Diagram Tulang Ikan (Fish Bone)

Top PDF Diagram Tulang Ikan (Fish Bone):

PENGENDALIAN KUALITAS DALAM RANGKA MEMINIMALISIR KESALAHAN PRODUK PADA PT. SOLO MURNI MENGGUNAKAN METODE DIAGRAM TULANG IKAN.

PENGENDALIAN KUALITAS DALAM RANGKA MEMINIMALISIR KESALAHAN PRODUK PADA PT. SOLO MURNI MENGGUNAKAN METODE DIAGRAM TULANG IKAN.

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga laporan tugas akhir dengan judul “Pengendalia n Kualitas dalam rangka meminimalisir Kesalahan Produk pada PT. Solo Murni menggunakan Metode Diagram Tulang I kan” ini dapat diselesaikan dengan baik. Tugas akhir ini disusun untuk memenuhi syarat-syarat mencapai gelar Ahli Madya pada program Diploma III program studi Manajemen Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

13 Baca lebih lajut

Implementasi Keamanan Teks Pada Citra Bitmap Dengan Kombinasi Algoritma Knapsack Dan Algoritma Least Significant Bit (LSB) Terhadap Modifikasi Nilai Brightness

Implementasi Keamanan Teks Pada Citra Bitmap Dengan Kombinasi Algoritma Knapsack Dan Algoritma Least Significant Bit (LSB) Terhadap Modifikasi Nilai Brightness

Selanjutnya masalah diuraikan kedalam bentuk diagram tulang ikan ishikawa Diagram dapat dilihat pada gambar 3.1 IMPLEMENTASI KEAMANAN TEKS PADA CITRA BITMAP DENGAN KOMBINASI ALGORITMA[r]

84 Baca lebih lajut

Analisa Akar Masalah (Root Cause Analysis) untuk Mengidentifikasi Kerusakan Dini pada Depericarper Fan

Analisa Akar Masalah (Root Cause Analysis) untuk Mengidentifikasi Kerusakan Dini pada Depericarper Fan

Fishbone Diagrams (Diagram Tulang Ikan) adalah diagram sebab-akibat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi masalahkinerja. Diagram tulang ikan menyediakan struktur untuk diskusikelompok sekitar potensi penyebab masalah tersebut. Tujuan utama daridiagram tulang ikan adalah untuk menggambarkan secara grafik carahubungan antara penyampaian akibat dan semua faktor yang berpengaruhpada akibat ini. Fishbone Diagrams adalah alat analisis yang menyediakan carasistematis melihat efek dan penyebab yang membuat atau berkontribusiterhadap efek tersebut. Karena fungsi diagram Fishbone, dapat disebutsebagai diagram sebab-akibat (Watson, 2004). Fungsi dasar diagram5tulang ikan adalah untuk mengidentifikasi dan mengorganisasi penyebab-penyebab yang mungkin timbul dari suatu efek spesifik dan kemudianmemisahkan akar penyebabnya.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

STRATEGI MINIMASI WASTE ALUMINIUM FOIL PADA PROSES PENGEMASAN SUSU KENTAL MANIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (STUDI KASUS: PT X) ALUMINIUM FOIL WASTE MINIMIZATION STRATEGY IN CONDENSED SWEET MILK PACKAGING PROCESS USING LEAN SIX SIGMA METHOD (

STRATEGI MINIMASI WASTE ALUMINIUM FOIL PADA PROSES PENGEMASAN SUSU KENTAL MANIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (STUDI KASUS: PT X) ALUMINIUM FOIL WASTE MINIMIZATION STRATEGY IN CONDENSED SWEET MILK PACKAGING PROCESS USING LEAN SIX SIGMA METHOD (

Penelitian ini dibatasi pada bulan Juni-November 2014, dilakukan pada shift 1 jam kerja pabrik, yaitu pukul 07.00-15.00 WIB. Selain itu, penelitian hanya terbatas pada proses pengemasan susu kental manis sachet untuk meneliti secara khusus saat penggantian roll alumunium foil di mesin filling, dan metode yang digunakan adalah Lean Six Sigma [1] untuk meminimumkan waste. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap waste dari alumunium foil dengan menggunakan diagram tulang ikan [2], memberikan informasi berupa jenis pemborosan yang paling banyak terjadi pada proses pengemasan susu kental manis, menganalisis serta memberikan usulan perbaikan untuk langkah penerapan meminimumkan waste alumunium foil pada proses pengemasan susu kental manis dengan metode Lean Six Sigma.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

TUJUH LANGKAH ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA)

TUJUH LANGKAH ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA)

Diagram tulang ikan Fishbone Diagram l Untuk mengetahui faktor kontributor suatu masalah l Pada masalah multifaset yg panjang atau rantai penyebab yg kompleks l Diagram yg d[r]

24 Baca lebih lajut

TAP.COM -   PEMANFAATAN NANOKALSIUM TULANG IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS ... 187 533 1 PB

TAP.COM - PEMANFAATAN NANOKALSIUM TULANG IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS ... 187 533 1 PB

tepung cangkang udang kedalam cone ice cream pada konsentrasi 5% dengan kadar kalsium 1,24% dan lebih tinggi jika dibandingkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Justicia et al. (2012) tentang fortifikasi tepung tulang nila merah kedalam roti tawar pada konsentrasi 5% menghasilkan kadar kalsium 0,476%. Konsumsi kalsium per hari hendaknya tidak lebih dari 2500 mg. Menurut Almatsier (2004) kelebihan kalsium dapat menimbulkan batu ginjal dan gangguan ginjal. Selain itu dapat menyebabkan konstipasi (susah buang air besar). Kalsium yang terdapat pada beras analog cukup untuk memenuhi kebutuhan harian kalsium hal ini dikarenakan penyerapan kalsium dipengaruhi umur dan kondisi tubuh. Menurut Winarno (2004) pada usia anak-anak atau masa pertumbuhan, sekitar 50%-70% kalsium yang dicerna diserap. Tetapi pada usia dewasa, hanya sekitar 10-40% yang mampu diserap tubuh. Penyerapan kalsium terjadi pada usus kecil bagian atas, tepat setelah lambung. Penyerapan kalsium dapat dihambat apabila ada zat organik yang dapat bergabung dengan kalsium dan membentuk garam yang tidak larut.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Improving sardines (Sardinella sp.) oil quality using centrifugation and synthetic adsorbent

Improving sardines (Sardinella sp.) oil quality using centrifugation and synthetic adsorbent

Minyak ikan telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu kandungan yang memiliki keunggulan adalah asam lemak omega-3. Manfaat asam lemak omega-3 antara lain dapat menyembuhkan aterosklerosis, mencegah kanker, diabetes dan memperkuat sistem kekebalan tubuh (Imre dan Sahgk 1997). Asam lemak merupakan komponen rantai panjang hidrokarbon yang menyusun lipida. Asam lemak memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh manusia, terutama asam lemak tak jenuh majemuk/polyunsaturated fatty acid (PUFA) diantaranya adalah asam linoleat (omega-6) dan linolenat (omega-3) yang digunakan untuk menjaga bagian-bagian struktural membran sel dan mempunyai peranan penting dalam perkembangan otak. Asam lemak linolenat memiliki turunan yaitu asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia karena memiliki beberapa manfaat, antara lain dapat mencerdaskan otak, membantu masa pertumbuhan dan menurunkan kadar trigliserida (Leblanc et al. 2008). DHA terbukti membantu pembentukan retina dan otak manusia pada masa perkembangan, sementara EPA memiliki karakteristik anti radang, mengurangi gangguan pada penderita obesitas, dan membantu dalam pengobatan tumor (Mitsuyoshi et al. 1991). Asam lemak tak jenuh majemuk (PUFA) merupakan zat yang penting untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang manusia (Chow 2000).
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Laporan Praktikum Bioteknologi dan Biolo (7)

Laporan Praktikum Bioteknologi dan Biolo (7)

Daging ikan merupakan salah satu jenis daging yang sering dibuata bakso. Persyaratan bahan baku (ikan) yang terpenting adalah kesegarannya. Semakin segar ikan yang digunakan, semakin baik pula mutu bakso yang dihasilkan. Berbagai jenis ikan yang digunakan untuk membuat bakso, terutama ikan yang berdaging tebal dan mempunyai daya elastisitas, seperti tuna, kakap, cucut, bloso, ekor kuning dan lain-lain. Selain bahan baku dari ikan segar, bakso juga dapat dibuat dari produk yang sudah setengah jadi yang dikenal dengan nama Suzimi (daging ikan lumat). Selain daging ikan daging ayam juga sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan bakso, karena daging ayam ini mempunyai tekstur dan kandungan gizi yang baik untuk dijadikan sebuah makanan hasil olahan seperti bakso (Soeparno, 2005).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH SUBTITUSI PARSIAL TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG TULANG TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus)

PENGARUH SUBTITUSI PARSIAL TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG TULANG TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus)

Tepung Ikan (TI) merupakan bahan baku utama dalam pembuatan pakan. Tetapi ketersediaan dan tingginya harga tepung ikan tersebut menjadi kendala untuk para pembudidaya. Oleh sebab itu dibutuhkan bahan baku pakan alternatif yang dapat menggantikan sebagian dari penggunaan tepung ikan sebagai bahan baku pakan yaitu dengan menggunakan tepung tulang (TT). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proporsi tepung tulang dalam pakan ikan serta untuk mengetahui pengaruh pakan buatan yang menggunakan tepung tulang terhadap performa pertumbuhan ikan lele sangkuriang. Ikan uji dipelihara dalam akuarium berukuran 60x40x40 cm dan setiap akuarium diisi ikan sebanyak 15 ekor dengan berat 1 ± 0,96 gram. Penelitian ini dilakukan selama 50 hari bertempat di laboraturium Budidaya Perikanan jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung . Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yaitu A (40,65% TI + 0% TT); B (36,65% TI + 4% TT); C (32,65% TI + 8% TT); D (28,65% TI + 12% TT); E (24,65% TI + 16 TT). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA (P>0,05) dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa subtitusi parsial pada pakan C (32,65% TI + 8% TT) dapat memberikan pertumbuhan berat mutlak tertinggi pada ikan lele sangkuriang sebesar 12,04 gr serta FCR sebesar 1,42.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

GELATIN DARI TULANG IKAN LELE Clarias ba

GELATIN DARI TULANG IKAN LELE Clarias ba

Gelatin merupakan senyawa turunan yang dihasilkan dari serabut kolagen jaringan penghubung, kulit, tulang dan tulang rawan yangdikonversi dengan larutan asam atau basa. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi HCl pada proses demineralisasi dan waktu ekstraksi terhadap yield serta karakteristik gelatin dari tulang ikan lele. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode asam. Larutan HCl dengan konsentrasi HCl 2%, 4%, 6%, dan 8%, merupakan variasi konsentasi asam untuk tahap demineralisasi. Ekstraksi dilakukan dengan ratio massa ossein : volume aquades 1:2 dan suhu 70°C serta variasi waktu ekstraksi 1, 3, 5, dan 7 jam. Setelah proses ekstraksi, larutan ekstrak disaring dan dikeringkan kemudian dihitung yield. Gelatin yang diperoleh dengan yield yang tertinggi dianalisa menggunakan FTIR dan dilakukan karakterisasi. Untuk mempelajari pengaruh penambahan gelatin terhadap viskositas sirup, bubuk gelatin dilarutkan ke dalam sirup dengan berbagai macam variasi konsentrasi, kemudian diukur viskositasnya.Yield tertinggi yang didapat dari percobaan adalah dengan konsentrasi HCl 4% pada waktu ekstraksi 5jam, yaitu 10,9%. Hasil karakterisasi yang diperoleh adalah : pH = 4, kadar protein = 64,76 %, kadar air = 3,7 %, kadar abu = 13,37 %, kadar kalsium = 0,336 %, viskositas = 5,5 cp, bloom gel strength = 177 gBloom. Sedangkan analisa FTIR menunjukkan bahwa gelatin hasil percobaan dengan gelatin komersial memiliki gugus fungsional yang hampir sama. Dari percobaan penambahan gelatin ke dalam sirup disimpulkan bahwa gelatin berpotensi mejadi thickener sirup karena dapat meningkatkan viskositas sirup dengan signifikan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Ekstraksi dan Karakterisasi Gelatin Tulang Ikan Tenggiri

Ekstraksi dan Karakterisasi Gelatin Tulang Ikan Tenggiri

Pembuatan gelatin dapat dilakukan dengan cara ektraksi kolagen dengan air panas setelah melalui perlakuan perendaman dalam larutan asam atau basa. Masing-masing meng- hasilkan gelatin yang disebut gelatin tipe A dan gelatin tipe B Penggunaan asam lebih menguntungkan untuk produksi gelatin bila dilihat dari segi waktu perendaman yang lebih singkat dan biaya lebih murah (Poppe, 1999). Limbah tulang dan kulit ikan tenggiri dapat di produksi menjadi gelatin dengan cara perendaman dalam larutan asam klorida. Hasil penelitian Siti Miskah (2010) menunjukkan larutan perendam yang paling baik untuk produksi gelatin dari tulang dan kulit kaki ayam adalah larutan HCl 4% dengan waktu perendaman 24 jam. Asam klorida berfungsi untuk menghidrolisis kolagen dengan cara memecah ikatan intramolekular dalam mole- kul tripelhelix kolagen yang hasilnya ke- mungkinan membentuk tiga rantai alpha bebas, atau pembentukan rantai beta dan rantai gama (Poppe, 1999), serta untuk melarutkan mineral yang ada pada tulang dan kulit ikan. Tulang dan kulit ikan yang telah mengalami proses demineralisasi disebut tulang lunak (ossein) dan kulit lunak. Tulang dan kulit lunak diekstraksi dengan menggu- nakan air panas dengan suhu 80 o C agar menjadi gelatin larut air.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BONTELESTICK Tulang Totok Ikan Lele Stick.

BONTELESTICK Tulang Totok Ikan Lele Stick.

Berkembangnya budidaya ikan lele dumbo di beberapa daerah yang tumbuh dari bawah secara tanpa disengaja telah menggerakkan ekonomi kerakyatan selain untuk mencukupi kebutuhan pangan. Budidaya lele ini dilakukan di petak-petak kolam lele dibelakang rumah atau sawah dengan berbagai ukuran. Lele dijadikan pilihan karena daya toleransi kualitas air yang baik, resistensi patologis sertamemungkinkan untuk diproduksi secara besar-besaran. Tercatat produksi ikan lele pada tahun 2005 sebesar 69.386 ton menjadi 108.200 ton pada tahun 2008. Produksi tersebut akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pembudidaya ikan lele dibeberapa daerah. Demikian juga berbagai jenis usaha terkait dengan lele pun meluas, mulai dari industri pakan ,pembenihan, budidaya, perdagangan, pengolahan produk berbahan baku lele.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN UNTUK PEM

PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN UNTUK PEM

PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN UNTUK PEMBUATAN BISKUIT ANAK-ANAK CALSICUIT Disusun oleh : Chiara Nadya Tanudjaja F34140115 Joanna Alexandra F34140106... LATAR BELAKANG • Sebagian be[r]

3 Baca lebih lajut

PEMBUATAN GELATIN dari TULANG IKAN AIR TAWAR (Anabantidae)

PEMBUATAN GELATIN dari TULANG IKAN AIR TAWAR (Anabantidae)

Pengawetan ikan secara tradisional bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam tubuh ikan, sehingga tidak memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak. Untuk mendapatkan hasil yang bermutu tinggi diperlukan perlakuan yang baik selama proses pengawetan seperti : menjaga kebersihan bahan dan alat yang digunakan, menggunakan ikan yang masih segar, serta garam yang bersih. Ada bermacam-macam pengawetan ikan, antara lain dengan cara: penggaraman, pengeringan, pemindangan, perasapan, peragian, dan pendinginan ikan. Pada dasarnya pengolahan ikan bertujuan untuk mencegah kerusakan atau pembusukan.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Perbandingan Pemberian Ikan Teri (Stolephorus Sp.) Dan Susu Kedelai Terhadap Densitas Mandibula Tikus Wistar Jantan | R.N. | Insisiva Dental Journal 554 1741 1 PB

Perbandingan Pemberian Ikan Teri (Stolephorus Sp.) Dan Susu Kedelai Terhadap Densitas Mandibula Tikus Wistar Jantan | R.N. | Insisiva Dental Journal 554 1741 1 PB

Faktor gizi turut berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan memperlambat laju pengeroposan tulang. Susu adalah bahan pangan yang dikenal masyarakat kaya akan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh manusia. Konsumsi susu dimaksudkan untuk mem- perkuat tulang sehingga tulang lebih padat, tidak rapuh dan tidak mudah terkena risiko osteoporosis pada saat usia lanjut. Indrawati (2010) membuktikan bahwa susu kedelai lo- kal merupakan sumber kalsium dan fosfor yang sangat penting untuk pembentukan tu- lang. Susu kedelai lokal dengan dosis 0,003 ml/gram berat badan terbukti dapat memeli- hara serta meningkatkan densitas tulang se- hingga dapat mencegah terjadinya osteoporo- sis. Hal ini dihubungkan dengan adanya iso- flavon dalam kedelai mampu meningkatkan jumlah osteoblas, yang dapat mempercepat proses deposit mineral kalsium dan fosfor di dalam matriks tulang.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Karakterisasi Minyak Ikan dari Hasil Samping Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis)

Karakterisasi Minyak Ikan dari Hasil Samping Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis)

Karakteristik minyak dan lemak yang baik tergantung pada jenis minyak atau lemak itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gonad memiliki kadar lemak tertinggi (3,83%) karena dibutuhkan sebagai sumber energi dalam menunjang aktivitasnya yaitu pematangan gonad, pertumbuhan dan reproduksi. Kemudian gonad mengandung asam lemak tak jenuh tertinggi terutama DHA (30,10%) karena asam lemak DHA diperoleh dari makanan dan tidak dapat diproduksi dalam tubuh. Peranan asam lemak DHA didalam tubuh ikan sebagai energi untuk pertumbuhan yang optimum dan perkembangan ikan dalam aktivitasnya. Gonad ikan cakalang menghasilkan rendemen minyak tertinggi (3,53%). Hal ini berkaitan dengan karakteristik kadar lemak dan DHA pada bagian gonad ikan cakalang yang sangat tinggi dari hasil samping lainnya sehingga rendemen minyak yang hasilkan tergantung pada karakteristik lemak yang tersimpan didalam tubuh ikan. Jumlah minyak pada bagain-bagain tubuh ikan sangat bervariasi tergantung pada jenis kelamin, umur, pemijahan musim, dan kondisi lingkungan. Residu logam berat yang diperoleh pada bagian gonad dan hasil samping lainya masih dibawah ambang maksimal Standar Nasional Indonesia (SNI) logam berat untuk bahan baku sehingga aman untuk kesehatan.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Capture and Recapture

Capture and Recapture

pada TAHAP II tersebut, terdapat 10 ikan yang bertanda plastik. Hal ini menunjukkan bahwa pada populasi ikan di danau tersebut, untuk setiap ikan yang diberi tanda plastik di danau tersebut akan terdapat 5 ikan di danau. Sehingga dapat disimpulkan, dari diagram TAHAP I, bahwa dari 20 ikan bertanda plastik akan terdapat 20 × 5 = 100 ikan. Artinya, perkiraan banyaknya ikan di danau tersebut adalah 100 ikan.

5 Baca lebih lajut

IbM PENGEMBANGAN PRODUK BERBASIS LELE DENGAN KONSEP ZERO WASTE PROCESS DI KELURAHAN SUNGAI JAWI KECAMATAN PONTIANAK KOTA, KOTA PONTIANAK

IbM PENGEMBANGAN PRODUK BERBASIS LELE DENGAN KONSEP ZERO WASTE PROCESS DI KELURAHAN SUNGAI JAWI KECAMATAN PONTIANAK KOTA, KOTA PONTIANAK

Nugget merupakan salah satu makanan yang tidak asing lagi bagi masyarakat termasuk di kota Pontianak. Menurut Elingosa (1994), nugget adalah suatu bentuk produk daging giling yang telah dibumbui, kemudian diselimuti oleh perekat tepung dan dilumuri tepung roti, digoreng setengah matang lalu dibekukan untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan. Namun demikian, pada umumnnya bahan utama nugget adalah daging sapi atau daging ayam. Olahan nugget berbahan baku ikan sangat jarang dijumpai di pasaran sehingga produk nugget lele memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan. Sedangkan untuk produk kerupuk umumnya terbuat dari campuran daging ikan dan tepung. Jenis kerupuk yang terbuat tulang ikan belum ada dipasaran sehingga jenis produk tersebut juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai suatu usaha. Selain itu tingginya kandungan mineral pada tulang ikan, khususnya kalsium dan fosfor dengan nilai berturut-turut 43 mg/100g dan 116 mg/100 gr (Suprapti 2001) juga menjadi nilai tambah bagi kerupuk tulang ikan yang dihasilkan. Limbah kulit ikan yang biasanya tidak dikonsumsi, dapat diolah menjadi produk yang bergizi yaitu berupa keripik kulit ikan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI TULANG IKAN TUNA.

PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI TULANG IKAN TUNA.

Penelitian ini bertujuan untuk mencari suhu dan waktu aktivasi serta mencari konsentrasi bahan pengaktif (calsium khlorida) dalam pembuatan arang aktif dari tulang ikan Tuna, sehingga didapat kondisi optimum dari daya serap arang aktifnya.

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...