dokter gigi

Top PDF dokter gigi:

1. Pelayanan Dokter Gigi : Apakah Dokter Gigi bersikap ramah dan sopan kepada anda pada saat memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas? 2. Apakah Dokter gigi berada di tempat pada saat anda berobat? 3. Apakah Dokter gigi langsung dan cepa

1. Pelayanan Dokter Gigi : Apakah Dokter Gigi bersikap ramah dan sopan kepada anda pada saat memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas? 2. Apakah Dokter gigi berada di tempat pada saat anda berobat? 3. Apakah Dokter gigi langsung dan cepa

Pelayanan Dokter Gigi : Apakah Dokter Gigi bersikap ramah dan sopan kepada anda pada saat memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas?. Apakah Dokter gigi berada di [r]

25 Baca lebih lajut

Optimalisasi Kinerja Dokter Gigi melalui Pendekatan Postur Kerja dan Biomekanika untuk Mengurangi Kelelahan Otot Deltoid

Optimalisasi Kinerja Dokter Gigi melalui Pendekatan Postur Kerja dan Biomekanika untuk Mengurangi Kelelahan Otot Deltoid

Kinerja merupakan tingkat keberhasilan yang diraih oleh pekerja dalam melakukan suatu aktivitas kerja dengan merujuk kepada tugas yang harus dilakukannya. Kegiatan dokter gigi dalam mengarahkan kaca mulut ke gigi pasien mengalami keluhan sakit di sekitar bahu sebelah kiri (otot deltoid). Kegiatan tersebut berada pada keadaan statis dari awal hingga selesai menangani 1 orang pasien. Kinerja dokter gigi yaitu waktu istirahat yang dibutuhkan menjadi lama akibat kelelahan pada otot. Apabila otot menerima beban statis secara berulang dan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan keluhan yang berupa kerusakan sendi, ligamen dan tendon. Kelelahan otot ini bisa diakibatkan karena postur kerja yang kurang benar. Beban otot dapat dievaluasi dengan menggunakan postur kerja dan biomekanika kerja.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENANGGUHAN PEMBERIAN SURAT IDZIN KEPADA DOKTER DAN DOKTER GIGI

PENANGGUHAN PEMBERIAN SURAT IDZIN KEPADA DOKTER DAN DOKTER GIGI

Barang siapa, yang sebagai mata-pencaharian, baik khusus maupun sebagai sambilan, menjalankan pekerjaan dokter atau dokter gigi dengan tidak mempunyai surat izin, di dalam keadaan yang tidak memaksa, dihukum dengan hukuman kurungan paling lama dua bulan atau hukuman denda setinggi-tinggi sepuluh ribu rupiah.

0 Baca lebih lajut

S2 Magister Dokter Gigi

S2 Magister Dokter Gigi

LAM-PTKes: Usulan Persyaratan Akreditasi Minimal Pembukaan Program Studi Baru Magister Dokter Gigi 2016 6 1.3 Keunggulan dan Spesifikasi Program Studi yang Diusulkan 1.3.1 Jelaskan [r]

30 Baca lebih lajut

Pengetahuan dokter gigi tentang penerapan standard precaution di ruangan praktek dokter gigi di Kota Medan pada tahun 2016

Pengetahuan dokter gigi tentang penerapan standard precaution di ruangan praktek dokter gigi di Kota Medan pada tahun 2016

Setiap tenaga kesehatan seperti dokter gigi tidak terlepas dari kemungkinan untuk berkontak secara langsung dengan mikrooganisme yang terdapat dalam saliva dan darah. Penyebaran infeksi terjadi secara inhalasi (udara) yaitu melalui pernafasan atau melalui transmisi mikroorganisme dari darah dan berbagai bahan-bahan lain yang sudah mengandung infeksi. Berdasarkan aturan yang dikeluarkan oleh Center for Diesease Control and Prevention (CDC), prosedur pencegahan penularan

14 Baca lebih lajut

GAMBARAN PENGETAHUAN DOKTER GIGI TENTANG REKAM MEDIK GIGI

GAMBARAN PENGETAHUAN DOKTER GIGI TENTANG REKAM MEDIK GIGI

Dental record yang digunakan harus sesuai dengan Standar Nasional Rekam Medik Kedokteran Gigi yaitu harus memuat data identitas pasien, keadaan umum pasien, odontogram, data perawatan kedokteran gigi serta nama dan tanda tangan dokter gigi dan yang lebih penting dental record harus diisi secara lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dokter gigi terhadap kelengkapan rekam medik gigi yang sesuai standar nasional. Desain penelitian ini adalah Deskriptif . Populasi adalah semua dokter gigi yang bekerja di Puskesmas dan Rumah Sakit Kota Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling dan pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan observasi terhadap rekam medik gigi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dokter gigi mengenai pentingnya rekam medik gigi yang sesuai standar nasional masih kurang. Pengetahuan mengenai aspek medikolegal merupakan pokok bahasan yang tingkat pengetahuannya sangat rendah yaitu hanya mencapai 4,2%. Kurangnya pengetahuan dokter gigi mengenai Rekam Medik Gigi yang sesuia standar nasinal disebabkan kurangnya sosialisasi dan belum digunakannya rekam medic gigi yang sesuai standar nasional. Perlu adanya sosialisasi dan kebijakan yang mengatur penggunaan rekam medic gigi yang sesuai standar nasional
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Gambaran Penanganan  Kasus Trauma Gigi Permanen Oleh Dokter Gigi di Kecamatan Medan Baru, Medan Sunggal, Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Maimun dan Medan Selayang

Gambaran Penanganan Kasus Trauma Gigi Permanen Oleh Dokter Gigi di Kecamatan Medan Baru, Medan Sunggal, Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Maimun dan Medan Selayang

Berdasarkan konsensus penanganan trauma gigi, pasien yang terkena trauma gigi harus segera datang ke rumah sakit dan dievaluasi oleh dokter gigi. 6 Dokter gigi cukup sering menghadapi kasus cedera gigi di praktik mereka. Lebih lanjut diperoleh data bahwa 40% anak datang untuk pertama kali ke dokter gigi karena trauma gigi. 7 Penatalaksanaan perawatan trauma gigi harus didasari oleh diagnosa yang tepat dan harus segera dilakukan untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. Dokter gigi diharapkan dapat memberikan perawatan yang adekuat dan kompeten untuk melakukan perawatan trauma gigi. Berdasarkan beberapa laporan penelitian pada berapa tahun terakhir mengenai perawatan trauma gigi oleh dokter gigi mendapatkan hasil yang mengecewakan, seperti perawatan trauma gigi yang tidak adekuat. Penelitian yang dilakukan Kostopoulo & Duggal melaporkan pengetahuan perawatan darurat dari trauma gigi antara dokter gigi yang baru lulus dengan dokter gigi yang sudah lama berpraktik tidak adekuat. Hamilton et.al cited in Glendor U, menunjukkan bahwa pengetahuan dokter gigi tentang waktu splinting gigi kasus avulsi dan perawatan abses akut karena trauma tidak akurat. 8
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

BA. PENJELASAN PENGADAAN STR DOKTER DAN DOKTER GIGI

BA. PENJELASAN PENGADAAN STR DOKTER DAN DOKTER GIGI

Pada hari ini Kamis tanggal Sembilan belas bulan Januari tahun Dua ribu duabelas, yang bertanda tangan dibawah ini, Kelompok Kerja Barang I ULP Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Unit Layanan Pengadaan Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan Nomor: HK.03.05/3.4/001/2012 tanggal 6 Januari 2012 telah mengadakan penjelasan secara online melalui situs LPSE Kementerian Kesehatan www.lpse.depkes.go.id sekaligus memberikan kesempatan bertanya kepada calon peserta lelang menyangkut isi dokumen pengadaan dengan Metode Pascakualifikasi Pengadaan Pencetakan Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter dan Dokter Gigi yang berlangsung pada :
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

LAFAL SUMPAH DOKTER GIGI INDONESIA

LAFAL SUMPAH DOKTER GIGI INDONESIA

7.2 Dokter gigi yang praktik berkelompok papan nama praktiknya ukurannya tidak boleh melebihi 250 x 100 cm. Tulisannya memuat nama praktik dokter gigi/ spesialis berkelompok (misalnya Ibnu Sina) , hari dan jam praktik, alamat, nomor telepon, Surat Ijin Penyelenggaraan dan Jenis pelayanan 7.3 Selain tulisan tersebut di 7.1 dan 7.2 tidak dibenarkan menambahkan tulisan lain atau gambar, kecuali yang dibuat oleh PDGI.

13 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Dokter Gigi Terhadap Pencegahan Penyakit Menular Di Praktek Dokter Gigi Di Kota Medan Chapter III VI

Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Dokter Gigi Terhadap Pencegahan Penyakit Menular Di Praktek Dokter Gigi Di Kota Medan Chapter III VI

Hasil penelitian mengenai pengetahuan dokter gigi terhadap pencegahan penyakit menular di praktek menunjukkan hampir semua dokter gigi mengetahui cara penularan penyakit HIV/AIDS melalui darah dan hubungan kelamin serta penyakit tuberkulosis melalui sputum (96% dan 94,67%). Selain itu, lebih dari separuh menjawab benar untuk definisi standard precautions (82%) serta mengetahui penggunaan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung sebagai langkah perlindungan diri (99,33%). Hasil ini sedikit berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Yuzbasioglu, Sarac, Canbaz, Sarac, dan Cengiz pada 135 orang dokter gigi di Turki pada tahun 2005 yang menyatakan 91,9% dokter gigi memilih HIV sebagai agen infeksius yang perlu diwaspadai, 61,5% mengetahui bahwa Mycrobacterium tuberculosis juga sangat berisiko bagi dokter gigi, 43% menjawab
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan  Dokter Gigi Terhadap Pencegahan   Penyakit Menular Di Praktek   Dokter Gigi Di Kota Medan

Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Dokter Gigi Terhadap Pencegahan Penyakit Menular Di Praktek Dokter Gigi Di Kota Medan

Pada umumnya, dokter gigi praktek di kota Medan memiliki pengetahuan yang baik dan cukup tentang pencegahan penyakit menular di praktek (95,34%). Dari lima belas pertanyaan yang diajukan, diketahui bahwa 96% dokter gigi mengetahui cara penularan penyakit HIV/AIDS melalui darah dan hubungan kelamin, 82% mengetahui definisi standard precautions, dan 99,33% mengetahui penggunaan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung sebagai langkah perlindungan diri. Namun, masih ada yang memiliki pengetahuan kurang (4,67%). Hal ini ditunjukkan oleh 46% mengetahui tentang langkah pemrosesan instrumen yang mencakup pembersihan, pembungkusan, pensterilan, dan penyimpanan yang aseptik. Penelitian ini menunjukkan, dokter gigi berusia muda dan baru beberapa tahun praktek memiliki pengetahuan yan lebih baik dibandingkan yang lebih tua dan telah lama praktek.
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

MASA BAKTI DAN PRAKTEK DOKTER DAN DOKTER GIGI

MASA BAKTI DAN PRAKTEK DOKTER DAN DOKTER GIGI

Dalam rangka pembinaan dokter dan dokter gigi yang melakukan pelanggaran, sebelum sanksi administratif dijatuhkan berdasarkan ketentuan Pasal 11 dan Pasal 12 Undang-undang Nomor 6 Tahun 1963 tentang Tenaga Kesehatan, wajib didengar lebih dahulu pertimbangan dari Majelis Pertimbangan yang dibentuk oleh Menteri. Pencabutan Surat Izin Praktek selama 1 (satu) tahun tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa dalam masa 1 (satu) tahun diharapkan dokter dan dokter gigi sudah dapat memperbaiki diri atas kesalahan yang dilakukan. Selain itu, penetapan jangka waktu itupun didasarkan pada pertimbangan bahwa tenaga dokter dan dokter gigi masih dibutuhkan dalam upaya pelayanan kesehatan masyarakat. Namun begitu, tidak tertutup pula kemungkinan untuk pencabutan Izin Praktek lebih dari 1 (satu) tahun, misalnya dalam hal dokter atau dokter gigi yang bersangkutan sedang menjalani pidana penjara lebih dari 1 (satu) tahun atau mengulangi kembali perbuatan yang sama yang pernah dijatuhi pidana. Dalam hal dokter dan dokter gigi dicabut Surat Izin Prakteknya, untuk mendapatkan Surat Izin Praktek yang baru wajib mengajukan permohonan kembali sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah ini.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

peraturan menteri kesehatan nomor 1419 menkes per x 2005 tentang penyelenggaraan praktik dokter dan dokter gigi

peraturan menteri kesehatan nomor 1419 menkes per x 2005 tentang penyelenggaraan praktik dokter dan dokter gigi

4. Surat Izin Praktik Sementara adalah bukti tertulis yang diberikan kepada dokter dan dokter gigi yang menunda masa bakti atau dokter spesialis dan dokter gigi spesialis yang menunggu penempatan dan menjalankan praktik kedokteran di Rumah Sakit Pendidikan dan jejaringnya.

14 Baca lebih lajut

Pengusulan Prodi Pendidikan Dokter Gigi dan Profesi Dokter Gigi

Pengusulan Prodi Pendidikan Dokter Gigi dan Profesi Dokter Gigi

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum harus memuat capaian pembelajaran mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (SKGDI) yang disahkan oleh KKI, kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai Perpres Nomor 8 Tahun 2012 dan Permendikbud No. 44 tahun 2015 tentang SN-Dikti, yang terstruktur untuk tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi keilmuan program studi.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Tingkat Kepatuhan Dokter Gigi Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Dalam Proteksi Diri Terhadap Hepatitis B.

Tingkat Kepatuhan Dokter Gigi Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Dalam Proteksi Diri Terhadap Hepatitis B.

Dokter gigi sebagai tenaga kesehatan dalam pekerjaannya selalu berhubungan dengan saliva dan darah pasien sehingga sangat rentan terinfeksi virus khususnya virus hepatitis B, oleh karena itu diperlukan tindakan proteksi diri dengan penerapan standard precautions dan vaksin hepatitis B. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan dokter gigi program pendidikan dokter gigi spesialis dalam proteksi diri terhadap hepatitis B.

2 Baca lebih lajut

Dokter Gigi PKM Wayabula

Dokter Gigi PKM Wayabula

Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data, maka peserta digugurkan, badan usaha dan pengurus atau peserta perorangan dimasukan dalam daftar hitam.. Apabila tidak ada [r]

2 Baca lebih lajut

Show all 9081 documents...