Biaya Operasional Kendaraan (BOK)

Top PDF Biaya Operasional Kendaraan (BOK):

EVALUASI TARIF BUS PATAS ANTAR KOTA DALAM PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG – PROBOLINGGO

EVALUASI TARIF BUS PATAS ANTAR KOTA DALAM PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG – PROBOLINGGO

mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin maju. Naiknya komponen-komponen mengakibatkan biaya operasional kendaraan meningkat dan tarif mengalami kenaikkan. Salah satu cara untuk menetapkan tarif bus Patas adalah dengan menghitung biaya operasional kendaraan, sehingga perlu adanya evaluasi tarif. Studi ini bertujuan untuk mengetahui biaya operasional kendaraan (BOK) dan tarif yang sesuai untuk bus Patas AKDP trayek Malang- Probolinggo berdasarkan biaya operasional kendaraan saat ini.

1 Baca lebih lajut

ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PENGANGKUT SAMPAH KOTA MALANG (Studi Kasus : Pengangkutan Sampah dari TPS Kec. Blimbing ke TPA Supiturang, Malang)

ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PENGANGKUT SAMPAH KOTA MALANG (Studi Kasus : Pengangkutan Sampah dari TPS Kec. Blimbing ke TPA Supiturang, Malang)

Pada sistem pengumpulan dan dilanjutkan pengangkutan sampah ke TPA memerlukan biaya yang disebut biaya operasional. Biaya operasional kendaraan pengangkut sampah merupakan jumlah rupiah yang dikeluarkan oleh pengelola pengangkutan sampah untuk setiap satuan jarak tempuh sehingga bila mengetahui biaya operasional (BOK) pada sistem pengangkutan sampah dari TPS ke TPA di daerah tertentu dapat mengkalkulasi biaya pengeluaran untuk pengangkutan sampah tiap TPS.

2 Baca lebih lajut

Studi Evaluasi Tarif Taksi Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (Studi Kasus Taksi Di Kota Malang)

Studi Evaluasi Tarif Taksi Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (Studi Kasus Taksi Di Kota Malang)

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mengakibatkan meningkatnya biaya operasional kendaraan (BOK) taksi dan berdampak langsung pada kenaikan tarif. Adapun tarif resmi taksi yang berlaku saat ini sesuai Peraturan Walikota Malang Nomor 21 Tahun 2005 adalah sebagai berikut ; a). untuk tarif

2 Baca lebih lajut

Perencanaan Tarif Ideal Pengiriman Barang Berdasarkan Metode Perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK)

Perencanaan Tarif Ideal Pengiriman Barang Berdasarkan Metode Perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK)

Untuk mengukur prosentase manfaat yg dihasilkan oleh proyek dibandingkan dengan biaya yg dikeluarkannya. Maka dalam perhitungan ROI perusahaan berdasarkan penentuan tarif semula perusahaan, berdasarkan penentuan tarif penawaran harga dan penentuan tarif berdasarkan perhitungan metode biaya operasional kendaraan (BOK). Suatu proyek investasi yg mempunyai ROI lebih besar dari 0 adalah proyek yg dapat diterima.

10 Baca lebih lajut

Evaluasi Tarif Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Trayek Medan-Dolok Sanggul

Evaluasi Tarif Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Trayek Medan-Dolok Sanggul

Berdasarkan hasil evaluasi tarif AKDP didapat BOK bus CV. Karya Agung dengan nilai sebesar Rp. 1525,176 per km dan tarif pokok per km Rp. 117,321. BOK bus PO. SENTOSA Transport dengan nilai sebesar Rp. 2577,653 per km dan tarif pokok per km Rp. 115,074. Dengan tarif yang berlaku saat ini yaitu bus CV. Karya Agung sebesar Rp. 45.000 dan bus PO. SENTOSA Transport sebesar Rp. 50.000, pengusaha angkutan mendapatkan keuntungan dimana tarif yang berlaku saat ini wajar untuk menutupi Biaya Operasional Kendaraan.

1 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN ANGKUTAN UMUM (ANGKOT) PADA TAHUN 2005 DENGAN TAHUN 2013 (Studi Kasus : Trayek Aie Pacah - Lubeg – Pasar Raya di Kota Padang).

ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN ANGKUTAN UMUM (ANGKOT) PADA TAHUN 2005 DENGAN TAHUN 2013 (Studi Kasus : Trayek Aie Pacah - Lubeg – Pasar Raya di Kota Padang).

Dari hasil perhitungan diperoleh Biaya Operasional Kendaraan (BOK) trayek Aie Pacah – Lubuk Begalung – Pasar Raya pada tahun 2013 yaitu sebesar Rp 240.500,34 /hari dan pada tahun 2005 yaitu sebesar Rp 507.561 /hari. Untuk Biaya Operasional Kendaraan (BOK) trayek Aie Pacah – Lubuk Begalung – Pasar Raya pada tahun 2013 lebih kecil dibandingkan dari tahun 2005.

7 Baca lebih lajut

EVALUASI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN TARIF ANGKUTAN TAKSISTUDI KASUS SOLO CENTRAL TAKSI DI SURAKARTA EVALUASI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN TARIF ANGKUTAN TAKSI STUDI KASUS SOLO CENTRAL TAKSI DI SURAKARTA.

EVALUASI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN TARIF ANGKUTAN TAKSISTUDI KASUS SOLO CENTRAL TAKSI DI SURAKARTA EVALUASI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN TARIF ANGKUTAN TAKSI STUDI KASUS SOLO CENTRAL TAKSI DI SURAKARTA.

Dari hasil penelitian didapat perhitungan secara teoritis biaya operasional kendaraan sebesar Rp.806,92 per taksi-km dengan tarif sebesar Rp.887,61 per taksi- km dan pendapatan sebesar Rp.1.652,94 per taksi-km sehingga di dapat keuntungan sebesar Rp.846,02 per taksi-km, sedangkan perhitungan berdasarkan di lapangan terhadap pengelola Solo Central Taksi biaya operasional kendaraan sebesar Rp.298,58 per taksi-km dengan tarif sebesar Rp.328,44 per taksi-km dan pendapatan sebesar Rp.366,67 per taksi-km sehingga di dapat keuntungan sebesar Rp.68,09 per taksi-km, sedangkan terhadap pengemudi untuk biaya operasional kendaraan Rp.875,01 per taksi-km dengan tarif sebesar Rp.962,51 per taksi-km dan pendapatan sebesar Rp.1.652,94 per taksi-km sehingga di dapat keuntungan sebesar Rp.777,93 per taksi-km. Dengan demikian tarif taksi berdasar SK ORGANDA nomer. 036- Rev/DPC/X/2005 sudah layak karena dapat menutupi BOK per hari.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

EVALUASI KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAANBERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI SERANG- EVALUASI KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI SERANGBANTEN.

EVALUASI KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAANBERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI SERANG- EVALUASI KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI SERANGBANTEN.

Transportasi adalah sarana yang sangat mendukung perkembangan dan kemajuan suatu daerah, baik itu transportasi darat, laut maupun udara. Salah satu sarana perhubungan darat yang penting adalah angkutan umum. Defenisi angkutan umum menurut undang-undang No. 14 Tahun 1992 adalah angkutan untuk mana penggunanya dipungut bayaran. Bayaran yang dimaksud sering disebut dengan Tarif. Salah satu faktor dan informasi yang penting dalam pengelolaan angkutan umum adalah besarnya tarif. Tarif angkutan adalah suatu daftar yang memuat harga-harga untuk pemakai jasa angkutan yang disusun secara teratur dan dihitung menurut kemampuan angkutan. Tarif dapat ditentukan dengan menghitung biaya operasional kendaraan. Biaya operasional kendaraan adalah biaya yang dikeluarkan oleh penyedia jasa atau pengusaha angkutan untuk mengoperasikan armadanya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF ANGKUTAN UMUM PENUMPANG BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI KOTA BOJONEGORO

EVALUASI TARIF ANGKUTAN UMUM PENUMPANG BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI KOTA BOJONEGORO

Biaya Operasi Kendaraan merupakan tarif minimum sehingga penyedia angkutan umum penumpang tidak merugi. Analisis biaya operasional kendaraan meliputi biaya langsung dan biaya tak langsung (Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur, 2002).

2 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTAR KOTA PADA JALUR KARANGPLOSO – LANDUNGSARI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN

EVALUASI TARIF ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTAR KOTA PADA JALUR KARANGPLOSO – LANDUNGSARI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN

EVALUASI TARIF ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTAR KOTA PADA JALUR KARANGPLOSO - LANDUNGSARI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN adalah hasil karya saya, dan dalam naskah tugas akhir ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik di suatu Perguruan Tinggi, dan tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, baik sebagian maupun keseluruhan, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan atau pustaka.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF BUS EKSEKUTIF ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG-JAKARTA

EVALUASI TARIF BUS EKSEKUTIF ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG-JAKARTA

Keywords: Biaya Operasional Kendaraan, Tarif Angkutan penumpang Antar Kota Antar Propinsi AKAP bus eksekutif trayek Malang-Jakarta mempunyai peran penting dalam penyelenggaraan angkutan[r]

1 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI ANTAR KOTA DALAM PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG SURABAYA

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI ANTAR KOTA DALAM PROPINSI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG SURABAYA

Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) yang dikhususkan pada bus ekonomi trayek Malang-Surabaya berperan besar dalam menyelenggarakan angkutan umum. Jarak tempuh yang dilalui bus ekonomi trayek Malang-Surabaya ±85 km. Tarif angkutan umum merupakan salah satu hal yang memegang peranan penting dalam pengelolaan angkutan umum, karena tarif merupakan suatu faktor yang bisa mempengaruhi baik buruknya tingkat pelayanan. Kemacetan yang terjadi hampir tiap hari di porong akibat bencana luapan Lumpur Panas Lapindo pada tanggal 26 Mei 2006 sampai sekarang mengakibatkan antrian perjalanan pada rute ini. Studi ini bertujuan untuk mengetahui berapa tarif bus ekonomi antar kota dalam propinsi trayek Malang- Surabaya berdasarkan biaya operasional kendaraan yang berlaku saat ini.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN EVALUASI KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI SERANGBANTEN.

PENDAHULUAN EVALUASI KELAYAKAN TARIF ANGKUTAN UMUM PERKOTAAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DI SERANGBANTEN.

Kerisis ekonomi yang berkepanjangan menyebabkan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari termasuk biaya angkutan umum yang harus dibayarkan oleh pengguna jasa transportasi. Untuk mengakomodasi permasalahan yang ada, perlu diadakan suatu penelitian yang menentukan besaran biaya operasional kendaraan yang dipergunakan sebagai acuan untuk menentukan tarif angkutan umum perkotaan yang optimal. Tarif berdasarkan biaya operasional kendaraan tersebut kemudian dibandingkan dengan tarif yang sudah ditetapkan pemerintah apakah sudah sesuai atau belum.

4 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI ANTAR KOTA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG - PROBOLINGGO

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI ANTAR KOTA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG - PROBOLINGGO

Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) yang dikhususkan pada bus ekonomi Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) yang dikhususkan pada bus ekonomi trayek Malang – Probolinggo berperan besar dalam menyelenggarakan angkutan umum penumpang. Untuk mendorong terciptanya penggunaan sarana bus ekonomi secara optimim perlu ditetapkan tarif bus ekonomi yang sesuai. Salah satu cara untuk menetapkan tarif bus ekonomi adalah dengan menghitung biaya operasional kendaraan. Tarif yang baik adalah tarif yang sesuai bagi pengguna kendaraan dan juga bagi operator kendaraan, dimana tarif tersebut telah mencakup biaya operasi kendaraan dan sejumlah keuntungan minimal yang diharapkan operator, sementara di sisi lain masih dalam tingkat kemampuan membayar dari konsumen atau pengguna. Naiknya komponen- komponen biaya operasional mengakibatkan perlunya evaluasi tarif.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF DAN PELAYANAN ANGKUTAN KOTA TRAYEK SIDOARJO – KRIAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN

EVALUASI TARIF DAN PELAYANAN ANGKUTAN KOTA TRAYEK SIDOARJO – KRIAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN

Untuk mencapai tujuan studi, analisa yang dilakukan adalah menghitung biaya operasional kendaraan angkutan kota trayek sidoarjo – krian. Yang selanjutnya akan dijadikan acuan untuk mengetahui biaya pokok perkendaraan dan untuk menentukan besarnya tarif penumpang. Untuk evaluasi pelayanan angkutan kota dilakukan berdasarkan hasil survey dan kemudian dievaluasi dengan menggunakan indikator standar pelayanan angkutan kota Departemen Perhubungan Darat.

2 Baca lebih lajut

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG - KEDIRI

EVALUASI TARIF BUS EKONOMI BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN TRAYEK MALANG - KEDIRI

Keywords: tarif, biaya operasional kendaraan Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi AKDP khususnya bus trayek Malang – Kediri berperan besar dalam penyelenggaraan angkutan umum penumpang.. [r]

1 Baca lebih lajut

KAJIAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM (1)

KAJIAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN UMUM (1)

Biaya Operasional Kendaraan Umum Rute Air Salobar di Kota Ambon adalah merupakan biaya yang dikeluarkan oleh pengusaha angkutan umum dalam menjalankan pengoperasian usaha tersebut, sedangkan tujuan pencapaian keinginan trasportasi yang aman, nyaman, ekonomis dan lancar, perlu memperhatikan kondisi dari angkutan kota yang ada yang beroperasi pada rute tersebut. Terutama pelayanannya yang dianggap sangat megganggu terhadap pemakai jasa angkutan kota seperti halnya di Indonesia sekarang ini, dan khususnya angkutan kota Ambon rute Terminal Mardika – Air Salobar. Untuk itu sangatlah tepat kalau meninjau bagaimana tingkat pelayanan menjadi sangat rendah sekarang ini, sehingga perlu ditinjau kembali tarif angkutan kota yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dan dibandingkan dengan biaya operasional kendaraan yang harus dikeluarkan oleh pengelola angkutan kendaraan dengan mengambil langkah perhitungan kembali. Perhitungan Biaya Operasi Kendaraan dihitung berdasarkan perhitungan biaya tetap dan tidak tetap. Untuk biaya yang berubah (variabel) terdiri dari biaya bahan bakar minyak, biaya oli/pelumas, biaya pemakaian ban, biaya gaji pengemudi dan perbaikan. Biaya operasional kendaraan/penumpang-trip Terminal Mardika-Air Salobar Rp. 2.000,00 dari hasil perhitungan, didapat biaya operasional kendaraan/penumpang/trip lebih besar dari pendapatan artinya pengusaha mengoperasi kendaraan angkutan pada trayek ini mngalami kerugian.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DALAM MENENTUKAN TARIF ANGKUTAN PO. PUTRA REMAJA RUTE  ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DALAM MENENTUKAN TARIF ANGKUTAN PO. PUTRA REMAJA RUTE YOGYAKARTA-MERAK.

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DALAM MENENTUKAN TARIF ANGKUTAN PO. PUTRA REMAJA RUTE ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DALAM MENENTUKAN TARIF ANGKUTAN PO. PUTRA REMAJA RUTE YOGYAKARTA-MERAK.

Puji dan Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia- Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas akhir ini tepat pada waktunya. Tugas akhir ini berjudul “Analisis Biaya Operasional Kendaraan Dalam Menentukan Tarif Angkutan PO. Putra Remaja Rute Yogyakarta-Merak ” disusun untuk memenuhi syarat memperoleh gelar sarjana Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

6 Baca lebih lajut

Evaluasi Tarif Angkutan Umum Di Kabupaten Situbondo Tinjauan Terhadap Biaya Operasional Kendaraan

Evaluasi Tarif Angkutan Umum Di Kabupaten Situbondo Tinjauan Terhadap Biaya Operasional Kendaraan

Saat ini besar tarif angkutan kota dan angkutan desa di wilayah perkotaan Kabupaten Situbondo ditetapkan berdasar pada Berita Acara Penetapan tarif angkutan pedesaan yang dikeluarkan oleh dinas perhubungan Kabupaten Situbondo. Dari hasil pengamatan dan identifikasi sementara di lapangan, tarif angkutan kota dan angkutan desa merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan antara pihak pemilik angkutan dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui besar tarif yang seharusnya diterapkan untuk angkutan desa di wilayah perkotaan Kabupaten Situbondo berdasarkan analisa biaya operasional kendaraan dan jumlah penumpang serta untuk mengetahui pengaruh peningkatan harga bensin (premium) dan oli pelumas terhadap besarnya tarif.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI BUS AKAP (STUDI KASUS PADA BPU. ROSALIA INDAH DAN PO. MAJU LANCAR JURUSAN YOGYAKARTA – BEKASI PADA KELAS VIP).

PENDAHULUAN ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI BUS AKAP (STUDI KASUS PADA BPU. ROSALIA INDAH DAN PO. MAJU LANCAR JURUSAN YOGYAKARTA – BEKASI PADA KELAS VIP).

Dari latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu masalah yaitu bagaimana menentukan tarif yang bersaing dengan cara menekan biaya operasional kendaraan (BOK) untuk memberikan pelayanan yang terbaik serta bagaimana cara menentukan peremajaan armada, agar dapat menarik minat para pengguna jasa transportasi umum.

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...