dan Stress

Top PDF dan Stress:

EMOSI DAN STRESS DI TEMPAT KERJA

EMOSI DAN STRESS DI TEMPAT KERJA

Abstrak : Artikel ini menerangkan secara terperinci mengenai aspek hubungan antara emosi dan stress yang berlaku di tempat kerja yang mana ianya mempengaruhi perkembangan individu bagi produktiviti kerja. Selain itu, ianya juga memfokuskan kepada beberapa aspek penting seperti konsep sifat kepada pembentukan stress (nature of stress), kaitan antara punca stress dengan bentuk personaliti yang ada pada seseorang individu iaitu dengan menekankan kepada bentuk personaliti A yang mempunyai kaitan khusus dalam penyumbang kepada tekanan dan ketidakstabilan emosi di tempat kerja. Selain itu juga, aspek seperti penilaian kompetensi turut dibicangkan bagi melihat apakah punca-punca kepada stress dan apakah impak stress dan emosi kepada kesihatan dan prestasi pekerjaan. Kegagalan mengawal emosi dan stress juga mampu membentuk situasi burnout yang akhirnya akan memberi impak kepada diri individu. Oleh itu artikel ini secara khususnya membincangkan pelbagai aspek yang khusus bagi mengenalpasti akibat ketidakstabilan emosi dan stress di tempat kerja mampu memberi kesan psikologi dan psikososial kepada individu dalam kehidupan seharian.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PERAN KELUARGA TERHADAP STRESS AKIBAT PERNIKAHAN DINI   Coping Stress Pada Remaja Yang Menikah Di Usia Dini.

PERAN KELUARGA TERHADAP STRESS AKIBAT PERNIKAHAN DINI Coping Stress Pada Remaja Yang Menikah Di Usia Dini.

Mengacu pada pendapat Gotlieb, 1983 dalam Desmita (2010), dukungan orang terhadap pembentukan orientasi masa depan remaja dapat dilakukan melalui pemberian informasi atau nasehat verbal dan non verbal. Hal tersebut (nasehat verbal) didapatkan oleh keempat informan dari teman dekat, orangtua dan saudaranya.Akibat dari dukungan emosional tersebut, dua subjek (HD, NY) merasa mampu menerima keadaan dirinya saat ini namun dua subjek lainnya (DR, LE) belum dapat menerima keadaan dirinya. Desmita (2010) menjelaskan bahwa orientasimasa depan remajaterkait lapangan kehidupan yang paling mendapatkanperhatian adalah pendidikan. Hingga saat ini dapat dketahui jika informan DR masih ingin melanjutkan pendidikan sekolahnya dengan cara ikut kejar paket. Terkait dengan masalah dan stress yang dialami oleh para informan, informan menyangkal permasalahan dengan cara menghibur diri dengan menonton TV, bermain ke rumah saudara dan bermain dengan anak.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH STRESS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS SOSIAL TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN JOMBANG

PENGARUH STRESS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS SOSIAL TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN JOMBANG

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui stress kerja yang meliputi stress fisiologis, stress psikologis dan stress perilaku serta kinerja karyawan pada Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Jombang. Selanjutnya untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara stress kerja yang meliputi stress fisiologis, stress psikologis dan stress perilaku terhadap kinerja karyawan pada Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Jombang dan untuk

2 Baca lebih lajut

PENGARUH EPINEFRIN TERHADAP STRESS PADA

PENGARUH EPINEFRIN TERHADAP STRESS PADA

Sekresi hormon epinefrin pada manusia melalui peningkatan kerja sistem pernafasan yang mengakibatkan paru-paru bekerja ekstra untuk mengambil oksigen lebih banyak hingga meningkatkan peredaran darah di seluruh bagian tubuh mulai dari otot-otot hingga ke otak, dan peningkatan tersebut disebutkan beberapa riset dapat mencapai 300% melebihi batas normal. Akibatnya, bukan jantung saja yang dapat berdebar lebih kencang, namun keseluruhan sistem tubuh termasuk pengeluaran keringat juga akan meningkat dengan cepat. Aliran darah di kulit akan berkurang untuk dialihkan ke organ lain yang lebih penting sehingga orang-orang yang menghadapi stress biasanya mudah berkeringat, dimana dalam pengertian awam sering disebut keringat dingin. Sekresi ini menaikkan konsentrasi gula darah dengan menaikkan kecepatan
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

STRESS DAN COPING STRESS PADA PEKERJA SEKS KOMERSIAL YANG SUDAH MEMILIKI ANAK

STRESS DAN COPING STRESS PADA PEKERJA SEKS KOMERSIAL YANG SUDAH MEMILIKI ANAK

Secara psikologis setiap orang yang mengalami stress tentu akan berusaha ingin mengatasinya dengan cara mengatasi perasaan-perasaan yang menekan dirinya, sebab apabila dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan gangguan psikologis yaitu depresi bahkan dapat pula menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit. Demikian pula dengan apa yang dialami oleh PSK. Menjalani pekerjaan yang memicu kontroversi dan bertentangan dengan norma yang berlaku dikehidupan masyarakat sehingga terbentuk stigma negatif pada diri mereka adalah sebagian dari tekanan-tekanan yang dialami oleh
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Sibling Rivalry Stress

Sibling Rivalry Stress

Persaingan antar saudara itu menimbulkan perasaan cemburu, iri hati hingga rasa ingin menyingkirkan satu sama lain. Persaingan antar saudara yang terjadi menyebabkan timbulnya stress. Hal ini disebabkan karena adanya tekanan dari dalam dan juga dari luar yang membuat individu merasa kurang nyaman dengan saudara sendiri dan ketika individu mengalami konflik mereka akan berespon secara negatif dan tidak sehat.

3 Baca lebih lajut

Analisis Coulomb Stress Gempabumi Halmahera Barat Mw=7,2 Terhadap Aktivitas Vulkanik Gunung Soputan dan Gunung Gama

Analisis Coulomb Stress Gempabumi Halmahera Barat Mw=7,2 Terhadap Aktivitas Vulkanik Gunung Soputan dan Gunung Gama

Sebuah gempa besar telah terjadi longitude 126,49 dan lattitude 1,95 dengan pada tanggal 2014-11-15 pukul 02:31:44.3. Dengan magnitudo gempa 7,2 Mw dan kedalaman gempa 60 km.Berapakah nilai coulomb stress jika sudut strikenya 42 o dip 35 o dan rake 110 o

22 Baca lebih lajut

Pengaruh stress kerja terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Sampangagung Kutorejo.

Pengaruh stress kerja terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Sampangagung Kutorejo.

guru agar memberikan tanggapan terhadap tantangan-tantangan pekerjaan. Bila stress telah mencapai “puncak”, yang dicerminkan kema mpuan pelaksanaan kerja harian guru, maka stres tambahan akan cenderung tidak menghasilkan perbaikan prestasi kerja. Akhirnya, bila stress menjadi terlalu besar, prestasi kerja akan mulai menurun, karena stress mengganggu pelaksanaan pekerjaan. Guru kehilangan kemampuan untuk mengendalikannya, menjadi tidak mampu untuk mengambil keputusan-keputusan dan perilakunya menjadi tidak teratur. Akibat paling ekstrim, adalah prestasi kerja menjadi nol, karena guru menjadi sakit atau tidak kuat bekerja lagi, putus asa, keluar atau “melarikan diri” dari pekerjaan, dan mungkin diberhentikan. Hubungan antara stres kerja dengan kinerja guru juga dijelaskan oleh Robin menyatakan bahwa banyak riset telah menyelidiki hubungan stres-kinerja. Pola yang paling meluas yang dipelajari dalam literatur stres-kinerja adalah hubungan U terbalik seperti terlihat dalam Gambar 2.2.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Thermal Stress Heat Stress

Thermal Stress Heat Stress

The Wet Bulb Globe Temperature Index [usually abbreviated, WBGT] is the most widely used algebraic approximation of an "Effective Temperature" currently in use today. It is an Index that can be determined quickly, requiring a minimum of effort and operator skill. As an approximation to an "effective temperature", the WBGT takes into account virtually all the commonly accepted mechanisms of heat transfer (i.e., radiant, evaporative, etc.). It does not account for the cooling effect of wind speed. Because of its simplicity, WBGT has been adopted by the American Conference of Government Hygienists (ACGIH) as its principal index for use in specifying a heat stress related Threshold Limit Value (TLV). For outdoor use (i.e., in sunshine), the WBGT is computed according to the fol- lowing algebraic sum:
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

listening stress intonation

listening stress intonation

When the words of related meaning derivational words change their grammatical form e.g.: Noun to Adjective , the stress pattern may change... Noun and Verb Stress..[r]

26 Baca lebih lajut

Motivasi Dan Manajemen Stress.

Motivasi Dan Manajemen Stress.

9 orang. Sebagai contoh di lingkungan kantor, tekanan-tekanan untuk bisa mencapai kinerja kerja yang lebih baik dalam waktu yang lebih singkat sering membuat para karyawan mengalami stress. Berkaitan dengan alam, kondisi alam juga bisa menimbulkan stress, seperti polusi udara, polusi suara, padatnya dan kemacetan lalulintas, tindak kriminal, dan beban kerja yang ‘berlebih’ semakin meningkat dalam hidup kita. Kita juga mengalami peristiwa- peristiwa stressfull, seperti kematian orang tua, musibah dan bencana alam yang terjadi akhir- akhir ini.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Simulasi Thermal Stress Pada Tube  Superheater Package Boiler

Simulasi Thermal Stress Pada Tube Superheater Package Boiler

This project investigates the thermal stress behavior and the mechanisms of superheater tube failure with experimental method and numerical analysis. First of all the procedures for failure analysis were applied to determine the root cause of them. A visual assessment of boiler critical pressure parts was carried out, and then the failed tube is examined by nondestructive evaluation. For the numerical domain, initially the elastic solution for a superheater tube subjected to an internal pressure is discussed. Next the effects of a temperature gradient across the tube were examined both by itself and in combination with a pressure load. Then the yield pressure load is increased to induce plastic behavior in the tube for an isotropic hardening material. Finally the tube was evaluated using von-Mises yield criteria. Results of the visual examination showed that the clogging inside the header caused by a failed diaphragm affects the imbalance steam flow and makes excessive heat input at the tube wall. The failed tube was characterized by “bulging” and “fish mouth” effects. It is shown that the tube has experienced overheating for a long period of time. The experimental results indicate that the mean diameter and thickness of the failed tube are out of standard. The average hardness on the failure location increases and the remaining elements composition still range as in the appropriate material specification. For the elastic domain, the finite-element models provide excellent correlation with analytical solutions, and tube can still withstand elastic stress. In the combination of temperature and internal pressure, the maximum temperature and heat flux are on the inside of the tube, while the thermal stresses quickly increase and exceed the elastic limit. The effect of strain hardening on the yielding surface is not able to resist the failure due to plastic deformation.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

MANAJEMEN STRESS DENGAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENGURANGI STRESS PADA PENDERITA PSORIASIS

MANAJEMEN STRESS DENGAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENGURANGI STRESS PADA PENDERITA PSORIASIS

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana manajemen stress dengan teknik relaksasi dapat mengurangi stress pada penderita psoriasis sehingga meminimalisir kekambuhan atau pe[r]

4 Baca lebih lajut

TEKANAN   STRESS AND COPING STRESS

TEKANAN STRESS AND COPING STRESS

Tekanan atau stress merupakan sebarang jenis perubahan yang menyebabkan rasa tegang fizikal, emosional dan psikologi. Ianya adalah biasa. Semua insan mengalami tekan yang berkaitan dengan kerja, keluarga, keputusan , masa depan, dan sebagainya. Atlanta Reproductive Health Centre (1995) mendefinisikan stres sebagai ’wear and tear’ bagi pengalaman badan kita semasa kita menyesuaikan diri dengan persekitaran yang terus berubah. Keadaan sebegini memberi kesan fizikal dan emosi yang dapat mencetuskan rasa negatif dan positif. Stres guru menurut Kyriacou dan Sutcliffe (1978) ialah tindak balas ke atas kesan negatif seperti marah atau tertekan yang biasanya diikuti oleh kesan fisiologi dan perubahan biokimia seperti peningkatan kadar denyutan jantung dan pelepasan hormon adrenocorticotrophic ke dalam saluran darah. Kyriacou (1987) juga mendefinisikan stres sebagai pengalaman guru yang mengalami emosi yang tidak stabil seperti tension, kecewa, marah dan tertekan akibat aspek-aspek yang timbul daripada kerjaya guru. Menurut Asmah Bee (2004), stres adalah suatu perasaan yang muncul disebabkan daripada ketidakseimbangan fisiologikal yang memberikan kesan emosi yang tidak menyenangkan dan gangguan kepada komponen kognitif.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Derajat Stress dan Coping Stress pada Guru di SMP Negeri "X" Bandung.

Hubungan Antara Derajat Stress dan Coping Stress pada Guru di SMP Negeri "X" Bandung.

strategi penanggulangan stress ketika individu memberikan respon terhadap situasi stress dengan cara mengatur emosinya agar dapat menyesuaikan diri terhadap dampak yang berkaitan dengan situasi yang menimbulkan stress, terutama dengan mekanisme pertahanan tanpa mengubah ataupun menyelesaikan sumber penyebab masalahnya. Dengan kata lain, lebih berpusat pada emosi yang mengarah pada pemaknaan suatu kejadian tanpa mengubah situasi objektif. Misalnya guru SMP Negeri “X” Bandung menceritakan keluhannya dalam mengajar kepada rekan kerja yang lain. Coping stress ini diharapkan dapat membantu guru SMP Negeri “X” Bandung dalam mengatasi stress kerja yang mereka alami. Adakalanya seseorang menggunakan kedua jenis coping tersebut, saat individu melakukan kedua coping dalam intensitas yang sama banyak maka individu tersebut sedang melakukan problem emotion focused coping.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

STRESS DAN COPING STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT LANJUT

STRESS DAN COPING STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT LANJUT

Stress merupakan realitas kehidupan setiap hari, stress adalah setiap perubahan yang memerlukan penyesuaian. Pengalaman stress berasal dari tiga sumber yaitu lingkungan, tubuh, dan pikiran. Lingkungan yang bersahabat menuntut untuk menyesuaikan diri. Dimana seseorang diharuskan beradaptasi dengan cuaca, suara, kepadatan, tuntutan interpersonal, tekanan waktu, standar penampilan, dan berbagai ancaman rasa aman dan harga diri. Sumber stress yang kedua adalah fisiologis, pertumbuhan yang cepat pada remaja, menopause pada wanita, proses menua, penyakit, kecelakaan, kurangnya latihan (gerak badan), nutrisi yang buruk, dan gangguan tidur, semuanya membebani tubuh. Reaksi seseorang pada ancaman dan perubahan lingkungan juga menyebabkan perubahan dalam tubuh yang menyebabkan keadaan stress. Sumber stress yang ketiga adalah pikiran, otak menafsirkan dan menterjemahkan perubahan yang kompleks pada lingkungan dan menetapkan kapan menekan tombol panik. Cara seseorang menafsirkan, mempersepsikan pengalaman anda saat ini dan apa yang seseorang prakirakan pada masa yang akan datang dapat menyebabkan seseorang relaks atau stress (Feldman, 1999).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

COPING STRESS PADA REMAJA YANG MENIKAH  DI USIA DINI   Coping Stress Pada Remaja Yang Menikah Di Usia Dini.

COPING STRESS PADA REMAJA YANG MENIKAH DI USIA DINI Coping Stress Pada Remaja Yang Menikah Di Usia Dini.

Pernikahan dini yang terjadi pada remaja menyebabkan remaja kehilangan salah satu tugas terpenting dalam fase remajanya, yakni mempersiapkan perkawinan dan rumah tangga. Remaja yang menikah di usia dini memiliki peran baru dalam kehidupannya sebagai seorang dewasa. Pernikahan yang dijalani seseorang memiliki permasalahan yang dapat menimbulkan adanya stress. Stress tersebut dapat diselesaikan dengan cara coping, yakni usaha atau cara individu yang dilakukan untuk menghadapi situasi menekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah yang dialami remaja yang menikah di usia dini, mengetahui bentuk stress yang dialami, mengetahui secara mendalam bagaimana remaja mengatasi stress serta mengetahui dampak dari cara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jumlah empat informan utama dan tiga informan pendukung. Informan utama adalah remaja yang menikah di usia dini dengan usia saat menikah kurang dari enam belas tahun, sedangkan informan pendukung adalah keluarga atau orang terdekat dari informan utama. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi sebagai alat pengumpul data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data tematik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa permasalahan yang terjadi pada remaja yang menikah di usia dini terbagi menjadi dua yakni masalah internal dan eksternal. Masalah internal yang dialami oleh informan antara lain emosi negatif seperti merasa sedih, menyesal, dan merasa bersalah, sedangkan masalah eksternal yang dialami antara lain masalah ekonomi dan perceraian. Akibat dari permasalahan tersebut, informan mengalami stress fisik, psikologis, intelektual dan interpersonal. Jenis coping yang digunakan untuk memecahkan masalah berjenis coping pada masalah seperti perilaku aktif, perencanaan, mencari dukungan instrumental serta jenis coping yang berfokus pada emosi seperti mencari dukungan emosional, penerimaan diri, penyangkalan dan religiusitas. Dari kedua jenis coping tersebut, tiga dari empat informan lebih banyak menggunakan jenis coping yang berfokus pada emosi. Dampak dari coping yang informan lakukan adalah merasa lega setelah mendapat dukungan emosional namun semua informan juga merasa bahwa permasalahan yang mereka hadapi saat ini belum sepenuhnya terselesaikan
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

A Healthy Approach To Stress

A Healthy Approach To Stress

Title: A Healthy Approach To Stress Word Count: 508 Summary: Stress in everday life; stress occurs everyday; anti stress prescriptions; different healthy stress techniques; why it is [r]

1 Baca lebih lajut

Definisi dan pengertian stress adalah

Definisi dan pengertian stress adalah

- Containerised CargoContainerisation adalah “suatu kegiatan dimana sejumlah barang muatan yang diisi kedalam suatu unit petikemas untuk selanjutnya petikemas tersebut diangkut/dikirim [r]

9 Baca lebih lajut

BAB 31. GANGGUAN TIDUR PADA LANJUT USIA

BAB 31. GANGGUAN TIDUR PADA LANJUT USIA

Tidur adalah proses yang amat diperlukan oleh manusia untuk terjadinya pembentukan sel-sel tubuh yang baru, perbaikan sel-sel tubuh yang rusak (natural healing mechanism), memberi waktu organ tubuh untuk beristirahat maupun untuk menjaga keseimbangan metabolisma dan biokimiawi tubuh. Hal penting yang terjadi pada saat kita tidur adalah menurunnya frekuensi gelombang otak. Jadi dengan memahami proses penurunan frekuensi gelombang otak, kita dapat melihat bahwa tidur memiliki beberapa tahapan, mulai dari kondisi relaksasi (gelombang alpha), tidur dengan mimpi (adanya REM – Rapid Eye Movement) atau dalam kondisi kreatif yaitu gelombang theta, dan tidur lelap tanpa mimpi pada frekuensi gelombang delta. Jika kita dapat mengatur frekuensi gelombang otak kita sampai pada taraf gelombang delta, kita tidak memerlukan waktu tidur yang panjang, tetapi tidur yang berkualitas yaitu lelap tanpa mimpi. Jika kita sering berada dalam kondisi relaksasi, maka kita tidak memerlukan banyak tidur. Ketegangan dan stress membuat kita membutuhkan banyak tidur, namun justru dalam kondisi tersebut kita menjadi susah tidur.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...