Capital Adequacy Ratio (CAR)

Top PDF Capital Adequacy Ratio (CAR):

Pengaruh Capital Adequacy Ratio CAR Liku

Pengaruh Capital Adequacy Ratio CAR Liku

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital adequacy ratio (CAR), likuiditas (loan to deposit ratio-LDR), efisiensi operasional (BOPO) terhadap profitabilitas (return on asset-ROA) perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini tergolong penelitian kausatif dengan populasi perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI. Sedangkan sampel penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling sehingga diperolah 57 sampel dari 19 perusahaan perbankan pada periode pengamatan (2008-2010). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi perusahaan perbankan dalam www.idx.co.id. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ROA pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI, LDR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ROA pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI, dan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Perbandingan Return on Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Banking Ratio antara Bank Pemerintah dengan Bank Swasta yang Go Public pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Perbandingan Return on Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Banking Ratio antara Bank Pemerintah dengan Bank Swasta yang Go Public pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Berangkat dari hasil survei yang telah dijelaskan sebelunya, terlihat bahwa persepsi masyarakat cenderung menilai bahwa bank pemerintahlah yang lebih baik kinerjanya dibandingkan bank swasta, maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian apakah persepsi masyarakat tersebut benar adanya jika dilihat dari indikator kinerja keuangan, selain itu kita juga dapat mengetahui kinerja manajemen bank mana yang lebih baik dalam mengelola dana nasabah yang dipercayakan kepada mereka. Oleh sebab itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Perbandingan Return On Assets (ROA), Capital Adequacy ratio (CAR), dan Banking Ratio antara bank pemerintah dengan bank swasta yang go public pada perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia”.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Pembiayaan Mudharabah, Pembiayaan Musyarakah, Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), terhadap Profitabilitas (Studi Pada Bank Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Bank Indonesia Periode 2013-2016) - Test Repositor

Analisis Pengaruh Pembiayaan Mudharabah, Pembiayaan Musyarakah, Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), terhadap Profitabilitas (Studi Pada Bank Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Bank Indonesia Periode 2013-2016) - Test Repositor

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah pembiayaan perbankan syariah dalam beberapa tahun terakhir. Pembiayaan harus dikelola secara baik supaya dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap kinerja keuangan, yang pada akhirnya akan meningkatkan profitabilitas bank syariah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembiayaan mudharabah (X1), pembiayaan musyarakah (X2), capital adequacy ratio (CAR) (X3), financing to deposit ratio (FDR) (X4), non performing financing (NPF) (X5) terhadap profitabilitas (ROA) (Y).
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Beban Operasional-Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Performing Financing (BPF) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Syariah Mandiri - Repository UIN Sumatera Uta

Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Beban Operasional-Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Performing Financing (BPF) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Syariah Mandiri - Repository UIN Sumatera Uta

semakin besar Capital Adequacy Ratio (CAR) maka Return On Asset (ROA) yang diperoleh bank akan semakin besar, karena semakin besar Capital Adequacy Ratio (CAR) maka semakin tinggi kemampuan permodalan bank dalam menjaga kemungkinan timbulnya risiko kerugian kegiatan usahanya,sehingga kinerja bank juga akan meningkat. Selain itu, semakin tinggi permodalan bank maka bank dapat melakukan ekspansi usahanya dengan lebih aman dan tingginya rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) dapat melindungi nasabah sehingga dapat meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap bank.Adanya ekspansi usaha pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja keuangan bank yang bersangkutan.Hasil ini sesuai dengan Pecking Order Theory (teori urutan pendanaan )yang menyatakan bahwa perusahaan dengan tingkat Profitabilitas yang tinggi dikarenakan perusahaan memiliki modal besar dari sumber dana internal yang berlimpah. 3
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

CAPITAL ADEQUACY RATIO CAR DAN TINGKAT S

CAPITAL ADEQUACY RATIO CAR DAN TINGKAT S

His study aimed to determine the effect of the Capital Adequacy Ratio (CAR), and the interest rate loans to total lending in the banking companies in the Indonesia Stock Exchange. The method used in this research is the method of explanation, the independent variables used in this study consisted of Capital Adequacy Ratio (CAR), and loan interest rates while the dependent variable is the amount of lending. The population in this study were banking companies in the Indonesia Stock Exchange, samples taken amounted to 10 (ten) companies with the research period between 2009 and 2013. Partially Capital Adequacy Ratio (CAR), significant negative effect on the amount of lending, and loan interest rates are not significant positive effect on the amount of lending. While simultaneously Capital Adequacy Ratio (CAR), and loan interest rates not significant effect on the amount of lending to the banking company in BEI 2009-2013.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAPITAL ADEQUACY RATIO, DAN RETURN ON ASSETS TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Pada Bank Umum Syariah di Indonesia tahun 2007-2012) - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAPITAL ADEQUACY RATIO, DAN RETURN ON ASSETS TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH (Pada Bank Umum Syariah di Indonesia tahun 2007-2012) - Perbanas Institutional Repository

Islamic banking is very important part in the economy, one as an intermediary institution whose job it is to collect and distribute funds from the society back in the form of credit. This study tried to determine the factors that influence the distribution of financing on islamic Bank in Indonesia. The purpose of this research is to determine the extent of the relationship Third Party Funds (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), and the Return On Asset (ROA) to the amount of financing mudharabah islamic banking.The sample used in this study is the 8 islamic banking is published annual report on islamic Bank in indonesia periode 2007 - 2012by using Non Probability sampling method. Types of data used are secondary data obtained from published financial statement and downloaded through the official website of islamic Bank in Indonesia. The method of analysis used is Multiple Regression with a significance level of 5%. From the results of the analysis show that only CAR has positive significant influence to financing Mudharabah, DPK, and ROA have not influence to financing mudharabah. Stimulatingly the DPK, CAR, and ROA have not significances influence to financing, it proved by sig-F value 0,146 more than 5% significances. Predictable of the four variables toward financing is 9% as indicated by adjusted R2 while the rest 91% is affected by other factors is not include into the research model.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)

Selain dari konteks penerapan Basel III, penurunan CAR ini juga dikhawatirkan akan diikuti dengan penurunan profitabilitas perbankan di Indonesia. Ashikia Olalekan dan Sokefun Adeyinka (2013) menemukan bahwa besarnya CAR akan mempengaruhi kemampuan bank dalam mendapatkan pendapatan dari deposito. Penelitian ini juga didukung oleh beberapa penelitian lain yang menyebutkan bahwa fluktuasi CAR akan mempengaruhi profitabilitas sebuah bank, antara lain penelitian yang dilakukan oleh Usman Dawood (2014) dan Ezreena Jasmine (2011). Hali ini tentunya memperjelas bahwa nilai rasio CAR merupakan aspek penting dalam operasional sebuah bank. Oleh karena itu penurunan tren penurunan CAR yang ada dikhawatirkan akan mempengaruhi perkembangan industri perbankan di masa yang akan datang.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN LOAN  Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) Dan Loan To Deposit Ratio (LDR)Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013.

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN LOAN Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) Dan Loan To Deposit Ratio (LDR)Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013.

Dari hasil uji hipotesis secara simultan (uji F) menunjukkan bahwa CAR dan LDR secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas, dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas dengan tingkat signifikansi 0,000 dan LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas dengan tingkat signifikansi 0,012. Nilai adjusted R 2 dalam model regresi diperoleh sebesar 0,251. Hal ini menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel independent yaitu CAR dan LDR terhadap variabel dependent Profitabilitas (ROA) sebesar 25,1% sedangkan sisanya sebesar 74,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model skripsi ini
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR) Dan Net Interest Margin (NIM) Terhadap Return On Asset (ROA) (Studi Kasus Pada Pt Bank Mandiri (Persero) Tbk Periode 2008-2012

Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR) Dan Net Interest Margin (NIM) Terhadap Return On Asset (ROA) (Studi Kasus Pada Pt Bank Mandiri (Persero) Tbk Periode 2008-2012

Ada beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pengukuran kinerja perbankan dengan menggunakan rasio keuangan terhadap kinerja profitabilitas Agus Suyono (2005), menganalisis pengaruh variabel CAR, BOPO, NIM, LDR, NPL, PLO, PK terhadap ROA. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa rasio-rasio keuangan bank terutama CAR, BOPO dan LDR mampu mempengaruhi ROA pada bank umum yang beroperasi di Indonesia pada periode 2001 sampai dengan 2003. Dewi Mirany (2012), menganalisis pengaruh CAR, BOPO dan LDR terhadap ROA pada Bank BUMN yang go public di Bursa Efek Indonesia. Periode data yang digunakan adalah dari tahun 2004 sampai dengan 2011. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan variabel BOPO dan LDR berpengaruh signifikan terhadap ROA. 5. Metodologi Penelitian
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR), Dan Perbandingan Biaya Operasional Dengan Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Assets (ROA) (Studi Empiris pada 3 Bank Persero Terbesar di Indonesia Periode 2010-

PENDAHULUAN Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan To Deposit Ratio (LDR), Dan Perbandingan Biaya Operasional Dengan Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Assets (ROA) (Studi Empiris pada 3 Bank Persero Terbesar di Indonesia Periode 2010-

(CAR) memperlihatkan seberapa jauh seluruh aktiva bank yang mengandung risiko (kredit, penyertaan, surat berharga, tagihan pada bank lain) ikut dibiayai dari dana modal sendiri bank, di samping memperoleh dana-dana dari sumber-sumber di luar bank, seperti dana masyarakat, pinjaman (hutang), dan lain-lain (Dendawijaya, 2005:121) dalam Dewi, Sinarwati, dan Darmawan (2014). Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia yaitu Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/12/PBI/2013 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), bank dinyatakan termasuk bank yang sehat harus memiliki CAR paling sedikit 8% dari ATMR. Dengan melihat CAR yang ideal pada laporan keuangan, masyarakat akan merasa aman dan memiliki tingkat kepercayaaan yang lebih untuk menginvestasikan ataupun menyimpan dananya di bank. Meningkatnya dana yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan dalam bentuk operasional bank yaitu pemberian kredit, sehingga memungkinkan bank memperoleh keuntungan lebih dari bunga kredit yang sudah ditentukan bank.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN LOAN  Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) Dan Loan To Deposit Ratio (LDR)Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013.

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN LOAN Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) Dan Loan To Deposit Ratio (LDR)Terhadap Profitabilitas Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013.

Dari hasil uji hipotesis secara simultan (uji F) menunjukkan bahwa CAR dan LDR secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas, dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas dengan tingkat signifikansi 0,000 dan LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas dengan tingkat signifikansi 0,012. Nilai adjusted R 2 dalam model regresi diperoleh sebesar 0,251. Hal ini menunjukkan bahwa besar pengaruh variabel independent yaitu CAR dan LDR terhadap variabel dependent Profitabilitas (ROA) sebesar 25,1% sedangkan sisanya sebesar 74,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model skripsi ini Kata kunci : Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR) dan
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENEMUKAN

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENEMUKAN

Solvabilitas PT. BSMI selama tiga periode penelitian terus mengalami penurunan, hal ini terlihat dari capital adequacy ratio (CAR) dan rasio modal inti (RMI) yang selalu mengalami penurunan. CAR PT. BSMI mencapai kriteria CAR bank jangkar (Min. 12%) hanya pada tahun 2004, tapi tidak untuk dua tahun berikutnya. Sedangkan RMI PT. BSMI menunjukkan penurunan tapi berada di atas kriteria RMI bank jangkar (Min. 6%). Dengan menghitung rasio solvabiitas, kita dapat melihat kemampuan kecukupan modal PT. BSMI dalam mebndukung kegiatannya secara efisien.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

Menurut Adisaputra (dalam, Ali 2004), untuk megurangi resiko yang terjadi dari masalah kredit, maka bank menyediakan dana untuk keperluan pengembangan usaha dan menampung risiko kerugian dana yang diakibatkan oleh kegiatan operasi bank yang disebut Capital Adequacy Ratio (CAR). Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah rasio yang memperlihatkan seberapa jauh seluruh aktiva bank yang mengandung risiko (kredit, penyertaan, surat berharga, tagihan pada bank lain) ikut di biayai dari dana modal sendiri bank disamping memperoleh dana-dana dari sumber-sumber di luar bank, seperti dana dari masyarakat, pinjaman dan lain-lain (Dendawijaya, 2003). Bank for International Settlements (BIS) menetapkan ketentuan dan perhitungan CAR yang harus diikuti oleh bank-bank di seluruh dunia, sebagai suatu level permainan dalam kompetisi yang fair dalam pasar keuangan global. Bank yang dinyatakan termasuk sebagai bank yang sehat harus memiliki CAR minimal sebesar 8% (Dendawijaya, 2003).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

CAPITAL ADEQUACY RATIO CAR TERHADAP PROF

CAPITAL ADEQUACY RATIO CAR TERHADAP PROF

Seiring perkembangan pasar modal, di Indonesia juga telah dikembangkan pasar modal syariah, dimana pada pertengahan tahun 2000 dikeluarkan Jakarta Islamic Index (JII). Indeks ini mensyaratkan saham dengan jenis usaha utama dan ratio keuangan yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan diharapkan menjadi tolak ukur kinerja saham-saham yang berbasis syariah serta untuk lebih mengembangkan pasar modal syariah (PT.BEI,2008).

Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Cash Ratio (CR), Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Loan To Asset Ratio (LAR) terhadap profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Sampel penelitian terdiri dari 31 bank umum dengan jumlah pengamatan sebanyak 93 bank dan dipilih dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Cash Ratio (CR) berpengaruh negatif terhadap profitabilitas baik secara simultan maupun parsial. Selain itu, Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Loan To Asset Ratio (LAR) berpengaruh positif terhadap profitabilitas baik secara simultan maupun parsial.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Profitabilitas - Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Profitabilitas - Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Menurut Dendawijaya (2009:118) Capital Adequacy Ratio adalah rasio yang memperlihatkan seberapa jauh seluruh aktiva bank yang mengandung risiko (kredit, penyertaan, surat berharga, tagihan pada bank lain) ikut dibiayai dari dana modal sendiri bank di samping memperoleh dana dari sumber - sumber di luar bank, seperti dana masyarakat, pinjaman (utang), dan lain - lain. Dengan kata lain CAR merupakan rasio kinerja bank untuk mengukur kecukupan modal yang dimiliki bank untuk menunjang aktiva yang mengandung atau menghasilkan resiko, dalam hal ini berupa pemberian kredit. CAR dapat digunakan sebagai indikator terhadap kemampuan bank untuk menutupi penurunan aktivanya sebagai akibat dari kerugian bank yang disebabkan oleh aktiva yang beresiko.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Kecukupan Dan Rasio Kredit Bermasalah Terhadap Profitabilitas Pada PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk. Jakarta

Pengaruh Rasio Kecukupan Dan Rasio Kredit Bermasalah Terhadap Profitabilitas Pada PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk. Jakarta

Penelitian ini dilakukan di Bank Tabungan Pensiunan Nasional. Tbk dengan tujuan mengetahui tingkat profitabilitas pada bank tersebut. Penelitian ini menjelaskan tingkat profitabilitas yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor- faktor tersebut adalah CAR (Capital Adequacy Ratio), dan NPL(Non Performing Loan). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dengan cara mencari laporan keuangan Bank Tabungan Pensiunan Nasional. Tbk periode 2002 sampai 2009 yang diperoleh dari internet, dengan menggunakan alat bantuan program SPSS 13,0 agar dapat dilihat pengaruh kedua variable dependen terhadap variable independen secara parsial dan simultan. Didalam penelitian inin diperoleh bahwa CAR (Capital Adequacy Ratio) dan NPL(Non Performing Loan) terhadap profitabilitas secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan secara parsial baik itu CAR (Capital Adequacy Ratio) terhadap proifitabilitas maupun NPL(Non Performing Loan) terhadap profitabilitas memiliki pengaruh yang signifikan juga.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KINERJA BANK (Studi pada Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2012) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP KINERJA BANK (Studi pada Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2012) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Oleh karena terjadi ketidakkonsistenan pada penelitian-penelitian terdahulu maka peneliti melakukan penelitian lanjutan mengenai pengaruh aspek CAMEL yang diproksikan menggunakan rasio-rasio keuangan sebagai berikut: Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Biaya Operasi dibanding Pendapatan Operasi (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap kinerja bank yang diproksikan dengan menggunakan Return On Asset (ROA). Selain itu, perbedaan dengan peneliti sebelumnya yaitu pada periode pengamatan. Kemudian sampel yang digunakan adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2010-2012. Oleh karena itu penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Rasio Keuangan
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Fundamental terhadap Harga Saham Emiten Perbankan di Bursa Efek Indonesia dengan Return On Assets Sebagai Variabel Moderating

Pengaruh Faktor Fundamental terhadap Harga Saham Emiten Perbankan di Bursa Efek Indonesia dengan Return On Assets Sebagai Variabel Moderating

Laporan keuangan merupakan laporan kinerja dari suatu perusahaan. Laporan ini berisi sejumlah informasi yang dapat dijadikan sebagai alat pertimbangan bagi pihak-pihak yang membutuhkan, terutama para investor dan calon investor. Informasi ini berguna bagi mereka untuk mengambil keputusan investasi di pasar modal. Beberapa variasi faktor-faktor yang digunakan adalah kombinasi dari variabel- variabel yang termasuk dalam Bank Characteristic dan Macro Indicators yaitu rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Efficiency Ratio (EFF) dan Cost of Income Ratio (CIR) berpengaruh terhadap Return On Assets (ROA) bank umum di Bursa Efek Indonesia.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu - PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK PEMERINTAH (BUMN) DENGAN BANK UMUM SWASTA NASIONAL(BUSN)DEVISA - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu - PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK PEMERINTAH (BUMN) DENGAN BANK UMUM SWASTA NASIONAL(BUSN)DEVISA - Perbanas Institutional Repository

Tujuan bank menginvestasikan dana dalam bentuk surat berharga adalah untuk menjaga likuiditas keuangannya tanpa mengorbankan kemungkinan mendapatkan penghasilan. Surat – surat berharga juga dapat digunakan sebagai jaminan kredit. Oleh sebab itu bank menginvestasikan dana mereka dalam surat berharga karena bank ingin memiliki tambahan harta yang berupa cadangan sekunder yang dapat dipergunakan sebagai jaminan bilamana sewaktu - waktu bank membutuhkan pinjaman dari pihak ketiga. Besarnya Investing Policy Ratio dapat dirumuskan sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...