EARLY CHILDHOOD CARIES (ECC)

Top PDF EARLY CHILDHOOD CARIES (ECC):

Pengaruh Pola Makan terhadap Early Childhood Caries (ECC) pada Anak Usia 4-5 Tahun di TKQ "X" Bandung.

Pengaruh Pola Makan terhadap Early Childhood Caries (ECC) pada Anak Usia 4-5 Tahun di TKQ "X" Bandung.

beberapa faktor yang terlibat dalam proses terjadinya karies (bakteri, karbohidrat dan faktor host). Early Childhood Caries (ECC) merupakan bentuk khusus dari karies gigi yang parah terjadi pada bayi dan anak dengan adanya lebih dari satu gigi yang terkena karies, hilang, atau permukaan gigi yang ditambal pada anak usia 0 ̶ 71 bulan. Early Childhood Caries (ECC) dapat berkembang sangat cepat setelah gigi erupsi. Gambaran khas dari ECC adalah kerusakan yang parah pada keempat gigi insisivus maksila yang diikuti kerusakan pada gigi molar pertama rahang atas dan rahang bawah, gigi kaninus rahang atas dan terkadang kaninus rahang bawah. Gigi insisivus rahang bawah biasanya jarang terjadi karena posisi lidah saat anak menghisap susu meluas menutupi gigi anterior rahang bawah. 13,14
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Severe-Early Childhood Caries (S-ECC) - Perbedaan Jumlah Koloni Streptococcus Mutans Dalam Saliva Pada Anak Severe Early Childhood Caries (S-ECC) Dengan Non S-ECC Usia 36-71 Bulan di Kecamatan Medan Baru

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Severe-Early Childhood Caries (S-ECC) - Perbedaan Jumlah Koloni Streptococcus Mutans Dalam Saliva Pada Anak Severe Early Childhood Caries (S-ECC) Dengan Non S-ECC Usia 36-71 Bulan di Kecamatan Medan Baru

Early Chilhood Caries (ECC) merupakan penyakit multifaktorial dan paling umum terjadi pada anak-anak. 3 Menurut The American Academy of Pediatric Dentistry (AADP) ECC merupakan nama lain dari nursing bottle caries atau baby bottle tooth decay. 12 ECC adalah adanya satu atau lebih gigi yang mengalami karies (tanpa atau dengan karies), gigi yang hilang karena karies, atau adanya permukaan gigi yang ditambal karena karies pada gigi desidui pada anak berusia kurang dari 6 tahun. Bentuk parah dari ECC disebut S-ECC. Severe-Early Childhood Caries (S- ECC) adalah:
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Early Childhood Caries (ECC) merupakan bentuk kerusakan gigi yang progresif dengan penyebab multifaktorial yang salah satunya adalah perilaku diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku diet dengan pengalaman ECC pada anak usia 12-36 bulan di Kecamatan Medan Selayang. Kategori perilaku diet tersebut dibagi atas pola makan utama, pola makan selingan, pola minum minuman manis, dan pola minum susu.

2 Baca lebih lajut

Management of early childhood caries

Management of early childhood caries

Early childhood caries (ECC) yang juga dikenal sebagai karies susu botol merupakan sindroma kerusakan gigi yang parah, terjadi pada bayi dan anak, merupakan penyakit infeksi yang berkembang dengan cepat dan mengakibatkan gangguan kesehatan yang panjang pada anak. Sindroma ini dapat disebabkan oleh penggunaan botol yang tidak sesuai. Kebanyakan ECC tidak tertangani sampai anak usia 20 bulan. Pada tahap ini dibutuhkan penanganan serius, sebab hal ini akan berakibat trauma baik pada anak maupun orangtua. Perawatan paling umum ECC dan penyakit gigi lainnya telah dimasukkan pada setiap perawatan penyakit. Usaha untuk mendidik keluarga tentang kebersihan gigi dan praktek diet, tingginya tingkat kekambuhan penyakit mulai dari bukti kerusakan gigi sampai kegagalan rencana perawatan mengakibatkan perlunya perhatian khusus terhadap penyakit ini. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi dokter gigi dalam hal perawatan ECC.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Keywords : Early Childhood Caries (ECC), prevention, treatment

Keywords : Early Childhood Caries (ECC), prevention, treatment

Early Childhood Caries (ECC) adalah penyakit kronis yang dapat dicegah dan biasanya sering terjadi pada anak dengan melibatkan satu atau lebih gigi yang rusak (dengan lesi berkavitas atau tidak), gigi hilang (karena karies), gigi dengan tambalan pada anak dengan usia dibawah 71 bulan. Penyakit ini kadang-kadang terabaikan, padahal kondisi ini biasanya akan mempengaruhi kesehatan anak secara umum. Deteksi dini Early Childhood Caries (ECC) dapat mencegah masalah pada anak, yang nantinya akan merugikan mereka. Oleh karena itu ECC harus dicegah dan untuk gigi yang sudah mengalami karies harus diberikan perawatan yang tepat agar tidak bertambah parah dan tidak mempengaruhi kualitas hidup anak. Pencegahan terhadap penyakit ini merupakan suatu komponen yang penting dalam setiap program kesehatan untuk mempersiapkan dasar yang optimal bagi kesehatan rongga mulut anak. Kondisi ini merupakan masalah kesehatan yang serius apabila tidak ditangani dan merupakan masalah kesehatan global yang besar bagi tenaga kesehatan di seluruh dunia. Pencegahan primer harus dimulai dari masa prenatal sejak seorang ibu mengalami kehamilan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Perkenalkan nama saya adalah Chandra Mala Subramaniam. Saat ini saya sedang menjalani pendidikan dokter gigi di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Sumatera Utara. Bersama ini saya mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengizinkan anak Bapak/Ibu berpartisipasi sebagai subjek penelitian saya yang berjudul: “Hubungan Perilaku D iet Anak dengan Early Childhood Caries (ECC) pada Anak Usia 12-36 Bulan di Kecamatan Medan Selayang ” . Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara perilaku diet dengan terjadinya Early Childhood Caries (ECC) pada anak usia 12-36 bulan.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Hubungan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia 37-71 Bulan Dengan Severe Early Childhood Caries (S-ECC) Dan NON S-ECC Di Kecamatan Medan Baru

Hubungan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia 37-71 Bulan Dengan Severe Early Childhood Caries (S-ECC) Dan NON S-ECC Di Kecamatan Medan Baru

Perlu Bapak/Ibu ketahui bahwa Severe Early Childhood Caries (S-ECC) merupakan gambaran kondisi karies atau gigi berlubang pada permukaan halus gigi anak usia kurang dari 71 bulan. Kondisi di atas terkait dengan karakteristik saliva (air liur) yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya S-ECC.

23 Baca lebih lajut

Perbandingan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia ≤ 24 Bulan Antara S-Ecc (Severe Early Childhood Caries) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan

Perbandingan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia ≤ 24 Bulan Antara S-Ecc (Severe Early Childhood Caries) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan

1. Definisi Early Childhood Caries dan Severe Early Childhood Caries 6 2. Definisi Operasional ............................................................................ 23 3. Karakteristik Responden Anak ............................................................. 30 4. Hasil Analisis Statistik pH Saliva Antara Anak S-ECC dan

12 Baca lebih lajut

Perbandingan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia ≤ 24 Bulan Antara S-Ecc (Severe Early Childhood Caries) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan

Perbandingan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia ≤ 24 Bulan Antara S-Ecc (Severe Early Childhood Caries) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan

tambalan pada permukaan gigi sulung pada anak usia dibawah 71 bulan. AAPD juga menetapkan bahwa anak usia dibawah 3 tahun memiliki tanda kerusakan gigi pada permukaan halus didefinisikan sebagai Severe Early Childhood Caries (S-ECC). 1 Pada anak usia kurang dari 23 bulan yang memiliki 1 atau lebih dmfs pada permukaan gigi didefinisikan sebagai S-ECC. 3

5 Baca lebih lajut

Early Childhood Caries (ECC)

Early Childhood Caries (ECC)

Early Childhood Caries adalah istilah yang menggantikan istilah karies botol atau nursing caries yang digunakan sebelumnya untuk menjelaskan suatu bentuk karies rampan pada gigi sulung yang disebabkan oleh penggunaan susu botol atau cairan lainnya termasuk karbohidrat dalam jangka waktu yang panjang. ADA mendefinisikan penyakit ini bila dijumpai satu atau lebih gigi yang rusak dapat berupa lesi kavitas atau non kavitas, gigi yang dicabut karena karies, permukaan gigi sulung yang ditambal pada usia pra-sekolah yaitu sejak lahir sampai 71 bulan.

Baca lebih lajut

Pengaruh Pola Diet terhadap Early Childhood Caries (ECC) pada Anak Usia 4 Tahun di TKK "X" Bandung.

Pengaruh Pola Diet terhadap Early Childhood Caries (ECC) pada Anak Usia 4 Tahun di TKK "X" Bandung.

Kesehatan gigi dan mulut telah mengalami peningkatan pada abad terakhir ini tetapi prevalensi terjadinya karies gigi pada anak tetap merupakan masalah klinik yang signifikan. 1 Karies gigi merupakan suatu proses kerusakan gigi yang dimulai dari email kemudian dentin. 2 Karies gigi bukan hanya terjadi pada orang dewasa tetapi juga pada anak. Karies dengan pola yang khas dan sering terjadi pada anak usia dibawah 6 tahun biasa disebut early childhood caries (ECC). 3

21 Baca lebih lajut

Description of Early Childhood Caries (ECC) Types Based On Parents Dental Knowledge in Children.

Description of Early Childhood Caries (ECC) Types Based On Parents Dental Knowledge in Children.

Early Childhood Caries (ECC) is one of the frequently diagnosed dental diseases in children. The maxillary anterior teeth are usually affected while the mandibular incisors are usually unaffected. Parents play a vital role in educating and influencing thei r children’s mindset and action on oral hygiene. The objective of this study is to determine description of ECC types based on parents dental knowledge in children in Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Bandung (RSGM FKG UNPAD).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Diet Anak Dengan Early Childhood Caries (ECC) Pada Anak Usia 37-71 Bulan Di Kecamatan Medan Petisah

Hubungan Perilaku Diet Anak Dengan Early Childhood Caries (ECC) Pada Anak Usia 37-71 Bulan Di Kecamatan Medan Petisah

progresif dengan penyebab multifaktorial yang salah satunya adalah perilaku diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kategori perilaku diet dengan pengalaman ECC pada anak usia 37 – 71 bulan di Kecamatan Medan Petisah. Kategori perilaku diet tersebut dibagi atas pola makan utama, pola makan selingan, pola minum minuman manis, dan pola minum susu.

Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Prevalensi dan keparahan karies pada anak di bawah lima tahun di beberapa negara di dunia cukup tinggi. Di Amerika Serikat, prevalensi ECC pada anak usia 3-5 tahun sebesar 90%. Di Thailand prevalensi ECC pada bayi usia 15-19 bulan adalah 82,8%. Edelstein dan Tinanoff menemukan bahwa 30,5% dari 200 anak prasekolah berusia antara 6 bulan sampai 5 tahun memiliki karies yang bisa terdeteksi dengan pemeriksaan visual atau radiografi. 3 Prevalensi ECC di Malaysia

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PERILAKU DIET ANAK DENGAN EARLY CHILDHOOD CARIES (ECC) PADA ANAK USIA 12-36 BULAN DI KECAMATAN MEDAN BARAT

HUBUNGAN PERILAKU DIET ANAK DENGAN EARLY CHILDHOOD CARIES (ECC) PADA ANAK USIA 12-36 BULAN DI KECAMATAN MEDAN BARAT

menjelaskan tentang suatu pola karies yang unik pada anak usia pra-sekolah. Etiologi ECC sama seperti karies umum yang lainnya yaitu multifaktorial dengan perilaku diet menjadi faktor predisposisi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kategori perilaku diet dengan pengalaman ECC pada anak usia 12-36 bulan di Kecamatan Medan Barat. Kategori perilaku diet tersebut terdiri atas pola makan utama, pola makan selingan, pola minum minuman manis dan pola minum susu.

13 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

ECC adalah suatu karies rampan yang unik pada gigi sulung dan dapat terjadi pada bayi berusia 9 bulan. ECC mempunyai pola yang khas dan seringkali terlihat pada anak-anak berusia di bawah enam tahun yang mempunyai kebiasaan minum ASI, susu botol atau cairan manis terus-menerus sepanjang hari, dua hingga empat kali sehari, sampai tertidur dan terkadang sepanjang malam. 1,3,8 Proses terjadinya karies gigi dimulai dengan adanya plak pada permukaan gigi, dimana gula dari sisa makanan akan difermentasikan oleh bakteri Streptokokus mutans yang terdapat dalam rongga mulut. 9 Hal ini akan menghasilkan asam organik dalam mulut yang akan menurunkan pH mulut menjadi kritis (sekitar pH 5,5) dan menyebabkan demineralisasi enamel, yang akan berlanjut menjadi karies gigi. 1-3,5
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak   Usia 37-71 Bulan Di Kecamatan   Medan Selayang

Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 37-71 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

Timbulnya ECC melalui proses yang sangat kompleks, salah satunya berkaitan erat dengan perilaku diet pada anak yang sering menjadi perhatian karena anak pada umumnya menyukai makanan manis dan dalam menjaga kebersihan mulut mereka masih belum kooperatif. 2,4 Feldens dkk melaporkan adanya hubungan perilaku diet dengan frekuensi makan anak yang lebih dari 8 kali sehari terhadap kejadian S − ECC. 12 Penelitian Vipeholm menyimpulkan bahwa konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula diantara jam makan berhubungan dengan peningkatan karies yang besar. 21 Penelitian Kris Paulus di Taman Kanak − Kanak Aisyiyah Gentungan kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa pada April 2009 sampai Juni 2009 dengan jumlah sampel 30 orang menunjukkan hasil anak dengan frekuensi minum susu diatas 3 kali sehari paling banyak terserang karies yaitu 16 orang (53,45%), frekuensi 2 −3 kali sehari masing − masing sebanyak 7 orang (23,3%), dan 1 kali sehari tidak ada yang terserang karies.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP SEVERE EARLY CHILDHOOD CARIES (S-ECC) ANAK USIA DI BAWAH 3,5 TAHUN Studi di Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak, Jawa Tengah - Unissula Repository

HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP SEVERE EARLY CHILDHOOD CARIES (S-ECC) ANAK USIA DI BAWAH 3,5 TAHUN Studi di Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak, Jawa Tengah - Unissula Repository

Meldego,A.U. 2014. Perbedaan Jumlah Koloni Streptococcus Mutans Dalam Saliva Pada Anak Severe Early Childhood Caries (S-ECC) Dan Non S- ECC Usia 36-71 Bulan Dengan Di Kecamatan Medan Baru. Skripsi(S.KG). Universitas Sumatera Utara Medan.

7 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Early Childhood Caries (ECC) - Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Early Childhood Caries (ECC) - Hubungan Perilaku Diet Dengan Early Childhood Caries (Ecc) Pada Anak Usia 12-36 Bulan Di Kecamatan Medan Selayang

ECC adalah suatu karies rampan yang unik pada gigi sulung dan dapat terjadi pada bayi berusia 9 bulan. ECC mempunyai pola yang khas dan seringkali terlihat pada anak-anak berusia di bawah enam tahun yang mempunyai kebiasaan minum ASI, susu botol atau cairan manis terus-menerus sepanjang hari, dua hingga empat kali sehari, sampai tertidur dan terkadang sepanjang malam. 1,3,8 Proses terjadinya karies gigi dimulai dengan adanya plak pada permukaan gigi, dimana gula dari sisa makanan akan difermentasikan oleh bakteri Streptokokus mutans yang terdapat dalam rongga mulut. 9 Hal ini akan menghasilkan asam organik dalam mulut yang akan menurunkan pH mulut menjadi kritis (sekitar pH 5,5) dan menyebabkan demineralisasi enamel, yang akan berlanjut menjadi karies gigi. 1-3,5
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Perbandingan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia ≤ 24 Bulan Antara S-Ecc (Severe Early Childhood Caries) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan

Perbandingan Karakteristik Saliva Pada Anak Usia ≤ 24 Bulan Antara S-Ecc (Severe Early Childhood Caries) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan

Nama anak : ............................................................................................................... Jenis kelamin : ............................................................................................................... Tanggal lahir : ............................................................................................................... Setelah mendapat penjelasan mengenai penelitian yang berjudul: “Perbandingan Karakteristik Saliva pada Anak Usia 6-24 Bulan dengan Severe Early Childhood Caries (S-ECC) dan Bebas Karies di Kecamatan Medan Tuntungan”, secara sadar dan tanpa paksaan, saya beserta anak saya bersedia berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan oleh Destrina Sihite sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Sumatera Utara, dengan catatan apabila saya merasa dirugikan dalam bentuk apapun berhak membatalkan persetujuan ini.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 1646 documents...