Driver Relay

Top PDF Driver Relay:

APLIKASI SWITCHING DRIVER RELAY ULN 2003 PADA PENGENDALIAN BEBAN LISTRIK DENGAN SISTEM OPERASI ANDROID BERBASIS ATMEGA328 - POLSRI REPOSITORY

APLIKASI SWITCHING DRIVER RELAY ULN 2003 PADA PENGENDALIAN BEBAN LISTRIK DENGAN SISTEM OPERASI ANDROID BERBASIS ATMEGA328 - POLSRI REPOSITORY

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Laporan Akhir yang telah saya buat ini dengan judul “ Aplikasi Switching Driver Relay ULN 2003 Pada Pengendalian Beban Listrik Dengan Sistem Operasi Android Berbasis ATMEGA328 ” ada lah benar hasil karya saya sendiri dan bukan merupakan duplikasi, serta tidak mengutip sebagian atau seluruhnya dari karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan sumbernya.

15 Baca lebih lajut

Vertical Blind Smartphone Android

Vertical Blind Smartphone Android

Blok Diagram Keseluruhan MODUL BLUETOOTH ARDUINO UNO SMARTPHONE ANDROID DRIVER RELAY MOTOR SERVO JALA JALA 220V POWER SUPPLY SENSOR CAHAYA Blok Diagram KeseluruhanKendaliTiraiVe[r]

13 Baca lebih lajut

Program Studi Teknik Elektronika

Program Studi Teknik Elektronika

Rangkaian Driver Relay memiliki arti sebagai rangkaian elektronika yang biasanya digunakan untuk mengendalikan serta pengoperasian sesuatu dari jarak jauh atau semacam remote. Tentunya rangkaian ini bisa mempermudah dan juga memperlancar pekerjaan yang memang kadang membutuhkan rangkaian dari relay ini. Dengan menggunakan rangkaian relay tersebut, anda bisa melakukan kontrol dan juga mengoperasikan perangkat elektronik yang anda miliki dari jarak jauh dan tentu saja anda tidak perlu bergeser serta berpindah tempat duduk.

30 Baca lebih lajut

Sistem Pengaman Komputer Berbasis Mikrokontroler Pada Laboratorium STMIK Handayani

Sistem Pengaman Komputer Berbasis Mikrokontroler Pada Laboratorium STMIK Handayani

Pada perancangan ini terdapat beberapa komponen yang saling mendukung membentuk sebuah rangkaian komputer otomatis menggunakan Smart card. Adapun komponen-komponen utama yang membangun sistem ini yaitu Smart Card, rangkaian mikrokontroler ATMEGA8535 untuk mengendalikan driver Relay dan Relay.. Mikrokontroler ATMEGA8535 berfungsi sebagai pengontrol dan memproses data/sinyal yang diterima dari smart card untuk dapat mengaktifkan Driver Relay.

8 Baca lebih lajut

DETEKSI DINI PENGAMAN LPG BERBASIS SMS.

DETEKSI DINI PENGAMAN LPG BERBASIS SMS.

Pengukuran Driver Relay Kipas dan Pengujian Kipas Sebelum kipas digunakan terlebih dahulu dilakukan pengukuran pada driver relay kipas seperti pada Gambar 2, Gambar 2 Pengukuran Relay [r]

8 Baca lebih lajut

Prototipe Sistem Prabayar Energi Listrik Untuk Kamar Kost Berbasis Mikrokontroler

Prototipe Sistem Prabayar Energi Listrik Untuk Kamar Kost Berbasis Mikrokontroler

Tegangan catu driver relay ini sendiri adalah 12 Volt DC, dan setiap rele akan masuk ke mikrokontroler agar dapat dikendalikan dalam kondisi tertentu, yakni dalam kondisi seperti yang diharapkan diatas. Begitu juga dengan tegangan 220 Volt sebagai masukan tegangan AC pada rangkaian skematik tersebut yang nantinya akan digunakan untuk memutus aliran arus yang melewatinya.

10 Baca lebih lajut

Sensor Suhu LM35 dan Photo Dioda Sebagai Sistem Kendali Mesin Potong

Sensor Suhu LM35 dan Photo Dioda Sebagai Sistem Kendali Mesin Potong

Pada input terdapat sensor photo dioda yang berfungsi sebagai pendeteksi apabila papan PCB diletakan maka sensor photo dioda mengaktifkan driver relay dan mengaktifkan mesin gerinda untuk memotong papan PCB, terdapat dua buah sensor photo dioda untuk mengaktifkan dan mematikan mesin gerinda, sensor suhu LM35 untuk mengukur suhu pada saat mesin gerinda memotong papan PCB yang ditampilkan di LCD dan apabila suhu lebih dari 70°C maka mesin pemotong papan PCB akan mati. Pada bagian output, terdapat LCD berfungsi menampilkan informasi. Relay sebagai driver mesin gerinda
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Rancang Bangun Prototipe dan Sistem Kendali Jarak Jauh Alat Pemanggang Berbasis Mikrokontroler ATMega8535

Rancang Bangun Prototipe dan Sistem Kendali Jarak Jauh Alat Pemanggang Berbasis Mikrokontroler ATMega8535

Cara kerja alat pemanggang ini dikendali dengan remote control yang merupakan sistem kendali dari rangkaian yang terhubung dengan beberapa rangkaian lainnya yaitu driver relay, motor DC, sensor api, dan buzzer yang bekerja menggunakan power supply yang didapatkan dari daya listrik. Ketika alat pertama kali diaktifkan, maka lampu indikator serta buzzer pada kotak rangkaian akan menyala.

13 Baca lebih lajut

LAPORAN AKHIR Disusun Untuk Menyelesaikan Laporan Akhir Pada Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Sriwijaya

LAPORAN AKHIR Disusun Untuk Menyelesaikan Laporan Akhir Pada Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Sriwijaya

Laporan akhir ini menjelaskan tentang sistem kerja Joystick Wireless PS2 Sebagai Pengontrol Pemotong Rumput Dengan Driver Relay Berbasis Mikrokontroler. Pemotong rumput digunakan untuk memotong rumput dilapangan luas serta sangat berguna bagi manusia untuk menghemat tenaga saat memotong rumput tersebut. Joystick wireless PS2 sebagai pengontrol utama akan mengirim data yang akan diproses oleh mikrokontroler. Data tersebut kemudian menjadi input bagi driver relay sebagai pengontrol motor untuk menggerakkan roda. Dimana arah roda dapat berupa arah maju, mundur, berbelok kekanan dan berbelok kekiri. Dari data hasil pengujian yang diperoleh menunjukkan hasil pengukuran pada driver relay didapatkan nilai tegangan 11,196 V dan data yang terbesar adalah 11,325 V pada saat aktif serta arus yang dikeluarkan sebesar 1,13 mA terhadap arus Ib dan 300 mA terhadap arus Ic pada driver relay. Dimana pada rangkaian driver relay ini terdapat driver relay 1 sampai 4 pada roda pemotong rumput dengan keadaan maju dan mundur, driver relay 1 dan 4 pada roda pemotong rumput dengan keadaan berbelok kekanan serta driver relay 2 dan 3 pada roda pemotong rumput dengan keadaan berbelok kekiri.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Android

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Android

Dalam pemakaiannya biasanya relay yang digerakkan dengan tegangan DC dilengkapi dengan sebuah dioda yang di-pararel dengan lilitannya dipasang terbaik yaitu anoda pada tegangan (-) dan katoda pada tegangan (+). Ini bertujuan untuk mengantisipasi sentakan listrik yang terjadi pada saat relay berganti posisi dari on ke off agar tidak merusak komponen di sekitarnya. Di bawah ini gambar driver relay yang digunakan yaitu seperti pada gambar 2.8 berikut ini :

16 Baca lebih lajut

BAB II - EVALUASI PROTEKSI OVER CURRENT RELAY (OCR) DISTRIBUSI GARDU INDUK NO 14 DI KILANG PLAJU PT. PERTAMINA (PERSERO) RU III PLAJU-SUNGAI GERONG - POLSRI REPOSITORY

BAB II - EVALUASI PROTEKSI OVER CURRENT RELAY (OCR) DISTRIBUSI GARDU INDUK NO 14 DI KILANG PLAJU PT. PERTAMINA (PERSERO) RU III PLAJU-SUNGAI GERONG - POLSRI REPOSITORY

listrik, atau merupakan satu kesatuan dari sistem penyaluran, gardu induk memiliki peran yang penting dalam pengoperasian, tidak dapat dipisahkan dari sistem penyaluran secara keseluruhan, untuk mengirimkan energi listrik tersebut menuju ke beban, untuk mencegah terjadinya gangguan pada gardu induk haruslah mempunyai sistem proteksi yang baik, salah satuya dengan menggunakan Relay Over Current Relay (OCR), [5]

18 Baca lebih lajut

HALAMAN JUDUL - Perancangan Mesin Bor PCB Menggunakan CNC: tatap Muka Pergerakan Mesin CNC Secara Manual Menggunakan Visual Basic - ITS Repository

HALAMAN JUDUL - Perancangan Mesin Bor PCB Menggunakan CNC: tatap Muka Pergerakan Mesin CNC Secara Manual Menggunakan Visual Basic - ITS Repository

8. Motor DC, digunakan sebagai spindle untuk proses pengeboran Secara umum sistem yang terdapat pada Gambar 3.1 adalah sistem kerja dari peralatan CNC untuk peneboran PCB. Sebelum dilakuan proses pengeboran, terlebih dahulu harus mendapatkan kode numerik (G- code) agar mesin CNC dapat bekerja sesuai dengan kode yang telah diberikan. G-code disini akan terbaca melalui interface yang ada pada laptop. Kemudian untuk pergerakan pada CNC digunakan metode grbl yang telah di upload pada arduino. Arduino terkoneksi dengan CNC shield dimana dalam CNC shield tersebut terdapat 3 driver motor yang asing0masing menggerakkan untuk sumbu X, sumbu Y, dan Sumbu Z. Dalam CNC shield juga dihubungkan dengan relay agar motor DC sebagai alat pengebor dapat bekerja.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

BEBERAPA KERUSAKAN UMUM PADA MOBIL RC  Q

BEBERAPA KERUSAKAN UMUM PADA MOBIL RC Q

Tidak bisa mundur Keluaran IC PIN 10 >> Cek tegangan Pin 10 -+ 2 Volt / Ganti IC Transistor relay >> Ganti transistor penggerak relay Relay >> Cek fungsi relay, bersihkan, atau ganti[r]

2 Baca lebih lajut

Logix5000 Controllers Advanced Process Control and Drives Instructions

Logix5000 Controllers Advanced Process Control and Drives Instructions

CMP Compare general relay ladder CONCAT String Concatenate general relay ladderstructured text COP Copy File general relay ladderstructured text COS Cosine general relay ladderstr[r]

450 Baca lebih lajut

S TE 1101732 Chapter1

S TE 1101732 Chapter1

Pada penelitian ini, perhitungan nilai relay arus lebih pada Main Transfer Station II PT. Krakatau Daya Listrik dilakukan dengan menggunakan Metode Pemrograman Linier. Diharapkan dengan menggunakan Metode Pemrograman Linier ini perhitungan relay arus lebih yang terkoordinasi dengan relay lain (relay backup ) pada penyulang terdekat, dapat dilakukan dengan mudah dan mendapatkan nilai setting relay yang optimal. Sehingga kinerja relay arus lebih sebagai salah satu sistem proteksi pada Main Transfer Station II di PT. Krakatu Daya Listrik dapat berjalan dengan baik untuk melindungi dan menghindari sistem tenaga listrik dari gangguan ataupun kerusakan.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Rancangan Sistem Proteksi Tegangan Pada Motor Listrik 3 Fasa Berbasis PC

Rancangan Sistem Proteksi Tegangan Pada Motor Listrik 3 Fasa Berbasis PC

Modul rangkaian proteksi tegangan tiga fasa ini berfungsi sesuai namanya yaitu memproteksi. Adapun yang diproteksi oleh rancangan ini adalah fasa-fasa yang tidak seimbang dari jala-jala. Jika salah satu fasa tidak seimbang maka sistem ini akan di proteksi oleh komputer dan mengintruksikan pada relay untuk membuka hubungan dengan motor induksi 3 fasa, sehingga motor tidak mengalami kerusakan. Rangkaian pada sistem ini dapat dilihat pada gambar 3.4 dibawah ini.

82 Baca lebih lajut

Tradisi Psikologi Kognitif yang mempenga

Tradisi Psikologi Kognitif yang mempenga

Driver (1982) menyatakan bahwa ada tiga tradisi utama dari psikologi kognitif yang mempengaruhi pendidikan IPA. Ketiga tradisi itu adalah tradisi: behaviourist, developmental, dan constructivist. Osborne dan Wittrock (1985) menambahkan satu tradisi lainnya, yaitu infornation proccessing. Walaupun Case (1985) menyebutkan bahwa information proccessing yang diusulkan oleh Klahr dan Wallace (1979) itu merupakan perkembangan lebih lanjut dari teori perkembangan kognitif. Karena itu, pada Subunit ini ketiga tradisi tersebut akan dibicaran lebih rinci dan secara sepintas dibahas tradisi information proccessing.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Investigating Aggressive Driving Behavior in Reducing Traffic Congestion on Bandung City

Investigating Aggressive Driving Behavior in Reducing Traffic Congestion on Bandung City

Figure 6 complements the Figure 5 in depicting the average waiting vehicles of all scenarios. It is obvious that Scenario 4 and 6 have the least average waiting vehicles. This result corroborates the result that is showed on Figure 5. However, Scenario 6 represents the best alternative in reducing congestion since it is not only reducing the number of waiting vehicles, it is also more stable. Moreover, in Scenario 6, the trend of average waiting vehicles is also decreasing as time passes. By considering these findings, it can be decided that the best scenario to be promoted in reducing congestion in Simpang Dago is Scenario 6. In this scenario, the number of impatient drivers is kept at zero and the existence of speeding-improperly drivers exceed inattentive drivers. Therefore, strategies to promote this scenario must be found. Yet, how to do so? The easiest path is to refer to past studies regarding means to eliminate impatient drivers. Firstly, we must seek explanation about the antecedents of impatient driving behavior. Impatience is “… intolerance to an event that impedes or delays an action or the ability to obtain something” (Naveteur, Cœugnet, Charron, Dorn, & Anceaux, 2013). A study on young drivers (i.e. college students) revealed that impatient driving is more likely to manifest on drivers with low distress tolerance when they face frustrating or challenging situation, e.g. traffic jam or provoking behavior of another driver (Beck, Daughters, & Ali,, 2013).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Frame Relay Networks - a survey

Frame Relay Networks - a survey

The Frame Relay Forum and the Internet Engineering Task Force have jointly developed a standard SNMP Management Information Base (MIB) for Frame Relay CNM, RFC 1604, "Definitions of Managed Objects for Frame Relay Service". By using this MIB, a customer's network management system (NMS) can monitor its PVCs, UNI ports, and NNI ports. This MIB is restricted to the customer's view of the network - management of lines, switches, etc. is not possible.

19 Baca lebih lajut

Show all 791 documents...