daur ulang air

Top PDF daur ulang air:

Kajian Tentang Kelayakan Proses Daur Ulang   Air Limbah Rumah Tangga Menjadi Air Baku   Untuk Air Bersih Di Pemukiman Karyawan   PT. Inalum Tanjung Gading Kabupaten Batubara

Kajian Tentang Kelayakan Proses Daur Ulang Air Limbah Rumah Tangga Menjadi Air Baku Untuk Air Bersih Di Pemukiman Karyawan PT. Inalum Tanjung Gading Kabupaten Batubara

Tujuan penelitian yang dilakukan dalam tesis ini adalah untuk mengetahui kelayakan fasilitas instalasi pengolahan air limbah (sewage station) dan instalasi pengolahan air bersih (water station) yang ada di pemukiman karyawan PT. Inalum Tanjung Gading untuk melaksanakan proses daur ulang air limbahnya sehingga memenuhi kriteria fisik dan higienis (kimia dan biologi) sebagai air bersih. Selain itu juga untuk mengetahui kelayakan ekonomis dan persepsi masyarakat di pemukiman karyawan Tanjung Gading terhadap rencana mendaur ulang air limbah tersebut. Pada penelitian ini dilakukan pengumpulan data dari bulan September sampai Nopember 2010, yang terdiri dari data-data kualitas air, meliputi: data air sungai Sipare-pare sebagai air baku (masukan water station), data kualitas air keluaran hasil pengolahan sewage station dan water station yang diperoleh melalui sampling dan analisis di laboratorium PT. Inalum dan sebagai pembanding pada pengambilan sampel di bulan November 2010 dilakukan juga analisis di Laboratorium Penelitian USU, yang digunakan untuk mengkaji kelayakan fasilitas pengolahan yang ada. Pengumpulan data persepsi masyarakat dilakukan melalui kuisioner yang diberikan kepada karyawan PT. Inalum sebanyak 68 responden dengan metode cluster dan purposive sampling. Data hasil kuisioner diolah dan dilakukan uji statistik chi square, Kruskal Wallis dan t-test dengan bantuan software SPSS v.17. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fasilitas sewage station dan water station di pemukiman karyawan PT. Inalum Tanjung Gading Batubara layak secara fisik, higienis (kimia dan biologi) dan ekonomis untuk melaksanakan proses daur ulang air limbahnya. Selain itu diperoleh juga informasi tentang persepsi masyarakat, di mana sebahagian besar (56%) tidak mendukung dan merasa tidak nyaman terhadap program daur ulang air limbah karena kurangnya sosialisasi tentang informasi dan pengetahuan masyarakat tentang program daur ulang air limbah tersebut.
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DAN SISTEM DAUR ULANG AIR HOTEL BUDGET DI KOTA SURABAYA

PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DAN SISTEM DAUR ULANG AIR HOTEL BUDGET DI KOTA SURABAYA

1. Adanya air buangan yang mengalir melalui media yang terdapat pada biofilter mengakibatkan timbulnya lapisan lendir yang menyelimuti media atau yang disebut dengan biological film. Air limbah yang masih mengandung zat organik yang belum teruraikan pada bak pengendap, bila melalui lapisan lendir ini akan mengalami proses penguraian secara biologis. Efisiensi biofilter tergantung dari luas kontak anatara air limbah dengan mikroorganisme yang menempel pada permukaan media filter tersebut. Makin luas bidang kontaknya, maka efisiensi penurunan konsentrasi zat organik makin besar. Selain menghilangkan BOD dan COD, proses ini juga dapat mengurangi konsentrasi padatan tersuspensi atau suspended solid (SS), deterjen (MBAS), ammonium, dan fosfor.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

DAUR ULANG AIR LIMBAH DOMESTIK KAPASITAS

DAUR ULANG AIR LIMBAH DOMESTIK KAPASITAS

Adanya air limbah yang melalui media biakan bakteri mengakibatkan timbulnya lapisan lendir yang menyelimuti media yang biasa disebut juga biological film. zat organik yang belum teruraikan pada bak pengendap awal akan mengalami proses penguraian secara biologis pada lapisan lendir ini. Efisiensi reaktor biofilter anaerob-aerob ini sangat tergantung pada luas kontak antara air limbah dengan mikro- organisme yang menempel pada permukaan media biofilter tersebut. Semakin luas bidang kontak, efisiensi penurunan konsentrasi zat organik (BOD) makin besar. Selain itu biofilter juga berfungsi sebagai media penyaring air limbah yang melewati media ini, sehingga suspended solid dan bakteri E. coli yang terdapat dalam air limbah akan berkurang konsentrasinya. Efesiensi penyaringan semakin besar dengan adanya penyaringan dengan sistem aliran dari bawah ke atas (biofilter up flow), yaitu akan mengurangi kecepatan partikel yang terdapat pada air buangan, sehingga partikel yang tidak terbawa aliran ke atas akan mengendap pada dasar bak biofilter.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

DAUR ULANG AIR LIMBAH UNTUK AIR MINUM

DAUR ULANG AIR LIMBAH UNTUK AIR MINUM

Proses pengolahan air limbah dengan sistem RBC adalah merupakan proses yang relatif baru dari seluruh proses pengolahan air limbah yang ada, oleh kerena itu pengalaman dengan penggunaan skala penuh masih terbatas, dan proses ini banyak digunakan untuk pengolahan air limbah domestik atau perkoataan. Satu modul dengan diameter 3,6 meter dan panjang poros 7,6 meter mempunyai luas permukaan media mencapai 10.000 m 2 untuk pertumbuhan mikro-organisme. Hal ini memungkinkan sejumlah besar dari biomasa dengan air limbah dalam waktu yang relatif singkat, dan dapat tetap terjaga dalam keadaan stabil serta dapat menghasilkan hasil air olahan yang cukup baik. Resirkulasi air olahan ke dalam reaktor tidak diperlukan. Biomasa yang terkelupas biasanya merupakan biomasa yang relatif padat sehingga dapat mengendap dengan baik di dalam bak pengendapan akhir. Dengan demikain sistem RBC konsumsi energinya lebih rendah. Salah satu kelemahan dari sistem ini adalah lebih sensitif terhadap perubahan suhu.
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

Aplikasi Penggunaan Air Dalam Fiqh Pada Bangunan Hunian: Reduce, Reuse Dan Recycle ?

Aplikasi Penggunaan Air Dalam Fiqh Pada Bangunan Hunian: Reduce, Reuse Dan Recycle ?

Teknologi daur ulang telah dilakukan di Masjid Salman ITB dan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid. Namun teknologi ini hanya untuk air yang musta’mal, muqayyad dan muttaghayyir. Prinsip instalasi daur ulang air wudhu' di Masjid Salman ITB adalah sebagai berikut : Air bekas wudhu' akan ditampung pada sebuah tangki kemudian air tersebut di masukkan ke dalam tangki filtrasi dan adsorpsi. Pada tangki filtrasi dan adsorpsi air wudhu dan kotorannya akan dipisahkan dengan cara penyaringan. Alat penyaring disebut media, yakni pasir aktif. Kotoran-kotoran yang dibawa oleh air wudhu' akan tersangkut pada pasir sedangkan air wudhu' akan terus mengalir menuju ke tangki selanjutnya. Selain itu adanya zat pencemar yang terkandung dalam air akan diserap oleh media, yakni karbon aktif. Lalu dari tangki filtrasi air wudhu' tadi dialirkan ke bak klorinasi. Hal ini dilakukan agar air wudhu' tersebut terbebas dari mikroorganisme berbahaya, yakni proses desinfeksi. Zat yang digunakan pada proses ini adalah kaporit. Untuk standar air wudhu', sebenarnya proses desinfeksi tidak perlu digunakan. Namun, ada beberapa orang yang mengambil kebutuhan air bersih dan air minumnya pada kran-kran mesjid Salman ITB. Sehingga dibutuhkan proses pematian mikroorganisme agar air tersebut aman digunakan. Air yang telah didesinfeksi akan ditampung pada tangki kemudian disalurkan melalui kran-kran air wudhu' (Amri, 2009).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM CAMPURAN BETON BARU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM CAMPURAN BETON BARU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Saat ini telah banyak dilakukan penelitian untuk pengunaan bahan material lain khususnya limbah padat yang dapat digunakan sebagai material pengganti pembentuk beton. Salah satu diantaranya yaitu penggunaan limbah beton sebagai pengganti agregat alam dari sisa bongkaran bangunan, sisa bangunan yang terbakar, sisa bangunan terkena gempa dan sisa beton siap pakai (readymix) yang disebut dengan beton daur ulang (recycled concrete). Beton memiliki sifat dasar yang unik sehingga diperlukan pengetahuan yang cukup luas mengenai sifat bahan dasar terutama sifat bahan dasar dari agregat daur ulang. Agregat daur ulang ini memiliki sifat dasar yang berbeda dengan agregat alam sehingga perbedaan ini mengakibatkan perbedaan sifat beton yang dihasilkan. Adapun perbedaan-perbedaan ini akan dikaji berdasarkan referensi penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Air Kertas Rokok Pada Hasil   Cetakan Kertas Di PT. Pusaka Prima Mandiri Titi Kuning

Penentuan Kadar Air Kertas Rokok Pada Hasil Cetakan Kertas Di PT. Pusaka Prima Mandiri Titi Kuning

kertas rokok tersebut. Namun setelah dilakukanya pengujian, ada batasan dari standar yang di tetapkan perusahaan, memiliki kadar air yang sesuai untuk digunakan adalah 4,90 – 5,50 % . Dengan didapatnya suatu standar yang baru diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas kertas pada PT tersebut. Sehingga dapat mengurangi kertas yang sobek saat dicetak pada setiap mesin. Dengan didapatnya kadar air yang tepat dapat menciptakan sesuatu yang dapat mengurangi resiko daur ulang bahan akibat kertas yang akan digunakan sobek atau berlipat – lipat akibat tidak kekurangan maupun kelebihan dari kadar air pada kertas tersebut, sehingga dapat menggunakan waktu dan alat maupun bahan - bahan sebaik mungkin untuk mendapatkan untung yang lebih. Karena semakin sering terjadi kerusakan kertas yang kemudian di daur ulang dapat memakan bahan baku yang seharusnya bisa digunakan untuk bahan yang baru jadi digunakan untuk bahan yang didaur ulang.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

STUDI PENANGANAN LIMBAH SOLVENT SISA ANALISIS ACIDITY UNTUK PENGENDALIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI PERTAMINA UP IV CILACAP - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) CAHYO CONDRO SUSILO

STUDI PENANGANAN LIMBAH SOLVENT SISA ANALISIS ACIDITY UNTUK PENGENDALIAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI PERTAMINA UP IV CILACAP - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) CAHYO CONDRO SUSILO

kelemahan pada otak, rasa pusing dan muntah, menimbulkan lever, hilang kesadaran bahkan mengakibatkan kematian. Limbah acidity juga mempunyai dampak terhadap lingkungan yaitu menimbulkan bau, beracun, menimbulkan kebakaran, menimbulkan ledakan, bersifat reaktif dan korosif, serta pencemaran lingkungan. Dalam satu tahun limbah acidity di Laboratorium Pertamina rata-rata terkumpul sebesar 72 liter, jumlah yang relatif banyak untuk buangan limbah B3 cair. Buangan limbah acidity di laboratorium kilang Pertamina timbul disebabkan banyaknya kegiatan analisis acidity pada minyak mentah maupun pelumas. Penggunaan solvent acidity tidak dapat dihindari, karena untuk mengontrol kualitas minyak mentah dan pelumas. Sebelum dilakukan penelitian daur ulang limbah acidity di Laboratorium Pertamina UP IV Cilacap, limbah tersebut dibuang ke CPI (Corrugated Plate Interceptor) sehingga sangat berbahaya karena mudah menguap, beracun, bau, dapat menimbulkan kebakaran maupun pencemaran lingkungan yang bila lolos ke perairan/laut dapat merusak biota air.
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM CAMPURAN BETON BARU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENELITIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG DALAM CAMPURAN BETON BARU - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

3. Nilai kuat tarik beton agregat daur ulang semakin kecil dengan bertambahnya prosentase agregat daur ulang yang digunakan dalam campuran beton. Berdasar pengamatan benda uji kuat tarik-belah, prosentase agregat yang terlepas lebih banyak untuk beton agregat daur ulang. Dapat disimpulkan bahwa ikatan antara agregat daur ulang dengan mortar baru yag lemah menjadi salah satu pengaruh menurunnya kuat tarik-belah beton agregat daur ulang.

2 Baca lebih lajut

Permen Greenbuilding

Permen Greenbuilding

4. Undang­Undang   Nomor   32   Tahun   2009   tentang Perlindungan   dan   Pengelolaan   Lingkungan   Hidup (Lembaran   Negara   Republik   Indonesia   Tahun   2009 Nomor   140,   Tambahan   Lembaran   Negara  Republik Indonesia Nomor 5059);Undang­Undang Nomor 18 Tahun 2008   tentang   Pengelolaan   Sampah   (Lembaran   Negara Republik   Indonesia   Tahun   2008   Nomor   69,   Tambahan Lembaran   Negara   Nomor  4851);Instruksi   Presiden Republik   Indonesia   Nomor   2   Tahun   2008  tTentang Penghematan Energi dan Air;

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Penambahan Nilon Murni pada Nilon Daur Ulang terhadap Penyerapan Air Basis Gigi Tiruan Nilon Termoplastik

Pengaruh Penambahan Nilon Murni pada Nilon Daur Ulang terhadap Penyerapan Air Basis Gigi Tiruan Nilon Termoplastik

5.2 Perbedaan Nilai Penyerapan Air antara Nilon Murni, Nilon Daur Ulang, dan Kombinasi 60% Nilon Murni dengan 40% Nilon Daur Ulang 56 5.3 Pengaruh Penambahan 60% Nilon Murni pada 40% Nilon Daur Ulang terhadap Penyerapan Air Basis Gigi Tiruan Nilon Termoplastik 58

16 Baca lebih lajut

EFFECT OF RECYCLED COARSE AGGREGATE ON CONCRETE PROPERTIES   Effect Of Recycled Coarse Aggregate On Concrete Properties.

EFFECT OF RECYCLED COARSE AGGREGATE ON CONCRETE PROPERTIES Effect Of Recycled Coarse Aggregate On Concrete Properties.

Penelitian ini dilakukan dengan penelitian eksperimental dengan campuran agregat kasar daur ulang untuk 0%, 35%, 50% dan 65% pengganti. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa agregat daur ulang memiliki nilai lebih rendah dari agregat alam dalam hal berat jenis, jelas berat jenis; sedangkan agregat daur ulang memiliki nilai yang lebih tinggi dari penyerapan dan los Angeles dari agregat alam. Selain itu, nilai kuat tekan, kuat lentur dan modulus elastisitas 0% agregat daur ulang adalah yang tertinggi dibandingkan dengan 35%, 50% dan 65% pengganti. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa persentase agregat daur ulang akan mempengaruhi nilai kuat tekan, modulus elastisitas dan kekuatan lentur; dan 20 mm dari ukuran daur ulang agregat juga akan memiliki nilai yang tinggi kuat tekan, modulus elastisitas dan kekuatan lentur.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

DAUR ULANG SAMPAH KERTAS (1)

DAUR ULANG SAMPAH KERTAS (1)

Peluang usaha membuat Kertas Daur Ulang sangat menjanjikan. Koran bekas, Kertas bekas bisa jadi sumber penghasilan jika kita jeli melihatnya. Selama ini kertas-kertas tersebut kita anggap benda-benda yang tidak bernilai biasa kita buang begitu aja atau di jual ke tukang barang bekas dengan imbalan yang tidak

7 Baca lebih lajut

A. Air Mutlak - Hukum Air Daur Ulang

A. Air Mutlak - Hukum Air Daur Ulang

oleh hadits-hadits yang menunjukkan bahwa jika pengaruh najis itu telah hilang dengan cara dicuci maka benda yang terkena najis itu telah suci kembali. Juga karena para ulama telah berijma' (bersepakat) bahwa jika ada air yang terkena najis lalu bau, rasa, atau warnanya berubah maka air tersebut menjadi air najis. Jika tidak berubah (salah saru dari tiga sifat tersebut, Pen.) maka air itu tetap suci. Kecuali jika air yang tidak berubah itu kurang dari dua qullah. Sebagian ulama berpendapat bahwa air (yang kurang dari dua qullah, Pen.) itu menjadi air najis, meski tidak berubah. Pendapat yang benar, air itu tidak najis kecuali jika berubah (salah satu dari tiga sifat di atas, Pen.) karena analisis dan qiyas (analogi) mengarah pada kesimpulan ini. Sebab, jika air itu berubah dikarenakan benda najis, berarti najis tersebut telah memberikan pengaruh buruk padanya. Jika air tidak berubah, bagaimana mungkin kita menetapkan hukum najis pada air tersebut?
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGEMBANGAN WILAYAH DAN SEKTOR POTENSIAL TERHADAP PEMBANGUNAN DI KABUPATEN BOYOLALI  Analisis Pengembangan Wilayah Dan Sektor Potensial Terhadap Pembangunan Di Kabupaten Boyolali Tahun 2011-2015.

ANALISIS PENGEMBANGAN WILAYAH DAN SEKTOR POTENSIAL TERHADAP PEMBANGUNAN DI KABUPATEN BOYOLALI Analisis Pengembangan Wilayah Dan Sektor Potensial Terhadap Pembangunan Di Kabupaten Boyolali Tahun 2011-2015.

c. Memprioritaskan pengembangan pembangunan ekonomi pada sektor nonbasis seperti sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, limbah dan daur ulang, sektor konstruksi, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan dan asuransi, dan sektor real estate, karena sektor tersebut memiliki kompetisi yang baik sehingga perlu mendapat perhatian serius untuk dikelola dan dikembangkan menjadi sektor basis di masa mendatang dan menjadi penggerak utama perekonomian Kabupaten Boyolali.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Arahan Pengembangan Potensi Ekonomi Kabu

Arahan Pengembangan Potensi Ekonomi Kabu

Dari tabel diatas diketahui bahwa daerah dengan arsiran warna oranye menujukkan sektor pada Kabupaten Gresik tumbuh lebih cepat daripada proporsi pertumbuhan wilayah nasionalnya. Dimana menurut analisis proportional shift diketahui bahwa terdapat 8 sektor di Kabupaten Gresik yang tumbuh lebih cepat daripada wilayah provinsi, yaitu sektor Pertambangan dan Penggalian, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Transportasi dan Pergudangan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, Jasa Keuangan dan Asuransi, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Selain itu terdapat 9 sektor di Kabupaten Gresik yang tumbuh lebih lambat daripada wilayah provinsi, yaitu sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Industri Pengolahan, Pengadaan Listrik dan Gas, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Konstruksi, Real Estate, Jasa Perusahaan, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, Jasa lainnya.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Arahan Pengembangan Potensi Ekonomi Kabu

Arahan Pengembangan Potensi Ekonomi Kabu

Pada hasil KPPW didapatkan sektor-sektor yang memiliki daya saing dan pertumbuhannya cepat yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan; perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; penyediaan akomodasi dan makan minum informasi dan komunikasi; jas keuangan dan asuransu; jasa pendidikan; jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Sektor yang tidak memiliki daya saing dan tumbuh cepat adalah sektor pertambangan dan penggalian serta transportasi dan perdagangan. Sektor yang tidak mempunyai daya saing dan tumbuh lambat adalah industri pengolahan, pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang. Sektor yang mempunyai daya saing dan tumbuh lambat adalah sektor pengadaan listrik dan gas, konstruksi, real estate, jasa perusahaan, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, jasa lainnya.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

Prosiding Seminar Teknologi Pulp dan Kertas tahun 2014

Prosiding Seminar Teknologi Pulp dan Kertas tahun 2014

Pemanfaatan sludge cake sebagai bahan bakar alternatif dapat mengatasi masalah penanganan sludge cake sekaligus mendapatkan energi alternatif. Pemanfaatan sludge cake sebagai bahan bakar didasarkan atas potensi yang dimiliki, yaitu mempunyai kadar organik total dan nilai panas yang cukup tinggi. Sebagaimana ditampilkan pada Tabel 1, nilai kalor sludge cake dari pabrik pulp kraft cukup tinggi mencapai 13,25 MJ/kg (basis kering) meskipun masih di bawah nilai kalor batubara. Kandungan zat terbang yang dimiliki cukup tinggi dibandingkan kandungan karbon tetap- nya sehingga akan menghasilkan banyak gas volatil pada saat dibakar. Kandungan zat terbang yang tinggi ini dapat dimanfaatkan untuk pembakaran dan menjadi penyedia panas pada proses gasiikasi allothermal (gasiikasi dengan suplai panas dari luar). Kandungan oksigen dan nitrogen memberi kontribusi massa, namun tidak memiliki nilai kalor, sehingga menurunkan nilai kalor sludge cake. Tingginya kandungan oksigen dapat menurunkan kebutuhan oksigen dari udara pada proses gasiikasi maupun pembakaran. Kandungan nitrogen menyebabkan emisi NO x pada proses pembakaran. Sulfur berkontribusi terhadap nilai kalor sludge cake namun menghasilkan emisi SO x . Pengaruh kadar air terhadap nilai kalor nyata sludge cake dapat dilihat pada Gambar 1. Pada kadar air 80%, nilai kalor sludge cake hanya 0,9 MJ/kg dan pembakarannya akan menghasilkan suhu adiabatik hanya sekitar 250 o C. Suhu rendah ini tidak memungkinkan
Baca lebih lanjut

156 Baca lebih lajut

KAJIAN MODEL KESETIMBANGAN ADSORPSI LOGAM PADA LIMBAH PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN BENTONIT

KAJIAN MODEL KESETIMBANGAN ADSORPSI LOGAM PADA LIMBAH PELUMAS BEKAS MENGGUNAKAN BENTONIT

melumasi bagian mesin yang bergerak dan saling bergesekan agar tidak terjadi karat dan keausan pada mesin. Minyak pelumas jika digunakan dalam waktu yang cukup lama akan mengalami perubahan, baik perubahan secara fisik maupun kimia. Perubahan ini dipengaruhi oleh suhu, tekanan serta kotoran – kotoran yang masuk kedalam minyak pelumas selama pemakaian. Limbah pelumas bekas mengandung logam berat seperti timbal (Pb), seng (Zn), besi (Fe), alumunium (Al), tembaga (Cu) dan juga mengandung air hasil dari pembakaran bahan bakar. Secara sederhana minyak pelumas memiliki komposisi utama berupa base oil dan aditif. Base oil merupakan senyawa yang berasal dari tumbuhan, hewan, minyak bumi dan senyawa sintetik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects