Pengaruh Tipe Belajar Dan Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran Ekonomi Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri Karangpanda

PENGARUH TIPE BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG MATA PELAJARAN EKONOMI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI Pengaruh Tipe Belajar Dan Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran Ekonomi Terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri Karangpanda

13,059 > 3,251 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. Dengan koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,414. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,414 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh tipe belajar dan persepsi siswa tentang mata pelajaran ekonomi terhadap prestasi belajar ekonomi adalah sebesar 41,4% sedangkan 58,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci: Tipe Belajar, Persepsi Siswa Tentang Mata Pelajaran Ekonomi dan

15 Baca lebih lajut

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM SOLVING DENGAN MEMPERHATIKAN BENTUK TES ( Studi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pulaupanggung Tahun Pelajaran 2012/2013)

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM SOLVING DENGAN MEMPERHATIKAN BENTUK TES ( Studi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pulaupanggung Tahun Pelajaran 2012/2013)

Pulaupanggung Tanggamus. Berdasarkan hasil observasi, hal tersebut dikarenakan kurangnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Dalam aktivitas belajar, siswa masih menjadi pihak yang pasif yang hanya menerima informasi dari guru tanpa punya inisiatif untuk menambah wawasan materi pada sumber belajar lain, mengungkapkan pendapat dan mengajukan pertanyaan kepada guru tentang hal yang belum dipahami, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan upaya dengan menerapkan model kooperatif tipe Group Investigation (GI) dan Model kooperatif tipe Problem Solving dengan memperhatikan bentuk soal (pilihan ganda dan analisis hubungan) sebagai variable moderatornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar Ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe GI dengan siswa yang pembelajaranya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Problem Solving. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan komparatif yang dilakukan terhadap dua kelas sampel yang dipilih dengan metode clutster random sampling dengan diberikan perlakuan berbeda. Data penelitian diperoleh dengan memberikan tes belajar menggunakan bentuk soal pilihan ganda dan esai kepada dua kelas sampel. Setelah hasil belajar diperoleh, data dianalisis untuk menguji hipotesis dengan menggunakan uji T-test Dua Sampel Independent dan uji Analisis Varian Dua Jalan.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 BANDAR LAMPUNGTAHUN PELAJARAN 2

STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 6 BANDAR LAMPUNGTAHUN PELAJARAN 2

Peneliti menerapkan dua model pembelajaran kooperatif yaitu tipe Student Facilitator And Expalining (SFAE) dan tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada dua kelas yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pemilihan kedua model tersebut karena dianggap mampu memberikan peningkatan hasil belajar ekonomi. Model Student Facilitator And Explaining merupakan pembelajaran dimana siswa dibagi kedalam kelompok, dalam model pembelajaran ini siswa belajar mempresentasikan materi pelajaran. Student Facilitator And Explaining dilakukan dengan cara penguasaan siswa terhadap bahan-bahan pembelajaran melalui imajinasi dan penghayatan yang dilakukan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan yang dilakukan siswa dengan membuat bagan atau peta konsep yang berisikan ide atau gagasan serta pendapat dari materi pelajaran, oleh karenanya model ini dapat meningkatkan motivasi belajar, antusias, keaktifan dan rasa senang dalam belajar siswa.
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI ARTIKEL PENELITIAN

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI ARTIKEL PENELITIAN

4 diwajibkan saja, hal ini bertujuan untuk meningkatkan Kemandirian Belajar. Sedangkan pihah sekolah diharapkan mampu membenahi Lingkungan Belajar disekolah dan memberikan saran kepada orang tua siswa agar memantau kegiatan belajar anak dirumah..(3). Dari hasil deskripsi data penelitian saya dapat kita lihat bahwa dalam kemandirian dalam belajar siswa perlu memiliki sikap inisiatif, memiliki sikap bebas bertanggungjawab, memandang kesulitan sebagai suatu tantangan, memanfaatkan serta mencari sumber belajar yang relevan, dan mempunyai strategi dalam belajar. Jadi apabila semua yang telah disebutkan diatas sudah baik maka kemandirian belajar siswa akan menjadi baik pula sehingga akan berdampak pada hasil belajar ekonomi siswa. (4) Dalam penelitian ini pada variabel lingkungan belajar terutama pada indikator variabel lingkungan alami peneliti lebih fokus pada lingkungan alami yang berada pada ruang kelas sedangkan diluar kelas tidak diteliti oleh peneliti. Oleh sebab itu kemungkinan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian tentang lingkungan alami khususnya yang berada diluar ruang kelas. (5). Bagi peneliti lain, dalam penelitian ini membahas tentang Hasil Belajar Ekonomi yang melibatkan dua variabel yaitu Kemandirian Belajar dan Lingkungan Belajar. Namun diluar itu masih banyak variabel lain yang berpengaruh seperti minat, bakat, kebiasan belajar, kedisplinan, kecerdasan dan lain sebagainya. Oleh karena itu kemungkinan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian tentang variabel- variabel lain yang berkaitan dengan Hasil Belajar Ekonomi.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH DAN DISIPLIN BELAJAR MELALUI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI KELAS XI IPS SEMESTER GANJIL SMA NEGERI 1 TERBANGGI BESAR TAHUN PELAJARAN2013/2014

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PEMANFAATAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH DAN DISIPLIN BELAJAR MELALUI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI KELAS XI IPS SEMESTER GANJIL SMA NEGERI 1 TERBANGGI BESAR TAHUN PELAJARAN2013/2014

mengetahui apakah ada pengaruh persepsi siswa tentang pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah dan disiplin belajar melalui motivasi belajar terhadap hasil belajar Ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Terbanggi Besar Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi dalam penelitian ini adalah 151 siswa dengan sampel 108 siswa, dengan sampel menggunakan teknik proporposional random sampling. Metode yang digunakan deskriptif verifikatif dengan pendekatan Ex Post Facto dan survey. Untuk menguji semua hipotesis menggunakan regresi linier dengan analisis jalur. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1)Ada pengaruh positif secara signifikan persepsi siswa tentang pemanfaatan fasilitas belajar di sekolah terhadap motivasi belajar. (2)Ada pengaruh positif secara signifikan disiplin belajar terhadap motivasi belajar. (3)Ada hubungan positif secara
Baca lebih lanjut

130 Baca lebih lajut

PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA ANGKASA LANUD SOEWONDO TAHUN AJARAN 2015/2016.

PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA ANGKASA LANUD SOEWONDO TAHUN AJARAN 2015/2016.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS yang terdiri dari 2 kelas yang berjumlah 36 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik total sampling dimana sampelnya berjumlah 36 orang. Data status sosial ekonomi orangtua dan motivasi belajar diperoleh dengan menggunakan angket dan data prestasi belajar ekonomi siswa diperoleh dari DKN atau daftar Kumulatif nilai. Uji Validitas untuk analisis butir angket menggunakan rumus Pearson Product Moment dan uji Reliabilitas angket diperoleh dengan menggunakan rumus Cronbach Alpha. Untuk membuktikan kebenaran hipotesis digunakan rumus analisis regresi berganda, uji t/parsial, uji F/simultan dan uji Koefisien determinasi.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA GAME ULAR TANGGA EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR EKONOMI KELAS X SMA N 1 SEDAYU.

PENGEMBANGAN MEDIA GAME ULAR TANGGA EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR EKONOMI KELAS X SMA N 1 SEDAYU.

Berdasarkan observasi selama masa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA N 1 Sedayu pada bulan Agustus sampai September 2015 ditemui peserta didik kurang berminat belajar ekonomi, hal ini ditunjukkan oleh peserta didik kurang memperhatikan penjelasan guru saat pembelajaran. Kendala lain peserta didik tidak dapat berkonsentrasi dengan baik, peserta didik cenderung berbicara dengan teman sebangku, membuat celotehan-celotehan yang memicu kegaduhan kelas sehingga kondisi kelas menjadi tidak kondusif. Saat guru menjelaskan materi pembelajaran yang disampaikan tidak dapat diterima oleh peserta didik dengan baik. Selain itu peserta didik tidak tepat waktu dalam pengumpulan tugas. Media pembelajaran yang kurang kreatif juga menjadi salah satu faktor yang membuat kurang berminatnya peserta didik dalam belajar ekonomi. Selama observasi ditemukan proses pembelajaran yang berlangsung masih menggunakan metode konvensional. Dengan menggunakan metode konvensional menyebabkan penggunaan media pembelajaran kurang optimal sehingga menjadikan proses pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik.
Baca lebih lanjut

207 Baca lebih lajut

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA  PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU EKONOMI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NOGOSARI TAHUN AJARAN 2010/2011.

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU EKONOMI TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NOGOSARI TAHUN AJARAN 2010/2011.

signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,466 menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan oleh kombinasi variabel Kemandirian Belajar dan Persepsi Siswa tentang Profesionalisme Guru Ekonomi terhadap Prestasi Belajar Ekonomi adalah sebesar 46,6% sedangkan 53,4% dipengaruhi oleh variabel lain.

17 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X DI SMA DHARMA BAKTI TANAH JAWA TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X DI SMA DHARMA BAKTI TANAH JAWA TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016.

Salah satu cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran adalah dengan memilih model pembelajaran yang tepat untuk setiap pokok bahasan. Suasana belajar mengajar yang diharapkan adalah menjadikan siswa sebagai subjek yang berupaya menggali sendiri, memecahkan sendiri masalah-masalah dari suatu konsep yang dipelajari, sedangkan guru lebih banyak bertindak sebagai motivator dan fasilitator. Situasi belajar yang diharapkan disini siswa lebih banyak berperan aktif (kreatif). Untuk mengatasi masalah tersebut dapat melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture. Model pembelajaran picture and picture merupakan model
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN REMEDIAL BERBANTUAN TUTOR SEBAYA DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NURUL ISLAM INDONESIA BARU MEDAN T.P 2015/2016.

PENGARUH PEMBELAJARAN REMEDIAL BERBANTUAN TUTOR SEBAYA DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NURUL ISLAM INDONESIA BARU MEDAN T.P 2015/2016.

Kegiatan belajar mengajar adalah inti kegiatan dalam pendidikan. Dalam kegiatan belajar mengajar akan melibatkan semua komponen pengajaran dan akan menentukan sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai. Dalam kegiatan pembelajaran selalu dijumpai adanya peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar dan penguasaan materi pembelajaran yang telah ditentukan. Secara garis besar kesulitan dimaksud dapat berupa kurangnya pengetahuan, kesulitan memahami materi pembelajaran, maupun kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas latihan dan menyelesaikan soal- soal ulangan. Secara khusus, kesulitan yang dijumpai peserta didik dapat berupa tidak dikuasainya kompetensi dasar mata pelajaran tertentu. Menghadapi murid dengan berbagai pribadi dan beragam kesulitan belajar, menuntut guru untuk memilih metode yang tepat untuk menyampaikan materi sesuai dengan perbedaan kemampuan otak siswa dan berusaha keras didalam menjelaskan permasalalan dan menyajikan kata-kata dengan ungkapan yang jelas dan dapat dipahami sesuai dengan tingkatan para siswanya.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PENGARUH TEMAN SEBAYA DAN PRESTASI BELAJ

PENGARUH TEMAN SEBAYA DAN PRESTASI BELAJ

Berbekal pengalaman belajar ekonomi yang baik, diharapkan siswa mampu bertin- dak dan berperilaku konsumsi yang bijak dan rasional. Hal ini sesuai dengan pendapat Supriya (2009: 213) bahwa mata pelajaran ekonomi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut; a) memahami sejumlah konsep ekonomi untuk mengaitkan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari-hari terutama yang terjadi di lingkungan individu, rumah tangga, masyarakat dan negara. b) menampilkan sikap ingin tahu terhadap sejumlah konsep ekonomi yang diperlukan untuk mendalami ilmu eko- nomi. c) membentuk sikap bijak rasional dan bertanggung jawab dengan memiliki penge- tahuan dan keterampilan ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi yang bermanfaat bagi diri sendiri, rumah tangga, masyarakat dan negara. d) membuat keputusan yang bertang- gung jawab mengenai nilai-nilai sosial ekonomi dalam masyarakat majemuk baik skala nasional maupun internasional.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Kontribusi Lingkungan Belajar, Fasilitas Belajar, Dan Tingkat Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Berprestasi Dan Dampaknya Pada Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kartasura Tahun Ajaran 2016/2017.

DAFTAR PUSTAKA Kontribusi Lingkungan Belajar, Fasilitas Belajar, Dan Tingkat Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Motivasi Berprestasi Dan Dampaknya Pada Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kartasura Tahun Ajaran 2016/2017.

Rahman, M Fathur. (2015). Pengaruh Dukungan Orang Tua dan Fasilitas Belajar di Sekolah terhadap Prestasi Belajar Ekonomi Melalui Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Ungaran. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis , 1(1), 1-7.

4 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI EKONOMI SISWA KELAS XI SMA BUDISATRYA MEDAN T.P 2016/2017.

PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI EKONOMI SISWA KELAS XI SMA BUDISATRYA MEDAN T.P 2016/2017.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan ialah data primer dan data skunder yang diperoleh melalui alat pengumpul data angket (kuesioner). Angket dibuat dengan menggunakan skala Likert dengan lima pilihan. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Dari 166 siswa yang belajar di kelas XI-IPS SMA Budisatrya Medan TA 2016/2017 yang menjadi sampel diambil sebanyak 42 orang siswa (25%) dengan cara acak. Teknik korelasi yang digunakan adalah korelasi product moment, alpha cronbach, dan uji ANOVA. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS.12 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat Pengaruh yang signifikan antara penerapan internet sebagai media belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI-IPS. Koefisien korelasi product moment yang diperoleh adalah 0,951 dengan level signifikansi alpha sebesar 0,01 (2) terdapat Pengaruh yang signifikan antara Motivai belajar terhadapPrestasi belajar ekonomi siswa. Koefisien korelasi product moment yang dihasilkan sebesar 0,972 dengan level signifikansi alpha sebesar 0,01 (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan internet sebagai media belajar dan Motivasi belajar secara bersama- sama dengan koefisien korelasi sebesar 0,958 terhadap Prestasi belajar ekonomi siswa. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y= 18,338 + 0,355X 1 + 0,566X 2 .
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGARUH PERSEPSI SISWA MENGENAI PROSES BELAJAR MENGAJAR (PBM) DAN LINGKUNGAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI: Survey pada siswa kelas XI Jurusan IPS di SMA Negeri 1 Banjaran.

PENGARUH PERSEPSI SISWA MENGENAI PROSES BELAJAR MENGAJAR (PBM) DAN LINGKUNGAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI: Survey pada siswa kelas XI Jurusan IPS di SMA Negeri 1 Banjaran.

Menurut survey pra penelitian, banyak siswa yang mengatakan bahwa belajar ekonomi itu membosankan, karena didalamnya banyak teori yang harus dipahami. Hal tersebut bisa disebabkan karena ketidakprofesionalan guru dalam menerapkan strategi, metode, teknik penyampaian materi, penguasaan materi, media dan sistem evaluasi yang digunakan dalam Proses Belajar Mengajar. Selain itu, sarana dan prasarana serta literatur yang tersedia turut menentukan persepsi siswa mengenai proses belajar mengajar (PBM). Oleh sebab itu, seorang guru ekonomi diharapkan mampu menyajikan materi-materi dengan jelas dan menyenangkan, salah satunya dengan mengembangkan kompetensi mengajar sedemikian rupa sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan maksimal dan agar anggapan siswa yang keliru tersebut dapat ditepis.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...