dan industrialisasi

Top PDF dan industrialisasi:

5. modernisasi dan industrialisasi di pe (1)

5. modernisasi dan industrialisasi di pe (1)

Modernisasi dan Industrialisasi mengarah pada pembangunan sebagai wujud dari globalisasi yang terjadi sekarang. Faktor penghubung perkembangan modernisasi dan industrialisasi terhadap pembangunan salah satunya adalah perkembangan teknologi yang luar biasa. Demikianlah teknologi telah merembes ke dalam kehidupan manusia sehari-hari sehingga dapat dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Dalam hal ini industrialisasi berperan sebagai produsen yang membanjiri masyarakat dengan berbagai produk teknologi yang terbukti mampu memenuhi kebutuhan manusia. Dengan bantuan teknologi, industrialisasi mampu menyediakan sebagian besar barang-barang dan jasa yang memberikan kenikmatan material bagi masyarakat modern.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

DAMPAK INDUSTRIALISASI BRASIL TERHADAP INDIGENOUS PEOPLES DI HUTAN AMAZON

DAMPAK INDUSTRIALISASI BRASIL TERHADAP INDIGENOUS PEOPLES DI HUTAN AMAZON

Pada 1964, Pemerintahan Brasil beralih dari sistem demokratis menjadi sistem otoriter yang berada dibawah kekuasaan militer. Pada masa itu pemerintah mengeluarkan beberapa peraturan dan undang-undang yang mendukung ekspansi pembangunan dan industrialisasi Brasil ke wilayah Amazon. Salah satu program yang dibuat pemerintah saat itu adalah Operation Amazonia. Program tersebut dibuat dengan basis untuk pembuatan “kutub pertumbuhan” yang memberikan kemudahan dan keringanan dalam berbagai bidang seperti kredit murah, pengurangan pajak, dan peraturan pemerintah lainnya. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk lebih menjamin dukungan bagi sektor industri, jasa, dan perdagangan di wilayah Amazon. Selain membuat program, pemerintah juga membuat sebuah organisasi yang bertugas membuat, menyetujui, dan mengawasi proyek-proyek pembangunan di Amazon, yaitu Superintendencia de Desenvolvimento da Amazonia (SUDAM). 95
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

BATAM DAN INDUSTRIALISASI: PROSES SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PINGGIRAN.

BATAM DAN INDUSTRIALISASI: PROSES SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PINGGIRAN.

BATAM DAN INDUSTRIALISASI: PROSES SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PINGGIRAN Oleh: Wannofri Samry Nomor Kontrak: 005/SP3/PP/DP2M/II/2006 Abstrak.[r]

1 Baca lebih lajut

Relasi Etnisitas dan Industrialisasi Era

Relasi Etnisitas dan Industrialisasi Era

Dalam hal ini terlihat salah satu pola strategi pihak kolonial dalam mengkonstruksi industrialisasi yaitu meminimalisasi lemahnya legimasi diskursus industri yang basic dengan pemolesan permukaan, menjaga jurang tidak lebar antara das sein – das sollen bagi Melayu. Pada umumnya wajah asli industri yaitu eksploitasi (alam dan manusia) secara permukaan dapat dengan mudah terdeteksi melalui kerusakan lingkungan dan eksploitasi manusia. Konteks historis waktu itu kesadaran lingkungan dapat dikatakan belum menjadi concern, sekarang beralih ke sudut yang kedua yaitu manusia. Buruh yang biasanya sebagai pihak tereksploitasi dan menjadi wajah industri diusahakan sedemikian rupa agar tidak mengenai pihak kaum Melayu. Jadi Inggris melonggarkan sistem dan golongan lain (non Melayu) didatangkan untuk mengisi posisi yang rentan dengan wajah suram industri tersebut dengan tetap menjaga keterkelompokkannya dengan segregasi. Dilain pihak menjauhkan kaum Melayu dari kegiatan industri agar tetap menjaga Melayu statis di posisinya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Kaitan Antara Kemiskinan Industrialisasi. docx

Kaitan Antara Kemiskinan Industrialisasi. docx

Kenyataan yang ada sekarang dan bahkan sejak lima dekade lalu, angka laju pertambahan populasi manusia masih tinggi kira-kira 1,8% per tahun. Hal ini tentu akan memacu pemenuhan kebutuhan manusia dengan cara mengeksploitasi sumber daya dengan dibantu kemajuan ilmu dan teknologi. Akibatnya lingkungan alami yang bebas pengaruh manusia semakin berkurang dan lingkungan buatan yang dikenai pengaruh manusia makin bertambah. Selain itu, akibat eksploitasi sumber daya dan industrialisasi untuk memacu pertumbuhan ekonomi telah menghasilkan akibat sampingan utama yaitu menurunnya ketersediaan sumberdaya dan kualitas lingkungan. Hal ini pula yang menjadi tantangan kita semua dan bagaimana seharusnya kita menyikapi serta berperan aktif didalam menghadapi tantangan ini.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Menggagas Cetak Biru Industrialisasi Ber

Menggagas Cetak Biru Industrialisasi Ber

Sementara sesat pikir mainstream itu belum sempat terkoreksi, pemberlakukan sistem ekonomi pasar bebas (neoliberalisme) semakin memperunyam persoalan kaum tani. Sesat pikir ganda tak terhindarkan lagi. Industrialisasi terpeleset lagi sebagai industri yang lebih berfokus bukan pada bagaimana memproduksi barang, namun justru melakukan industri jasa distribusi produk-produk asing. Alih-alih menjadi pusat produsen bangsa indonesia justru menjadi pusat pasar yang sangat potensial. Tentu saja, liberalisasi pasar telah menjadi perangkap baru bagi Indonesia yang tidak pernah punya regulasi yang jelas di bidang industri. Seakan tak terelakkan, muncul double burden bagi Indonesia. Konsepsi yang sesat atas industrialisasi belum terkoreksi, Indonesia sudah harus dihadapkan pada persoalan “despotism” pasar bebas berupa banjir produk-produk murah dari luar negeri. Kondisi itu tentu memukul berbagai sektor usaha/industri yang ada di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah sektor pertanian dan tentunya kaum tani.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Analisis Dampak Industrialisasi Perikana 1

Analisis Dampak Industrialisasi Perikana 1

Dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. Per.27/Men/2012 tentang Pedoman Umum Industrialisasi Kelautan dan Perikanan, disebutkan bahwa prinsip pelaksanaannya adalah melalui modernisasi yang didukung dengan arah kebijakan terintegrasi antara kebijakan makro, pengembangan infrastruktur, sistem usaha dan investasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta sumber daya manusia untuk kesejahteraan rakyat. Jadi, nilai tambah, produktivitas, dan modernisasi menjadi kata kuncinya. Industrialisasi perikanan berarti mengindustrikan perikanan melalui trasnformasi sosial- ekonomi dan budaya perikanan dengan nilai – nilai industrialisasi.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Perilaku Ekonomi Petani Garam dalam Kerangka Industrialisasi Kelautan

Perilaku Ekonomi Petani Garam dalam Kerangka Industrialisasi Kelautan

Garam merupakan salah satu produk kelautan yang memiliki manfaat besar dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Garam juga merupakan komoditi sebagai bahan baku industri dan bahan pangan yang dibutuhkan oleh hampir semua lapisan masyarakat. Walaupun sebagai negara bahari beriklim tropis dengan dua pertiga wilayahnya laut dan garis pantai mencapai 81 000 km, namun produksi garam di Indonesia belum mencapai angka optimal. Hasil produksi garam di Indonesia pada tahun 2012 telah mencapai angka 2.4 juta ton, hal tersebut mampu mencapai target produksi garam tahun 2012 yang sebesar 1.32 juta ton (KKP 2012a). Angka tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan garam di Indonesia, terutama garam industri. Kebutuhan garam pada Tahun 2012 di Indonesia senilai 1.44 juta ton untuk garam konsumsi dan 1.8 juta ton untuk garam industrialisasi. Tahun 2012 garam industri seratus persen diimpor dari negara lain. Standar kualitas mutu produksi garam yang diproduksi dalam negeri belum dapat memenuhi kualitas yang diinginkan industri. Hal tersebut terjadi akibat produktivitas tambak garam Indonesia masih rendah karena sebagian besar dikelola secara tradisional, harga garam impor umumnya lebih murah daripada garam nasional, akses usaha produksi garam, serta harga garam impor umumnya lebih murah daripada garam nasional.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

DAMPAK INDUSTRIALISASI TERHADAP indigenous KEHIDUPA

DAMPAK INDUSTRIALISASI TERHADAP indigenous KEHIDUPA

Permasalahan dalam penelitian ini, adalah : bagaimana adalah bagaimana dampak industrialisasi terhadap perubahan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat yang meliputi: (1) Jenis industrialisasi apa saja yang hadir di Desa Pesisir Lalang Kecamatan Medang Deras ? (2) Apa akibat yang ditimbulkan dari kehadiran industri terhadap kehidupan sosial, mata pencaharian, dan nilai budaya masyarakat Desa Pesisir Lalang Kecamatan Medang Deras? (3) Bagaimana tanggapan masyarakat desa atas kehadiran berbagai industri yang ada di Desa Pesisir Lalang Kecamatan Medang Deras? Tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mendeskripsikan berbagai bentuk dampak industrialisasi terhadap perubahan kehidupan sosial, ekonomi dan budaya Masyarakat di Desa Pesisir Lalang. Manfaat dari penelitian ini, antara lain :(1) Secara akademis, penelitian ini dapat menambah wawasan ke ilmuan khususnya Antropologi, dalam memahami perubahan kehidupan masyarakat pesisir (2) Manfaat Secara praktis, dapat memberi masukan bagi pihak yang berkepentingan dalam membuat kebijakan pembangunan yang akhirnya membentuk berbagai aspek kehidupan warga, khususnya masyarakat pedesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitin kualitatif yang menghasilkan data deskriptif, berupa kata- kata tertulis atau lisan dari orang dan perilaku yang diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pemilihan, pemilahan, kategorisasi dan evaluasi data.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Nestapa Petani dan Gagalnya Industrialisasi

Nestapa Petani dan Gagalnya Industrialisasi

Industrialisasi yang kita banggakan hanyalah industrialisasi semu, yang mana industri yang ada di Indonesia hanyalah pengalihan produksi dari negara maju. Kita bangga banyak investor masuk dan membuka usaha di negara kita, tetapi semua bahan produksinya ternyata bukan berasal dari negara kita. Kita hanya sekedar menyediakan tempat dan sumber daya manusia yang murah, tanpa pernah bisa mengembangkan diri, menyerap ilmu dan teknologi maju hingga mengembangkan industri yang berbasis pada lokalitas. Industrialisasi yang setengah- setengah justru menghadirkan malapetaka lain di sektor pertanian, banyak lahan dialih fungsikan sebagai pabrik-pabrik, pemuda desa diiming-imingi gaji tetap dan modernitas, hingga akhirnya sektor pertanian yang selama ini menjadi fondasi perekonomian kita mengalami kemunduran. Pertanian kita semakin tertinggal dari Thailand, petani kita semakin miskin dan akhirnya sektor pertanian tidak lagi menjadi ladang
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Dampak Industrialisasi Brasil Terhadap

Dampak Industrialisasi Brasil Terhadap

Selain ketiga bencana tersebut, industrialisasi juga membawa dampak langsung bagi kesehatan penduduk asli yang tinggal di wilayah Amazon. Dari sektor pertambangan, yang paling mendapat perhatian adalah dampak kesehatan yang disebabkan oleh penambang- penambang emas ilegal yang ada di Amazon. Penambangan emas tersebut dapat menyebabkan tercemarnya air bersih oleh kandungan merkuri. Salah satu contohnya adalah kerusakan yang disebabkan oleh penambang emas ilegal terhadap tanah milik penduduk asli Yanomami. Kerusakan tersebut mengakibatkan banyak anggota dari penduduk asli tersebut meninggal akibat terjangkit malaria dan keracunan merkuri (Kitko News, 2014).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS EKONOMI INDUSTRIALISASI IKAN KE

ANALISIS EKONOMI INDUSTRIALISASI IKAN KE

Percepatan pencapaian industrialisasi perikanan budidaya mustahil akan mampu dicapai tanpa adanya input teknologi di dalamnya, sehingga peran riset dan perekayasaan yang bersifat inovatif, aplikatif, efektif dan efisien sudah seharusnya diberi ruang yang luas, tentunya yang peling penting adalah percepatan implementasi secara luas di tingkat pelaku utama. Mempertimbangkan hal tersebut, Ditjen Perikanan Budidaya memandang perlu untuk melakukan konsolidasi khususnya terkait dengan upaya memperkenalkan hasil-hasil perekayasaan yang bersifat aplikatif dan siap diadopsi oleh pelaku utama yaitu dengan memfasilitasi melalui Forum Konsolidasi Perikanan Budidaya (www.djpb.kkp.go.id).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGUMUMAN HASIL PRAKUALIFIKASI Kajian Pemasaran Industrialisasi Perikanan

PENGUMUMAN HASIL PRAKUALIFIKASI Kajian Pemasaran Industrialisasi Perikanan

1. Berdasarkan Berita Acara Evaluasi Prakualifikasi Pengadaan Jasa Konsultan kajian pemasaran dalam rangka akselerasi industrialisasi perikanan Nomor : 3115/KPA.3/PL.410/VIII/2012, tanggal 29 Agustus 2012, bersama ini kami sampaikan pengumuman hasil Prakualifikasi Pekerjaan Jasa Konsultan Kajian Pemasaran Dalam Rangka Akselerasi Industrialisasi Perikanan, dengan nilai total HPS sebesar Rp. 1.995.400.000 (Satu Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Empat Ratus Ribu Rupiah)

2 Baca lebih lajut

Dampak Revolusi Hijau dan Industrialisasi Pada Masa Orde Baru

Dampak Revolusi Hijau dan Industrialisasi Pada Masa Orde Baru

Pengaruh Revolusi Hijau terhadap Perubahan Sosial Ekonomi di Pedesaan dan Perkotaan pada Masa Orde Baru Sebelum Revolusi Hijau, produksi padi yang merupakan bahan pangan utama di Indone[r]

7 Baca lebih lajut

tugas industrialisasi

tugas industrialisasi

Amatilah lingkungan industri yang ada di masyarakat sekitar, bisa pengamatan langsung atau dari media massa cetak atau elektronik3. Deskripsikan Jenis industri yang dipilih kelompok, kem[r]

1 Baca lebih lajut

TAP.COM -   INDUSTRIALISASI DALAM EKONOMI DAN POLITIK INDONESIA PADA ERA ... 854 1785 1 SM

TAP.COM - INDUSTRIALISASI DALAM EKONOMI DAN POLITIK INDONESIA PADA ERA ... 854 1785 1 SM

Selanjutnya, secara lebih jelas/agenda reformasi agar ekonomi Indonesia lebih dominan bersifat orientasi ke dalam negeri, maka setidaknya terdapat beberapa langkah, sbb: Pertama, bagaima[r]

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...