bus sekolah

Top PDF bus sekolah:

002 ADDENDUM     BUS SEKOLAH KORIDOR 4 CIBIRU   CIBEUREUM  2015

002 ADDENDUM BUS SEKOLAH KORIDOR 4 CIBIRU CIBEUREUM 2015

Daftar 2: ANALISA HARGA SATUAN BIAYA OPERASI KENDARAAN BOK PEKERJAAN PERAWATAN DAN PENGOPERASIAN BUS SEKOLAH KORIDOR 4 CIBIRU – CIBEUREUM TAHUN ANGGARAN 2015 A.[r]

3 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA BUS SEKOLAH TRAYEK C DI KABUPATEN TULUNGAGUNG - ITS Repository

EVALUASI KINERJA BUS SEKOLAH TRAYEK C DI KABUPATEN TULUNGAGUNG - ITS Repository

Bus sekolah digunakan untuk mengangkut anak-anak sekolah antara rumah mereka ke sekolah. Di Tulungagung bus sekolah memiliki warna khusus kuning dan dilengkapi dengan lampu peringatan lalu lintas serta perlengkapan pengaman lainnya yang digunakan ketika para penumpang naik atau turun dari bus. Bus sekolah dioperasikan oleh distrik sekolah atau oleh penyedia jasa bus sekolah yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung. Program Bus Sekolah ini masih baru dan merupakan salah satu solusi mengurangi angka kecelakaan pengguna jalan raya yang lain, serta menghemat waktu, biaya dan tenaga.
Baca lebih lanjut

200 Baca lebih lajut

Keterkaitan Karakteristik Pelajar & Perjalanannya Terhadap Kesediaan Menggunakan Bus Sekolah Di Surabaya

Keterkaitan Karakteristik Pelajar & Perjalanannya Terhadap Kesediaan Menggunakan Bus Sekolah Di Surabaya

Dalam menentukan sampel, digunakan metode proportionate stratified random sampling (sampling acak secara proporsional dengan stratifikasi). Para pelajar jenjang menengah atas kelas 11 dan 12 yang sekolahnya terlayani oleh bus sekolah di Surabaya dengan golongan choice/pilihwan dipilih sebagai populasi karena pelajar kelas 11-12 telah berhak untuk memililiki Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan dalam pengadaan bus sekolah tidak ada paksaan untuk menggunakannya. Jumlah sekolah jenjang menengah atas yang terlayani oleh bus sekolah terdiri dari 20 SMA dan 6 SMK dengan jumlah pelajar sebanyak 20.515 pelajar. Dari jumlah populasi tersebut, kemudian dihitung sampel yang akan diambil menggunakan rumus Slovin sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Perancangan Bus Sekolah Untuk Taman Kanak-Kanak Ditinjau Dari Segi Ergonomi (Studi Kasus Di Taman Kanak-Kanak Santo Aloysius).

Perancangan Bus Sekolah Untuk Taman Kanak-Kanak Ditinjau Dari Segi Ergonomi (Studi Kasus Di Taman Kanak-Kanak Santo Aloysius).

Berdasarkan uraian di atas, maka dilakukanlah perancangan suatu sarana transportasi khusus yang dapat menunjang kegiatan outing tersebut. Perancangan sarana tersebut adalah perancangan bus sekolah untuk taman kanak-kanak, sehingga anak-anak dapat melakukan kegiatan outing dengan aman dan nyaman. Dengan adanya perancangan bus sekolah untuk taman kanak-kanak ini, diharapkan kegiatan outing di Taman Kanak-Kanak Santo Aloysius dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik lagi.

132 Baca lebih lajut

Perancangan Promosi Bus Sekolah untik Pelajar Sekolah Dasar.

Perancangan Promosi Bus Sekolah untik Pelajar Sekolah Dasar.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, sebagian besar masyarakat, terutama orang tua pelajar SD, sebenarnya tertarik dengan program bus sekolah yang dicanangkan Pemerintah Kota Bandung. Namun informasi yang beredar masih minim. Oleh sebab itu dibutuhkan kegiatan yang dapat memberikan pengertian kepada para orang tua dengan mengedepankan keamanan bus sekolah sehingga para pelajar dapat sampai di tujuan dengan selamat, seperti penyuluhan langsung di sekolah-sekolah tempat anaknya belajar dan pemasangan poster di sekolah-sekolah sebagai titik temu orang tua, pelajar, dan pihak penyelenggara.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA BUS SEKOLAH TRAYEK C DI KABUPATEN TULUNGAGUNG - ITS Repository

EVALUASI KINERJA BUS SEKOLAH TRAYEK C DI KABUPATEN TULUNGAGUNG - ITS Repository

• Waktu tempuh (travel time) rata-rata bus sekolah trayek C hari Senin adalah 58,75 menit. Batas atas untuk selang kepercayaan 95% adalah 61 menit dan untuk 90% adalah 60 menit, sedangkan batas bawah untuk selang kepercayaan 95% adalah 56 menit dan untuk 90% adalah 56 menit. Waktu tempuh (travel time) rata-rata bus sekolah trayek C hari Sabtu adalah 58 menit. Batas atas untuk selang kepercayaan 95% adalah 61 menit dan untuk 90% adalah 60 menit, sedangkan batas bawah untuk selang kepercayaan 95% adalah 54 menit dan untuk 90% adalah 55 menit.

32 Baca lebih lajut

001 ADDENDUM     BUS SEKOLAH KORIDOR 3 CIBIRU   ASIA AFRIKA  2015

001 ADDENDUM BUS SEKOLAH KORIDOR 3 CIBIRU ASIA AFRIKA 2015

a. Biaya Penyusutan Rp. 0 rp/bus-km b. Biaya Bunga modal Rp. 0 rp/bus-km c. Biaya Awak Bus Rp. .......... (di isi) rp/bus-km d. Biaya B B M Rp. .......... (di isi) rp/bus-km e. Biaya Ban Rp. 0 rp/bus-km f. Biaya Pemeliharaan kendaraan Rp. ........... (di isi) rp/bus-km g. Retribusi terminal Rp. ........... (di isi) rp/bus-km h. STNK Rp. ........... (di isi) rp/bus-km i. Biaya kir bus Rp. ........... (di isi) rp/bus-km j. Biaya asuransi bus Rp. ........... (di isi) rp/bus-km k. Biaya perawatan AC Rp 0 rp/bus-km
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Sekolah Internasional Berbasis Teknologi di Kecamatan Beringin, Deli Serdang

Sekolah Internasional Berbasis Teknologi di Kecamatan Beringin, Deli Serdang

Bandar Udara Internasional Kuala Namu (KNO) dikembangkan menjadi sebuah kota yang seluruh kegiatannya berpusat pada bandara tersebut yang disebut sebagai kota Aetropolis yang akan berpengaruh banyak, terutama meningkatkan populasi penduduk. Ekspatriat yang akan menempati kota aerotropolis ini memiliki banyak kebutuhan, salah satunya merupakan kebutuhan pendidikan bagi anak-anak mereka dan akan difasilitasi melalui Sekolah Internasional Beringin yang terletak di Jalan Bakaran Batu Kecamatan Beringin tepat di sebelah utara Rumah Sakit Patar Asih. Sekolah ini bertemakan Arsitektur Eco-Tech, yaitu gaya arsitektur yang ramah lingkungan dengan bantuan teknologi-teknologi yang telah modern, contohnya penggunaan shadding yang secara otomatis mengatur masuknya cahaya. Sistem pengolahan data yaitu dengan survey langsung ke dan melalui studi literatur untuk mendapatkan standar-standar tentang sekolah internasional dan penerapan arsitektur eco-tech pada bangunan. Sekolah ini berkonsep sekolah sehat dengan memperjarak antara pintu masuk utama dengan bangunan sekolah, sehingga para siswa akan melakukan olahraga kecil setiap hari. Zoning sirkulasi sekolah ini berada di tengah bangunan yang dilengkapi dengan sebuah innercourt yang memiliki skylight tepat di atasnya. Zoning untuk ruang-ruang kelas terdapat di bagian sayap bangunan. Zoning komersil terdapat di lantai 1 sekolah dan terdapat mushola disebelahnya. Sekolah ini berkualitas internasional, dimulai dari fasilitas sampai dengan tenaga pengajar. Sekolah ini memiliki lapangan serba guna yang dapat digunakan berbagai macam aktifitas mulai dari aktifitas upacara bendera yang dilakukan pada hari senin, aktifitas olahraga, aktifitas seni, bahkan dapat dijadikan tempat bermain bagi murid-murid. Sekolah ini juga memiliki ruang serbaguna yang berada di lantai 4, digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat formal seperti rapat orang tua murid ataupun upacara hari kelulusan siswa, dan dapat juga digunakan untuk aktifitas yang bersifat non-formal seperti aktifitas komunitas-komunitas yang berada di Sekolah ini seperti seni tari, seni lukis, olahraga badminton, dan lain sebagainya. Sekolah ini menggunakan transportasi bus sekolah, guna menertibkan dan mengamankan perjalanan siswa.
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

Evaluation Route and School Bus Stop In Bandung

Evaluation Route and School Bus Stop In Bandung

Salah satu upaya yang di lakukan pemerintah Kota Bandung untuk memenuhi kebutuhan demand transportasi yang begitu besar dari segi pendidikan dan mengurangi masalah mengenai transportasi seperti kemacetan, yaitu memberikan layanan khusus berupa angkutan sekolah gratis bagi para pelajar, yang nantinya akan melayani rute-rute untuk mencerminkan asal dan tujuan mereka. Program pemerintah Kota Bandung dalam menyediakan ankutan bus gratis untuk pelajar ini sejalan dengan keputusan peraturan kementerian direktur jenderal perhubungan darat nomor : SK.967/AJ.202/DRJD/2007 tentang penyelenggaraan angkutan sekolah. Dalam kebijakan tersebut bus sekolah merupakan suatu angkutan sekolah yang perlu diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi kebutuhan angkutan sekolah yang efektif dan efisien. Bus sekolah di Kota Bandung pertama kali di operasikan pada Oktober 2014 .Bus sekolah ini beroperasi dengan tujuan sebagai angkutan sekolah dan meminimalisir penggunaan kendaraaan pribadi khusunya untuk para pelajar dan mahasiswa.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PERSEPSI PENUMPANG BUS KOTA JURUSAN CAWAS – KLATEN (Studi Kasus Bus Oscar, Bus Martha Putra, Bus Candra Kasih ).

ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PERSEPSI PENUMPANG BUS KOTA JURUSAN CAWAS – KLATEN (Studi Kasus Bus Oscar, Bus Martha Putra, Bus Candra Kasih ).

Angkutan massal merupakan salah satu sarana transportasi yang penting untuk memperlancar arus perekonomian masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian untuk mengetahui minat masyarakat terhadap angkutan massal, Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis moda bus Oscar, bus Martha Putra dan bus Candra Kasih dalam tingkat pelayanannya sesuai dengan respon dari masyarakat.

16 Baca lebih lajut

STUDI EVALUASI PELAYANAN TERMINAL CICAHEUM KOTA BANDUNG

STUDI EVALUASI PELAYANAN TERMINAL CICAHEUM KOTA BANDUNG

average queue in system ( ) = 0.168 bus, headway average ( ) = 0.5431 clock. While to mini bus, traffic intensity ( �� ) = 0.42, vehicle average total in system ( ) = 0.771 bus, average time in system ( ) = 0.177 clock, average lay time in system ( ) = 0.077 clock, long average queue in system ( ) = 0.351 bus, headway

2 Baca lebih lajut

Telah Infestasi Lipas (Insecta  Dictyoptera) Pada Bus Dan Kaitannya Dengan Pengelolaan Moda Transportasi

Telah Infestasi Lipas (Insecta Dictyoptera) Pada Bus Dan Kaitannya Dengan Pengelolaan Moda Transportasi

area pool bus. Area pool bus 5 yaitu responden menjawab “Tidak” sebesar 29%, dan responden menjawab “Ya” sebesar 71% ( Lampiran 1). Indikator unsur variabel biosekuriti personal yaitu mencuci tangan dan ganti seragam setelah pencucian bus, menggunakan alas kaki saat pencucian bus, memakai seragam khusus saat pencucian bus, dan mendapat pengarahan petugas kebersihan pool bus, merupakan indikator-indikator terhadap jawaban “Tidak” responden dan dapat menjadi salah satu penyebab kejadian infestasi lipas di bus, sehingga mempengaruhi program biosekuriti personal area pool bus terhadap kesehatan dan keselamatan kerja bagi personal pekerja. Jumlah lipas terbanyak ditemukan adalah P. americana (152 individu), daripada B. germanica (71 individu). Tingginya jumlah P. americana pada area pool bus 5 dikarenakan lingkungan sekitar area pool bus berdekatan langsung dengan permukiman warga. Kassiri dan Kazemi (2012) menjelaskan P. americana ditemukan berkaitan dengan permukiman tempat tinggal manusia dan memiliki penyebaran di seluruh dunia. Lebih lanjut Klass (2009) P. americana bersembunyi pada waktu siang hari di tempat yang terlindung. Keluar dalam bangunan untuk mencari makanan di malam hari, dan jika terganggu, berlari cepat untuk bersembunyi.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

STRATEGI PROMOSI WISATA SURAKARTA MELALUI BUS TINGKAT WERKUDARA BAGI PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS.

STRATEGI PROMOSI WISATA SURAKARTA MELALUI BUS TINGKAT WERKUDARA BAGI PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS.

Puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul: Strategi Promosi Wisata Surakarta Melalui Bus Tingkat Werkudara Bagi Pelajar Sekolah Menengah Atas.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS TUTURAN KRU BUS JURUSAN SOLO–SRAGEN  ANALISIS TUTURAN KRU BUS JURUSAN SOLO–SRAGEN (Interaksi Antara Kru Bus-Penumpang/Calon Penumpang).

ANALISIS TUTURAN KRU BUS JURUSAN SOLO–SRAGEN ANALISIS TUTURAN KRU BUS JURUSAN SOLO–SRAGEN (Interaksi Antara Kru Bus-Penumpang/Calon Penumpang).

Penelitian ini mengambil setting bus karena pemakaian bahasa di bus tidak memiliki struktur bahasa yang lengkap, namun interaksi antara sesama kru bus yang meliputi sopir, kondektur, kernet, antara kru bus dengan penumpang, antara kru bus dengan calo, maupun antar penumpang dapat berjalan dengan lancar. Komunikasi di lingkungan kegiatan transportasi sangat cepat dan efektif. Suhardi (dalam Malikatul Laila dan Atiga Sabardila, 2000: 156) mengatakan bahwa pemakaian bahasa dalam transportasi di antaranya bertujuan untuk penghematan. Hal ini penting dilakukan agar bisa tercipta suatu komunikasi yang efektif. Upaya untuk mencapai suatu komunikasi yang efektif bisa dilakukan dengan berbagai cara sebagaimana dikatakan oleh Wardaught (dalam Malikatul Laila dan Atiqa Sabardila, 2000: 156). Cara untuk melangsungkan komunikasi yang efektif yaitu dalam penggunaan bahasa harus bervariasi menurut peranan yang sedang dimainkan. Oleh karena itu, penuturan (speaking) memerlukan pilihan peristilahan tertentu.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

SISTEM MONITORING JUMLAH PENUMPANG BUS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51

SISTEM MONITORING JUMLAH PENUMPANG BUS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51

Alat ini terbagi atas dua bagian yaitu monitoring pada bus dan monitoring pada pol. Monitoring pada bus terdiri atas 3 bagian yaitu piranti masukan dari sensor, sebuah piranti pemroses mikrokontroler AT89S51 dan piranti keluarannya berupa tampilan seven segment dua digit sedangkan monitoring pada pol terdiri atas sebuah piranti pemroses mikrokontroler AT89S51 dan piranti keluaran berupa tampilan seven segment empat digit. Pada saat alat dijalankan, setiap ada penumpang yang naik maka data di bus dan data di pol akan bertambah satu. Sedangkan jika ada penumpang yang turun maka data di bus akan berkurang satu tetapi data jumlah penumpang yang ada di pol tidak berubah.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

Bab7ARSIKOM

Bab7ARSIKOM

Arsitektur bus jamak Arsitektur bus jamak Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki karakteri[r]

24 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemasangan Static Var Compensator (Svc) Terhadap Aliran Daya Jaringan Distribusi 20 Kv (Studi Kasus: Penyulang Pm 6 Gi Pematangsiantar)

Pengaruh Pemasangan Static Var Compensator (Svc) Terhadap Aliran Daya Jaringan Distribusi 20 Kv (Studi Kasus: Penyulang Pm 6 Gi Pematangsiantar)

48 SVC jauh lebih baik. Hasil ini cukup signifikan, seperti yang terdapat pada Tabel 4.9 di atas. Hasil simulasi setelah empat SVC dengan kapasitas masingpmasing 2,5 MVAR dipasang pada bus 48, bus 54, bus 88 dan bus 107, diperoleh bahwa terdapat sekitar 4,25 % bus dengan tegangan di bawah 0,9 p.u (kritis) dan 55,32 % bus dengan tegangan antara 0,9 p.u sampai dengan 0,95 p.u atau antara 1,03 p.u sampai dengan 1,05 p.u (marginal). Sedangkan sisanya, mencapai 42,55 % bus yang sehat (0,95 p.u < tegangan bus < 1,02 p.u). Tegangan minimum yang masih dalam keadaan kritis adalah 0,8667 p.u yaitu pada bus 104. Sedangkan tegangan maksimum setelah lima SVC dipasang adalah 1,0421 p.u. Dari hasil ini, interval antara tegangan minimum dan tegangan maksimum pada pemasangan empat SVC ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan interval tegangan sebelum SVC dipasang, satu SVC dipasang bahkan interval tegangan setelah dua SVC dipasang.
Baca lebih lanjut

143 Baca lebih lajut

KONSUMEN DAN TRANSPORTASI BUS:  Studi Terhadap Perlindungan Hukum Bagi Penumpang Bus   Konsumen Dan Transportasi Bus: Studi Terhadap Perlindungan Hukum Bagi Penumpang Bus Di Kota Surakarta.

KONSUMEN DAN TRANSPORTASI BUS: Studi Terhadap Perlindungan Hukum Bagi Penumpang Bus Konsumen Dan Transportasi Bus: Studi Terhadap Perlindungan Hukum Bagi Penumpang Bus Di Kota Surakarta.

Pengaturan tentang aspek hukum trans portasi sendiri terdapat di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Peraturan perundang-undangan tersebut merupakan landasan normatif dilaksanakannya pengangkutan jasa transportasi bus di Indonesia yang bertujuan sesuai dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Masyarakat sebagai pengguna transportasi bus dilindungi oleh hukum sebagai pengguna atau konsumen jasa transportasi bus, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Kons umen Pasal 1 Angka 2, dan mengenai perlindungannya terhadap konsumen didefinisikan dalam Pasal 1 Ayat 1.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pekerja Anak di Perkotaan (Studi Kasus Anak Penyapu Angkot di Terminal Pinang Baris Medan)

Pekerja Anak di Perkotaan (Studi Kasus Anak Penyapu Angkot di Terminal Pinang Baris Medan)

Daftar Informan Ferdi Irawan Samuel Putra Jaya Muhamad Adrian Rozi Jos Bus Kristina Aditya Ibu Susilawati Ibu Oni Bapak Surya Kak Dewi Masih Sekolah Putus Sekolah[r]

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...