BUKU PEGANGAN

Top PDF BUKU PEGANGAN:

04. Buku Pegangan Pelatihan Narasumber

04. Buku Pegangan Pelatihan Narasumber

Buku pegangan ini disusun untuk membantu fasilitator dalam memfasilitasi Calon Narasumber/Pengampu pada Pelatihan Narasumber Nasional/Pengampu Guru Pembelajar. Dengan adanya buku pegangan ini, calon Narasumber Nasional/Pengampu diharapkan mampu memfasilitasi calon Instruktur Nasional/ Mentor dalam melaksanakan Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar. Pada bagian awal buku pegangan ini terdapat deskripsi singkat yang meliputi latar belakang, target kompetensi, tujuan serta indikator pelatihan. Buku pegangan ini memuat tiga topik pembelajaran. Topik umum berisi tentang Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Karir Guru dan Program Guru Pembelajar. Topik pokok berisi tentang Overview Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar, Literasi TIK dalam Pembelajaran Daring, Pendekatan Andragogi, Fitur-fitur Sistem Moda Daring, Kajian dan Simulasi Penggunaan Modul Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar, Simulasi Pembelajaran Moda Daring, dan Pengembangan Butir Soal. Topik penunjang berisi tentang Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta Tes Awal dan Tes Akhir. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan semua kegiatan ini adalah 100 jam pelajaran (JP) @ 45 menit dengan pendekatan pelatihan terstruktur yang mengedepankan sistem pembelajaran orang dewasa.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Buku Pegangan Pembekalan Admin GP

Buku Pegangan Pembekalan Admin GP

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berhasil menyusun Buku Pegangan Pembekalan Admin Program Guru Pembelajar (GP). Buku Pegangan ini ditujukan bagi para admin dalam “ Pembekalan Admin Program Guru Pembelajar ” untuk menjadi panduan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

25 Baca lebih lajut

Buku Pegangan Kader Posyandu

Buku Pegangan Kader Posyandu

Buku pegangan kader Posyandu ini bertujuan untuk membantu kader da- lam melakukan pelayanan di Posyandu dan pendampingan kepada kelom- pok sasaran dalam pelaksanaan program Future Resiliency and Stronger Household (FRESH) hasil kerjasama Save The Children dengan KRAFT. Buku pegangan kader Posyandu ini berisi informasi dan panduan pengem- bangan proses pembelajaran bersama kelompok sasaran. Informasi dan panduan pelaksanaan ditujukan untuk membantu kader dalam memberikan pelayanan Posyandu. Panduan pengembangan pembelajaran ditujukan un- tuk membantu kader mengembangkan proses pembelajaran bersama kel- ompok sasaran.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

ANALISIS KESESUAIAN SUMBER BELAJAR  ANTARA BUKU PEGANGAN GURU DAN BUKU PEGANGAN SISWA   Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013.

ANALISIS KESESUAIAN SUMBER BELAJAR ANTARA BUKU PEGANGAN GURU DAN BUKU PEGANGAN SISWA Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013.

Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat, taufik dan hidayah-Nya, penyusunan skripsi yang berjudul “ Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013 ” dapat diselesaikan dengan baik.

16 Baca lebih lajut

ANALISIS KESESUAIAN SUMBER BELAJAR  ANTARA BUKU PEGANGAN GURU DAN BUKU PEGANGAN SISWA   Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013.

ANALISIS KESESUAIAN SUMBER BELAJAR ANTARA BUKU PEGANGAN GURU DAN BUKU PEGANGAN SISWA Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013.

Upaya pemerintah dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 adalah dengan menerbitkan buku pegangan guru dan buku pegangan siswa yang digunakan untuk mempermudah proses pembelajaran. Sumber belajar adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh siswa dalam dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memeperoleh informasi tentang kesesuaian sumber belajar dalam buku pegangan guru dan buku pegangan siswa IPA Terpadu kelas VII semester 1 dengan kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dokumentasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis kualitatif non statistik. Hasil analisis yang diperoleh menggunakan analisis kualitatif non statistik kesesuaian sumber belajar dengan kurikulum 2013 dapat diketahui bahwa pada bab 1 memperoleh angka 120 atau 93,75%, bab 2 memperoleh angka 155 atau 96,88%, bab 3 memperoleh angka 123 atau 96,06%, bab 4 memperoleh angka 221 atau 98,61%, bab 5 memperoleh angka 125 atau 97,66%. Sedangakan hasil yang diperoleh untuk kesesuaian antara buku guru dengan buku siswa dapat diketahui bahwa pada bab 1 diperoleh angka 10 atau 83,3%, bab 2 memeperoleh angka 20 atau 95,23%, bab 3 memperoleh angka 11 atau 8,6%, bab 4 memperoleh angka 18 atau 100%, bab 5 memperoleh angka 8 atau 100%. Berdasarkan hasil yang diperoleh secara keseluruhan buku peganga guru dengan buku pegangan siswa IPA Terpadu kelas VII semester 1 sudah sangat sesuai.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Inikah HIV Buku Pegangan Petugas Kesehatan

Inikah HIV Buku Pegangan Petugas Kesehatan

Saya sangat mengharapkan, agar buku pegangan ini dapat dimanfaatkan secara luas oleh petugas kesehatan diseluruh pelosok tanah air - para dokter umum dan spesialis, perawat, bidan, bahkan dimanfaatkan dalam pendidikan petugas kesehatan seperti sekolah-sekolah bidan, perawat, fakultas kedokteran, dan institusi pendidikan lainnya. Buku ini adalah pelengkap buku pedoman yang t e l a h d i t e r b i t k a n o l e h K e m e n t e r i a n K e s e h a t a n d a n S e k r e t a r i a t K PA N a s i o n a l . Saya ucapkan terima kasih kepada tim the Australian Society for HIV Medicine (ASHM), Therapeutics Research, Education and AIDS Training in ASIA (TREAT ASIA) yang telah bekerja sama dengan tim penerjemah lkatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memungkinkan kita memiliki buku pegangan yang sangat penting ini, juga pada semua pihak yang telah memungkinkan terbitnya buku ini. Marilah kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-balknya, untuk menyelamatkan sebanyak mungkin Anak Bangsa dari penderitaan dan kematian akibat HIV dan AIDS.
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

04. Buku Pegangan Pelatihan Narasumber

04. Buku Pegangan Pelatihan Narasumber

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berhasil menyusun Buku Pegangan Pelatihan Narasumber Nasional/Pengampu Guru Pembelajar. Buku Pegangan ini ditujukan bagi para fasilitator dalam “Pelatihan Narasumber Nasional/Pengampu Guru Pembelajar” untuk menjadi panduan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

73 Baca lebih lajut

Buku Pegangan Pelatihan Instruktur Nasional

Buku Pegangan Pelatihan Instruktur Nasional

Pada bagian awal buku pegangan ini terdapat deskripsi singkat yang meliputi latar belakang, target kompetensi, tujuan serta indikator pelatihan. Buku pegangan ini memuat tiga topik pembelajaran. Topik umum berisi tentang Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan Karir Guru dan Program Guru Pembelajar. Topik pokok berisi tentang Overview Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar, Literasi TI K dalam Pembelajaran Daring, Pendekatan Andragogi, Fitur-fitur Sistem Moda Daring, Kajian dan Simulasi Penggunaan Modul Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar, Simulasi Pembelajaran Moda Daring, dan Pengembangan Butir Soal. Topik penunjang berisi tentang Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta Tes Awal dan Tes Akhir. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan semua kegiatan ini adalah 100 jam pelajaran (JP) @ 45 menit dengan pendekatan pelatihan terstruktur yang mengedepankan sistem pembelajaran orang dewasa.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Buku Pegangan O2SN SMK 2016

Buku Pegangan O2SN SMK 2016

Sehubungan dengan kegiatan olimpiade tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyusun Buku Pegangan sebagai acuan sekaligus memberikan informasi kepada peserta dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan O2SN SMK.

91 Baca lebih lajut

Buku Pegangan Matematika SMP 2

Buku Pegangan Matematika SMP 2

Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Kementerian Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh ( download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun seko- lah Indonesia yang berada di luar negeri sehingga dapat memanfaatkan sumber belajar ini.

Baca lebih lajut

STUDI BUKU PEGANGAN DALAM KAITANNYA DENG

STUDI BUKU PEGANGAN DALAM KAITANNYA DENG

Peraturan Pemerintah RI No.19 tahun 2005 pada Bab VII Pasal 42 tentang Standar Isi menyatakan bahwa: Standar Sarana dan Prasa- rana (Tim Dosen Pendidikan Fisika, 2009). Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan , buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. Buku pegangan yang digunakan dalam proses belajar mengajar termasuk sumber daya pendidi- kan, jika sumber daya yang digunakan memiliki kualitas yang baik maka besar kemungkinan hasil pendidikannya juga baik, dan sebaliknya, jika kualitas sumber daya pendidikan tersebut kurang baik dan memadai, maka dikhawatirkan
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BUKU PEGANGAN RESMI TKPK DAERAH

BUKU PEGANGAN RESMI TKPK DAERAH

Penghitungan BOSP dilakukan dengan menggunakan Jakarta sebagai acuan. Adapun komponen biaya non-personalia yang digunakan untuk menghitung nilai acuan BOSP Jakarta meliputi biaya untuk (i) Alat Tulis Sekolah; (ii) Bahan dan Alat Habis Pakai; (iii) Daya dan Jasa; (iv) Pemeliharaan dan Perbaikan Ringan; (v) Konsumsi; (vi) Transportasi; (vii) Asuransi; (viii) Pembinaan siswa; (ix) Penyusunan data dan laporan; (x) Buku; (xi) Investasi ringan/perlengkapan PBM; dan (xii) Bantuan Siswa Miskin. Standar biaya operasi non-personalia tahun 2009 untuk masing-masing daerah adalah perkalian biaya operasi non-personalia DKI Jakarta dengan indeks untuk masing-masing daerah. Indeks terakhir ini tercantum dalam Lampiran II Permendiknas No. 69 tahun 2010.
Baca lebih lanjut

131 Baca lebih lajut

Buku Pegangan Mahasiswa PKn 2011

Buku Pegangan Mahasiswa PKn 2011

Banyak tuduhan dialamatkan kepada sosok Pendidikan Kewarganegaraan, dan tuduhan itu barangkali juga ada benarnya. Beberapa tuduhan itu antara lain, Pendidikan Kewarganegaraan sering bersifat politis dari pada akademis, lemah landasan keilmuannya, tidak tampak sosok keilmiahannya. Akibat lebih lanjut mata kuliah ini kurang menantang, sehingga kurang diminati oleh mahasiswa. Kepentingan politik penguasa terhadap Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia dapat dirunut dalam sejarah perkembangan mata kuliah/mata pelajaran ini, sejak munculnya dalam sistem pendidikan nasional. Mata pelajaran ini muncul pertama kali pada tahun 1957 dengan nama Kewarganegaraan, yang isinya sebatas tentang hak dan kewajiban warga negara, serta cara-cara memperoleh kewarganegaraan bagi yang kehilangan status kewarganegaraan. Sebagai tindak lanjut dari Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Menteri PP dan K mengeluarkan Surat Keputusan No.122274/s tanggal 10 Desember 1959 tentang pembentukan panitia penyusunan buku pedoman mengenai kewajiban-kewajiban dan hak-hak warga negara Indonesia dan hal-hal yang menginsyafkan warga negara tentang sebab-sebab sejarah dan tujuan Revolusi Indonesia. Panitia tersebut berhasil menyusun buku Manusia dan Masyarakat Baru Indonesia pada tahun 1962 yang menjadi acuan mata pelajaran Civics yang telah muncul pada tahun 1961. Buku tersebut berisi tentang (1) Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, (2) Pancasila, (3) UUD 1945, (4) Demokrasi dan Ekonomi Terpimpin, (5) Konferensi Asia Afrika, (6) Hak dan kewajiban warga negara, (7) Manifesto Politik, (8) Lampiran Dekrit Presiden, pidato Presiden, Declaration of Human Rights dan lain-lain yang dipaketkan dalan Tujuh Bahan Pokok Indoktrinasi (Tubapi).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013.

PENDAHULUAN Analisis Kesesuaian Sumber Belajar Antara Buku Pegangan Guru Dan Buku Pegangan Siswa IPA Terpadu Kelas VII Semester 1 Dalam Kurikukulum 2013.

Buku guru adalah panduan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Buku guru juga digunakan oleh guru dalam kaitanya mengenai prinsip, prosedur, deskripsi materi pokok, dan model pembelajaran untuk digunakan oleh para pendidik. Buku guru merupakan buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku guru disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal penerapan Kurikulum 2013 (Kemendikbud, 2014). Buku guru berisi informasi tentang metode dan teknik pembelajaran yang digunakan sebagai acuan penyelenggaraan proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BUKU PEGANGAN UNTUK TUTOR

BUKU PEGANGAN UNTUK TUTOR

6. Pertemuan keempat: diskusi panel dan tanya pakar. Tujuan: untuk melaporkan hasil analisa dan sintese informasi yang ditemukan untuk menyelesaikan masalah pada skenario. Bila ada masalah yang belum jelas atau kesalahan persepsi, bisa diselesaikan oleh para pakar yang hadir pada pertemuan ini. Laporan penyajian dibuat oleh kelompok dalam bentuk sesuai urutan yang tercantum pada buku kerja.

Baca lebih lajut

Pengelolaan Pembelajaran Matematika Sekolah Standar Nasional Oleh: Sutama Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Kucisti Ike Retnaningtyas Suryo Putro SMPN 2 Karangkobar, Banjarnegara Abstract - Pengelolaan Pembelajaran Matematika S

Pengelolaan Pembelajaran Matematika Sekolah Standar Nasional Oleh: Sutama Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Kucisti Ike Retnaningtyas Suryo Putro SMPN 2 Karangkobar, Banjarnegara Abstract - Pengelolaan Pembelajaran Matematika S

Ketergantungan guru terhadap buku pegangan sangat besar, menyebabkan proses pembelajaran berlangsung dengan panduan buku pegangan bukan pada RPP yang dikembangkan.Pada gilirannya, guru tidak mampu merubah pembelajaran matematika yang diperlukan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan matematikanya.Menurut Sutama (2011: 27) belajar matematika yang berhasil mengembangkan kemampuannya, yaitu gerak otak dan tubuh bersama-sama berbasis bahan ajar bervariasi serta dikelola dalam koridor menyenangkan. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Ysseldyke, Joe Betts, Teri Thill, dan Eileen Hannigan (2004: 64) yang menyimpulkan, bahwa guru yang menggunakan sistem manajemen pengajaran berbasis kurikulum untuk memfokuskan pada pengelolaan pengajaran matematika yang menyenangkan,ternyata dapat meningkatkan prestasi matematika siswa di sekolah rendah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BUKU MANUAL SOFTWARE PEGANGAN GURU

BUKU MANUAL SOFTWARE PEGANGAN GURU

usi Aplikasi Portable (USB) – HANYA PADA BEBERAPA VE si Aplikai Portebel (USB) digunakan untuk mendistribusi isk. Menu ini dapat digunakan untuk menyalin semua oftware Pegangan Guru ke flash disk anda. Proses p ki batas maksimum tertentu. Apabila batas maksimum nda sudah tidak dapat lagi mengunakan menu ini. Dan ilakukan satu kali untuk satu jenis flash disk. Untuk me

Baca lebih lajut

MATERI PKI JENIS KARYA ILMIAH

MATERI PKI JENIS KARYA ILMIAH

Jenis karya ilmiah berdasarkan sifatnya ada empat diantaranya: non-teknis konkret, teknis umum, abstrak formal, dan spsesifik historis, sementara itu berdasarkan materi meliputi; kategori makalah, paper atau workingpaper, kategori laporan penelitian lapangan (Field Study atau laporan praktik), kategori skripsi, kategori disertasi, karya ilmiah popular, buku

Baca lebih lajut

Struktur KI KD Silabus dan Buku Guru unt

Struktur KI KD Silabus dan Buku Guru unt

Artikel mengenai Struktur, KI-KD, Silabus dan Buku Guru untuk Kurikulum 2013 All SMK merupakan rangkuman dari berbagai sumber dan hasil diklat guru yang telah di berikan bimtek untuk K-13 ini. Semua hasilnya dapat dilihat dan di download dengan mudah. Kurikulum 2013 mau tidak mau, suka tidak suka sudah harus diterapkan pada tahun ajaran 2014/2015 di Kota Tanjungbalai dan mungkin juga di seluruh sekolah di Indonesia. Walaupun penerapannya masih menjadi kendala di berbagai daerah Kemendikbud tetap menginstruksikan agar kurikulum 2013 segera di terapkan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MODEL DISKURSUS MULTY REPRECENTACY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTS SABILUL ULUM MAYONG JEPARA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

IMPLEMENTASI MODEL DISKURSUS MULTY REPRECENTACY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTS SABILUL ULUM MAYONG JEPARA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

baris yang tiap-tiap baris terdiri dari 8 siswa, yang baris tengah terdiri dari 10 siswi putri. Posisi tempat duduk siswa putra terletak di sebelah kanan dari meja guru. Tempat duduk ini sudah didesain demi kelancaran proses pembelajaran. 82 ketiga media pembelajaran. menurut Rossi dan Breidle mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah seluruh alat dan bahan yang dapat digunakan untuk tujuan pendidikan seperti radio, televisi, buku, koran, majalah, dan sebagainya. 83 Media pembelajaran yang digunakan pada mata pelajaran aqidah akhlak sudah memenuhi standard dan media tersebut juga menjadi komponen sentral demi mengembangkan keterampilan sosial yang menjadi tujuan utama. 84 Kemudian, keempat, pembentukan karakter. Karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang , bepikir, bersikap dan bertindak. Menurut Prof Suyanto Ph.D karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. 85 Proses pembelajaran tidak cukup hanya mengandalkan pada tujuan pembelajaran secara tertulis saja akan tetapi ada juga tujuan tersembunyi yang tidak tercantum secara tertulis seperti halnya pembentukan karakter. Pembentukan karakter ini secara tidak langsung akan tumbuh dengan sendirinya dan akan berdampak pada keseharian siswa baik di keluarga maupun di sekolah, seperti halnya siswa yang senang bersosial di s ekolah seperti halnya shalat dhuha berjama’ah yang di progamkan MTs Sabilul Ulum sejak kurang lebih 3 tahun berjalan. Dalam kelas siswa juga mempunyai sosial yang tinggi terahadap teman sekelasnya seperti halnya meminjami alat tulis kepada temannya yang
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...