Busur api listrik tegangan rendah

Top PDF Busur api listrik tegangan rendah:

ANALISIS KARAKTERISTIK BUSUR API LISTRIK TEGANGAN RENDAH PADA HUBUNG SINGKAT LANGSUNG MELALUI SINKRONISASI PENGINDERAAN TERMAL BUNGA API DAN ARUS HUBUNG SINGKAT - ITS Repository

ANALISIS KARAKTERISTIK BUSUR API LISTRIK TEGANGAN RENDAH PADA HUBUNG SINGKAT LANGSUNG MELALUI SINKRONISASI PENGINDERAAN TERMAL BUNGA API DAN ARUS HUBUNG SINGKAT - ITS Repository

Salah satu bahaya yang bisa timbul akibat penggunaan listrik adalah gangguan hubung singkat yang bisa menimbulkan busur api listrik dan memicu terjadinya kebakaran. Kasus kebakaran yang disebabkan oleh hubung singkat listrik pada tegangan rendah meningkat setiap tahun. Pada beberapa kasus, kebakaran pada instalasi tegangan rendah disebabkan oleh adanya gangguan hubung singkat yang tidak menyebabkan putusnya fuse pengaman atau breaker yang diawali dengan munculnya busur api listrik. Dalam eksperimen ini akan dilakukan simulasi kejadian hubung singkat pada kabel serabut tegangan rendah ukuran 1.5mm 2 , dengan variasi jumlah serabut yang mengalami kontak. Ketika busur api listrik terjadi, arus dan tegangan busur api akan direkam. Selain itu, dalam waktu yang sama, proses terjadinya busur api listrik akan direkam melalui kamera termal. Data arus dan tegangan akan disinkronisasikan dengan data hasil pencitraan busur api listrik pada kamera termal. Hasil sinkronisasi akan dianalisa, sehingga dapat menghasilkan suhu maksimum busur api, data luas busur api, waktu peluruhan suhu busur api, arus ketika terjadi busur api listrik, dan durasi terjadinya gangguan hubung singkat. Hasil studi ini diharapkan dapat membantu pembuatan alat proteksi busur api listrik tegangan rendah pada penelitian selanjutnya.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

ANALISA KARAKTERISTIK BUSUR API LISTRIK TEGANGAN RENDAH PENGARUH IMPEDANSI SALURAN DAN MEDIA HUBUNG SINGKAT.

ANALISA KARAKTERISTIK BUSUR API LISTRIK TEGANGAN RENDAH PENGARUH IMPEDANSI SALURAN DAN MEDIA HUBUNG SINGKAT.

Abstrak—Kebakaran pada instalasi tegangan rendah dapat disebabkan oleh adanya gangguan hubung singkat yang tidak terproteksi yang diawali dengan munculnya busur api listrik. Busur api listrik terjadi karena dua permukaan konduktor yang saling bersentuhan. Busur api listrik pada tegangan rendah tergolong gangguan impedansi tinggi yang arusnya lebih kecil dari arus full load maupun arus normal sistem sehingga tidak dapat dideteksi oleh perangkat pengaman. Gangguan impedansi tinggi dapat terjadi karena pengaruh media saluran maupun media hubung singkat. Untuk dapat mengantisipasi terjadinya busur api listrik tegangan rendah maka dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik busur api listrik tegangan rendah karena pengaruh impedansi saluran dan media hubung singkat. Media saluran yang digunakan adalah kabel dengan luas penampang yang berbeda. Sedangkan media hubung singkat yang digunakan adalah logam (besi, kuningan, stainless) dan cairan (air laut). Pada penelitian ini terdapat 4 parameter yang akan digunakan adalah arus maksimum, daya maksimum, durasi dan energi busur api listik. Dari peelitian ini diketahui bahwa arus dan tegangan yang dihasilkan berbeda dengan kondisi normal. Arus melambung tinggi sedangkan tegangan sedikit turun dan cacat pada awal terjadinya busur api listrik. Impedansi masing-masing media berpengaruh terhadap arus busur api listrik. Selain impedansi pada media hubung singkat cairan, jarak sentuhan antar kedua ujung media saluran yang terkena cairan juga berpengaruh terhadap arus busur api listrik. Semakin kecil impedansi yang dimiliki oleh setiap media, semakin besar arus busur api listrik yang dihasilkan begitu pula sebaliknya dan semakin jauh jarak sentuhan antar kedua ujung media saluran yang terkena cairan, semakin kecil arus busur api listrik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PEMODELAN BUSUR API (ARC FLASH) LISTRIK TEGANGAN RENDAH BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK).

PEMODELAN BUSUR API (ARC FLASH) LISTRIK TEGANGAN RENDAH BERBASIS JARINGAN SYARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK).

Abstrak  Penelitian tentang busur api listrik tegangan rendah yang dilakukan dengan cara mengobservasi kejadian hubung singkat buatan yang berakibat busur api listrik secara langsung memiliki banyak sekali resiko untuk peneliti di antaranya electric shock, arc flash burn, arc flash blast, intense light, sound wave, projectiles. Pada penelitian ini, dikembangkan sebuah model simulasi menggunakan Simulink MATLAB berbasis jaringan syaraf tiruan yang bertujuan untuk dapat menirukan kejadian busur api listrik buatan. Metode penelitian dilakukan mulai dari perancangan & pembuatan hardware, akuisisi data & penentuan pola pelatihan, pembuatan model & pelatihan JST, dan pengujian & validasi model. Pada model ini, busur api listrik direpresentasikan dengan resistansi hubung singkat yang diparalelkan dengan sumber tegangan dan beban. Nilai resistansi ini berkisar antara 0,2 Ω hingga 50 Ω. Nilai resistansi tersebut diajarkan ke dalam sistem JST yang terhubung dengan komponen switch dan variable resistor yang merepresentasikan kontak hubung singkat. Algoritma JST yang digunakan adalah feed-forward backprop dengan konfigurasi 2 node input, 3 lapis tersembunyi masing-masing 30 neuron, dan 1 node output. Tingkat akurasi model terhadap target yang diajarkan mencapai 96,7%. Dari hasil simulasi model diketahui jika impedansi kabel yang digunakan semakin kecil dan beban yang digunakan semakin besar maka arus puncaknya semakin besar dan durasi busur api relatif lebih singkat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Analisis Karakteristik Busur Api Listrik Pada Tegangan Rendah Karena Pengaruh Impedansi Saluran - ITS Repository

Analisis Karakteristik Busur Api Listrik Pada Tegangan Rendah Karena Pengaruh Impedansi Saluran - ITS Repository

Busur api (arc flash) adalah loncatan elektron yang terjadi saat dua permukaan konduktor (kawat, kontak, dll) berada saling berdekatan dan terjadi loncatan arus pada gap udara diantara kedua konduktor yang memiliki beda potensial. Elektron tersebut akan mengionisasi udara disekitarnya, sehingga menjadi bersifat konduktif, dan terjadilah fenomena arc flash [2]. Gangguan semacam itu tidak memiliki cukup arus atau durasi yang terlalu pendek untuk dideteksi oleh peralatan pengaman yang biasa digunakan pada sistem tegangan rendah dan dapat berpotensi munculnya api. Saat arc flash terjadi, fenomena tersebut akan menghasilkan panas hingga mampu menaikan suhu cukup tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa suhu yang dihasilkan dapat mencapai angka dua ribu hingga empat ribu derajat selsius hanya dengan arus arc sebesar dua hingga sepuluh amper [1]. MCB hanya dapat mendeteksi gangguan seperti arus sisa, arus hubung singkat dan arus lebih namun tidak dapat melindungi dari ganguan arc flash [9]. Baik pada industri maupun pada perumahan, arc flash dapat menyebabkan kebakaran dan kerusakan pada peralatan [5].
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Analisis Deteksi Busur Api Listrik Pada Tegangan Rendah Berbasis Transformasi Diskrit Wavelet - ITS Repository

Analisis Deteksi Busur Api Listrik Pada Tegangan Rendah Berbasis Transformasi Diskrit Wavelet - ITS Repository

Dalam [7], dijelaskan Transformasi Wavelet dibagi menjadi dua jenis, yaitu Transformasi Wavelet Kontinu dan Transformasi Wavelet diskrit. Dengan memberikan fungsi suatu gelombang f(t), Transformasi Wavelet Kontinu (Continuous Wavelet Transform/CWT) menghasilkan terlalu banyak Koefisien Transformasi Wavelet (Wavelet Transform Coefesien/WTC). Hal ini menyebabkan data yang dihasilkan menjadi berlebihan (redudansi) [8]. Dan masalah redudansi data ini dapat diselesaikan dengan pemakaian Transformasi Wavelet Diskrit (Discrete Wavelet Transform/DWT). Pada DWT, hanya beberapa sampel WTC saja yang diambil. Artinya, DWT mengurangi kelebihan WTC dari CWT. Implementasi DWT disusun berdasarkan algoritma dekomposisi Mallat. Sinyal gelombang input dipisahkan (didekomposisikan) menjadi dua sinyal. Yaitu, bagian frekuensi rendah (low frequency) yang disebut aproksimasi dan bagian frekuensi tinggi (high frequency) yang dinamakan detail. Dalam penggunaan suatu mother wavelet, DWT melakukan analisis detail melalui bagian frekuensi tinggi dari mother wavelet tersebut. Sedangkan analisis aproksimasi dilakukan melalui bagian frekuensi rendah dari mother wavelet. Gambar menunjukkan diagram dekomposisi (decomposition diagram) dari dekomposisi DWT yang berdasarkan algoritma mallat. Sinyal input dibagi ke dalam dua sub-sinyal dengan bagian frekuensi rendah l(n) dan frekuensi tinggi h(n). Sub-sinyal bagian frekuensi rendah di bagi lagi menjadi dua sub dengan frekuensi yang berbeda. Proses ini terjadi berulang ulang sesuai dengan jumlah level Transformasi Wavelet yang digunakan.
Baca lebih lanjut

143 Baca lebih lajut

88 259Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Jilid 1

88 259Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik Jilid 1

Tegangan sentuh tidak langsung adalah tegangan pada bagian alat/instalasi yang secara normal tidak dilalui arus namun akibat kegagalan isolasi pada peralatan/instalasi, pada bagian-bagian tersebut mempunyai tegangan terhadap tanah (Gambar 2.100). Bila tidak ada pentanahan maka tegangan sentuh tersebut sama tingginya dengan tegangan kerja alat/instalasi. Hal ini, sudah tentu, membahayakan manusia yang mengoperasikannya atau yang ada di sekitar tempat itu. Selama alat pengaman arus lebih tidak bekerja memutuskan rangkaian, keadaan ini akan tetap bertahan. Namun dengan adanya pentanahan secara baik, kemungkinan tegangan sentuh selama terjadi gangguan dibatasi pada tingkat aman ( maksimum 50 V untuk ac).
Baca lebih lanjut

172 Baca lebih lajut

BAB III. SISEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK

BAB III. SISEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK

Pada umumnya semua kostruksi isolator direncanakan untuk tegangan tembus yang lebih tinggi daritegangan flashover, sehingga biasanya kekuatan elektrik isolator dikarakteristikan oleh tegangan flashovernya. Ada pun beberapa jenis konstruksi isolator dalam sistem distribusi adalah :

13 Baca lebih lajut

170 EVALUASI UNJUK KERJA PERALATAN DISTRIBUSI LISTRIK TEGANGAN RENDAH FASILITAS RADIOMETALURGI

170 EVALUASI UNJUK KERJA PERALATAN DISTRIBUSI LISTRIK TEGANGAN RENDAH FASILITAS RADIOMETALURGI

Jaringan distribusi listrik yang baik adalah jaringan yang memiliki perlengkapan dan peralatan yang handal. Proses penuaan pada peralatan listrik dapat menyebabkan kerusakan, mengurangi sifat konduktor listrik, dan meningkatnya tahanan listrik, sehingga mengakibatkan arus yang mengalir menjadi terhambat dan efek Joule yaitu menghasilkan panas. Efek penuaan pada peralatan distribusi listrik di fasilitas Radiometalurgi diindikasikan dengan sering terjadinya kegagalan operasi jika terjadi gangguan listrik dari PLN dan berdasarkan pengamatan secara visual peralatan tersebut banyak yang harus diganti. Untuk mengetahui kondisinya,maka dilakukan evaluasi unjuk kerja dari peralatan tersebut dengan tujuan mengetahui kondisi peralatan dan menentukan pekerjaan apa yang harus dilakukan supaya peralatan tersebut dapat berfungsi dan handal. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dengan cara studi literatur, identifikasi, pengujian dan pengukuran temperatur kemudian hasilnya dibandingkan dengan standar operasi. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh informasi sebagai berikut: 4 buah MCCB dan 2 buah motorize yang harus dilakukan perbaikan yaitu pada panel kompresor udara tekan dan panel sistem interlok. Pengukuran temperatur menggunakan Thermometer Infrared diperoleh data peningkatan temperatur terhadap beberapa peralatan distribusi listrik, diantaranya MCCB LVSDB MES terukur 78,9 0 C dan MCCB PCHN MES terukur 54,7 0 C. Jika dibandingkan dengan thermometer imfrared, pengukuran menggunakan thermografy infrared lebih banyak memberikan informasi data yang bisa dikembangkan, diantaranya: tampilan gambar dan perhitungan peningkatan temperatur terhadap perubahan resistansi dan rugi daya listrik dalam bentuk panas. Efek panas berlebihan menyebabkan umur operasi peralatan menjadi pendek. Hasil evaluasi unjuk kerja peralatan merupakan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan langkah- langkah tindakan perbaikan terhadap peralatan, sehingga kegagalan komponen dapat dicegah dan dapat memperpanjang umur operasi peralatan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Dasar Teknik Elektro secara umum

Dasar Teknik Elektro secara umum

• Tegangan listrik atau Potensial listrik yaitu energi atau muatan negatif elektron yang mengalir dalam suatu penghantar dari potensial tinggi ke potensial yg rendah dengan satuan v[r]

11 Baca lebih lajut

Powerpoint Fisika SMP dan SMA

Powerpoint Fisika SMP dan SMA

Mengukur Beda Potensial Mengukur Beda Potensial tegangan listrik tegangan listrik • Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmeter Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmete[r]

17 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI UNDANG UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN OLEH KOMITE NASIONAL UNTUK KESELAMATAN INSTALASI LISTRIK  PADA LISTRIK TEGANGAN RENDAH

IMPLEMENTASI UNDANG UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN OLEH KOMITE NASIONAL UNTUK KESELAMATAN INSTALASI LISTRIK PADA LISTRIK TEGANGAN RENDAH

Instalatur listrik adalah sebuah badan usaha penunjang tenaga listrik dimana bidang pekerjaannya dalam bidang jasa instalasi listrik. Dalam Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan pada pasal 44 ayat (6) menyebutkan bahwa setiap instalatur diwajibkan untuk memiliki sertifikat kopetensi, hal ini bertujuan agar instalatur mempunyai kemampuan yang memadai untuk memberikan pelayanan jasa ketenagalistrikan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, seperti pada Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) yang merupakan salah satu organisasi dari instalatur ketenagalistrikan yang dalam hal ini adalah Biro Teknik Listrik (BTL), dimana anggota- anngotanya diwajibkan mempunyai Surat Badan Usaha Jasa Konstruksi Elektrical (SBUJK-E) dan Sertifikat Keahlian (SKA).
Baca lebih lanjut

154 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN JOB SHEET DALAM PEMBELAJARAN TEKNIK PENGELASAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK.

PENGGUNAAN JOB SHEET DALAM PEMBELAJARAN TEKNIK PENGELASAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK.

Jenis-jenis selaput fluksi pada elektroda misalnya selulosa, kalsium karbonat (CaCO3), titanium dioksida (rutil), kaolin, kalium oksida mangan, oksida besi, serbuk besi, besi silicon, besi mangan dan sebagainya dengan persentase yang berbeda-beda, untuk tiap jenis elektroda dengan tebal selaput elektroda berkisar antara 10% sampai 50% dari diameter elektroda tergantung dari jenis selaput. Pada waktu pengelasan, selaput elektroda ini akan turut mencair dan menghasilkan gas CO2 yang melindungi cairan las, busur listrik dan sebagian benda kerja terhadap udara luar. Udara luar yang mengandung O2 dan N akan dapat mempengaruhi sifat mekanik dari logam las, Cairan selaput yang disebut terak akan terapung dan membeku melapisi permukaan las yang masih panas, adapun fungsi utamanya adalah :
Baca lebih lanjut

212 Baca lebih lajut

PUBLIKASI PENDIDIKAN: Bahan Ajar IPA Kelas IX SMP Dalam Bentuk PPT( Power Point )

PUBLIKASI PENDIDIKAN: Bahan Ajar IPA Kelas IX SMP Dalam Bentuk PPT( Power Point )

Mengukur Beda Potensial Mengukur Beda Potensial tegangan listrik tegangan listrik • Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmeter Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmete[r]

16 Baca lebih lajut

Silabus dan RPP Fisika SMK Kelas X, XI, XII.rar

Silabus dan RPP Fisika SMK Kelas X, XI, XII.rar

Mengukur Beda Potensial Mengukur Beda Potensial tegangan listrik tegangan listrik • Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmeter Alat pengukur tegangan listrik adalah voltmete[r]

15 Baca lebih lajut

SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Makalah

SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Makalah

Indische Gas en Electriciteits Maatschappij ) yang kemudian menjelma menjadi OGEM ( Overzese Gasen Electriciteits Maatschappij ), ANIEM ( Algemene Nederlands Indhische Electriciteits Maatschappij ), dan GEBEO ( Gemeen Schappelijk Electriciteits Bedrijk Bandung en Omsheken ). Sementara itu, Jawatan Tenaga Air membangun dan mengusahakan sebagian besar pusat-pusat listrik tenaga air di Jawa Barat. Sejak tahun 1958 pengelolaan ketenagalistrikan di Indonesia ditangani oleh Perusahaan Umum Listrik Negara.

35 Baca lebih lajut

Abstrak — Bahaya arc flash (busur api) yang terjadi pada

Abstrak — Bahaya arc flash (busur api) yang terjadi pada

Terjadinya arc flash diakibatkan dari adanya arcing- fault maupun bolted fault [1]. Arcing-fault sendiri dapat didefinisikan sebagi busur api yang diakibatkan oleh arus gangguan yang mengalir melalui udara antara konduktor dengan konduktor atau konduktor dengan tanah. Arus tersebut menciptakan sebuah plasma busur listrik dan melepaskan sejumlah energi yang berbahaya. Sedangkan bolted fault terjadi akibat adanya perantara konduktor sebagai jalur arus gangguannya. Umumnya terjadinya bolted fault diakibatkan adanya kegagalan mekanik, kegagalan isolasi, debu dan korosi, serta kesalahaan operator. Besar arcing fault biasanya lebih rendah dari bolted fault. Berdasarkan refrensi [2], perbedaan atara arcing fault dengan bolted fault dapat dilihat pada Gambar 1.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN OLEH KOMITE NASIONAL UNTUK KESELAMATAN INSTALASI LISTRIK (KONSUIL) PADA LISTRIK TEGANGAN RENDAH.

IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN OLEH KOMITE NASIONAL UNTUK KESELAMATAN INSTALASI LISTRIK (KONSUIL) PADA LISTRIK TEGANGAN RENDAH.

Komite Nasional Untuk Keselamatan Instalasi Listrik (KONSUIL) adalah lembaga nirlaba yang bertugas untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap instalasi listrik tegangan rendah. Lembaga ini dalam menjalankan tugasnya berdasarkan pada peraturan perundang- undangan yang berlaku. Fokus penelitian ini adalah bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang diterapkan oleh Komite Nasional Untuk Keselamatan Instalasi Listrik (KONSUIL) Kantor Pelaksana Area Kudus terhadap konsumen listrik di kabupaten Kudus. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah Bagaimana Komite Nasional Untuk Keselamatan Instalasi Listrik (KONSUIL) melakukan perlindungan terhadap konsumen listrik tegangan rendah, terutama pada konsumen dimana saat itu KONSUIL belum terbentuk dan bagaimana penentuan jenis-jenis peralatan listrik yang digunakan dalam instalasi listrik tegangan rendah serta hambatan-hambatan apa saja dan solusinya dalam pelaksanaan pemeriksaan instalasi listrik tegangan rendah.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

1396-KSP-Teknik Konstruksi Kapal Baja

1396-KSP-Teknik Konstruksi Kapal Baja

3 Memahami pekerjaan dasar pengelasan Menggunakan peralatan las busur listrik Melaksanakan pekerjaan las busur listrik 4 Melakukan pembuatan dan perakitan komponen konstruksi kapal.. [r]

1 Baca lebih lajut

PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH ANTARA PT. PLN APJ  PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH ANTARA PT. PLN APJ PEKALONGAN DENGAN PELANGGAN LISTRIK (Studi Kasus Di Pengadilan Neger

PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH ANTARA PT. PLN APJ PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK TEGANGAN RENDAH ANTARA PT. PLN APJ PEKALONGAN DENGAN PELANGGAN LISTRIK (Studi Kasus Di Pengadilan Neger

Pelanggan listrik yang melakukan pelanggaran golongan PIII dikenakan sanksi membayar untuk tagihan susulan P2TL yang ditentukan oleh pihak PLN. Dimana pelanggan listrik dalam sengketa ini melakukan tindakan melepas kabel kumparan tegangan dan arus phasa S yang mempengaruhi batas daya dan pengukuran energi sehingga mengakibatkan pembayaran rekening berkurang 1/3 dari pembayaran yang sebenarnya.

14 Baca lebih lajut

Media Pembelajaran IPA SD MI Tahun 2017 2018 - File Administrasi Guru Listrik oke

Media Pembelajaran IPA SD MI Tahun 2017 2018 - File Administrasi Guru Listrik oke

-Aliran listrik + -Muatan listrik mengalir dari potensial tinggi kutub positif ke potensial rendah kutub negatif melalui suatu penghantar Perbedaan potensial disebut juga TEGANGAN V[r]

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...