Benih ikan lele

Top PDF Benih ikan lele:

PENGARUH PADAT PENEBARAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) KOTA GORONTALO PROVINSI GORONTALO

PENGARUH PADAT PENEBARAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) KOTA GORONTALO PROVINSI GORONTALO

Dari informasi di atas perlu dilakukan kembali penelitian pembanding tentang pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan benih ikan lele, tetapi dengan spesies yang berbeda yaitu lele sangkuriang dengan kepadatan 5, 10, dan 15 ekor/ 10 liter air dan tidak menggunakan sistem resirkulasi. Hal tersebut dilakukan dengan alasan saat ini banyak pembudidaya ikan lele sangkuriang yang belum menggunakan sistem resirkulasi, Sementara itu belum diketahui secara jelas tentang padat penebaran yang baik untuk pertumbuhan benih ikan sele sangkuriang. Mengingat perlu adanya sebuah informasi tentang padat penebaran yang baik untuk pertumbuhan ikan lele sangkuriang tersebut, maka Penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Pengaruh Padat Penebaran Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) Di Balai Benih Ikan (BBI) Kota Gorontalo”.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) | Madinawati | MEDIA LITBANG SULTENG 113 387 1 PB

PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) | Madinawati | MEDIA LITBANG SULTENG 113 387 1 PB

Derajat kelangsungan hidup benih ikan lele dumbo selama penelitian adalah 100% pada setiap perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air selama penelitian masih dalam keadaan yang layak untuk menunjang derajat kelangsungan hidup benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Selain itu, diduga jumlah pakan yang selalu tersedia, mengandung protein yang dibutuhkan oleh ikan dan tidak menurunkan kualitas air pada media pemeliharaan. Effendie (1997) menyatakan bahwa survival rate atau derajat kelangsungan hidup dipengaruhi oleh faktor biotik yaitu persaingan, parasit, umur, predator, kepadatan dan penanganan manusia, sedangkan faktor abiotik adalah sifat fisika dan kimia dalam perairan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

GAMBARAN HISTOPATOLOGI KULIT DAN INSANG BENIH IKAN LELE (Clarias sp.) YANG TERINFEKSI Saprolegnia sp. DAN YANG TELAH DIOBATI DENGAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper Betle L.) Repository - UNAIR REPOSITORY

GAMBARAN HISTOPATOLOGI KULIT DAN INSANG BENIH IKAN LELE (Clarias sp.) YANG TERINFEKSI Saprolegnia sp. DAN YANG TELAH DIOBATI DENGAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper Betle L.) Repository - UNAIR REPOSITORY

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya, sehingga Skripsi tentang Gambaran Histopatologi Kulit dan Insang Benih Ikan Lele (Clarias sp.) yang Terinfeksi Saprolegnia sp. dan yang Telah Diobati dengan Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L.) ini dapat terselesaikan. Laporan skripsi ini disusun berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Laboratorium Histologi dan Patologi Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Perikanan pada Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

Pengembangan Metode Penghitungan Benih Ikan Lele dengan Pengolahan Citra dan Penimbangan Benih

Pengembangan Metode Penghitungan Benih Ikan Lele dengan Pengolahan Citra dan Penimbangan Benih

Berdasarkan grafik tersebut dapat diketahui bahwa pada kondisi awal (0 detik) penempatan ikan di dalam wadah, luasan area yang dibentuk oleh benih lebih kecil daripada setelah beberapa saat (10 detik). Hal ini terjadi karena pada saat benih pertama dituang di dalam wadah, benih ikan lele berenang menyebar dan belum menggerombol sehingga luasan yang terhitung masih luasan tiap ekor yang terpisah. Setelah beberapa saat benih cenderung menggerombol dan berhimpit satu dengan yang lain. Gambar dari pengambilan citra mulai 0 detik sampai 15 detik dapat dilihat pada Lampiran 2 dan 3. Pengambilan citra yang dilakukan pada sore hari memiliki pencahayaan yang kurang, sehingga hasil pemotretan harus dinaikkan brignese dan contrasnya agar dapat dilakukan proses threshold. Selain itu, arah datang cahaya juga mempengaruhi hasil pengambilan citra yang selanjutnya berpengaruh pada hasil perhitungan. Arah datang cahaya yang tidak tegak lurus langsung pada bidang wadah menyebabkan adanya bayangan pada tepi wadah. Bayangan tersebut tidak terhapus saat dilakukan proses threshold sehingga dihitung sebagai ikan.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK MAROLIS DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) PROVINSI GORONTALO

PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK MAROLIS DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) PROVINSI GORONTALO

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik marolis dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan benih ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) sebanyak 45 ekor. Penelitian ini menggunakan 9 ember plastik sebagai wadah penelitian, masing-masng ember berkapasitas 15 liter air, di pelihara selama 4 minggu. Pakan yang digunakan adalah pakan pellet F-999. Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari. Tingkat pemberian dosis pakan perlakuan B 1.0 ml/kg pakan, menghasilkan peretumbuhan benih yang optimal dengan panjang mutlak 2.8 cm dan berat mutlak 2.57 gram, kemudian disusul perlakuan A dosis 0.5 ml/kg pakan, panjang mutlak 2.7 cm berat mutlak 2.25 gram, dan terendah ditunjukan pada perlakuan C 1.5 ml/kg pakan, panjang mutlak 2.1, cm berat mutlak 1.96 gram.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGHITUNG BENIH IKAN LELE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8  Penghitung benih ikan lele otomatis berbasis mikrokontroler atmega8.

PENGHITUNG BENIH IKAN LELE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8 Penghitung benih ikan lele otomatis berbasis mikrokontroler atmega8.

Pembibitian dan Penjualan benih ikan lele merupakan sektor ekonomi yang menjanjikan. Penjualan benih ikan lele yang ada masih dilakukan secara manual, sehingga perbedaan penghitungan membutuhkan waktu lama. Penelitian ini bertujuan membuat alat penghitung benih ikan lele otomatis berbasis mikrokontroler ATmega8 yang lebih cepat penghitunganya.

9 Baca lebih lajut

RESPON BEBERAPA STRAIN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) TERHADAP PAKAN YANG SAMA

RESPON BEBERAPA STRAIN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) TERHADAP PAKAN YANG SAMA

Ikan lele merupakan ikan konsumsi air tawar yang banyak disukai oleh masyarakat karena ikan ini memiliki rasa yang gurih dan mudah dalam membudidayakannya, sehingga memiliki peluang pasar yang prospektif untuk dikembangkan. Keunggulan lain dari ikan ini adalah dalam pertumbuhannya yang cepat, rasa dagingnya yang enak, mampu bertahan dalam kondisi air yang jelek dengan kadar oksigen terlarut yang rendah dan kepadatan penebaran yang tinggi, karena mempunyai organ pernafasan tambahan (arborescent organ). Oleh karena itu untuk mengembangakan ikan lele dumbo maka banyak peneliti dan pembudidaya yang menghasilkan strain-strain baru yang unggul antara lain strain Sangkuriang, Paiton dan Thailand. Dari ketiga strain tersebut strain Sangkuriang lebih banyak diminati oleh masyarakat karena dinilai lebih memiliki keunggulan dalam pertumbuhannya dibandingkan strain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan benih ikan lele dumbo strain Sangkuriang, Paiton, dan Thailand, sehingga diketahui strain yang pertumbuhannya paling baik dan optimal.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGHITUNG BENIH IKAN LELE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8  Penghitung benih ikan lele otomatis berbasis mikrokontroler atmega8.

PENGHITUNG BENIH IKAN LELE OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8 Penghitung benih ikan lele otomatis berbasis mikrokontroler atmega8.

Pembibitian dan Penjualan benih ikan lele merupakan sektor ekonomi yang menjanjikan. Penjualan benih ikan lele yang ada masih dilakukan secara manual, sehingga perbedaan penghitungan membutuhkan waktu lama. Penelitian ini bertujuan membuat alat penghitung benih ikan lele otomatis berbasis mikrokontroler ATmega8 yang lebih cepat penghitunganya.

16 Baca lebih lajut

ANALISIS USAHA Budidaya Benih Ikan Lele

ANALISIS USAHA Budidaya Benih Ikan Lele

Dalam mendirikan suatu usaha memiliki pasar sasaran untuk menjadi konsumen bagi barang maupun jasa yang dihasilkannya. Demikian juga dengan usaha budidaya pembenihan ikan lele ini, yang mana menetapkan pasar sasarannya adalah bagian dari pasar aktual atau para pengepul benih ikan lele yang berada di daerah Sleman maupun para pembudidaya ikan lele milik perseorangan (konsumen benih ikan lele). Namun penulis lebih memfokuskan pasar sasarannya yaitu pada tingkat pengepul dan konsumen benih ikan lele. Hal ini dilakukan karena pada pasar sasaran tersebut penjualan akan lebih mudah karena dapat membeli produk yang dihasilkan dalam jumlah banyak. Sasaran pemasaran berkaitan erat dengan beberapa pertanyaan, yaitu : siapa konsumen yang dituju, berapa besar kira-kira permintaannya, apa yang menjadi motif atas permintaan produk tersebut, apakah sesuai produk yang dihasilkan dengan selera konsumen yang dituju, bagaimana kondisi sosial konsumen yang dituju, dan bagaimana daya belinya.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

PAKAN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) DARI FERMENTASI LIMBAH IKAN PEPETEK (Leiognathus equulus) DENGAN GARAM SKRIPSI

PAKAN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) DARI FERMENTASI LIMBAH IKAN PEPETEK (Leiognathus equulus) DENGAN GARAM SKRIPSI

Alhamdulillahirobbilalamin, Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian sampai dengan penyusunan skripsi ini. Penelitian dilakukan untuk menyusun tugas akhir penulisan skripsi yang berjudul “ Pakan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) dari Fermentasi Limbah Ikan Pepetek (Leiognathus equulus) dengan Garam ” .

14 Baca lebih lajut

RELASI PERTUMBUHAN DAN RANSUM HARIAN PADA BENIH IKAN LELE (Clarias batrachus L.)

RELASI PERTUMBUHAN DAN RANSUM HARIAN PADA BENIH IKAN LELE (Clarias batrachus L.)

Penelitian di laboratorium selama 14 hari ini dirancang untuk mempelajari serta menggali informasi yang lebih luas mengenai relasi fundamenal antara ransum (konsumsi pakan) harian dan pertumbuhan benih ikan lele, salah satu jenis ikan yang populer di Indonesia. Pengetahuan dan informasi yang diperoleh bukan hanya penting untuk mempelajari hubungan-hubungan yang mendasari pengendalian pertumbuhan, akan tetapi juga memberikan dasar rasional untuk manajemen pemberian pakan dalam praktek kultur ikan lele.

7 Baca lebih lajut

RESPON BEBERAPA STRAIN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) TERHADAP PAKAN YANG SAMA

RESPON BEBERAPA STRAIN BENIH IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) TERHADAP PAKAN YANG SAMA

Ikan lele merupakan ikan konsumsi air tawar yang banyak disukai oleh masyarakat karena ikan ini memiliki rasa yang gurih dan mudah dalam membudidayakannya, sehingga memiliki peluang pasar yang prospektif untuk dikembangkan. Keunggulan lain dari ikan ini adalah dalam pertumbuhannya yang cepat, rasa dagingnya yang enak, mampu bertahan dalam kondisi air yang jelek dengan kadar oksigen terlarut yang rendah dan kepadatan penebaran yang tinggi, karena mempunyai organ pernafasan tambahan (arborescent organ). Oleh karena itu untuk mengembangakan ikan lele dumbo maka banyak peneliti dan pembudidaya yang menghasilkan strain-strain baru yang unggul antara lain strain Sangkuriang, Paiton dan Thailand. Dari ketiga strain tersebut strain Sangkuriang lebih banyak diminati oleh masyarakat karena dinilai lebih memiliki keunggulan dalam pertumbuhannya dibandingkan strain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan benih ikan lele dumbo strain Sangkuriang, Paiton, dan Thailand, sehingga diketahui strain yang pertumbuhannya paling baik dan optimal.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

METODE PENELITIAN Benih Ikan Lele

METODE PENELITIAN Benih Ikan Lele

Dari penjelasan di atas dapat diambil simpulan bahwa alat Penghitung Jumlah Benih Ikan Menggunakan Logika Matrix ini telah berhasil dibuat menggunakan sensor phototransistor penerima cahaya infra red dengan frekuensi 20KHz sebagai media untuk mendeteksi ikan yang dilewatkan pada pipa transparan berdiameter 1 cm. Pengolahan data hasil penghitungan ikan menggunakan microcontroller Atmel AT89S51. Akurasi hasil penghitungan menggunakan alat hitung benih ikan mencapai 97% terhadap jumlah ikan semestinya. Kapasitas penghitung benih ikan dibawah seribu maka tingkat akurasi alat penghitung benih ikan ini mempunyai deviasi (penyimpangan) rata-rata 2,9% terhadap penghitungan manual oleh petani benih ikan. Kapasitas penghitung benih ikan hingga puluhan ribu. Pengoperasian yang sama pada alat penghitung benih ikan ini akan menghasilkan tingkat akurasi dan mempunyai deviasi (penyimpangan) rata-rata yang sama. Tingkat akurasi penghitungan manual oleh petani benih ikan akan memiliki akurasi lebih rendah dan mempunyai deviasi (penyimpangan) rata-rata akan jauh lebih besar dikarenakan keterbatasan indra mata dari petani benih ikan. Penelitian lanjutan untuk pengembangan menggunakan metoda kuantitatif. Proses revisi produk menggunakan validasi dengan instrumen angket pada petani benih ikan
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Analisis kelayakan pengusahaan ikan lele (kasus : Kecamatan Babelan, Kabupaten, Bekasi, Propinsi Jawa Barat)

Analisis kelayakan pengusahaan ikan lele (kasus : Kecamatan Babelan, Kabupaten, Bekasi, Propinsi Jawa Barat)

Ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran ikan lele di pasar, memberikan keuntungan bagi para petani khususnya di kelompok tani LPPMPU. Dengan demikian, pasar dapat menyerap seluruh jumlah produksi ikan lele yang dipanen oleh kelompok tani LPPMPU. Untuk memenuhi permintaan pasar yang besar perlu didukung adanya ketersediaan benih ikan lele. Untuk permintaan pasar tersebut perlu adanya perbaikan usaha yang dapat dilakukan oleh petani ikan di Kecamatan Babelan dengan mengikuti pelatihan dan penyuluhan yang diberikan oleh UPTD Perikanan Kecamatan Babelan, sehingga para petani yang melakukan kegiatan usaha budidaya ikan lele memiliki keterampilan dan kemampuan untuk menjalankan usahanya dan mampu memproduksi benih ikan lele yang berkualitas. Perbaikan yang dibutuhkan pasar saat ini adalah bagaimana tersedianya benih ikan lele secara kontinyu dan berkualitas baik. Harga ikan lele untuk konsumsi yang dibeli oleh pedagang pengumpul sebesar Rp 10.000,00 per kilogram (9-10 ekor per kilogram), sedangkan harga pada pedagang di pasar mencapai 15.000 per kilogram. Dari gambaran di atas peluang usaha budidaya ikan lele masih terbuka lebar dan pasar masih sangat luas.
Baca lebih lanjut

199 Baca lebih lajut

Keragaman Fenotipe Truss Morfometrik Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.) pada Beberapa Ukuran Benih

Keragaman Fenotipe Truss Morfometrik Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.) pada Beberapa Ukuran Benih

Keragaman fenotipe truss morfometrik pada 4 kelompok ukuran benih ikan lele sangkuriang menunjukkan perbedaan yang nyata kecuali karakter B3 (jarak bagian depan sirip dada dan bagian depan sirip perut) dan C2 (jarak bagian depan sirip punggung dan bagian depan sirip anal). Koefisien keragaman tertinggi adalah pada karakter C1 (ujung belakang tulang kepala dan bagian depan sirip punggung) yaitu 0,21 (Gambar 2) dan angka pewarisan genetiknya 6,3% (Gambar 4). Sedangkan koefisien keragaman fenotipe truss yang terendah terdapat pada karakter D1 (Bagian depan sirip punggung – bagian depan sirip ekor dorsalis) dan D3 (Bagian depan sirip anal – bagian depan sirip ekor ventralis) yaitu lebih kecil dari 0,05 dan angka pewarisan genetiknya tidak lebih dari 0,06%. Tingkat keragaman morfometrik intra- dan interpopulasi pada keempat ukuran benih menunjukkan adanya pengaruh lingkungan yang lebih dominan mencapai 94%. Secara umum nilai koefisien keragaman suatu karakter mengindikasikan tingkat variabilitas ekspresi fenotipeik pada suatu populasi yang dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, serta interaksi genetik dan lingkungan (Tave 1992, Hardjosubroto 2001). Tingkat variabilitas suatu karakter fenotipe juga mencerminkan variabilitas genotip populasi tersebut yang menggambarkan variabilitas genetiknya (Ariyanto dan Subagyo 2004).
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Pengelolaan Media Air Danlimbahpemeliharaanikanleledenganpemanfaatanbakteriisolat Tunggal Dan Bakterikonsorsiumdalamsitembioflok.

Pengelolaan Media Air Danlimbahpemeliharaanikanleledenganpemanfaatanbakteriisolat Tunggal Dan Bakterikonsorsiumdalamsitembioflok.

Dalam uji coba yang dilakukan,komoditas ikan yang digunakan adalah benih ikan lele, hal tersebut dikarenakan ikan lele membutuhkan pakan dengan kandungan protein yang tinggi, sehingga akan berdampak pada tingginya bahan organik yang dihasilkan baik dalam media air maupun buangan limbah yang akan dikeluarkan, oleh sebab itu, penelitian ini melakukan teknologi biofloksebagai suatu sistem pengelolaan buangan limbah budidaya benih ikan lele, dengan menilai efektivitas B. megaterium (merupakan koleksi dari isolasi murni sedimen mangrove tercemar minyak bumi (Syakti et al. (2013)), dan beberapa produk bakteri komersil antara lain, Probiotik 165; Konsorsium SP dan Kayajaga (terdiri dari beberapa jenis bakeri yang terkandung dalam kemasan) serta tanpa sistem bioflok sebagai pembanding.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

CAUSATIVE AGENT VIBRIOSIS PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOLAM BERSALINITAS RENDAH - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

CAUSATIVE AGENT VIBRIOSIS PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOLAM BERSALINITAS RENDAH - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Gejala klinis yang serupa juga telah dilaporkan pada ikan lele di sentral produksi provinsi Jawa Tengah (Sarjito, et al., 2014). Hasil uji postulat Koch diperoleh bahwa ketujuh isolat terpilih mampu mengakibatkan 37 –100 % dari ikan uji sakit dan mati. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa ketujuh isolat bakteri tersebut bersifat pathogen terhadap benih ikan lele atau merupakan causative agent vibriosis pada ikan lele dari kolam budidaya bersalinitas rendah di Kabupaten Demak dan Pati, sedangkan, ikan uji yang diinjeksi dengan PBS memiliki tingkah laku yang normal dengan kelulushidupan 100%. Oleh karena itu temuan ini membuktikan pula bahwa ketujuh isolat tersebut adalah patogen sehingga berpotensi sebagai causative agent vibriosis pada ikan lele yang dibudidayakan di kolam bersalinitas rendah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengujian Perilaku Predator dan Anti-Predator pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus Burchell, 1822) Transgenik F3

Pengujian Perilaku Predator dan Anti-Predator pada Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus Burchell, 1822) Transgenik F3

kontrol. Hasil pengamatan pada penelitian juga diketahui bahwa ukuran mangsa (benih ikan lele transgenik F3 dan benih ikan lele non-transgenik) dengan ukuran predator juga menunjukkan adanya hubungan. Hal ini juga dinyatakan oleh Keeley dan Grant (1997) bahwa pertambahan ukuran tubuh suatu individu akan diikuti oleh peningkatan ukuran mulut. Predator pada kisaran tertentu akan memilih ukuran mangsa tertentu pula untuk memaksimalkan pendapatan energi per satuan waktu. Ukuran mangsa diharapkan akan meningkat sejalan dengan peningkatan ukuran tubuh pemangsa. Selain ukuran mangsa, kelimpahan makanan juga berpengaruh terhadap pemangsaan oleh predator. Apabila kelimpahan makanan menurun, maka tingkat pemangsaan akan meningkat. Melard dkk., (1996) menyatakan bahwa sifat kanibalisme dari suatu organisme akan menurun pada kepadatan stok ikan yang lebih rendah.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...