Depth First Search

Top PDF Depth First Search:

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kucing Menggunakan Metode Depth First Search (DFS)

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kucing Menggunakan Metode Depth First Search (DFS)

Setelah pengujian dilakukan dan diperoleh validitas pada pengujian tersebut melalui tabel yang disajikan di atas, maka selanjutnya dapat digambarkan grafik perbandingan pretest dan posttest pada penggunaan sistem pakar diagnosa penyakit kucing dengan pendekatan metode Depth First Search, yaitu sebagai berikut:

10 Baca lebih lajut

Aplikasi Berbasis Mobile untuk Pencarian Rute Angkutan Umum Kota Makassar Menggunakan Algoritma Depth First Search Mobile-Based Public Transportation Search Application for Makassar City Using Depth First Search Algorithm

Aplikasi Berbasis Mobile untuk Pencarian Rute Angkutan Umum Kota Makassar Menggunakan Algoritma Depth First Search Mobile-Based Public Transportation Search Application for Makassar City Using Depth First Search Algorithm

Pemberian fasilitas pencarian kode angkutan umum yang akan ditumpangi menuju ke suatu tempat. Dimana nantinya akan ditampilkan kode angkutan umum, informasi jalur yang dilalui angkutan umum dan memperlihatkan jalur rute angkutan melalui Google Maps. Metode yang akan digunakan untuk menentukan jarak terdekat dari posisi pengguna aplikasi dengan beberapa pilihan rute adalah algoritma depth first search, dimana depth first search merupakan algoritma untuk melintasi atau mencari sebuah pohon, struktur pohon, atau grafik satu dimulai pada akar (memilih beberapa node sebagai root dalam kasus grafik) dan mengeksplorasi sejauh mungkin sepanjang masing-masing cabang sebelum mundur .
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Column by Column dan   Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Babylon Tower merupakan permainan puzzle tiga dimensi yang terdiri dari enam buah cakram yang disusun menumpuk ke atas. Setiap cakram terdiri dari enam kolom bola kecil di sepanjang sisinya dengan enam jenis warna yang berbeda. Babylon Tower dapat dimainkan dengan cara diputar dan digeser. Tujuan dari permainan Babylon Tower adalah mengurutkan setiap bola dengan warna yang sama pada kolom yang sama serta mengurutkan setiap kolom berdasarkan tingkat kecerahan warna bola. Terdapat dua metode yang dapat digunakan untuk menemukan solusi permainan Babylon Tower, yaitu disc by disc dan column by column . Metode yang diajukan pada penelitian ini adalah algoritma column by column dan depth-first search . Pada penelitian ini ditunjukkan bahwa metode yang diajukan mampu menemukan langkah demi langkah untuk mencapai solusi dari permainan Babylon Tower .
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Implementasi algoritma Depth First Search (DFS) pada rute bus AKAP AKDP berbasis android.

Implementasi algoritma Depth First Search (DFS) pada rute bus AKAP AKDP berbasis android.

Variabel yang akan diperhitungkan adalah biaya. Dalam bertransportasi, jarak tentu akan sangat berpengaruh pada biaya yang perlu dikeluarkan. Alasan pemilihan variabel biaya karena variabel biaya adalah variabel yang penting dalam bertransportasi. Pengaturan jalur bus dari pemerintah tentu mempertimbangkan keramaian jalanan. Semakin ramai jalan tersebut tentu harapannya semakin banyak penumpang yang didapatkan oleh angkutan umum tersebut. Sehingga variabel seperti tingginya traffic jalan(kemacetan), bisa diabaikan karena dalam angkutan umum semakin ramai suatu tempat harapannya semakin banyak penumpang bus yang didapat. Algoritma Depth First Search(DFS) merupakan salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk memilih rute terpendek dari suatu jalur yang ada. Kelebihan algoritma ini dapat menampilkan berbagai alternatif jalur yang ada, saat tersedia banyak kemungkinan.
Baca lebih lanjut

198 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

terdiri dari dua tahap, yaitu menentukan cell-cell yang akan diwarnai melalui beberapa aturan logika kemudian algoritma depth-first search akan dijalankan untuk menyelesaikan cell-cell yang tersisa. Penelitian terhadap Japanese puzzle juga pernah dilakukan oleh Stefani et al. (2012) dengan menggunakan metode rule-based dan algoritma best-first search. Panov & Koceski (2014) menggunakan pendekatan heuristik yang diterapkan dalam permainan Kakuro. Algoritma yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah Self-Adapting Harmony Search (SAHS). Algoritma SAHS dapat ditingkatkan apabila dilakukan tahap perhitungan terlebih dahulu untuk menentukan kombinasi penjumlahan bilangan yang dapat menghasilkan bilangan yang diinginkan. Abdel-Raouf et al. (2014) menggunakan algoritma chaotic harmony search untuk mengembangkan algoritma flower pollination yang diterapkan dalam permainan Sudoku. Dari hasil penelitian ini, algoritma tersebut mampu menemukan jalan yang lebih baik untuk menyelesaikan soal Sudoku.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Minimax Menggunakan Metode Depth-First Search (DFS) pada Permainan Reversi Berbasis Windows Phone

Penerapan Algoritma Minimax Menggunakan Metode Depth-First Search (DFS) pada Permainan Reversi Berbasis Windows Phone

Pada penelitian ini hanya dibahas mengenai bagaimana menerapkan sebuah algoritma yang dalam hal ini yaitu algoritma minimax dengan menggunakan metode Depth-First Search pada sebuah aplik[r]

107 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Breadth First Search and Depth First Search Pada Permainan Slide Puzzle - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Penerapan Algoritma Breadth First Search and Depth First Search Pada Permainan Slide Puzzle - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Slide puzzle is a game to compile pieces of a picture appropriate to its position. A piece can only be moved by screp it out to the empty space, and it is going to be a difficulty apart to finish the game. Slide puzzle needs an algorithm, way to search for which is used to get the game solution. In this paper is explained about applying of Breadth First Search and Depth First Search algorithm in the slide puzzle game by using Microsoft Visual Basic 6.0. After that, it would be tested to finishing game manually (using people as player) and finishing game by using Breadth First Search and Depth First search algorithm (in this case computer). From the result of test, can be seen that searching by algorithm can be used to optimal of time and path solution in finishing slide puzzle which usually can’t be done if finishing game manually.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Perancangan Permainan Word Ladder Menggunakan Algoritma Depth First Search Pada Android

Perancangan Permainan Word Ladder Menggunakan Algoritma Depth First Search Pada Android

Atrinawati (2007) menggunakan metode depth first search dalam pencarian solusi pada permainan pairs. Permainan pairs adalah permainan mencari pasangan kartu yang sama. Kartu ini terdiri dari atribut gambar bertipe integer dan atribut open bertipe boolean. Atribut gambar akan bernilai integer yang merepresentasikan jenis gambar yang ada pada kartu dan bersifat unik. Sedangkan atribut open akan bernilai false jika pasangan gambarnya belum ditemukan, dan bernilai true jika pasangan gambarnya telah ditemukan. Pencarian solusi dilakukan secara mendalam hingga seluruh kartu pada permainan pairs terbuka.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

PENERAPAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA PERMAINAN SLIDE PUZZLE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENERAPAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA PERMAINAN SLIDE PUZZLE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENERAPAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA PERMAINAN SLIDE PUZZLE Oleh Dimas Maulana Ibrahim J2A 605 033 PROGRAM STUDI MATEMATIKA JURUSAN MATEMATIKA FA[r]

1 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Babylon Tower dapat diselesaikan dengan mengkombinasikan algoritma column by column dengan algoritma pencarian lainnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dirancang aplikasi permainan Babylon Tower yang diimplementasikan dengan algoritma column by column dan depth-first search untuk menyelesaikan permainan Babylon Tower .

5 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Blind search disebut juga Uninformed search merupakan strategi pencarian solusi dimana dalam proses pencariannya, tidak terdapat informasi tambahan tentang keadaan yang akan terjadi selanjutnya dari suatu langkah yang diambil. Blind search hanya mampu men-generate langkah-langkah selanjutnya dan menentukan apakah solusi sudah tercapai atau belum dari suatu langkah yang diambil. Blind search tidak mampu menentukan langkah mana yang lebih menguntungkan atau lebih menjanjikan untuk mencapai solusi (Russell & Norvig, 2010). Beberapa algoritma pencarian yang termasuk dalam blind search antara lain breadth-first search, depth-first search, iterative deepening search dan sebagainya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENERAPAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA PERMAINAN SLIDE PUZZLE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) BAB I dan II

PENERAPAN ALGORITMA BREADTH FIRST SEARCH DAN DEPTH FIRST SEARCH PADA PERMAINAN SLIDE PUZZLE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) BAB I dan II

Depth First Search, seperti halnya Breadth First Search, juga memiliki kelebihan di antaranya adalah cepat mencapai kedalaman ruang pencarian. Jika diketahui bahwa lintasan solusi permasalahan akan panjang maka Depth First Search tidak akan memboroskan waktu untuk melakukan sejumlah besar keadaan dangkal dalam permasalahan graf. Depth First Search jauh lebih efisien untuk ruang

23 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Babylon Tower is a three-dimensional puzzle which consists of six discs that are arranged piled up. Each discs consists of six columns of small balls along the side in six kinds of different colors. Babylon Tower can be played by rotating and sliding it. The goal of the game of Babylon Tower is to sort each ball of the same color on the same column and sort the balls in each column based on the brightness of the color of the ball. There are two methods that can be used to find a solution of the game of Babylon Tower, namely disc by disc and column by column. The methods proposed in this research are column by column and depth-first search. In this research, it is shown that the proposed methods are capable of finding step by step to reach a solution of the game of Babylon Tower.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Penerapan Algoritma Column by Column dan Depth-First Search dalam Permainan Babylon Tower

Hal. Gambar 2.1. Game tree pada Tic-Tac-Toe (Millington & Funge, 2009) 12 Gambar 2.2. Search tree pada permainan Babylon Tower 13 Gambar 2.3. Breadth-first search pada permainan Babylon Tower 15 Gambar 2.4. Depth-first search pada permainan Babylon Tower 17

12 Baca lebih lajut

Evaluasi dan Usaha Optimalisasi Algoritma Depth First Search dan Breadth First Search dengan Penerapan pada Aplikasi Rat Race dan Web Peta.

Evaluasi dan Usaha Optimalisasi Algoritma Depth First Search dan Breadth First Search dengan Penerapan pada Aplikasi Rat Race dan Web Peta.

Rat Race is a maze game. There is a rat with a main task to search an exit in the maze. The rat is provide with two blind search algorithm, that is Depth First Search and Breadth First Search. The main goal is to find an exit with minimum steps. In this application, Depth First Search has fewer steps to reach an exit than Breadth First Search algorithm. That is because Breadth First Search algorithm had so many backward steps. The blind search algortihm also can be use in another application. Web Peta is an application that use Depth First Search algorithm. The main purpose of this application are to search a route from one place to another place in map. The application also must provide alternative route and the shortest route.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

RANCANG BANGUN MOBILE ROBOT LINE FOLLOWER PADA LINTASAN LABIRIN DENGAN METODE DEPTH FIRST SEARCH.

RANCANG BANGUN MOBILE ROBOT LINE FOLLOWER PADA LINTASAN LABIRIN DENGAN METODE DEPTH FIRST SEARCH.

Robot line follower merupakan ketegori jenis mobile robot, dimana robot dapat bergerak mengikuti lintasan berupa garis berwarna hitam atau putih. Perancangan robot line follower ini tidak hanya sekedar mengukuti garis lintasan nya saja, tetapi dapat menemukan pencarian jalan terpendek pada lintasan berupa labirin dengan menggunakan metode DFS (Depth First Search). Dengan metode DFS ini, robot dapat menentukan keputusan yang tepat untuk menemukan solusi pencarian dan menghitung jarak serta waktu tempuh robot pada saat sebelum dan sesudah robot menemukan solusi pencarian. Agar robot dapat bergerak dengan lincah dan responsif dilintasan labirin, robot ini dibantu dengan sistem kontrol PID (Proportional Integratif Derivatif). Sedangkan lintasan labirin yang dirancang pada saat pengujian memiliki 7 buah titik start dan 1 buah titik finish. Dari hasil pengujian, waktu tempuh robot saat mode learning dengan mode return didapatkan rata-rata selisihnya waktunya adalah 18 detik dan rata-rata selisih jarak tempuhnya adalah 242,86 cm. Sedangkan nilai Kp dan Kd yang diperoleh adalah Kp = 30,Kd = 8.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Edugame Matching Picture 3D dengan Algoritma Depth First Search untuk Melatih Daya Ingat Anak

Rancang Bangun Edugame Matching Picture 3D dengan Algoritma Depth First Search untuk Melatih Daya Ingat Anak

Depth First Search adalah pencarian yang berjalan dengan meluaskan anak akar pertama dari pohon pencarian yang dipilih dan berjalan dalam dan lebih dalam lagi sampai simpul tujuan ditemukan, atau sampai menemukan simpul yang tidak punya anak. Kemudian, pencarian backtracking, akan kembali ke simpul yang belum selesai ditelusuri. Dalam implementasi nonrekursif , semua simpul yang diluaskan ditambahkan ke LIFO stack untuk penelusuran[6]. Penjelasan diatas dapat dilihat pada Gambar 1.

13 Baca lebih lajut

Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pada Ibu Hamil Menggunakan Metode Depth First Search Berbasis Web.

Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pada Ibu Hamil Menggunakan Metode Depth First Search Berbasis Web.

Menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah karena harus mengalami masa kehamilan dan persalinan. Akan tetapi sering kita dengar banyak wanita menikah dan hamil di usia belia. Padahal hamil di usia belia lebih berisiko mengalami gangguan kehamilan. Tidak hanya faktor usia, tetapi juga faktor pengetahuan tentang kehamilan yang masih kurang yang menjadi penyebabnya. Dalam bidang kesehatan terdapat suatu kecerdasan buatan yang disebut dengan sistem pakar, yaitu suatu sistem komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidangnya. Penelitian ini menggunakan metode Depth First Search yang akan melakukan penelusuran secara mendalam berdasarkan fakta yang akan diberikan oleh pengguna. Tujuan penelitian ini yaitu membantu ibu hamil untuk mendiagnosa penyakit saat kehamilan tanpa harus menemui pakarnya.Data yang digunakan berupa data gejala, penyakit, dan solusi. Hasil dari penelitian ini berupa sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit kehamilan. Berdasarkan pengujian terhadap masyakarat didapatkan total presentase interpretasi sebesar 86,88% yang menyatakan bahwa masyarakat sangat setuju dengan aplikasi sistem pakar tersebut dan sebesar 91,4% total nilai presentase interpetasi terkait keakuratan data yang digunakan.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

1 Maze Generator Dengan Menggunakan Algoritma Depth-First-Search

1 Maze Generator Dengan Menggunakan Algoritma Depth-First-Search

Labirin atau maze merupakan tempat yg penuh dengan jalan dan lorong yg berliku-liku dan simpang siur dan dipisahkan oleh tembok. Labirin seringkali dijadikan tantangan dalam permainan seperti puzzle, dimana terdapat objek dalam posisi awal harus menemukan jalan keluar pada posisi yang ditentukan. Dalam ilmu komputer, terdapat beberapa algoritma yang dapat digunakan untuk membuat sebuah labirin misalnya Recursive Backtracker, Kruskal’s Algorithm, Prim’s Algorithm, dan Depth-First-Search [1]. Depth- First-Search atau DFS merupakah salah satu cara paling mudah dalam membuat sebuah labirin yang tidak terlalu kompleks.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

MEMBANGUN APLIKASI GAME “DUA SATU ” BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE DEPTH FIRST SEARCH | Fajar | semanTIK 1 PB

MEMBANGUN APLIKASI GAME “DUA SATU ” BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE DEPTH FIRST SEARCH | Fajar | semanTIK 1 PB

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa algoritma pencarian Depth First Search dapat diterapkan dalam aplikasi game Dua Satu (21), namun tidak lengkap karena dari 144 kombinsi angka yang menjadi masukan, terdapat 30 kombinasi angka yang tidak muncul solusinya. Hal ini merupakan salah satu kekurangan dari algoritma pencarian Depth First Search yang memungkinkan untuk tidak ditemukannya solusi. Selain itu, hasil pengujian aplikasi ini ke beberapa smartphone juga menunjukkan kondisi yang sama, yaitu masih terdapat kombinasi angka yang tidak muncul solusinya, jadi spesifikasi dan merek smartphone tidak mempengaruhi hasil keluaran
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 8466 documents...