Disintegrasi Bangsa

Top PDF Disintegrasi Bangsa:

Pengertian Disintegrasi Bangsa

Pengertian Disintegrasi Bangsa

Banyak orang yang lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, sehingga hilangnya persatuan dan kesatuan ini dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa. Sedangkan arti dari disintegrasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah hilangnya keutuhan dan kesatuan. Secara umum, disintegrasi bangsa adalah suatu keadaan dimana suatu bangsa mengalami perpecahan. Mulai dari kondisi tanah air yang dihadapkan pada konflik dan pertikaian serta masalah lain sebagai pemicu terjadinya disintegrasi bangsa. Berbagai akumulasi masalah sosial yang terpendam dimasa lalu, bisa muncul dalam bentuk yang berbeda satu sama lain. Asalkan ada sedikit saja pemicunya, persoalan yang sepele pun dengan cepat bisa meledak, menyebar dan meluas secara cepat.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TENTANG KASUS DISINTEGRASI BANGSA

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TENTANG KASUS DISINTEGRASI BANGSA

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada 4 Maret 2017, terdapat suatu pemberitaan tentang kasus sepasang pelajar SMA melakukan adegan mesum di kamar ganti sebuah mall di Surabaya. Generasi muda (remaja) merupakan harapan masa depan bangsa. Suatu bangsa akan menjadi bangsa yang hebat apabila memiliki generasi muda yang cerdas dan bermoral. Sebaliknya, suatu bangsa akan hancur apabila generasi mudanya tidak memiliki moral yang baik. Mengingat jumlah generasi muda Indonesia yang mendominasi dan maraknya kasus sesk bebas yang terjadi di Indonesia, salah satunya kasus sepasang remaja SMA yang melakukan adegan mesum di kamar pas suatu mall yang telah penulis sebutkan diatas, maka penulis tertarik melakukan suatu penelitian tentang kasus tersebut agar dapat memberikan solusi terbaik dalam menghadapi kasus seks bebas di kalangan remaja Indonesia sebagai salah satu bentuk kenakalan remaja yang merupakan ancaman disintegrasi bangsa di Indonesia.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Pengertian Disintegrasi Bangsa

Pengertian Disintegrasi Bangsa

Banyak orang yang lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan umum, sehingga hilangnya persatuan dan kesatuan ini dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa. Sedangkan arti dari disintegrasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah hilangnya keutuhan dan kesatuan. Secara umum, disintegrasi bangsa adalah suatu keadaan dimana suatu bangsa mengalami perpecahan. Mulai dari kondisi tanah air yang dihadapkan pada konflik dan pertikaian serta masalah lain sebagai pemicu terjadinya disintegrasi bangsa. Berbagai akumulasi masalah sosial yang terpendam dimasa lalu, bisa muncul dalam bentuk yang berbeda satu sama lain. Asalkan ada sedikit saja pemicunya, persoalan yang sepele pun dengan cepat bisa meledak, menyebar dan meluas secara cepat.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

3.1 Menganalisis upaya bangsa indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa antara lain PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI 3.1.1 3.1.2 3.1.3 Mendeskripsikan ancaman disintegrasi bangsa Indonesia Menjelaskan

3.1 Menganalisis upaya bangsa indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa antara lain PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI 3.1.1 3.1.2 3.1.3 Mendeskripsikan ancaman disintegrasi bangsa Indonesia Menjelaskan

Pemberontakan ini terjadi pada tahun 1948 ini merupakan pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia ketika sedang berjuang melawan Belanda yang berupaya menanamkan kembali kekuasaannya di Indonesia. Pemimpin pemberontakan ini di antaranya adalah Amir Syarifuddin dan Musso. Amir Syarifudin adalah mantan Perdana Menteri dan menandatangani Perjanjian Renville. Ia merasa kecewa karena kabinetnya jatuh kemudian membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada tanggal 28 Juni 1948 dan melakukan pemberontakan di Madiun. Sedangkan Musso adalah Tokoh PKI yang pernah gagal melakukan pemberontakan terhadap pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1926. Setelah gagal ia melarikan diri ke luar negeri. Selanjutnya ia pulang ke Indonesia bergabung dengan Amir Syarifuddin untuk mengadakan propaganda-propaganda anti pemerintah di bawah pimpinan Sukarno-Hatta.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Bab 1 Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi bangsa

Bab 1 Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi bangsa

Timbulnya pemberontakan DI/TII Kalimantan Selatan ini sesungguhnya bisa ditelusuri hingga tahun 1948 saat Angkatan Laut Republik Indonesia ALRI Divisi IV, sebagai pasukan utama Indonesia[r]

46 Baca lebih lajut

BAB I Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa - Bab 1 Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa

BAB I Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa - Bab 1 Perjuangan Menghadapi Ancaman Disintegrasi Bangsa

Jadi, makna peringatan Kebangkitan Nasional sebagaimana dimaksud Bung Karno di atas, adalah untuk memperkuat kesatuan bangsa, khususnya dalam menghadapi Belanda yang hendak menjajah kembali Indonesia. Apalagi di awal tahun itu muncul pula kelompok dengan garis perjuangan ideologi yang dapat menghancurkan integrasi bangsa dan ideologi negara Indonesia. Apalagi pada 1948, Muso baru kembali dari Moskwa dengan menawarkan doktrin “Jalan Baru” sebagai strategi perjuangan bangsa yang berbeda dari strategi yang dijalankan pemerintah Soekarno-Hatta. Ada tiga gagasan yang dikemukakan Muso. Petama, membentuk Front Nasional untuk menghimpun kekuatan komunis dan nonkomunis di bawah pimpinan PKI. Kedua, mengubah PKI menjadi partai tunggal Marxis-Leninis, dan yang ketiga, menyesuaikan perjuangan PKI dengan garis perjuangan Komunis Internasional (Komintern). Hal ini membuat hubungan antara antara PKI dengan kubu nasionalis (PNI dan Masyumi) kian meruncing. Pertikaian ideologi yang tajam tersebut berakhir pada pecahnya pemberontakan PKI di Madiun pada 18 September 1948.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

tugas individu disintegrasi dan integrasi

tugas individu disintegrasi dan integrasi

c. Kekayaan Alam. Kekayaan alam Indonesia yang sangat beragam dan berlimpah dan penyebarannya yang tidak merata dapat menyebabkan kemungkinan terjadinya disintegrasi bangsa, karena hal ini meliputi hal-hal seperti pengelolaan, pembagian hasil, pembinaan apabila terjadi kerusakan akibat dari pengelolaan.

11 Baca lebih lajut

Bab 3 Penyelesaian Masalah Akibat Keberagaman Budaya di indonesia

Bab 3 Penyelesaian Masalah Akibat Keberagaman Budaya di indonesia

Posisi strategis Indonesia yang berada di dua benua, Asia dan Australia serta dua samudra Pasifik dan Hindia merupakan penyebab beragamnya budaya lokal yang ada di Indonesia. Keberagaman budaya yang berkembang di Indonesia ini meru- pakan kenyataan sejarah sebagai bagian proses kedewasaan bernegara. Salah satu cara untuk menghargai budaya lokal yang ada di Indonesia adalah bersikap empati dan toleransi terhadap budaya lokal tersebut. Penyadaran akan perbedaan yang ada di masyarakat Indonesia merupa- kan bagian penting dari tujuan pemba- ngunan Indonesia pascaorde baru dengan menerapkan konsep persamaan hak dan demokratisasi dalam pendidikan multikul- tural. Pendidikan multikultural memandang semua budaya lokal sama sehingga tidak ada kelompok dominan maupun kelompok inferior untuk membangun sebuah jembat- an komunikasi. Pendidikan ini diharapkan mampu meredam disintegrasi bangsa. Selain itu, sebuah wacana kebudayaan nasional yang mengedepankan eksistensi budaya lokal merupakan salah satu usaha untuk menghargai perbedaan budaya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

pendidikan politik dan Nilai agama

pendidikan politik dan Nilai agama

Mengenai faktor kausal gejala disintegrasi bangsa, dikemukakan tiga poin utama. Faktor utama yang dipandang menyebabkan disintegrasi bangsa adalah performa penyelenggaraan negara. Pemerintah, dalam hal ini pusat, dianggap belum berhasil menyelenggarakan negara yang menjunjung tinggi keadilan, kesejahteraan, dan pemerataan hasil pembangunan. Potret kesenjangan, kemiskinan yang masih tinggi, dan kesulitan pemerintah mengakomodasi berbagai kepentingan, merupakan faktor terpenting atas munculnya fenomena disintegrasi bangsa belakangan ini.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SIMBOL SIMBOL NASIONALISME DALAM FILM TANAH AIR BETA Analisis Isi Film Karya Ari Sihasale

SIMBOL SIMBOL NASIONALISME DALAM FILM TANAH AIR BETA Analisis Isi Film Karya Ari Sihasale

Disintegrasi bangsa menjadi isu nasional di kalangan masyarakat yang merupakan implikasi dari kinerja pemerintah pusat, pemerintah daerah dan faktor yang paling menentukan adalah ketidakpercayaan publik/masyarakat kepada pemerintah, serta kecintaan masyarakat pada bangsa dan Negara. Hal ini menjadi penting untuk memberikan pesan positif pada pemerintah, masyarakat akan pentingnya untuk mewujudkan keadilan sosial, sehinga menumbuhkan rasa kepedulian pada nasib sesama warga Negara Indonesia. Sebagai warga negara dapat berperan aktif dalam menyebarkan pesan nasionalisme, tak terkecuali melalui film. Film Tanah Air Beta salah satu dari sekian film yang ingin menampilkan pesan nasionailsme pada penonton.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

NEGARA AGAMA DAN WARGA NEGARA

NEGARA AGAMA DAN WARGA NEGARA

Islam dan Negara Pasca Orde Baru : Bersama Membangun Demokrasi dan Memecah Disintegrasi Bangsa Untuk mewujdkan pada hubungan yang dinamis antara agama dan negara di indonesia, kedua ko[r]

5 Baca lebih lajut

REVOLUSI DAN DISINTEGRASI

REVOLUSI DAN DISINTEGRASI

Bangsa dan negara Indonesia yang masih mengalami krisis multisegi yang bekepanjangan ini, masih harus menghadapi berbagai gejolak dan goncangan pergolakan sosial dalam bentuk kerusuhan dan kekerasan masyarakat yang cenderung menjurus ke arah terjadinya disorganisasi sosial dan disintegrasi masyarakat dan bangsa Indonesia yang majemuk ini. Tantangan disorganisasi sosial dan disintegrasi bangsa semakin terasa ketika situasi konflik semakin meningkat dalam bentuk benturan sosial dengan aksi kekerasan yang bersifat brutal dan destruktif disertai isu-isu konflik bermuatan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). Peristiwa kerusuhan seperti itu terjadi misalnya di Jakarta dan Solo pada Juni 1998, Jawa Timur 1998, Ambon dan Maluku (1988-sekarang), Kalimantan Barat (1998/1999), Aceh (1998-sekarang), Poso (2000), dan di Jakarta pada akhir-akhir ini seperti aksi peledakan bom, demonstrasi dengan kekerasan dan perusakan, dan lain-lain. Aksi-aksi kerusuhan dan kekerasan ini cukup menggoncang masyarakat di samping menimbulkan kecemasan dan ketakutan masyarakat karena sifatnya yang destruktif. Lebih-lebih dengan banyaknya aksi-aksi penjarahan, pembunuhan, pemerkosaan, penyiksaan, pembakaran, perusakan tempat tinggal dan tempat ibadah di daerah-daerah tertentu, telah menyebabkan sebagian masyarakat Indonesia terkena imbas gejala “budaya ketakutan” ( Culture of Fear) dan “budaya terror” (Culture of Terror). Timbulnya kedua gejala tersebut telah menandai bahwa masyarakat sedang dilanda krisis. Selain itu, kecemasan terjadinya disintegrasi, pada dasarnya juga diperkuat oleh peristiwa keruntuhan Soviet Rusia pada akhir Perang Dingin (1990). Disintegrasi Uni Soviet menjadi cermin bagi Indonesia, yang secara kebetulan memiliki kemiripan dengan Rusia terutama dari segi pluralitas masyarakatnya.[1]
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Makalah Disintegrasi Sebagai Akibat Lema

Makalah Disintegrasi Sebagai Akibat Lema

Dari hasil analisis tersebut diatas dapatlah diambil kesimpulan bahwa disintegrasi bangsa, separatisme merupakan permasalahan kompleks, akibat akumulasi permasalahan politik, ekonomi dan keamanan yang saling tumpang tindih serta kurangnya pemahaman masyarakat akan Wawasan Nusantara yang berfungsi sebagai perekat kompleksnya perbedaan di negara Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk menanggulangi disintegrasi secara mendasar yakni dengan cara menumbuhkan kesadaran bangsa Indonesia menuju persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air dan konsensus yang dibangun melalui pendidikan formal maupun penentuan kebijakan oleh pemerintah.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. docx (1)

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. docx (1)

Berbagai masalah politik yang masih harus dipecahkan bersama oleh bangsa Indonesia saat ini seperti diberlakukannya Otonomi daerah, sistem multi partai, pemisahan TNI dengan Polri serta penghapusan dwi fungsi BRI, sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang belum dapat diselesaikan secara tuntas karena berbagai masalah pokok inilah yang paling rawan dengan konflik sosial berkepanjangan yang akhirnya dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa. f) Ekonomi

16 Baca lebih lajut

Menimbang Nasionalisme Indonesia Dalam P

Menimbang Nasionalisme Indonesia Dalam P

Kedua adalah a license for fragmentation. Fragmentasi atau konflik yang terjadi sejauh ini tidak mengenal batas waktu. Konflik dan aksi-aksi yang berbau disintegrasi bangsa selalu saja terjadi di papua, hal itu disebabkan oleh keyakinan mayoritas rakyat Papua bahwa papua barat telah merdeka dan telah menjadi sebuah bangsa yang berdaulat, namun kemudian kemerdekaan itu telah di rampas oleh bangsa indonesia melalui TRIKORA dan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) “ Act of Free Choice” dengan jumlah anggota 1.025 orang dari jumlah penduduk waktu itu sebanyak 809.337 orang, PEPERA bagi rakyat papua di anggap cacat hukum dan bersifat manipulatif karena tidak sesuai dengan isi perjanjian New York Agreement yakni One Man One Vote (Satu Orang Satu Suara). Persoalan diatas merupakan pemicuh utama sering terjadinya rangkaian konflik dan perlawanan yang tidak mengenal batas waktu dan telah berkembang dari masa ke masa hingga pada saat ini, hal itu sebagai wujud perlawanan terhadap indonesia oleh kaum nasionalis Papua, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM), mahasiswa, organisasi-organisasi prokemerdekaan Papua barat dan bahkan telah meluas ke masyarakat umum dan dunia Internasional.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Tugas Individu Topik 6 Isu Disintegrasi dan Integrasi

Tugas Individu Topik 6 Isu Disintegrasi dan Integrasi

Fenomena disintegrasi pada dua tataran itu antara lain ditandai oleh hilangnya rasa memiliki sekelompok orang terhadap negara-bangsa, hilangnya ikatan atau solidaritas komunal, hingga hilangnya ketaatan pada sistem sosial dan normatif yang berlaku. Gejala dan arus disintegrasi bangsa yang membahayakan ini menguat karena di satu sisi merupakan protes dari daerah terhadap pusat yang selama ini kurang memperhatikan dan memberikan keadilan dan keseimbangan dalam pembangunan daerah. Di sisi lain itu juga diakibatkan oleh robeknya kohesi dan integrasi sosial akibat belum kukuh dan melembaganya kerukunan, toleransi, dan harmoni masyarakat yang berlangsung selama ini.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

4 akhlag qonaah dan tasammuh

4 akhlag qonaah dan tasammuh

Indonesia menganut faham pluralisme yang dalam lambang negara "Bhinneka Tunggal Ika", dikandung maksud bahwa negara kita terdiri dari banyak suku, ras dan agama. Hal ini bilamana tidak dikelola dengan baik, maka akan menimbulkan disintegrasi bangsa, namun alhamdulillah, bangsa kita termasuk bangsa yang toleran dalam banyak hal, termasuk di sini perbedaan agama.

8 Baca lebih lajut

program tahunan sejarah kelas xii ips semester 1

program tahunan sejarah kelas xii ips semester 1

Menganalisis Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahanka n Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa  Mendeskripsik an gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan [r]

5 Baca lebih lajut

Show all 6898 documents...