Dana Bantuan Operasional Sekolah

Top PDF Dana Bantuan Operasional Sekolah:

BUKU KAS DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)

BUKU KAS DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)

BANTUAN KAS DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH BOS BOJONG 04 UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN GARUT... BANTUAN KAS DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH BOS HAL : …… PARAF [r]

2 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)  Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2011.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2011.

Dana BOS disalurkan dari Kantor Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) setiap triwulan dilakukan pada awal bulan. Pengambilan dana BOS dilakukan oleh Kepala Madrasah (atau bendahara BOS sekolah) dengan diketahui oleh ketua komite sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku. Dana BOS diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak ada pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun oleh pihak manapun. Perencanaan dan Prosedur Pengajuan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2011, disusun berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2011 tentang petunjuk teknis pengunaan dana bantuan operasional sekolah dan lapaoran keuangan bantuan operasional sekolah Tahun Anggaran 2012.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SDN PAPRINGAN 02 KALIWUNGU SEMARANG  Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SDN PAPRINGAN 02 KALIWUNGU SEMARANG Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil peneltian dapat ditarik kesimpulan bahwa a) Perencanaan RKAS SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang disusun oleh Tim anggaran sekolah dengan melibatkan semua guru dan karyawan. Anggaran disusun berdasar kegiatan/kebutuhan dari guru dan karyawan. Rencana yang telah tersusun kemudian dikomunikasikan dengan Komite Sekolah untuk dimintai pertimbangan. b) Pelaksanaan Dana BOS diawali penyaluran Dana BOS. Dana BOS diterima setiap triwulan. Pembelanjaan barang/jasa dilaksanakan oleh semua pihak dari sekolah dengan menerapkan prinsip efektif dan efisien. c) SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang melaporkan Pengelolaan Dana BOS kepada Dinas Pendidikan Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Sekolah mempublikasikan ringkasan RKAS secara terinci dana yang diterima dan pengeluarannya per tahun anggaran di papan pengumuman. Selain itu juga menginformasikan penggunaan Dana BOS kepada wali murid dengan memberikan lembar kertas saat diadakan rapat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SD N Kemasan I Surakarta

Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SD N Kemasan I Surakarta

3. Pertanggungjawaban pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pertanggungjawaban pengelolaan dana BOS melalui proses pelaporan BOS dilakukan oleh bendahara sekolah. Pembuatan SPJ dilakukan oleh Bendahara sekolah, dikerjakan bertahap setiap hari pelaporanya sesuai dengan anggaran yang direncanakan. Dibantu Guru olah raga dalam penyusunan administrasinya, karena Guru Olahraga memiliki jam yang tidak penuh dibanding Guru Kelas. Hal ini sesuai dengan penelitian dari Penelitian Peter .O. Nwafukwa (Ph.D) dan Dr Sunday Aja.N, 2015, hasil penelitiannya antara lain pengetahuan akuntansi keuangan diperlukan bagi Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah sehingga mereka memiliki keterampilan tentang bagaimana penganggaran, audit, laporan keuangan. Ini akan membantu mereka dalam memeriksa penipuan keuangan secara berkala yang melanda sistem pendidikan kita.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SD NEGERI BEKELAN,KULONPROGO.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SD NEGERI BEKELAN,KULONPROGO.

Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi dan BOS di SD N Bekelan berjalan dengan baik. Dana dikelola sesuai peraturan yang telah ditetapkan. Dana BOS dapat memenuhi semua kebutuhan siswa dan juga untuk meningkatkan kompetensi guru. Di SD N Bekelan dana BOS juga digunakan untuk pengembangan profesi guru, MKKS, KKKS, dan KKG untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Dengan adanya pengembangan prosefi guru, MKKS, KKKS, KKG diharapkan kompetensi tenaga pendidik juga meningkat dan dapat menciptakan progam pengajaran yang mudah diterima oleh siswa di sekolah, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan tersebut. Selain itu dana bantuan operasional sekolah juga di SD N Bekelan juga digunakan untuk membayar tenaga honorer. . Dengan adanya dana BOS diharapkan tidak ada anak yang putus sekolah lagi dan dapat melanjutkan pendidikan minimal 9 tahun seperti yang telah diprogamkan oleh pemerintah. Pengeloaan dana bantuan operasional sekolah berjalan dengan baik di SD N Bekelan.
Baca lebih lanjut

125 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bagi Siswa Kurang Mampu

Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bagi Siswa Kurang Mampu

Dari tabel 115, dapat dilihat responden yang memilih jawaban kegiatan OSIS sebanyak 3 responden atau (15%), olah raga sebanyak 5 responden atau (25%), pramuka sebanyak 2 responden atau (10%), dan tidak ada sebanyak 10 responden atau (50%). Dari hasil survei, terlihat bahwa minat siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sedkit. Hal tersebut terbukti sekitar 50% siswa kurang mampu tidak mempunyai kegiatan ekstrakurikuler. SMP swasta Bina Widya juga mengalokasikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kegiatan ekstrakulikuler, hanya saja tidak sebanyak kegiatan yang ada di SMPN 1 Bilah Hulu. Karena dengan sedikitnya jumlah siswa bukan menumbuhkan minat siswa untuk berkreatifitas melainkan sebaliknya yang dikarenakan minimnya motivasi dan juga semangat siswa untuk melakukan kegiatan ekstrakulikuler. Misalnya saja kegiatan pramuka dulunya sering diadakan disekolah ini. Pada tahun 2009 kegiatan ini sempat vakum dikarenakan pelatih mereka menikah lalu berhenti menjadi pembina pramuka. Setelah dua tahun lebih vakum, pada tahun 2011, kegiatan pramuka diadakan kembali yang dilaksanakan setiap hari kamis. Tetapi minat siswa semakin menurun dengan alasan peserta pramuka sangat sedikit yaitu sebanyak kurang lebih 10 orang yang masih aktif. Padahal gaji pelatih telah ditanggung oleh pihak sekolah dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Baca lebih lanjut

211 Baca lebih lajut

Evaluasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Kabupaten Halmahera Utara.

Evaluasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Kabupaten Halmahera Utara.

BOS 2014 sehingga banyak sekali penggunaan BOS tidak sesuai aturan, ketidaktransparansian pihak sekolah dalam mempertanggungjawabkan laporan keuangan, impementasi di lapangan banyak terjadi penyelewengan penggunaan dana BOS oleh oknum karna kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, sehingga peran serta masyarakat kecil, kurangnya perhatian pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan pelaksanaan dana BOS karna terkendala jarak lokasi yang jauh, sehingga satu alternatif untuk mengatasi keterbatasan peneliti dan keterandalan subjektifitas peneliti. Oleh sebab itu, maka jumlah sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 5 SMP yang terdiri dari 2 SMP Negeri dan 3 SMP swasta antara lain: SMP Negeri 13 Halmahera Utara, SMP Negeri 2 Halmahera Utara, SMP Kristen Tobelo, SMP Kristen Galela, SMP Bintang laut, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Utara yang dijadikan sampel peneli tian “Evaluasi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Kabupaten Halmahera Utara”. Dari hasil penelitian yang te lah dilakukan pada bulan November 2014-Januari 2015, Peneliti akan menguraikan pembahasan terhadap rumusan masalah yang telah diajukan dalam penelitian ini antara lain sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

185 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)  Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2011.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2011.

Slamet Widodo. Q. 100 090 146. Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2011. Tesis. Manajemen Pendidikan. Program Pascasarjana. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2012.

16 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH  DI SEKOLAH   PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR SE GUGUS IRAWAN KECAMATAN MASARAN KABUPATEN SRAGEN.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SEKOLAH PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR SE GUGUS IRAWAN KECAMATAN MASARAN KABUPATEN SRAGEN.

Judul : Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di Sekolah Dasar se Gugus Irawan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen Dengan ini kami menilai Tesis tersebut dapat disetujui untuk diajukan dalam Sidang Ujian Tesis pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

19 Baca lebih lajut

MANAJEMEN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 SAMBAS

MANAJEMEN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 SAMBAS

Menurut Dedi Kusmayadi bahwa laporan pertanggungjawaban dana bantuan operasional sekolah terdiri atas “Buku Kas Umum (BKU), buku pembantu kas, buku Bank, buku pajak, kuitansi pembelian, daftar penerimaan honor atau insentif dan tranfort dan format BOS- K7a”. Model penyusunan laporan pertanggungjawaban agak sedikit rumit dan membingungkan, sehingga pada triwulan pertama mengalami kesalahan terutama dalam pembuatan laporan BOS-K7a. Menurut tim manajemen BOS Kabupaten, untuk menertibkan administrasi pelaksanaan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah diharuskan membuat laporan pelaksanaan kegiatan pengelolaan dana setiap triwulan seperti yang dikatakan oleh Suherlan yang merupakan tim manajemen BOS kabupaten Sambas berikut ini Untuk tertib administrasi maka dalam mekanisme pengajuan dana BOS sekolah diharuskan membuat laporan pelaksanaan kegiatan pengelolaan dana setiap triwulan. Komponen yang diajukan untuk memperoleh dana BOS adalah membuat laporan realisasi kegiatan dalam bentuk format K-7a selain ditandatangan oleh kepala sekolah dan bendahara BOS laporan tersebut harus juga ditandatangani oleh Manajer BOS Kabupaten dan Kepala UPT Kecamatan masing-masing. Lebih lanjut Dedi Kusmayani menyatakan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS dikirim ke Dinas Pendidikan Kabupaten untuk dikoreksi dan diteliti jika ternyata masih ada kesalahan dalam penyusunan laporan, sekolah disuruh memperbaikinya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SDN PAPRINGAN 02 KALIWUNGU SEMARANG  Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI SDN PAPRINGAN 02 KALIWUNGU SEMARANG Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Berdasarkan hasil peneltian dapat ditarik kesimpulan bahwa a) Perencanaan RKAS SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang disusun oleh Tim anggaran sekolah dengan melibatkan semua guru dan karyawan sekolah untuk merencanakan anggaran kerja sekolah selama satu tahun. Anggaran disusun berdasar kumpulan kegiatan/kebutuhan dari guru dan karyawan masing-masing bidang. Rencana sementara yang telah tersusun kemudian dikomunikasikan dengan Komite Sekolah untuk dimintai pertimbangan yang perlu dilaksanakan dalam tahun anggaran tersebut. b) Pelaksanaan Dana BOS diawali penyaluran Dana BOS. Dana BOS diterima setiap triwulan atau tiga bulan sekali, jadi setiap tahun ada 4 kali penyaluran dana BOS. Pembelanjaan barang/jasa dilaksanakan oleh semua pihak dari sekolah dengan menerapkan prinsip efektif dan efisien. Selanjutnya barang harus menyerahkan bukti transaksi kepada Bendahara/Bendahara BOS untuk dilakukan pembukuan. Pembukuan yang dibuat meliputi buku kas umum, buku pembantu bank, dan buku pembantu pajak. c) SDN Papringan 2 Kaliwungu Semarang melaporkan Pengelolaan Dana BOS kepada Dinas Pendidikan Kabupaten, Provinsi dan Pusat. Sekolah mempublikasikan ringkasan RKAS secara terinci dana yang diterima dan pengeluarannya per tahun anggaran di papan pengumuman. Selain itu juga menginformasikan penggunaan Dana BOS kepada wali murid dengan memberikan lembar kertas saat diadakan rapat.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA BANTUAN  OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SEKOLAH DASAR NEGERI BELAH I   Akuntabilitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD Negeri Belah I Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan.

AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SEKOLAH DASAR NEGERI BELAH I Akuntabilitas Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD Negeri Belah I Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan.

Penelit ian yang berjudul : Akunt abilit as Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SD Negeri Belah I , bert ujuan (1) mendiskripsikan t ingkat t ransparansi pengelolaan dana BOS dan; (2) m endiskripsikan part isipasi komit e sekolah / masyarakat dalam pengelolaan dana BOS. Penelit ian ini menggunakan met ode deskript if kualit at if dengan pendekat an et nografi . Penelit ian dilakukan di SD Negeri Belah I Kecamat an Donorojo Kabupat en Pacit an. Teknik pengumpulan dat a m enggunakan w awancara, observasi pengumpulan doku- ment asi. Dalam pengum pulan dat a menggunakan inst rum en penelitian yang dibagi menjadi beberapa kom ponen. Sedangkan analisa dat a menggunakan komponen t ransparan dan tidak transparan, untuk mengukur derajad keabsahan dat a m enggunakan met ode t riangulasi sumber dan t riangulasi m et ode,review informan, dan pengecekan data (member cheks).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH PRINSIP GOOD GOVERNANCE TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH

ANALISIS PENGARUH PRINSIP GOOD GOVERNANCE TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH

dari keseluruhan dana pendidikan agar satuan pendidikan dapat melakukan kegiatan pendidikan secara teratur dan berkelanjutan sesuai Standar Nasional Pendidikan. Menurut Karisun (2010) pada penelitiannya mengunkapkan bahwa konsep Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah menjamin siswa miskin tetap bersekolah dengan membebaskan seluruh iuran sekolah. Selain itu, biaya pemeliharan, ujian sekolah, ulangan umum bersama, dan ulangan umum harian juga harus digratiskan. Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diambil dari dana kompensasi BBM, namun sudah banyak diketahui oleh wali murid ataupun masyakarat luas. Sedangkan untuk masyarakat yang masih belum mengerti orientasi dana BOS tersebut untuk apa dan bagaimana cara penggunaannya sering menjadi kendala bagi pihak sekolah dan masyarkat (Karisun, 2010).
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bagi Siswa Kurang Mampu

BAB I PENDAHULUAN - Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bagi Siswa Kurang Mampu

Berbeda di kabupaten Labuhanbatu, penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekitar 20 miliar rupiah tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya, angka itu tidak masuk dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati Labuhanbatu. Berdasarkan data dinas pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, jumlah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai 77,5 miliar rupiah. Bantuan itu ditujukan kepada sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI) dan sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah (SMP/MTS). Sementara itu, dalam LKPj Bupati yang disampaikan di hadapan anggota dewan baru-baru ini disebutkan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang direalisasikan hanya 57,3 miliar rupiah. Dengan begitu, terdapat selisih sekira 20 miliar rupiah dengan data Dinas Pendidikan. Sementara itu, seluruh data penerima dan besaran anggaran yang diterima masing-masing sekolah telah diserahkan kepada petugas pembuat LKPj Bupati. Data itu juga telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sebagai bentuk pertanggungjawaban laporan realisasi penggunaan anggaran. Dan faktanya sampai sekarang data itu tidak ada lagi dipertanggungjawabkan dengan apa yang diharapkan dan yang ada hanya data
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

   PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL  SEKOLAH (BOS) DI SD N Pengelolaan Dana BAntuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD N Kemasan I Surakarta.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SD N Pengelolaan Dana BAntuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD N Kemasan I Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) perencanaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) (2) pelaksanaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) (3) pertanggungjawaban dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri Kemasan I Surakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data dengan menggunakan teknik trianggulasi sumber dan metode. Hasil dari penelitian menyimpulkan (1) dalam proses perencanaan komponen yang terlibat antara lain Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab, Bendahara sekolah, dewan guru dan Komite sekolah. Proses perencanaan diawali dengan menyusun RAKS (2) Pelaksanaan pengelolaan BOS diawali dengan pengambilan dana yang dilakukan bendahara sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum di bank. Pengeluaran yang tidak termasuk pada 13 item dalam tata kelola dana BOS menggunakan iuran infak siswa yang dilaksanakan setiap jumat. (3) Pertanggungjawaban BOS melalui laporan yang dikerjakan bertahap setiap hari. Dalam pengelolaan BOS ada beberapa buku tata kelola yang harus dibuat yaitu Buku kas umum, Buku Pembantu Kas Umum, Buku Pembantu Bank dan Buku Pembantu Pajak.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN  DANA BANTUAN OPERASIONAL  SEKOLAH (BOS)   Pengelolaan Dana BAntuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD N Kemasan I Surakarta.

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Pengelolaan Dana BAntuan Operasional Sekolah (BOS) Di SD N Kemasan I Surakarta.

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh Subhanahu Wa Ta’ala , atas limpahan rahmat dan karunia-Nya akhirnya penulis dapat menyelesaikan tesis dengan j udul : “ PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SD N KEMASAN I SURAKARTA ”.

17 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH PRINSIP GOOD GOVERNANCE TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH

ANALISIS PENGARUH PRINSIP GOOD GOVERNANCE TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH

Salah satu Sekolah Dasar yang menarik bagi peneliti adalah Sekolah Dasar yang ada pada kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta, selain padat penduduk wilayah ini merupakan wilayah dimana tiap tahunnya banyak pendatang baru dari luar daerah. Sehingga banyak dampak postif dan negatif bagi sekolah dalam memberikan pelayanan pubilk dalam bidang pendidikan. Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan diatas, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang “ Analisis Pengaruh Prinsip Good Governance Pencapaian Tujuan Dana Bantuan Operasional Sekolah” ( Studi Pada Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

BAB III PENGARUH PENERAPAN MEKANISME BARU PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH 3.1 Mekanisme Penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah - SISTEM PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DARI PUSAT KE DAERAH TAHUN 2005-2013 Repository - UN

BAB III PENGARUH PENERAPAN MEKANISME BARU PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH 3.1 Mekanisme Penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah - SISTEM PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DARI PUSAT KE DAERAH TAHUN 2005-2013 Repository - UN

3.1.1 Mekanisme Penyaluran Dana BOS Periode Tahun 2005 hingga 2010 Dalam petunjuk pelaksanaan program BOS 2005 dinyatakan bahwa dana BOS untuk 6 bulan pertama disalurkan sekaligus ke rekening sekolah. Penyaluran dana BOS dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Provinsi melalui lembaga penyalur yang ditunjuk, dengan mekanisme sebagai berikut:

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang.

PENDAHULUAN Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN Papringan 02 Kaliwungu Semarang.

Pada kenyataannya, banyak sekolah-sekolah yang belum memaksimalkan pemanfaatan dana BOS, dan tidak jarang sekolah yang sudah menerima dana BOS masih kekurangan sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran, seperti hal nya buku dan yang lebih sering terlihat adalah kurangnya perawatan bangunan sekolah. Fenomena diatas timbul dikarenakan pengelola kurang memahami bagaimana mengelola keuangan khusunsya dana BOS.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...