BERFIKIR KREATIF SISWA

Top PDF BERFIKIR KREATIF SISWA:

PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERFIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X MAN 2 CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERFIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X MAN 2 CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Oleh karena itu pembaharuan dalam proses pembelajaran yang dapat menimbulkan berfikir tingkat tinggi pada siswa dapat membangkitkan suasana belajar dan daya saing diantara siswa dapat berjalan dengan baik dan akan menghasilkan hasil yang optimal dikarenakan, proses pembelajaran yang ada di MAN 2 belum secara penuh menggarap potensi kemampuan siswa untuk dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran sehingga mereka dapat menemukan sesuatu yang baru dalam hidupnya, disini guru biologi belum banyak mencoba beberapa metode yang digunakan dalam proses pembelajaran, sehingga kurang membangkitkan semangat dan daya berfikir kreatif siswa dalam pembelajaran, maka perlunya metode yang tepat dan bervariasi untuk dapat melihat dan mengeksplor kemampuan siswa untuk dapat mengasah kemampuan setiap individu.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA INFORMASI KORAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR - repository UPI S IPS 1200197 Title

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA INFORMASI KORAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR - repository UPI S IPS 1200197 Title

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DENGAN MEMANFAATKAN MEDIA INFORMASI KORAN PIKIRAN RAKYAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR Penelitian Tindakan Kelas di Ke[r]

3 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN  PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) T

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) T

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan peningkatan Kreatifitas belajar matematika siswa melalui penerapan pendekatan Creative Problem Solving, 2) Mendeskripsikan peningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui penerapan pendekatan Creative Problem Solving. Subjek penelitian yang dikenai tindakan adalah siswa kelas VII E SMPN 2 Banyudono yang berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui metode observasi, metode tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan metode alur. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kreatifitas dan prestasi belajar matematika dalam pembelajaran matematika khususnya pecahan. Hal ini dapat dilihat dari minat siswa dalam: 1) siswa yang antusias dalam mengikuti pembelajaran dari (27,8%) menjadi (55,6%), 2) memberikan tanggapan guru dan siswa lain dari (13,9%) menjadi (41,7%), 3) mengajukan pertanyaan dari (8,33%) menjadi (41,7%), 4) siswa berani memberikan ide atau gagasan dari (5,56%) meningkat menjadi (22,2%), 5) prestasi belajar matematika siswa ditandai dengan nilai siswa ≥ 65 meningkat dari (55,6%) menjadi (88,9%) Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran melalui penerapan pendekatan Creative Problem Solving dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kreatifitas dan prestasi belajar matematika siswa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN KONFL. pdf

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN KONFL. pdf

Beberapa peneliti menemukan indikasi bahwa konflik kognitif dalam pembelajaran muncul dari proses kolaboratif ketika siswa mengajak satu sama lain untuk mengkontsruksi bersama (co-construct) pengetahuan tersebut. Secara konseptual temuan itu merupakan sebuah kekeliruan. Klaim argumentasi ini adalah konflik kognitif yang produktif terjadi dalam konteks kooperatif, dan tidak secara individual. Dilain pihak konflik kognitif jarang terjadi dari proses kolaboratif dan proses penyusunan konsensus, tetapi justru pada saat konflik secara pribadi (interpersonal). Studi ini mengkaji implementasi strategi konflik kognitif dalam pembelajaran matematika melalui belajar berkelompok dan individual dengan subjek yang diteliti adalah siswa SMP. Melalui desain Pre and Post Test Control Group Design diperoleh hasil bahwa kualitas peningkatan kemampuan berfikir kritis baik yang belajar melalui kooperatif maupun individual berada dalam kategori sedang. Sedangkan peningkatan kemampuan berfikir kreatif siswa melalui pembelajaran konflik kognitif baik secara
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN SIMULATION BASED LABORATORY (SBL) DAN VIDEO BASED LABORATORY (VBL).

PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN SIMULATION BASED LABORATORY (SBL) DAN VIDEO BASED LABORATORY (VBL).

Dengan melihat karakteristik dari kemampuan berfikir analisis dan kemampuan berfikir kreatif maka dapat ditemukan adanya kesamaan dari keduanya.Kemampuan analisis merupakan keterampilan menguraikan sebuah struktur ke dalam komponen-komponen agar mengetahui pengorganisasian struktur tersebut. Dalam keterampilan tersebut tujuan pokoknya adalah memahami sebuah konsep global dengan cara menguraikan atau merinci globalitas tersebut ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil dan terperinci. Sedangkan kemampuan berfikir kreatif merupakan proses berfikir untuk membuat hubungan ide atau konsep yang sudah diketahui dan memunculkan ide atau konsep baru sebagai hasil dari kombinasi ide-ide yang telah dimiliki. Dari uraian tersebut maka dapat disimpulkan untuk dapat berfikir kreatif maka seseorang harus mempunyai kemampuan untuk berfikir analisis. Hal ini berarti ada intersection antara keduanya.Faktor inilah yang menjadi penyebab tidak adanya interaksi antara kemampuan analisis dan kemampuan berfikir kreatif siswa terhadap prestasi belajar Fisika siswa.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pembelajaran TIK dengan Menggunakan Metode Improve untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pembelajaran TIK dengan Menggunakan Metode Improve untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa

Masalah dalam penelitian ini adalah pasif dan ketergantungan siswa terhadap guru untuk menyelesaikan masalah sehingga siswa sulit mengali kreatifitas yang ada pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melatih kemampuan berfikir kreatif siswa pada mata pelajaran TIK. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pre-experiment dengan one-shot case study design . Metode pembelajaran yang digunakan adalah improve. Setelah melakukan treatment metode pembelajaran improve , rata-rata kemampuan berfikir kreatif siswa menjadi hasil 75,38%, dan sebanyak 4 siswa mulai tampak, 9 siswa mulai berkembang dan 12 siswa membudaya dalam befikir kreatif. Penggunaan metode improve mendapat tanggapan yang baik dari siswa, hal ini dibuktikan dengan nilai Tanggapan siswa 86,56% yang berada pada 81% - 100% dengan kategori sangat baik. Penerapan metode improve mampu untuk melatih kemampuan befikir kreatif siswa.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMPUTER DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR HIDROKARBON SISWA KELAS X SMA.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMPUTER DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR HIDROKARBON SISWA KELAS X SMA.

Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh Penggunaan Media Komputer dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif dan Hasil Belajar Hidrokarbon Siswa Kelas X SMA. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret-Mei, 2013 yang mengambil tempat penelitian yaitu SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Bireuen. Penelitian ini merupakan penelitian ekuasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah kemampuan berfikir kreatif siswa yang diajarkan menggunakan media komputer dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada kemampuan berfikir kreatif siswa yang diajarkan hanya dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD saja, (2) apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan media komputer dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajarkan hanya dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD saja, (3) Apakah terdapat respon siswa penggunaan media komputer dan model pembelajaran kooperatif pada materi hidrokarbon. Penelitian yang dilakukan dimana pada dua sekolah tersebut diambil dua kelas yang masing-masing kelas bertindak sebagai kelas eksperimen. Tes yang digunakan adalah tes awal dan tes akhir yang terdiri dari 20 soal. Uji statistik yang dgunakan adalah uji t untuk melihat peningkatan dan SPSS One Way Anova untuk melihat interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan berfikir kreatif siswa yang diajarkan menggunakan media komputer dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada kemampuan berfikir kreatif siswa yang diajarkan hanya dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD saja, (2) Hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan media komputer dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajarkan hanya dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD saja, (3) Terdapat respon siswa penggunaan media komputer dan model pembelajaran kooperatif pada materi hidrokarbon.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA KELAS X SMKN 5 MALANG TAHUN PELAJARAN 20142015 Alfianti Nur Laili

KREATIF DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA KELAS X SMKN 5 MALANG TAHUN PELAJARAN 20142015 Alfianti Nur Laili

ABSTRAK: Model Team Assisted Individualization merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh Robert E. Slavin . Model ini memberi kesempatan siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian menggunakan pola posttest only control group design. Sampel yang diambil dari populasi dibagi menjadi dua yaitu kelas X RPL 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X RPL 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Uji hipotesis menggunakan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berfikir kreatif siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) lebih tinggi dari pada siswa yang belajar secara konvensional serta prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) lebih tinggi dari pada siswa yang belajar secara konvensional.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S IPS 1002248 Abstract

S IPS 1002248 Abstract

Hanif Firdaus (1002248) Penggunaan Media Poster sebagai Sumber Belajar IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif ( Penelitian Tindakan Kelas di SMPN 1 LembangKelas VII-D). Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan berfikir kreatif yang di alami oleh siswa kelas VII-D SMPN 1 Lembang. Permasalahan yang dilihat dari siswa sendiri dimana siswa masih mengalami kesulitan dalam menghasilkan gagasan, siswa juga tidak dapat mengemukakan sebuah pemecahan terhadap permasalahan yang ada dan sering terjadi peniruan tugas yang dilakukan oleh siswa. Kondisi ini menimbulkan kendala dalam pengembangan keterampilan siswa di kelas dalam memecahkan suatu permasalahan secara kreatif. Disini awal mula ketertarikan peneliti untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelas VII-D. Peneliti menggunakan media pembelajaran berupa poster untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa yang dilakukan dengan berkolaborasi guru mitra. PTK yang digunakan yaitu model Kemmis dan Taggart dengan tahap perencanaan, pelaksaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan teknik pengumpulan data yang diambil yaitu observasi, wawancara, catatan lapangan dan studi dokumentasi, terbukti bahwa media poster dapat meningkatkan kreativitas siswa. Dalam setiap siklus yang dilakukan terdapat peningkatan kreativitas dalam menemukan solusi dari suatu permasalahan. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Pada siklus ke-1 belum mengalami peningkatan yang signifikan dan berada pada kategori “kurang”. Setelah dilakukan diskus i balik, perbaikan dan persiapan yang lebih matang, pada siklus ke-2 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan berada pada kategori “cukup”. Pada siklus terakhir, yaitu siklus ke - 3 tindakan yang dilakukan menghasilkan peningkatan dan berada pada kategori “baik”. Hasil penelitian
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

 20398 24431 1 PB

20398 24431 1 PB

Pendididikan merupakan usaha sadar manusia untuk menuju kepada hidup yang lebih baik.Bentuk usaha yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan kualitas pendidikan baik dari diri sendiri atau dari lembaga pendidikan. Kualitas pendidikan yang baik dapat terlihat dari kemampuan berpikir kreatif siswa karena berfikir kreatif siswa pada hakekatnya dimiliki oleh setiap siswa, faktor pembedanya berdasarkan tingkatannya. Hal itu sejalan dengan pernyataan Suryana, 2012 bahwa apabila progam pendidikan berfokus pada pengembangan kemampuan berfikir kreatif.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

S IPS 1104239 Bibliography

S IPS 1104239 Bibliography

Ayunawat. E. (2011). Meningkatkan Kemampuan Berempatianak taman kanak- kanak melalui Penerapan Metode Bercerita. SKRIPSI.FIP UPI Bandung. Djamarah. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Asdi Maha Satya Ibung (2009). Membentuk nilai moral pada anak . Jakarta : Media komputindo Izzati, N. (2009), Berpikir Kreatif dan Kemampuan Pemecahan Masalah

3 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN TEMA ORGAN TUBUH MANUSIA DAN HEWAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN AUDIOVISUAL DI KELAS VB SD LABSCHOOL UNNES SEMARANG

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN TEMA ORGAN TUBUH MANUSIA DAN HEWAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN AUDIOVISUAL DI KELAS VB SD LABSCHOOL UNNES SEMARANG

dokumen Kurikulum. Berdasarkan refleksi dengan tim kolaborasi guru kelas VB pada bulan Agustus sampai bulan Oktober 2014 menemukan adanya permasalahan belum optimalnya kualitas pembelajaran Tema Benda-benda di Lingkungan sekitar khususnya muatan pembelajaran IPS pada KD 3.1 Memahami aktivitas dan perubahan kehidupan manusia dalam ruang, konektivitas antar ruang dan waktu serta dan keberlanjutannnya dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya dalam lingkup nasional. Faktor penyebab belum optimalnya kualitas pembelajaran IPS di SD Labschool Unnes diantaranya guru kurang menggunakan media pembelajaran yang menarik sehingga siswa kurang berminat dan termotivasi dalam proses pembelajaran IPS. Guru belum sepenuhnya menggunakan model inovatif dan kreatif dalam pembelajaran, sehingga siswa kurang antusias dan merasa bosan, guru belum memberikan permasalahan dalam pembelajaran IPS sehingga siswa kurang berpikir kritis,analitis dan cenderung mengahafal materi daripada memahami konsep, siswa kurang terampil dalam mengumpulkan dan mengolah informasi dan tidak aktif dalam pembelajaran.
Baca lebih lanjut

343 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII di MTs AL-MA’ARIF TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII di MTs AL-MA’ARIF TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Sesuai dengan pendapat Trowbridge & Bybee menjelaskan sebagai proses mental dimana siswa mengasimilasikan suatu konsep atau prinsip. Discovery terjadi bila seseorang sungguh terlibat dengan proses berpikir untuk menemukan konsep atau prinsip – prinsip. Unsur penting dari proses ini adalah siswa dengan menggunakan pikirannya sendiri mencoba menemukan sesuatu pengertian dari yang digeluti.

4 Baca lebih lajut

B.cerdas kreatif   makalah

B.cerdas kreatif makalah

Pada dasarnya proses pembelajaran merupakan proses transmisi nilai, konsep dan budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia. Model keterampilan berfikir kreatif kritis diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam kehidupan yang semakin mengglobal. Kompetensi utama mahasiswa PLS sebagai pengelola program-program pembelajaran harus didukung oleh kompetensi lain yang dapat menguatkan kedudukan dan perannya dalam suatu oraganisasi di masyarakat. Program pendidikan anak usia dini merupakan salah satu program yang menjadi kompetensi pendukung bagi mahasiswa dalam mengelola satuan pendidikan. Anak usia dini merupakan masa-masa emas untuk mengembangkan seluruh potensinya, sehingga dibutuhkan fasilitator yang kreatif agar dapat melakukan pendekatan yang kreatif terhadap anak-anak yang dibinanya. Kemampuan kritis diperlukan dalam menilai suatu ide, konsep atau teori yang akan digunakan, sehingga mahasiswa kita diharapkan dapat melakukan pendekatan yang tepat pada anak-anak sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Metode Eksperimen Siswa Kelas 5 SD Negeri Gadingrejo Semester I 2012/2013 T1 262010043 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Metode Eksperimen Siswa Kelas 5 SD Negeri Gadingrejo Semester I 2012/2013 T1 262010043 BAB V

2. Bagi siswa, dapat termotivasi untuk menemukan sendiri, melatih untuk berfikir kreatif dalam memecahkan masalah pembelajaran, berani mengemukakan pendapat, dapat memanfaatkan alat yang ada di sekolah maupun di lingkungan sekitar untuk alat percobaan, melatih kerjasama dalam kelompok, melakukan percobaan secara maksimal, dan dapat membuat kesimpulan berdasarkan hasil percobaan.

1 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Dan Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Matematika Dengan Strategi React Berbasis Nht (PTK Bagi Siswa Kelas X BU3 Semester Genap SMK Negeri 4 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013).

BAB 1 PENDAHULUAN Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Dan Kreatif Siswa Pada Pembelajaran Matematika Dengan Strategi React Berbasis Nht (PTK Bagi Siswa Kelas X BU3 Semester Genap SMK Negeri 4 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013).

meningkat. Kemampuan berfikir kritis dan kreatif siswa di SMK N 4 Surakarta khususnya untuk kelas X masih rendah, hal tersebut terlihat dengan masih kurangnya kemampuan siswa dalam membuat soal ada 4 siswa (11,11%), kemampuan dalam mengemukakan pendapat ada 1 siswa (2,78%), kemampuan dalam memecahkan masalah ada 6 siswa (16,67%), kemampuan menjawab s dengan soal cara lain ada 11 siswa (30,5%), dan kemampuan menyimpulkan ada 3 siswa (8,33%).

7 Baca lebih lajut

Makalah Psikologi Pendidikan Magister Ps

Makalah Psikologi Pendidikan Magister Ps

Akibatnya, oreintasi pembelajaran di kelas mengalami pergeseran. Orentasi pembelajaran bergeser dari berpusat pada guru mengajar ke pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa tidak lagi diposisikan bagaikan bejana kosong yang siap diisi. Dengan sikap pasrah siswa disiapkan untuk dijejali informasi oleh gurunya. Atau siswa dikondisikan sedemikian rupa untuk menerima pengatahuan dari gurunya. Siswa kini diposisikan sebagai mitra belajar guru. Guru bukan satu- satunya pusat informasi dan yang paling tahu. Guru hanya salah satu sumber belajar atau sumber informasi. Sedangkan sumber belajar yang lain bisa teman sebaya, perpustakaan, alam, laboratorium, televisi, koran dan internet.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS PARAGRAF NARASI - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

PENGARUH KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF DAN KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS PARAGRAF NARASI - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kehidupan dunia ini akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh karena itu siswa harus memiliki kemampuan, memperoleh, memilih dan mengelola informasi untuk bertahan pada keadaan yang selalu berubah. Kemampuan ini membutuhkan pemikiran yang kritis, sistematis, logis, kreatif dan kemampuan bekerja sama yang efektif. Dengan demikian, maka seorang guru harus terus mengikuti perkembangan matematika dan selalu berusaha agar kreatif dalam pembelajaran sehingga dapat membawa siswa ke arah yang diinginkan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERB

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERB

Untuk melihat suatu keberhasilan proses pendidikan dapat dilihat dari hasil belajar peserta didik. Prestasi belajar siswa disekolah selalu dikaitkan dengan hasil belajar sehari hari disekolah.Untuk mengetahui hasil belajar siswa disekolah yaitu dengan melihat peringkat aktualisasi dari kegiatan belajar, salah satunya ialah berbentuk prestasi belajar yang dicapai seseorang.Hal ini mengandung arti bahwa belajar merupakan manifestasi kemampuan potensi individu yang dapat dilihat dari nilai ulangan harian, nilai UTS, nilai UAS ataupun nilai UN.

22 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI TRANSAKTIONAL TERHADAP BERPIKIR KREATIF DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SMAN 2 TINGGIMONCONG | Beta | KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi 574 852 1 SM

PENGARUH STRATEGI TRANSAKTIONAL TERHADAP BERPIKIR KREATIF DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SMAN 2 TINGGIMONCONG | Beta | KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi 574 852 1 SM

Wichadee (2012) yang menggunakan Strategi Transaktional untuk meningkatkan keterampilan membaca dan kemampuan menulis ringkasan yang dilakukan pada salah satu Universitas Swasta di Thailand. Temuan menunjukkan bahwa setelah siswa belajar melalui Strategi Transaksional, keterampilan membaca dan kemampuan menulis ringkasan mahasiswa lebih tinggi dibandingkan sebelum menerapkan Strategi Transaksional. Ditemukan bahwa 90,3% mahasiswa memiliki kompetensi lebih tinggi dari kriteria yang ditetapkan. Selain itu, para siswa sangat setuju dengan menggunakan metode ini. Lebih lanjut Wichadee (2012) menjelaskan Strategi Transaktional dapat memberikan efek dari proses pengajaran di mana siswa diajarkan bagaimana merencanakan dan mengelola pemikiran mereka pada saat membaca, sehingga meningkatkan pemahaman dalam sebuah konteks bacaan .Selain itu, penggunaan Strategi Transaktional dalam menulis ringkasan sebagian diperoleh dari teknik peta konsep yang merupakan bagian dari instruksi. Peta konsep atau visualisasi adalah proses di mana siswa menyaring apa yang mereka pahami dari bacaan yang mereka dapatkan dari sebuah bacaan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects