dan Bertanggung Jawab

Top PDF dan Bertanggung Jawab:

PENGATURAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

PENGATURAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

dikemukakan secara bebas tanpa tekanan dari siapa pun. Bertanggung jawab artinya hak tersebut tidak boleh dilaksanakan tanpa batas, adapun pembatasan- pembatasan hak tersebut adalah: menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain, menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum, menaati hukum dan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku, menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum, dan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa (Pasal 6 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

HAK KEMERDEKAAN MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

HAK KEMERDEKAAN MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

Aksi-aksi unjuk rasa atau demonstrasi mahasiswa sebagai wujud dari hak kemerdekaan menyatakan pendapat di muka umum yang merupakan implementasi atau penerapan dari nilai-nilai hak asasi manusia tentu tidak bisa dilaksanakan secara bebas tanpa batas, namun harus dilakukan secara bertanggung jawab agar aksi-aksi unjuk rasa mahasiswa tidak menjadi anarkhis atau kerusuhan yang bisa mengganggu dan merugikan kepentingan dan ketertiban masyarakat umum. Aksi-aksi unjuk rasa atau demonstrasi mahasiswa harus dilakukan secara bertanggung jawab, makna kata ”bertanggung jawab” adalah bahwa hak kemerdekaan atau kebebasan menyatakan pendapat di muka umum tersebut ada batasnya yaitu tidak boleh merugikan hak asasi orang lain dan tidak mengganggu serta tidak merugikan kepentingan dan ketertiban umum. Pembatasan penggunaan hak kemerdekaan atau kebebasan menyatakan pendapat di muka umum sebagai implementasi dari pelaksanaan hak asasi manusia telah diatur secara jelas dalam konstitusi negara Republik Indonesia, yaitu pada Pasal 28J Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan:
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

Dalam menggunakan hak kebebasan mengemukakan pendapat, kita harus memegang prinsip bebas dan bertanggung jawab. Bebas artinya bahwa segala ide, pikiran atau pendapat kita, dapat dikemukakan secara bebas tanpa tekanan dari siapa pun. Bertanggung jawab maksudnya bahwa ide, pikiran atau pendapat kita tersebut mesti dilandasi akal sehat, niat baik dan norma-norma yang berlaku. 2 Seperti

12 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN AKHLAK MENGHASILKAN MANUSIA YANG BERTANGGUNG JAWAB DAN SUKSES

PENDIDIKAN AKHLAK MENGHASILKAN MANUSIA YANG BERTANGGUNG JAWAB DAN SUKSES

handal penuh tanggung jawab sehingga mampu meraih kesuksesan di masa depannya. Banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan, yaitu : Komitmen, cara bersikap, cara menghargai & menghormati diri kita sendiri, belajar dari pengalaman agar menjadi lebih baik dan terus belajar untuk memperbaiki diri, dan diantara itu semua hal yang lebih banyak memberi pengaruh adalah etika (akhlak) dan tanggung jawab yang dimiliki seseorang. Dimana seseorang yang beretika baik dan bertanggung jawab penuh akan selalu menyelesaikan pekerjaan dan segala aktivitasnya dengan tepat waktu dan hasil memuaskan banyak orang, sehingga kesuksesan yang didapat bukanlah hanya untuk dirinya, melainkan untuk keluarganya, perusahaan, dan pelanggan yang terpuaskan dengan hasil karya kita dalam bentuk barang maupun jasa serta sebagai cerminan nilai p e n g a b d i a n / b e n t u k i b a d a h d e m i mengharapkan ridho dan karunia dari Allah swt.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SESUAI

YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SESUAI

Dalam alam pembangunan, stabilitas politik, ekonomi dan sosial merupakan prasyarat untuk suksesnya usaha-usaha pembangunan yang sedang diselenggarakan. Dalam hal ini hendaknya pers merasa “terpanggil” untuk membantu pemerintah dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan umum demi kemantapan stabilitas yang dinamis, tanpa mengurangi hak-haknya memberikan kritik yang sehat dan konstruktif dalam alam kebebasan yang bertanggung jawab. Dalam negara yang sedang membangun, pers sebagai lembaga masyarakat secara implisif perlu juga dibangun. Dalam hal ini, pemerintah sejauh kemampuannya merasa “terpanggil” untuk membantu usaha-usaha pers untuk membangun dirinya sendiri, agar dalam waktu secepat mungkin pers sendiri mampu mengembangkan dirinya atas dasar kekuatan sendiri.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

BEBERAPA GEN PADA BAKTERI YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PRODUKSI BIOETANOL

BEBERAPA GEN PADA BAKTERI YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PRODUKSI BIOETANOL

Harga minyak mentah dunia yang berfluktuasi dan cadangan minyak yang makin menipis telah mendorong penggunaan biofuel sebagai bahan bakar alternatif dan mengintensifkan penelitian bioetanol dengan menggunakan mikroba. Identifikasi dan karakterisasi gen-gen yang bertanggung jawab dalam produksi bioetanol (etanologen) dan ekspresinya pada beberapa inang telah dilakukan untuk meningkatkan produksi bioetanol oleh mikroba. Tulisan ini mengulas sumber-sumber gen bioetanol (pdc dan adh) dan ekspresinya pada beberapa bakteri inang sebagai gen yang berdiri sendiri maupun sebagai operon dalam memproduksi bioetanol. Piruvat dekarboksilase (pdc) dan alkohol dehidrogenase (adh) adalah gen-gen yang bertanggung jawab dalam produksi bioetanol yang ditemukan pada bakteri mesofilik Zymomonas mobilis dan ragi Saccharomyces cerevisiae. Sumber gen pdc lebih terbatas dibandingkan dengan gen adh. Gen pdc belum ditemukan dalam jaringan hewan maupun bakteri termofilik. Manipulasi genetik beberapa bakteri dengan pdc dan adh yang diisolasi dari beberapa bakteri telah dilakukan untuk meningkatkan produksi bioetanol dari sumber karbon yang murah, yaitu biomassa. Ekspresi etanologen telah berhasil dilakukan pada bakteri mesofilik, baik gram-positif maupun gram-negatif. Namun, ekspresi etanologen pada bakteri termofilik perlu penelitian lebih lanjut untuk mencapai keberhasilan yang tinggi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN SIKAP BERTANGGUNG JAWAB SISWA MELALUI MODEL HELLISON DAN CANTER ASSERTIVE.

PENGEMBANGAN SIKAP BERTANGGUNG JAWAB SISWA MELALUI MODEL HELLISON DAN CANTER ASSERTIVE.

Yusuf (2010, hlm. 189) me ngemukakan bahwa “elemen -elemen reinforcementdalam masyarakat yang kompleks memberikan dampak yang kuat terhadap pola-pola tingkah laku remaja ” . Oleh karena itu penggunaan motivasi ekstrinsik dalam hal ini reinforcement berupa reward layak diberikan kepada siswadalam proses pembelajaran dalam rangka menumbuhkembangkan sikap bertanggung jawab. Lebih jelas Dhale H.Schunk dkk, (2012) menyebutkan bahwa motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik bergantung pada waktu dan konteks. Keduanya mencirikan individu-individu pada suatu waktu tertentu dalam kaitannya dengan suatu aktivitas tertentu. Aktivitas yang sama bisa jadi secara intrinsik atau secara ekstrinsik memotivasi orang yang berbeda. Motivasi yang mana yang lebih tepat atau lebih baik terutama dalam pembelajaran penjas belum diketahui secara pasti.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

Otonomi yang Bertanggung Jawab

Otonomi yang Bertanggung Jawab

Otonomi yang bertanggung jawab adalah berupa perwujudan pertanggungjawaban sebagai konsekuensi pemberian hak dan kewenangan kepada daerah dalam mencapai tujuan pemberian otonomi berupa peningkatan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik, pengembangan kehidupan demokrasi, keadilan dan pemerataan serta pemeliharaan hubungan yang sehat antara pusat dan daerah serta antar daerah dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berdasarkan UU No. 32 Tahun 2004 Pasal 1 Ayat 7, 8, 9 tentang Pemerintah Daerah, ada 3 (tiga) dasar sistem hubungan antara pusat dan daerah yaitu sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA YANG BERTANGGUNG JAWAB MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL).

MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA YANG BERTANGGUNG JAWAB MELALUI PROBLEM BASED LEARNING (PBL).

Realita yang ada masih banyak mahasiswa yang belum memiliki karakter tanggung jawab baik sikap maupun perilakunya sebagai contoh dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Hasil dari observasi dan wawancara mahasiswa dan dosen diperoleh data tentang sikap dan perilaku mahasiswa yang kurang tanggung jawab secara akademis yaitu terkait dengan sikap yaitu menjalankan tugas dengan terpaksa, beberapa bersikap pasif/ malas berpikiran maju, motivasi kurang, kurang bertoleransi atau cenderung cuek/ individualis, kurang cakap dalam berkomunikasi terhadap sesama teman maupun dosen baik secara langsung /bertatap muka maupun via teknologi seperti ber-sms, mengirim email dan lain-lain. Selain itu kurang juga dalam perilaku kurang bertanggung jawab seperti menujukkan perilaku yang tidak patut sebagai contoh dalam berperformance artinya penampilan mahasiswa saat presentasi masih belum mencerminkan seorang mahasiswa seperti hanya membaca dengan bahan seadanya, mengobrol saat kuliah, mengerjakan tugas kurang maksimal, kurang berpartisipasi dalam diskusi kelompok, kurang berpartisipasi dalam perkuliahan, kurang disiplin digambarkan dengan datang kuliah terlambat, mencorat-coret meja kuliah, tugas dikerjakan kurang optimal selain itu penampilan fisik kurang menggambarkan seorang mahasiswa akademis. Gejala-gejala ini mengindikasikan lemahnya karakter tanggung jawab sebagai mahasiswa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

DAMPAK KRIMINALISASI PERS TERHADAP KEMERDEKAAN PERS YANG BERTANGGUNG JAWAB

DAMPAK KRIMINALISASI PERS TERHADAP KEMERDEKAAN PERS YANG BERTANGGUNG JAWAB

1. Dampak kriminalisasi pers terhadap kemerdekaan pers yang bertanggung jawab adalah dengan adanya kriminalisasi pers maka dapat mengendurkan upaya pers untuk mengungkap dan memberitakan penyimpangan yang dilakukan oleh pengusaha dan pihak-pihak tertentu yang telah merugikan negara dan masyarakat. Pers tidak lagi dapat kritis, dan akan berpikir seribu kali untuk menginvestigasi atau membongkar praktek kejahatan, padahal harus diakui bahwa pers memiliki peran yang sangat penting dalam upaya membongkar praktek kejahatan dan penyimpangan di negara tertentu. jika kriminalisasi ini terus berlangsung, akan terjadi pemasungan kebebasan pers. Nilai-nilai demokrasi akan ternafikan dan berpotensi merampas hak informasi publik. Jika hak informasi publik sudah terampas, maka pastilah akan terjadi tirani informasi dan monopoli kebenaran.
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

Inovasi Bertanggung Jawab dalam Konteks (1)

Inovasi Bertanggung Jawab dalam Konteks (1)

Metode-metode filosofis yang dikembangkan di antaranya etika desain melalui teori mediasi seperti diajukan oleh Peter-Paul Verbeek (2005) dan pendekatan ekologis dalam berinovasi mengacu pada alam sebagai inspirasi atau biomimicry (Block dan Gremmen, 2016). Selain metode-metode inovasi bertanggung jawab, kita ketahui cara pandang filosofis bahwa kita sekarang telah memasuki era Anthropocene (Bernard Stiegler), yaitu kondisi dimana Bumi bergerak menuju situasi kerusakan. Perubahan iklim, berkurangnya bahan bakar fosil, dan limbah industri dan nuklir merupakan kondisi-kondisi Anthropocene. Manusia dengan teknosistem kapitalistiknya dikatakan menjadi penyebab kondisi ini.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Verbatim saya bertanggung jawab atas

Verbatim saya bertanggung jawab atas

dibelakang kalimat tersebut kalimat “saya bertanggung jawab atas” dan dilanjutkan dengan permasalahan yang kamu hadapi. Contohnya begini, misal kamu menuliskan “saya bosan” maka yang perlu kamu tambahkan adalah “saya bertanggung jawab atas kebosanan itu” bisa dimengerti?

20 Baca lebih lajut

PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SE

PERS YANG BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB SE

juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama. Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Naqiyah, Najlah, 2004, Puasa ”Ibadah Privat” Untuk Bertanggung Jawab,

Naqiyah, Najlah, 2004, Puasa ”Ibadah Privat” Untuk Bertanggung Jawab,

Validitas – Reliabilitas Motivasi Kerja Reliability Case Processing Summary 63 100.0 0 .0 63 100.0 Valid Excludeda Total Cases N % Listwise deletion based on all variables in t[r]

15 Baca lebih lajut

Cowok Tidak Bertanggung Jawab

Cowok Tidak Bertanggung Jawab

Selama ini orang tua dan teman-teman saya tidak tahu tentang masalah ini karena saya takut untuk bercerita kepada mereka terutama kepada orang tua saya.. Maka dari itu saya bingung bange[r]

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...