Ekstrak Etanol Daging Buah Pala

Top PDF Ekstrak Etanol Daging Buah Pala:

Efek Hipnotik Ekstrak Etanol Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Pada Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Fenobarbital.

Efek Hipnotik Ekstrak Etanol Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Pada Mencit Swiss Webster Jantan Yang Diinduksi Fenobarbital.

Tidur merupakan hal yang esensial dalam kehidupan manusia. Gangguan tidur sering diatasi antara lain menggunakan obat hipnotik yang dapat menimbulkan efek samping. Salah satu tanaman alternatif adalah daging buah pala. Tujuan penelitian adalah untuk menilai efek hipnotik ekstrak etanol daging buah pala (EEDBP) pada mencit Swiss Webster jantan yang diinduksi fenobarbital.

34 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS) TERHADAP DAYA HAMBAT STAPHYLOCOCCUS AUREUS

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS) TERHADAP DAYA HAMBAT STAPHYLOCOCCUS AUREUS

Penelitian telah dilakukan di Laboratorium Pendidikan Kimia dan Biologi pada FKIP Unsyiah untuk pembuatan ekstrak, uji fitokimia dan menguji aktifitas antibakteri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sumber ekstrak dari buah pala (daging buah, fuli dan biji pala) yang berpengaruh terhadap daya hambat

1 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (Myristica fragrans) TERHADAP DAYA HAMBAT Staphylococcus aureus | Atmaja | Jurnal Edubio Tropika 7139 15537 1 PB

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (Myristica fragrans) TERHADAP DAYA HAMBAT Staphylococcus aureus | Atmaja | Jurnal Edubio Tropika 7139 15537 1 PB

ABSTRAK: Penelitian bertujuan mengetahui sumber ekstrak dari buah pala (daging buah, fuli dan biji pala) yang berpengaruh terhadap daya hambat Staphylococcus aureus. Selain itu juga untuk mengetahui konsentrasi dari sumber ekstrak yang memiliki daya hambat terbaik terhadap S. aureus. Penelitian dilakukan di laboratorium kimia dan biologi FKIP Unsyiah. Metode penelitian adalah metode eksperimen, menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial dengan empat ulangan. Peubah yang diamati adalah diameter daya hambat yang terbentuk. Data dianalisis mengunakan Analisis Varian dan dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh nyata dari sumber ekstrak daging buah, fuli dan biji pala terhadap daya hambat S. aureus. Sumber ekstrak fuli memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan daging buah dan biji pala. Sumber ekstrak dan konsentrasi terbaik pengaruhnya terhadap daya hambat S. aureus adalah fuli mulai dari konsentrasi 5 x 10 5 ppm. Semakin besar konsentrasi yang diberikan maka semakin besar daya hambat yang dihasilkan oleh ketiga sumber ekstrak etanol terhadap S. aureus.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

EFEK ANTIANGIOGENIK EKSTRAK ETANOL BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) PADA MEMBRAN KORIO ALANTOIS (CAM) EMBRIO AYAM

EFEK ANTIANGIOGENIK EKSTRAK ETANOL BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) PADA MEMBRAN KORIO ALANTOIS (CAM) EMBRIO AYAM

Kanker dengan ciri khas pertumbuhan sel yang tidak terkendali adalah salah satu masalah kesehatan yang serius karena menjadi penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskular. Menurut Association Cancer Society [1], “1,2 juta kasus kanker menyebabkan kematian” dan menurut The Cancer Atlas, kasus dan angka kematian akibat kanker akan terus meningkat. Diperkiraan 11 juta orang terdiagnosis kanker setiap tahunnya dan meningkat menjadi 16 juta orang pada tahun 2020 [1]. Sel-sel kanker memerlukan pasokan nutrisi melalui pembuluh darah untuk tumbuh dan berkembang sehingga sel-sel kanker mengeluarkan zat pertumbuhan untuk merangsang pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis) untuk memenuhi suplai nutrisinya [2]. Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) telah digunakan secara tradisional oleh masyarakat sebagai alternatif penatalaksanaan penyakit kanker, buah ini mengandung tanin, saponin, alkaloid, dan flavonoid yang diduga sebagai senyawa antiangiogenesis [3,4]. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek antiangiogenik ekstrak etanol daging buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) pada membran korio alantois (CAM) embrio ayam. Uji antiangiogenesis secara in vivo menggunakan CAM (Chorio Allantois Membrane) embrio ayam karena vaskularisasi yang luas, mudah dilihat, mudah dijangkau. murah, masa eksperimen lebih pendek, dan diferensiasi pembuluh darah yang baik [5].
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  Aktivitas Antibakteri Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona Muricata L) Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Shigella sonnei, Staphylococcus aureus beserta Bioautografinya.

BAB 1 PENDAHULUAN Aktivitas Antibakteri Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona Muricata L) Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Shigella sonnei, Staphylococcus aureus beserta Bioautografinya.

Tanaman sirsak mengandung senyawa bioaktif diantaranya terpenoid, flavonoid, dan minyak esential yang mempunyai aktivitas insektisida, sitotoksik, antitumor, antibakteri, pestisida, dan antimalaria (Ocampo et al., 2007). Senyawa golongan flavonoid terdapat dalam fraksi semipolar ekstrak etanol daun sirsak yang mampu menghambat Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus epidermidis dengan KHM masing-masing sebesar 3,5% dan 4%b/v (Saputro, 2011).

7 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Dengan Batang Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Bakteri Shigella Dysenteriae Dan Staphylococcus Epidermidis.

DAFTAR PUSTAKA Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Dengan Batang Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Bakteri Shigella Dysenteriae Dan Staphylococcus Epidermidis.

Yulitha, T., 2010, Efek Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) sebagai Antibakteri terhadap Bakteri Patogen Escherichia coli secara In Vitro, Skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang.

5 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Aktivitas Antibakteri Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona Muricata L) Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Shigella sonnei, Staphylococcus aureus beserta Bioautografinya.

DAFTAR PUSTAKA Aktivitas Antibakteri Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona Muricata L) Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Shigella sonnei, Staphylococcus aureus beserta Bioautografinya.

Ambarsari, M., 2013, Aktivitas Antibakteri Fraksi n-Heksan Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Shigella sonnei, dan Staphylococcus aureus beserta Bioauto[r]

5 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIBAKTERI  EKSTRAK  ETANOL DAGING BUAH SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP Staphylococcus aureus,  Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Shigella

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP Staphylococcus aureus, Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Shigella

Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daging buah sirsak terhadap Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Shigella sonnei dan Pseudomonas aeruginosa dilakukan dengan metode dilusi padat. Parameter yang diamati dalam uji ini adalah KHM dan KBM. KHM adalah konsentrasi terendah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, sedangkan KBM adalah konsentrasi terendah yang dapat membunuh bakteri. Pengamatan hasil uji KHM menggunakan 3 kontrol, yaitu kontrol media, kontrol pertumbuhan, dan kontrol suspending agent (CMC 0,25%). Kontrol media digunakan untuk mengetahui sterilitas media yang digunakan. Kontrol pertumbuhan digunakan untuk mengetahui apakah bakteri dapat tumbuh baik pada media atau tidak. Sedangkan kontrol suspending agent digunakan untuk memastikan bahwa suspending agent yang digunakan tidak memiliki potensi sebagai antibakteri.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Penentuan Bobot Jenis Dan Kelarutan Dalam Etanol Serta Sisa Penguapan Dari Minyak Buah Pala (Myristica Fragrans H.)

Penentuan Bobot Jenis Dan Kelarutan Dalam Etanol Serta Sisa Penguapan Dari Minyak Buah Pala (Myristica Fragrans H.)

Lampiran 4 Gambar sampel dan alat pengujian: Gambar 1: buah pala Gambar 2: minyak pala... Gambar 4 : piknometer Gambar 5: pengujian kelarutan dalam etanol..[r]

6 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSAN EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH SIRSAK (Annona muricata L.)  Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Shigella son

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSAN EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH SIRSAK (Annona muricata L.) Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan Ekstrak Etanol Daging Buah Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Shigella son

Daging buah sirsak diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% kemudian difraksinasi dengan metode partisi menggunakan pelarut n- heksan. Fraksi n-heksan diuji aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa, Shigella sonnei, dan Staphylococcus aureus dengan metode dilusi padat. Kandungan senyawa diuji dengan kromatografi lapis tipis dan penentuan senyawa yang bertanggung jawab sebagai antibakteri diuji dengan metode bioautografi.

12 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK AIR BUAH PALA (Myristica Fragan Houtt) DENGAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil).

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK AIR BUAH PALA (Myristica Fragan Houtt) DENGAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil).

Buah Pala mengandung antara lain senyawa minyak atsiri (myristin, pinen, kamfen (zat membius), dipenten pinen safrol,eugenol ), vitamin A, B1, C. (M. Hadad EA, dkk, 2006). Senyawa yang berperan sebagai antioksidan adalah vitamin C. Hasil uji kandungan kimia yaitu uji reaksi warna untuk mengidentifikasi adanya vitamin C, alkaloid, flavonoid, dan antrakinon dapat dilihat pada Tabel 4.3. Tujuan dilakukannya identifikasi kandungan kimia ini adalah untuk memastikan bahwa di dalam ekstrak etanol dan ekstrak air buah pala terdapat senyawa yang mampu bekerja sebagai antioksidan. Hasil uji identifikasi kandungan vitamin C yaitu uji reaksi warna dengan penambahan HCl dan metilen blue yang kemudian dipanaskan pada suhu 40°C memberikan perubahan warna dari biru lama-lama menjadi pudar atau hilang. Uji terhadap vitamin C hasilnya positif artinya, ekstrak buah pala mengandung vitamin C yang memberikan aktivitas antioksidan. Reaksinya sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

Uji Antioksidan dan Uji Antibakteri Pada Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L)Terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus

Uji Antioksidan dan Uji Antibakteri Pada Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L)Terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureus

Perhitungan Uji Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Etanol Buah Mengkudu Perhitungan Nilai IC50 Ekstrak Buah Mengkudu No Xi Yi XiYi X2 Y2... Perhitungan pengenceran Ekstrak Etanol Bu[r]

6 Baca lebih lajut

Karakterisasi dan Skrining Fitokimia serta Uji Antidiare Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb.)

Karakterisasi dan Skrining Fitokimia serta Uji Antidiare Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb.)

Efek Ekstrak Daun Jambu Biji Daging Buah Putih Dan Jambu Biji Daging Buah Merah Sebagai Antidiare.. Acta Pharmaceutica Indonesia.[r]

3 Baca lebih lajut

Uji Efek Antidiare Ekstrak Etanol Daun Bayam Merah (Althernanthera strigosa Hask.) Terhadap Tikus Jantan

Uji Efek Antidiare Ekstrak Etanol Daun Bayam Merah (Althernanthera strigosa Hask.) Terhadap Tikus Jantan

Adnyana, I. K., Yulinah, E., Sigit J.I., Fisheri N dan Insanu M (2004). Efek Ekstrak Daun Jambu Biji Daging Buah Putih Dan Jambu Biji Daging Buah Merah Sebagai Antidiare. Acta Pharmaceutica Indonesia. Vol. XXIX. 1 Hal. 18-20.

2 Baca lebih lajut

Karakterisasi Dan Pengujian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Sukun (Artocarpus communis) Dede Sukandar, Eka Rizki Amalia, dan Sandra Hermanto

Karakterisasi Dan Pengujian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Sukun (Artocarpus communis) Dede Sukandar, Eka Rizki Amalia, dan Sandra Hermanto

Abstrak. Telah dilaporkan karakterisasi dan pengujian aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah sukun (Artocarpus communis). Karakterisasi dilakukan menggunakan instrumen GCMS dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil karakterisasi menunjukkan ekstrak etanol buah sukun mengandung komponen utama senyawa dietil ftalat dengan kemiripan 93%, waktu retensi 14,592, rumus molekul C 12 H 14 O 4 dan berat molekul 222

6 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Penelitian Terdahulu - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN LIPSTIK LIKUID EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus L.) - repository perpustakaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Penelitian Terdahulu - FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN LIPSTIK LIKUID EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus L.) - repository perpustakaan

Bagian dari buah naga 30-35% merupakan kulit buah namun seringkali hanya dibuang sebagai sampah. Kulit buah naga mengandung zat warna alami antosianin cukup tinggi. Antosianin merupakan zat warna yang berperan memberikan warna merah berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan dan dapat dijadikan alternatif pengganti pewarna sintetis yang lebih aman bagi kesehatan (Citramukti, 2008).

14 Baca lebih lajut

Karakterisasi dan Skrining Fitokimia serta Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Jus Daging Buah Salak (Salacca Sumatrana  Becc) dengan Metode DPPH

Karakterisasi dan Skrining Fitokimia serta Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Jus Daging Buah Salak (Salacca Sumatrana Becc) dengan Metode DPPH

Setelah 5 hari campuran tersebut diserkai. Ampas dicuci dengan etanol 96% secukupnya hingga diperoleh 2000 ml. Pindahkan ke dalam bejana tertutup, dibiarkan di tempat sejuk, terlindung dari cahaya, selama 2 hari. Kemudian di enaptuangkan. Pemekatan ekstrak dilakukan dengan alat rotary evaporator, kemudian ekstrak dikeringkan dengan teknik freeze dryer hingga diperoleh ekstrak kental 40 g (Ditjen POM, 1979; Depkes RI, 1995). Bagan ekstraksi dapat dilihat pada Lampiran 6, halaman 56.

88 Baca lebih lajut

Aktivitas Larvasida Minyak Atsiri Daun Dan Daging Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Terhadap Aedes Aegypti

Aktivitas Larvasida Minyak Atsiri Daun Dan Daging Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Terhadap Aedes Aegypti

Pengujian toksisitas minyak daun dan daging buah pala dilakukan terhadap larva A. aegypti. Siklus hidup larva A. aegypti yang sesekali naik kepermukaan air dan kontak dengan minyak dapat berakibat pada kematian larva, seperti ditunjukkan Tabel 1. Adanya kandungan senyawa kimia aktif dalam minyak pala diduga berperan dalam kematian larva nyamuk ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan mortalitas larva seiring dengan peningkatan konsentrasi minyak atsiri yang ditambahkan. Pada konsentrasi minyak atsiri sebesar 250 µg/mL terjadi kematian hampir semua larva (>90%). Pada kontrol negatif (-) yaitu tanpa penambahan minyak atsiri, tidak ditemukan adanya kematian larva. Sementara itu pada kontrol positif (+), dimana dilakukan penambahan abate yang mengandung 1% temefos dengan konsentrasi 5 µg/mL, memperlihatkan adanya kematian pada semua larva. Oleh karenanya dapat dikatakan bahwa minyak pala memiliki sifat toksik yang dapat mencegah pertumbuhan nyamuk A. aegypti.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Uji Aktivitas Dari Estrak Etanol Daun Pala (Myristica fragrans) Asal Pulau Tomia Kab WAKATOBI Dengan Metode KLT-Bioautografi. By SRI ARISTA

Uji Aktivitas Dari Estrak Etanol Daun Pala (Myristica fragrans) Asal Pulau Tomia Kab WAKATOBI Dengan Metode KLT-Bioautografi. By SRI ARISTA

Informasi tentang kandungan kimia yang terdapat dalam jaringan atau organ dari jenis-jenis tumbuhan pada marga Myristica belum banyak dipublikasikan. Buah palanya, mengandung 9% air, 27% karbohidrat, 6,5% protein, minyak campuran 33%, minyak essensial 4,5%. Selubung biji juga mengandung 22,5% minyak campuran dan lebih dari 10% minyak essensial. Biji mengandung 23-30% mentega dan jika dipisahkan terdiri dari 73% trimyristin dan 13% minyak essensial. Bagian tumbuhan pala tidak hanya pada buahnya, tetapi juga pada biji dan daunnya yang mengandung polifenol. Biji dan buahnya juga mengandung saponin, dan daunnya mengandung flavonoid (Arrijani, 2005).
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Biji Buah Alpukat (Persea Americana Mill) Bentuk Bulat.

Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Biji Buah Alpukat (Persea Americana Mill) Bentuk Bulat.

- Setelah dihitung persentase penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kontrol negatif, diperoleh hasil bahwa penurunan kadar glukosa darah oleh dosis 0,245 g/kg BB sebesar 22,82%; dosis 0,490 g/kg BB sebesar 26,82% dan dosis 0,980 g/kg BB sebesar 40,00%, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji buah alpukat bentuk bulat dosis 0,980 g/kg BB memiliki efek hipoglikemik paling kuat diikuti oleh dosis 0,490 g/kg BB dan dosis 0,245 g/kg BB

19 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...