Daun srikaya (Annona squamosal L)

Top PDF Daun srikaya (Annona squamosal L):

EFEK PEMBERIANEKSTRAK DAUN SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA L) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA(CCL4) - Repository UNRAM

EFEK PEMBERIANEKSTRAK DAUN SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA L) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI KARBON TETRAKLORIDA(CCL4) - Repository UNRAM

Penelitian ini menggunakan ekstrak daun srikaya (Annona squamosal L) sebagai agen hepatoprotektor. Kandungan beberapa senyawa antioksidan seperti flavonoid dapat mencegah proses kerusakan hepar. Parameter kerusakan hepar yang dinilai pada penelitian ini adalah kadar SGOT dan SGPT. SGOT dan SGPT dipilih karena serum ini sensitif terhadap kerusakan hepar.

10 Baca lebih lajut

Toksisitas Ekstrak Etanol 60%, 80% dan 96% daun Srikaya (Annona squamosa L.) Hasil Maserasi Kinetik terhadap Larva Artemia salina Leach - Ubaya Repository

Toksisitas Ekstrak Etanol 60%, 80% dan 96% daun Srikaya (Annona squamosa L.) Hasil Maserasi Kinetik terhadap Larva Artemia salina Leach - Ubaya Repository

Telah dilakukan penelitian Toksisitas Ekstrak Etanol 60%, 80% dan 96% daun Srikaya (Annona squamosa L.) menggunakan Brine Shrimp Lethality Test (BST) terhadap larva Artemia salina Leach. Ekstraksi serbuk daun Srikaya dilakukan dengan cara maserasi kinetik menggunakan pelarut etanol 60%, 80% dan 96%. Larva Artemia salina Leach yang digunakan adalah yang berumur 48 jam dan diberi perlakuan selama 24 jam dengan larutan uji ekstrak etanol. Data kematian larva Artemia salina Leach dicatat dan diolah dengan menggunakan Probit Analisis Program untuk menentukan nilai LC 50 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI POLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.)  Aktivitas Sitotoksik Fraksi Polar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L.) Terhadap Sel T47d.

AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI POLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.) Aktivitas Sitotoksik Fraksi Polar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L.) Terhadap Sel T47d.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, karena atas limpahan karunia-Nya penulis mempunyai kesempatan untuk menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi yang berjudul: “AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI POLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) TERHADAP SEL T47D”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang tulus kepada yang terhormat:

11 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Aktivitas Sitotoksik Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa Linn.) Terhadap Sel T47D.

PENDAHULUAN Aktivitas Sitotoksik Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa Linn.) Terhadap Sel T47D.

Berbagai senyawa kimia terkandung dalam bagian tanaman srikaya. Isolasi dan pemurnian ekstrak biji, daun dan ranting tanaman srikaya (Annona squamosa L.) menghasilkan senyawa aktif yaitu asetogenin (Spurr, 2010). Uji fitokimia terhadap ekstrak etanol daun srikaya yang difraksinasi dengan etil asetat menunjukkan adanya senyawa kimia annonaine yang merupakan golongan alkaloid (Magadula, 2009). Penelitian Rahayu et al, 1993, menunjukkan daun srikaya yang diekstrak dengan pelarut heksan, kloroform dan methanol mengandung senyawa kimia fenol, alkaloid, steroid, flavonoid, tannin dan saponin.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI SEMIPOLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona Squamosa Linn.)  Aktivitas Sitotoksik Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa Linn.) Terhadap Sel T47D.

AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI SEMIPOLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona Squamosa Linn.) Aktivitas Sitotoksik Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa Linn.) Terhadap Sel T47D.

184,49,41 µg/mL. Nilai ini menunjukkan bahwa efek toksik dari fraksi semipolar terhadap sel T47D tergolong rendah. Hasil identifikasi kandungan kimia memperlihatkan bahwa fraksi semipolar ekstrak etanol daun srikaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan tanin.

12 Baca lebih lajut

AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI NONPOLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa Linn.)   Aktivitas Sitotoksik Fraksi Nonpolar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa Linn.) Terhadap Sel T47D.

AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI NONPOLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa Linn.) Aktivitas Sitotoksik Fraksi Nonpolar Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa Linn.) Terhadap Sel T47D.

Syukur alhamdulillah dengan segala kerendahan hati penulis memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala karunia dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul: “ AKTIVITAS SITOTOKSIK FRAKSI NONPOLAR EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L.) TERHADAP SEL T47D ” . Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

13 Baca lebih lajut

Toksisitas Fraksi Heksan, Klorofom, dan Air dari Ekstrak Etanol 80 Daun Srikaya (Annona squamosa L.) dengan Brine Shrimp Lethality Test - Ubaya Repository

Toksisitas Fraksi Heksan, Klorofom, dan Air dari Ekstrak Etanol 80 Daun Srikaya (Annona squamosa L.) dengan Brine Shrimp Lethality Test - Ubaya Repository

Telah dilakukan penelitian Toksisitas Fraksi Heksan, Kloroform dan Air dari Ekstrak Etanol 80% daun srikaya (Annona squamosa L.) dengan Brine Shrimp Lethality Test terhadap larva Artemia salina Leach sebagai hewan uji. Pada penelitian yang telah dilakukan oleh Febriyanti (2010), terbukti bahwa ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosa L.) memberikan efek toksik dengan Brine Shrimp Lethality Test (BST) dengan nilai LC 50 = 3,035 μg/ml. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun

1 Baca lebih lajut

FORMULASI SALEP EKSTRAK METANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) DENGAN BERBAGAI VARIASI BASIS A. Muflihunna, Hediyanti Lating Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia Email : amchund124gmail.com ABSTRACT - FORMULASI SALEP EKSTRAK METANOL DAUN SRIKAY

FORMULASI SALEP EKSTRAK METANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) DENGAN BERBAGAI VARIASI BASIS A. Muflihunna, Hediyanti Lating Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia Email : amchund124gmail.com ABSTRACT - FORMULASI SALEP EKSTRAK METANOL DAUN SRIKAY

Uji kestabilan salep ekstrak metanol daun srikaya (Annona squamosa L) yang dilakukan adalah penentuan nilai yield. Nilai yield adalah besarnya gaya yang diperlukan sehingga salep dapat mengalir ketika dikeluarkan dari tube. Nilai yield dihitung dari pengukuran viskositas sediaan pada beberapa rpm, kemudian dari data yang diperoleh dapat ditentukan tekanan geser (Shearing stress) dan kecepatan geser (Rate of shear). Sifat aliran ditentukan dengan membuat grafik hubungan antara tekanan geser (Shearing stress) dan kecepatan geser (Rate of shear). Analisa data statistik nilai yield
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona reticulata L.) Menggunakan Matriks Nata De Coco Dan Gel  Dalam Penyembuhan Luka  Sayat

Pemanfaatan Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona reticulata L.) Menggunakan Matriks Nata De Coco Dan Gel Dalam Penyembuhan Luka Sayat

Serbuk daun srikaya diekstraksi dengan pelarut etanol selama 5 hari, pisahkan, ampas di maserasi kembali selama 2 hari. Maserat yang diperoleh di uapkan dengan bantuan rotary evaporator. Ekstrak yang diperoleh diperangkapkan pada matriks nata de coco dengan cara merendam selama 24 jam kemudian di freeze dryer. Selanjutnya ekstrak etanol di formulasi menjadi sediaan gel menggunakan HPMC sebagai dasar gel. Masing-masing ekstrak daun srikaya dalam bentuk matriks nata de coco dan sediaan gel di uji terhadap kelinci yang telah dibuat luka sayat sepanjang 2 cm dengan variasi konsentrasi 0,25%, 0,5% dan 0,75%. Untuk ekstrak yang diperangkapkan pada matriks nata de coco diberikan satu kali sehari, sebagai kontrol diberi matriks tanpa ekstrak sedangkan untuk sediaan gel diberi tiga kali sehari, sebagai kontrol diberi dasar gel, masing- masing kelompok dilakukan terhadap enam ekor kelinci dengan berat 1,5-2,0 kg. Terhadap daun srikaya dilakukan pemeriksaan karakterisasi simplisia. Hasil karakterisasi simplisia diperoleh kadar air 8,64%, kadar sari yang larut dalam air 12,53%, kadar sari larut dalam etanol 12,17%, kadar abu total 7,74% dan kadar abu tidak larut dalam asam 0,54%.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Terhadap Sel T47d.

PENDAHULUAN Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Terhadap Sel T47d.

Daun srikaya (Annona squamosa L) mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai obat antikanker. Tanaman ini mengandung beberapa senyawa aktif, antara lain flavonoid, borneol, kamphor, alkaloid, terpen, saponin, tanin, polifenol dan senyawa poliketida (Dalimarta, 2003). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun srikaya mempunyai efek ketoksikan terhadap larva Artemia salina dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan nilai LC 50 0,64 µg/mL (Magadula et al, 2009). Uji sitotoksisitas ekstrak

9 Baca lebih lajut

HASIL DAN PEMBAHASAN  Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Terhadap Sel T47d.

HASIL DAN PEMBAHASAN Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Terhadap Sel T47d.

Sementara hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun srikaya memiliki kandungan senyawa golongan alkaloid, flavonoid dan polifenol. Hasil-hasil tersebut mengindikasikan ekstrak etanol daun srikaya kurang berefek sitotoksik terhadap sel T47D karena kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor antara lain rendahnya senyawa-senyawa dalam ekstrak etanol daun srikaya yang memiliki aktivitas antikanker termasuk senyawa asetogenin dan golongan alkaloid atau kemungkinan ekstrak etanol daun srikaya mempunyai efek toksik yang spesifik terhadap jenis sel kanker tertentu.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Uji Aktivitas Penghambatan Diare Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) terhadap Mencit Jantan

Uji Aktivitas Penghambatan Diare Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) terhadap Mencit Jantan

Daun srikaya mengandung steroid, flavonoid, karbohidrat, saponin, alkaloid dan tanin (Agrawal, et al., 2012), terpen, senyawa fenol dan minyak atsiri (Kokate, 1994). Beberapa kandungan senyawa aktif diatas seperti tanin, flavonoid, alkaloid, dan triterpen bertanggung jawab atas khasiat antidiare (Longanga, et al., 2000). Beberapa senyawa turunan tanin dan flavonoid memiliki aktivitas sebagai antimotilitas, antisekretori dan antibakteri (Otshudi, et al., 2000).

6 Baca lebih lajut

Uji Toksisitas Akut Oral Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) Terhadap Mencit (Mus musculus)

Uji Toksisitas Akut Oral Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) Terhadap Mencit (Mus musculus)

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi penelitian lebih lanjut mengenai toksisitas akut pemberian ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosa L.) terhadap mencit dan memperkirakan risiko penggunaan ekstrak etanol daun srikaya (Annona squamosa L.) pada manusia, sehingga penggunaan ekstrak tersebut dapat dilakukan secara aman.

4 Baca lebih lajut

Uji Aktivitas Penghambatan Diare Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) terhadap Mencit Jantan

Uji Aktivitas Penghambatan Diare Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona squamosa L.) terhadap Mencit Jantan

Uji efek antidiare ekstrak etanol daun srikaya pada mencit jantan menunjukkan bahwa EEDS dosis 50 mg/kg BB tidak memiliki efek sebagai antidiare. Uji efek antidiare menggunakan metode induksi oleh minyak jarak menunjukkan EEDS dosis 400 mg/kg BB efektif sebagai antidiare sedangkan menggunakan metode antimotilitas menunjukkan EEDS dosis 200 mg/kg BB efektif sebagai antidiare. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun srikaya memiliki efek sebagai antidiare.

2 Baca lebih lajut

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Indonesia adalah negara dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terbanyak di Asia Tenggara.DBD merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, oleh karena itu pencegahan harus dilakukan untuk memberantas penularan DBD.Larvasida yang umum digunakan saat ini adalah larvasida sintetis Temefos (Abate).Larvasida sintetis mulai mengalami resistensi dan memiliki efek yang berbahaya terhadap manusia dan populasi non-target, sehingga diperlukan alternatif berbahan dasar tanaman.Daun srikaya (Annona squamosa) mengandung zat aktif Acetogenin yang memiliki daya larvasida.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efikasi ekstrak daun srikaya (Annona squamosa) terhadap larva Aedes aegypti. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan penelitian post test only control group design dengan 7 perlakuan yaitu 5 konsentrasi (0,01%; 0,025%; 0,05%; 0,075%.; 0,1%) ekstrak daun srikaya (Annona squamosa), kontrol positif (abate), dan kontrol negatif (air) serta dilakukan 4 kali pengulangan.Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak daun srikaya (Annona squamosa) memiliki efikasi terhadap larva Aedes aegypti dengan LC 50
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Besarnya sampel penelitian setiap tabungnya adalah 25 larva nyamuk (WHO, 2005) untuk melihat daya larvasida ekstrak daun srikaya ( Annona squamosa) terhadap larva Aedes aegypti dimana terdapat 7 tabung secara keseluruhan, yaitu 5 tabung untuk ekstrak daun srikaya ( Annona squamosa ) dengan konsentrasi yang berbeda (0,01%; 0,025%; 0,05%; 0,075%, 0,1%) (Costa et. al., 2014), 1 tabung untuk temefos sebagai kontrol positif, dan 1 tabung untuk kontrol negatif. Agar penelitian valid, diperlukan pengulangan untuk tiap perlakuan yang dihitung dengan rumus:
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Peserta Seminar dan Workshop Basic Surgical Skills 2013 Lampiran 2 Dokumentasi Pelaksanaan Penelitian Simplisia daun srikaya Annona squamosa Simplisia dihaluskan menjadi serbuk.[r]

13 Baca lebih lajut

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Indonesia adalah negara dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terbanyak di Asia Tenggara.DBD merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, oleh karena itu pencegahan harus dilakukan untuk memberantas penularan DBD.Larvasida yang umum digunakan saat ini adalah larvasida sintetis Temefos (Abate).Larvasida sintetis mulai mengalami resistensi dan memiliki efek yang berbahaya terhadap manusia dan populasi non-target, sehingga diperlukan alternatif berbahan dasar tanaman.Daun srikaya (Annona squamosa) mengandung zat aktif Acetogenin yang memiliki daya larvasida.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efikasi ekstrak daun srikaya (Annona squamosa) terhadap larva Aedes aegypti. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan penelitian post test only control group design dengan 7 perlakuan yaitu 5 konsentrasi (0,01%; 0,025%; 0,05%; 0,075%.; 0,1%) ekstrak daun srikaya (Annona squamosa), kontrol positif (abate), dan kontrol negatif (air) serta dilakukan 4 kali pengulangan.Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak daun srikaya (Annona squamosa) memiliki efikasi terhadap larva Aedes aegypti dengan LC 50
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Efikasi Ekstrak Daun Srikaya (Annona Squamosa) terhadap Larva Aedes Aegypti

Indonesia adalah negara dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terbanyak di Asia Tenggara.DBD merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, oleh karena itu pencegahan harus dilakukan untuk memberantas penularan DBD.Larvasida yang umum digunakan saat ini adalah larvasida sintetis Temefos (Abate).Larvasida sintetis mulai mengalami resistensi dan memiliki efek yang berbahaya terhadap manusia dan populasi non-target, sehingga diperlukan alternatif berbahan dasar tanaman.Daun srikaya ( Annona squamosa ) mengandung zat aktif Acetogenin yang memiliki daya larvasida.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efikasi ekstrak daun srikaya ( Annona squamosa ) terhadap larva Aedes aegypti . Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan penelitian post test only control group design dengan 7 perlakuan yaitu 5 konsentrasi (0,01%; 0,025%; 0,05%; 0,075%.; 0,1%) ekstrak daun srikaya ( Annona squamosa ), kontrol positif (abate), dan kontrol negatif (air) serta dilakukan 4 kali pengulangan.Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak daun srikaya ( Annona squamosa ) memiliki efikasi terhadap larva Aedes aegypti dengan LC 50
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) TERHADAP SEL T47D   Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Terhadap Sel T47d.

AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) TERHADAP SEL T47D Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Daun Srikaya (Annona Squamosa L) Terhadap Sel T47d.

Syukur alhamdulillah dengan segala kerendahan hati penulis memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala karunia dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul: “ AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosa L) TERHADAP SEL T47D ”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects