cognitive behavioral therapy

Top PDF cognitive behavioral therapy:

PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY CB

PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY CB

Abstract: Cognitive Behavioral Therapy, Anxiety, Coping Mechanisms, Self Esteem, The Patient With Schizophrenia. This study aimed to determine the effect of CBT to change coping mechanisms, anxiety, self-esteem in patients schizophrenia in Mental Hospital, Surakarta. The research method was quasi experimental pre-post test with control group. The data was gathered at before and after giving the CBT interventions in schizophrenia patients the intervention group.The amount of samples were 64 respondents which were 32 respondents of intervention group and 32 respondents of control group. Research instrument to learn coping mechanisms, anxiety, self-esteem. Data were analyzed using paired t- tests. Independent t-test multiple linear regression. The results of this study e a significant difference anxiety, coping mechanisms and self esteem before and after CBT (p value <0.05), this proves the existence of a significant change in the patients the intervensi group CBT than the control group.The conclusion is that the level of anxiety, coping mechanisms will be decreased whether and self esteem will be higher the patient does the Cognitive Behavioral Therapy (CBT) by himself consistently life with the probability score is 10.0% for anxiety condition and 8.50% for coping mechanisms condition and 31.3 for self-esteem degree and there will be enhanced -4.938 point for anxiety and -4.969 point for coping mechanisms condition and 5.906 point for self esteem degree.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Perkenalkan, saya bernama Yustian Sinaga, S.Psi, NIM 127029017, mahasiswa Program Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, akan melakukan penelitian tentang Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan, saya mengajak Saudara untuk ikut serta dalam penelitian ini yang berlangsung dalam jangka waktu kurang lebih satu bulan. Berikut penjelasan umum mengenai keikutsertaan dalam penelitian ini:

71 Baca lebih lajut

Efektifitas Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy dengan Setting Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa - Universitas Negeri Padang Repository

Efektifitas Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy dengan Setting Kelompok untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa - Universitas Negeri Padang Repository

Menurut Singgih D. Gunarsah (2007:82) perilaku seseorang sangat mempengaruhi kehidupannya, juga bagaimana dia menerima dukungan dengan berpedoman pada pikirannya. Cognitive Behavioral Therapy menganalisis bagaimana kita berpikir tentang diri kita, dunia dan orang lain, apa yang kita lakukan sehingga mempengaruhi pikiran dan perasaan kita. Menurut Christine Wilding & Aileen Milne (2013:19) gagasan dasar cognitive behavioral therapy dapat disimpulkan dalam ungkapan ”Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang kita rasakan”. Tujuan dari konseling cognitive behavioral therapy menurut Oemarjoedi A. Kasandra (2003:9) yaitu mengajak konseli untuk menentang pikiran dan emosi yang salah dengan menampilkan bukti-bukti yang bertentangan dengan keyakinan mereka tentang masalah yang dihadapi. Melalui pendekatan cognitive behavioral therapy siswa mampu mengembangkan tanggung jawab dan mampu meningkatkan motivasi untuk berperilaku yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kadar Serotonin, Skor Depresi dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks BAB 0

Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kadar Serotonin, Skor Depresi dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks BAB 0

Segala Puji dan Syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyusun dan menyelesaikan tesis ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi persyaratan dalam mengkuti Program Studi Dokter Spesialis I di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret serta untuk memenuhi persyaratan mencapai derajat Magister Kedokteran Keluarga Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan judul “PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP KADAR

17 Baca lebih lajut

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Comparing the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy and Stages of Change Model on Improving Abstinence Self-Efficacy in Iranian Substance Dependent Adolescents.. Department of Ps[r]

3 Baca lebih lajut

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan berkah dan karunianya sehingga peneliti mampu menyelesaikan Tesis dengan judul “Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan”. Tesis ini ditujukan untuk memperoleh gelar Magister Psikologi Profesi di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

11 Baca lebih lajut

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Spiegler (2003) menjelaskan bahwa teknik coping skill dan restrukturisasi kognitif merupakan bagian dari cognitive behavioral therapy (CBT). Menurut Spiegler, intervensi kognitif yang berdasarkan pada cognitive restructuring berperan untuk mengubah kognitif klien secara langsung. Pecandu akan diinstruksikan untuk mencatat automatic thought (pikiran yang muncul dengan segera) mereka yang meliputi situasi yang memunculkan pikiran tersebut, emosi, logika yang salah, dan respon yang irasional dalam situasi tersebut, sedangkan dalam coping skill memberikan intervensi berupa peningkatan keterampilan coping skill untuk mengajarkan klien dalam mengahadapi situasi yang memunculkan masalah baginya. Berdasarkan penjabaran ini, maka peneliti menilai bahwa perlu untuk memberikan CBT tidak hanya dengan menggunakan teknik coping skill tetapi juga menggunakan teknik restrukturisasi kognitif untuk membantu pecandu untuk meningkatkan abstinence self efficacy.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Kajian kemampuan pasien mengontrol halusinasi pendengaran dengan Cognitive Behavioral Therapy di Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Kajian kemampuan pasien mengontrol halusinasi pendengaran dengan Cognitive Behavioral Therapy di Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat, kasih dan perlindungan-nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik . Skripsi dengan judul “Kajian Kemampuan Pasien Mengontrol Halusinasi Pendengaran dengan Cognitive Behavioral Therapy di Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur ”, disusun sebagai salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Keperawatan di Fakultas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Dalam penyusunan dan penulisan skripsi ini, tidak lepas dari bantuan berbagai pihak yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan yang sangat berguna bagi penulis. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada:
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Pendekatan coping skill yang diberikan ini dilandasi oleh beberapa hal, Julian (2007) dalam bukunya yang berjudul cognitive-behavioral therapy menjelaskan bahwa kebanyakan praktisi CBT menggunakan teknik coping skill karena teknik ini memiliki fokus pada high risk situation, dengan memahami peran situasi tersebut maka individu kemudian dibekali kemampuan coping guna menghadapi high risk situation. Selanjutnya, Jafari (2012) menjelaskan bahwa metode coping skill merupakan metode yang lebih cepat dan lebih mudah untuk dilakukan, selain itu metode ini juga secara langsung dapat membantu individu untuk semakin mampu dalam menerapkan coping skill pada high risk situation. Namun, berdasarkan penjelasan Bernard (2012) seorang pecandu tidak hanya memerlukan peningkatan kemampuan coping skill saja, tetapi perlu untuk membangun status kognitif yang rasional.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP KADAR KORTISOL DAN SKOR BECK DEPRESSION INVENTORY PADA KANKER SERVIKS STADIUM LANJUT.

PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP KADAR KORTISOL DAN SKOR BECK DEPRESSION INVENTORY PADA KANKER SERVIKS STADIUM LANJUT.

Beberapa tahun terakhir para peneliti mencoba mengembangkan psikoterapi. Beberapa diantara psikoterapi tersebut adalah logoterapi, Cognitive Behavioral Therapy (CBT), terapi realitas. (Campbell, 2012; Jarret, 2010). Usaha untuk menurunkan stress dengan psikoterapi CBT akan berdampak positif terhadap perikehidupan manusia seiring dengan meningkatnya five year survival rate pasien. (Corey, 2010)

6 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 5 STABAT T.A 2015 /2016.

PENGARUH KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY TERHADAP KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 5 STABAT T.A 2015 /2016.

Tujuan penulisan adalah Untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan sosial pada siswa SMP Negeri 5 Stabat . Hipotesis adalah ada pengaruh yang signifikan konseling kelompok pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan sosial pada siswa SMP Negeri 5 Stabat Tahun Ajaran 2015/2016. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan pre test – post test group design, subjek penelitian adalah siswa yang mengalami kecemasan sosial yang berjumlah 10 siswa. Alat pengumpul data dilakukan dengan pemberian kuesioner (angket). Analisa data adalah uji wilcoxon untuk melihat perubahan yang terjadi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil penelitian memperoleh rata – rata pre test kelompok perlakuan sebesar 56,9 dan Standard Deviasi (SD) = 3,78 dan rata – rata post test 44,1 dan Standard Deviasi (SD) = 6,87. Dengan demikian konseling kelompok pendekatan cognitive behavioral therapy terhadap kecemasan sosial pada siswa dapat mengubah siswa lebih baik. Dari hasil uji hipotesis diperoleh Z hitung < Z tabel pada taraf signifikansi 5% atau α = 0,05 yakni -
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap Self Efficacy dan Self Care Behavior pada Pasien Hipertensi | Manuntung | Jurnal Mutiara Medika 2493 6964 1 PB

Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap Self Efficacy dan Self Care Behavior pada Pasien Hipertensi | Manuntung | Jurnal Mutiara Medika 2493 6964 1 PB

Penderita hipertensi cenderung mengabaikan atau kurang menyadari karakter penyakit hipertensi. Ketidakpatuhan terhadap perilaku perawatan diri juga dapat berdampak buruk terhadap kesehatan yang dialami penderita hipertensi. Salah satu upaya untuk meningkatkan self efficacy dan self care behavior pada pasien hipertensi adalah melalui Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh CBT terhadap self efficacy dan self care behavior pada pasien hipertensi di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experiment: nonrandomized pretest posttest control group design. Satu kelompok terdiri dari 12 orang diberikan CBT sebanyak empat kali pertemuan. Satu kelompok yang terdiri dari 12 orang sebagai kontrol. Sampel dipilih dengan cara concecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tingkat self efficacy dan self care behavior menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Uji statistik yang digunakan adalah paired t test dan t test independent. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dalam peningkatan self efficacy pasien hipertensi sebelum dan sesudah pemberian CBT dengan nilai p (0,000)<0,05, ada pengaruh yang signifikan dalam peningkatan self care behavior pasien hipertensi sebelum dan sesudah pemberian CBT dengan nilai p (0,000)<0,05, dan ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dan self care behavior. Disimpulkan bahwa CBT berpengaruh terhadap self efficacy dan self care behavior pada pasien hipertensi, dan terdapat hubungan antara self efficacy dan self care behavior pasien hipertensi.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Rancangan dan Uji COba Cognitive Behavioral Therapy terhadap Penurunan Frekuensi Merokok pada Perokok Wanita Dewasa Awal yang Ingin Berhenti Merokok di Kota Bandung.

Rancangan dan Uji COba Cognitive Behavioral Therapy terhadap Penurunan Frekuensi Merokok pada Perokok Wanita Dewasa Awal yang Ingin Berhenti Merokok di Kota Bandung.

Dengan kombinasi efek fisiologis dan psikologis dari rokok inilah yang membuat para perokok waanita dewasa awal sulit berhenti merokok dengan usahanya sendiri. Dengan banyaknya jumlah perokok di Indonesia dan sulitnya usaha untuk berhenti merokok walaupun para perokok telah mencoba menyebabkan ada banyak lembaga yang menyediakan program untuk berhenti merokok baik dari sisi medis maupun psikologis. Program-program medis yang ada terkait dengan usaha penanganan untuk berhenti merokok antara lain adalah terapi totok wajah (tempointeraktif.com), akupuntur, penggunaan permen karet nikotin, nicotine nasal spray, dan lain-lain. Pada bidang psikologi ada juga beberapa cara untuk mengatasi masalah adiksi merokok misalnya melalui hipnotis, konseling secara individual, konseling kelompok, behavioral modification, cognitive behavioral therapy, ratio emotive therapy, dan lain-lain
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kadar Serotonin, Skor Depresi dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks JURNAL. JURNAL

Pengaruh Cognitive Behavioral Therapy Terhadap Kadar Serotonin, Skor Depresi dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Serviks JURNAL. JURNAL

commit to user Hasil Penelitian Subjek penelitian adalah 15 pasien kanker Serviks stadium lanjut yang melakukan kemoterapi di RSUD Dr.Moewardi Surakarta yang dilakukan pemeriksaan ser[r]

38 Baca lebih lajut

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Efektivitas Group Cognitive Behavioral Therapy Dalam Meningkatkan Abstinence Self Efficacy Pecandu Pada Masa Pemulihan di Pusat Rehabilitasi X Kota Medan

Restrukturisasi kognitif dan coping skill merupakan teknik dalam terapi cognitive behavioral (CBT) yang dapat dilaksanakan secara berkelompok. Bieling (2006) mengungkapkan, melalui terapi secara berkelompok maka setiap peserta memiliki kesempatan untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan secara leluasa, saling percaya, saling perhatian, saling memahami dan saling membantu. Morrison (dalam Bieling, 2006) juga menyebutkan bahwa CBT secara berkelompok lebih efisien dari segi waktu, biaya dan tenaga dibandingkan dengan pendekatan secara individual.   Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 20 orang yang dibagi dalam empat kelompok yaitu kelompok eksperimen pertama yang mendapatkan teknik restrukturisasi kognitif, kelompok eksperimen kedua mendapatkan teknik coping skill, kelompok eksperimen ketiga mendapatkan gabungan teknik coping skill & restrukturisasi kognitif dan kelompok kontrol yaitu kelompok yang tidak mendapatkan teknik restrukturisasi kognitif maupun coping skill.  
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Studi Mengenai Penerapan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Terhadap Pengelolaan Rasa Marah Pada Anak Didik Lapas (ANDIKPAS).

Studi Mengenai Penerapan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Terhadap Pengelolaan Rasa Marah Pada Anak Didik Lapas (ANDIKPAS).

In order for any individual, especially a 3 rd school grade correctional facility pupils in Bandung, can adapt properly in both prison environment as well as outside prison to prevent the continuing negative impact caused by the inability to manage anger need to be intervened as early as possible.CBT (Cognitive Behavior Therapy) is assumed to be made as an alternative solution for such child (Andikpas) that has a problem in managing sense of anger. Based on the basic principle CBT approach namely an overt behavior is affected by cognitive process and this process may affect the behavior of a person.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Efektifitas Cognitive Behavioral Therapy (Cbt) Terhadap Perubahan Illness Cognitions Pada Pasien Stoma.

Efektifitas Cognitive Behavioral Therapy (Cbt) Terhadap Perubahan Illness Cognitions Pada Pasien Stoma.

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan intervensi CBT (Cognitive Behaviour Therapy) guna meningkatkan illness cognitions menjadi lebih positif pada pasien stoma. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pasien stoma. Subjek pertama berusia 19 tahun, dan berusia 22 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan the one group pretest-posttest design. Illness cognitions di ukur dengan menggunakan skala The Revised Illness Perception Questionnaire (IPQ-R) yang dikembangkan Rona Moss-Morris yang diadaptasi ke Bahasa Indonesia. IPQ-R mengukur lima aspek yaitu: identity, cause, timeline (acute/ chronic, cyclical), consequences (consequences, emotional representation), dan control/ cure (personal control, treatment control, illness coherence). Intervensi CBT dilakukan dengan tujuh sesi, yaitu : psikoedukasi, identifikasi irrational thought & belief, merubah irrational thought & belief, goals setting, behavioral activation, problem solving, relaps & terminations.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

psychology self help anger management a cognitive behavioral therapy manual

psychology self help anger management a cognitive behavioral therapy manual

The info rmatio n pre se nte d in this manual is inte nde d to allo w qualifie d me ntal he alth and sub-stanc e abuse pro fe ssio nals to de live r gro up c o gnitive be havio ral ange [r]

54 Baca lebih lajut

Efektivitas Cognitive Behavioral Therapy Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gangguan Cemas Menyeluruh (Studi untuk melihat efektivitas penerapan CBT melalui perbedaan tipe kepribadian pasien dalam menurunkan tingkat kecemasan).

Efektivitas Cognitive Behavioral Therapy Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gangguan Cemas Menyeluruh (Studi untuk melihat efektivitas penerapan CBT melalui perbedaan tipe kepribadian pasien dalam menurunkan tingkat kecemasan).

Penelitian ini didasarkan pada fenomena bahwa Gangguan Cemas Menyeluruh merupakan salah satu gangguan kecemasan yang sering dijumpai di klinik. Angka prevalensi gangguan cemas ini sekitar 2%-5% di masyarakat Indonesia (Riskesdas, 2007). Jumlah pasien yang memiliki diagnosis ini di Poliklinik Jiwa Rumah Sakit Dustira Cimahi sekitar 60% dari jumlah pasien secara menyeluruh. Terapi utama yang diberikan untuk menangani pasien adalah farmakoterapi. Gangguan Cemas Menyeluruh merupakan gangguan kecemasan yang ditandai dengan adanya kekhawatiran berlebih dan tidak terkendali sehingga Cognitive Behavior Therapy (CBT) merupakan salah satu psikoterapi yang terbukti mampu untuk mengatasi gangguan kecemasan. Hanya saja, pada beberapa penelitian disebutkan peningkatan yang dihasilkan dari terapi ini berkisar pada 50% - 60% sehingga peneliti ingin melihat aspek lain (tipe kepribadian) terhadap keberhasilan dari CBT untuk mengatasi kecemasan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Subliminal Messages  Potentially An Important Tool

Subliminal Messages Potentially An Important Tool

Various techniques are use such as conscious visualization of success in their sport, or cognitive behavioral therapy which trains a person to make positive assumptions in their consciou[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 2543 documents...