Bentuk Kegiatan

Top PDF Bentuk Kegiatan:

BENTUK KEGIATAN KOMUNIKASI PEMASARAN PT. DJARUM DALAM MENCIPTAKAN BRAND PRODUK DJARUM BLACK

BENTUK KEGIATAN KOMUNIKASI PEMASARAN PT. DJARUM DALAM MENCIPTAKAN BRAND PRODUK DJARUM BLACK

Kondisi ekonomi yang serba kompetitif di dalam dunia usaha saat ini terutama dalam menghadapi era globalisasi, sebuah perusahaan diharapkan dapat menempatkan dan mempertahankan posisinya di antara berbagai persaingan. Perusahaan yang tidak benar-benar dapat mempertahankan posisinya di masayarakat, cepat atau lambat akan kalah bersaing dan jatuh. Oleh karena itu, sejalan dengan semakin pesatnya pertumbuhan dan perubahan ekonomi dan kegiatan bisnis yang sedang berjalan, para pengusaha membutuhkan sebuah strategi dan konsep pemasaran yang tepat untuk dapat menjaga keberlangsungan hidup perusahaanya dan mencapai tujuan yang ingin dicapainya terutama dalam merebut perhatian dari konsumen. Hal ini sesuai dengan konsep pemasaran yang berorientasi pada kepuasan konsumen sebagaimana diungkapkan Philip Kottler bahwa pemasaran adalah upaya pemasaran terkoordinasi berfokus pada pasar dan berorientasi kepada pelanggan dengan tujuan memberikan kepuasan kepada pelanggan sebagai kunci untuk mencapai tujuan organisasi.
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

BENTUK BENTUK KEGIATAN ILMIAH doc

BENTUK BENTUK KEGIATAN ILMIAH doc

Jadi lokakarya merupakan suatu acara di mana beberapa orang ahli berkumpul untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya yang dapat membantu peserta guna membicarakan masalah atau pelajaran mereka yang dirasa sukar untuk dipecahkan sendiri. Kegiatan lokakarya yang bertemakan pendidikan karakter adalah salah satu contohnya.

7 Baca lebih lajut

Contoh Proposal Kegiatan Mahasiswa : Pelatihan Selam Bagi Anggota OCEAN DIVING CLUB (ODC) Universitas Syiah Kuala | Karya Tulis Ilmiah

Contoh Proposal Kegiatan Mahasiswa : Pelatihan Selam Bagi Anggota OCEAN DIVING CLUB (ODC) Universitas Syiah Kuala | Karya Tulis Ilmiah

Bentuk kegiatan ini adalah pelatihan selam kepada anggota ODC yang belum memiliki kemampuan selam, dimana anggota tersebut akan dilatih oleh Asotation Diving School (ADS) Internasional. Jumlah peserta yang akan mengikuti pelatihan ini sebanyak enam orang. Pelatihan tersebut sepenuhnya di laksanakan oleh ADS Internasional, dimana setelah pelatihan tersebut selesai, peserta akan mendapatkan sertifikat selam, sehingga untuk seterusnya peserta telah dapat melakukan penyelaman untuk kepentingan penelitian maupun konservasi.

3 Baca lebih lajut

Pembasmian Nyamuk Efektif dengan Alat Se

Pembasmian Nyamuk Efektif dengan Alat Se

Bentuk kegiatan akan dilaksanakan dengan proses berkelanjutan yaitu setiap 2 bulan sekali dengan cara penggantian kembali alat sederhana pembasmi nyamuk dengan pengontrolan setiap 2 minggu sekali agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan , seperti dicuri karena alat pembasmi nyamuk terbuat dari botol plastik atau terkena hujan karena alat pembasmi nyamuk akan tidak efektif bila terkena hujan .

8 Baca lebih lajut

kegiatan_6411410072_1362180430.docx 118.15KB 2013-07-11 22:11:49

kegiatan_6411410072_1362180430.docx 118.15KB 2013-07-11 22:11:49

Bentuk kegiatan ini adalah pemilihan presiden mahasiswa FIK dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa FIK yang dikemas dalam serangkaian kegiatan yang bernuansa ilmiah, demokratis, dan berasas jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia.

7 Baca lebih lajut

UMM Bakti Sosial Pengobatan Gratis

UMM Bakti Sosial Pengobatan Gratis

Menurutnya, UMM selama bulan suci Ramadan mengadakan serangkaian kegiatan yang tergabung dalam Gema Ramadan in Campus. Kegiatan Bakti Sosial ini adalah salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan diluar kampus, sebagai bentuk kepedulian dari Muhammadiyah untuk warga masyarakat yang membutuhkan. Sementara untuk intern kampus sendiri, kegiatan-kegiatan yang diadakan antara lain Pekan I’tikaf Ramadan (PIR) dan Dialog Ramadan yang dilaksanakan secara rutin selama bulan Ramadan. (oci/udi)

1 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNTING DAN  UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNTING DAN MENEMPEL BENTUK-BENTUK GEOMETRI di TK ‘Aisyiyah II Makamhaji.

UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNTING DAN UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNTING DAN MENEMPEL BENTUK-BENTUK GEOMETRI di TK ‘Aisyiyah II Makamhaji.

Berdasarkan pokok permasalahan yang tersebut di atas dalam Skripsi ini penulis mengangkat suatu tema “Upaya peningkatan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain menggunting dan menempel bentuk-bentuk geometri” diharapkan bisa memberikan solusi bagi perkembangan anak tersebut dikemudian harinya.

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNTING DAN MENEMPEL BENTUK-BENTUK GEOMETRI di TK ‘Aisyiyah II Makamhaji.

PENDAHULUAN UPAYA PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN MENGGUNTING DAN MENEMPEL BENTUK-BENTUK GEOMETRI di TK ‘Aisyiyah II Makamhaji.

Upaya peningkatan motorik halus anak usia dini melalui bermain menggunting dan menempel sangat penting. Karena, koordinasi mata-tangan saat menggunting dan menempel dapat merangsang kerja otak si kecil. Sering orang tua melarang anaknya memegang gunting karena takut tangannya terluka. Si kecil pun jarang dianjurkan melakukan kegiatan tempel-menempel dengan alasan lem yang digunakan bisa membuat tangannya jadi kotor dan lengket. Menstimulasi anak untuk menggunting, bisa dimulai sejak usia 2-3 tahun. Tentunya ia masih akan mengalami kesulitan dalam memegangnya, anak bisa dilatih menempel saat usia batita.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN IPS SD KELAS TINGGI.

PENDIDIKAN IPS SD KELAS TINGGI.

informasi (penerima pesan), yaitu pendengar radio hanya rnendengarkan (pasif). Agar aktif maka pemberi pesan harus memberi tugas kepada penerima pesan Tugas itu dapat berupa menembak siapa pelaku utama dari "drama" atau "sandiwara" radio yang baru didengarnya Agar lebih menarik, ada hadiah. Salah satu bentuk metode mengajar yang berlandaskan pendekatan ekspositori adalah metode ceramah. Dalam proses pembelajaran yang menggunakan metode ceramah, guru menyampaikan materi pelajaran secara lisan. Murid atau siswa hanya mendengarkan (pasif). Agar lehih aktif perlu diberi variasi, misalnya dalam menjelaskan digunakan alat peraga (media) yang berupa peta. Para siswa diminta mengamati peta, melengkapi peta, menyebut nama kota, gunung, sungai dan hasil tambang pada suatu daerah. Jika dipandang perlu, siswa diminta mengisi "peta buta" yang sudah disiapkan oleh guru atau mengisi Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang sudah disiapkan. Dengan bervariasi dalam menyajikan, siswa akan menjadi lebih aktif.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

Tindak Tutur Dalam Kumpulan Naskah Drama “Raja Tebalek”

Tindak Tutur Dalam Kumpulan Naskah Drama “Raja Tebalek”

Dari beberapa studi terdahulu, dapat diketahui bahwa penelitian tindak tutur dalam kumpulan naskah drama “Raja Tebalek” belum pernah diteliti. Selain itu dari beberapa penelitian yang sudah pernah dilakukan dalam tinjauan sebelumnya, penulis membuat analisis lebih fokus hanya mengambil tiga bentuk tindak tutur ilokusi, yaitu tindak tutur direktif, komisif, dan ekspresif. Objek dalam penelitian ini adalah kumpulan naskah drama “Raja Tebalek” karya Yusrianto Nasution, Yulhasni, Mukhlis Win Aryoga, dan M. Ramadhan Batubara.

11 Baca lebih lajut

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN DAN PERENCANAAN  RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI YOGYAKARTA.

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN DAN PERENCANAAN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI YOGYAKARTA.

Seiring berjalannya waktu, populasi penduduk di Yogyakarta semakin bertambah. Namun fasilitas yang bergerak di bidang natalitas (melahirkan) di Indonesia masih sangat sedikit jumlahnya, sehingga tak jarang banyak ibu maupun bayi yang tidak tertolong sewaktu melahirkan. Selain itu ibu dengan penyakit kandungan juga membutuhkan fasilitas untuk bisa sembuh dan bisa memiliki anak seperti ibu pada umumnya, begitu pula dengan ibu yang ingin mengatur jumlah anak, pasti membutuhkan fasilitas kesehatan di bidang khusus kandungan. Sama halnya dengan sang anak buah hati sang ibu, anak kecil atau balita biasanya membutuhkan perawatan yang teramat khusus, mengingat kondisi mereka yang masih rentan terhadap dunia luar. Kebanyakan anak kecil atau balita merasa takut akan dunia kedokteran, seperti misalnya takut disuntik, takut dicabut gigi dan sebaginya. Dari hal tersebut disadari bahwa sebenarnya ibu dan anak membutuhkan adanya fasilitas dan sarana yang dapat melayani karakter khusus dari ibu dan anak itu sendiri. Salah satu fasilitas tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk sebuah Rumah Sakit Ibu dan Anak yang khusus menangani ibu hamil, ibu bersalin, ibu pasca bersalin, dan bayi yang baru lahir serta anak-anak usia 1-6 tahun.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BENTUK BENTUK KERJASAMA DALAM KEGIATAN U

BENTUK BENTUK KERJASAMA DALAM KEGIATAN U

Semakin berkembangnya dunia usaha maka semakin banyak pula persaingan dalam dunia usaha atau bisnis, untuk mengahadapi semua itu maka perlu adanya kerjasama antara satu orang dengan orang ataupun satu orang dengan kelompok usaha. Bentuk kerjasama dalam bisnis bukanlah hal yang baru, dari zaman dulu sudah banyak bekerjasama dalam bisnis terutama yang bersifat sederhana dengan tujuannya masing-masing. Disaat sekarang ini ada banyak sekali bentuk kerjasama dalam kegiatan bisnis antara lain: merger, kosolidasi, joint ventura dan waralaba yang akan di bahas dalam makalah ini. Dalam melakukan suatu kegiatan bisnis kadangkala suatu badan usaha kurang mampu menjalankan sendiri tanpa mengadakan kerja sama dengan badan usah lain.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Draft Buku Panduan Pemanfaatan dan pengembangan Perpustakaan SD

Draft Buku Panduan Pemanfaatan dan pengembangan Perpustakaan SD

Membentuk tim mading ( dari unsur peserta didik) yang berperan mengisi papan mading dengan informasi koleksi dan kegiatan di perpustakaan, seperti resensi/ulasan buku baru, kegiatan membaca. Mengundang warga sekitar sekolah untuk memanfaatkan perpustakaan sekolah. Mengundang orangtua siswa

48 Baca lebih lajut

BENTUK KALIMAT IMPERATIF OLEH GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MTS MUHAMMADIYAH 4 TAWANGHARJO KABUPATEN  Bentuk Kalimat Imperatif Oleh Guru Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Di Mts Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri.

BENTUK KALIMAT IMPERATIF OLEH GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MTS MUHAMMADIYAH 4 TAWANGHARJO KABUPATEN Bentuk Kalimat Imperatif Oleh Guru Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Di Mts Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri.

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mampu mendeskripsikan klasifikasi kalimat imperatif oleh guru di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo (2) Mampu mendeskripsikan bentuk kalimat imperatif oleh guru di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo. Objek penelitian ini adalah kalimat imperatif oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo. Sumber data pada penelitian ini adalah tuturan guru yang mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo. Penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam, simak dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan metode padan referensial, yaitu metode yang alat penentunya diluar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa yang bersangkutan. Hasil penelitian ini menunjukkan klasifikasi kalimat imperatif dan bentuk kalimat imperatif dalam kegiatan belajar mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri. Klasifikasi kalimat imperatif berbahasa oleh guru di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo ditemukan, (1) penggunaan kata nah, jadi, dan perhatikan pada kalimat imperatif permintaan, (2) penggunaan kata silahkan (EYD = silakan) pada kalimat imperatif pemberian izin, (3) kalimat imperatif ajakan menggunaan kata nah, jadi, dan maka diikuti penekanan penutur kata kita pada kalimat. Bentuk kalimat imperatif berbahasa dalam penelitian ini berjumlah 46, diantaranya 2 kalimat imperatif biasa, 15 kalimat imperatif permintaan, 4 kalimat imperatif pemberian izin, 13 kalimat imperatif ajakan, dan 12 kalimat imperatif suruhan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

BENTUK DAN KEGIATAN BERMAIN ANAK-ANAK SUKU DAYAK

BENTUK DAN KEGIATAN BERMAIN ANAK-ANAK SUKU DAYAK

Dari hasil penelitian dapat diungkapkan bahwa permainan yang dilakukan oleh anak-anak Suku Dayak tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh anak-anak pada umumnya. Berdasarkan pembagiannya, bentuk permainan yang terdiri dari permainan gerak dan fungsi, permainan koleksi, permainan aturan, permainan pura-pura, permainan konstruksi, permainan eksplorasi, permainan musik, dan permainan hiburan. Hanya saja permainan yang dilakukan oleh anak-anak pada Suku Dayak memiliki ke khasan yaitu sebagian besar permainan yang dilakukan

2 Baca lebih lajut

kegiatan customer relations dalam bentuk dokumentasi dan peliputan pada divisi humas mabes polri.

kegiatan customer relations dalam bentuk dokumentasi dan peliputan pada divisi humas mabes polri.

Dan dalam dalam melakukan kegiatan magang dan penyusunan laporan tugas akhir tentunya selalu mendapat bantuan dari berbagai pihak . maka dari itu penulis mengucapkan banyak terimakasih , semoga allah membalas kebaikan mereka. berikut pihak pihak yang memberi bantuan.

12 Baca lebih lajut

BENTUK KALIMAT IMPERATIF OLEH GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MTS MUHAMMADIYAH 4 TAWANGHARJO  Bentuk Kalimat Imperatif Oleh Guru Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Di Mts Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri.

BENTUK KALIMAT IMPERATIF OLEH GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MTS MUHAMMADIYAH 4 TAWANGHARJO Bentuk Kalimat Imperatif Oleh Guru Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Di Mts Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri.

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mampu mendeskripsikan klasifikasi kalimat imperatif oleh guru di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri, (2) Mampu mendeskripsikan bentuk kalimat imperatif oleh guru di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri. Objek penelitian ini adalah kalimat imperatif oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo. Sumber data pada penelitian ini adalah tuturan guru yang mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo. Penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam, simak dan teknik catat. Penelitian ini menggunakan metode padan referensial, yaitu metode yang alat penentunya diluar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa yang bersangkutan. Hasil penelitian ini menunjukkan klasifikasi kalimat imperatif dan bentuk kalimat imperatif dalam kegiatan belajar mengajar di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo Kabupaten Wonogiri. Klasifikasi kalimat imperatif berbahasa oleh guru di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo ditemukan, (1) penggunaan kata nah, jadi, dan perhatikan pada kalimat imperatif permintaan, (2) penggunaan kata silahkan (EYD = silakan) pada kalimat imperatif pemberian izin, (3) kalimat imperatif ajakan menggunaan kata nah, jadi, dan maka diikuti penekanan penutur kata kita pada kalimat. Bentuk kalimat imperatif berbahasa dalam penelitian ini berjumlah 46, diantaranya 2 kalimat imperatif biasa, 15 kalimat imperatif permintaan, 4 kalimat imperatif pemberian izin, 13 kalimat imperatif ajakan, dan 12 kalimat imperatif suruhan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BENTUK DINAMIS   LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KEGIATAN MARCHING BAND DI YOGYAKARTA.

BENTUK DINAMIS LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KEGIATAN MARCHING BAND DI YOGYAKARTA.

Form is shape, outward or visible appearance, shape is outer form total effect produced by the outlines of something ( Hornby, A.S, Oxford Dictionary of Current English ). Segala benda tidak berdimensi maupun berdimensi dapat dikategorikan kedalam bentuk. Semua bentuk dalam suatu ruang atau area pasti memiliki arah, terkecuali bentuk lingkaran. Bentuk lingkaran memiliki garis yang berputar-putar sehingga selalu kemabali pada titik yang sama.

33 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS KEGIATAN INFORMATION GAP DALAM PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PERUBAHAN KATA KERJA KE DALAM BENTUK “TE”.

EFEKTIVITAS KEGIATAN INFORMATION GAP DALAM PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PERUBAHAN KATA KERJA KE DALAM BENTUK “TE”.

Di dalam buku yang dipakai sebagai pegangan dalam pengajaran bahasa Jepang tingkat SMA adalah buku “Mengenal Bahasa Jepang jilid 2” yang disusun berdasarkan kurikulum 2004, terdiri atas 10 pengelompokan materi yang kesemuanya ditujukan untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis, sehingga setelah pembelajaran bahasa Jepang diharapkan pembelajar mampu mengembangkan kompetensinya sesuai dengan situasi dan lingkungannya. Salah satunya adalah mengenai pembentukan kata kerja ke dalam bentuk “Te” (sambung), yang terangkum dalam pelajaran IX dengan judul Kinou Shita Koto (kegiatan kemarin). Bagi pembelajar pemula pembentukan kata kerja ke dalam bentuk “Te” (sambung) merupakan materi yang cukup sulit. Karena dalam pembentukan ini, mereka harus menggabungkan dua kata kerja (verba) yang berarti melakukan kegiatan secara berurutan, materi ini dianggap cukup sulit untuk dipelajari.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...