BRAND RECALL

Top PDF BRAND RECALL:

View of DAYA TARIK VISUAL SEBAGAI BRAND RECALL PADA IKLAN TELEVISI STUDI KASUS IKLAN MIZONE 2012 VERSI “TILT”

View of DAYA TARIK VISUAL SEBAGAI BRAND RECALL PADA IKLAN TELEVISI STUDI KASUS IKLAN MIZONE 2012 VERSI “TILT”

Kekuatan pesan visual maupun audio pada iklan televisi sangat penting terhadap penanaman kesadaran merek yang diiklankan. Penggunaan lagu populer sebagai daya tarik iklan sering digunakan pada iklan televisi seperti halnya dengan iklan Mizone tahun 2012. Lagu populer tersebut seharusnya dapat membantu daya tarik visual yang digunakan dalam membantu khalayak mengingat merek serta iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran serta dampak yang ditimbulkan oleh daya tarik visual pada iklan televisi yang menggunakan lagu populer sebagai daya tarik musik terhadap pengingatan merek. Metode yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan pendekatan keilmuan pemasaran dan riset evaluasi iklan melalui metode uji daya ingat stimulus iklan. Tahap pertama merupakan uji stimulus audio dengan memperdengarkan lagu populer dari studi kasus. Tahap kedua merupakan uji stimulus visual dengan memperlihatkan beberapa frame iklan sebagai stimulus visual. Tahap ketiga yaitu dengan memperlihatkan iklan secara keseluruhan untuk mengetahui respon tentang daya tarik pada iklan tersebut terhadap brand recall. Metode ini diujikan pada responden yang merupakan target sasaran dari produk Mizone. Hasil analisis dari uji daya ingat stimulus visual iklan menunjukkan penggunaan daya tarik visual tidak hanya dari figur bintang iklan namun juga bisa melalui pesan iklan yang dikemas dengan pendekatan visual yang unik, berbeda, dan menjadi identitas tersendiri yang dapat membantu khalayak untuk lebih mengingat merek.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS STRATEGI PRODUCT PLACEMENT HANDPHONE SAMSUNG PADA DRAMA KOREA TERHADAP SIKAP KONSUMEN DENGAN DIMEDIASI OLEH BRAND RECALL

ANALISIS STRATEGI PRODUCT PLACEMENT HANDPHONE SAMSUNG PADA DRAMA KOREA TERHADAP SIKAP KONSUMEN DENGAN DIMEDIASI OLEH BRAND RECALL

Desain penelitian ini adalah analisis deskriptif verifikatif. Penelitian ini menggunakan variabel mediasi sebagai variabel penghubung antara product placement dan sikap konsumen. Analisis variabel mediasi menggunakan asumsi dari jurnal Baron dan Kenny (1986) dan pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dalam analisis data penelitian ini menggunakan metode uji regresi linear dalam rangka mendapatkan kesimpulan. Berdasarkan hasil pembahasan, hipotesis yang dirumuskan dapat diterima. Hal ini didasarkan pada hasil pengujian adjusted R 2 yang menunjukkan pengaruh product placement terhadap sikap konsumen 23,1%. Sedangkan pengaruh product placement terhadap brand recall dengan adjusted R 2 49,6% dan pengaruh product placement dengan mediasi brand recall terhadap sikap konsumen sebesar 39.1%. Dalam penelitian ini dinyatakan variabel brand recall sebagai variabel mediasi secara sempurna (fully mediation).
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE (PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK) TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION (NIAT BELI KONSUMEN) DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies).

PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE (PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK) TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION (NIAT BELI KONSUMEN) DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies).

Berdasarkan uraian di atas maka penulis dapat merumuskan penelitian dengan judul “ Pengaruh Product Placement Acceptance (Penerimaan Penempatan Produk) terhadap Consumer Purchase Intention (Niat Beli Konsumen) dengan Brand Recall sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies) ” .

11 Baca lebih lajut

Analisa Pengaruh Product Placement Dan Brand Recall Volvo Terhadap Sikap Konsumen Dalam Film “Twilight Saga: Breaking Dawn (Part 2)” | TANDIONO | Jurnal Strategi Pemasaran 494 881 1 SM

Analisa Pengaruh Product Placement Dan Brand Recall Volvo Terhadap Sikap Konsumen Dalam Film “Twilight Saga: Breaking Dawn (Part 2)” | TANDIONO | Jurnal Strategi Pemasaran 494 881 1 SM

Menurut penulis setelah mengamati product placement dari Volvo yang ada di setiap sekuel dari film The Twilight Saga, produk yang bermerek Volvo ini selalu muncul dalam durasi yang cukup lama. Jumlah kemunculan produk yang dimiliki oleh perusahaan Volvo ini sering muncul dengan dikendarai oleh pemeran-pemeran utama dalam film ini . Kegiatan utama perusahaan Volvo ini sendiri adalah sebagai pemilik, pengelola, pelindung, dan pemeliharan merek-merek dagang Volvo atas nama dan melisensikan hak pemakaian kepada para pemiliknya. Oleh karena itu, penulis ingin mengetahui dan meneliti lebih lanjut mengenai pengaruh product placement dan brand recall dari produk Volvo yang tergolong memiliki tipe yang baru terhadap sikap konsumen yang dilihat dari sisi preference dan intention to purchase yang ada di dalam film “Twilight Saga: Breaking Dawn (part 2)”.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BRAND EXPOSURE DAN BRAND RECALL (Studi Tentang Terpaan Iklan Rokok Sampoerna A Mild Terhadap Brand RecallPerokok Mahasiswa Komunikasi FISIP UNS Angkatan Tahun 2007)

BRAND EXPOSURE DAN BRAND RECALL (Studi Tentang Terpaan Iklan Rokok Sampoerna A Mild Terhadap Brand RecallPerokok Mahasiswa Komunikasi FISIP UNS Angkatan Tahun 2007)

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa brand exposure berpengaruh terhadap brand recall (positioning) pada iklan rokok Sampoerna A Mild di kalangan perokok mahasiswa Fisip Angkatan 2007 tahun 2010, dapat disimpulkan bahwa terpaan brand exposure berpengaruh terhadap brand recall (positioning) pada iklan rokok sampoerna A Mild di kalangan perokok mahasiswa Fisip Angkatan 2007. Hal ini dapat dapat diketahui melalui hasil uji spearman rank sebesar 0,857 > 0,05. Secara rinci pengaruh tersebut dapat dijelaskan, yaitu: a) Frekuensi berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi semakin sering dilihat oleh audience akan memudahkan audience untuk mengingat iklan yang ditayangkan (0,772 > 0,05). b) Slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall (0,689 > 0,05). Slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi menggunakan kata-kata yang singkat, menarik, dan mudah diingat oleh audience. c) Arti slogan berpengaruh terhadap brand recall berdasarkan hasil uji spearman rank (0,625 > 0,05). Arti slogan berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi menggunakan kata-kata yang singkat, menarik, dan mudah diingat oleh audience. Desain slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall berdasarkan hasil uji spearman rank (0,769 > 0,05). Desain slogan berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi karena desain yang baik bentuk dan tata warna akan menarik minat audience. d) Kelebihan slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall berdasarkan hasil uji
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

ANALISIS KESADARAN MEREK (BRAND AWARENESS) DAN ASOSIASI MEREK (BRAND ASSOCIATION) SEPEDA MOTOR BAJAJ (Studi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

ANALISIS KESADARAN MEREK (BRAND AWARENESS) DAN ASOSIASI MEREK (BRAND ASSOCIATION) SEPEDA MOTOR BAJAJ (Studi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

Results of analysis that include Brand Awareness: Top Of Mind (peak memory), Brand Recall (recall the brand), Brand Recognition (use of hearing aids) and Brand Unware (do not know the brand) can be summarized as follows: Yamaha Brand motorcycles are brand first appeared in the memory if the respondent is reminded of a motorcycle or brand top of mind has the highest levels when compared with other brands. Yamaha motorcycle brand is the brand name is recalled by the respondents without any assistance. Yamaha motorcycle brand is the most memorable brand if the author submitted a statement that can direct or remind the respondent to remember the brand of motorcycle. Based on these results can be proven that KTM motorcycle brand is the brand that most do not remember if the author asked the question about the motorcycle brand. According to Motorcycle Brand Top of Mind measurement, Bajaj Motorcycle was the fifth (5th), for the measurement of Brand Recall occupies the fifth (5th), for the measurement of Brand Recognition on the fifth (5) while for the Brand Unware entry in the sixth (6th) who do not remember if the author asked the question about the motorcycle brand. Based on the results of Association Analysis Of The Brand (Brand Association) can be concluded that an attractive logo, a slogan that is memorable, conformance with the design of consumer preferences, the system DTS-i technology advanced, digital speedometer on a modern three-wheeler motorcycle, Bajaj motorcycle price is cheap , the price offered in accordance with the technology, the state of India as a famous manufacturer of automotive and automotive products India attractive production significantly in shaping the brand image of the Brand Bajaj Motorcycles product.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

ANALISIS BRAND AWARENESS PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA CABANG SURAKARTA.

ANALISIS BRAND AWARENESS PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA CABANG SURAKARTA.

Berdasarkan analisis deskriptif, dapat disimpulkan bahwa perusahaan jasa asuransi Jiwasraya tidak menempati posisi Top Of Mind maupun Brand Recall. Meskipun dalam Top Of Mind 18% responden menyebut perusahaan jasa asuransi Jiwasraya pada peringkat ketiga dan dalam Brand Recall 19% responden menyebut perusahaan jasa asuransi Jiwasraya pada peringkat kedua setelah asuransi lain, untuk responden yang perlu diingatkan mengenai keberadaan perusahaan jasa asuransi Jiwasraya terdapat 7 orang atau 7% responden, dan masih ada responden yang tidak mengenal maupun mengetahui perusahaan jasa asuransi Jiwasraya yaitu sebanyak 56 orang atau 56% responden. Maka dari itu, hendaknya perusahaan lebih menggencarkan program promosi yang dapat menjangkau masyarakat luas dan dapat menarik perhatian masyarakat dalam bentuk hubungan masyarakat seperti mengadakan event jalan sehat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

 this  file 7432 8771 1 SM

this file 7432 8771 1 SM

Gap yang muncul antara teori dan praktek dalam studi mengenai brand recall ini adalah munculnya peran perasaan yang berpengaruh terhadap kemampuan konsumen dalam mengingat kembali merek suatu produk. Hubungan emosional yang dirasakan oleh konsumen terhadap merek akan berpengaruh pada proses pengambilan keputusan pembeliannya. Hal tersebut didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Bradley et al. (1992) dan Cahill dan McGaugh (1995) yang menemukan bahwa suatu ingatan akan lebih mudah diingat kembali bila terdapat kandungan perasaan di dalamnya. Salah satu bentuk affection yang berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk mengingat kembali suatu merek adalah brand trust. Brand trust dimulai dari pengalaman dan interaksi masa lalu karena perkembangannya dipengaruhi oleh proses pengalaman individual dari waktu ke waktu yang merangkum pengetahuan dan pengalaman konsumen dengan merek tersebut.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

View of Pengaruh Tingkat Brand Awareness terhadap Minat Beli Apple iPhone

View of Pengaruh Tingkat Brand Awareness terhadap Minat Beli Apple iPhone

Tingkat brand awareness yang terdiri dari unaware of brand (X1), brand recognition (X2), brand recall (X3), dan top of mind (X4) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk Brand Apple iPhone di Kota Bandung Hal ini dapat dilihat dari hasil uji F, yaitu Fhitung> Ftabel (17,601 > 2,47) dan tingkat signifikansinya 0,000 < 0,05. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Thoriq Anugrah Fatrah Perdana dan Eka Yuliana yang berjudul Pengaruh Tingkat brand awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Jasa Reservasi Hotel Secara Online Pada Situs www.Goindonesia.com. Sedangkan besarnya pengaruh variabel tingkat brand awareness yang terdiri dari unaware of brand (X1), brand recognition (X2), brand recall (X3), dan top of mind (X4) terhadap variabel terikat, yaitu minat beli dapat dilihat dari perhitungan koefisien determinasi (R2), yaitu sebesar 0,426 atau 42,6%. Sedangkan sisanya 57,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini .
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Ekuitas Merek Bank Syariah di Kalangan Mahasiswa Program Studi Muamalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ekuitas Merek Bank Syariah di Kalangan Mahasiswa Program Studi Muamalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

This research aims to analyze the elements of brand equity of sharia banks. The elements of brand equity analyzed in this research are brand awareness, brand associations, perceived quality, and brand loyalty. From these elements will be seen the strength of sharia banks ’ brand equity among students of Muamalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Samples were selected from students of Muamalat who are customers of sharia banks using non-probability sampling method, which is based on the judgment sampling technique. Data is collected by distributing questionnaires to 100 respondents. The analytical method employed in this research is descriptive analysis, Likert scale, mean, and standard deviation, Cochran test, Importance-performance analysis, and brand switching matrix pattern. The results of this research show that the brand awareness of Bank Syariah Mandiri occupy the highest position in the category of top of mind (40%); BRI Syariah as the most- often mentioned brand in the categories of brand recall (73%); in the category of brand recognition, many respondents still needs to be reminded of the existence of BTPN Syariah (49%) and Maybank Syariah (67%); there are respondents who are still unaware of the existence of Bank BTPN Syariah (43%) and Bank Maybank Syariah (18%). The three most widely used bank by respondents (BRI Syariah, BNI Syariah and Bank Syariah Mandiri) is used to analyze brand association, perceived quality, and brand loyalty. The results of the research on brand association show that brand images which is formed are correspond to religious teachings, correspond to customer’s needs , safe and reliable, welcoming and friendly employees, and employees dress consistent with sharia. On the other hand, the results of the research on perceived quality show that the performance of sharia banks has been quite good but still did not provide satisfaction as expected by the respondents. The results of the research on brand loyalty do not show the form of an inverted pyramid. This indicates that sharia banks do not have a strong brand equity.
Baca lebih lanjut

151 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KOMUNITAS ATAU NON KOMUNITAS MUSIK SERTA KESADARAN MEREK TERHADAP MINAT MEMBELI MERCHANDISE LUMAJANG ROCK COMMUNITY

ANALISIS PENGARUH KOMUNITAS ATAU NON KOMUNITAS MUSIK SERTA KESADARAN MEREK TERHADAP MINAT MEMBELI MERCHANDISE LUMAJANG ROCK COMMUNITY

kesadaran merek (Brand awareness) menjadi salah satu faktor yang menentukan pencapaian keberhasilan suatu usaha, dengan selalu diingatnya merek tersebut oleh konsumen. Kesadaran merek dapat dicapai melalui beberapa tahap yaitu tahap pertama top of mind yang merupakan pembentukan merek dalam benak konsumen. Pencapaian tingkat top of mind agar konsumen dapat melakukan sikap terhadap merek bukanlah hal yang mudah, karena banyak faktor yang mempengaruhinya, yaitu kredibilitas endorser dan kreatifitas iklan. Memaksimalkan kredibilitas endorser dan kreatifitas iklan adalah sebagai upaya membentuk top of mind brand di benak konsumen, dimana konsumen mengingat produk tersebut dari pada produk lain. Tahap kedua dari kesadaran merek adalah menciptakan brand recall kepada konsumen. Tujuan dalam pemberian logo, simbol dan slogan pada brand produk adalah untuk membentuk ciri khas dan karakteristik pada produk agar masyarakat dapat lebih mengenal dan mengingat produk tersebut dari produk-produk yang ada atau produk pesaing tanpa di beri contoh. Tahap ketiga dari kesadaran merek ini adalah brand recognition, tahap ini merupakan tingkat terbawah dimana konsumen melakukan pengenalan suatu merek dari produk muncul lagi setelah dilakukan pengingatan kembali lewat bantuan. Bantuan tersebut dapat dipicu melalui karakter warna dari produk dan di kombinasikan dari produk-produk lain.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

Implementasi Content Based Image Retrieval Menggunakan Speeded-Up Robust Features (SURF)

Implementasi Content Based Image Retrieval Menggunakan Speeded-Up Robust Features (SURF)

Temu balik citra ataupun temu balik citra berdasarkan konten gambar adalah bidang terkenal dari penelitian sistem temu balik informasi. Temu balik citra memiliki tugas yang menantang, yang terutama yaitu menerima kembali citra yang memiliki kemiripan atau relevan dari database citra yang besar. Salah satu teknik yang dapat digunakan sebagai solusi untuk menerima kembali citra relevan dalam temu balik citra adalah algoritma Speeded-Up Robust Features (SURF). SURF adalah detektor dan deskriptor fitur citra yang cepat dan kuat. Dan kini banyak digunakan secara luas dalam aplikasi komputer visual, seperti dalam aplikasi temu balik citra. SURF pertama kali dipresentasikan oleh Herbert Bay pada konferensi eropa 2006 tentang Computer Vision dan sebagian terinsiprasi oleh Scale-Invariant Feature Transform (SIFT). Karena SURF hanya dapat memproses citra grayscale, maka citra harus dikonversi dari format RGB ke format grayscale. Titik Interest atau KeyPoint dari koleksi citra direpresentasikan oleh vektor yang kemudian akan dibandingkan menggunakan pengukuran jarak Euclidean Distance. Euclidean Distance digunakan untuk membandingkan kemiripan antara fitur atau ciri dari koleksi citra. Sehingga pada akhirnya, sistem akan menerima kembali citra yang relevan dari database. Parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas dari hasil temu balik citra adalah nilai dari Recall, Precision dan Running Time. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan 100 gambar, rata-rata nilai Recall terhadap koleksi citra adalah 83% dan Precision 22.29% serta Running Time Similiarity Comparison 30376 ms.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Strategi Pencitraan Berbasis Brand Equity Pt Bank Syariah Mandiri Kcp Pomad Bogor

Strategi Pencitraan Berbasis Brand Equity Pt Bank Syariah Mandiri Kcp Pomad Bogor

Pada analisis brand loyalty yang mencakup swicther, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand ,dan commited buyer , BSM KCP Pomad Bogor belum menunjukankan piramida terbalik dalam arti belum menunjukkan brand loyalty yang kuat khususnya dapat dilihat pada kelompok commited buyer walaupun brand loyalty dari swicther, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand sudah menunjukkan hasil yang baik. Pada kelompok commited buyer masih belum menunjukan hasil yang baik. Peningkatan kelompok commited buyer dapat dilakukan dengan menjaga dan meningkatkan mutu dalam atribut-atribut yang terdapat pada perceived quality merek BSM, sehingga nasabah BSM akan merasakan pengalaman emosional ketika menggunakan jasa BSM akibat adanya mutu yang baik pada atribut-atribut merek BSM. Sehingga , diharapakan mereka dapat menceritakan merek tersebut kepada pihak atau orang lain, secara tidak langsung juga mempromosikan merek BSM. Dengan kata lain dengan melakukan tindakan meningkatkan mutu dalam atribut-atribut yang terdapat pada perceived quality akan mempengaruhi juga peningkatan satisfied buyer dan liking the brand. Selain itu perlu dilakukan menjaga kedekatan dengan nasabah secara berkesinambungan, melakukan program promosi yang lebih gencar, memberi imbalan berupa hadiah atau reward seperti hadiah umrah, mobil serta memberikan pelayanan ekstra kepada nasabah misalnya memberikan baju ihram jika membuka tabungan umrah atau haji dengan harapan dapat meningkatkan kelompok konsumen committed buyer.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

Implementasi Opinion Mining (Analisis Sentimen) untuk Ekstraksi Data Opini Publik pada Perguruan Tinggi

Implementasi Opinion Mining (Analisis Sentimen) untuk Ekstraksi Data Opini Publik pada Perguruan Tinggi

Pengaruh dataset yang digunakan juga ditunjukkan dari hasil pengujian subproses target detection. Perhitungan nilai recall dan precission dari Tabel VII, dan VIII menjadi indikasi pengaruh penggunaan dataset. Nilai precission dan recall untuk Tabel VII masing- masing adalah 0.99 dan 0.97. Sedangkan nilai precission dan recall untuk Tabel VIII masing-masing adalah 0.92 dan 0.93. Sebagai contoh, dengan menggunakan dataset hasil modifikasi didapatkan “menurut/VBT saya/PRP wifi/NN di/IN polinema/NN itu/DT agak/JJ lambat/JJ”, sedangkan menggunakan dataset UI didapatkan “menurut/nn saya/prp wifi/NN di/in polinema/nn itu/dt agak/rb lambat/nn”. Dari hasil yang didapatkan dengan menggunakan dataset UI, kata benda (NN) yang didapatkan pertama adalah menurut, dan setelah itu dideteksi munculnya tag PRP. Karena dalam rule target, jika terdapat urutan tag NN PRP, maka jika setelah tag PRP masih terdapat tag NN, maka tag tersebut tidak akan diambil. Jadi yang diambil sebagai target adalah tag NN sebelum PRP yaitu kata menurut. Dan kata menurut ini tidak termasuk ke dalam kata kunci untuk kategori “Sarana dan Prasarana”.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengukuran kesadaran merek (brand awareness) pada produk Madurasa PT. Air Mancur

Pengukuran kesadaran merek (brand awareness) pada produk Madurasa PT. Air Mancur

1. Bagi perusahaan PT. Air Mancur yaitu untuk mengetahui seberapa besar kesadaran merek (Brand Awareness) konsumen terhadap produk “MADURASA” yang diproduksi oleh PT. Air Mancur, apakah temasuk dalam Top of Mind, Brand Recall, Brand Recognition atau Unaware Brand. Sehingga dengan adanya hasil dari penelitian ini perusahaan dapat menentukan strategi-strategi yang tepat bagi kelangsungan hidup perusahaan (misalnya, apabila menempati posisi top of mind maka perusahaan harus tetap berusaha mempertahankan posisi tersebut, bila menempati posisi brand recall, brand recognition maupun unaware of brand maka perusahaan harus lebih meningkatkan promosi baik melalui media masa, media cetak, maupun media elektronik mengenai produk tersebut)
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERANAN FAKTOR MOTIVASI, BRANDING CONCEPT DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN DALAM MEMBENTUK LOYALITAS MEREK (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Peranan Faktor Motivasi, Branding Concept dan Keputusan Pembelian dalam Membentuk Loyalitas Merek pada Samp

PENDAHULUAN PERANAN FAKTOR MOTIVASI, BRANDING CONCEPT DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN DALAM MEMBENTUK LOYALITAS MEREK (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Peranan Faktor Motivasi, Branding Concept dan Keputusan Pembelian dalam Membentuk Loyalitas Merek pada Samp

Merek dengan brand equity yang tinggi akan memiliki sejumlah besar pelanggan yang setia degan segala bentuk komitmennya. Salah satu indikator kunci adalah jumlah interaksi dan komunikasi yang berkaitan dengan produk tersebut. Kesukaan pelanggan terhadap suatu merek akan mendorong mereka untuk membicarakan merek tersebut kepada pihak lain, baik dalam taraf sekadar menceritakan mengenai alasan pembelian mereka terhadap merek tersebut atau bahkan tiba pada taraf merekomendasikannya kepada orang lain untuk mengkonsumsi merek tersebut.

Baca lebih lajut

Pengaruh Association Set Size dan Word Frequency Brand Name pada Memory Recall dan Brand Choice: Brand Information Sebagai Variabel Kontrol.

Pengaruh Association Set Size dan Word Frequency Brand Name pada Memory Recall dan Brand Choice: Brand Information Sebagai Variabel Kontrol.

Bagi Akademisi: sebagai masukan mengenai adanya pengaruh association set size dan word frequency pada memory recall dan brand choice. Masukan yang diberikan oleh peneliti yaitu ketika membuat nama merek perlu diperhatikan karakteristik nama merek yang dapat membuat nama merek menjadi kuat dan mudah diingat oleh konsumen dengan cara memperhatikan association set size (ukuran huruf pada kata yang akan dijadikan nama merek) dan word frequency yaitu tingkat keunikan kata tersebut dan sering atau tidaknya kata tersebut diucapkan karena dapat mempengaruhi ingatan konsumen dan pilihan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS ANTESEDEN BRAND EQUITY MEREK TEH GARDOE

ANALISIS ANTESEDEN BRAND EQUITY MEREK TEH GARDOE

peneliti mengambil sampel sebanyak 157 responden. Dalam penelitian ini digunakan teknik nonprobability sampling , yaitu convenience sampling . Convenience sampling merupakan pengumpulan informasi dari anggota populasi yang dengan senang hati bersedia memberikannya (Sekaran, 2003). Adapun alasan menggunakan convenience sampling adalah karena jumlah populasinya tidak tertentu, serta adanya pertimbangan masalah biaya dan waktu. Pengambilan sampel dilakukan kepada konsumen yang tertarik pada teh merek GARDOE. Lokasi pengambilan sampel di Wilayah Solo dan sekitarnya, meliputi : Jaten, Palur, Jebres, Gading, Kartopuran, Nonongan, Laweyan, Purwosari, Kleco, Jajar. Data yang diperoleh melalui kuesioner yang dijawab responden terhadap pertanyaan yang diajukan tentang analisis variabel yang mempengaruhi brand awareness dan brand image serta brand equity sebagai variabel anteseden pada teh merek GARDOE.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

Pengaruh Kesadaran Merek Produk dan Private Label ( Label Pribadi) Produk Indomaret Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Indomaret Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha.

Pengaruh Kesadaran Merek Produk dan Private Label ( Label Pribadi) Produk Indomaret Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Indomaret Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha.

Indomaret merupakan toko yang dimiliki dan dikelola oleh perusahaan swasta nasional yang didirikan berdasarkan akta notaris yang sedang berkembang saat ini. Konsep minimarket merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Indomaret yang dirancang untuk memuaskan para konsumen dalam pemenuhan kebutuhannya sehari-hari.Dalam persaingan seperti masa sekarang ini,perusahaan dituntut untuk meningkatkan kesadaran merek produk kepada para konsumen, sehingga berbeda dengan produk pesaing. Selain itu perkembangan produk merek pribadi (Private Label) dalam minimarket sangat berkembang pesat. Berdasarkan fenomena yang ada maka penulis mengadakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kesadaran merek dan merek produk pribadi Indomaret terhadap keputusan pembelian di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 20.0 dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian pada 150 responden menunjukan bahwa kesadaran merek dan merek produk pribadi Indomaret terhadap keputusan pembelian sebesar 36,5% dan sisanya 63,5% di pengaruhi oleh faktor lain . Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel dari Brand Awareness dan Private Label mempunyai pengaruh terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa di Universitas Kristen Maranatha
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS BRAND AWARENESSHARIAN UMUM SUARA MERDEKA DI SURAKARTA (StudiKasus pada Konsumen Harian Umum di Surakarta)

ANALISIS BRAND AWARENESSHARIAN UMUM SUARA MERDEKA DI SURAKARTA (StudiKasus pada Konsumen Harian Umum di Surakarta)

Populasi dalam penelitian ini adalah para pembaca Harian Umum yang bertempat tinggal di Solo yang dilakukan dengan metode survey. Jumlah sampel yang diteliti adalah 100 orang responden. Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode convenience sampling. Sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan kuesioner yang diadopsi dari buku Strategi Menaklukan Pasar karangan Durianto dkk. Analisis pembahasan penelitian ini bersifat deskriptif yang berupa frekuensi dan persentase serta tabel terkait kesadaran merek (brand awareness).
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Show all 4319 documents...