Daya Tumbuh

Top PDF Daya Tumbuh:

Pembiakan Streptomyces katrae pada Formulasi Beras dan Jagung serta Pengaruhnya Terhadap Daya Tumbuh Benih padi

Pembiakan Streptomyces katrae pada Formulasi Beras dan Jagung serta Pengaruhnya Terhadap Daya Tumbuh Benih padi

Streptomyces berpotensi sebagai agens pemicu pertumbuhan dan biokontrol penyakit tanaman. Keterbatasan penggunaan Streptomyces saat aplikasi oleh petani di lapangan adalah masalah produksi massal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi formulasi beras dan jagung sebagai media berkembang S. katrae serta melihat pengaruh aplikasi formulasi terhadap pertumbuhan padi. Formulasi beras maupun jagung diinokulasikan S. katrae dan dinkubasi hingga berumur 20 hari. Aplikasi pelapisan benih dilakukan untuk melihat pengaruh formulasi S. katrae pada daya tumbuh benih padi. Tiga hari setelah inokulasi, miselium mulai tumbuh pada semua formulasi. Lima belas hari setelah inkubasi, populasi S. katrae paling tinggi adalah FB2 (90% beras + 10% limbah baglog jamur) dan FJ2 (90% jagung + 10% limbah baglog jamur) dengan total populasi 124.8 x 10 7 cfu dan 107.6 x 10 7 cfu. Pengaruh dari formulasi S. katrae terlihat pada panjang tunas, akar dan pengurangan jumlah inokulum X. oryzae pv. oryzae saat berumur10 hari setelah benih ditanam pada tanah kompos steril, tetapi tidak terlalu berpengaruh terhadap daya kecambah. Formulasi beras dan jagung dapat menjadi alternatif substrat S. katrae dengan produksi massal berbiaya murah.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Uji Daya Tumbuh Bibit Tebu  yang Terserang Hama Penggerek Batang Bergaris  (Chilo sacchariphagus Bojer.)

Uji Daya Tumbuh Bibit Tebu yang Terserang Hama Penggerek Batang Bergaris (Chilo sacchariphagus Bojer.)

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dimana atas berkat dan Rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan skripsi ini tepat waktu. Adapun judul dari skripsi ini adalah “Uji Daya Tumbuh Bibit Tebu yang Terserang Hama Penggerek Batang Bergaris (Chilo sacchariphagus Bojer.) ” yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

81 Baca lebih lajut

Perbandingan Daya Simpan dan Daya Tumbuh Pols Rumput Setaria (Setaria splendida Stapf) pada Panjang Daun dan Suhu Simpan Berbeda

Perbandingan Daya Simpan dan Daya Tumbuh Pols Rumput Setaria (Setaria splendida Stapf) pada Panjang Daun dan Suhu Simpan Berbeda

Meningkatnya jumlah ternak ruminansia mengakibatkan tingginya kebutuhan akan hijauan pakan tiap tahunnya. Budidaya hijauan pakan berkualitas masih terhambat oleh minimnya produksi dan penyediaan benih serta terkendala pada proses distribusi benih hijauan pakan menuju daerah-daerah di seluruh Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa pengaruh panjang daun serta suhu simpan yang berbeda terhadap daya simpan dan daya tumbuh pols rumput Setaria. Rancangan penelitian yang dipakai ialah rancangan acak lengkap (RAL) berpola faktorial 3x4 dengan 5 ulangan. Faktor A ialah perbedaan potongan daun yaitu potongan normal (8 cm), potongan setengah normal (4 cm), dan potongan habis (hanya akar). Faktor B adalah perbedaan lama simpan yang terdiri atas 2, 4, 6, dan 8 hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif pada peubah kondisi umum pols setelah penyimpanan serta awal tumbuh dan sidik ragam (ANOVA) pada peubah penyusutan bobot, daya tumbuh serta tinggi vertikal. Uji Duncan akan dilakukan apabila pada data terdapat perbedaan yang nyata.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Prosiding Seminar Inovasi Teknologi Pertanian 2012

Prosiding Seminar Inovasi Teknologi Pertanian 2012

Ketika diuji mutunya pada awal Mei 2008 benih padi Ciherang dan Mekongga telah mengalami peningkatan kadar air, terutama pada Ciherang dari sekitar 12,1% menjadi 13,8%. Sehingga telah melebihi batas maksimum kadar air untuk benih padi (BSN, 2003). Namun peningkatan kadar air tidak diikuti dengan penurunan daya tumbuhnya, daya tumbuh benih masih bertahan pada 91%. Tingginya kadar air merupakan faktor yang paling mempengaruhi menurunnya kualitas benih selama penyimpanan (Rickman, 2002) (Kawamura et al., 2004). Jika kadar air dapat dipertahankan serendah mungkin, maka umur simpan benih padi dapat dipertahankan lebih lama (Rickman, 2002) (Donahaye et al., 2011).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Analisis Sikap Dan Kepuasan Petani Terhadap Atribut Benih Padi Hibrida Maro Di Kabupaten Subang Jawa Barat

Analisis Sikap Dan Kepuasan Petani Terhadap Atribut Benih Padi Hibrida Maro Di Kabupaten Subang Jawa Barat

Secara keseluruhan varietas Hibrida Maro unggul dalam umur tanaman, kualitas kemasan, ukuran benih, tanggal kadaluarsa, ketahanan terhadap penyakit, daripada varietas Padi Hitam dan Ciherang. Hal tersebut sesuai dengan Hertiningsih (2009) yang menjelaskan bahwa bahan kemasan yang baik yaitu yang dapat menahan masuknya air, menahan masuknya udara, menahan masuknya pertukaran gas, berwarna putih atau bening yang tembus pandang, tidak beracun, dan mudah didapat. Namun memiliki kelemahan pada produktivitas, tahan hama, daya tumbuh (berkecambah), efisiensi penggunaan pupuk, daya simpan, jenis varietas, label benih, harga benih, kemudahan dalam akses benih, stok benih (ketersediaan ), ketersediaan demplot di lapangan, tingkat promosi brosur/leaflet. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Suprihatno et al., 2007). Yang menyatakan bahwa varietas IR 64 tahan terhadap rebah, varietas Ciherang dinilai sedang terhadap kerebahan, sedangkan rebah varietas Memberamo juga dinilai sedang terhadap kerebahan.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Optimasi Beberapa Metode Eliminasi Virus pada Apeks dan Meristem Tebu (Saccharum officinarum L)

Optimasi Beberapa Metode Eliminasi Virus pada Apeks dan Meristem Tebu (Saccharum officinarum L)

Gambar 17. Pencoklatan yang berpengaruh terhadap daya tumbuh meristem tebu PS864: (A) kondisi meristem pada saat 4 MST, (B) media di sekitar meristem tercemari quinon sehingga meristem mati pada saat 8 MST Akumulasi senyawa fenolik berupa quinon yang terlalu tinggi juga diduga sebagai faktor penghambat pertumbuhan dan kematian pada meristem (Gambar 17). Sel yang terluka akan mengaktifkan enzim oksidase sehingga senyawa fenol teroksidasi dan mengakibatkan pencoklatan pada jaringan (Hutami 2008). Menurut Cheong et al. (2012) senyawa fenolik bersifat toksik dan menyebabkan kematian pada meristem tebu, hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan subkultur setiap dua minggu. Selain subkultur, penggunaan arang aktif, polyvinylpirrolidone (PVP), polyvinylpolypirrolidone (PVPP), sodium diethyl dithiocarbamate (DIECA) dan 1,4-dithio-DL-threitol (DTT) juga dapat mengatasi pencoklatan. Senyawa-senyawa tersebut dapat menyerap dan mengurangi senyawa fenol, memodifikasi potensial redoks, dan menghambat aktivitas enzim fenolase (George dan Sherrington 1984; Hutami 2008). Penampilan biakan tebu pasca-perlakuan HWT dan ribavirin secara umum dapat dilihat pada Gambar 18.
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

Bab  1

Bab 1

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayahNya penelitian dan penulisan tesis ini berhasil diselesaikan. Tesis ini ditulis dengan tujuan untuk mengetahui kemungkinan stum karet okulasi dini dapat digunakan sebagai bahan tanam karet untuk pengiriman jarak jauh. Tema dalam penelitian yang dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2007 ini adalah daya tumbuh stum okulasi dini dalam pengiriman, dengan judul “Tanggap Daya Tumbuh Dua Klon Stum Okulasi Dini Karet terhadap Media Kemasan pada Pengiriman Jarak Jauh”.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Peningkatan Produksi Dan Mutu Rimpang Benih Jahe Putih Besar Melalui Pendekatan Pola Pertumbuhan Dan Keseimbangan Hormonal Dengan Aplikasi Paclobutrazol

Peningkatan Produksi Dan Mutu Rimpang Benih Jahe Putih Besar Melalui Pendekatan Pola Pertumbuhan Dan Keseimbangan Hormonal Dengan Aplikasi Paclobutrazol

Salah satu faktor yang menentukan daya simpan benih jahe putih besar (JPB) adalah mutu. Mutu rimpang benih sangat ditentukan oleh tingkat kemasakan rimpang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap daya simpan rimpang benih JPB, dengan mempelajari perubahan mutu fisiologis selama penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca dan Laboratorium Teknologi Benih, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat serta Laboratorium Pascapanen IPB Bogor, mulai bulan Juli 2012 sampai dengan Februari 2013. Rancangan yang digunakan adalah acak lengkap (RAL) dengan lima ulangan. Perlakuan yang diuji adalah tiga tingkat umur panen benih 7, 8, dan 9 bulan setelah tanam (BST). Pengamatan dilakukan terhadap perubahan fisiologis (penyusutan bobot, persentase rimpang bertunas, tunas, kadar air, dan laju respirasi), serta viabilitas rimpang benih (daya tumbuh, tinggi, dan bobot kering bibit) selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan rimpang benih umur 7 dan 8 BST mempunyai daya simpan terbaik karena menghasilkan masing-masing angka penyusutan bobot lebih rendah (24.7 dan 25.3%) dan tunas lebih pendek (0.30 dan 1.08 cm) dibandingkan dengan umur panen 9 BST (27.1% dan 1.6 cm) selama 4 bulan disimpan. Rasio ABA/sitokinin lebih tinggi pada umur 7 BST (5.0) dan 8 BST (4.7) dibanding umur 9 BST (4.2) pada rimpang benih JPB asal Nagrak. Masa dormansi rimpang benih JPB (umur 7, 8 dan 9 BST) mulai pecah setelah mengalami periode simpan 2 bulan. Rimpang benih umur 7 dan 8 BST sudah dapat digunakan sebagai bahan tanaman, karena mempunyai pertumbuhan dan produksi rimpang benih yang sama dengan 9 BST. Kata kunci: Dormansi, pertunasan, respirasi, viabilitas, dan Zingiber officinale
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Respon Beberapa Galur Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) pada Fase Pertumbuhan Vegetatif Terhadap Cendawan Rhizoctonia solani (Kuhn)

Respon Beberapa Galur Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) pada Fase Pertumbuhan Vegetatif Terhadap Cendawan Rhizoctonia solani (Kuhn)

Rendahnya daya tumbuh galur nomor 3 dan 7 dapat disebabkan karena benih yang ditanam mempunyai kemampuan tumbuh yang rendah, namun dapat pula karena benih yang ditanam mengalami infeksi dari hifa cendawan R. solani yang ditambahkan dalam media tanam tersebut, sehingga benih menjadi busuk dan tidak mampu untuk berkecambah. Galur nomor 8 dan 13 mempunyai daya tumbuh paling tinggi dibandingkan dengan galur yang lainnya. Hal ini dapat dikarenakan galur tersebut mempunyai kemampuan tumbuh dan daya adaptasi yang tinggi sehingga cendawan tidak dapat menginfeksi pada saat benih ditanam, namun dapat pula karena cendawan tidak mampu melakukan infeksi terhadap benih tersebut. Cendawan R. solani cocok pada kondisi panas dan lembap. R. solani dapat menyebabkan busuk benih (seed rot) dan busuk bibit (seedling blight) pada tanaman jagung dan beberapa tanaman yang lain [12].
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Budidaya Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill).

Budidaya Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill).

Cara tanam yang terbaik untuk memperoleh produktivitas tinggi yaitu dengan membuat lubang tanam memakai tugal dengan kedalaman antara 1,5 – 2 cm. Setiap lubang tanam diisi sebanyak 3 – 4 biji dan diupayakan 2 biji yang bisa tumbuh. Observasi di lapangan dijumpai bahwa setiap lubang tanam diisi 5 biji, bahkan ada yang sampai 7 – 9 biji sehingga terjadi pemborosan benih yang cukup banyak. Di sisi lain, pertumbuhan tanaman mengalami etiolisasisehingga dapat mengakibatkan tanaman menjadi mudah roboh. Kebutuhan benih yang optimal dengan daya tumbuh lebih dari 90% yaitu 50 – 60 kg/ha. Penanaman ini dilakukan dengan jarak tanam 40 cm x 10 – 15 cm. Pada lahan subur, jarak dalam barisan dapat diperjarang menjadi 15 – 20 cm. Populasi tanaman yang optimal berkisar 400.000 – 500.000 tanaman per hektar.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

Pengujian Vigor Daya Simpan Dengan Metode Pengusangan Cepat Fisik dan Vigor Kekuatan Tumbuh Pada Benih Padi

Pengujian Vigor Daya Simpan Dengan Metode Pengusangan Cepat Fisik dan Vigor Kekuatan Tumbuh Pada Benih Padi

  Padi (Oryza sativa L.) termasuk ke dalam tanaman serelia.Tanaman padi diklasifikasikan ke dalam ordo Poales, famili Poaceae, genus Oryza, dan spesies Oryza sativa. Padi memiliki bagian vegetatif seperti akar, batang, dan daun. Tanaman padi termasuk tanaman berakar serabut. Akar primer tumbuh pada saat perkecambahan yang kemudian digantikan dengan akar adventif. Batang tanaman padi tersusun dari beberapa ruas. Setiap ruas batang padi dimulai dan diakhiri dengan buku. Padi memiliki daun yang berbentuk lanset (sempit memanjang) dengan urat daun sejajar dan memiliki pelepah daun. Tipe buah padi yaitu bulir atau kariopsis yang tidak dapat dibedakan mana buah dan bijinya, memiliki bentuk hampir bulat hingga lonjong, bulir padi tertutup oleh palea dan lemma (Siregar, 1981). Berdasarkan keanekaragaman budidayanya padi terdiri dari padi sawah, padi gogo, dan padi rawa.
Baca lebih lanjut

138 Baca lebih lajut

Kriteria Kematangan Pascapanen Pisang Raja Bulu dan Pisang Kepok

Kriteria Kematangan Pascapanen Pisang Raja Bulu dan Pisang Kepok

Pengaruh Jenis Eksplan, Thidiazuron dan 2.4-D terhadap Induksi Kalus Embriogenik Manggis (Garcinia mangostana L.) pada Medium Setengah MS ......... 2 Invigorasi Benih Nangka (Artocarpus heterophyllus. Lamk) Tahan Kekeringan Unggulan Palu terhadap Viabilitas Setelah Periode Simpan .................. 9 Tingkat Ploidi Kromosom Aksesi Pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Berbiji dan Tidak Berbiji ........................................................................................ 15 Kriteria Kematangan Pascapanen Pisang Raja Bulu dan Pisang Kepok ................... 21 Kajian Penanganan Segar untuk Menekan Kehilangan Hasil Pisang Barangan di Sumatera Utara ................................................................................................... 27 Penggunaan Bahan Penjerap Uap Air pada Kemasan Atmosfir Termodifikasi Buah Rambutan cv. Binjai ...................................................................................... 35 Aplikasi Kalium Permanganat sebagai Oksidan Etilen dalam Penyimpanan Buah Pepaya IPB Callina ........................................................................................ 44 Penggunaan Kalium Permanganat sebagai Oksidan Etilen untuk Memperpanjang Daya Simpan Pisang Raja Bulu .................................................... 51 Mutasi Induksi dengan Iradiasi Gamma dan Regenerasi Plantlet Pisang cv. Barangan Secara In Vitro ........................................................................................ 62 Peningkatan Kualitas Buah Melon Budidaya Organik Melalui Pemupukan dan Penggunaan Gibberellin .......................................................................................... 72 Respon Pertumbuhan Bibit Pepaya pada Delapan Jenis Komposisi Media Tanam .................................................................................................................... 80 Perbaikan Teknologi Budidaya untuk Memperbesar Ukuran Buah Mangga Gedong Gincu ......................................................................................................... 89 Pengaruh Tingkat Naungan Plastik terhadap Produktivitas Lima Varietas Strowberi (Fragaria x annasa) ................................................................................ 96 Pengaruh Pola Curah terhadap Periode Pembungaan dan Pembuahan Beberapa Varietas Pamelo (Citrus Maxima (Burm) Merr.) di Dataran Rendah Kering .......... 103 Potensi Varietas terhadap Pengembangan Agrowisata Stroberi ( Fragaria x ananassa) di Batu Jawa Timur .............................................................................. 111
Baca lebih lanjut

211 Baca lebih lajut

Konsep Tumbuh Kembang KONSEP TUMBUH KEMB

Konsep Tumbuh Kembang KONSEP TUMBUH KEMB

Anak usia toddler ( 1 – 3 th ) mempunyai sistem kontrol tubuh yang mulai membaik, hampir setiap organ mengalami maturitas maksimal. Pengalaman dan perilaku mereka mulai dipengaruhi oleh lingkungan diluar keluarga terdekat, mereka mulai berinteraksi dengan teman, mengembangkan perilaku/moral secara simbolis, kemampuan berbahasa yang minimal. Sebagai sumber pelayanan kesehatan, perawat berkepentingan untuk mengetahui konsep tumbuh kembang anak usia toddler guna memberikan asuhan keperawatan anak dengan optimal.

11 Baca lebih lajut

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI KNO3 TERHADAP VIABILITAS BENIH LENGKENG (Dimocarpus longan Lour) SKRIPSI

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI KNO3 TERHADAP VIABILITAS BENIH LENGKENG (Dimocarpus longan Lour) SKRIPSI

Tanaman lengkeng di Indonesia umumnya masih diusahakan dalam skala kecil sebagai sistem usaha tani perkarangan, sehingga kuantitas dan kualitas hasilnya masih rendah. Ini karena bahan tanam yang digunakan belum menggunakan bibit unggul, dan pemeliharaannya belum intensif. Tanaman lengkeng merupakan tanaman pohon berkayu keras, tinggi tanaman biasanya mencapai 12 m dan diameter tajuk sekitar 10 m. Perakaran dalam, sehingga tanaman lengkeng termasuk tanaman yang masih dapat tumbuh di tempat dengan permukaan air tanah dalam, atau tanaman yang tahan kekurangan air (Prosea, 1992).
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI (AKHLAK MAHMUDAH) DI SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG - Raden Intan Repository

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI (AKHLAK MAHMUDAH) DI SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG - Raden Intan Repository

peserta didik agar dapat tumbuh dan berkembang kecerdasan dan daya kreasinya untuk kemaslahatan diri dan masyarakatnya; mampu menjadi model atau sentral identifikasi diri dan konsultan[r]

180 Baca lebih lajut

penilaian Demokrasi indonesia

penilaian Demokrasi indonesia

Sementara demokrasi yang baru tumbuh sering kekurangan sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu perempuan mengemudikan diri dalam dunia politik, kesetaraan gender sama sekali bukan hal[r]

276 Baca lebih lajut

ILMU TANAMAN PAKAN TERNAK

ILMU TANAMAN PAKAN TERNAK

• Tanaman semusim yang dapat beregenerasi sendiri serta tumbuh dan menyebar dengan Kelemahan • Sebagai tanaman semusim, daya tahan hidupnya bergantung pada cukup tersedianya b[r]

66 Baca lebih lajut

Aplikasi Kalium Permanganat sebagai Oksidan Etilen dalam Penyimpanan Buah Pepaya IPB Callina

Aplikasi Kalium Permanganat sebagai Oksidan Etilen dalam Penyimpanan Buah Pepaya IPB Callina

Pengaruh Jenis Eksplan, Thidiazuron dan 2.4-D terhadap Induksi Kalus Embriogenik Manggis (Garcinia mangostana L.) pada Medium Setengah MS ......... 2 Invigorasi Benih Nangka (Artocarpus heterophyllus. Lamk) Tahan Kekeringan Unggulan Palu terhadap Viabilitas Setelah Periode Simpan .................. 9 Tingkat Ploidi Kromosom Aksesi Pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Berbiji dan Tidak Berbiji ........................................................................................ 15 Kriteria Kematangan Pascapanen Pisang Raja Bulu dan Pisang Kepok ................... 21 Kajian Penanganan Segar untuk Menekan Kehilangan Hasil Pisang Barangan di Sumatera Utara ................................................................................................... 27 Penggunaan Bahan Penjerap Uap Air pada Kemasan Atmosfir Termodifikasi Buah Rambutan cv. Binjai ...................................................................................... 35 Aplikasi Kalium Permanganat sebagai Oksidan Etilen dalam Penyimpanan Buah Pepaya IPB Callina ........................................................................................ 44 Penggunaan Kalium Permanganat sebagai Oksidan Etilen untuk Memperpanjang Daya Simpan Pisang Raja Bulu .................................................... 51 Mutasi Induksi dengan Iradiasi Gamma dan Regenerasi Plantlet Pisang cv. Barangan Secara In Vitro ........................................................................................ 62 Peningkatan Kualitas Buah Melon Budidaya Organik Melalui Pemupukan dan Penggunaan Gibberellin .......................................................................................... 72 Respon Pertumbuhan Bibit Pepaya pada Delapan Jenis Komposisi Media Tanam .................................................................................................................... 80 Perbaikan Teknologi Budidaya untuk Memperbesar Ukuran Buah Mangga Gedong Gincu ......................................................................................................... 89 Pengaruh Tingkat Naungan Plastik terhadap Produktivitas Lima Varietas Strowberi (Fragaria x annasa) ................................................................................ 96 Pengaruh Pola Curah terhadap Periode Pembungaan dan Pembuahan Beberapa Varietas Pamelo (Citrus Maxima (Burm) Merr.) di Dataran Rendah Kering .......... 103 Potensi Varietas terhadap Pengembangan Agrowisata Stroberi ( Fragaria x ananassa) di Batu Jawa Timur .............................................................................. 111
Baca lebih lanjut

212 Baca lebih lajut

Daya Kecambah dan Pertumbuhan Mucuna bracteata Melalui Pematahan Dormansi Dan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Giberelin (GA3)

Daya Kecambah dan Pertumbuhan Mucuna bracteata Melalui Pematahan Dormansi Dan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Giberelin (GA3)

Saleh (2004) yang menyatakan bahwa benih yang diberi perlakuan skarifikasi memungkinkan masuknya air ke dalam benih lebih mudah sehingga imbibisi sebagai proses awal perkecambahan benih dapat terjadi. Imbibisi dapat mengaktifkan enzim-enzim perombakan yang menjadikan karbohidrat, protein dan lemak menjadi senyawa-senyawa aktif. Benih yang cepat berkecambah berarti memiliki kesempatan tumbuhnya axis embrio lebih panjang hingga memungkinkan terjadinya pembekakan pada bagian ujungnya sebagai tempat tumbuhnya akar dan plumula sehingga akar menjadi lebih panjang. Hal ini juga sesuai dengan pernyataan Hess (1975) dalam Purba (2008) menyatakan bahwa permulaan fase perkecambahan dengan penghisapan air (imbibisi) kemudian terjadi pelunakan kulit biji sehingga embrio memproduksi giberelin, giberelin kemudian berdifusi ke dalam sel aleuron menyebabkan endosperm mengalami pemecahan sehingga terbentuk sitokinin dan auksin menggalakkan pertumbuhan embrio membuat sel-sel membelah dan membesar. Pucuk tumbuh menembus permukaan tanah sedangkan akar tumbuh ke bawah. Saat kecambah muncul di atas permukaan tanah tumbuhan mulai memproduksi makanannya sendiri lewat fotosintesis
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...