Debt to Total Aset Ratio

Top PDF Debt to Total Aset Ratio:

Analisis Pengaruh Variabel Internal dan Eksternal Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Variabel Internal dan Eksternal Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

ukuran perusahaan, dan inflasi terhadap Return On Assets (ROA) sebagai variabel dependen menunjukkan hubungan yang cukup kuat. Hal ini terlihat dari nilai R sebesar 0.546 atau 54.6%, angka ini lebih besar dari 50%. Sedangkan R Square sebesar 0.298 atau 29.8% menunjukkan bahwa variabel independen Equity to Total Assets Ratio (EAR), Debt to Equity Ratio (DER), pertumbuhan aset, ukuran perusahaan, dan inflasi dapat menjelaskan 29.8% perubahan Return On Assets (ROA), sisanya sebesar 70.2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi pada penelitian ini. Nilai Adjusted R Square adalah 0,248 atau 24,8% yang bila dibandingkan dengan R Square diperoleh 0,05 atau 5%, dimana 5% saja dari Return On Assets (ROA) yang mampu diprediksi oleh Equity to Total Assets Ratio (EAR), Debt to Equity Ratio (DER), pertumbuhan aset, ukuran perusahaan, dan inflasi. Nilai Standar Error of The Estimate sebesar 0.90768 nilai ini digunakan untuk menilai ketepatan model regresi dalam memperkirakan variabel dependen, semakin rendah nilainya maka semakin tepat model regresi yang digunakan.
Baca lebih lanjut

140 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Laporan Keuangan - Pengaruh Ukuran KAP, Opini audit, Profitabilitas, Debt to Equity Ratio dan Return On Asset Terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan Perkebunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Laporan Keuangan - Pengaruh Ukuran KAP, Opini audit, Profitabilitas, Debt to Equity Ratio dan Return On Asset Terhadap Audit Report Lag pada Perusahaan Perkebunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (

leverage sedangkan variabel dependen yaitu Audit Report Lag. Indikator penelitian ini adalah ukuran perusahaan = total aktiva; ukuran KAP = KAP the big four diberi kode 1 atau KAP non the big four diberi kode 0 ; profitabilitas = ROA laba bersih/ total aset ; leverage = DER total utang / total ekuitas ; audit report lag = tanggal laporan audit – tanggal laporan dan menggunakan Skala Nominal. Teknik analisis yang digunakan analisis regresi berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit report lag. Di sisi lain, hanya ukuran kantor akuntan publik yang berpengaruh terhadap audit report lag. Secara simultan ukuran perusahaan, ukuran KAP, profitabilitas dan leverage berpengaruh terhadap audit report lag.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian - Analisis Pengaruh Variabel Internal dan Eksternal Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian - Analisis Pengaruh Variabel Internal dan Eksternal Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Hasil penelitian yang belum konsisten antara penelitian yang satu dengan penelitian yang lainnya, baik berbeda lokasi maupun periode waktu, mendorong penulis untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas, dan meneliti Equity to Total Assets Ratio (EAR), Debt to Equity Ratio (DER), pertumbuhan aset, ukuran perusahaan, dan inflasi sebagai variabel bebas. Peneliti memilih perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI sebagai objek penelitian, dan periode pengamatan 2009-2012, dengan judul “Analisis Pengaruh Variabel Internal dan Eksternal Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK  Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK Analisis Kinerja Keuangan Pada Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk.

Hasil dalam penetian dari tahun 2012 sampai 2013 dari rasio Likuiditas dilihat dari current ratio dan Quick Ratio mengalami penurunan. Peningkatan terjadi pada tahun 2013 ke tahun 2014 dikarenakan naiknya harta lancar sehingga kewajiban dapat terpenuhi . Dengan demikian PT. Indofood Sukses Makmur tbk termasuk dalam kategori baik. Dari rasio solvabilitas dilihat dari debt ratio dan Total Debt to Equity Ratio modal perusahaan tidak mencukupi penjaminan hutang yang diberikan oleh kreditor sehingga PT. Indofood Sukses Makmur tbk dikatakan tidak baik dari tahun 2012-2014. Dari rasio profitabilitas dilihat dari return on asset dan Return on Equity mengalami penurunan pada tahun 2012 ke tahun 2013. Kenaikan terjadi pada tahun 2013 ke tahun 2014 yang disebabkan oleh keefisiensian dalam menggunakan aset untuk mendapatkan laba sehingga keadaan PT. Indofood Sukses Makmur tbktermasuk dalam kategori baik.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH RASIO-RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RASIO-RASIO KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dari 43 perusahaan yang terdaftar hanya 10 sampel yang diambil. Variabel independen yang diteliti adalah rasio keuangan dari Current Ratio (CR), debt to equity ratio (DER), rasio hutang terhadap aset (DAR), perputaran total aset (TATO), dan price earning ratio (PER), sedangkan variabel dependen adalah pertumbuhan laba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan saat ratio (CR), debt to equity ratio (DER), rasio hutang terhadap aset (DAR), perputaran total aset (TATO), dan price earning ratio (PER) berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek. Parsial hanya variabel price earning ratio (PER) adalah efek yang signifikan, sedangkan rasio lancar (CR), debt to equity ratio (DER), rasio hutang terhadap aset (DAR), perputaran total aset (TATO) tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba di perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek. Tes digunakan regresi linear, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Penilaian kinerja tersebut dapat membantu pihak manajemen dalam mengambil keputusan sesuai tujuan yang telah ditetapkan sejak semula serta berperan dalam menentukan strategi apa yang akan diambil perusahaan. Penilaian kinerja suatu perusahaan mempunyai arti yang sangat penting dalam menentukan sasaran investasi modal yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan menghitung rasio likuditas yang diproksi melalui current ratio dan quick ratio, rasio solvabilitas yang diproksi melalui debt to equity ratio dan debt to total asset ratio, menghitung rasio profitabilitas yang diproksi melalui return on asset dan return on equity, menghitung rasio aktivitas yang diproksi melalui total aset turn over dan inventory turnover dapat digunakan untuk menilai kinerja perusahaan PT. Gudang Garam Tbk. Jenis adalah data sekunder. Sumber data berasal dari PT. Gudang Garam Tbk yang dapat didownload di www.idx.co.id, berupa neraca dan laba rugi selama tahun 2012-2016. Analisis kuantitatif diukur dengan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Leverage Keuangan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Logam Dan Sejenisnya Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Leverage Keuangan Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Logam Dan Sejenisnya Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Financial Leverage seringkali diukur dengan beberapa rasio keuangan sederhana seperti berikut ini Debt to Total Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Long Term Debt to Total Asset Ratio (LDAR), dan Long Term Debt to equity Ratio (LDER). Debt to Total Asset Ratio menekankan pada peran penting pendanaan utang bagi perusahaan dengan menunjukkan persentase aktiva perusahaan yang didukung oleh pendanaan utang. Semakin kecil rasio ini berarti semakin kecil jumlah modal pinjaman yang digunakan untuk membiayai aktiva perusahaan. Debt to Equity Ratio adalah rasio utang yang menunjukkan hubungan antara jumlah pinjaman yang diberikan kreditur dengan jumlah modal sendiri yang diberikan oleh pemilik perusahaan. Long Term Debt to Total Asset Ratio adalah rasio yang menggambarkan besarnya tingkat penggunaan hutang jangka panjang dibandingkan dengan total aset yang dimiliki. Long Term Debt To Equity Ratio adalah rasio yang memperbandingkan proporsi utang jangka panjang dengan ekuitas saham biasa. Semakin tinggi rasio LDER, maka semakin besar risiko yang ditanggung para pemegang saham.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR  Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.

Based on the variable research result Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA) dan Gross Profit Margin (GPM) have significance influence partially toward the profit change, meanwhile Current Ratio (CR) dan Total Asset Turn Over (TATO) variable have not influence partially toward profit change. The result of experimenting F analyziz shows the variable of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA), Gross Profit Margin (GPM) dan Total Asset Turn Over (TATO) collectively influence significanly toward profit change. The result of F experiment also shows the model which is used is fit. 28,9% variation variable profit change can be explained by variable of Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA), Gross Profit Margin (GPM) dan Total Asset Turn Over (TATO), meanwhile the residue is 71,1% explained by another factors out of the model which is examined. So, the variable of Debt to Equity Ratio (DER), Total Debt to Total Asset (TDTA) dan Gross Profit Margin (GPM) need the consideration by manufacture company in the analyzing of profit change.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAIN K

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAIN K

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan yang dinilai dengan analisis rasio keuangan pada perusahaan PT. H.M Sampoerna Tbk dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. Data yang diteliti berupa laporan keuangan PT. H.M Sampoerna Tbk dari tahun 2010 sampai dengan 2014. Perusahaan harus memiliki kinerja keuangan yang sehat dan efisien untuk mendapatkan laba dan meningkatkan atas prestasi yang telah dicapai perusahaan. Metode penelitian ini yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan pada PT. H.M Sampoerna Tbk perusahaan adalah analisis rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas. Hasil penelitian ini berdasarkan rasio likuiditas yang diproksikan Current Ratio dan Quick Ratio kondisi kinerja keuangan perusahaan kurang baik. Rasio profitabilitas yang diproksikan Net Profit Margin, Return on Assets, dan Return on Equity kondisi kinerja keuangan perusahaan baik. Rasio solvabilitas yang diproksikan Debt to Total Assets Ratio dan Debt to Total Equity Ratio kondisi kinerja keuangan perusahaan baik. Rasio aktivitas yang diproksikan Total Assets Turn Over dan Fixed Assets Turn Over kondisi kinerja keuangan perusahaan baik.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Financial Leverage Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Financial Leverage Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis statistik. Bila dilihat dari tinjauan penelitian ini yaitu ingin mengetahui pengaruh rasio keuangan yang terdiri atas Debt to Total Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Long Term Debt to Total AssetRatio(LDAR), Long Term Debt To Equity Ratio (LDER) terhadap financial distress perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012– 2014, maka metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tahap-tahap sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Debt to Total Asset Ratio dan Debt to Total Equity Ratio Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di BEI”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Total Asset Ratio (DAR) dan Debt to Total Equity Ratio (DER) secara parsial dan simultan terhadap Earning Per Share (EPS) pada perusahaan properti yang terdaftar di BEI periode tahun 2008 sampai dengan tahun 2011.

2 Baca lebih lajut

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Pertambangan Terbuka di Bursa Efek Indonesia Chapter III V

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Pertambangan Terbuka di Bursa Efek Indonesia Chapter III V

Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan informasi mengenai variabel penelitian yang utama. Ukuran yang digunakan antara lain frekuensi tendensi sentral (mean, median, modus), disperse (deviasi standar, variance), dan pengukur-pengukur bentuk seperti measures of sharpe. Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan dalam perhitungan statistik deskriptif ini adalah DPR, Current Ratio, Debt to Equity Ratio (DER), Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Growth, Collaterizable Asset (COL), dan Firm Size.

48 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Uraian Teoritis 2.1.1. Saham - Pengaruh Likuiditas, Leverage,Perputaran Aset, dan Price Book Value terhadap Earnings Per Share pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Uraian Teoritis 2.1.1. Saham - Pengaruh Likuiditas, Leverage,Perputaran Aset, dan Price Book Value terhadap Earnings Per Share pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Total Asset Turnover Ratio merupakan salah satu rasio aktivitas atau rasio manajemen aktiva. Rasio ini dirancang untuk mengetahui apakah jumlah total dari tiap-tiap jenis aset seperti yang dilaporkan dalam neraca terlihat wajar, terlalu tinggi, atau terlalu rendah jika dibandingkan dengan tingkat penjualan saat ini dan proyeksinya.

21 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER), Longterm Debt To Equity Ratio Terhadap Account Receivable Turnover (ART), dAN Total Asset Turnover (TATO)

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER), Longterm Debt To Equity Ratio Terhadap Account Receivable Turnover (ART), dAN Total Asset Turnover (TATO)

Pesatnya perkembangan perusahaan dan tingginya angka persaingan bisnis yang terjadi, mendorong setiap perusahaan untuk lebih bijak dalam mempertahankan perusahaannya dengan cara menyusun laporan keungan yang baik dan akurat sebagai alat komunikasi antar manajemen dengan para penggunanya, beberapa yang telah dilakukan diantaranya adalah menguji kegunaan rasio keungan. Pengujian-pengujian yang dilakukan pada pasar modal di Indonesia banyak diilhami oleh penelitian- penelitian terdahulu yang dilakuakan dinegara lain, seperto O’Connor (1973) dalam (Ulupui) yang mempelopori studi mengenai hubungan antara rasio keuangan berguna bagi investor (pemegang saham biasa) untuk mengambill keputusan. Hasil pengujiannya menunjukkan bahwa analisis kekuatan dari variabel model ratio denganrate of return menunjukkan adanya keragaman akan manfaat rasio keuangan bagi investor (pemegang saham biasa).
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio Dan Debt To Total Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Debt to Total Asset Ratio (DAR) memperlihatkan proporsi penggunaan hutang yang dimiliki dan seluruh kekayaan yang dimiliki, supaya aman porsi hutang harus lebih kecil terhadap aktiva. Debt to Total Equity Ratio (DER) menggambarkan perbandingan hutang dengan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri perusahaan untuk memenuhi kewajibannya. Untuk keamanan pihak luar DER terbaik jika modal lebih besar dari jumlah hutang atau minimal sama. Menurut Harahap (2005), pemegang saham atau manajemen mengharapkan rasio leverage ini besar. Oleh karena perusahaan yang memiliki DAR dan DER tinggi berarti perusahaan memiliki tingkat hutang yang tinggi dengan beban tetap yang tinggi, sehingga akan mengurangi beban pajak dan menyebabkan keuntungan bagi perusahaan. Hal tersebut tentu akan mempengaruhi laba bersih bagi pemegang saham biasa termasuk deviden, dilain pihak meningkatkan risiko karena kewajiban untuk membayar hutang lebih diutamakan (Harahap, 2007:303).
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER), Longterm Debt To Equity Ratio Terhadap Account Receivable Turnover (ART), dAN Total Asset Turnover (TATO)

Analisis Pengaruh Debt To Asset Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER), Longterm Debt To Equity Ratio Terhadap Account Receivable Turnover (ART), dAN Total Asset Turnover (TATO)

This study aimed to analyze the influence of variables auditor firm size, company firm size, and specialization auditor to audit the quality of the audit tenure as moderating variables simultaneously and partially. This study uses comparative causal. The population in this study is a company manufacturing consumer goods sub-sectors listed in Indonesia Stock Exchange in 2010-2014 as many as 20 firm and 100 observational analysis unit. Samples were selected by purposive sampling method. Type of data in this experiment is secondary data obtained from BEI website that www.idx.co.id. Data collection method used is the study documentation. This study has one dependent variable, three independent variables and the moderating variables. This study uses multiple regression analysis to examine the relationship dependent and independent variables and residual test to test the moderating variables. The research proves that the variable auditor firm size, company firm size, and influence simultaneously specialization auditors on audit quality. Variable auditor firm sizes and specialties auditor has no partial effect on audit quality, but the size of the company has significant effect on audit quality. Audit tenure is not a moderating variable between firm size, firm size, and specialization auditor to audit quality.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Likuditas, Rasio Leverage, Rasio Aktivitas, dan Rasio Profitabilitas terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Rasio Likuditas, Rasio Leverage, Rasio Aktivitas, dan Rasio Profitabilitas terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas terhadap pertumbuhan laba. Sampel penelitian ini menggunakan 57 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan tahunan pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Metode pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan, secara simultan Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Inventory Turnover, Total Assset Turnover, Return on Asset dan Return on Equity berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sedangkan secara parsial Current Ratio memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Quick Ratio memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Debt to Asset Ratio memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Inventory Turnover memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Total Asset Turnover memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Return on Asset memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Return on Equity memiliki pengaruh poistif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh leverage, ukuran perusahaan, Profitabilitas, dan likuiditas terhadap Peringkat obligasi syariah - Perbanas Institutional Repository

Pengaruh leverage, ukuran perusahaan, Profitabilitas, dan likuiditas terhadap Peringkat obligasi syariah - Perbanas Institutional Repository

bergaransi senilai 125 juta dolar dan BLT Finance senilai 36,632 juta dolar. Selanjutnya, perusahaan mengalami gagal bayar senilai 7,5 juta rupiah yang seharusnya dilakukan pada 9 Februari 2012 atas bunga obligasi konversi bergaransi milik BLT International Corporation. Sementara, empat surat hutang lainnya milik perseroan langsung dimana dua seri Sukuk Ijarah BLT II dan dua seri lagi adalah Obligasi BLT IV. Dengan demikian total gagal bayar atas bunga senilai 17,5 miliar rupiah. Pefindo sebagai lembaga pemeringkat obligasi menurunkan peringkat sukuk PT Berlian Laju Tanker yang sebelumnya CCC menjadi D.Risiko gagal bayar dari suatu perusahaan akan mempengaruhi peringkat obligasi syariah dan akan mempengaruhi kepercayaan para investor terhadap obligasi syariah tersebut.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 TINJAUAN TEORITIS 2.1.1 Struktur Modal - Analisis Pengaruh Struktur Modal Terhadap Tingkat Pengembalian Modal Sendiri pada Industri Tekstil dan Garmen Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2012

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 TINJAUAN TEORITIS 2.1.1 Struktur Modal - Analisis Pengaruh Struktur Modal Terhadap Tingkat Pengembalian Modal Sendiri pada Industri Tekstil dan Garmen Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2012

Rasio Solvabilitas (leverage) keuangan adalah rasio yang menunjukkan kapasitas perusahaan untuk memenuhi kewajiban baik jangka panjang maupun jangka pendek. Rasio ini terbagi atas debt to equity ratio, debt to asset ratio, longterm debt to equity ratio, longterm debt to capitalization ratio, times interes earned, cash flow interest coverage dan cash return on sales. Namun dalam penelitian ini rasio yang digunakan dalam Struktur Modal adalah rasio: debt to equity ratio, debt to asset ratio, longterm debt to equity ratio, yang mana debt to equity ratio adalah rasio yang membandingka antara total utang terhadap total equitas, sedangkan rasio debt to asst ratio adalah rasio yang membandingkan total utang terhadap total total asset dan rasio longterm debt to equity ratio adalah rasio yang membandingkan antara utang jangka panjang terhadap equitas.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN KOSMETIK DAN RUMAH TANGGA INDUSTRI SUB SEKTOR DAN PERUSAHAAN RETAIL SERVICE PERDAGANGAN SUB SEKTOR TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2015

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN KOSMETIK DAN RUMAH TANGGA INDUSTRI SUB SEKTOR DAN PERUSAHAAN RETAIL SERVICE PERDAGANGAN SUB SEKTOR TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2015

terhadap perubahan laba. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2008- 2011 berjumlah 25 perusahaan. Penelitian ini menggunakan random sampling, dimana alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, beberapa pengujian analisis regresi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua variabel independen menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian, secara parsial current ratio, dan operating profit margin berpengaruh terhadap perubahan laba perusahaan, sedangkan leverage ratio, price earning ratio dan inventory turnover tidak berpengaruh terhadap perubahan laba perusahaan. Secara simultan menunjukkan secara serentak seluruh variabel independen yaitu current ratio, leverage ratio, inventory turnover, operating profit margin dan price earning ratio berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan laba perusahaan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...