dan pertimbangan hakim

Top PDF dan pertimbangan hakim:

PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ISTRI

PEMBUKTIAN DAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ISTRI

Penelitian ini mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai kesesuaian pembuktian dan pertimbangan hakim dalam memutus perkara kekerasan seksual terhadap istri menurut Pasal 46 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ketentuan KUHAP.

13 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pertimbangan Hakim Menolak Kasasi Dalam Kasus Narkotika (Studi Kasus Putusan No. 2338/K.Pid.Sus/2013 Mahkamah Agung Republik Indonesia)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pertimbangan Hakim Menolak Kasasi Dalam Kasus Narkotika (Studi Kasus Putusan No. 2338/K.Pid.Sus/2013 Mahkamah Agung Republik Indonesia)

Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, artinya bahwa penelitian ini, menggambarkan, menelaah dan menjelaskan secara analitis Pertimbangan Hakim Menolak Kasasi Dalam Kasus Narkotika. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, 21 yaitu dimaksudkan sebagai pendekatan terhadap masalah dengan melihat dari segi peraturan-peraturan yang berlaku oleh karena itu dilakukan penelitian kepustakaan. Pada penelitian hukum, bahan pustaka merupakan data dasar yang dalam penelitian digolongkan sebagai data sekunder. Data sekunder tersebut mempunyai ruang lingkup yang sangat luas, sehingga meliputi surat-surat pribadi, buku-buku harian, buku-buku, sampai pada dokumen-dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. 22
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TIDAK MEMBEBASKAN DAKWAAN SELAIN YANG TERBUKTI (Putusan P. N Pematang Siantar ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TIDAK MEMBEBASKAN DAKWAAN SELAIN YANG ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TIDAK MEMBEBASKAN DAKWAAN SELAI

ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TIDAK MEMBEBASKAN DAKWAAN SELAIN YANG TERBUKTI (Putusan P. N Pematang Siantar ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TIDAK MEMBEBASKAN DAKWAAN SELAIN YANG ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM TIDAK MEMBEBASKAN DAKWAAN SELAI

Tujuan yang hendak dicapai oleh penulis adalah pertama, untuk menganalisis surat dakwaan penuntut umum dan untuk pertimbangan hakim tidak membebaskan surat dakwaan selain yang terbukti; serta kedua mengetahui penjatuhan pidana terhadap terdakwa dengan surat dakwaan selain yang terbukti serta mengetahui kesesuaian penjatuhan pidana terhadap terdakwa dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007

17 Baca lebih lajut

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN SANKSI  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN SANKSI PIDANA TEHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN.

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN SANKSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN SANKSI PIDANA TEHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN.

Puji dan syukur Penulis panjatakan kepada Tuhan Yesus Kristus dab Bunda Maria atas kasih sayangnya dan penyertaan – Nya sehingga penulis dapat melesaikan penulisan hukum/skripsi dengan judul “ Pertimbangan Hakim Dalam menjatuhkan Sanksi Pidana Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidan Pembunuhan “ sebagai salah satu syarat untuk dapat memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta.Penulis menyadari bahwa skrpsi ini masih kurang sempurna, untuk itu penulis dengan tangan terbuka menerima kritik dan saran yang diberikan demi kebaikan penulis dan skripsi ini.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

HUKUM DAN PERGANTIAN KELAMIN:  Studi Tentang Pertimbangan Hakim dalam Penetapan Pengadilan   Hukum Dan Pergantian Kelamin: Studi Tentang Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Pengadilan.

HUKUM DAN PERGANTIAN KELAMIN: Studi Tentang Pertimbangan Hakim dalam Penetapan Pengadilan Hukum Dan Pergantian Kelamin: Studi Tentang Pertimbangan Hakim Dalam Penetapan Pengadilan.

Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian Normatif Doktrinal, dengan data sekunder sebagai sumber datanya. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimanakah pertimbangan hakim dalam mengadili permohonan pergantian kelamin dan pola-pola penemuan hukum yang dilakukan oleh hakim. Dalam kasus permohonan ganti kelamin belum ada pengaturannya sama sekali dalam undang-undang, bahkan UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan tidak menyinggung tentang perubahan jenis kelamin, akan tetapi Hakim tidak boleh menolak untuk memeriksa atau mengadili suatu perkara yang diajukan kepadanya dengan dalih hukumnya tidak ada atau kurang jelas. Oleh karena itu berdasarkan pasal 5 UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, hakim diwajibkan menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK.

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK.

x SURAT PERNYATAAN KEASLIAN Dengan ini penulis menyatakan bahwa Penulisan Hukum/Skripsi yang berjudul “Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Anak Yang Melakukan Tind[r]

11 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN LEBIH BERAT DARI TUNTUTAN PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA KORUPSI.

BAB 1 PENDAHULUAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN LEBIH BERAT DARI TUNTUTAN PENUNTUT UMUM DALAM PERKARA KORUPSI.

Menurut hasil penelusuran yang telah dilakukan dan sepengetahuan Penulis, judul dan rumusan masalah mengenai Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Putusan lebih berat dari Tuntutan Penuntut Umum dalam perkara korupsi belum pernah diteliti, sehingga penulisan hukum ini adalah hasil karya asli Penulis. Apabila penulisan ini pernah diteliti oleh Peneliti lain maka penulisan hukum ini merupakan pelengkap hasil penelitian sebelumnya.

13 Baca lebih lajut

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA “PENGEDAR NARKOTIKA".

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA “PENGEDAR NARKOTIKA".

Ucapan syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus karena atas Rahmat dan KaruniaNya sehingga dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA “PENGEDAR NARKOTIKA” dengan lancar, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

14 Baca lebih lajut

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HAKIM PENGADILAN AGAMA GORONTALO DALAM PERIZINAN PERKARA POLIGAMI BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) TANPA SURAT IZIN ATASAN.

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HAKIM PENGADILAN AGAMA GORONTALO DALAM PERIZINAN PERKARA POLIGAMI BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) TANPA SURAT IZIN ATASAN.

2. Analisis Yuridis terhadap pertimbangan hakim Pengadilan agama Gorontalo dalam memberikan izin poligami bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa surat izin atasan. Dalam Yurisprudensi,tindakan yang dilakukan oleh hakim pengadilan agama terhadap Kewajiban Seorang PNS dalam melampirkan surat atasan sudah memenuhi prosedur karena surat izin atasan dirasa hanyalah syarat administratif yang tidak mengganggu hukum acara. Kewajiban Seorang PNS dalam melampirkan surat atasan kiranya perlu menjadi satu sisi yang selalu diawasi, jika hanya dengan bersedia menanggung segala resiko berpoligami tanpa Izin Atasan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 jo. Peraturan Pemerintah Nomor: 45 Tahun 1990 ini sama saja pengadilan memberikan celah hukum bagi PNS lainnya untuk melakukan poligami dengan langsung menyerahkan surat pertanggung jawaban atas tindakannya tanpa meminta izin atasan. Padahal, Undang-Undang ini dibuat untuk meminimalisirkan tindak non disiplin PNS dalam menjalankan tugasnya.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME.

PENDAHULUAN PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME.

Bab ini berisi uraian tentang pertimbangan hakim, pemidanaan, tindak pidana terorisme, akibat yang ditimbulkan oleh tindak pidana terorisme, serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana terorisme.

9 Baca lebih lajut

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN  PERKAWINAN BEDA AGAMA  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (Analisis Putusan No. 109/Pdt.P/2014/PN.SKA).

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (Analisis Putusan No. 109/Pdt.P/2014/PN.SKA).

Pertama, pertimbangan hakim dalam membuat penetapan terhadap permohonan izin perkawinan beda agama di Pengadilan Negeri Surakarta adalah a) aspek Sosial: perkawinan adalah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Esa agar kehidupan di alam dunia berkembang biak, berdasarkan pada rasa kemanusiaan; b) Aspek Yuridis: Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia tertanggal 20 Januari 1989 register Nomor 1400K/Pdt/1986 yang menerangkan bahwa perbedaan agama bagi calon suami istri tidak merupakan larangan bagi mereka untuk melaksanakan perkawinan.

14 Baca lebih lajut

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (Analisis Putusan No. 109/Pdt.P/2014/PN.SKA).

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENETAPAN PERKAWINAN BEDA AGAMA (Analisis Putusan No. 109/Pdt.P/2014/PN.SKA).

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pertimbangan hakim dalam menjatuhkan penetapan terhadap permohonan izin perkawinan beda agama di Pengadilan Negeri Surakarta serta untuk menganalisa pertimbangan hakim dalam penetapan terhadap permohonan izin perkawinan beda agama ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian hukum yang mengutamakan cara meneliti bahan pustaka atau yang disebut bahan data sekunder, berupa hukum positif dan bagaimana implementasinya dalam praktek. Sumber data menggunakan data sekunder dari putusan Pengadilan Negeri Surakarta. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pertimbangan Hakim dalam Membuat Penetapan Terhadap Permohonan Izin Perkawinan Beda Agama di Pengadilan Negeri Surakarta adalah a) aspek Sosial: perkawinan adalah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Esa agar kehidupan di alam dunia berkembang biak, berdasarkan pada rasa kemanusiaan; b) Aspek Yuridis: Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia tertanggal 20 Januari 1989 register Nomor 1400K/Pdt/1986 yang menerangkan bahwa perbedaan agama bagi calon suami istri tidak merupakan larangan bagi mereka untuk melaksanakan perkawinan; (2) Pertimbangan Hakim dalam Penetapan Terhadap Permohonan Izin Perkawinan Beda Agama Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan adalah karena Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan khususnya Pasal 66 yang menyatakan: ”Untuk perkawinan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan perkawinan berdasarkan atas Undang-undang ini, maka dengan berlakunya Undang-undang ini ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata (burgelijk Wetboek), Ordinansi Perkawinan Indonesia Kristen (Huwelijk Ordanantie Christen Indonesia 1933 No.74, Peraturan Perkawinan Campuran (Regeling op gemeng de Huwelijken S.1898 No. 158), dan Peraturan-peraturan lain yang mengatur tentang perkawinan sejauh telah diatur dalam Undang-undang ini, dinyatakan tidak berlaku”.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENUTUP  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PIDANA PENJARA TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DI PENGADILAN NEGERI SLEMAN.

PENUTUP PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN PIDANA PENJARA TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DI PENGADILAN NEGERI SLEMAN.

paling lama ½ (satu per dua) dari orang dewasa. Pertimbangan yang bersifat non yuridis juga diperlukan oleh hakim, guna untuk menentukan nilai keadilan dalam pemidanaan anak dibawah umur, yaitu pertimbangan hakim yang didasarkan oleh fakta - fakta yang terungkap dalam persidangan, melainkan keadaan - keadaan yang terjadi pada diri terdakwa, serta memberikan keadilan yang bermanfaat demi kepentingan anak dan orang tuanya, sehingga seorang hakim sebelum menjatuhkan putusan, memberikan terlebih dahulu hal - hal yang meringankan dan hal - hal yang memberatkan. Hal tersebutlah yang menjadi dasar hukuman pidana yang dijatuhkan dengan perbuatan yang dilakukan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENULISAN HUKUM/SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN  PENULISAN HUKUM/SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP RESIDIVIS PENGEDAR NARKOTIKA DI KOTA YOGYAKARTA.

PENULISAN HUKUM/SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PENULISAN HUKUM/SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP RESIDIVIS PENGEDAR NARKOTIKA DI KOTA YOGYAKARTA.

vii KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum ini dengan judul “PERTIMBANGAN HAKIM [r]

13 Baca lebih lajut

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME.

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME.

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA MATI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA TERORISME PENULISAN HUKUM / SKRIPSI Disusun Oleh : NICKY MICHAEL MOSES KETAREN 04 05 08777 Program St[r]

13 Baca lebih lajut

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA  PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI PERS.

SKRIPSI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI PERS.

Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terima kasih bagi semua pihak yang telah banyak berperan, baik yang secara langsung terlibat dalam proses penulisan maupun yang secara tidak l[r]

13 Baca lebih lajut

Analisis Putusan Hakim Tentang Penerapan Hukuman Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Rumah Tangga (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan) Muhammad Faisal

Analisis Putusan Hakim Tentang Penerapan Hukuman Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Rumah Tangga (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan) Muhammad Faisal

Dengan demikian putusan Hakim merupakan puncak dari perkara pidana, sehingga Hakim harus mempertimbangkan aspek-aspek lainnya selain dari aspek yuridis, sehingga putusan hakim tersebut lengkap mencerminkan nilai-nilaisosiologis, filosofis, dan yuridis. Pada hakikatnya dengan adanya pertimbangan-pertimbangan tersebut diharapkan nantinya dihindari sedikit mungkin putusan hakim menjadi batal demi hukum karena kurang pertimbangan hukum. Praktik peradilan pidana pada putusan hakim sebelum pertimbangan-pertimbangan yuridis dibuktikan, maka hakim terlebih dahulu akan menarik fakta-fakta dalam persidangan yang timbul dan merupakan konklusi kumulatif dari keterangan para saksi, keterangan terdakwa, dan barang bukti yang diajukan dan diperiksa di persidangan. Sedangkan apabila kita kaitkan dengan judul penelitian ini yaitu tentang penelataran rumah tangga, maka yang menjadi pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan hukumannya adalah sesuai dengankasusnya dan tentang pidanany sebagaimana yang terdapat di dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yaitu sebagaimana yang terdapat di dalam Pasal 49 ayat (1) huruf a Lokasi Penelitian
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Analisis Putusan Yuridis Informasi Elektronik Sebagai Alat Bukti Yang Sah dalam Kasus Prita Mulyasari

Analisis Putusan Yuridis Informasi Elektronik Sebagai Alat Bukti Yang Sah dalam Kasus Prita Mulyasari

Pertimbangan-pertimbangan hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Hakim mempertimbangkan surat-surat yang bersangkutan yaitu Gugatan Penggugat dan eksepsi tergugat. Di dalam Gugatan Penggugat memuat dalil-dalil yang erat kaitanya dengan informasi elektronik yaitu berupa surat elektronik atau e-mail Prita Mulyasari yang berisi tentang keluhan Prita Mulyasari akan pelayanan RS OMNI INTERNATIONAL yang mana surat elektronik atau e-mail tersebut tersebar ke berbagai mailing list sehingga membuat pihak RS OMNI INTERNATIONAL merasa dirugikan akan perbuatan Prita Mulyasari. Dengan demikian, pihak RS OMNI INTERNATIONAL melakukan gugatan perdata ke PN Tangerang atas perbuatan Prita tersebut, dengan inti dalil gugatan yaitu Prita melakukan perbuatan melawan hukum atas isi dari surat elektronik atau e-mail Prita Mulyasari tersebut sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pasal 1365 KUHPer. Hal itu jelas dapat dilihat di poin-poin dalil gugatan pihak RS OMNI INTERNATIONAL yang tertulis di poin 13, 14, 15, 16, 17, dan 18 adalah merupakan informasi elektronik yaitu surat elektronik atau e-mail Prita Mulyasari yang menurut RS OMNI INTERNATIONAL adalah dapat dikualifisir sebagai perbuatan melawan hukum. Sedangkan pertimbangan hakim akan dalil-dalil
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...