bunga sedap malam

Top PDF bunga sedap malam:

PERBEDAAN EFEKTIFITAS PENAMBAHAN AIR JERUK NIPIS DAN GULA PASIR SEBAGAI LARUTAN PERAGA UNTUK MEMPERPANJANG KESEGARAN BUNGA SEDAP MALAM (Polianthes tuberose L.)

PERBEDAAN EFEKTIFITAS PENAMBAHAN AIR JERUK NIPIS DAN GULA PASIR SEBAGAI LARUTAN PERAGA UNTUK MEMPERPANJANG KESEGARAN BUNGA SEDAP MALAM (Polianthes tuberose L.)

Penelitian ini menggunakan metode penelitian ini adalah true eksperimen. Dalam penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan dan 16 kombinasi perlakuan, yang terdiri dari penambahan air jeruk nipis dengan volume 0 ml, 3 ml, 3,5 ml, dan 4 ml dan gula pasir menggunakan konsentrasi 0%, 5%, 10%, dan 15%. Pengamatan kesegaran bunga sedap malam potong dilakukan pada hari ke-1, kemudian dilakukan pengamatan lagi pada hari ke-4 sampai dengan hari ke-10 secara berturut- turut. Pengamatan kesegaran bunga sedap malam potong ini meliputi 5 parameter, yaitu :
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Aromaterapi Minyak Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberose) terhadap Libido Mencit Jantan Menggunkan Alat Libidometer Aromaterapi - Ubaya Repository

Aromaterapi Minyak Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberose) terhadap Libido Mencit Jantan Menggunkan Alat Libidometer Aromaterapi - Ubaya Repository

Telah dilakukan penelitian aromaterapi bunga Sedap malam (Polianthes tuberose) sebagai afrodisiak. Hewan percobaan menggunakan mencit jantan putih (Mus musculus), sebanyak 20 ekor, kemudian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok uji. Kelompok kontrol tanpa diberikan aromaterapi, sedangkan kelompok uji diberikan aromaterapi minyak bunga Sedap malam. Pengamatan dilakukan selama 12 hari, tiap kali pengamatan selama 15 menit menggunakan alat Libidometer Aromaterapi. Parameter uji yang diamati adalah jumlah aktivitas pendekatan (introduction), penunggangan (climbing), kawin (coitus). Hasil penelitian ini dianalisa menggunakan pooled t-Test. Hasil analisa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok uji. Sehingga disimpulkan aromaterapi minyak bunga Sedap malam dapat meningkatkan libido mencit jantan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Tanaman Bunga Sedap Malam - ANGGUN CAHYA DWI HAPSARI BAB II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Tanaman Bunga Sedap Malam - ANGGUN CAHYA DWI HAPSARI BAB II

dari senyawa fenol, hidrokarbon, polisiklik dan heterosiklik karena kelarutannya dalam air, tartrazin umumnya digunakan sebagai bahan pewarna minuman, untuk menghasilkan warna lain tartrazin dapat dicampurkan dengan E133 Biru Brilian ( Briliant Blue FCF) atau E142 Hijau Green S untuk menghasilkan sejumlah variasi warna hijau sedangkan Ponceau 4R merupakan pewarna sintetik yang dapat digunakan sebagai pewarna makanan. Hal ini dilambangkan dengan E Number E124. Ponceau biasanya digunakan dalam berbagai produk makanan, biasanya disintesis dari hidrokarbon aromatic dari minyak bumi. Pemilihan penggunaan pewarna makanan adalah karena lebih aman bagi fungsi fisiologis bunga sebagai makhluk hidup karena tidak mengandung zat yang berbahaya seperti halnya pewarna tekstil atau cat air. Sementara pemilihan penggunaan pewarna tipe cair adalah berdasarkan uji pra-penelitian yang menunjukkan kemudahan absorbsi maupun daya sebar warna pada bunga lebih tampak (Sari, 2008).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

View of PEMANFAATAN INOKULAN AIR LIMBAH CUCIAN BERAS SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN SEDAP MALAM

View of PEMANFAATAN INOKULAN AIR LIMBAH CUCIAN BERAS SEBAGAI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN SEDAP MALAM

25% (P4). Pembentukan bunga melibatkan suatu perubahan fase dari pertumbuhan vegetatif menjadi pertumbuhan reproduktif. Transisi ini dipicu oleh petunjuk-petunjuk lngkungan, misalnya panjang hari, dan sinyal-sinyal internal, seperti hormon (Campbell dan Reece, 2008). Hasil pengukuran panjang tangaki bunga sedap malam pemberian Inokulan II + pupuk anorganik 25% (P4), menghasilkan panjang tangkai yaitu 113,75 cm, dan panjang tangkai terpendek (105,06 cm) pada pemberian Inokulan I (3 Bakteri + 2 Khamir) + pupuk anorganik 50% (P1). Hasil pengukuran panjang tangkai bunga pada percobaan ini (113,75 cm) lebih tinggi bila dibandingkan dengan panjang tangkai bunga (70,36 cm) hasil penelitian Tejasarwana, Wasito, dan Prasetio (2004). Penelitian pada tanaman Mawar perbedaan formula nutrisi juga tidak mempengaruhi pertumbuhan panjang tangkai bunga (Tejasarwana dan Sutater, 2001). Pembelahan sel pada meristem
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH TINGKAT KEMEKARAN DAN TINGKAT KELAYUAN TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS MINYAK SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.)

PENGARUH TINGKAT KEMEKARAN DAN TINGKAT KELAYUAN TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS MINYAK SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.)

Bunga sedap malam merupakan bunga yang memiliki potensi yang tinggi, tetapi sampai saat ini potensi bunga sedap malam hanya digunakan sebagai bunga tabur atau bunga potong saja, sehngga setiap tingkatan bunga belum dimanfaatkan secara sempurna baik dari tingkat kemekarn hingga tingkat kelayuan bunga sedap malam, tetapi manfaat yang belum dapat digunakan yaitu adaanya rendemen minyak atsiri bunga sedap malam, karena kebutuhan bahan baku akan minyak atsiri semakin meningkat sejalan dengan perkembangan zaman maka sampai sekarang harga minyak atsiri masih relatif mahal. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kemekaran dan tingkat kelayuan terhadap rendemen dan kualitas minyak sedap malam serta tingkat kemekran dan kelayuan berapakah yang mempunyai rendemen dan kualitas tertinggi dan terendah.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK DAN PUPUK PELENGKAP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.)

PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK DAN PUPUK PELENGKAP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L.)

masyarakat. Bunga ini mempunyai bau yang harum juga khas bila dibandingkan dengan tanaman bunga yang lain. Bentuk bunganya indah, sehingga disukai oleh masyarakat desa maupun kota. Bunga sedap malam potong tidak saja dijumpai di rumah-rumah, tetapi juga di gedung-gedung pertemuan, hotel-hotel berbintang bahkan rumah sakit. Keharuman bunga ternyata mampu mengobati stres, dan mendorong berkembangnya penyembuhan penyakit dengan aroma terapi. Sedap malam selain digunakan sebagai bunga potong, juga banyak dimanfaatkan sebagai bunga tabur dan bahan baku industri minyak atsiri yang berpotensi untuk
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Herianto Kurniawan (1) , Bagyo Yanuwiadi (2)

Herianto Kurniawan (1) , Bagyo Yanuwiadi (2)

mendeskripsikan persepsi petani terhadap budidaya bunga sedap malam, serta menganalisa pemanfaatan lahan sawah. Penelitian kuantitatif ini dengan klasifikasi data, tabulasi dan presentase data menggunakan excel, dengan analisis pendapatan serta analisis kualitas SDM. Geografis Dusun Rembang terletak 4 – 7 m dpl. Mayoritas kondisi lahan sawah Rembang tadah hujan. Persepsi masyarakat umumnya bahwa lahan tersebut kering serta kandungan air tanahnya rendah dan tidak dapat ditanami. Ketika musim kemarau lahan sawah menjadi retak, keretakan kurang lebih lima sentimeter. Dampak keretakan mengakibatkan tembok rumah menjadi retak serta jalan beraspal menjadi bergelombang. Kondisi ini dimanfaatkan petani untuk membudidayakan bunga sedap malam sedangkan pengolahannya dibutuhkan pengairan minimal 6 jam setiap minggu menggunakan pompa air. Petani mengoptimalisasikan lahan sawahnya dengan pola tanam antara bunga sedap malam dengan padi. Petani menanamnya secara bergantian dengan sistem rotasi tanam yaitu sepanjang tahun dan pergantian musim. Budidaya bunga sedap malam dapat meningkatkan pendapatan petani.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALISIS PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN DATA PEMANTAUAN STATUS GIZI  BALITA DI POSYANDU   Analisis Pelaksanaan Pendokumentasian Data Pemantauan Status Gizi Balita Di Posyandu Sedap Malam Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I Tahun 2013.

ANALISIS PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN DATA PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU Analisis Pelaksanaan Pendokumentasian Data Pemantauan Status Gizi Balita Di Posyandu Sedap Malam Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I Tahun 2013.

Pemantauan status gizi balita dilakukan dengan melihat catatan Kartu Menuju Sehat dan catatan register anak balita. Tujuan penelitian adalah menganalisis pelaksanaan pendokumentasian data pemantauan status gizi balita di Posyandu Sedap Malam. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian terdiri dari 2 populasi, yaitu populasi objek dan populasi subjek. Populasi objek adalah data pemantauan status gizi balita yang terdapat di Posyandu Sedap Malam. Populasi Subjek terdiri dari 3 bidan dan 9 kader Posyandu. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yang terdiri dari 3 bidan dan 3 kader Posyandu. Uji validitas dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengisian data pemantau status gizi balita masih kurang lengkap. Ketidaklengkapan merupakan kekeliruan petugas yang menganggap beberapa item data pemantauan status gizi balita hanya dijadikan informasi data penunjang.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH HARMONISA TERHADAP RUGI - RUGI DAYA (LOSSES) PADA TRANSFORMATOR DI PENYULANG SEDAP MALAM.

ANALISIS PENGARUH HARMONISA TERHADAP RUGI - RUGI DAYA (LOSSES) PADA TRANSFORMATOR DI PENYULANG SEDAP MALAM.

Penyulang Sedap Malam mendapatkan suplay daya listrik dari gardu induk Sanur yang berada dalam wilayah PLN Area Bali Selatan Rayon Denpasar. Penelitian ini menganalisis pengaruh harmonisa terhadap rugi-rugi daya (losses) pada Transformator di peyulang sedap malam menggunakan bantuan ETAP power station, sehingga dapat diketahui hasil seberapa besar pengaruh harmonisa pada sistem distribusi. Hasil pengukuran THDv dan THD I pada Transformator

Baca lebih lajut

Djamaludin Malik Bapak Industri Film Ind (1)

Djamaludin Malik Bapak Industri Film Ind (1)

Djamaludin Malik merupakan tokoh yang banyak berjasa bagi perkembangan industri film Indonesia. Ia pertama kali memproduksi film pada tahun 1950, dengan judul “Sedap Malam”. Dua tahun kemudian, ia melakukan joint production dengan perusahaan film asal Philipina, untuk memproduksi film berwarna pertama : “Rodrigo de Villa” (1952). Setelah itu dua film berwarna berikutnya kembali ia hasilkan, yakni “Leilana” (1953) dan “Tabu” (1953). Pada tahun 1954, bersama Usmar Ismail ia mendirikan PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia), dan mengajak organisasi tersebut untuk bergabung dengan Federasi Produser Film se-Asia. Hal ini bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat film Indonesia di mata internasional. Jasa Djamaludin terhadap industri film Indonesia tak hanya sampai disitu. Pada tahun 1955, ia mempelopori terselenggaranya Festival Film Indonesia I. Djamal pula yang membiayai seluruh keperluan festival itu.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN DATA PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU  Analisis Pelaksanaan Pendokumentasian Data Pemantauan Status Gizi Balita Di Posyandu Sedap Malam Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I Tahun 2013.

ANALISIS PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN DATA PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU Analisis Pelaksanaan Pendokumentasian Data Pemantauan Status Gizi Balita Di Posyandu Sedap Malam Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I Tahun 2013.

Pemantauan status gizi balita dilakukan dengan melihat catatan Kartu Menuju Sehat dan catatan register anak balita. Tujuan penelitian adalah menganalisis pelaksanaan pendokumentasian status gizi balita di Posyandu Sedap Malam. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 2 populasi, yaitu populasi objek dan populasi subjek. Populasi objek nya adalah data pemantau status gizi balita yang terdapat di Posyandu Sedap Malam. Populasi Subjek terdiri dari 3 bidan dan 9 kader yang bertugas di Posyandu Sedap Malam. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yang terdiri dari 3 bidan dan 3 kader Posyandu Sedap Malam. Uji validitas dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengisian data pemantau status gizi balita masih kurang lengkap. Ketidaklengkapan merupakan kekeliruan petugas yang menganggap beberapa item data pemantau status gizi balita hanya dijadikan informasi data penunjang
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Makalah syarat tumbuh tanaman. doc

Makalah syarat tumbuh tanaman. doc

Sedap malam berbunga tunggal dan semi ganda lebih cocok ditanam di dataran rendah dengan elevensi di bawah 50 m dpl. Sedap malam berbunga ganda cocok ditanam di daerah dengan elevensi di atas 100 m sampai 600 m dpl. Bila sedap malam berbunga tunggal dan semi ganda ditanam di dataran sedang, maka bunga yang dihasilkan akan memiliki tangkai bunga yang agak panjang, tidak kokoh dan kurang kekar serta malai bunga agak panjang dan bagian ujung malai terkulai dengan jumlah kuntum bunga lebih sedikit. Kondisi iklim yang dikehendaki adalah iklim yang cukup lembab, suhu udara antara 13 – 27 derajat celcius, curah hujan antara 1900 – 2500 mm / tahun dan membutuhkan penyinaran matahari penuh. Daerah yang paling ideal untuk pengembangan sedap malam didataran menengah (medium) sampai dataran tinggi (pegunungan) yaitu mulai ketinggian 600 – 1500 m dpl, meskipun demikian tanaman ini memiliki adaptasi yang cukup luas terhadap lingkungan tumbuh didataran rendah
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Profil Penari Gambyong Laki laki Sedap Malam di Desa Mageru Kidul Plumbungan Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen

Profil Penari Gambyong Laki laki Sedap Malam di Desa Mageru Kidul Plumbungan Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen

teman-teman sekolah, guru dan tetangganya saja. Setelah Dwi Setyo Utomo masuk dalam group Sedap Malam Masyarakat mengenal dan sangat mengagumi sosok Dwi Setyo Utomo, karena tarian yang ditampilkan diatas pentas disaat penyajian tari gambyong laki-laki Sedap Malam sangat menghibur. Tidak hanya itu Sedap malam juga sering melakukan kegiatan sosial yaitu mengamen di sepanjang jalan kabupaten Sragen Dari situlah awal Dwi Setyo Utomo memulai berinteraksi dengan masyarakat luas. Dwi Setyo Utomo tidak banyak berkata-kata tetapi masyarakat faham apa yang akan disampaikan oleh Dwi Setyo Utomo melalui gerak tubuhnya. setelah melakukan pengembangan bentuk penyajian Gambyong laki-laki Sedap Malam, nama Dwi Setyo Utomo semakin di kenal bahkan tidak hanya di desa Mageru Kidul Plumbungan saja. di daerah kabupaten Sragen bahkan diluar kabupaten Sragen. Permintaan panggilan untuk tampil mengisi acara tari gambyong laki-laki Sedap Malam semakin bertambah banyak. Masyarakat semakin senang jika dalam acara pernikahan, bersih desa maupun acara-acara resmi di kabupaten Sragen menggunakan tari gambyong laki-laki Sedap Malam karena masyarakat semakin terhibur oleh pertunjukan tari gambyong laki-laki Sedap Malam.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

LPSE Kota Medan 35. 35

LPSE Kota Medan 35. 35

Sehubungan dengan pelaksanaan Pemilihan Langsung pada Dinas Bina Marga Kota Medan Tahun Anggaran 2014, untuk PENGASPALAN JALAN DI JL. BUNGA SEDAP MALAM X KEC. M. SELAYANG Pada Dinas Bina Marga Kota Medan TA. 2014, maka bersama ini kami mengundang Saudara untuk hadir pada :

1 Baca lebih lajut

Regenerasi Tanaman Sedap Malam Melalui Organogenesis dan Embriogenesis Somatik

Regenerasi Tanaman Sedap Malam Melalui Organogenesis dan Embriogenesis Somatik

Bahan tanaman sedap malam yang berupa bulb sangat sulit disterilisasi. Pada mulanya hampir semua eksplan mengalami kontaminasi baik oleh jamur maupun oleh bakteri. Tingginya tingkat kontaminasi disebabkan karena bulb telah terkontaminasi mikroorganisme internal dari tanah. Sterilisasi secara berturut-turut menggu- nakan alkohol 70% selama 8 menit, HgCl 2 0,2% selama 2 menit, Clorox 30% selama 7 menit dan selanjutnya Clorox 20% selama 5 menit, maka di- dapatkan persentase eksplan steril sebesar 96%. Penggunaan bensil adenin (BA) dalam me- dia dimaksudkan untuk memacu pembentukan tunas. Bensil Adenin merupakan sitokinin yang mempunyai daya aktivitas kuat, sehingga dapat memacu pembelahan sel dengan cepat. Dari berbagai konsentrasi BA yang diujikan, terlihat bahwa semua perlakuan dapat menginduksi pem- bentukan tunas dengan persentase pembentukan tunas yang berbeda (Tabel 1). Persentase pem- bentukan tunas tertinggi diperoleh dari media BA 3 ppm (80%), sedangkan inisiasi tunas tercepat dihasilkan pada media kontrol BA 0 ppm (9 hari). Peningkatan konsentrasi BA hingga 7 ppm ternyata tidak dapat meningkatkan persentase pembentukan tunas. Pada taraf BA 7 ppm, eksplan yang dapat bertunas hanya mencapai 40%, tetapi paling banyak membentuk nodul/calon-calon tunas adventif dan menyebab-kan pertumbuhan akar menjadi terhambat. Nodul-nodul tersebut tidak berhasil tumbuh membentuk tunas yang sempurna hingga 5 minggu setelah tanam. Hal ini menunjukkan bahwa media yang digunakan tersebut tidak sesuai. Dengan demikian, persen- tase eksplan bertunas merupakan peubah yang terpenting untuk menentukan jenis media yang paling cocok. Oleh karena itu dapat dinyatakan bahwa konsentrasi BA 3 ppm merupakan media yang paling sesuai untuk induksi tunas, sedangkan konsentrasi BA 7 ppm berpotensi diterapkan pada tahap multiplikasi tunas.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSENTRASI PEWARNA DAN LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN PULSING PADA PEWARNAAN BUNGA POTONG SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L) - repository perpustakaan

PENGARUH KONSENTRASI PEWARNA DAN LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN PULSING PADA PEWARNAAN BUNGA POTONG SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa L) - repository perpustakaan

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya, sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul “ Pengaruh Kosentrasi dengan Lama Perendaman dalam Larutan Pulsing pada Pewarnaan Bunga Potong Sedap Malam” . Skripsi ini dapat terselesaikan berkat dukungan, motivasi dan bimbingan dari berbagai pihak. Atas tersusunnya skripsi ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada :

13 Baca lebih lajut

LPSE Kota Medan 36. 36

LPSE Kota Medan 36. 36

Sehubungan dengan pelaksanaan Pemilihan Langsung pada Dinas Bina Marga Kota Medan Tahun Anggaran 2014, untuk PENGASPALAN JL. BUNGA SEDAP MALAM IX ARAH SD IMPRES KEC. MEDAN SELAYANG Pada Dinas Bina Marga Kota Medan TA. 2014, maka bersama ini kami mengundang Saudara untuk hadir pada :

1 Baca lebih lajut

Show all 9039 documents...