efisiensi biaya produksi

Top PDF efisiensi biaya produksi:

EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI (Studi Pada PT.Ongkowidjojo -Malang)

EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI (Studi Pada PT.Ongkowidjojo -Malang)

Peraturan pemerintah tentang kenaikan cukai membuat pengusaha rokok kecil semakin terbebani dan tidak mampu bersaing dengan pengusaha rokok pabrikbesar.PT. Ongkowidjojo merupakan salah satu perusahaan rokok tertua di Kota Malang yang sampai saat ini tetap melakukan aktivitas produksi. Masalah yang dihadapi oleh PT. Ongkowidjojo adalahbagaimana melakukan pengendalian yang efektif dan efisien terhadap biaya produksi di tengah kondisi industri rokok yang semakin terpuruk dan ketatnya persaingan antar pengusaha pabrik rokok. Selama iniPT. Ongkowidjojo-Malang hanya melakukan evaluasi terhadap biaya produksi dengan membandingkan antara anggaran dan realisasinya tanpa adanya analisis lebih lanjut penyebab dari penyimpangan yang terjadi. Penyimpangan yang terjadi tidak mendapat perhatian yang intens,dan tidak adanya tuntutan yang lebih untuk bertanggungjawab atas adanya penyimpangan sehingga dapat menimbulkan prestasi kerja yang kurang baik dan terjadi kesalahan yang berulang- ulang.Berdasarkan uraian di atas, penulis ingin mengetahui bagaimana penerapan pengendalian biaya produksi pada PT. Ongkowidjojo-Malang dalam upaya meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

EFISIENSI BIAYA PRODUKSI BAUT UMP 5X28 M

EFISIENSI BIAYA PRODUKSI BAUT UMP 5X28 M

Perlambatan ekonomi pada tahun 2015, menyebabkan menguatnya mata uang dollar terhadap rupiah yang berdampak pada meningkatnya harga bahan baku dan bahan pendukung lainnya. Namun, ketatnya persaingan dalam bidang industri salah satunya industri otomotif saat ini membuat para produsen tidak berani untuk menaikkan harga barang karena mereka khawatir pelanggan akan beralih ke kompetitor. PT. HMP merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak dalam bidang otomotif. Produk yang dihasilkan salah satunya adalah baut. Proses pembuatan baut diantaranya proses heading, proses turret, proses rolling dan proses platting. Untuk proses heading dan rolling rata-rata baut yang dihasilkan adalah 25.000 pcs per hari. Sedangkan untuk proses turret rata-rata baut yang dihasilkan adalah 1200 pcs per hari. Tidak imbangnya antara jumlah rata-rata baut yang dihasilkan pada proses turret, menyebabkan sering terjadinya overtime agar aliran proses ke tahap berikutnya tidak terganggu dan baut bisa dikirim tepat waktu. Hal ini disebabkan masih manualnya metode yang digunakan dalam pengerjaan mesin turret dan proses yang dilakukan harus satu persatu. Salah satu jenis baut yang menggunakan proses turret adalah baut UMP 5X28 MC3 UR. Untuk dapat menekan biaya produksi, maka akan dilakukan penelitian mengenai efisiensi biaya produksi pada pembuatan baut UMP 5X28 MC3 UR dengan metode Design For Manufacturing untuk desain ulang tools pada proses rolling, agar proses turret dapat dihilangkan. Hasilnya, biaya produksi menurun dari Rp. 852/pcs menjadi Rp. 523/pcs. Kapasitas produksi juga meningkat dari 119 pcs menjadi 483 pcs per jam. Sedangkan, laba kotor setelah perbaikan pun menjadi meningkat dari Rp 71/pcs menjadi Rp. 400/pcs.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI DALAM RANGKA EFISIENSI BIAYA PRODUKSI JAMU PADA PT. SIDO JODO MOJOKERTO

PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI DALAM RANGKA EFISIENSI BIAYA PRODUKSI JAMU PADA PT. SIDO JODO MOJOKERTO

Skripsi yang berjudul “PENGENDALIAN KUALITAS PROSES PRODUKSI DALAM RANGKA EFISIENSI BIAYA PRODUKSI JAMU PADA PT. SIDO JODO MOJOKERTO” disusun untuk memenuhi serta melengkapi syarat memperoleh gelar Kesarjanaan di bidang Ekonomi, program studi Manajemen pada Universitas Muhammadiyah Malang.

16 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) ANALISIS EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PT. NYONYA MENEER SEMARANG.

(ABSTRAK) ANALISIS EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PT. NYONYA MENEER SEMARANG.

Hasil dari penelitian ini adalah ada perbedaan varians biaya produksi tahun 2006-2008, analisis deskriptif presentase menunjukkan tingkat efisiensi biaya produksi termasuk dalam kategori kurang efisien. Berdasarkan hasil deskriptif presentase itu pula biaya produksi yang lebih efisien yaitu biaya tenaga kerja langsung. Analisis kruskall walist test menunjukkan adanya perbedaan varians (selisih) biaya produksi, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik, karena hasil H hitung 11,63 > H tabel 5,991.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH BIAYA BAHAN BAKU, BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG TERHADAP EFISIENSI BIAYA PRODUKSI KAPAL NIAGA PADA PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO).

PENGARUH BIAYA BAHAN BAKU, BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG TERHADAP EFISIENSI BIAYA PRODUKSI KAPAL NIAGA PADA PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO).

tujuan diadakan perencanaan dan pengendalian serta perusahaan dapat menyelenggarakan persediaan bahan baku yang tepat. Jumlah biaya bahan baku dengan biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya utama (prime cost) yaitu biaya yang secara langsung berpengaruh terhadap jumlah produk. Sedangkan jumlah biaya tenaga kerja tidak langsung dengan biaya overhead pabrik disebut biaya konversi yaitu biaya yang dibutuhkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi. Kemampuan dalam mengendalikan operasi dipakai perusahaan secara efektif dan efisien terutama yang menyangkut dengan peningkatan laba yang dijadikan sebagai evaluasi manajemen perusahaan dan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pimpinan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Zamzami (2002) bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh lebih dominan terhadap efisiensi biaya produksi dibanding dengan kualitas bahan baku dikarenakan hasil produk tersebut menjadi patokan sebagai perbaikan yang terus menerus untuk menjadi acuan lebih baik.
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

Analisis Varians Biaya Produksi Sebagai Alat Untuk Mengukur Tingkat Efisiensi Biaya Produksi Pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

Analisis Varians Biaya Produksi Sebagai Alat Untuk Mengukur Tingkat Efisiensi Biaya Produksi Pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul: Analisis Varians Biaya Produksi Sebagai Alat Untuk Mengukur Tingkat Efisiensi Biaya Produksi Pada PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan adalah benar hasil karya saya sendiri dan judul yang dimaksud belum pernah dimuat, dipublikasikan atau diteliti oleh mahasiswa lain dalam konteks penulisan skripsi level Program S-1 Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Semua sumber data dan informasi yang diperoleh telah dinyatakan jelas, benar apa adanya dan apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak benar, saya bersedia menerima sanksi yang ditetapkan universitas.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Dampak Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Efisiensi Biaya Produksi : Studi Kasus pada CV. "X" Bandung.

Dampak Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Efisiensi Biaya Produksi : Studi Kasus pada CV. "X" Bandung.

pengendalian yang diterapkan pada CV. X, dan bagaimana dampak penerapan sistem pengendalian manajemen tersebut terhadap efisiensi biaya produksi CV. X. Dalam penelitian ini data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara yaitu dengan cara melakukan pengamatan langsung ke lokasi dan melakukan wawancara singkat dengan manajer CV. X. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah diperoleh, dapat diketahui bahwa perusahaan melakukan perbandingan, menganalisis dan menindaklanjuti penyimpangan biaya produksi yang tidak signifikan, menghasilkan kuantitas produksi sesuai dengan yang telah ditetapkan, melakukan produksi secara tepat waktu, dan menghasilkan produk yang berkualitas. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa perusahaan telah menjalankan proses sistem pengendalian manajemennya dengan baik yang berdampak terhadap efisiensi biaya produksi.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

PENGARUH BIAYA BAHAN BAKU, BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG TERHADAP EFISIENSI BIAYA PRODUKSI KAPAL NIAGA PADA PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO)

PENGARUH BIAYA BAHAN BAKU, BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG TERHADAP EFISIENSI BIAYA PRODUKSI KAPAL NIAGA PADA PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO)

tujuan diadakan perencanaan dan pengendalian serta perusahaan dapat menyelenggarakan persediaan bahan baku yang tepat. Jumlah biaya bahan baku dengan biaya tenaga kerja langsung merupakan biaya utama (prime cost) yaitu biaya yang secara langsung berpengaruh terhadap jumlah produk. Sedangkan jumlah biaya tenaga kerja tidak langsung dengan biaya overhead pabrik disebut biaya konversi yaitu biaya yang dibutuhkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi. Kemampuan dalam mengendalikan operasi dipakai perusahaan secara efektif dan efisien terutama yang menyangkut dengan peningkatan laba yang dijadikan sebagai evaluasi manajemen perusahaan dan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pimpinan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Zamzami (2002) bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh lebih dominan terhadap efisiensi biaya produksi dibanding dengan kualitas bahan baku dikarenakan hasil produk tersebut menjadi patokan sebagai perbaikan yang terus menerus untuk menjadi acuan lebih baik.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PG. PRAJEKAN BONDOWOSO

ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PG. PRAJEKAN BONDOWOSO

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-MU peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul: “Analisis Pengendalian Biaya Produksi Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi Pada PG. Prajekan Bondowoso ”.

17 Baca lebih lajut

Penerapan Biaya Standar dalam Pengukuran Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus pada KPSBU Jawa Barat).

Penerapan Biaya Standar dalam Pengukuran Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus pada KPSBU Jawa Barat).

Persaingan industri manufaktur yang semakin agresif telah menuntut para pelaku usahanya untuk terus berusaha menampilkan hasil kinerja yang terbaik. Untuk mencapai hal tersebut, perusahaan memerlukan suatu pengendalian dalam mengendalikan biaya yang terjadi dalam kegiatan usahanya. Biaya standar merupakan suatu solusi pengendalian biaya, terutama untuk mengetahui efisiensi biaya produksi. Seperti yang diketahui, terdapat berbagai jenis biaya yang dibutuhkan di dalam suatu proses produksi. Penelitian ini akan mencoba mengidentifikasi serta mengevaluasi biaya-biaya standar di dalam proses produksi, yang meliputi biaya standar bahan baku, biaya standar tenaga kerja langsung, biaya standar overhead pabrik. Data biaya standar diperoleh dari KPSBU Jawa Barat yaitu berupa dokumen-dokumen dan hasil wawancara yang berkaitan dengan variabel- variabel yang diteliti. Dari data-data tersebut, penulis kemudian menghitung berdasarkan rumus-rumus biaya standar untuk mengetahui dan mengevaluasi selisihnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biaya standar bahan baku dan tenaga kerja langsung sudah efisien, sementara untuk biaya standar overhead pabrik masih belum mencapai efisiensi. Namun secara total, KPSBU telah menggunakan biaya produksinya secara efisien.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

ANALISIS EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PT. NYONYA MENEER SEMARANG.

ANALISIS EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PT. NYONYA MENEER SEMARANG.

Industri manufaktur jamu di Indonesia sangat berkembang pesat, salah satunya perusahaan jamu PT. Nyonya Meneer Semarang. Setiap perusahaan harus melakukan pengendalian biaya produksi agar tercapai efsiensi biaya, yaitu dengan cara menetapkan standar biaya produksi. Standar biaya yang sudah ditetapkan nantinya dibandingkan dengan realisasi biaya yang terjadi. Selisih dari hasil perbandingan biaya tersebut dapat dianalisis lebih lanjut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana tingkat efisiensi biaya produksi pada PT. Nyonya Meneer Semarang dan (2) biaya produksi manakah yang lebih efisien. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis dan mendiskripsikan tingkat efisiensi biaya produksi pada PT. Nyonya Meneer Semarang. Menganalisis dan mendiskripsikan biaya produksi yang lebih efisien pada PT. Nyonya Meneer Semarang.
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Aktivitas Pengendalian Kualitas Untuk Membantu Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Aktivitas Pengendalian Kualitas Untuk Membantu Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Era globalisasi menyebabkan persaingan di berbagai bidang menjadi semakin ketat. Demikian juga dalam bidang industri khususnya industri tekstil. Masuknya pengusaha-pengusaha asing menuntut perusahan untuk mencari suatu keunggulan competitive salah satunya dengan meningkatkan kualitas produk. Untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas, perusahaan harus melakukan program/aktivitas pengendalian kualitas. Program pengendalian kualitas yang dilakukan perusahaan menimbulkan biaya yang tidak sedikit, yang disebut dengan biaya kualitas. Biaya kualitas tersebut secara otomatis akan mempengaruhi biaya produksi, dan apabila tidak dikendalikan akan menyebabkan biaya produksi meningkat, akibatnya kos produk naik, harga produk naik. Subjek penelitian adalah sebuah perusahaan tekstil yang berlokasi di jalan Leuwigajah, Cimahi. Objek penelitiannya adalah “analisis biaya kualitas” sebagai variabel bebas, dan “efisiensi biaya produksi” sebagai variabel tidak bebas. Tujuan penelitian yang akan dilakukan berkaitan dengan bagaimana analisis biaya kualitas pada aktivitas pengendalian kualitas produk dapat membantu meningkatkan efisiensi biaya produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yang dilakukan dengan mengumpulkan data kemudian disajikan kembali disertai analisis serta penafsiran berdasarkan teori-teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa perusahaan belum melakukan pengidentifikasian dan penggolongan biaya kualitas secara khusus sehingga perhitungan biaya kualitas masih tergabung dalam perhitungan biaya produksi. Penulis menyarankan untuk melakukan analisis biaya kualitas dengan dimulai dari mengidentifikasi, menggolongkan, kemudian membuat laporan tertulis mengenai biaya kualitas. dengan dibuatnya laporan dan analisis biaya kualitas, membantu manajemen perusahaan untuk mengalokasikan biaya kualitasnya secara lebih efisien, yaitu pada kegiatan-kegiatan yang bersifat pencegahan, seperti: penambahan jumlah inspeksi, pelatihan, pemeliharaan mesin. Kata kunci: biaya kualitas, aktivitas pengendalian kualitas, dan efisiensi biaya
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Penerapan Analisis Varians Sebagai Kontrol Efisiensi Biaya Produksi Pada Penerbit USU Press Universitas Sumatera Utara

Penerapan Analisis Varians Sebagai Kontrol Efisiensi Biaya Produksi Pada Penerbit USU Press Universitas Sumatera Utara

Pengendalian biaya produksi diperlukan agar efisiensi biaya dapat dicapai, dimana kontrol terhadap efisiensi biaya produksi dapat dilakukan dengan menggunakan analisis varians. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah tingkat efisiensi biaya produksi pada penerbit USU Press Universitas Sumatera Utara? dan (2) Bagaimanakah varians biaya produksi dan penyebab varians biaya produksi pada penerbit USU Press Universitas Sumatera Utara? Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan variabel kajian (1) biaya bahan baku, (2) biaya tenaga kerja langsung dan (3) biaya overhead pabrik. Metode pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif persentase, analisis Statistical Quality Control , Kruskal Wallis test dan analisis varians (selisih). Berdasarkan analisis deskriptif persentase, tingkat efisiensi biaya produksi untuk buku terbitan dan buku non terbitan maupun tingkat efisiensi total biaya produksi buku menunjukkan adanya perbedaan, namun setelah dianalisis dengan Statistical Quality Control biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik baik biaya overhead pabrik variabel maupun tetap masih berada pada daerah in control . Dari analisis Kruskal Wallis test diperoleh hasil bahwa H hiting < H tabel yaitu 0,067 < 5,991. . Oleh karena itu, tidak ada perbedaan yang signifikan antara
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Evaluasi Biaya Pembelian Bahan Baku untuk Efisiensi Biaya Produksi Pada Perusahaan Tahu

Evaluasi Biaya Pembelian Bahan Baku untuk Efisiensi Biaya Produksi Pada Perusahaan Tahu

digunakan oleh setiap perusahaan berbeda tergantung pada situasi yang dihadapi dan perkembangan usaha perusahaan. system penyediaan bahan dengan strategi pembelian yang tepat dapat menjamin kelancaran kegiatan dan perkembangan perusahaan dimasa yang akan datang. Oleh karena itu perlu pertimbangan yang cermat dan tepat agar setiap rencana yang hendak dilaksanakan dapat terealisasikan seperti apa yang diharapkan dan kemungkinan faktor-faktor yang merupakan kelemahan atau penghambat dapat diantisipasi sedini mungkin. Penggunaan straregi yang tepat juga akan dapat menunjang tercapainya tingkat efisiensi biaya produksi sehingga keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Menurunkan Tingkat Kegagalan Produk dan Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi pada Rotiku.

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Menurunkan Tingkat Kegagalan Produk dan Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi pada Rotiku.

Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan biaya kualitas dalam menurunkan tingkat kegagalan produk dan meningkatkan efisiensi biaya produksi. Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi adalah dengan meningkatkan biaya pencegahan dan biaya penilaian serta menurunkan biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal sehingga jumlah biaya kualitas dapat menurun dan biaya produksi ikut menurun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan masih menghasilkan produk gagal di atas batas toleransi, yang mana ditentukan perusahaan sebesar 5% dari total produksi. Sebagian besar kegagalan produk berasal dari roti rusak. Perusahaan ingin menurunkan batas toleransi tersebut menjadi sebesar 2%. Saat ini unsur biaya kualitas yang terdapat pada Rotiku adalah gaji senior baker, gaji junior baker, gaji kepala bagain produksi, biaya pemeriksaan akhir, biaya karena perusahaan harus memeriksa dan memisahkan roti rusak dan roti panir yang dihasilkan akibat kegagalan produk. Kegiatan-kegiatan untuk menghindari terjadinya kegagalan produk pada Rotiku belum cukup untuk menurunkan tingkat kegagalan produk sampai 2% sehingga efisiensi biaya produksi belum dapat di tekan.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Penerapan Analisis Varians Sebagai Kontrol Efisiensi Biaya Produksi Pada Penerbit USU Press Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Penerapan Analisis Varians Sebagai Kontrol Efisiensi Biaya Produksi Pada Penerbit USU Press Universitas Sumatera Utara

Perusahaan manufaktur mempunyai kegiatan pokok mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap dijual. Menurut Supriyono ( 1982 : 56 ), Proses produksi yang dilakukan perusahaan manufaktur mulai dari mengolah bahan baku sampai menjadi produk jadi yang siap dijual melalui beberapa tahapan yaitu pengadaan (procurement), produksi (production), penyimpanan produk selesai (warehousing of finish good), dan penjualan produk selesai (selling of finish good).Pada kegiatan tersebut (mengolah bahan baku menjadi produk jadi akan digunakan bahan baku, tenaga kerja langsung dan barang atau jasa lainnya yang dikelompokkan dalam overhead pabrik.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Analisis biaya kualitas membagi biaya kualitas ke dalam empat jenis biaya kualitas, yaitu prevention costs, appraisal costs, internal failure costs, dan external failure costs. Selain itu, dilakukan juga pengujian regresi menggunakan software SPSS 11,0 untuk menguji pengaruh biaya kualitas terhadap biaya produksi. Namun hasil yang didapat dari pengujian tersebut tidak signifikan. Hal tersebut bisa saja terjadi mengingat data yang penulis teliti merupakan data-data selama dua tahun saja, yaitu tahun 2006 dan 2007. Hal itu juga bisa timbul karena adanya pengaruh dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...