Bid Ask Spread

Top PDF Bid Ask Spread:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 - PENGARUH BID-ASK SPREAD, MARKET VALUE, DAN VARIANCE RETURN TERHADAP HOLDING PERIOD PADA PERUSAHAAN YANG TERCATAT DI LQ-45 - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 - PENGARUH BID-ASK SPREAD, MARKET VALUE, DAN VARIANCE RETURN TERHADAP HOLDING PERIOD PADA PERUSAHAAN YANG TERCATAT DI LQ-45 - Perbanas Institutional Repository

Berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu, dapat disimpulkan sementara bahwa bid-ask spread yang merupakan fungsi dari biaya transaksi, mempengaruhi keputusan investor untuk menahan suatu saham (I. Roni, 2008). Aset yang memiliki spread yang lebih besar akan menghasilkan expected return yang lebih tinggi, akibatnya investor akan menyimpan saham atau holding period yang lebih panjang, dan sebaliknya.

13 Baca lebih lajut

ABSTRACT EFFECT OF STOCK RETURNS, TRADING VOLUMEAND RETURN VARIANCE TO BID-ASK SPREAD OF BANKING COMPANIES IN INDONESIA STOCK EXCHANGE

ABSTRACT EFFECT OF STOCK RETURNS, TRADING VOLUMEAND RETURN VARIANCE TO BID-ASK SPREAD OF BANKING COMPANIES IN INDONESIA STOCK EXCHANGE

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel return saham, volume perdagangan, varian returnberpengaruh signifikan terhadap bid- ask spread perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan secara parsial menunjukkan variabel return saham berpengaruh positifdan tidak signifikan terhadapbid-ask spread, volume perdagangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap bid-ask spreadserta varian return berpengaruh positif dan signifikan terhadap bid-ask spread pada α = 0,05 . Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini ialah variabel return saham tidak berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread, serta variabel volume perdagangan dan varian return berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Tingkat Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Information Asymmetry Diukur Dengan Bid Ask Spread

Pengaruh Tingkat Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Information Asymmetry Diukur Dengan Bid Ask Spread

Lu & Chueh (2015) menjelaskan information asymmetry terjadi apabila didapati ada perbedaan jumlah informasi yang dimiliki antar pihak dalam pasar. Dengan adanya pihak dalam pasar yang lebih informed, maka bid ask spread melebar. Apabila perusahaan mengungkapkan CSR, maka hal ini menjadi salah satu informasi tambangan yang beredar di pasar, sehingga dapat membantu dalam mengurangi jumlah perbedaan informasi tersebut. Lopatta et al (2014) menjelaskan CSR mampu mengatasi masalah antar investor dengan jumlah informasi berbeda. Dengan penungkapan CSR, information asymmetry menurun, dan harga saham pasar mencerminkan harga saham sesungguhnya, sesuai dengan informasi yang tersedua di pasar. Pengungkapan CSR secara terus menerus dinilai mampu meningkatkan going-concern perusahaan dan menciptakan kesuksesan secara ekonomi dalam jangka panjang. Martinez-Ferrero et al (2015) menemukan pengungkapan CSR meningkatkan volumer informasi dalam pasar, sehingga dapat mengurangi information asymmetry. Pasar menilai pengungkapan CSR sebagai sesuatu yang positif, karena perusahaan menjadi lebih transparan, sehingga para investor dapat melindungi diri dalam berinvestasi melawan pemain yang memiliki informasi lebih yang dapat menimbulkan information asymmetry.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBEDAAN BID-ASK SPREAD, SERTA PENGARUH RETURN SAHAM, EARNINGS, DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP BID-ASK SPREAD DI SEKITAR PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Ef

ANALISIS PERBEDAAN BID-ASK SPREAD, SERTA PENGARUH RETURN SAHAM, EARNINGS, DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP BID-ASK SPREAD DI SEKITAR PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Ef

Sumber : Hasil Olahan Penulis dari IDX statistics Krinsky (1996) menyatakan bahwa bid ask spread meningkat sebelum pengumuman earnings. Pengumuman earnings berpengaruh terhadap asimetri informasi (bid ask spread), dimana dalam penelitian nya tersebut ditemukan bahwa adverse selection cost berpengaruh signifikan sebelum dan sesudah pengumuman earnings. Beberapa penelitian sebelumnya memberikan kesimpulan yang berbeda- beda, hasil penelitian Stoll (1989), Ambarwati (2008), Shobriati (2013), dan Sutrisno (2000) bahwa volume perdagangan saham berpengaruh negatif terhadap bid ask spread. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Ambarwati (2008), Napitupulu (2013), Nurmayanti (2009) menunjukan bahwa return saham berpengaruh terhadap bid ask spread. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Nurmayanti (2009), dan Krinsky (1996) menunjukan bahwa adanya pengaruh earnings terhadap bid ask spread. Serta hasil penilitian dari Nurmayanti (2009) menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan antara bid ask spread sebelum dan sesudah pengumuman laporan keuangan. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, dapat dirumuskan permasalahan penelitian ini, yaitu :1)
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh Return Saham, Volume Perdagangan dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh Return Saham, Volume Perdagangan dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia

pengaruhnya terhadap bid-ask spread. Secara parsial, harga saham signifikan pengaruhnya terhadap bid-ask spread. Volume perdagangan saham juga berpengaruh signifikan terhadap bid-ask spread secara parsial, sedangkan varian return secara parsial tidak signifikan pengaruhnya. Variabel independen yang paling dominan dari penelitian ini adalah variabel harga saham, hal ini dibuktikan dengan tingkat 𝛽𝛽 paling tinggi yaitu -0,417, sedangkan volume perdagangan saham sebesar -0,315 dan varian return hanya memiliki tingkat 𝛽𝛽 sebesar 0,009. Penelitian ini dilakukan pada periode 2005-2011 pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia yang melakukan stock split.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS VARIABEL AKUNTANSI KUARTALAN, VARIABEL PASAR, DAN ARUS KAS OPERASI YANG MEMPENGARUHI BID-ASK SPREAD

ANALISIS VARIABEL AKUNTANSI KUARTALAN, VARIABEL PASAR, DAN ARUS KAS OPERASI YANG MEMPENGARUHI BID-ASK SPREAD

This research objectives are: fist, to analyze in empirical way about the information content of quarterly accounting variable, market variable, and cash flow operation toward bid-ask spread. Scond, to analyze in empirical way about the differences of information content between accounting variable in the fourth quarter and interim quarter in affecting bid-ask spread around the announcement of financial statement. This research uses event study method that is to know the effect of asset growth, asset size, leverage, liquidities, earnings variability, closing price, volume, and cash low from operation ratio toward bid-ask spread. This research uses 684 observation that are 521 interim quarter and 163 fourth quarterl financial statement. Multiple regesion uses to analysis effect accounting variables, market variables and cash flow from operation to bid-ask spread. Chow test uses to analysis whether there is a difference of bid-ask spread respond coefficient of quarterly financial statement with the bid-ask spread respond coefficient of the fourth quarter financial statement. Result are accounting variable in the announcement of quarterly financial statement, which affects bid-ask spread whith statistically significant is liquidities. Market variable that affects bid-ask spread with statistically significant are closing price and volume. All the research result is consistent in the announcement of quarterly financial statement as well as in the fourth quarterly financial statement. Chow Test shows there is no difference coefficient between interim quarterly and the fourth quarterly.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pengaruh Return Saham, Volume Perdagangan dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Return Saham, Volume Perdagangan dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Bid-ask spread adalah selisih antara harga permintaan dan penawaran. Bid-ask spread digunakan oleh investor untuk membeli saham di broker. Bid-ask spread dalam penelitian ini merupakan variabel dependen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh return saham, volume perdagangan, varian return terhadap bid-ask spread baik secara parsial maupun serempak pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder kuantitatif yang berasal dari data harga saham, volume perdagangan, bid price dan ask priceyang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia, Indonesian Capital Market Electronic Library (ICaMEL), buku-buku referensi, majalah, internet, dan literatur ilmiah lainnya yang berkaitan dengan topik bahasan penelitian.
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

Pengaruh Harga Saham, Volume Perdagangan, dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Masa Sebelum dan Sesudah Stock Split Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Harga Saham, Volume Perdagangan, dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Masa Sebelum dan Sesudah Stock Split Di Bursa Efek Indonesia

Hal ini menunjukkan bahwa Bid-ask spread sebagai selisih harga jual (ask price) terendah dan harga beli (bid price) tertinggi, mencerminkan biaya transaksi yang dihadapi pelaku pasar. Dalam penelitian Islamiyahya (2013:6) menyatakan bahwa pada saat harga pasar saham tinggi sebelum stock split yang menyebabkan saham kurang aktif diperdagangkan, order processing cost dan inventory holding cost sebagai komponen bid-ask spread menjadi lebih besar. Sebaliknya setelah dilakukan split dimana harga saham menjadi lebih murah dan menarik minat lebih banyak investor, komponen biaya bid-ask spread berkurang. Jika bid-ask spread berkurang (biaya transaksi berkurang), ini berarti harga jual terendah sedang menurun dan/atau harga beli tertinggi sedang meningkat sehingga kemungkinan terjadinya transaksi lebih besar yang pada akhirnya akan meningkatkan likuiditas saham.
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid Ask Spread Sebelum dan Setelah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid Ask Spread Sebelum dan Setelah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis bid ask spread melalui Uji Paired Sample t-Test , diperoleh nilai Sig. (2- tailed ) sebesar 0,011. Nilai signifikansi ini lebih kecil dari nilai α (0,011 < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan pada bid ask spread sebelum dan setelah dilakukannya stock split . Dengan adanya peristiwa stock split , harga saham menjadi lebih murah sehingga meningkatkan daya tarik investor yang menyebabkan perdagangan menjadi lebih aktif. Kondisi ini memungkinkan pelaku pasar untuk tidak perlu memegang saham terlalu lama sehingga menurunkan biaya pemilikan yang berarti mempersempit bid ask spread .
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid Ask Spread Sebelum dan Setelah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid Ask Spread Sebelum dan Setelah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis bid ask spread melalui Uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,011. Nilai signifikansi ini lebih kecil dari nilai α (0,011 < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan pada bid ask spread sebelum dan setelah dilakukannya stock split. Dengan adanya peristiwa stock split, harga saham menjadi lebih murah sehingga meningkatkan daya tarik investor yang menyebabkan perdagangan menjadi lebih aktif. Kondisi ini memungkinkan pelaku pasar untuk tidak perlu memegang saham terlalu lama sehingga menurunkan biaya pemilikan yang berarti mempersempit bid ask spread.
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

Influence Of The Stock Price, Trade Volume And Return Variance Against Bid-Ask Spread In The Period Before  And After The Stock Split In The Indonesian Stock Exchange

Influence Of The Stock Price, Trade Volume And Return Variance Against Bid-Ask Spread In The Period Before And After The Stock Split In The Indonesian Stock Exchange

Ambarwati (2006) menyatakan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap bid-ask spread antara lain adalah harga saham, volume perdagangan dan varian return. Harga saham menurut Purwanto (2004), menyatakan bahwa perusahaan yang melakukan stock split memiliki harga saham yang lebih mahal dibandingkan perusahaan yang tidak melakukan stock split. Volume perdagangan adalah instrument yang dapat digunakan untuk melihat reaksi pasar modal terhadap informasi melalui parameter volume saham yang diperdagangkan di pasar (Sutrisno, 2000). Menurut Abdul dan Hidayat (2000) “volume perdagangan adalah lembar saham yang diperdagangkan pada hari ke t. Sedangkan varian return adalah berbagai ukuran yang mengukur besarnya perubahan kekayaan investor baik kenaikan maupun penurunan serta menjadi bahan pertimbangan untuk membeli atau mempertahankan sekuritas.
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

Pengaruh Harga Saham, Volume Perdagangan, dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Masa Sebelum dan Sesudah Stock Split Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Harga Saham, Volume Perdagangan, dan Varian Return Terhadap Bid-Ask Spread Pada Masa Sebelum dan Sesudah Stock Split Di Bursa Efek Indonesia

Varian Return Terhadap Bid - Ask Spread Pada Masa Sebelum dan Sesudah Stock Split Di Bursa Efek Indonesia”. Penulis telah banyak menerima bantuan, bimbingan, saran, motivasi dan doa dari berbagai pihak selama penulisan skripsi ini. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan bimbingan, yaitu kepada:

12 Baca lebih lajut

Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid Ask Spread Sebelum dan Setelah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid Ask Spread Sebelum dan Setelah Stock Split pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Tabel-tabel diatas menunjukkan peningkatan dan penurunan Trading Volume Activity, Capital Gain, dan Bid Ask Spread perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2010 hingga 2014. Pada tabel-tabel di atas tampak bahwa TVA, capital gain , dan bid ask spread perusahaan yang melakukan stock split bertentangan dengan teori motivasi stock split yakni Trading Range Theory . Berdasarkan fenomena di atas, maka peneliti melakukan penelitian dengan judul “Analisis Perbedaan Likuiditas Saham, Return Saham, dan Bid
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS LIKUIDITAS SAHAM YANG DIUKUR DENGAN BID-ASK SPREAD DENGAN MEMBANDINGKAN SEBELUM DAN SETELAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

ANALISIS LIKUIDITAS SAHAM YANG DIUKUR DENGAN BID-ASK SPREAD DENGAN MEMBANDINGKAN SEBELUM DAN SETELAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis akan berusaha untuk mengkaji kembali tentang analisis likuiditas saham sebelum dan setelah stock split dengan judul “ANALISIS LIKUIDITAS SAHAM YANG DIUKUR DENGAN BID-ASK SPREAD DENGAN MEMBANDINGKAN SEBELUM DAN SETELAH STOCK SPLIT

7 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Bid Ask Spread Pada Masa Sebelum Dan Sesudah Stock Split  Di Bursa Efek Indonesia  Periode 2008-2013

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Bid Ask Spread Pada Masa Sebelum Dan Sesudah Stock Split Di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2013

Salah satu faktor untuk mengukur tingkat likuiditas saham adalah dengan mengguanakan Trading Volume Activity (Prasetino, 2012). Hal ini dikarenakan volume perdagangan saham sering digunakan sebagai parameter aktivitas jual beli saham di bursa, semakin meningkat jual beli saham maka aktivitas perdagangan saham dibursa juga akan semakin meningkat. Hal tersebut akan berpengaruh pada permintaan dan penawaran akan saham tersebut. Semakin meningkat permintaan dan penawaran suatu saham, maka pengaruhnya pun akan semakin besar terhadap fluktuasi harga saham di bursa. Sedangkan semakin meningkatnya volume perdagangan saham hal tersebut menandakan bahwa saham tersebut semakin diminati oleh masyarakat sehingga akan membawa pengaruh terhadap naik atau turunnya harga atau return saham tersebut (Fatmawati dan Marwan, 1999). Saham yang aktif diperdangkan adalah saham dengan tingkat return yang tinggi (Nurmayanti, 2009). Hal ini dikarenakan dealer tidak akan lama menyimpan suatu saham yang aktif diperdagangkan sehingga menurunkan biaya pemilikan dan pada akhirnya menurunkan tingkat bid ask spread saham (Nany, 2004).
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

The Effect of Changes in Tick Price and Lot Size on Bid-Ask Spread, Depth, Trading Volume, and Trading Time In Indonesia Stock Exchange | Santoso | iBuss Management 3773 7146 1 SM

The Effect of Changes in Tick Price and Lot Size on Bid-Ask Spread, Depth, Trading Volume, and Trading Time In Indonesia Stock Exchange | Santoso | iBuss Management 3773 7146 1 SM

This study has four research objectives that will be connected with the research’s results from the previous chapter. The objectives are to analyze whether there is a significant mean difference between each variable before and after the changes in tick price and lot size. Authors found out that bid-ask spread, depth, and trading time have significant mean difference before and after the event, while trading volume has no significant mean difference before and after the event. Based on the analysis, mean bid-ask spread was significantly decreased by 47.7% after the changes. Same goes with depth which was also significantly decreased by 45.4%. On the other hand, mean trading volume was insignificantly increased. Lastly, mean trading time was significantly increased by 36.8% after the changes. Therefore, authors have achieved all the objectives to analyze the effect of the new regulation by the government.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RETURN ON EQUITY, LIQUIDITY, ASSET GROWTH, DAN TRADING VOLUME TERHADAP BID-ASK SPREAD SAHAM

ANALISIS PENGARUH RETURN ON EQUITY, LIQUIDITY, ASSET GROWTH, DAN TRADING VOLUME TERHADAP BID-ASK SPREAD SAHAM

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh faktor-faktor return on equity ,liquidity, assets growth dan trading volume terhadap bid-ask spread saham baik secara bersama-sama (simultan) maupun individual (parsial) pada perusahaan kelompok industri barang konsumsi yang listed di Bursa Efek Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan kelompok industri barang konsumsi yang listed di Bursa Efek Jakarta. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 25 perusahaan. Dengan periode selama dua tahun yaitu 2003 sampai dengan 2004. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara bersama-sama keempat variabel bebas yang terdiri atas retur on equity, liquidity, asset growth dan trading volume berpengaruh terhadap variabel terikat (bid- ask spread saham). Hasil analisis juga menunjukkan bahwa nilai adjusted square R 2 sebesar 0,108 berarti hanya 10,8% dari variasi perubahan bid-ask spread saham dapat dijelaskan oleh keempat variabel bebas. Dari keempat variabel bebas yang diteliti ditemukan bahwa hanya variabel return on equity dan trading volume yang secara statistik berpengaruh secara parsial terhadap bid-ask spread saham.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Bid-Ask Spread, Market Value dan Variance Return Terhadap Holding Period Saham Sektor Pertambangan

Analisis Pengaruh Bid-Ask Spread, Market Value dan Variance Return Terhadap Holding Period Saham Sektor Pertambangan

Berdasarkan uraian diatas, maka perlu dilakukan penelitian kembali karena banyak kesimpulan-kesimpulan penelitian yang tidak konsisten dan tidak sesuai dengan teori yang berlaku. Oleh karena itu untuk mengetahui gambaran yang lebih akurat lagi mengenai variabel yang paling berpengaruh dalam lama tidaknya investor menahan dananya pada suatu saham perusahaan tertentu pada waktu tertentu. Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian “ Analisis Pengaruh Bid-Ask Spread, Market Value dan Variance Return Terhadap Holding Period Saham Sektor Pertambangan” .
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

PENGARUH RETURN SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DANVARIAN RETURN SAHAM TERHADAP BID-ASK SPREAD SAHAM PENGARUHRETURN SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN VARIAN RETURN SAHAM TERHADAP BID-ASK SPREAD SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2006-2010).

PENGARUH RETURN SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DANVARIAN RETURN SAHAM TERHADAP BID-ASK SPREAD SAHAM PENGARUHRETURN SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN VARIAN RETURN SAHAM TERHADAP BID-ASK SPREAD SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2006-2010).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh return saham, volume perdagangan saham dan varian return saham terhadap bid-ask spread saham. Penelitian ini menggunakan sampel 17 perusahaan yang selalu masuk indeks LQ 45 selama 5 tahun berturut-turut selama periode 2006-2010. Pengumpulan data dilakukan melalui website Bursa Efek Indonesia dan juga Pojok Bursa / Gallery VAST Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Metode analisis data yang digunakan adalah metode regresi linear berganda.

11 Baca lebih lajut

Volume Perdagangan dan Return Saham dalam Hubungannya dengan Bid-Ask Spread pada Perusahaan Go Public

Volume Perdagangan dan Return Saham dalam Hubungannya dengan Bid-Ask Spread pada Perusahaan Go Public

Stock is an alternative investment which liquid, because it was very easy to sale and buy transaction on security market. High and low of stock price will be increase or decrease value of the firm. Thus very important to calculate bid-ask spread of stock before management making decision on stock investment. Bid-ask spread measurement based on different between ceiling price of stock which traders egree for buy and lowest price which they agree for sale. Objective of the research is to find empiricaly evidence of the impact between stock trade volume and stock return to bid ask spread. Regression model analysis was applied to examine variables which used in the research. Result of the research indicate that: (1) stock trade volume has negatively impact to bid ask spread, (2) stock return has negatively impact to bid ask spread.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Show all 1857 documents...