BRAND RECALL

Top PDF BRAND RECALL:

PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE (PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK) TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION (NIAT BELI KONSUMEN) DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies)

PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE (PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK) TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION (NIAT BELI KONSUMEN) DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies)

1 PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION NIAT BELI KONSUMEN DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Stud[r]

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE (PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK) TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION (NIAT BELI KONSUMEN) DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies).

PENGARUH PRODUCT PLACEMENT ACCEPTANCE (PENERIMAAN PENEMPATAN PRODUK) TERHADAP CONSUMER PURCHASE INTENTION (NIAT BELI KONSUMEN) DENGAN BRAND RECALL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus: Product Placement Smartphone Samsung Galaxy dalam Korean Movies).

Film dengan kualitas yang bagus, diharapkan mampu menarik tingkat atensi yang tinggi dari audiencenya. Dengan atensi yang tinggi dari audiencenya maka ada kemungkinan jika film tersebut akan diputar berulang kali baik di televise maupun oleh individu penonton sendiri, secara tidak langsung produk yang ditempatkan pada film tersebut pasti akan dilihat dan diamati secara berulang-ulang oleh penonton. Pengulangan yang terjadi ini diharapkan mampu menciptakan awareness audience terhadap brand yang ditampilkan. Peluang inilah yang dimanfaatkan pemasar dalam menarik minat konsumen dan responnya. Salah pengukur yang dapat digunakan dalam melihat tingkat awareness konsumen terhadap suatu produk adalah dengan melihat tingkat brand recall atau tingkat kemampuan konsumen untuk mengingat kembali merk yang ditampilkan dalam sebuah film melalui product placement. Penerimaan terhadap suatu strategi promosi berbentuk product placement mempengaruhi recall dan merupakan outcome dari efektivitas suatu product placement (Balasubramanian et. al, 2012).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Analisa Pengaruh Product Placement Dan Brand Recall Volvo Terhadap Sikap Konsumen Dalam Film “Twilight Saga: Breaking Dawn (Part 2)” | TANDIONO | Jurnal Strategi Pemasaran 494 881 1 SM

Analisa Pengaruh Product Placement Dan Brand Recall Volvo Terhadap Sikap Konsumen Dalam Film “Twilight Saga: Breaking Dawn (Part 2)” | TANDIONO | Jurnal Strategi Pemasaran 494 881 1 SM

Menurut penulis setelah mengamati product placement dari Volvo yang ada di setiap sekuel dari film The Twilight Saga, produk yang bermerek Volvo ini selalu muncul dalam durasi yang cukup lama. Jumlah kemunculan produk yang dimiliki oleh perusahaan Volvo ini sering muncul dengan dikendarai oleh pemeran-pemeran utama dalam film ini . Kegiatan utama perusahaan Volvo ini sendiri adalah sebagai pemilik, pengelola, pelindung, dan pemeliharan merek-merek dagang Volvo atas nama dan melisensikan hak pemakaian kepada para pemiliknya. Oleh karena itu, penulis ingin mengetahui dan meneliti lebih lanjut mengenai pengaruh product placement dan brand recall dari produk Volvo yang tergolong memiliki tipe yang baru terhadap sikap konsumen yang dilihat dari sisi preference dan intention to purchase yang ada di dalam film “Twilight Saga: Breaking Dawn (part 2)”.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BRAND EXPOSURE DAN BRAND RECALL (Studi Tentang Terpaan Iklan Rokok Sampoerna A Mild Terhadap Brand RecallPerokok Mahasiswa Komunikasi FISIP UNS Angkatan Tahun 2007)

BRAND EXPOSURE DAN BRAND RECALL (Studi Tentang Terpaan Iklan Rokok Sampoerna A Mild Terhadap Brand RecallPerokok Mahasiswa Komunikasi FISIP UNS Angkatan Tahun 2007)

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa brand exposure berpengaruh terhadap brand recall (positioning) pada iklan rokok Sampoerna A Mild di kalangan perokok mahasiswa Fisip Angkatan 2007 tahun 2010, dapat disimpulkan bahwa terpaan brand exposure berpengaruh terhadap brand recall (positioning) pada iklan rokok sampoerna A Mild di kalangan perokok mahasiswa Fisip Angkatan 2007. Hal ini dapat dapat diketahui melalui hasil uji spearman rank sebesar 0,857 > 0,05. Secara rinci pengaruh tersebut dapat dijelaskan, yaitu: a) Frekuensi berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi semakin sering dilihat oleh audience akan memudahkan audience untuk mengingat iklan yang ditayangkan (0,772 > 0,05). b) Slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall (0,689 > 0,05). Slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi menggunakan kata-kata yang singkat, menarik, dan mudah diingat oleh audience. c) Arti slogan berpengaruh terhadap brand recall berdasarkan hasil uji spearman rank (0,625 > 0,05). Arti slogan berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi menggunakan kata-kata yang singkat, menarik, dan mudah diingat oleh audience. Desain slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall berdasarkan hasil uji spearman rank (0,769 > 0,05). Desain slogan berpengaruh terhadap brand recall karena terpaan iklan suatu produk yang ditayangkan di televisi karena desain yang baik bentuk dan tata warna akan menarik minat audience. d) Kelebihan slogan iklan berpengaruh terhadap brand recall berdasarkan hasil uji
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

PENGARUH WEB PAGE EXPOSURE DURATION (WPED) TERHADAP BRAND RECALL IKLAN BANNER DI INTERNET.

PENGARUH WEB PAGE EXPOSURE DURATION (WPED) TERHADAP BRAND RECALL IKLAN BANNER DI INTERNET.

PENGARUH WEB PAGE EXPOSURE DURATION WPED TERHADAP BRAND RECALL IKLAN BANNER DI INTERNET Oleh : Ma’aruf, Dani Oktavianus, H.. Syahrial Syarif No.[r]

1 Baca lebih lajut

View of DAYA TARIK VISUAL SEBAGAI BRAND RECALL PADA IKLAN TELEVISI STUDI KASUS IKLAN MIZONE 2012 VERSI “TILT”

View of DAYA TARIK VISUAL SEBAGAI BRAND RECALL PADA IKLAN TELEVISI STUDI KASUS IKLAN MIZONE 2012 VERSI “TILT”

Kekuatan pesan visual maupun audio pada iklan televisi sangat penting terhadap penanaman kesadaran merek yang diiklankan. Penggunaan lagu populer sebagai daya tarik iklan sering digunakan pada iklan televisi seperti halnya dengan iklan Mizone tahun 2012. Lagu populer tersebut seharusnya dapat membantu daya tarik visual yang digunakan dalam membantu khalayak mengingat merek serta iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran serta dampak yang ditimbulkan oleh daya tarik visual pada iklan televisi yang menggunakan lagu populer sebagai daya tarik musik terhadap pengingatan merek. Metode yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan pendekatan keilmuan pemasaran dan riset evaluasi iklan melalui metode uji daya ingat stimulus iklan. Tahap pertama merupakan uji stimulus audio dengan memperdengarkan lagu populer dari studi kasus. Tahap kedua merupakan uji stimulus visual dengan memperlihatkan beberapa frame iklan sebagai stimulus visual. Tahap ketiga yaitu dengan memperlihatkan iklan secara keseluruhan untuk mengetahui respon tentang daya tarik pada iklan tersebut terhadap brand recall. Metode ini diujikan pada responden yang merupakan target sasaran dari produk Mizone. Hasil analisis dari uji daya ingat stimulus visual iklan menunjukkan penggunaan daya tarik visual tidak hanya dari figur bintang iklan namun juga bisa melalui pesan iklan yang dikemas dengan pendekatan visual yang unik, berbeda, dan menjadi identitas tersendiri yang dapat membantu khalayak untuk lebih mengingat merek.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS STRATEGI PRODUCT PLACEMENT HANDPHONE SAMSUNG PADA DRAMA KOREA TERHADAP SIKAP KONSUMEN DENGAN DIMEDIASI OLEH BRAND RECALL

ANALISIS STRATEGI PRODUCT PLACEMENT HANDPHONE SAMSUNG PADA DRAMA KOREA TERHADAP SIKAP KONSUMEN DENGAN DIMEDIASI OLEH BRAND RECALL

Brand recall dapat menunjukkan tingkat berhasil atau tidaknya suatu produk di sisipkan dalam film. Lehu dan Bessoud (2009) dalamBalakrishnan et al, (2012) menyatakan bahwa brand recall mengalami peningkatkan ketika sebuah produk berada di dalam suatu scene. Konsumen dapat menggambarkan dan mengenali fitur merek yang terlihat dalam film tanpa keterangan tambahan atau biasa dikenal dengan panggilan spontan, itu artinya kita dapat mengevaluasi product placement. Produk ataubrand yang ditempatkan dalam media film lebih mudah untuk

65 Baca lebih lajut

Pengukuran kesadaran merek (brand awareness) pada produk Madurasa PT. Air Mancur

Pengukuran kesadaran merek (brand awareness) pada produk Madurasa PT. Air Mancur

1. Bagi perusahaan PT. Air Mancur yaitu untuk mengetahui seberapa besar kesadaran merek (Brand Awareness) konsumen terhadap produk “MADURASA” yang diproduksi oleh PT. Air Mancur, apakah temasuk dalam Top of Mind, Brand Recall, Brand Recognition atau Unaware Brand. Sehingga dengan adanya hasil dari penelitian ini perusahaan dapat menentukan strategi-strategi yang tepat bagi kelangsungan hidup perusahaan (misalnya, apabila menempati posisi top of mind maka perusahaan harus tetap berusaha mempertahankan posisi tersebut, bila menempati posisi brand recall, brand recognition maupun unaware of brand maka perusahaan harus lebih meningkatkan promosi baik melalui media masa, media cetak, maupun media elektronik mengenai produk tersebut)
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

Strategi Pencitraan Berbasis Brand Equity Pt Bank Syariah Mandiri Kcp Pomad Bogor

Strategi Pencitraan Berbasis Brand Equity Pt Bank Syariah Mandiri Kcp Pomad Bogor

Brand awareness merek BSM KCP Pomad Bogor memiliki hasil yang baik terbukti dengan perolehan top of mind dengan persentase terbesar, hal ini menunjukkan responden khususnya masyarakat mengetahui keberadaan merek BSM. Analisis brand recall merek BSM memperoleh hasil yang cukup. Kemudian untuk brand recognition dan brand unware diketahui tidak ada seorang nasabah pun yang perlu diberi bantuan dan tidak ada satupun nasabah yang tidak mengenal merek BSM. Hasil yang diperoleh tersebut karena kuisioner untuk pertanyaan yang menyangkut brand recognition dan brand unware ditujukan langsung kepada nasabah BSM KCP Pomad Bogor. Akan tetapi , kemungkinan hasilnya akan berbeda jika kuisioner tersebut ditujukan selain nasabah BSM atau non nasabah BSM. Untuk mengatasi hal tersebut pihak BSM dapat melakukan kegiatan promosi terkait dengan produk-produk perbankan yang dimilikinya serta memberikan stimulus atau rangsang hal tersebut dapat dilakukan melalui periklanan (advertising), promosi penjulan (sales promotion), publisitas (publicty) dan penjualan pribadi (personal selling) agar memperoleh respon yang baik dari nasabah dan meningkatkan citra dari BSM dan brand awareness BSM itu sendiri.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

Ekuitas Merek Bank Syariah di Kalangan Mahasiswa Program Studi Muamalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ekuitas Merek Bank Syariah di Kalangan Mahasiswa Program Studi Muamalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

This research aims to analyze the elements of brand equity of sharia banks. The elements of brand equity analyzed in this research are brand awareness, brand associations, perceived quality, and brand loyalty. From these elements will be seen the strength of sharia banks ’ brand equity among students of Muamalat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Samples were selected from students of Muamalat who are customers of sharia banks using non-probability sampling method, which is based on the judgment sampling technique. Data is collected by distributing questionnaires to 100 respondents. The analytical method employed in this research is descriptive analysis, Likert scale, mean, and standard deviation, Cochran test, Importance-performance analysis, and brand switching matrix pattern. The results of this research show that the brand awareness of Bank Syariah Mandiri occupy the highest position in the category of top of mind (40%); BRI Syariah as the most- often mentioned brand in the categories of brand recall (73%); in the category of brand recognition, many respondents still needs to be reminded of the existence of BTPN Syariah (49%) and Maybank Syariah (67%); there are respondents who are still unaware of the existence of Bank BTPN Syariah (43%) and Bank Maybank Syariah (18%). The three most widely used bank by respondents (BRI Syariah, BNI Syariah and Bank Syariah Mandiri) is used to analyze brand association, perceived quality, and brand loyalty. The results of the research on brand association show that brand images which is formed are correspond to religious teachings, correspond to customer’s needs , safe and reliable, welcoming and friendly employees, and employees dress consistent with sharia. On the other hand, the results of the research on perceived quality show that the performance of sharia banks has been quite good but still did not provide satisfaction as expected by the respondents. The results of the research on brand loyalty do not show the form of an inverted pyramid. This indicates that sharia banks do not have a strong brand equity.
Baca lebih lanjut

151 Baca lebih lajut

Directory UMM :sistem-pakar:

Directory UMM :sistem-pakar:

SALIENT EFFECTS OF PUBLICITY IN ADVERTISED BRAND RECALL AND RECOGNITION: The .... Hyun Seung Jin; Jaebeom Suh; D Todd Donavan.[r]

13 Baca lebih lajut

ANALISIS BRAND AWARENESS PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA CABANG SURAKARTA.

ANALISIS BRAND AWARENESS PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA CABANG SURAKARTA.

Brand Awareness adalah kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali suatu merek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran merek terhadap perusahaan jasa asuransi Jiwasraya yang diukur berdasarkan tingkatan top of mind, brand recall, brand recognition, dan unaware of brand.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KOMUNITAS ATAU NON KOMUNITAS MUSIK SERTA KESADARAN MEREK TERHADAP MINAT MEMBELI MERCHANDISE LUMAJANG ROCK COMMUNITY

ANALISIS PENGARUH KOMUNITAS ATAU NON KOMUNITAS MUSIK SERTA KESADARAN MEREK TERHADAP MINAT MEMBELI MERCHANDISE LUMAJANG ROCK COMMUNITY

kesadaran merek (Brand awareness) menjadi salah satu faktor yang menentukan pencapaian keberhasilan suatu usaha, dengan selalu diingatnya merek tersebut oleh konsumen. Kesadaran merek dapat dicapai melalui beberapa tahap yaitu tahap pertama top of mind yang merupakan pembentukan merek dalam benak konsumen. Pencapaian tingkat top of mind agar konsumen dapat melakukan sikap terhadap merek bukanlah hal yang mudah, karena banyak faktor yang mempengaruhinya, yaitu kredibilitas endorser dan kreatifitas iklan. Memaksimalkan kredibilitas endorser dan kreatifitas iklan adalah sebagai upaya membentuk top of mind brand di benak konsumen, dimana konsumen mengingat produk tersebut dari pada produk lain. Tahap kedua dari kesadaran merek adalah menciptakan brand recall kepada konsumen. Tujuan dalam pemberian logo, simbol dan slogan pada brand produk adalah untuk membentuk ciri khas dan karakteristik pada produk agar masyarakat dapat lebih mengenal dan mengingat produk tersebut dari produk-produk yang ada atau produk pesaing tanpa di beri contoh. Tahap ketiga dari kesadaran merek ini adalah brand recognition, tahap ini merupakan tingkat terbawah dimana konsumen melakukan pengenalan suatu merek dari produk muncul lagi setelah dilakukan pengingatan kembali lewat bantuan. Bantuan tersebut dapat dipicu melalui karakter warna dari produk dan di kombinasikan dari produk-produk lain.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

ANALISIS BRAND AWARENESSHARIAN UMUM SUARA MERDEKA DI SURAKARTA (StudiKasus pada Konsumen Harian Umum di Surakarta)

ANALISIS BRAND AWARENESSHARIAN UMUM SUARA MERDEKA DI SURAKARTA (StudiKasus pada Konsumen Harian Umum di Surakarta)

Dari lima kategori brand equity tersebut, salah satu faktor yang sangat penting adalah sejauh mana merek tertanam dibenak konsumen. Itulah sebabnya penulis hanya melakukan penelitian dari salah satu elemen-elemen brand equity yaitu brand awareness (kesadaran merek). Pengukuran brand awareness didasarkan pada empat tingkatan brand awareness, yaitu : top of mind (puncak pikiran), brand recall (pengingatan kembali), brand recognition (pengenalan merek), dan brand unaware (tidak menyadari merek).

66 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Perceived Quality Ice Cream Stormy Plate Dengan Ice Cream Lainnya.

Analisis Perbandingan Perceived Quality Ice Cream Stormy Plate Dengan Ice Cream Lainnya.

Universitas Kristen Maranatha xii Tabel Judul Halaman 1.1 Top of Mind Ice Cream 1-2 1.2 Brand Recall Ice Cream 1-2 1.3 Brand Recognition Ice CreamStormy Plate 1-3 1.4 Media yang Di[r]

55 Baca lebih lajut

Analisis dan Pengembangan Usulan Peningkatan Perceived Quality Studio Foto (Studi Kasus Seruni Merdeka Photo).

Analisis dan Pengembangan Usulan Peningkatan Perceived Quality Studio Foto (Studi Kasus Seruni Merdeka Photo).

 Tabel 1.2 (Top of Mind Studio-studio Foto di Bandung) dan Tabel 1.3 (Brand Recall Studio-studio foto di Bandung) memperlihatkan kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali, mengingat kembali suatu merek sebagai bagian dari suatu kategori produk tertentu (Brand Awareness). Brand Awareness untuk Seruni Merdeka Photo masih sangat rendah, bahkan Seruni tidak termasuk dalam Top of Mind Studio Foto di Bandung. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa kesadaran anak muda Bandung khusus untuk studio foto Seruni masih rendah dibandingkan dengan Jonas Photo.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

 this  file 7432 8771 1 SM

this file 7432 8771 1 SM

Gap yang muncul antara teori dan praktek dalam studi mengenai brand recall ini adalah munculnya peran perasaan yang berpengaruh terhadap kemampuan konsumen dalam mengingat kembali merek suatu produk. Hubungan emosional yang dirasakan oleh konsumen terhadap merek akan berpengaruh pada proses pengambilan keputusan pembeliannya. Hal tersebut didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Bradley et al. (1992) dan Cahill dan McGaugh (1995) yang menemukan bahwa suatu ingatan akan lebih mudah diingat kembali bila terdapat kandungan perasaan di dalamnya. Salah satu bentuk affection yang berpengaruh pada kemampuan seseorang untuk mengingat kembali suatu merek adalah brand trust. Brand trust dimulai dari pengalaman dan interaksi masa lalu karena perkembangannya dipengaruhi oleh proses pengalaman individual dari waktu ke waktu yang merangkum pengetahuan dan pengalaman konsumen dengan merek tersebut.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS KESADARAN MEREK (BRAND AWARENESS) DAN ASOSIASI MEREK (BRAND ASSOCIATION) SEPEDA MOTOR BAJAJ (Studi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

ANALISIS KESADARAN MEREK (BRAND AWARENESS) DAN ASOSIASI MEREK (BRAND ASSOCIATION) SEPEDA MOTOR BAJAJ (Studi pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

Hasil analisis brand awareness yang meliputi: top of mind (puncak ingatan), brand recall (pengingatan kembali merek), brand recognition (penggunaan alat bantu) dan brand unware (tidak tahu merek) dapat disimpulkan sebagai berikut: sepeda motor merek Yamaha merupakan merek yang pertama muncul dalam ingatan apabila responden diingatkan terhadap merek sepeda motor atau mempunyai tingkatan top of mind tertinggi apabila dibandingkan dengan merek- merek yang lain. Sepeda motor merek Yamaha merupakan nama merek yang diingat kembali oleh responden tanpa adanya bantuan. Sepeda motor merek Yamaha merupakan merek yang paling diingat apabila penulis mengajukan pernyataan yang bisa mengarahkan atau
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

View of Pengaruh Tingkat Brand Awareness terhadap Minat Beli Apple iPhone

View of Pengaruh Tingkat Brand Awareness terhadap Minat Beli Apple iPhone

Tingkat brand awareness yang terdiri dari unaware of brand (X1), brand recognition (X2), brand recall (X3), dan top of mind (X4) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk Brand Apple iPhone di Kota Bandung Hal ini dapat dilihat dari hasil uji F, yaitu Fhitung> Ftabel (17,601 > 2,47) dan tingkat signifikansinya 0,000 < 0,05. Hasil ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Thoriq Anugrah Fatrah Perdana dan Eka Yuliana yang berjudul Pengaruh Tingkat brand awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Jasa Reservasi Hotel Secara Online Pada Situs www.Goindonesia.com. Sedangkan besarnya pengaruh variabel tingkat brand awareness yang terdiri dari unaware of brand (X1), brand recognition (X2), brand recall (X3), dan top of mind (X4) terhadap variabel terikat, yaitu minat beli dapat dilihat dari perhitungan koefisien determinasi (R2), yaitu sebesar 0,426 atau 42,6%. Sedangkan sisanya 57,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini .
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS ANTESEDEN BRAND EQUITY MEREK TEH GARDOE

ANALISIS ANTESEDEN BRAND EQUITY MEREK TEH GARDOE

Ditinjau dari tujuannya, penelitian ini dikategorikan ke dalam penelitian pengujian hipotesis ( hypothesis testing ). Dilihat dari hubungan antar variabelnya, penelitian ini merupakan eksperimen kausal, yaitu penelitian yang diadakan untuk menjelaskan hubungan antar variabel (Cooper Schindler, 2006). Hubungan sebab akibat (kausal), yaitu penelitian yang menunjukkan arah hubungan antara antesenden dengan variabel dependent dengan variabel independent. Dalam penelitian ini, variabel dependentnya adalah Brand Awareness dan Brand Image yang dipengaruhi oleh variabel Independent Distribution Intensity, Store Image dan Brand Recall dengan Brand Equity sebagai anteseden. Berdasarkan horison waktu, penelitian ini termasuk penelitian cross sectional artinya mengambil data penelitian hanya pada satu kurun waktu tertentu (Cooper Schindler, 2006). Unit analisis yang dipakai adalah individu, yaitu pelanggan yang mengkonsumsi teh merek Gardoe, produksi PT Gunung Subur di Karanganyar.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

Show all 4319 documents...