Community Development Sebagai Bentuk Kegiatan CSR

Top PDF Community Development Sebagai Bentuk Kegiatan CSR:

PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

Bagi perusahaan CSR dirancang oleh perusahaan sebagai bagian integral dari strategi public relations-nya. Pihak di luar perusahaan (LSM), termasuk pemerintah melihat bahwa CSR selain merupakan kewajiban moral serta sosial, juga harus diwajibkan secara hukum. Corporate Social Responsibility di Indonesia, diatur menurut Undang-Undang PT (Perseroan Terbatas) no 40 dalam Pasal 74 lalu diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas (selanjutnya disebut PP CSR). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) mengharuskan para pemegang IUP dan IUPK untuk menyusun program pengembangan dan pengembangan masyarakat ( community development).
Show more

13 Read more

PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI

PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI

Peminjaman uang ini akan dicicil selama 18 bulan dengan bunga 5% dalam setahun. Bunga ini sebagai salah satu bentuk didikan kepada pengusaha. YBUM juga memiliki data laporan terhadap peminjamnnya. YBUM menggolongkannya menjadi usaha lancar, perlu perhatian, kurang lancar dan usaha mati. Diharapkan, melalui program dana bergulir ini peserta memahami prosedur dan persyaratan untuk mengajukan pinjaman dari bank ataupun lembaga keuangan lainnya.Selain memberikan pembinaan, pelatihan dan dana bergulir, PP-UMKM PT Freeport Indonesia memberikan program pengembangan perempuan dalam bidang ekonomi. Tujuan dari program ini untuk memberikan ketrampilan bagi ibu rumah tangga sehingga dapat berperan dalam peningkatan pendapatan keluarga dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan dalam rumah tangga.Kegiatan Pengembangan ini berupa usaha mikro seperti kios dan koperasi serta usaha berskala kecil menengah. Presentase pengusaha perempuan sebesar 36% dari total pengusaha di PP-UMKM. Sebagian besar jenis usaha yang dikelola adalah kios, yang tersebar di 4 daerah SP 1& 4, SP 12 & 6, Kwamki Narama dan Koprapoka.
Show more

13 Read more

MANAJEMEN CSR MELALUI PROGRAM KEMITRAAN OLEH COMMUNITY DEVELOPMENT SUB AREA PT.TELKOM,Tbk SOLO

MANAJEMEN CSR MELALUI PROGRAM KEMITRAAN OLEH COMMUNITY DEVELOPMENT SUB AREA PT.TELKOM,Tbk SOLO

Analisa data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen CSR/PKBL melalui program kemitraan meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara umum telah dilaksanakan. Perencanaan program kemitraan dilaksanakan oleh CDC pusat Telkom Bandung dan CD Area menggunakan pendekatan Bottom up yang melibatkan stakeholders internal, yaitu karyawan, direksi,serta stakeholders eksternal yaitu pemegang saham, masyarakat, dan pemerintah. Kegiatan perencanaan meliputi penyusunan rencana kegiatan dan kerja anatara lain: kegiatan penyaluran, pembinaan dan pelatihan serta menentukan sasaran dan tujuan. Setelah rencana ditetapkan tahap selanjutnya adalah sosialisasi kegiatan melalui media internet. Pengorganisasian, stuktur organisasi garis komando dilakukan oleh SGM CDC Pusat kepada Manager Area yang dilanjutkan kepada Officer CDSA sebagai pelaksana. Dalam pelaksanaan penggerakkan terdapat beberapa kegiatan. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam program kemitraan adalah pemberian bantuan pinjaman dan bantuan dana hibah/
Show more

161 Read more

PENDAHULUAN  PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

PENDAHULUAN PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

Namun demikian, keberadaan CSR yang dibuat oleh sejumlah perusahaan yang bergerak di industri pertambangan tersebut masih menjadi materi perdebatan. Perdebatan panjang tentang kedudukan CSR antara lain berkaitan dengan apakah CSR merupakan tanggung jawab moral perusahaan yang bersifat tidak wajib atau tanggung jawab hukum yang bersifat wajib (mandatory) . Banyak perusahaan yang masih memandang 1 CSR sebagai sarana atau strategi perusahan untuk membangun hubungan baik antara perusahaan, pemangku kepentingan, karyawan, dan masyarakat. Mereka pada dasarnya tidak melihat CSR sebagai kewajiban dan tanggung jawab utamanya. 2 Oleh karena itu para pengkritik melihat program perusahaan itu lebih sebagai suatu strategi bisnis untuk membangun citra positif perusahaan, dengan memberikan sejumlah bantuan perusahaan berusaha menyamarkan dampak-dampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan perusahaanya. Dengan kata lain, program ini sengaja dirancang oleh perusahaan sebagai bagian integral dari strategi public relations.
Show more

22 Read more

PENUTUP  PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

PENUTUP PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

Pada akhirnya, merangkum dari hasil penelitian ini, PT Freeport Indonesia dalam menerapkan pogram CSR lebih dilihat sebagai suatu strategi bisnis untuk membangun citra positif perusahaan dengan memberikan sejumlah bantuan. Perusahaan berusaha menyamarkan dampak-dampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan operasionalnya. Keuntungan yang diambil oleh PT Freeport tidak sebanding dengan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat 7 suku terutama 2 Suku asli Amungme dan Kamoro, walaupun dalam pelaksanaannya PTFI sudah berupaya mengurangi dampak lingkungan namun belum berhasil dalam kesejahteraan masyarakatnya.
Show more

21 Read more

Tahapan Community Relations dalam Kegiatan CSR Konservasi Lingkungan (Studi Kasus terhadap Kegiatan CSR PT Djarum pada Konservasi Lereng Gunung Muria)

Tahapan Community Relations dalam Kegiatan CSR Konservasi Lingkungan (Studi Kasus terhadap Kegiatan CSR PT Djarum pada Konservasi Lereng Gunung Muria)

bantuan dan menanam di lahan masing-masing. Untuk mendukung pelaksanaan kegia- tan penanaman, PT Djarum melibatkan maha- siswa sebagai relawan. Peneliti menyimpulkan, dari sisi ini PT Djarum diuntungkan secara sum- ber daya manusia untuk penanaman. PT Djarum tidak perlu mengeluarkan dana membayar te- naga untuk menanam. Tenaga penanam didapat secara gratis karena bersifat volunteer. Sedangkan mahasiswa yang menjadi relawan mendapat manfaat berupa pengetahuan dari kegiatan edu- kasi dan pengalaman dari kegiatan konservasi. Di sisi lain dengan melibatkan mahasis- wa, PT Djarum tampak ingin melibatkan ma- hasiswa sebagai komunitas lokal (local commu- nity) generasi muda yang tinggal di Kudus, untuk melakukan konservasi di lereng Gunung Muria. Berdasarkan konsep komunikasi peru- sahaan yang disampaikan oleh Argenti (2009:40) peneliti menyimpulkan, mahasiswa juga meru- pakan stakeholders yang cukup relevan dengan tujuan program KLM. Mahasiswa Kudus adalah kelompok local community yang ingin di- gugah kesadarannya oleh PT Djarum, terkait permasalahan di lereng Gunung Muria. Sehing- ga respon stakeholders yang diharapkan adalah muncul kesadaran peduli lingkungan dalam diri mahasiswa.
Show more

16 Read more

TAHAPAN COMMUNITY RELATIONS DALAM KEGIATAN CSR KONSERVASI LINGKUNGAN (Studi Kasus Terhadap Kegiatan CSR PT Djarum Pada Konservasi Lereng Gunung Muria)

TAHAPAN COMMUNITY RELATIONS DALAM KEGIATAN CSR KONSERVASI LINGKUNGAN (Studi Kasus Terhadap Kegiatan CSR PT Djarum Pada Konservasi Lereng Gunung Muria)

bantuan dan menanam di lahan masing-masing. Untuk mendukung pelaksanaan kegia- tan penanaman, PT Djarum melibatkan maha- siswa sebagai relawan. Peneliti menyimpulkan, dari sisi ini PT Djarum diuntungkan secara sum- ber daya manusia untuk penanaman. PT Djarum tidak perlu mengeluarkan dana membayar te- naga untuk menanam. Tenaga penanam didapat secara gratis karena bersifat volunteer. Sedangkan mahasiswa yang menjadi relawan mendapat manfaat berupa pengetahuan dari kegiatan edu- kasi dan pengalaman dari kegiatan konservasi. Di sisi lain dengan melibatkan mahasis- wa, PT Djarum tampak ingin melibatkan ma- hasiswa sebagai komunitas lokal (local commu- nity) generasi muda yang tinggal di Kudus, untuk melakukan konservasi di lereng Gunung Muria. Berdasarkan konsep komunikasi peru- sahaan yang disampaikan oleh Argenti (2009:40) peneliti menyimpulkan, mahasiswa juga meru- pakan stakeholders yang cukup relevan dengan tujuan program KLM. Mahasiswa Kudus adalah kelompok local community yang ingin di- gugah kesadarannya oleh PT Djarum, terkait permasalahan di lereng Gunung Muria. Sehing- ga respon stakeholders yang diharapkan adalah muncul kesadaran peduli lingkungan dalam diri mahasiswa.
Show more

16 Read more

Program Kemitraan Sebagai Bentuk Community Development Perum Jasa Tirta II.

Program Kemitraan Sebagai Bentuk Community Development Perum Jasa Tirta II.

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Program Kemitraan yang dilakukan oleh unit PKBL Perum Jasa Tirta II sebagai salah satu bentuk Community Development yang dilakukan oleh Perum Jasa Tirta II. Hasil pengamatan ini memperlihatkan bahwa pelaksanaan Program Kemitraan yang dijalankan oleh Perum Jasa Tirta II berjalan dengan lancar, target sasaran yang diinginkan tercapai, perusahaan mengalami surplus hampir setiap tahunnya, dan kelompok – kelompok usaha Mitra Binaan menjadi kelompok usaha yang mandiri dan turut membantu meningkatkan perekonomian nasional.
Show more

2 Read more

PELAKSANAAN KEGIATAN PEDULI LINGKUNGAN OLEH PALYJA GREEN COMMUNITY SEBAGAI BENTUK PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI PT PAM LYONNAISE JAYA JAKARTA.

PELAKSANAAN KEGIATAN PEDULI LINGKUNGAN OLEH PALYJA GREEN COMMUNITY SEBAGAI BENTUK PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI PT PAM LYONNAISE JAYA JAKARTA.

M.I.kom. Program Diploma III Pendidikan Ahli Komunikasi Terapan, Sub Program Studi Kehumasan, Fakultas Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kegiatan Peduli Lingkungan yang dilaksanakan PALYJA Green Community (PGC) di PT Pam Lyonnaise Jaya Jakarta.

2 Read more

Comunity Development Melalui CSR

Comunity Development Melalui CSR

Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi trend global (CSR) menjadi trend global sebagai agenda bagi tiap-tiap perusahaan, terlepas dari tepat atau tidaknya pelaksanaan sebagai agenda bagi tiap-tiap perusahaan, terlepas dari tepat atau tidaknya pelaksanaan tersebut. Praktek CSR sebagai wujud kepedulian usaha dalam ikut membantu mengatasi tersebut. Praktek CSR sebagai wujud kepedulian usaha dalam ikut membantu mengatasi masalah sosial di Indonesia. Dalam konteks Indonesia sebenarnya tidak diketahui secara masalah sosial di Indonesia. Dalam konteks Indonesia sebenarnya tidak diketahui secara pasti kapan CSR mulai masuk ke Indonesia, namun seiring dengan semakin majunya pasti kapan CSR mulai masuk ke Indonesia, namun seiring dengan semakin majunya teknologi dan perkembangan dunia bisnis, maka konsep SCR inipun begitu marak di teknologi dan perkembangan dunia bisnis, maka konsep SCR inipun begitu marak di Indonesia. SCR di Indonesia saat ini banyak mendapat perhatian dari masyarakat maupun Indonesia. SCR di Indonesia saat ini banyak mendapat perhatian dari masyarakat maupun pemerintah. Banyak sekali pemilik usaha berupaya dalam pembangunan yang pemerintah. Banyak sekali pemilik usaha berupaya dalam pembangunan yang berkelanjutan yaitu dengan mengembangkan suatu program yang merupakan bentuk berkelanjutan yaitu dengan mengembangkan suatu program yang merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat terutama masyarakat yang ada di sekitar kepedulian perusahaan kepada masyarakat terutama masyarakat yang ada di sekitar perusahaan tersebut yang disebut tanggung jawab sosial perusahaan atau
Show more

8 Read more

KARYA TULIS ILMIAH  PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

KARYA TULIS ILMIAH PENERAPAN COMMUNITY DEVELOPMENT PADA PROGRAM CSR PT FREEPORT INDONESIA DIBIDANG EKONOMI.

Dampak negatif dari industri tambang memunculkan gugatan terhadap peran perusahaan disekitar wilayah perusahaan. Sehingga munculah kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan CSR di Indonesia diatur pada pasal 74 Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan. Dimana Kegiatan CSR harus mengupayakan pengembangan masayarakat atau dikenal dengan community development. Namun kegiatan CSR ini pun menuai perdebatan tentang status CSR sebagai tanggung jawab sosial yang bersifat sukarela atau sebagai tanggung jawab sosial yang bersifat wajib dilakukan.
Show more

10 Read more

SINGKRONISASI AKTIFITAS CORPORATE SOCIAL RESPOSIBILITY (CSR) DAN COMMUNITY DEVELOPMENT (CD) DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA

SINGKRONISASI AKTIFITAS CORPORATE SOCIAL RESPOSIBILITY (CSR) DAN COMMUNITY DEVELOPMENT (CD) DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA

1. Kolaborasi dengan BKM/LKM Perusahaan dapat bekerjasama dengan BKM/LKM dari suatu desa/kelurahan dalam melaksanakan kegiatan CSRnya. BKM/LMK ini adalah lembaga swadaya masyarakat di tingkat desa/kelurahan hasil bentukan bentukan program PNPM Mandiri Perkotana. Kerjasama ini di sisi perusahaan akan sangat menguntungkan. Hal ini karena BKM/LKM dari suatu desa/kelurahan rata-rata memiliki data permasalahan kemiskinan dilingkungan desa/kelurahannya. Sehingga kegiatan CSR dapat dengan mudah bisa diukur tingkat pemanfaatannya bagi permasalahan kemiskinan yang ada. Selain itu BKL/LKM rata-rata memiliki perencanaan jangka menengah 3 tahunan, sehingga kegiatan CSR dapat singkron dengan program BKM/LKM yang telah ada.
Show more

8 Read more

COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM PENANGGULANG. pdf

COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM PENANGGULANG. pdf

Kata “ empower ” atau “berdaya” dalam kamus bahasa ditafsirkan sebagai “berkontribusi waktu, tenaga, usaha melalui kegiatan- kegiatan berkenaan dengan perlindungan hukum”, “memberikan seseorang atau sesuatu kekuatan atau persetujuan melakukan sesuatu”, “menyediakan seseorang dengan s umberdaya, otoritas dan peluang untuk melakukan sesuatu” atau “membuat sesuatu menjadi mungkin dan layak”. Pada kamus yang lain ”.

15 Read more

Journal of Community Development

Journal of Community Development

diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. 4) Pendidikan keagamaan berbentuk pendidikan diniyah, pesantren, pasraman, pabhaja samanera, dan bentuk lain yang sejenis. 5) Ketentuan mengenai pendidikan keagamaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. Jadi pesantren merupakan suatu satuan pendidikan nonformal yang diakui oleh masyarakat dan pemerintah sebagai wadah dalam memperoleh pengetahuan. Peraturan menteri pendidikan nasional No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi, diuraikan bahwa ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek Al-Qur ’an, Hadits, Fiqh, Akhlah, Aqiqah, dan Tarikh. Aspek Al-Qur’an menjadi aspek prioritas karena itu pembelajaran aspek ini meliputi membaca, menulis dan mengahafal Al-Qur ’an. Pelaksanaan bimbingan al-Qur’an juga sejalan dengan PP No.55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan keagamaan pasal 24 dan 25 yang menjelaskan bahwa, pendidikan al-Qur ’an bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam hal membaca dan menulis Al- Qur ’an. Mengingat hal itu disusun program pembelajaran muatan lokal atau ekstakulikuler yang berguna untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur ’an. Mempelajari huruf hijaiyyah, dalam arti belajar membaca dan menulis Al-Qur ’an bagi umat muslim, merupakan suatu keharusan yang bernilai ibadah. Dalam hal menulis, tulisan dituntut untuk menulisnya dengan seni keindahan atau dikenal dengan kaligrafi. Kaligrafi menurut bahasa Yunani kalios yang berarti indah dan graphos yang berarti tulisan. Dengan demikian, kaligrafi dalam arti singkat berarti tulisan indah, yang lebih diarahkan kepada al- khat, al jamilah, atau aksara yang sudah dipoles dengan nilai keindahan bukan tulisan biasa. Di Pondok Pesantren salafiyah Hidayatul Qomariyah mempunyai kegiatan unggulan yaitu keterampilan kaligrafi yang mana faktor penting dari kaligrafi itu sendiri yaitu sanggup mempersaudarakan kaum muslim dalam rasa dan bahasa keindahan. juga secara dahsyat dapat memanifestasikan dirinya pada seluruh pemikiran seni islam yang berwujud lukisan- lukisan.
Show more

66 Read more

LAPORAN KEGIATAN COMMUNITY DEVELOPMENT TAHUN 2017 KECAMATAN WANAYASA, KABUPATEN PURWAKARTA JAWA BARAT

LAPORAN KEGIATAN COMMUNITY DEVELOPMENT TAHUN 2017 KECAMATAN WANAYASA, KABUPATEN PURWAKARTA JAWA BARAT

Berawal dari tujuan kami untuk membangun dan mengembangkan desa Wanayasa sebagai desa wisata, diperlukan adanya dukungan dari beberapa sektor. Salah satu sektor yang penting adalah sumber daya manusia dengan kemampuan dalam berkomunikasi dalam bahasa asing sehingga diharapkan masyarakat dapat siap untuk menarik turis mancanegara ke Desa Wanayasa. Namun di Desa Wanayasa, khususnya untuk pelatihan Bahasa Inggris di jenjang SD masih kurang diperhatikan. Sekolah-sekolah SD di Desa Wanayasa mengaku bahwa mereka merasa kekurangan tenaga untuk mengajarkan Bahasa Inggris. Sehingga pilihan mahasiswa jatuh kepada kegiatan English Day sebagai kegiatan sekunder dengan tujuan untuk mengedukasi anak-anak SD Desa Wanayasa terhadap bahasa Inggris. English Day adalah sebuah kegiatan yang mengajarkan bahasa Inggris terhadap para siswa-siswi SD melalui beberapa rangkaian program yang interaktif, menyenangkan, dan dinamis. Rangkaian kegiatan yang dilakukan akan menggunakan beberapa alat bantu atau fasilitas, dimana fasilitas inilah yang nantinya akan digunakan untuk membantu para siswa-siswi untuk saling berlajar berbahasa Inggris satu sama lain serta dapat menjadi perantara transfer ilmu bagi para relawan pengajar dengan para peserta (siswa-siswi SDN 1, SDN 2, dan SDN 3). Kegiatan pengajaran serta pemberian fasilitas ini diharapkan akan mendorong para murid- murid dan tenaga pengajar di Desa Wanayasa untuk belajar bahasa Inggris kedepannya.
Show more

25 Read more

PENGARUH COMMUNITY SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP CITRA PERUSAHAAN

PENGARUH COMMUNITY SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP CITRA PERUSAHAAN

lingkup luar organisasi merupakan hal yang hendaknya dicermati. Hal yang efektif akan terus dalam perubahan. Perubahan dalam lingkungan organisasi, dan perubahan dalam organisasi itu sendiri merupakan tantangan dalam mengelola citra. (Massey, 2003:15). Dalam konsepsi ini, keterpengaruhan corporate action melalui para petugas di lapangan dapat berperanan dalam rangka manajemen citra organisasi. Konsepsi tersebut mengarahkan hipotesis penelitian, yakni:Program Peduli Kemitraan Berpengaruh terhadap Citra Perusahaan PTPN VII (persero) dengan tetap memperhatikan kredibilitas petugas pelaksananya.Variabel bebas penelitian adalah kegiatan kemitraan, sedangkan variabel terikat adalah citra positif perusahaan. Hal yang tidak dapat diabaikan adalah Kredibilitas Petugas PKBL sebagai variabel antara dalam penelitian. Teknik pengambilan data adalah menyebarkan kuesioner kepada para mitra binaan. Populasi adalah seluruh Mitra Binaan UMKM yang berada di Kota Bandar Lampung berjumlah 816 unit, daripadanya dilakukan sampling memakai Rumus Taro Yamane (Riduwan, 2005:65) untuk tingkat presisi 10%, sehingga diperoleh n sampel 86 unit.
Show more

12 Read more

LAPORAN Program Community Development 2018

LAPORAN Program Community Development 2018

Buku ini dibuat untuk pengembangan bisnis seluruh mitra setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan Live-In. Buku Panduan Mitra berguna sebagai sarana pembagian informasi yang dianggap penting dan paling sering dibutuhkan oleh mitra. Tujuan dari program ini adalah agar buku dapat didistribusikan kepada semua mitra yang terikat dengan kegiatan Community Development sebelum masa pendampingan berakhir dan juga agar dapat digunakan oleh PLUT sebagai materi dasar dalam mengembangkan UMKM kelak.

24 Read more

Keywords: Development, Community, Tourism Awareness

Keywords: Development, Community, Tourism Awareness

Potensi pengembangan di tingkat daerah mendapatkan ruang dan peluang lebih luas melalui otonomi daerah yang lebih nyata. Pemerintah daerah diberikan kewenangan dalam menangani urusan kepemerintahannya berdasarkan tugas dan kewajiban yang dapat tumbuh, hidup, maupun berkembang sesuai dengan potensi dan ciri khas daerahnya. Hal tersebut merupakan implementasi dari Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang otonomi daerah yang menjelaskan bahwa sebagai daerah otonom, kabupaten/kota mempunyai hak, wewenang dan berkewajiban mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat. Dalam rangka pembangunan di tingkat daerah, pemerintah harus mengarah pada pembangunan berbasis tingkatan terendah dalam Sistem Pemerintahan Negara Indonesia yaitu desa. Ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, menjadikan payung hukum yang lebih kuat bagi masyarakat untuk mengembangakan sendiri desanya. Undang-undang tersebut menjelaskan bahwa, desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan / atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam Sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah daerah dalam penyelenggaraan urusanya mempunyai kewajiban untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki. Salah satu potensi yang ada di berbagai daerah di Indonesia yang harus dikembangkan adalah potensi di sektor pariwisata. Pariwisata sendiri menurut Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan, yang dimaksud pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah. Definisi lain menjelaskan pengertian pariwisata ialah suatu proses perjalanan dari satu tempat ke tempat lain yang bersifat sementara dan di luar tempat tinggalnya, baik perorangan maupun kelompok. Sektor pariwisata sangatlah realistis jika dikedepankan sebagai sektor yang efektif peranannya dalam mengembangkan potensi suatu daerah. Hal tersebut tidak terlepas dari perkembangan kebutuhan pariwisata yang lebih menghargai lingkungan, alam, dan budaya. Mengingat daerah-daerah yang ada di Indonesia kaya akan potensi tersebut. Berkembangnya pariwisata di suatu daerah bergantung dari hasil usaha-usaha yang dilakukan melalui kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan swasta.
Show more

8 Read more

MENINJAU KEMBALI WACANA COMMUNITY DEVELOPMENT

MENINJAU KEMBALI WACANA COMMUNITY DEVELOPMENT

Dalam kaitan dengan sektor swasta, berbagai fasilitas dan privilese yang telah diberikan pemerintah untuk mendukung pengembangan usaha mereka dituntut untuk dikompesasi dalam bentuk dukungan terhadap berbagai program pembangunan sosial yang dilaksanakan pemerintah. Hal ini dilaksanakan melalui misalnya pengembangan kerja sama, akses pasar, hubungan inti-plasma, dan sebagainya. Keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan sosial ini yang kemudian dibingkai dalam terminologi “tanggung jawab sosial perusahaan”. Pada periode ini, organisasi non pemerintah perannya mulai diakui dan diterima sebagai kontribusi dari masyarakat. Berbagai kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan organisasi non pemerintah mulai berkembang.
Show more

6 Read more

Relationship Between the Principles Implementation Level of Community Development with the Success of CSR Programs PT Pertamina

Relationship Between the Principles Implementation Level of Community Development with the Success of CSR Programs PT Pertamina

Tabel 2 menunjukkan bahwa mayoritas peserta program menilai bahwa pendamping teknis di lapangan telah mendampingi mereka dengan baik dalam keseluruhan pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi lokal sehingga tingkat pendampingan program dapat dikatakan tinggi yakni sebesar 65 persen. Hal tersebut dikarenakan kerja keras pendamping lapang yang memang menetap di desa binaan PT Pertamina. Peserta program telah difasilitasi dan didorong agar terjadi proses belajar antara masyarakat. Mereka mendapatkan kesempatan dan pelatihan untuk memperbaiki kinerja mereka agar tercapai keberhasilan program. Salah satu bentuk upaya yang dilakukuan pendamping yakni memfasilitasi mereka untuk mengembangkan usaha melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait misalnya saja pengajuan proposal bantuan usaha kepada Dinas Pemerintah yang bersangkutan. Hal tersebut menjadi penting agar masyarakat belajar perlahan- lahan untuk mandiri dan tidak terus menerus hanya ingin meminta. Berkat adanya pendampingan secara intensif, peserta program memiliki wadah untuk menyampaikan segala aspirasi mereka dan memiliki sarana untuk berdiskusi dalam rangka pemecahan masalah yang seringkali mereka alami dalam pelaksanaan program. Perlahan-lahan telah terbangun trust antara masyarakat dan pendamping program selama kurun waktu tiga tahun terakhir yang memberikan manfaat lebih besar terhadap keberhasilan program.
Show more

11 Read more

Show all 10000 documents...